Beranda blog Halaman 4653

Bercocok Tanam, Wawali Hadiri Penanam Bawang Merah dan Tabur Benih Ikan Lele

Suarapemerintah.idWakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi meminta masyarakat aktif bercocok tanam di lingkungan masing-masing. Ia meminta warga tidak membiarkan ada lahan kosong yang menganggur.

Hal itu disampaikan saat menghadiri penanaman bawang merah dan tabur benih lele di lahan Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi RW 06 Sidikan Pandeyan dengan sistem vertikultur, dan walkaponik.

Wawali berharap pemanfaatan lahan yang ada, termasuk lahan kosong yang banyak terdapat di Kota Yogyakarta, bisa memberi manfaat lebih selain untuk memenuhi kebutuhan pangan anggota kelompok.

Wakil Walikota Yogyakarta yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Yogyakarta ini mengingatkan, tak ada yang tahu situasi pandemi  akan berlangsung hingga kapan.

Oleh karenanya ia meminta agar masyarakat mengantisipasi jangan sampai terjadi kekurangan pangan nantinya.

Wawali mendorong, dengan memanfaatkan lahan seperti pekarangan rumah, selain menghasilkan buah dan sayuran, masyarakat juga dapat menambah penghasilan.

“Tidak ada alasan keterbatasan lahan, karena di era sekarang menanam sayuran tidak hanya dilakukan oleh petani di sawah saja, namun kita bisa dengan memanfaatkan lahan yang ada di pekarangan rumah,” katanya.

Menurutnya, selain memanfaatkan lahan pekarangan rumah, pihaknya juga mengajak agar petani menggunakan pupuk organik, karena mampu memberi nilai tambah pada produk tanaman serta memiliki harga jual yang lebih tinggi.

Ia mengharapkan, seluruh rumah di Kota Yogya memiliki media tanam sayur dan buah. Sehingga keberadaan kampung sayur di seluruh Kecamatan  di Kota Yogyakarta dapat semakin maju.

“Kalau bisa setiap rumah menanam, sehingga bisa panen raya bareng. Dengan begitu kebutuhan pangan akan tercukupi tanpa harus membeli dari luar,” tambahnya.

Wawali menjelaskan, dengan adanya pemanfaatan lahan ini, dapat menjadi cara dalam mewujudkan kemandirian pangan, yang dimulai dari bagian paling kecil yaitu dari masing-masing rumah tangga.

Pada kesempatan tersebut KWT Srikandi menyiapkan 10 kg benih bawang merah. Ketua KWT Srikandi, Sarjilah mengatakan motivasi  KWT Srikandi adalah memberikan penghasilan tambahan bagi para ibu di RW tersebut.

Namun selain itu, lanjutnya dengan adanya kegiatan ini, para warga menjadi rukun, terutama untuk para anggota.

“Kita jadi punya semangat untuk bercocok tanam, karena setiap sore kita bentuk piket untuk menyiram,” bebernya.

Perkuat Gerakan Pramuka Kota Yogya Untuk Pengabdian Masyarakat

Suarapemerintah.id – Heroe Poerwadi disahkan sebagai Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Yogya masa bakti 2020-2025 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) gerakan Pramuka Kwarcab Kota Yogya Tahun 2020, Minggu (29/11) di Ruang Bima Balaikota Yogya. Pemilihan dilakukan secara  langsung oleh seluruh anggota Kwarcab Kota Yogya.

Dalam kesempatan itu sekaligus dilakukan musyawarah program yang telah dilakukan oleh gerakan pramuka kwartir cabang Kota Yogya pada masa bakti 2020-2025.

Musyawarah dilakukan beberapa tahapan, yang pertama dilakukannya sidang pleno I. Dimana para anggota melaporkan bentuk pertanggung jawabannya pada masa periode 2015-2020. Nantinya dalam sidang pleno I dibagi dalam beberapa komisi – komisi mulai dari komisi A, B dan C.

Disetiap komisi pembahasan berbeda- beda. Komisi A membicarakan mengenai organisasi dan tata kerja gerakan pramuka pada masa bakti 2020-2025.

Dalam kesempatan tersebut, Komisi B merencanakan kerja gerakan pramuka dan Komisi C memilih ketua Kwarcab,  pembentukan formatur dan lembaga pemeriksaan keuangan (LPK) serta dilanjutkan dengan sidang pleno II.

Ketua Kwarcab Kota Yogya yang juga Wakil Walikota Yogya,  Heroe Poerwadi menyampaikan bahwa, kegiatan Pramuka diharapkan dapat terus mencapai eksistensinya, walaupun di masa pandemi saat ini.

“Semoga dengan adanya gerakan Pramuka kwartir cabang Kota Yogya diharapkan terus bertanggung jawab dan bergotong royong. Mampu membina dan harus bisa menjadi salah satu wadah edukasi yang dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam membina generasi penerus bangsa walaupun saat ini kita sedang mengalami musibah covid-19,” ungkapnya.

Disamping itu, kegiatan ini juga membahas tentang penyusunan Rencana Kerja Kwartir Cabang Gerakan Peramuka Kota Yogya Tahun 2020-2025 serta melaporkan pertanggungjawaban pada masa bakti 2015-2020.

Heroe mengatakan, kegiatan ini juga membahas mengenai pengembangan dan peningkatan kualitas kegiatan Pramuka. Diharapkan pada periode 2020-2025, Pramuka menjadi lebih baik dan bermanfaat terutama bagi kaum muda.

“Semoga pemilihan ketua dan anggota periode 2020-2025 dapat saling bekerja sama dalam mengembangkan gerakan pramuka dan menjadikan pramuka semakin jaya,” ungkap Heroe.

Sementara itu, Wakil Ketua Bina Muda,  Suraji Widarta mengatakan, hingga saat ini Pramuka Kwartir Cabang Kota Yogya terus memberikan yang terbaik, kegiatan muscab ini sekaligus sebagai evaluasi kerja periode 2015-2020.

Ia juga mengucapkan, terima kasih kepada anggota Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Yogya periode 2015-2020 yang sudah memberikan sumbangsih dalam proses membangun pramuka disegala bidang menjadi lebih baik dari sebelumnya.

” Harapan ke depan sudah banyak memberikan sumbangsih dalam proses pembangunan di segala bidang dari tingkat kota hingga nasional. Dengan adanya Muscab ini, diharapkan akan lahir pemikiran-pemikiran mencerahkan yang mampu berkontribusi bagi pembangunan di Kota Yogya,” kata Suraji.

Wawali & Komunitas Sepeda Kunjungi Keluarga Pahlawan Di Kota Yogya

Suarapemerintah.id – Hujan yang mengguyur Kota Yogya di Minggu pagi (29/11) tidak menyurutkan langkah Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi untuk bersepeda dengan komunitas sepeda di Kota Yogya. Bertolak dari Rumah Dinas Wawali di Jalan Suroto Kotabaru rombongan menempuh lima rute perjalanan, dua diantaranya adalah mengunjungi rumah keluarga pahlawan almarhum Kusbini pencipta lagu “Bagimu Negeri” dan ke rumah almarhum Dr. Sardjito.

Lokasi pertama menuju RW 18 Baciro untuk beramah tamah sebentar dengan warga. Perjalanan dilanjutkan menuju ke kediaman almarhum Kusbini dan memberikan bantuan sembako yang diterima langsung oleh Septa Ksvara Kusbini yaitu anak ke 7 almarhum Kusbini.

Kemudian Wawali beserta rombongan menuju RT 31 RW 07 Sagan untuk memotong tumpeng syukuran warga karena cita-citanya memperbaiki jalan telah terealisasi. Setelah itu dilanjutkan melihat hasil kerajinan batik dan masker serta kebun jahe merah yang dikembangkan oleh warga.

Heroe Poerwadi memberikan arahan kepada Ketua RT untuk menyusun rencana yang  disampaikan dalam musrenbang. Di mana di dalam musrenbang tersebut semua usulan dari warga akan ditampung dan akan dijadikan satu dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMD).

“Kami terus mendorong agar setiap kelurahan membuat masterplan kampung, untuk itu setiap usulan dari Bapak Ibu sekalian silahkan disusun dengan baik dan di sampaikan dalam musrenbang. Di mana usulan-usulan itu agar bisa ditampung dan dimasukkan dalam pembuatan masterplan kampung nantintya,” tuturnya.

Perjalanan kemudian dilanjutkan ke rumah almarhum Dr. Sardjito yang juga sebagai pusat produksi jamu tradisional Calcusol. Wawali dan rombongan disambut baik Budhi Santoso selaku perwakilan dari keluarga dan Ketua RW 12 Reksonegaran.

Pada kesempatan ini Wawali Heroe Poerwadi menyampaikan bahwa agenda gowes ini selain untuk menjaga kebugaran tubuh pada masa pandemi Covid-19 juga mengunjungi keluarga-keluarga pahlawan sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh-tokoh yang  berjasa untuk negeri ini.

“Perlu kami sampaikan bahwa gowes kali ini selain untuk menjaga kebugaran tubuh juga mengunjungi keluarga-keluarga pahlawan sebagai bentuk penghormatan kami kepada beliau, karena memang bulan November ini kita juga memperingati Hari Pahlawan,” kata Heroe Poerwadi.

Budhi Santoso yang mewakili keluarga besar Dr. Sardjito mengungkapkan rasa bangga dan terimakasih kepada Wawali Heroe Poerwadi yang berkenan dan menyempatkan diri untuk berkunjung.

“Saya merasa bangga dan berterimakasih kepada Bapak Wawali bersama rombongan yang mau berkunjung ke rumah kami yang juga peninggalan Dr. Sardjito, karena ini adalah kali pertamanya ada pejabat pemerintah yang mau berkunjung ke kediaman Dr. Sardjito,” tuturnya.

Usai beramah tamah dengan perwakilan keluarga, Wawali berkesempatan melihat-lihat ruang produksi jamu tradisional Calcusol peninggalan Dr. Sardjito yang bertahan hingga hari ini.

Gowes pagi ini ditutup dengan pelepasan pengurus Kampung Tangguh Bencana (KTB) RW 12 RT 56 Reksonegara untuk melakukan penyemprotan disinfektan pencegahan Covid-19.

Dalam sambutannya Wawali Heroe Poerwadi mengingatkan kepada warga RW 12 RT 56 untuk beradabtasi dengan kebiasaan baru, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan dan mencuci tangan. Hal ini karena sejak beberapa hari terakhir kasus Covid-19 di Kota Yogya kembali meningkat.

“Penyemprotan ini merupakah langkah antisipasi, namun yang utama adalah bagaimana bapak ibu sekalian menjaga kesehatan masing-masing. Untuk itu mulai saat ini kita harus beradabtasi dengan kebiasaan baru dengan menerapkan prinsip 4 M,” kata Wawali.

Warga RW 06 Patangpuluhan Buat Dapur Balita Sehat Untuk Pemenuhan Gizi Balita

Suarapemerintah.id – Warga RW 06 Patangpuluhan Kecamatan Wirobrajan Kota Yogyakarta cukup peduli terhadap balita, khususnya di masa pandemi Covid-19. Dengan suka rela mereka membuka dapur balita sehat sekaligus membagikan paket menu empat sehat untuk memenuhi kebutuhan gizi balita di RW tersebut. Dapur balita tersebut mereka namakan dapur balita Ngluwihi Mbagehi.

Ketua pengelola dapur balita RW 06 ngluwihi bagehi, Siti mulyati mengatakan dapur balita ini merupakan sebuah gerakan pemberdayaan yang muncul di masa pandemi Covid-19 sebagai salah satu solusi bagi pemantauan gizi dan kesehatan khususnya untuk pemberian makanan tambahan bagi balita.

“Dapur balita ini adalah sebuah gerakan aksi sosial dari-oleh-untuk masyarakat, tumbuh dari swadaya masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungannya,” jelasnya di Hotel Bugisan, Minggu (29/11/2020).

Ia menambahkan dapur balita ini bertujuan untuk  memantau tumbuh kembang anak melalui orang tua.

“Selain itu secara sosial untuk meningkatkan gotong royong peduli bagi anak, sebagai individu yang rentan selama masa pandemik, dan tujuan jangka panjang adalah dengan berbagi makanan yang bergizi secara rutin sebagai upaya pencegahan stunting,” jelasnya.

Dalam proses pembuatan makanan untuk balita tersebut, relawan dan warga, secara bergotong-royong saling berbagi tugas. Mereka membagi dalam beberapa kelompok. Ada yang menyiapkan sayur, telur dan buah.

“Ada warga yang menyiapkan telurnya, ada yang menyiapkan sayur, ada yang menyiapkan buahnya, kemudian dimasak bersama lantas dibagikan kepada balita,” urainya.

Dalam dapur balita tersebut terdapat belasan relawan, relawan ini bertugas mendistribusikan makanan tambahan gizi seimbang kepada para balita di RW tersebut.

“Selain itu juga memberikan informasi kepada para orang tua balita tentang bagaimana orangtua memiliki ketrampilan dalam melaksanakan pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita nya secara mandiri,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut juga diresmikan pula video tutorial Posyandu mobile dan mobil gender corner milik Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan (DPMPPA) Kota Yogyakarta.

Kepala Dinas DPMPPA Kota Yogya, Edy Muhammad, mengatakan mobil gender coerner tersebut dalam rangka mempermudah, mendekatkan komunikasi, informasi, edukasi, dan pelayanan konseling kesetaraan gender khususnya terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Mengetahui gerakan peduli masyarakat terdampak pandemi di wilayah tersebut, Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengaku sangat bangga terhadap masyarakat Kota Yogyakarta.

Wawali berharap inovasi yang dilakukan oleh warga kampung Jageran dapat diterapkan oleh seluruh kampung di Kota Yogyakarta.

“Seluruh kampung di Kota Yogyakarta dapat menerapkan rintisan yang telah dilakukan oleh warga Kampung Jageran,” ucapnya.

Sehingga, sambungnya, kampung lain juga dapat mulai membuat lahan sayuran sistem hidroponik sebagai kebutuhan pangan di masa pandemi

Menurutnya launching dapur balita, video tutorial posyandu mobile, dan Mobil Gender Corner merupakan sinergitas dan keterlibatan masyarakat, Lembaga kemasyarakatan dan Pemerintah dalam pembangunan di Kota Yogyakarta.

“Dimasa Pandemi Covid-19 Posyandu diharapkan tetap memberikan layanannya, dengan bentuk posyandu mobile,”katanya.

Pengaduan Kemenag Sumsel Bisa Melalui WA Dan Telegram

Suarapemerintah.id – Kanwil Kemenag Sumsel (Sumatera Selatan) membuka layanan pengaduan masyarakat (dumas) melalui pesan whatsapp (WA) dan telegram. Layanan untuk memudahkan publik ini dirilis oleh Sekjen Kemenag Nizar.

Kini, bila ada masyarakat yang hendak menyampaikan pengaduan kemenag sumsel, bisa mengirim pesan singkat melalui WA atau telegram ke nomor 081367290491.

Rilis layanan ini dilakukan bersamaan pembinaan pegawai di Aula Kanwil Kemenag Sumsel, Sabtu (28/11). Berbarengan dengan itu, dilakukan juga penandatanganan kontrak kinerja dalam rangka pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM).

Hadir, Kakanwil Kemenag Sumsel Mukhlisuddin, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumsel Abadil, para Kepala Bidang dan Pembimas Kanwil Kemenag Sumsel, para Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota se-Sumsel, para Kasubbag Kanwil Kemenag Sumsel, serta sejumlah Kepala Madrasah. Ikut bergabung secara daring, sejumlah pejabat dan ASN dari Kankemenag Kabupaten/Kota.

Nizar mengapresiasi sejumlah inovasi Kanwil dalam rangka mempercepat layanan kepada masyarakat, seperti e-dumas dan e-PTSP. Hal ini sejalan dengan semangat reformasi birokrasi.

“Penggunaan IT saat ini memang menjadi kebutuhan mutlak. Manfaatnya luar biasa. IT bisa memangkas rentetan panjang birokrasi. Bayangkan kalau tidak ada IT, orang harus datang langsung secara fisik, dan itu butuh tenaga, butuh biaya dan macam-macam. Dengan adanya IT, semuanya menjadi lebih mudah,” beber Nizar.

Nizar mengaku tengah mencanangkan inovasi baru Kemenag di tahun 2021. Salah satunya, integrasi data menyeluruh pada Kementerian Agama. “Kita sedang mengembangkan Ministry Of Religion Affair One Search (Mora One Search). Mora One Search merupakan proses pengelolaan big data dan integrasi sistem yang dimiliki Kementerian Agama menuju satu pintu data digital,” terangnya.

“Kemenag memiliki data yang banyak dan besar. Data-data ini akan disistematisasikan. Mora One Search diharapkan menjadi jembatan untuk mengintegrasikan data serta informasi yang saat ini masih tersebar,” jelasnya lagi.

Kemenag, lanjut Nizar, juga terus mengoptimalkan keberadaan Assesment Center. Tujuannya, menyusun database profil kompetensi ASN. Hal ini akan mempermudah pemetaan pejabat di Kementerian Agam yang sesuai dengan kompetensinya. Harapannya, pejabat Kementerian Agama ditempatkan sesuai keahlian dan keterampilannya.

Kakanwil Kemenag Sumsel Mukhlisuddin mengaku senang dengan kehadiran Sekjen. Dia berharap pertemuan ini menjadi momen bagi para pejabat dan ASN Kemenag Sumsel untuk mendapatkan pembinaan.

“Terima kasih atas bantuan Pak Sekjen selama ini, baik saat masih menjabat Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah maupun setelah menjabat Sekjen. Mudah-mudahan kemudahan yang diberikan, menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat,” tutur Mukhlisuddin.

Target PTKIN 2020 – 2034, Unggulan Nasional, ASEAN, Dan Dunia

Suarapemerintah.idSekjen Kemenag Nizar mengingatkan target perkembangan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Menurutnya, ada tiga tahapan target PTKIN yang harus dicapai dalam rentang 2020 – 2034.

“Roadmap Diktis pada tahun 2020-2024, PTKIN harus memilki daya saing tingkat nasional dan indikatornya adalah akreditasi,” jelas Nizar saat memberikan kuliah umum di UIN Raden Fatah, Palembang, Sabtu (28/11).

Kuliah umum ini mengangkat tema ”Tata Kelola Perguruan Tinggi Keagamaan Yang Efektif dan Efisien Dalam Menghadapi Era Milenial 4.0”.

Hadir, Rektor UIN Raden Fatah Palembang Nyayu Khadijah, para Wakil Rektor, para Kepala Biro, Wakil Direktur Pascasarjana, Para Dekan dan Wakil Dekan, serta civitas akademika UIN Raden Fatah.

“Semua kegiatan, program, anggaran harus diarahkan untuk meningkatkan akreditasi. Maksimalkan dahulu akreditasi prodi maka tentunya akreditasi Institusi akan menjadi lebih baik,” sambung Nizar.

Tahap kedua, tahun 2025-2029, PTKIN harus sudah memilki daya saing minimal tingkat ASEAN. Tahap berikutnya, tahun 2030-2034, PTKIN sudah mencapai level Internasional (World Class University). Untuk itu kreativitas dan inovasi perlu dibangun oleh semua unsur pimpinan.

“Semua pihak harus saling dukung, bahu membahu dan bekerja keras untuk menjadikan UIN Raden Fatah menjadi maju dan berkulaitas,” pesan Nizar.

Hal lain yang digarisbawahi Nizar adalah tata kelola. Menurutnya, pengelolaan PTKIN harus tranparan, akuntabilitas, partisipatif, serta berorientasi pada penjaminan mutu dan relevansi.

“Penataan tata kelola yang ideal basisnya bukan secara top-down melainkan bottom-up,” tandasnya.

Kekerasan Di Lembantongoa, Menag Harap Polisi Tangkap Dan Hukum Pelaku

Suarapemerintah.idMenag Fachrul Razi mengecam terjadinya kekerasan di Dusun Lewonu, Desa Lembantongoa, Sulteng. Rumah ibadah Bala Keselamatan dan enam rumah warga dibakar. Ada juga korban jiwa.

“Saya sampaikan duka mendalam kepada keluarga yang menjadi korban. Saya juga mengecam karena tindakan semacam ini tidak bisa dibenarkan atas alasan apapun,” tegas Menag di Jakarta, Sabtu (28/11).

“Anarkisme dalam bentuk apapun tidak bisa dibenarkan,” tegasnya lagi.

Menag berharap dan percaya polisi akan segera mengungkap modus dan pelaku kejahatan ini, serta menangkap dan menindak tegas para pelakunya.

Menag mengaku sudah meminta jajarannya di Kemenag Sulteng untuk berkoordinasi dan bersinergi dengan pihak kepolisian setempat untuk menyelesaikan persoalan kekerasan ini. Kanwil Kemenag Sulteng juga diminta ikut menenangkan warga agar tidak terprovokasi dan melakukan tindakan yang bertentangan dengan ketentuan hukum.

IKM OVOP Binaan Kemenperin Mampu Tembus Pasar Global

Suarapemerintah.id – Kementerian Perindustrian siap memfasilitasi pelaku industri kecil menengah (IKM) yang mengikuti program One Village One Product (OVOP). Salah satu fasilitas yang diberikan adalah perbaikan desain kemasan. Langkah strategis ini diyakini dapat mendongkrak daya saing IKM OVOP dalam memasarkan produknya di kancah nasional dan global.

Selain itu, kami akan bekali mereka tentang materi promosi dan publikasi sebagai bentuk re-branding dari produk OVOP tersebut,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih pada pembukaan Sosialisasi Program Pembinaan IKM di Sentra melalui Pendekatan OVOP Sesi III di Mataram, Jumat (27/11).

Dirjen IKMA menyampaikan, pihaknya bakal memberikan pelatihan ekspor kepada pelaku IKM yang mengikuti program OVOP.

Bahkan, mereka juga difasilitasi partisipasi pada pameran berskala nasional maupun internasional serta business matching dengan buyer potensial” tuturnya.

Menurut Gati, program pembinaan IKM di sentra melaui pendekatan OVOP berangkat dari tiga prinsip dasar, yaitu produksi lokal namun bersifat global, kemandirian dan kreativitas, serta pembangunan sumber daya manusia. Hal ini diharapkan IKM OVOP dapat mengolah potensi lokal suatu daerah menjadi produk yang dapat diterima pasar secara global.

Jadi, pada akhirnya mendorong masyarakat menjadi mandiri dan termotivasi untuk terus meningkatkan kapasitasnya dalam menghadapi perubahan sehingga dapat mentransformasikan tantangan menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan,” paparnya.

Anyaman merupakan salah satu komoditas yang menjadi sasaran pembinaan melalui pendekatan OVOP. Sebab, produk anyaman memberikan kontribusi signfikan bagi perekonomian nasional, yang terlihat dari capaian nilai ekspornya sebesar USD96,2 miliar sepanjang tahun 2015-2019.

 Kinerja tersebut tumbuh sebesar 6,18%, dengan negara tujuan utama ke Amerika Serikat, Belanda, Jerman, Inggris dan Spanyol.

Gati menyampaikan, salah satu narasumber pada acara sosialisasi IKM OVOP di Mataram, yaitu Mawar Art Shop yang memproduksi aneka produk anyaman dari tanaman ketak. “Mereka membuktikan bahwa produk yang memiliki kearifan lokal tinggi mampu bersaing di pasar global,” ungkapnya.

Japan External Trade Organization (JETRO) telah melirik Mawar Art Shop untuk dijadikan salah satu IKM binaan pada kerangka kerja sama dengan Ditjen IKMA Kemenperin.

Tahun 2010, Ditjen IKMA bekerja sama dengan JETRO melakukan pembinaan IKM di tiga provinsi yang menjadi sasaran, yaitu Jawa Barat, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Di NTB fokus pembinaan pada komoditas tenun dan anyaman ketak, di mana Mawar Art menjadi salah satu IKM yang dibina,” terangnya.

Selama menjadi binaan Ditjen IKMA dan JETRO, Mawar Art Shop telah berpartisipasi pada pameran Tokyo Gift Show pada tahun 2011 dan 2012.

Setelahnya, Mawar Art Shop semakin percaya diri dan terus berpartisipasi pada pameran internasional lainnya seperti Seoul Gift Show di Korea, Hong Kong Fashion Week di Hong Kong, sampai dengan Madrid Intergift di Madrid.

Hingga akhirnya mereka berhasil mendapatkan buyer tetap dan berhasil melakukan ekspor secara langsung ke Jepang, Korea dan Amerika Serikat secara tidak langsung,” imbuhnya.

Gati menambahkan, Mawar Art Shop menjadi contoh bahwa produk dengan nilai kearifan lokal yang tinggi memiliki segmen pembeli di pasar global. “Dengan tekad yang kuat, konsistensi dan kreatifitas yang tinggi, IKM OVOP dapat berbicara lebih banyak di pasar nasional dan global,” ujarnya.

Perkuat Pengawasan, Kemenkumham dan Imigrasi Terapkan Sistem Securiport

Suarapemerintahan.id – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melalui Direktorat Jenderal Imigrasi akan memperkuat pengawasan keimigrasian dengan sistem securiport. Sistem ini diharapkan dapat menguatkan Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) yang sebelumnya sudah diterapkan di Ditjen Imigrasi.

Sistem ini menjadi kekuatan dari SIMKIM kita, sehingga ini adalah bagian untuk menguatkan,” ujar Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Bambang Rantam Sariwanto pada sidang komite teknologi informasi, Kamis (26/11/2020).

Untuk mengoptimalkan tugas dan fungsi dibidang pengawasan keimigrasian, sistem securiport ini dipasang oleh securiport LLC diseluruh tempat pemeriksaan imigrasi (TPI) dan pihak securiport LLC wajib melakukan transfer knowledge kepada Ditjen Imigrasi terkait sistem yang diterapkan.

Semua pihak yang terkait dengan pengembangan sistem ini harus transfer knowledge kepada kita, agar langsung mendapatkan manfaatnya dan itu yang harus betul-betul menjadi perhatian kita,” ucap Bambang..

Bambang berharap hal ini dapat segera dituangkan dalam perjanjian kerja sama (PKS) agar dapat segera dirasakan manfaatnya.

Hal yang sudah disampaikan ini segera dituangkan dalam PKS, agar terasa manfaatnya secara maksimal oleh Kemenkumham terutama Ditjen Imigrasi,” kata Bambang di Ruang Rapat Soepomo Gedung Sekretariat Jenderal.

Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi, Hermansyah Siregar juga mengatakan hal serupa bahwa sistem securiport diperlukan untuk semakin menguatkan dan mengoptimalkan SIMKIM yang sudah ada.

Karena itu sistem securiport yang akan diterapkan harus dapat mengintegrasikan sistem yang sudah ada dan diterapkan oleh Ditjen Imigrasi,” ujarnya.

Rakerda IHGMA Dan Gowes Bersama Kembangkan Potensi Wisata

Suarapemerintah.idPemkot Yogya terus berkomintmen untuk meningkatkan perekonomian di Kota Yogya, salah satunya dengan menggelar acara Road to Rakerda Indonesian Hotel General Manager Assosiation (IHGMA) DPD Kota Yogya, yang bertempat di Museum TNI AD Jalan Jendral Sudirman, Sabtu ( 27/11). Acara ini juga dimeriahkan dengan Gowes Bersama para peserta rakerda bersama Wakil Walikota Yogya, Heroe Poerwadi.

Wakil Walikota Yogya Heroe Poerwadi menyampaikan ini merupakan satu langkah untuk meningkatkan perekonomian dan pariwisata di Kota Yogyakarta.

“Ini bagian dari upaya kita untuk meningkatkan metabolisme sekaligus sebagai langkah perekonomian dan pariwisata semakin membaik. Saat ini hidup sehat salah satunya dengan olahraga bisa bersepada atau olahraga dirumah. Dengan adanya  Road to Rakerda IHGMA DPD Yogyakarta mblusuk kampung semoga bisa mengembangkan potensi-potensi wisata dan sejarah yang ada di sekitar masyarakat, semoga pandemi ini segera usai,” katanya.

Selain itu, dengan dilaksanakannya Rakerda IHGMA DPD Kota Yogyakarta, diharapkan para CSR  dapat  menonjolkan wisata dan ragam budaya Kota Yogya, agar kebangkitan ekonomi di Kota Yogya meningkat.

Wawali juga berharap, saat bersepeda para pesepeda mampu menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Pihaknya berharap dengan bersepeda di tengah masyarakat saat pandemi bisa menjadi kebiasaan baru untuk hidup sehat.

Disamping itu para peserta juga diajak bersepeda bersama. Rute bersepeda ini dimulai dari Museum TNI AD menuju Kridosono lalu berhenti sejenenak di Makam Ki Hajar Dewantara. Bersepeda di lanjutkan ke wisata Kotagede, para pesepeda termasuk Wakil Walikota Yogya mengitari kampung Kotagede sekaligus menyapa warga Kotagede. Lalu,  dilanjutkan menuju Gembiraloka dan terakhir finish di Museum TNI AD.

Dalam kesempatan ini Ketua DPD IHGMA Kota Yogyakarta, Hariyadi Baiin menyampaikan, kegiatan ini merupakan agenda Rakerda  sekaligus gowes bersama atau gowes heritage.

“Kita gowes sekaligus mengunjungi tempat bersejarah dan membicarakan beberapa hal, yang pasti membahas program kerja dan apa saja yang akan di lakukan di periode 2020-2021,” katanya.

Kondisi saat ini dengan adanya pandemi covid-19, berdampak pada perekonomian dan pariwisata. Ia berharap semua yang ikut dalam kegiatan ini bersemangat kembali untuk meningkatkan perekonomian  dan pariwisata di Kota Yogya.

“Kami berharap nantinya kebijakan-kebijakan yang di berikan pemerintah dapat meingkatkan perekonomian masyarakat Kota Yogya. Dengan kondisi seperti ini semoga kita tidak menyerah,” ungkap Baim.