Beranda blog Halaman 4708

Siswa MAN 2 Malang Raih Medali Perak Kompetisi Astronomi Internasional

Suarapemerintah.id – Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN 2) Malang kembali meraih prestasi tingkat Internasional. Adalah Rafa Nanda Akilah, siswa kelas XII ini  meraih medali perak Kompetisi Astronomi atau Global e-Competition on Astronomy and Astrophysics (GeCAA).

GeCAA berlangsung dari 25 September 2020 sampai 12 Oktober 2020 secara daring. Kompetisi ini merupakan pengganti dari IOAA (International Astronomy an Astrophysics) atau ajang tahunan kompetisi internasional bidang astronomi dan astrofisika. Karena pandemi covid-19, lomba ini dilaksanakan secara daring dan nama kompetisinya diganti menjadi GeCAA. Kompetisi ini juga diikuti peserta dari berbagai negara di dunia.

“Alhamdulillah, satu lagi prestasi diukir siswa MAN 2 Kota Malang. Rafa meraih medali perak GeCAA yang merupakan kompetisi tingkat internasional,” terang Kepala MAN 2 Malang Binti Maqsudah di Malang, Senin (26/07).

Menurutnya, perjuangan Rafa untuk mengharumkan nama Indonesia tidak mudah. Dia harus merelakan waktu bermain dengan teman sebayanya. Tak jarang juga, Rafa harus merelakan waktu belajar di kelas untuk mempelajari materi olimpiade astronomi. Rafa sendiri mulai belajar astronomi sejak duduk dibangku kelas 10.

“Sebelum mencapai penghargaan tertinggi ini, Rafa harus melewati seleksi sejak level Olimpiade Sains Kota atau OSK Kota Malang dan Olimpiade Sains Provinsi atau OSP tingkat Provinsi Jawa Timur,” tutur Binti Maqsudah.

“Saingannya di OSK dan OSP tidak main-main, seluruh sekolah di Jawa Timur ikut berpartisipasi dalam ajang ini. Bahkan pesertanya ada yang sudah duduk di bangku kelas 11 dan pastinya juga lebih berpengalaman,” sambungnya.

Lulus seleksi di OSK dan OSP, Rafa mewakili MAN 2 Kota Malang dan Provinsi Jawa Timur, ikut dalam pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2019 di Manado. “Syukur Alhamdulillah, Rafa berhasil membawa pulang medali perak untuk MAN 2 Kota Malang beserta siswa lainnya,” terang Binti Maqsudah.

Prestasi ini tidak otomatis membawa Rafa menjadi bagian dari tim nasional untuk GeCAA 2020. Menurut Rafa, dia masih harus berjuang melalui dua tahapan seleksi. Pertama, 30 besar pemenang OSN dipanggil  mengikuti pelatnas tahap 1 di Bandung, selama  dua minggu. Setiap hari, Rafa harus berkutat mengerjakan soal dari para dosen Astronomi ITB dan alumni peraih medali internasional sebelumnya.

“Atmosfer pelatnas sangat kompetitif. Para peserta pelatnas saling berlomba-lomba agar mampu mewakili Indonesia di ajang internasional,” kenangnya.

“Alhamdulillah saya akhirnya mampu membuktikan pantas untuk dipanggil kembali di pelatnas tahap dua,” lanjutnya.

Pelatnas tahap kedua diikuti 12 peserta terpilih pada pelatnas tahap pertama, ditambah dua peraih medali IOAA 2019 yang masih memenuhi syarat ikut ajang internasional ini. Sehingga, total siswa yang mengikuti pelatnas tahap 2 adalah 14 siswa. Ke-14 siswa ini akhirnya ditetapkan sebagai timnas untuk mewakili Indonesia pada kompetisi GeCAA.

Tim Nasional Indonesia dibagi menjadi dua bagian untuk ikut dalam kompetisi individu dan kompetisi kelompok. Rafa masuk dalam kompetisi individu. Sebelum berkompetesi, ke-14 siswa yang ditetapkan sebagai timnas Indonesia mengikuti pelatihan tahap akhir sebagai pematangan materi. Pelatihan ini berlangsung sejak awal September hingga waktu perlombaan di rumah masing-masing.

Pelaksanaan Kompetisi ini dilaksanakan pertama kali secara daring. Kompetisi ini diselenggarakan oleh dewan internasional IOAA dengan dukunagn Komite Olmpiade Astronomi Estonia. Pelaksanaan teknis GeCAA dibuat sedekat mungkin dengan pelaksanaan IOAA secara fisik, yaitu: terdiri dari babak teori, analisa data, dan observasi.

Secara keseluruhan Timnas indonesia mendapatkan 10 penghargan, yaitu: 3 medali perak, 6 medali perunggu, dan 1 Honorable Mention. Dua medali perak lainnya diraih siswa SMA Kharisma Bangsa dan SMA Kristen 5 Penabur.

Realisasi ICP Membaik, Penerimaan Negara Naik Hingga USD6,99 Miliar

Suarapemerintah.idRealisasi rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) meningkat menjadi USD42 per barel hingga bulan September 2020 dari asumsi makro Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) sebesar USD38 per barel. Hal ini berdampak positif bagi penerimaan negara yang mencapai USD6,99 miliar atau 119% melebihi target APBN-P sebesar USD5,86 miliar.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi mengutarakan, realisasi ICP ini melampui dari target ICP yang ditetapkan dalam APBN-P tahun 2020. “Rata-rata ICP pada APBN-P sendiri ditetapkan USD38 per barel,” ungkap Agung di Jakarta, Minggu (25/10).

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memproyeksikan, munculnya COVID-19 gelombang ke-2 diperkirakan akan menyebabkan ICP rata-rata per tahun sebesar USD40 per barel, sehingga outlook penerimaan negara dari sektor hulu migas di akhir 2020 akan mencapai USD7,21 miliar.

Untuk pengendalian cost recovery, sampai dengan September 2020,realisasinya mencapai USD 5,97 miliar dari target sebesar USD 8,12 miliar atau sekitar 73,5 persen. Sementara itu, realisasi investasi di kuartal III sendiri ditopang Pertamina E&P, CPI, Pertamina Hulu Mahakam, BP Berau dan Eni East Sepinggan. Pencapaian tersebut memberikan dampak besar bagi perekonomian negara.

“Saat kondisi sulit seperti ini, tentunya Negara membutuhkan adanya perputaran ekonomi, kami yakin investasi hulu migas akan menciptakan multiplier effect bagi ekonomi Indonesia sehingga dapat memulihkan perekonomian,” harap Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto saat menggelar konferensi pers secara virtual pada Jumat (23/10).

Kendati begitu, Dwi mengakui pandmi Covid-19 memiliki imbas pada pengelolaan sektor hulu migas. “Akibat munculnya gelombang kedua pandemi Covid-19, kondisi permintaan minyak dunia masih belum stabil. Itu akan berdampak kepada gerakan harga minyak dunia,” ungkapnya.

Menurutnya, Covid memberikan dampak pada penundaan beberapa proyek, pengurangan investasi. Dengan harga jual yang turun, maka turut memengaruhi cashflow , dana akan lebih difokuskan pada Wilayah Kerja (WK) Migas yang produktif. Secara global, diperkirakan penurunan investasi di sektor migas sekitar 30 persen.

Produksi WK Rokan

Heads of Agreement Wilayah Kerja (WK) Rokan yang telah ditandatangani pada 28 September 2020 memberikan ruang bagi SKK Migas untuk menjaga kelangsungan di WK Rokan hingga berakhirnya kontrak di 2021 mendatang.

“Target investasi di WK Rokan hingga Juli 2021 sebesar USD154 juta dengan rincian, untuk 2020 akan dilakukan pemboran 11 sumur dengan penambahan produksi sebesar 500 BOPD dan 2021 akan dilaksanakan pemboran 107 sumur dengan penambahan 5.000 BOPD,” jelas Dwi. Jumlah sumur yang dibor akan bertambah seiring masuknya Pertamina Hulu Rokan di blok tersebut.

Saat ini, SKK Migas berupaya menjaga agar alih kelola dan alih operasi WK Rokan berjalan lancar dengan membentuk Tim Transisi Rokan. “Tim saat ini sedang melakukan proses tender untuk melengkapi peralatan-peralatan maupun barang-barang yang diperlukan dalam melaksanakan proses pemboran sesuai dengan kesepakan HOA sehingga di akhir 2020 dapat dimulai,” ujar Dwi.

Akselerasi Akses Informasi di Seluruh Negeri, Jaga Momentum di Tengah Pandemi

Suarapemerintah.id – Merebaknya pandemi COVID-19 memberikan pengaruh yang sangat besar bagi seluruh negara di dunia. Hampir semua aktivitas para pelaku bisnis dari berbagai aspek industri terkena dampak pandemi ini dan dituntut mampu beradaptasi agar dapat bertahan. Meski demikian, ada juga beberapa sektor industri yang memiliki peluang dan prospek yang cukup baik untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, di antaranya industri kesehatan, makanan, e-commerce, dan Information & Communication Technology (ICT).

Sebagai BUMN yang bergerak di bidang telekomunikasi, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menjadi satu dari sekian banyak pelaku bisnis ICT yang diharuskan untuk beradaptasi di tengah disrupsi pandemi ini. Setelah mencanangkan diri untuk bertransformasi menjadi perusahaan telekomunikasi digital (digital telco) sejak tahun lalu, adanya pandemi COVID-19 memberikan ruang akselerasi digital sehingga mengharuskan perusahaan untuk mempercepat upaya transformasi tersebut.

Peluang ini tentunya ditangkap Telkom sebagai sebuah momentum, tidak hanya untuk bertahan memberikan kinerja yang cemerlang tapi juga untuk melahirkan inovasi melalui produk dan layanan digital untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat yang turut mengalami pergeseran.

Pandemi secara tidak langsung mengubah gaya hidup dan kebutuhan, hingga mengakselerasi adopsi digital masyarakat. Di Indonesia sendiri contohnya, demi meminimalisasi penyebaran virus, Pemerintah menerapkan kebijakan PSBB sehingga kegiatan aktivitas belajar dan bekerja dilakukan dari rumah. Kondisi ini menyebabkan pergeseran kebutuhan masyarakat, di mana internet menjadi kebutuhan yang sangat penting saat ini. Telkom melalui infrastruktur, platform, dan layanan digitalnya menangkap peluang ini dan menjadi enabler untuk setiap aktivitas masyarakat di masa pandemi,” ujar Direktur Keuangan Telkom, Heri Supriadi di Jakarta (23/10).

Hal ini pula yang menjadikan Digital Business Telkomsel dan IndiHome menjadi mesin utama pertumbuhan pendapatan Perseroan pada semester pertama 2020, khususnya di masa pandemi COVID-19. IndiHome membukukan pendapatan sebesar Rp10,4 triliun atau tumbuh 19,1% dibanding periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, bisnis digital Telkomsel tumbuh 13,5% YoY menjadi Rp31,9 triliun dan menumbuhkan kontribusinya terhadap pendapatan sebesar 72,4% dari 62,2% tahun lalu.

Untuk itu, Telkom secara kontinyu terus melakukan pembangunan infrastruktur yang dianggarkan dari belanja modal perusahaan (capital expenditure), yang akan dimanfaatkan untuk penguatan seluruh lini bisnis, baik mobile related business, fixed broadband, dan bisnis lainnya. Meski terjadi persaingan yang tinggi dan juga turunnya bisnis legacy, Layanan Digital Telkom mampu tumbuh dan mengompensasi penurunan dari bisnis legacy, bahkan disebut menjadi penopang bisnis kinerja perusahaan.

Transformasi Perusahaan dan Digitalisasi

Tidak hanya membangun infrastruktur telekomunikasi darat, laut, dan udara hingga pelosok Indonesia, Telkom kini tengah gencar bertransformasi menjadi digital telco dengan fokus pada tiga domain bisnis digital, yakni digital connectivity, digital platform, dan digital services. Telkom secara konsisten terus mempercepat pembangunan infrastruktur dan platform digital cerdas, mengembangkan talenta digital unggulan, mendorong kemampuan digital, dan tingkat adopsi digital bangsa serta mengorkestrasi ekosistem digital untuk memberikan pengalaman digital pelanggan terbaik.

Untuk peningkatan digital capabilities dan pengembangan bisnis, Telkom secara cermat mengidentifikasi dan tepat memilih strateginya, dengan konsep Build (mengembangkan dari kompetensi internal), Borrow (partnership), Buy (akuisisi) dengan konsiderasi value proposition perusahaan. Telkom juga turut serta dalam mengembangkan ekosistem digital melalui sarana inkubasi seperti Amoeba dan Indigo serta mendukung investasi startup melalui MDI Ventures.

“Di Indonesia, digitalisasi menjadi hal yang sangat besar manfaatnya dalam mendukung beragam aktivitas. Untuk itu, kami berupaya untuk hadir di setiap aspek kehidupan masyarakat dan mendukung kebutuhannya. Meski di tengah pandemi, dengan kerja keras dan semangat untuk terus berinovasi, kami berharap dapat terus menjaga momentum perusahaan untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat dan negara melalui kinerja produk dan layanan terbaik demi mendukung digitalisasi Indonesia” tutup Heri Supriadi.

Pemkot Yogya Adakan Nikah Bareng Di Dermaga Cinta Gajahwong

Suarapemerintah.id – Sebanyak tiga pasangan, yaitu Divya Merlinda dan Agga Nur Nugroho, Suwaryati dan Fajar Novianto, serta Suswanti dan Paul Wijaya Panjaitan, mengikuti nikah masal bertajuk Nikah Bareng Sumpah Pemuda yang diselenggarakan oleh Forum Ta’aruf Indonesia (FORTAIS) yang didukung oleh Pemerintah Kota Yogya, Minggu (25/10), di Dermaga Cinta Kali Gajahwong Giwangan.

Camat Umbulharjo, Rumpis Trimintarta, yang mewakili Wakil Walikota Yogya, mengucapkan selamat kepada para mempelai yang telah mengikuti pernikahan masal.

“Kami ucapkan selamat kepada para mempelai, semoga kedepannya bisa menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah,” katanya.

Rumpis juga menegaskan nikah bareng yang diselenggarakan di Dermaga Cinta ini bertujuan untuk menyatukan tekad memajukan perekonomian terutama industri pariwisata di tengah pandemi Covid-19. Di mana Pemkot Yogya sedang gencar mempromosikan parisiwata Yogyakarta.

Ketua Nikah Bareng dan FORTAIS Ryan Budi Nuryanto, mengatakan selain untuk mempromosikan Dermaga Cinta Kali Gajahwong, pernikahan tersebut juga bertujuan untuk membantu masyarakat yang tidak mampu untuk menikah sekaligus untuk mengampanyekan program 3 M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak) dalam kehidupan tatanah baru.

“Nikah bareng ini selain untuk mempromosikan destinasi wisata Dermaga Cinta, juga membantu masyarakat yang tidak mampu menikah. Pernikahan ini merupakan seri ke-7 nikah bareng di masa pandemi,” katanya.

Ryan juga mengatakan bahwa  biaya nikah, mahar, pelaminan unik, cincin kawin tematik dengan tulisan aksara Jawa, rias, baju pengantin, dokumentasi dan bulan madu di hotel berbintang, semuanya gratis.

Salah satu peserta nikah masal, Divya Merlinda mengatakan, berterimakasih kepada panitia penyelenggara pernikahan tersebut, karena kedepannya ia bisa hidup lebih baik karena sudah memiliki pendamping hidup.

“Saya merasa bahagia, dan lebih tenang, sebab kedepannya ada yang berjuang mencarikan nafkah untuk saya,” katanya.

Bupati Bogor Tanggulangi Banjir Di Bojong Kulur, Bangun Bendungan dan Pelebaran Sungai

Suarapemerintah.idBupati Bogor, Ade Yasin meninjau lokasi bencana banjir di Perum Villa Nusa Indah Desa Bojong Kulur Kecamatan Gunung Putri, pada Minggu (25/10). Hujan deras menyebabkan air dari Sungai Cileungsi naik setinggi 600 cm dan meluap menggenangi perumahan sekitar 170 cm.

Ditemui selesai melakukan peninjauan Bupati Bogor berharap kedepan BBWS dan Kementerian PUPR segera menyelesaikan persoalan Kali Cikeas dan Cileungsi karena keduanya berada di Kabupaten Bogor tetapi titik pertemuannya masuk di Bekasi.

“Saya minta BBWS dan Kementerian PUPR segera menangani masalah ini dan mudah-mudahan pada bulan November akan ada sosialisasi untuk pembangunan bendungan dan pelebaran sungai, yang tentunya harus juga didukung masyarakat,” katanya.

Kepada masyarakat, Bupati Bogor menyampaikan semoga bencana banjir kali ini yang terakhir, karena Pemerintah Kabupaten Bogor terus berusaha melakukan mitigasi setiap persoalan bencana dan di tahun 2021 diharapkan bisa dibangun oleh Pemerintah Pusat.

Ade Yasin juga menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati menjelang bulan Desember – Januari karena curah hujan cukup tinggi.

“Selalu adakan mitigasi Desa Tangguh Bencana,” ungkapnya.

Sebagi informasi tambahan korban tedampak bencana banjir di perumahan Nusa Indah Desa Bojong Kulur sebanyak 22 RW, 5.500 KK dan 22.000 jiwa, korban terancam sebanyak 150 jiwa sudah dievakuasi. Fasum terdampak 19 masjid dan mushola serta Sekolah Akbid Bunda Auni, Sekolah Daarel Salam dan Sekolah Bunda. Korban mengungsi sebanyak 1.100 jiwa, lokasi pengungsian di Balai Desa, Masjid Baiturahman dan mushola serta rumah warga yang berlantai dua dan rumah kerabat.

Ratusan Biker Bali Gelar Aksi Sosial Donor Darah di Denpasar

Suarapemerintah.id – Ratusan biker dari berbagai komunitas motor yang tergabung dalam Bold Riders Bali mengikuti aksi sosial donor darah yang dipusatkan di sejumlah tempat di Denpasar, Bali. Setelah berdonor, sebagian biker ini membagikan masker kepada pengguna jalan di Denpasar.

Koordinator Bold Riders Bali Fransiscus Stevy mengatakan program donor darah yang mengambil tema ‘Bakti Pemuda, Setetes Darah Untuk Negeri’ ini dilakukan mulai 22 Oktober hingga 26 Oktober 2020. Aksi donor ini dilakukan secara serentak di berbagai kota kabupaten di Indonesia Timur. Selama kegiatan ditargetkan 200 kantong darah bisa terkumpul.

“Kegiatan sosial ini juga berangkat dari kondisi pandemi COVID-19, di mana kebutuhan darah sangat tinggi, sedangkan jumlah stok darah di PMI berkurang. Kami berharap kegiatan dari teman-teman Bold riders Bali ini ikut membantu masyarakat dan PMI yang butuh darah,” kata Fransiscus Stevy, (Jumat 23/10).

Pengurus Bold Riders Bali, Wahyu Perdana menerangkan member Bold Riders yang terlibat dalam aksi sosial ini berasal dari komunitas motor Dewata Rockers, Densefic, HCRC, SSFC, FRC, GCI, Brandalz, VIB, RVI, dan Xoda.

“Donor darah ini kami pusatkan di dua tempat, yakni di kantor PMI Jalan Imam Bonjol Denpasar dan di Banjar Kaja Denpasar,” kata Wahyu Perdana yang biasa disapa Bagek ini.

Pada tahap pertama jumlah pendonor ada sekitar 120-an pendonor. Sehingga sampai akhir kegiatan target 200 kantong darah diharapkan dapat terpenuhi. Yang menarik, setelah selesai berdonor, anak-anak motor ini kemudian membagikan masker kepada pengguna jalan di sejumlah traffic light di seputaran Jalan Imam Bonjol Denpasar.

Mereka juga mengkampanyekan pencegahan COVID-19 kepada pengguna jalan. Donor darah ini merupakan bagian dari program Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur dan ikut dalam kegiatan pembuatan rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Rekor MURI pertama adalah donor darah oleh komunitas terbanyak dan Rekor MURI kedua bertajuk donor darah oleh karang taruna terbanyak.

Kegiatan yang diinisiasi oleh PT SCM bersama Inspire dan didukung oleh Palang Merah Indonesia (PMI) di 58 kota/kabupaten ini melibatkan 492 komunitas dan 112 karang taruna. Komunitas yang terlibat program donor darah “Bakti Pemuda, Setetes Darah Untuk Negeri” ini tergabung dalam beberapa komunitas besar seperti SuperSoccer, SuperAdventure, Bold Riders, dan Heppiii Community, kelompok karang taruna dari berbagai desa.

Kolaborasi komunitas ini berlangsung selama periode 7-31 Oktober 2020, bertepatan dengan momentum peringatan Sumpah Pemuda.
Kegiatan ini juga merupakan lanjutan dari program “Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur Berbagi” pada Hari Qurban di bulan Juli lalu.

Saat itu terdapat 379 komunitas dari SuperAdventure, Bold Riders, dan Heppiii Community yang terlibat dengan lebih dari 15 ribu anggota di 42 kota. Terdapat 5 ekor sapi dan 202 ekor kambing yang disembelih dengan lebih dari 5.000 kantong daging dibagikan ke masyarakat sekitar.

Pemkot Denpasar Optimalkan Sosialisasi Prokes Melalui Mobil Calling

Suarapemerintah.idPemerintah Kota (Pemkot) Denpasar mengoptimalkan sosialisasi Prokes (Protokol Kesehatan) melalui mobil calling. Mobil calling merupakan mobil penyebar informasi keliling yang bertugas melakukan edukasi langsung ke masyarakat, dengan target utama pusat-pusat keramaian.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengungkapkan mobil calling setiap hari keliling untuk mengedukasi dan mengingatkan masyarakat agar disiplin prokes.

Sasaran utama dari mobil saat ini adalah desa-desa yang memiliki kasus penularan Covid-19 tinggi.
“Dengan mobil langsung mengingatkan warga ketika ada kerumunan, di pasar pasar desa dan tempat tempat keramaian lainnya,” ujar Dewa Rai ketika dikonfirmasi di Denpasar pada Minggu (25/10).

Menurut Dewa Rai, terdapat puluhan mobil calling yang setiap hari keliling pada Pagi hari sekitar pukul 07.00-09.00 Wita dan Sore pada pukul 16.00-18.00 WITA. Mobil calling ini tidak saja menggunakan kendaraan milik Dinas Komunikasi dan Dinas Perhubungan Kota Denpasar, tetapi juga kendaraan dari TNI, Polri, Satgas Desa dan Pecalang desa setempat.

Dalam melakukan sosialisasi prokes, Pemkot Denpasar juga melibatkan kader PKK, STT , karang taruna, kader posyandu, dan petugas jumantik. Melalui sosialisasi prokes secara terpadu dan terintegrasi maka diharapkan masyarakat secara sadar dan disiplin patuh pada protokol kesehatan.

Landmark Makassar Jalanan Terbesar Di Indonesia

Suarapemerintah.id – Pembangunan Pedestrian Jalan Metro Tanjung Bunga atau Landmark Makassar resmi dikerjakan, Sabtu (24/10/2020). Groundbreaking atau peletakan batu pertama pengerjaannya dilakukan di depan Anjungan Danau Dayung Tanjung Bunga dan dihadiri langsung Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah dan Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin.

Dengan lebar lima puluh meter dan panjang enam kilometer, menjadikan ruas jalan ini sebagai salah satu  jalan terlebar di Indonesia. Selain itu, fasilitas umum ini juga didukung oleh hadirnya pedestrian yang ikonik dan jalur sepeda selebar 6,6 meter, jalur hijau 2 meter, jalur lambat 4,8 meter, serta dilengkapi dengan amfiteater yang akan menjadikan Kawasan ini sebagai daya tarik baru di Kota Makassar.

Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah saat menyampaikan sambutan mengatakan bahwa setiap kota sebaiknya memiliki landmark yang membuat kota tersebut memiliki kekuatan daya tarik untuk diperhitungkan.

“Insya Allah, Pedestrian jalan Metro tanjung bunga akan menjadi Landmark Makassar yang baru. Apalagi, Makassar merupakan etalase kawasan timur Indonesia, makanya saya siap pertaruhkan nyawa saya demi kota ini. Kita tahu, ada pihak-pihak yang mencoba menghambat proses ini, namun itu akan kita sikat demi kesejahteraan masyarakat.” tegasnya.

Ditempat ini, secara khusus Prof Nurdin menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada sejumlah pihak yang dianggapnya telah menunjukkan ketulusan yang besar membantu mewujudkan pembangunan ikon baru Makassar ini demi kesejahteraan masyarakat Kota Makassar.

“Alhamdulillah, pembangunan ini terwujud berkat keikhlasan sejumlah orang-orang tulus yang menyumbangkan lahannya secara gratis untuk dimanfaatkan demi kepentingan orang banyak. Untuk itu kami berterima kasih kepada Pak Aksa Mahmud, Pak James Riady, Ibu Mufidah Kalla, juga Pak Chairul Tanjung yang telah memperlihatkan kepeduliannya yang besar untuk kemajuan Kota Makassar” ujar Prof Nurdin.

Prof Nurdin Juga berjanji akan mengalokasikan anggaran di pemprov Sulsel untuk membantu penyelesaian tahap kedua pembangunan proyek tersebut pada tahun depan.

Sementara itu, Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin mengatakan bahwa pembangunan tahun ini merupakan fase pertama yang akan dilanjutkan pada tahun depan dengan alokasi anggaran sebesar 250 Miliar Rupiah.

“Ini momentum kita mulai betul-betul membangun Makassar berdasarkan perencanaan sebagai kota metro yang menjadi harapan masyarakat,  bukan sekedar untuk menghabiskan anggaran APBD yang berkisar empat Triliun Rupiah dalam setahun. Yang kita bangun hari ini Insya Allah akan memberi multiplier effect terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, menguatkan Makassar sebagai kawasan pariwisata dan daya tarik investasi”ujarnya.

Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo yang juga hadir memberikan sambutan mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung program pemerintah  Kota Makassar yang sifatnya untuk kepentingan masyarakat. Apalagi Pedestrian jalan Metro Tanjung Bunga rencananya akan bersalin muka sebagai ikon baru Kota Makassar.

“Kami berharap, Nindya Karya selaku pelaksana proyek pembangunan ini bekerja secara profesional, tepat waktu dan mampu menjawab keraguan publik menyusulnya sedikitnya waktu yang tersisa” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PT Nindya Karya (Persero), Ir. Haedar A Karim menyampaikan komitmennya untuk menyelesaikan proyek tersebut sesuai waktu yang direncanakan.

“Ini adalah proyek kebanggaan bagi kami untuk Kota Makassar. Tentu saja jabatan kami pertaruhkan demi hadirnya ikon baru di Kota ini, sekaligus menjadi legacy kita bersama di kemudian hari. Saya akan memonitor secara terus menerus, melihat progress di lapangan sehingga apa yang kita kerjakan ini menjadi kebanggan baru seluruh warga Kota Makassar’ jelasnya.

Dalam acara ini, hadir sejumlah stakeholder, diantaranya Forkopimda kota Makassar, Aksa Mahmud selaku pihak penyumbang lahan, perwakilan dari Kalla group, GMTD, Trans group, serta sejumlah pejabat lingkup Kota Makassar.

Ketua TP PKK Kota Makassar Serahkan Bantuan Bibit Tanaman Hidroponik

Suarapemerintah.idKetua TP PKK Kota Makassar Rossy Timur Wahyuningsih menyerahkan bantuan bibit tanaman hidroponik dan sayuran  kepada RW. 06 Kelurahan Bonto Makkio, Sabtu (24/10/2020).

Bibit Tanaman Hidroponik

Bantuan bibit sayuran dan tanaman hidroponik merupakan program pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar yang bersinergi dengan Tim Penggerak PKK Kota Makassar.

Dalam kunjunganya PJ Walikota Makassar dan Ketua TP PKK Kota Makassar beserta rombongan mengunjungi langsung lorong hidroponik serta menikmati sayuran okra hasil perkebunan warga yang ada di RW. 06 Kelurahan Bonto Makkio.

Rudy Djamaluddin selaku PJ Walikota Makassar mengapresiasi warga RW. 06 Kelurahan Bonto Makkio yang memiliki kesadaran dalam menata lingkungan sehingga menjadi asri, sehat dan bernilai ekonomi.

“Selain perawatannya yang sangat mudah dan praktis, tanaman ini tidak memerlukan biaya yang besar dalam perawatannya namun hanya memerlukan tenaga dan waktu. disamping itu tidak membutuhkan tempat yang begitu luas sehingga tanaman ini sangat bermanfaat bagi warga dalam memenuhi kebutuhan dapurnya,” ujar Prof Rudy.

Hal yang sama diutarakan Ketua TP PKK Kota Makassar Rossy Timur Wahyuningsih, menurutnya tanaman ini dapat memberikan kebutuhan akan gizi bagi warga.

Bagi warga yang tidak mempunyai halaman luas solusinya adalah dengan budidaya tanaman hidroponik ini selain hasilnya higienis dikonsumsi  juga dapat menjadi nilai tambah dalam meningkatkan ekonomi rumah tangga,” terang Ross.

Hadir dalam kesempatan penyerahan bantuan bibit tanaman hidroponik antara lain Camat Rappocini Andi Asminullah Azis Taba, Ketua TP PKK Kecamatan Rappocini Febriyana Iriansjah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar Tenri A Palallo, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar Sri Sulsilawati, Lurah Bonto Makkio, Ketua TP PKK Kelurahan se-Kecamatan Rappocini serta LPM Kelurahan Bonto Makkio.

Jaga Kerukunan, Wamenag Harap Pemda Berdayakan FKUB

Suarapemerintah.idWakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi menegaskan bahwa peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam menjaga kerukunan sangat penting. Karenanya, Wamenag berharap Pemda dapat memberdayakan FKUB di daerahnya masing-masing.

Pesan ini disampaikan Wamenag saat bertemu Forkompimda dan FKUB Kabupaten Flores Timur, di Larantuka. Menurutnya, Forum Kerukunan Umat Beragama berperan sebagai mediatator dan katalisator pada setiap konflik yang terjadi di suatu daerah.

“Peran tokoh agama yang tergabung dalam FKUB itu sangat penting dalam menekan setiap konflik yang terjadi di daerah, terlebih konflik yang berhubungan dengan masalah keagamaan,” jelas Wamenag, Jumat (23/10).

“Kementerian Agama menaruh harapan agar FKUB di setiap Kabupaten/kota diberdayakan, salah satunya dengan memberi dukungan anggaran yang memadai untuk pelaksanaan tugas, fungsi, dan perannya,” sambungnya.

Wamenag menjelaskan,  Kemenag selama ini telah mengalokasikan anggaran operasional Forum Kerukunan Umat Beragama untuk tugas merawat kerukunan umat. Setiap FKUB di Kabupaten/Kota mendapat anggaran sebesar 40 sampai 50 juta rupiah. “Anggaran tersebut tentu masih sangat minim. Sehingga , Pemerintah Daerah diharapkan juga mempunyai perhatian lebih bagi FKUB dengan menyiapkan anggaran yang secukupnya,” tutur Wamenag.

Wamenag mengapresiasi kiprah FKUB yang terus berupaya merawat kerukunan umat, serta meminimalisir  setiap potensi konflik di daerahnya. Salah satunya yang dilakukan oleh tokoh agama yang tergabung dalam FKUB Kabupaten Flores Timur.

“Tokoh agama di daerah sangat diharapkan dapat  terus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang arti kerukunan dan kedamaian. Sebab masyarakat kita umumnya mau mendengar pesan para tokoh,” jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Flores Timur  Antonius Hubertus Gege Hajon menjelaskan kondisi kerukunan di Kabupaten Flores Timur yang terawatt dengan  baik. Menurutnya, itu  didasari kentalnya budaya saling menghargai masyarakat Flores Timur. Anton Hajon bahkan yakin  bahwa Kabupaten Flores Timur adalah laboratorium kerukunan di NTT.

Hadir juga dalam pertemuan ini, Anggota Komisi VIII DPR Ali Taher Parasong, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah A Umar, Kakanwil Kementerian Agama NTT, Sarman Marselinus, bersama jajarannya.

Selain bertemu Forkopimda dan FKUB, selama di NTT, Wamenag juga meresmikan Gedung Workshop MAN 2 Flores Timur di Lamakera, meletakan batu pertama pembangunan gedung asrama MAN 2 Flores Timur, serta meletakan batu pertama pembangunan jembatan penghubung desa Tanawerang Solor Timur dan MAN 2 Flores Timur sebagai akses ke luar masuk di kompleks bukit peradaban Lamakera.