Beranda blog Halaman 4615

13 Program Studi IAIN Surakarta Raih Akreditasi A dari BAN-PT 

13 Program Studi IAIN Surakarta Raih Akreditasi A dari BAN-PT 

SuaraPemerintah.id – 13 Pogram Studi (Prodi) pada Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta berhasil memperoleh nilai akreditasi A berdasarkan penilaian Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

“Capaian 13 program studi terakreditasi A yang dicapai IAIN Surakarta adalah berkat support Diktis Kemenag dan kerjasama yang baik antara civitas akademika,” kata Rektor IAIN Surakarta Mudhofir Abdullah di Surakarta, Kamis (17/12).

Ia menyampaikan terimakasih kepada seluruh civitas akademika IAIN Surakarta dan seluruh pimpinan Ditjen Pendis Kementerian Agama yang terus membimbing dan membantu dalam membangun kampus yang berada di kota batik ini.

“Prestasi ini dipersembahkan untuk Kementerian Agama dan bangsa” kata Mudhofir.

Mudhofir berharap, IAIN Surakarta terus dapat memberikan layanan pendidikan lebih baik lagi dan para alumninya dapat terserap dalam pasar-pasar kerja eksternal.

“Semoga IAIN Surakarta terus dapat memberikan yang terbaik bagi pelayanan pendidikan keagamaan dalam pembangunan bangsa Indonesia,” tutup Mudhofir.

Adapun 13 Program Studi IAIN Surakarta yang berhasil mendapat akreditasi A ini tersebar dalam lima fakutas, yakni: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Fakultas Ilmu Tarbiyah, Fakultas Adab dan Bahasa, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dan Fakultas Syariah. Berikut rinciannya:

Fakultas Ushuluddin dan Dakwah:  
1.    Program Studi Akidah Filsafat Islam (AFI),
2.    Program Studi Ilmu Al Qur’an dan Tafsir (IAT);

Fakultas Ilmu Tarbiyah:
3.    Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI),
4.    Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA),
5.    Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Fakultas Adab dan Bahasa: 
6.    Program Studi Sastra Inggris (SI),
7.    Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI),
8.    Program Studi Bahasa dan Bahasa Arab (BSA) pada Fakultas Adab dan Bahasa ;
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam:
9.    Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS),
10.    Program Studi Perbankan Syariah (PBS),
11.    Program Studi Akuntansi Syariah (AKS) pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam;

Fakultas Syariah:
12.    Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES), dan
13.    Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI).

Ini Alasan Wamenag Dukung Gerakan Wakaf Uang Bagi ASN Kemenag

Ini Alasan Wamenag Dukung Gerakan Wakaf Uang Bagi ASN Kemenag

SuaraPemerintah.id – Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi mendukung inisiasi gerakan wakaf uang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama.

Wamenag juga mengapresiasi para pihak yang menggulirkan ide gerakan sosial ini, antara lain: Badan Wakaf Indonesia (BWI) sebagai Nazir dan Bank Syariah Mandiri sebagai Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKSPWU).

Hal ini disampaikan oleh Wamenag saat memberikan sambutan pada Soft Launching Wakaf Uang yang digelar secara daring, Kamis (17/12).

Ikut bergabung dalam acara ini, Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Bapak Kamarudin Amin, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Bapak Tarmizi Tohor, Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Muhamad Nuh, Group Head Digital Banking, Bank Syariah Mandiri Bapak Riko Wardana, Group Head Wholesale and institutional Banking Group Bank Syariah Mandiri Ibu Astridiana Sjamanti, dan ASN Kemenag dari berbagai daerah di Indonesia

“Kementerian Agama sebagai pemangku kebijakan dalam sektor wakaf memiliki kepentingan dalam mendorong optimalisasi sektor wakaf,” terang Wamenag.

Menurutnya, gerakan wakaf uang ASN Kemenag ini dapat berperan dan bermanfaat dalam empat aspek. Pertama, gerakan ini sejalan dengan rencana strategi Kementerian Agama 2020-2025.

Gerakan wakaf uang merupakan peran strategis Kementerian Agama sebagai perwakilan pemerintah dalam pembangunan Sumber Daya Manusia Bidang Agama. Gerakan ini sekaligus menjadi aksi nyata dari rencana strategis Kemenag, khususnya dalam aspek wakaf.

“Ada tiga garis besar renstra pada aspek wakaf, yaitu: peningkatan jumlah partisipasi umat beragama dalam berwakaf, peningkatan pengelolaan aset wakaf, dan peningkatan wakaf produktif,” tuturnya.

Kedua, lanjut Wamenag, gerakan ini juga menjadi solusi dari kesenjangan potensi dan fakta pengumpulan wakaf uang. Saat ini, wakaf uang memiliki potensi mencapai Rp180 Triliun menurut kajian BWI. Namun, faktanya baru terkumpul Rp255miliar dan hingga saat ini baru ada 22 Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang di Indonesia. Padahal menurut hasil kajian World Giving Indeks 2019, Indonesia tergolong sebagai negara yang paling dermawan di dunia.

“Potensi wakaf di lingkungan ASN Kemenag merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari potensi wakaf secara nasional,” terangnya.

Alasan ketiga, gerakan ini sebagai sarana peningkatan literasi wakaf di Indonesia. Wakaf uang di Indonesia sejak 11 Mei 2002 telah ditetapkan fatwanya oleh MUI. Kementerian Agama juga telah memfasilitasi regulasi terkait wakaf uang sejak 2004 melalui Undang-undang wakaf, Peraturan Menteri Agama hingga Peraturan Dirjen Bimas Islam. Namun, menurut hasil riset indeks literasi wakaf 2020 di seluruh Indonesia, pengetahuan dan pemahaman wakaf masyarakat Indonesia tergolong rendah.

“Besar harapan, gerakan wakaf uang bagi ASN Kementerian Agama mampu meningkatkan literasi wakaf uang dan diharapkan mampu menjadi contoh dan role model dalam hal kesadaran berwakaf,” jelasnya.

Terakhir atau keempat, gerakan wakaf uang sebagai wujud nyata dalam mendukung pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat. Gerakan ini siharapkan dapat mewujudkan kontribusi Kementerian Agama dalam penanggulangan kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat.

“Wakaf uang yang dikelola dengan amanah, profesional, akuntabel dan produktif menjadi sumber pembiayaan untuk berbagai sektor kemaslahatan umat, di antaranya:  pemberdayaan masyarakat dalam unsur agama, ekonomi, dakwah, sosial, kesehatan dan pendidikan seperti beasiswa bagi duafa,” ujarnya.

“Semoga wakaf yang kita tunaikan dapat menjadi amal ibadah dan bermanfaat bagi umat,” harapnya.

Menpora Restui Gagasan Gubernur Rohidin Wujudkan Fasilitas Olahraga Nasional

Menpora Restui Gagasan Gubernur Rohidin Wujudkan Fasilitas Olahraga Nasional

SuaraPemerintah.id – Langkah Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah untuk mewujudkan fasilitas olahraga bertaraf nasional di Provinsi Bengkulu terus dilakukan. Hal ini ditandai dengan seringnya Gubernur Rohidin melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.

Termasuk tekad Rohidin untuk membangun stadion mini di setiap kecamatan di Provinsi Bengkulu terus diupayakan demi pembangunan SDM pemuda di bidang olahraga terwujud di masa depan.

“Upaya ini sifatnya mensinkronkan program kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah. Sehingga tahap demi tahap ke depan dapat lebih jelas, program apa saja yang dapat disinkronkan,” jelas Rohidin yang kembali akan melanjutkan sebagai Gubernur Bengkulu, Senin (15/12).

Lebih lanjut, bahasan terkait event-event olahraga nasional maupun wilayah menjadi perhatian agar Bengkulu dapat kembali menjadi tuan rumah event olahraga bergengsi. Kemudian, program pembinaan, kepelatihan untuk pemuda pemudi juga membutuhkan support pemerintah pusat.

“Kita ingin semua kegiatan olahraga di Bengkulu sinkron dengan program pemerintah pusat. Sehingga dalam penyusunan RPJMD kedepan dapat terukur dengan jelas. Kita juga ingin, program kepemudaan mendapat support dari pusat agar pemuda Bengkulu dapat mandiri dengan kreatifitasnya terbangun di era serba digital seperti sekarang,” tutur Rohidin

Terakhir, tahap selanjutnya akan dilakukan koordinasi antar deputi kementerian, dan diikuti oleh Bappeda dan Dispora Provinsi.

“Pak Menteri sifatnya sudah menyetujui, tinggal langkah selanjutnya koordinasi tentang teknis antar deputi dan OPD terkait langkah apa yang bisa ditindak lanjuti,” pungkas Rohidin.

Langkah Gubernur Rohidin disambut baik oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, yang akan segera mengkoordinasikan dengan Kementerian terkait.

Jadi Tuan Rumah Moto GP, PLN Percepat Pembanguna SUTT di Lombok

PLN Percepat Pembanguna SUTT di Lombok

SuaraPemerintah.idPLN terus berupaya menyelesaikan pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kiloVolt (kV) Mataram-Incomer. Pembangunan proyek dimaksud saat ini telah mencapai 91,62 persen dan ditargetkan rampung pada pertengahan 2021.

Kehadiran SUTT ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan listrik di Kota Mataram sebagai pusat kota pulau Lombok yang menjadi destinasi wisata andalan Indonesia. Selain itu, kehadiran SUTT  lombok ini juga dapat mendukung gelaran Moto GP yang rencananya akan digelar tahun 2021.

“Sebagai pusat kota dari destinasi wisata, keandalan listrik sangat penting demi. Apalagi tahun 2021 direncanakan Lombok akan menjadi tuan rumah gelaran Moto GP, maka tidak hanya di sirkuit balap yang listriknya harus andal, tetapi di kota-kota pendukungnya juga harus didukung,” tutur General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara, Yuyun Mimbar Saputra.

SUTT Mataram Incomer ini dibangun untuk menghubungkan Gardu Induk (GI) Mataram yang terletak di Bertais dengan GI switching Mataram yang terletak di Jatisela dengan total panjang saluran 25,92 kms dan 40 tapak tower. Saat ini PLN tengah melakukan penarikan kabel konduktor (stringing) pada SUTT 150 kV Mataram Incomer.

Dalam proses penarikan kabel konduktor ini, PLN sinergi dengan TNI dan Polri guna memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan tepat waktu serta sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku, terlebih pada masa pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini.

“Aturan-aturan dan undang-undang yang berlaku menjadi prioritas kami sejak awal proses pelaksanaan pembangunan. Kami diawasi langsung oleh Kejaksaan Tinggi NTB, dan sekarang pun kami berkolaborasi dengan aparat TNI dan Polri, agar pelaksanaan pekerjaan ini berjalan dengan baik,” ucap Yuyun.

Setelah pembangunan fisik selesai, selanjutnya PLN akan melakukan pengujian terhadap SUTT ini sebelum dioperasikan. Pengujian diperkirakan memerlukan waktu selama 14 Hari sampai dengan terbitnya Rekomendasi Laik Bertegangan (RLB). Ditargetkan SUTT ini akan beroperasi penuh pada April 2021

Saat ini sistem kelistrikan Pulau Lombok memiliki daya mampu mencapai 319 Megawatt (MW) dengan beban puncak mencapai 244 MW, sehingga terdapat cadangan sebesar 75 MW. Dengan tersedianya daya listrik yang cukup, didukung jaringan transmisi dan distribusi yang mumpuni, PLN siap mendukung tumbuhnya pariwisata di Bumi Gora.

Kelola Pembangkit Ramah Lingkungan, PLN Raih 4 Proper Emas KLHK

Pembangkit PLN Raih 4 Proper Emas

SuaraPemerintah.idPLN melalui pilar “Green” dalam transformasinya terus berkomitmen untuk mengelola pembangkit yang ramah lingkungan. Hal tersebut dibuktikan dengan raihan 4 Proper Emas dalam ajang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) tahun 2020 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Proper Emas untuk PLN diraih oleh PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) Tanjung Jati B, Jepara yang dikelola langsung oleh PLN, PLTGU (Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap) Gresik yang dikelola oleh PT Pembangkitan Jawa Bali, serta PLTDG (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Gas) Pesanggaran, Denpasar dan PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi) Kamojang Darajat, Kabupaten Bandung yang dikelola oleh PT Indonesia Power.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin melalui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya di Auditorium Manggala Wanabakti, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat(14/12).

“Hal ini untuk memberikan penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang menerapkan dan mengelola lingkungan hidup dan kehutanan” ujar Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin dalam sambutannya.

Sementara, Menteri LHK, Siti Nurbaya mengatakan, penghargaan Proper merupakan penghargaan bagi dunia usaha yang menunjukkan kinerja luar biasa dalam pengelolaan lingkungan hidup dan kehadirannya bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

“Untuk tahun 2020 ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, melalui penilaian PROPER menambahkan kriteria sensitifitas dan daya tanggap perusahaan terhadap kebencanaan dalam penilaian aspek pemberdayaan masyarakat. Kriteria ini pada dasarnya meminta komitmen pimpinan perusahaan untuk memberikan perlindungan kepada karyawannya sehingga tidak melakukan pemutusan hubungan kerja. Dunia usaha diharapkan mengingintegrasikan analisa resiko terhadap bencana, kerentanan sosial dan lingkungan untuk menyusun strategi keberlanjutan bisnisnya,” ungkap Siti Nurbaya.

Direktur Human Capital and Management PLN, Syofvi Felienty Roekman mengungkapkan bahwa prestasi yang diperoleh ini merupakan hasil dari upaya kolaborasi yang baik antara PLN dengan masyarakat.

“Penghargaan ini sangat penting bagi PLN. Raihan ini sekaligus menjadi bagian dari semangat transformasi PLN untuk menjalankan kegiatan usaha yang makin berwawasan lingkungan,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan bahwa sebagai korporasi, PLN berkomitmen untuk senantiasa menyelenggarakan bisnis pembangkitan tenaga listrik dengan aman, bersih, dan efisien serta memberdayakan masyarakat sekitar.

Proper Emas menjadi penghargaan tertinggi dari penilaian sebagai bukti upaya berkelanjutan perusahaan dalam bidang lingkungan, melakukan inovasi dalam aspek pemberdayaan sumber daya serta pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, yang artinya perusahaan telah menerapkan pengelolaan lingkungan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Sedangkan, Proper Hijau artinya perusahaan tersebut tidak hanya taat, tetapi melebihi ketaatan terhadap peraturan perundangan baik dalam hal penerapan sistem manajemen lingkungan, efisiensi energi, pengurangan dan pemanfaatan limbah B3, penerapan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle) limbah padat non B3, pengurangan pencemaran udara dan emisi gas rumah kaca, efisiensi air dan penurunan beban pencemaran air, perlindungan keanekaragaman hayati, serta pemberdayaan masyarakat.

Pembangkit – pembangkit PLN yang berhasil mendapatkan Proper Emas berhasil mengedepankan aspek perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) dan inovasi dalam segala hal sehingga melebihi dari yang dipersyaratkan oleh pemerintah.

Tanjung Jati B, PLTU Ramah Lingkungan Tulang Punggung Kelistrikan Jawa Bali

Salah satu pembangkit yang meraih Proper Emas yaitu PLTU Tanjung Jati B. Pembangkit ini berhasil mempertahankan Proper Emas untuk kedua kalinya dan membuktikan diri tetap ramah lingkungan meski menggunakan batubara untuk menghasilkan listrik.

PLTU yang terletak di Jepara, Jawa Tengah, ini, berkapasitas 4×710 MW dan berkontribusi menyuplai 10-12 persen kebutuhan listrik sistem Jawa-Bali.

PLTU Tanjung Jati B menerapkan teknologi Flue Gas Desulfurization (FGD), yang digunakan untuk menghilangkan sulfur dioksida (SO2) dari emisi gas buang pembangkit listrik berbahan bakar fosil batubara. FGD merupakan proses pencampuran emisi gas hasil pembakaran batu bara dengan batu kapur basah agar kandungan SO2 yang dilepaskan ke atmosfer, sehingga tidak mencemari udara. Efektivitasnya mencapai 95 persen, sehingga SO2 yang dibuang melalui cerobong PLTU Tanjung Jati B hanya di kisaran 300 mg/Nm3 dari baku mutu yang ditetapkan oleh pemerintah sebesar 550 mg/Nm3.

Dalam inovasinya di tahun ini, PLTU Tanjung Jati B berhasil memanfaatkan Artificial Intellegence di boiler sehingga menurunkan pemakaian energi hingga 17 juta Giga Joule (GJ). Selain itu, pemakaian adjuster flow dalam mengurangi coal spillage berhasil menurunkan emisi udara sebesar 2.500 Ton SO2, 4.400 Ton NOx, dan 1,3 juta Ton CO2eq. Juga dalam pemakaian kembali air sampling conductivity meter untuk service water mampu menurunkan beban pencemar sebesar 3,52 Ton. Dari berbagai inovasi tersebut PLN berhasil melakukan penghematan sebesar Rp 5,42 Triliun dalam satu tahun.

“Dengan penerapan teknologi dan inovasi pada PLTU, PLN mampu memanfaatkan keunggulan keekonomian energi fosil batubara sebagai penghasil energi listrik yang murah, namun tetap ramah bagi lingkungan,” jelas Zulkifli.

Tidak hanya memastikan operasionalnya ramah lingkungan, PLN juga memberdayakan masyarakat melalui berbagai program. Setahun terakhir, PLN telah melakukan berbagai adaptasi program pemberdayaan masyarakat. Di antaranya adalah program pemberdayaan kelompok difabel yang berhasil menciptakan pasar baru dari produksi hand sanitizer herbal dan masker ramah difabel.

Pada program pemberdayaan nelayan konservasi rajungan dan terumbu karang, PLN telah memastikan bahwa setiap tahun ada ratusan generasi muda yang tercetak menjadi kader lingkungan yang merupakan hasil implementasi kurikulum sekolah berbasis konservasi laut.

PLN juga aktif dalam mengembangkan program mitigasi kebencanaan alam maupun non-alam termasuk COVID 19. “Kami telah melaksanakan 112 kegiatan untuk menanggulangi bencana, dari skala kabupaten, provinsi, nasional, hingga internasional dengan menggandeng 72 mitra strategis”, tambah Syofvi.

Di bidang pelestarian keanekaragaman hayati, luasan wilayah konservasi laut PLN telah mencapai 5.400 m2 dengan keberhasilan memperkenalkan inovasi dalam desain terumbu karang buatan dan fish apartment.

PLN akan selalu berupaya menjaga keseimbangan dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, melestarikan lingkungan hidup secara berkelanjutan, serta bertanggung jawab sosial melalui pemberdayaan masyarakat.

Pemprov Bengkulu Tetapkan Empat Rumah Sakit Darurat Covid-19

Pemprov Bengkulu Tetapkan Empat Rumah Sakit Darurat Covid-19

SuaraPemerintah.idGubernur Bengkulu Rohidin Mersyah didampingi Sekretaris Daerah memimpin rapat evaluasi situasi Covid-19 di Provinsi Bengkulu. Rapat tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu dan Perwakilan seluruh Rumah Sakit darurat Covid-19 yang ada di Provinsi Bengkulu.

Dikatakan Gubernur Rohidin, ada beberapa pembahasan yang perlu dievaluasi mengingat sebanyak 2.543 kasus konfirmasi covid per tanggal 15 Desember 2020 di Provinsi Bengkulu.

“Pertama kita telah menetapkan ada empat rumah sakit darurat yang akan kita usulkan ke kementerian. Ini nanti kita harapkan yang mana untuk kasus ringan dan sedang akan mendapat tindakan di rumah sakit darurat tersebut, sehingga kapasitas di rumah sakit M. Yunus tidak akan mengalami over kapasitas lagi,” ungkap Rohidin, 15/12/2020.

Gubernur Rohidin juga menjelaskan Pemerintah Provinsi Bengkulu akan melakukan penambahan tenaga kesehatan honorer untuk penanganan Covid-19 dalam waktu dekat.

“Rekrutmen tenaga kesehatan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional kesehatan penanggulangan dan optimalisasi penanganan Covid-19. Di mana nantinya, tenaga kesehatan tersebut akan ditugaskan di masing-masing rumah sakit darurat yang sudah kita usulkan. Hal ini dilakukan, karena banyaknya tenaga medis kita ikut terpapar selama menjalankan tugas mereka menangani pasien yang terkonfirmasi,” jelas Gubernur Bengkulu ke-10 ini.

Selain itu imbuh Rohidin, masing-masing Kabupaten/Kota diwajibkan untuk menyediakan PCR dan melakukan pemeriksaan secara rutin agar hasil sampel yang ditunggu tidak terjadi penumpukan yang semakin banyak.

“Di samping kewajiban tersebut, kita juga meminta kepada masing-masing Kabupaten/Kota untuk segera memodifikasi ruang rawat inap agar dapat digunakan menjadi ruang isolasi penanganan covid-19 seperti yang sudah dilakukan oleh Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu,” pungkasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan, Pemerintah Provinsi Bengkulu akan melakukan pengusulan penambahan pengadaan PCR dan Ventilator ke Kementerian Kesehatan.

“Saat ini kita sangat berharap pengadaan alat kesehatan tersebut dapat membantu persoalan covid-19 mengingat dalam dua bulan terakhir angka positif kita berada di posisi 16%. Terakhir, kita harus menjalankan instruksi yang disampaikan Bapak Gubernur dalam penegakan hukum untuk diketatkan kembali dan tentunya wajib dipatuhi oleh seluruh masyarakat di Provinsi Bengkulu,” Kata Herwan.

Untuk diketahui, pengusulan 4 rumah sakit darurat covid-19 yang akan digunakan ialah Bapelkes, Wisma Atlet Bengkulu Utara, Rusunawa Bengkulu Selatan, dan salah satu balai di Rejang Lebong.

Kimia Farma Group Sabet 4 Penghargaan TOP Digital PR & TOP Popular Brand Award 2020

SuaraPemerintah.id – Kimia Farma Group meraih penghargaan TOP Digital Public Relation Award dan TOP Indonesia Digital Popular Brand Award (IDPBA) 2020. Penyerahan Penghargaan diberikan secara virtual pada Rabu, 16 Desember 2020.

Top Digital PR Award dan IDPBA 2020 merupakan penghargaan bergengsi yang diselenggarakan oleh INFOBRAND.ID sebagai number one brand media, bekerjasama dengan FRANCHISEGLOBAL.COM sebagai portal bisnis Franchise, Lisensi dan Kemitraan, TRAS N CO Indonesia sebagai entitas yang kredibel dalam penelitian dan perkembangan brand di tanah air, serta IMFocus Digimarketing Consultant selaku Certified Google Partner.

IDPBA 2020 diberikan kepada brand-brand di Indonesia yang telah sukses membangun popularitas serta meningkatkan aktivitas brand-nya melalui media digital atau internet.

Sedangkan Indonesia Top Digital Public Relation Award 2020, penghargaan yang didedikasikan khusus kepada perusahaan-perusahaan yang berhasil dalam memanfaatkan Digital PR mereka dalam membangun reputasi, berkomunikasi, dan menjalin engagement dengan masyarakat untuk menciptakan persepsi positif terhadap produk dan perusahaan.

Dari perusahaan – perusahaan terpilih, Kimia Farma Grup berhasil meraih 4 kategori penghargaan sekaligus, yaitu :

  1. TOP Digital Public Relation Award 2020 Untuk PT KIMIA FARMA TBK
  2. TOP Digital Popular Brand Award 2020 Untuk Produk ASIFIT
  3. TOP Digital Popular Brand Award 2020 Untuk Produk ENKASARI
  4. TOP Digital Popular Brand Award 2020 Untuk PT KIMIA FARMA APOTEK

Penghargaan diterima oleh masing-masing perwakilan, diantaranya Bapak Ganti Winarno Putro selaku General Manager Sekertaris Perusahaan PT Kimia Farma Tbk untuk kategori Top Digital PR Award, Bapak Bayu Sulendro utomo selaku Manager Marketing OTC PT Kimia Farma Tbk untuk kategori Top Popular Brand Award Produk Asifit dan Enkasari, serta Bapak Toga Laksana selaku Manager Digital Channel PT Kimia Farma Apotek untuk kategori Top Digital Popular Brand Award Apotek.

Atas pencapaian yang diraih, Kimia Farma Group menyampaikan terimakasih atas kepercayaan seluruh masyarakat kepada Kimia Farma, dengan apresiasi dan penghargaan yang diberikan besar harapan Kimia Farma Group dapat terus berkontribusi positif bagi kemajuan masyarakat Indonesia.

PT Kimia Farma Tbk adalah BUMN Farmasi terbesar di Indonesia dengan layanan Healthcare dari hulu ke hilir yang meliputi Research & Development, Pabrik Bahan Baku Obat, Pabrik Obat, Marketing, Bisnis Internasional, Trading & Distribution, Layanan Apotek, Diagnostik, dan Klinik Kesehatan.

Perseroan saat ini memiliki anak perusahaan untuk mendukung bisnis utamanya yaitu PT Kimia Farma Apotek (ritel kesehatan), PT Kimia Farma Trading & Distribution (trading & distribution), PT Sinkona Indonesia Lestari (manufaktur kina dan turunannya), PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (manufaktur bahan baku obat), Kimia Farma Dawaa Co., Ltd (ritel kesehatan & wholesale di Arab Saudi), dan PT Phapros Tbk.

Hingga Agustus 2020, Perseroan telah memiliki 11 fasilitas produksi, 1.272 jaringan Apotek, 451 Klinik Kesehatan, 75 Laboratorium Klinik, 3 Klinik Kecantikan, 10 Optik, 49 cabang Trading & Distribution dan 20 cabang apotek di Arab Saudi tersebar di Kota Jeddah, Mekkah & Madinah.

Mendag Luar Negeri Prancis Kunjungi Pabrik Baja Milik WIKA IKON

SuaraPemerintah.id – Menteri Delegasi Perdagangan Luar Negeri dan Daya Tarik Ekonomi Prancis Frank Riester mengunjungi Pabrik Fabrikasi Baja milik PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKA IKON) sebagai bagian dari WIKA Group di Tangerang, Selasa (15/12).

Dalam kunjungan kerjanya, Frank Riester didampingi oleh Perwakilan khusus Menteri Eropa Urusan Luar Negeri untuk ASEAN Francois Corbin, Wakil Direktur Kabinet Matthias Groller dan Duta Besar Prancis untuk Indonesia H.E.Olivier Chambard, serta President Director Matiere Indonesia Olivier Merle dan Komisaris Matiere Indonesia Nicholas Basuki.

Kedatangan Delegasi Prancis disambut oleh Direktur Quality, Health, Safety and Environment WIKA Rudi Hartono, Direksi serta Manajemen WIKA IKON.

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kerjasama antara Matiere selaku perusahaan konstruksi Prancis dengan WIKA IKON untuk produksi Jembatan Modular Unibridge terutama setelah penambahan peralatan produksi dari Matiere selaku pemegang paten.

Langkah ini diyakini akan memberikan manfaat pada peningkatan kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan pembangunan proyek strategis nasional sekaligus mendukung operasi bisnis sinergi Matiere – WIKA IKON di luar negeri.

Ke hadapan Frank Riester beserta delegasi, Direktur QHSE WIKA Rudi Hartono mengungkapkan apresiasinya kepada Pemerintah Prancis atas dukungan penuh bagi kerjasama WIKA IKON dengan Matiere. Kunjungan ini memberikan angin segar yang konstruktif bagi hubungan Indonesia dan Prancis khususnya kedua perusahaan.

“Kerjasama dengan Matiere yang sudah dikenal sebagai spesialis di bidang struktur baja akan menjadi pembeda bagi WIKA sebagai perusahaan infrastruktur terdepan di Indonesia,” ujar Direktur QHSE WIKA Rudi Hartono

Sementara itu, Menteri Delegasi Perdagangan Luar Negeri dan Daya Tarik Ekonomi Prancis Frank Riester mengungkapkan kegembiraannya saat mengetahui bahwa modular Unibridge sukses digunakan pada pembangunan proyek strategis nasional Flyover Teluk Lamong. Produk ini pun kini akan digunakan pada proyek-proyek lain di Indonesia.

Melihat kerjasama yang baik ini, Frank Riester mendorong agar lebih banyak lagi Perusahaan Prancis yang akan menjajaki kerjasama dengan perusahaan Indonesia.

Optimisme 2021, Kerjasama WIKA IKON dan MATIERE

Kerjasama WIKA IKON dan Matiere berawal pada tahun 2017 di hadapan Francois Hollande yang menjabat sebagai Presiden Prancis saat itu. Kedua perusahaan kemudian bekerjasama memanfaatkan pabrik WIKA IKON di Tangerang untuk memproduksi Jembatan Modular Unibridge.

Pabrik Fabrikasi Tangerang memiliki luas 5,8 hektar dengan kapasitas produksi mencapai 35.000 ton/tahun. Dari pabrik ini, produk Unibridge akan digunakan untuk kebutuhan proyek-proyek baik di dalam maupun luar negeri.

Pada tahun 2020, Pabrik Balaraja telah memproduksi 17.000 ton unibridge yang mana 9.500 ton diekspor ke Filipina termasuk Proyek Balintawak 1 dan 2 dan 7.500 ton untuk kebutuhan konstruksi nasional khususnya Proyek Pembangunan Flyover Teluk Lamong, Jawa Timur. Bersama itu, WIKON – Matiere juga tengah fokus memproduksi 8.500 ton yang akan digunakan untuk proyek pembangunan Tol Manado – Bitung serta Tol Trans Sumatera.

Jembatan Modular Unibridge adalah kerjasama teknologi dan inovasi dari produk girder baja yang menawarkan keunggulan terutama dari segi bobot, kecepatan, dan kemudahan pemasangan/instalasi dibandingkan sambungan las maupun baut konvensional.

Dengan sistem sambutan ears dan pin produk Unibridge relatif ringan dan mampu menjawab tantangan konstruksi jembatan dari segi wilayah juga segi efektifitas penggunaan alat berat untuk instalasi girder.

Pangan Murah Online Digelar Dinas KPKP dan Kementan RI

Pangan Murah Online

SuaraPemerintah.id – Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) bekerja sama dengan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian RI, mengadakan Gelar Pangan Murah Online.

Plt Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan, masyarakat dapat membeli pangan strategis dengan harga lebih murah dan berkualitas.

Penjualan dilakukan di Pasar Mitra Tani/Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Klender dalam pengelolaan Pemprov DKI Jakarta dan TTIC Pasar Minggu yang dikelola BKP Kementan RI. Namun masyarakat bisa melakukan pemesanan barang dengan sistem online.

“TTIC Provinsi DKI Jakarta sudah dikerja samakan oleh BKP Kementan dengan Gojek. Jadi pemasarannya nanti melalui GoFood sama GoShop,” ungkap Eli, Rabu (16/12).

Aplikasi lain yang bisa digunakan untuk berbelanja yakni Pas Tani. Ini merupakan marketplace yang dibuat dan dikelola oleh BKP Kementan RI.

“Aplikasi Pas Tani baru diluncurkan kemarin dan sudah bisa diunduh di Play Store,” ucap Eli.

Gelar Pangan Murah Online bertujuan membantu dan mengurangi beban masyarakat mendapatkan komoditas pangan yang berkualitas di bawah harga pasar.

“Selain itu supaya masyarakat bisa belanja dengan nyaman dari rumah, tidak perlu keluar rumah,” tandas Eli.

Berikut daftar harga komoditas pangan yang dijual di Gelar Pangan Murah Online :

– Daging Ayam Beku Rp 30.000 per kilogram

– Daging Sapi Beku Rp 70.000 – 80.000 per kilogram

– Beras Rp 44.000 per lima kilogram

– Cabai Rawit Merah Rp 40.000 per kilogram

– Cabai Merah Keriting Rp 45.000 per kilogram

– Bawang Merah Rp 27.000 per kilogram

– Gula Pasir Rp 12.000 per kilogram

– Minyak Goreng Rp 11.000 per pack

– Telur Ayam Rp 23.000 per kilogram atau Rp 43.000 per 1,8 kilogram.

Pemprov Banten Targetkan 2500 KPM Jamsosratu Terangkat dari Garis Kemiskinan

Pemprov Banten Targetkan 2500 KPM Jamsosratu Terangkat dari Garis Kemiskinan

SuaraPemerintah.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menargetkan sebanyak 2.500 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Jaminan Sosial Rakyat bersatu (Jamsosratu) bisa terangkat dari garis kemiskinan pada 2021. Meski begitu, ribuan warga tersebut tidak dilepas begitu saja. Pemprov Banten tetap akan memberikan bantuan lanjutan berupa Program Usaha Ekonomi Produktif (UEP).

“Tahun 2021 kami menargetkan ada penerima Jamsosratu yang graduasi, kita luluskan dari program penanggulangan kemiskinan. Ini berkat hasil dari program Jamsosratu selama ini,” kata Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, usai menghadiri Penyaluran Jamsosratu 2020 untuk KPM di Kota Serang yang dilakukan secara simbolis di Kantor BRI Cabang Serang, Kota Serang (Senin, 14/12/2020)

Dikatakan, selain upaya keberlanjutan penanggulangan kemiskinan, program usaha ekonomi produktif tersebut juga sebagai salah satu kontribusi Pemprov Banten dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional.

“Di mana masyarakat kurang mampu yang sudah tergraduasi dari program penanggulangan kemiskinan, kembali kita beri bantuan usaha ekonomi agar bisa berperan dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhana menambahkan, bantuan sosial bagi 2.500 lulusan Jamsosratu tersebut berupa fasilitasi usaha ekonomi produktif.

“Berdasarkan assessment, pendampingan, itu banyak keluarga binaan yang sudah meningkat secara ekonomi. Jadi nanti tahun 2021, 2.500 KPM tadi akan graduasi. Kami harapkan bisa mandiri, karena ada bantuan modal,” ujarnya.

Dia menjelaskan, bantuan sosial tersebut bukan berbentuk uang tunai, melainkan berupa barang yang bisa dimanfaatkan untuk berwirausaha.

“Jadi nanti dikasih bantuan modal berupa barang, tidak berupa uang. Kemudian barang itu bisa mereka putar melalui proses bisnis. Diberikan trigger berupa bantuan barang yang bisa digunakan untuk proses bisnis mereka baik itu warungan, bakulan, atau apapun sesuai hasil identifikasi dari pendamping,” ujarnya.

Sementara itu Plt Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Banten Budi Darma Sumapradja mengatakan, pada tahun 2020 ini penerima bansos Jamsosratu  di Kota Serang sebanyak 5.500 KPM dengan total anggaran sebesar Rp 6,875 miliar. Bansos Jamsosratu sebesar Rp 1,25 juta per KPM tersebut disalurkan secara non tunai oleh Bank BRI.