Beranda blog Halaman 4725

Hanya 3 Jam, Kuota Peserta PLN Virtual Charity Run & Ride 2020 Ludes

Suarapemerintah.id – Gelaran PLN Virtual Charity Run and Ride 2020 disambut antusias masyarakat. Tak sampai 3 jam sejak dibuka pada Kamis (15/10) pukul 11.00 WIB, kuota ludes diambil peserta, total 7.500 peserta ikut serta dalam acara bertajuk “Energimu Cahaya Bagiku”.

“Kami sangat senang gerakan PLN Peduli melalui olahraga lari dan sepeda ini disambut antusias oleh masyarakat,” ucap Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, Agung Murdifi.

Melihat antusiasime tersebut, saat ini PLN sedang mempertimbangkan untuk menambahkan kuota peserta.

“Kita lihat semangat berbagi masyarakat Indonesia masih sangat besar. Saat ini kami mempertimbangkan untuk membuka tambahan kuota peserta. Semoga energi optimisme berbagi ini tetap menyala,” imbuh Agung.

Salah seorang aktris, Soraya Larasati yang mengikuti kegiatan PLN Virtual Charity Run and Ride 2020 menilai kegiatan PLN VCRR 2020 sangat positif dan menambah semangat dirinya untuk berolahraga.

“Kalau sehari-hari kita berolahraga hanya untuk diri sendiri saja, dengan PLN VCRR 2020 ini semakin semangat karena langkah kaki dan kayuhan sepeda kita berguna juga untuk saudara-saudara kita,” tutur Soraya.

PLN VCRR 2020 yang menjadi bagian dari peringatan Hari Listrik Nasional ke-75 merupakan ajang lari dan bersepeda yang bisa dilakukan di mana saja kapan saja mulai 16 – 28 Oktober 2020 dan dapat “dicicil” jarak lari dan bersepedanya untuk tujuan beramal.

Peserta diajak untuk menerapkan gaya hidup sehat melalui olahraga lari dan sepeda. Setiap kilometer yang ditempuh oleh pelari dan pesepeda nantinya akan dikonversikan dalam bentuk rupiah yang nantinya akan digunakan untuk membiayai penyambungan listrik masyarakat tidak mampu.

Setiap kilometer lari akan dikonversikan ke dalam rupiah yaitu sebesar Rp 40.000,- dan sepeda sebesar Rp 35.000,-. Uang tersebut akan digunakan untuk biaya penyambungan rumah masyarakat tidak mampu tersebar di seluruh Indonesia dengan daya 450 VA. Pemilihan penerima bantuan dilakukan langsung oleh PLN dengan memastikan penerima bantuan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial Republik Indonesia. Sebagai informasi, biaya penyambungan listrik satu rumah termasuk dengan instalasi listrik dalam rumah dan sertifikat laik operasi sebesar Rp 750.000,-.

Kanwil Jatim Ingin Konsisten dan Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Publik

Suarapemerintah.id – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Timur, Krismono mengatakan bahwa pihaknya ingin konsisten dan berkomitmen terhadap peningkatan kualitas layanan publik. Menurutnya, layanan publik adalah bentuk nyata dari pengabdian seorang ASN dalam melayani masyarakat secara prima.

“Wajib hukumnya bagi seluruh jajaran Kanwil Kemenkumham Jawa Timur untuk terus berinovasi dan mengembangkan teknologi, untuk mendukung terwujudnya tata kelola birokrasi yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel,” kata Krismono saat memberikan presentasi pada pertemuan antara Komisi III DPR RI dengan Kanwil Kemenkumham Jawa Timur dan para Kepala UPT se-Jawa Timur dalam kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) Masa Reses Persidangan I Tahun Sidang 2020-2021.

“Ini memerlukan suatu terobosan yang revolusioner,” kata Krismono di Aula Kantor Imigrasi Klas I Khusus TPI Surabaya, Rabu (14/10/2020).

Sebelum melakukan pertemuan, Tim Kunker yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI F-P. Golkar, Adies Kadir, berkeliling melihat seluruh pelayanan yang ada di Kantor Imigrasi Klas I Khusus TPI Surabaya. Adies menilai pelayanan keimigrasian sudah cukup baik dan bagus.

Disisi lain, persoalan klasikal pada lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara (rutan) terkait over capacity dan over crowded harus menjadi perhatian seluruh aparat penegak hukum, tidak hanya Kemenkumham. “Ditambah adanya pandemi Covid-19, kelebihan kapasitas penghuni lapas ini tidak boleh tidak dianggap remeh,” ujarnya.

Terkait dengan penerapan protokol Covid-19 di lapas, Adies menegaskan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan harus memberikan perhatian lebih dan jangan pernah anggap remeh Covid-19. “Sudah banyak penghuni lapas yang menjadi pasien atau bahkan korban Covid-19, yang mungkin saja tidak terekspos,” katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPR RI dari F-P. Gerindra, Wihadi Wiyanto mengapresiasi capaian kinerja dan komitmen peningkatan kualitas layanan publik yang dilakukan jajaran Kanwil Kemenkumham Jawa Timur. Senada dengan Wihadi, Taufik Basari dari F-P. Nasdem juga mengapresiasi implementasi Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020 yang bisa mengurangi sedikit masalah over kapasitas.

Kemenag Jajaki Penerapan Model Magang Profesional PTKI

Suarapemerintah.id – Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama menjajaki penerapan model Cooperative Education yang dikenal dengan istilah magang profesional, di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).

Hal ini dikemukakan Direktur Diktis Suyitno saat menghadiri diskusi virtual coaching clinic, di Jakarta. “Program magang professional (Co-operative Education) penting untuk membekali para mahasiswa mulai akrab dengan pasar tenaga kerja yang sudah teridentifikasi dan dapat memberikan lapangan kerja yang sesuai,” kata Suyitno, Kamis (15/10).

Dalam diskusi yang diprakarsai Direktorat Diktis bersama dengan NGO Mitra Kedutaan Besar Kanada Risk Management, Economic Sustainability and Actuarial Science Development In Indonesia (READI) ini terungkap tantangan pendidikan tinggi saat ini adalah menyiapkan sumber daya manusia alumni yang siap terjun ke dunia kerja cukup berat. Karenanya,  perlu terobosan dalam model pembelajaran, salah satunya model magang profesional.

Selain itu menurut Suyitno,  Cooperative Education ini sejalan dengan kegiatan kampus merdeka dan merdeka belajar yang sedang dalam tahap persiapan di PTKI. ”Para mahasiswa memiliki kebebasan untuk mengambil sejumlah SKS lintas baik prodi bahkan lintas perguruan tinggi,” ungkapnya.

Magang di dunia kerja sangat penting apalagi di era globalisasi yang kini meniscayakan pola digital dan big data. “Era ini menjadi tantangan baru dalam mempersiapkan Perguruan Tinggi yang lebih inovatif sehingga menghasilkan generasi masa depan yang kompeten”, jelas Suyitno.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat, Direktorat Diktis akan mengundang para Dekan Saintek UIN se-indonesia dalam webinar terkait Cooperative Education bersama READI.

Siswa MAN IC OKI Meraih Medali Emas KSN 2020

Suarapemerintah.id – Prestasi gemilang kembali berhasil diraih pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Mewakili Provinsi Sumatera Selatan, Muhammad Dugi Alfaro Putra meraih medali emas bidang Mata Pelajaran Ekonomi Kompetisi Sains Nasional (KSN) yang digelar Kemendikbud, 12-16 Oktober 2020.

Ajang ini diikuti perwakilan Sekolah/Madrasah dari 34 Provinsi se – Indonesia. “Sebenarnya saya cukup terkejut, bisa meraih medali emas KSN 2020. Karena para kompetitor di KSN ini merupakan siswa-siswa terbaik dari masing-masing provinsinya, sehinnga saya merasa hanya memiliki peluang yang sangat kecil untuk mendapatkan medali emas, bahkan untuk hanya mendapatkan medali pun sepertinya susah,” ujarnya di OKI, Sabtu (17/10).

“Namun, alhamdulillah saya bisa meraihnya. Medali ini saya persembahkan bagi kedua orang tua, keluarga, pembimbing serta madrasah tercinta saya,” lanjutnya.

Kepala MAN IC OKI Kiagus Faisal mengungkapkan, prestasi yang diraih ini merupakan buah dari kerja keras yang telah dilakukan Dugi. “Provinsi Sumsel, khususnya MAN IC OKI dapat kabar gembira atas perolehan medali emas dalam ajang KSN Tahun 2020.  Prestasi ini merupakan berkat dari kerja keras serta dukungan dari berbagai pihak sehingga Dugi bisa mempersembahkan medali emas ini untuk kita semua,” terang Faisal.

Faisal juga sangat bersyukur dan turut mengapresiasi perolehan prestasi siswanya tersebut. Dia turut hadir dalam pengumuman hasil KSN tersebut.

“Terima Kasih, Alhamdulillah kali ini mendapatkan medali Emas dalam KSN bidang Ekonomi dan luar biasa kepada pembimbing yang telah membersamai Dugi hingga dapat bersaing dengan provinsi-provinsi lainnya,” ujar Faisal.

Faisal juga menjelaskan ada 4 siswa MAN IC OKI yang belum berhasil meraih medali di KSN Tahun 2020. Mereka adalah  Azmi Dasa Al-Arkaany dan Aizar Hafizh Soejadi (bidang Fisika), Muhammad Akmal Rahmatullah (bidang Astronomi), dan Azzika Amalina (bidang Geografi).

Sebelumnya, MAN IC OKI juga berhasil meraih medali perak KSN 2019 untuk bidang Kimia dan perunggu di bidang Fisika.

Telkom Beri Aplikasi Kasir Digital All In One untuk UMKM, BONUM POS

Beritamedia.id – Meningkatnya peran Usaha Mikro, Kecil & Menengah (UMKM) dalam akselerasi perputaran perekonomian Indonesia melalui kontribusinya pada Produk Domestik Bruto (PDB), mendorong munculnya kebutuhan penunjang kegiatan berbasis teknologi untuk mempermudah pelaku usaha, terutama di tengah pandemi  COVID-19. Sebagai upaya dan dukungan untuk para pelaku usaha khususnya UMKM, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menghadirkan BONUM POS, yakni aplikasi kasir digital (point of sales) tanpa biaya untuk para pelaku UMKM di Indonesia.

Diambil dari bahasa Latin, bonum berarti kebaikan tertinggi yang mana kehadirannya diharapkan mampu membantu para pelaku usaha UMKM dengan maksimal. Terkait peluncuran produk terbaru ini, Herdi Widiantoro, selaku founder Bonum menyampaikan bahwa saat ini, banyak aplikasi kasir digital yang tersedia di Indonesia, tetapi BONUM POS berusaha melihat dan mengerti kebutuhan UMKM akan aplikasi yang dapat membantu dan memudahkan pengelolaan bisnisnya. Salah satu kemudahan yang didapat adalah dalam hal pencatatan penjualan yang tersusun rapi dan lengkap, sehingga membantu pelaku bisnis dalam membuat strategi dan keputusan bisnis yang tepat sasaran.

“Kehadiran BONUM POS merupakan bentuk dukungan TelkomGroup dalam membantu para pelaku bisnis lokal untuk menjalankan aktivitas bisnis secara digital tanpa perlu ribet. Ini sebagai langkah untuk merealisasikan UMKM untuk lebih mengoptimalkan teknologi digital. BONUM POS bisa dioperasikan hanya dengan menggunakan ponsel saja, di mana beragam operasional transaksi mulai dari pemasukan produk sampai dengan penjualan dapat dilakukan dengan mudah tanpa perlu menggunakan perangkat tambahan lagi,” jelas Herdi.

Sebagai aplikasi yang ramah pengguna, BONUM POS dilengkapi dengan fitur pencatatan dan penyusunan katalog produk penjualan yang dapat diperbarui di setiap transaksi, termasuk menjadikan produk sebagai produk unggulan. Di samping itu, ada juga fitur penghitungan manual bagi pengguna yang memiliki lebih dari satu jenis produk, yang tetap tercatat dalam laporan transaksi. Sementara bon penjualan dapat dicatat dalam fitur digital struck untuk membantu pengecekan penjualan, dan dapat dicetak sesuai keperluan kegiatan penjualan.

Kemudahan lain yang diberikan oleh BONUM POS adalah sistem pembayaran nontunai yang dapat dikenali di seluruh Indonesia dan laporan lengkap pendapatan harian, mingguan, serta bulanan yang dapat diunduh langsung di periode pencatatan, sesuai keperluan pengguna.

“Layanan yang menitikberatkan pada fungsi manajemen kegiatan ekonomi pengguna ini kelak akan memiliki layanan tambahan yang sesuai dengan kebutuhan pengguna setelah uji coba, dengan biaya yang tidak lebih dari Rp50.000 per bulan. Pada November 2020 mendatang, sosialisasi menu tambahan akan diberikan dengan rencana penerapan terdekat di awal 2021. Semoga dengan aplikasi ini, memberikan kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk menjalankan bisnisnya dengan efektif dan efisien,” tutup Herdi.

BONUM POS merupakan salah satu inisiatif digital milik Telkom melalui Tribe Small Medium Business (SMB) Digitalisasi untuk memberikan solusi, produk, dan layanan digital yang dapat meningkatkan daya saing UMKM menjadi Go Modern, Go Digital dan Go Online. Ini menjadi wujud komitmen Telkom yang terus memperkuat platform digital dan mengembangkan layanan digital sejalan dengan transformasi perusahaan untuk menjadi digital telco. Selain itu, BONUM POS juga mendukung pemerintah untuk memberdayakan UMKM sebagai salah satu aspek yang sangat penting dalam percepatan perputaran ekonomi Indonesia.

Penataan Portfolio Dan Mengalihkan Kepemilikan 6.050 Menara Telkom

Beritamedia.id – Dalam rangka memperkuat bisnis menara telekomunikasi, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melakukan penataan portfolio melalui dua anak perusahaannya PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) dan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel). Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (Conditional Sale and Purchase Agreement/CSPA) untuk pengalihan kepemilikan sebanyak 6.050 menara telekomunikasi milik Telkomsel kepada Mitratel. Pengalihan kepemilikan dilakukan secara bertahap hingga ditargetkan selesai pada akhir triwulan pertama tahun 2021. Penandatanganan dilakukan antara Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko dan Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro di Jakarta (14/10).

Direktur Strategic Portfolio Telkom, Budi Setyawan Wijaya menyampaikan, aksi korporasi yang dilakukan Mitratel dan Telkomsel merupakan bagian dari penataan portofolio TelkomGroup demi mengoptimalisasikan bisnis dan aset yang dimiliki serta memastikan optimal value bagi pemegang saham. Langkah ini juga merupakan upaya untuk value creation bisnis tower dan memastikan agar setiap entitas anak perusahaan dapat fokus dalam melakukan penguatan pada lini bisnisnya masing-masing.

Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko menyampaikan aksi korporasi tersebut merupakan salah satu strategi bisnis untuk meningkatkan kapabilitas dari sisi aspek infrastruktur telekomunikasi. “Kami yakin bahwa pengalihan kepemilikan 6.050 menara telekomunikasi milik Telkomsel akan memperkuat bisnis Mitratel secara fundamental. Ini menjadi potensi yang baik dan menciptakan nilai tambah bagi Mitratel yang akan berdampak positif pada penguatan industri telekomunikasi nasional, khususnya sektor menara telekomunikasi,” ujar Theodorus.

Tak hanya itu, selanjutnya Theodorus menambahkan bahwa bisnis menara telekomunikasi masih menjanjikan, mengingat hingga saat ini operator telekomunikasi masih terus melakukan ekspansi demi meningkatkan kualitas jaringan dan memperluas jangkauan layanannya sehingga diyakini bisnis menara telekomunikasi masih akan mencatatkan kinerja positif ke depannya, terlebih menghadapi pengembangan teknologi 5G yang akan masuk dan diimplementasikan di Indonesia.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro menyampaikan Telkomsel mendukung penataan portfolio TelkomGroup dengan pelepasan 6.050 menara telekomunikasi yang dimiliki. “Ke depan Telkomsel akan fokus pada bisnis utamanya sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia dengan salah satu prioritas strategi bisnis dengan memperkuat ekosistem digital melalui ketersediaan layanan digital connectivity terbaik dan merata serta mengembangkan potensi layanan digital services dan digital platform terkini bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ungkap Setyanto.

Dengan adanya transaksi ini, terhitung sejak terpenuhi segala kewajiban berdasarkan perjanjian dan ditandatanganinya akta pengalihan antara para pihak, Mitratel yang merupakan anak usaha Telkom yang bergerak di bidang penyediaan infrastruktur telekomunikasi memiliki menara telekomunikasi yang tersebar di berbagai wilayah dan melayani semua operator seluler di Indonesia dengan jumlah lebih dari 22.000 menara telekomunikasi. Pengalihan kepemilikan menara telekomunikasi Telkomsel ini menjadi salah satu langkah TelkomGroup untuk memperkuat fundamental bisnis Mitratel sekaligus menjadikan sebagai salah satu provider menara terbesar di Indonesia.

Adira Finance Mengadakan Babak Final Kreatif Lokal Award 2020

Beritamedia.id – Setelah hampir dua bulan menjalani penjaringan dan proses seleksi, Kreatif Lokal Award 2020 kini memasuki babak akhir. Saat ini tersisa 30 UKM terbaik yang akan bersaing meraih penghargaan tertinggi di penjurian final pada 18 dan 25 Oktober 2020.

Kreatif Lokal Award 2020 merupakan bagian dari Festival Kreatif Lokal 2020, dimana peserta yang mendaftar di tahun ini berasal dari seluruh pelosok negeri, seperti Aceh, Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara Barat dan Papua. Dari jumlah itu, 81% merupakan pelaku UKM dengan rentang usia produktif 21-35 tahun, dengan mayoritas dijalankan oleh perempuan.

Sebanyak total 1079 UKM yang mendaftar telah melalui serangkaian proses seleksi tahap awal antara lain, seleksi berdasarkan keaslian usaha, tingkat keberlanjutan, dan proyeksi bisnis, serta wajib memenuhi syarat lebih dari satu tahun menjalankan usaha dan menjajakan produknya secara digital.

Tahap ini menghasilkan 30 peserta yang masuk ke babak semi-final pada 14 Oktober 2020 lalu, dan berhasil memilih 18 finalis yang berasal dari 6 kategori ekonomi kreatif. Mereka adalah Balabalabear, Ezmour, dan Semilir Ecoprint di kategori Fashion. Lalu, Baskoro Manjer Kawuryan, Congwayndut (Keroncong Wayang Gendut), dan Serumpun Lima Studio untuk kategori Pertunjukan. Di kategori Fotografi ada, Kotak Narsis, Mball Digital, dan Smagz Studio/ Fireworks Photography

Selain itu, di kategori Kuliner yaitu Dapur Chantique, Dewi Home Crab, dan Wayo Strawberry. Untuk kategori Video ada Aceh Documentary, Kisahbersama Studio, dan Riplay Studio. Terakhir di kategori Kriya adalah Bangsawan Indonesia Tekstil, Dekardekorshop, serta Tenuneboon.

Direktur SDM dan Marketing Adira Finance Swandajani Gunadi yang ditemui di sela-sela acara tersebut mengatakan, “Penjurian final akan menggunakan variabel penilaian seperti inovasi dan kreativitas usaha, portofolio usaha, presentasi, serta dampak positif usaha mereka terhadap lingkungan sekitar dan ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia.”

Pada babak final Kreatif Lokal Award 2020, para UKM akan mendapatkan beberapa variabel penilaian tambahan pada sesi penjurian yang digelar secara online. Penjurian ini akan dibagi menjadi dua sesi, pertama di 18 Oktober 2020 untuk kategori Fashion, Pertunjukan dan Fotografi, serta pada 25 Oktober 2020 digelar penjurian untuk sesi kategori Kriya, Kuliner dan Video. Pada setiap sesi, Dewan Juri akan memberikan penilaian berdasarkan motivasi peserta, hasil produk UKM dan dampaknya terhadap lingkungan sekitar, serta komitmen jangka panjang para peserta terhadap produk dan usaha mereka

Pada sesi pertama, selain Swandajani Gunadi yang mewakili Hafid Hadeli (Direktur Utama Adira Finance), Dewan Juri yang terlibat adalah Daniel Tumiwa (Ketua Dewan Juri), Nia Niscaya (Deputi Pemasaran Kemenparekraf RI), Steve Christian (Direktur Utama KapanLagi Youniverse), serta Rachmat Kaimuddin (Direktur Utama Bukalapak).

Selama para finalis memberikan presentasi di hadapan Dewan Juri, beberapa ikon kreatif kenamaan akan memberikan saran dan pandangan mereka kepada para peserta. Untuk di 18 Oktober 2020 nanti, akan ada Nonita Respati, yang sukses membangun label batiknya, sebagai ikon kreatif pada kategori Fashion, kemudian sutradara Indra Yudhistira untuk kategori Pertunjukan, serta fotografer senior Darwis Triadi di bidang Fotografi.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nia Niscaya mengatakan, “Sebagai Kementerian yang salah satu tugasnya adalah menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang Ekonomi Kreatif, maka sudah sepantasnya Kemenparekraf/Baparekraf ikut berperan aktif dalam memajukan Ekonomi Kreatif Indonesia, salah satunya melalui kerjasama dengan Adira Finance terkait penyelenggaraan Festival Kreatif Lokal. Hal ini menunjukkan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta dalam memberikan dukungan dan apresiasi kepada pelaku ekonomi kreatif Indonesia. Adanya Kreatif Lokal Award 2020 juga memberikan peluang untuk menggali pelaku ekonomi kreatif Indonesia yang memiliki potensi untuk dikembangkan.”

Selain penjurian, sesi pertama final Kreatif Lokal Award 2020 juga akan menghadirkan hiburan dari Tiara Andini. Untuk melihat proses penjurian dan beragam keseruan yang tersaji nanti, masyarakat dapat menyaksikannya secara langsung melalui .

Bahkan, penonton bisa ikut berpartisipasi dengan memberikan vote untuk memilih pelaku UKM terfavorit, dengan mengakses tautan vote pada pinned chat atau memindai barcode lewat kamera handphone di video penjurian babak final. Selain itu, masyarakat juga bisa memberikan dukungan langsung pada produk Indonesia dan pelaku UKM peserta Festival Kreatif Lokal 2020, dengan mengunjungi dan berbelanja produk-produk mereka di Bukalapak.

Para pemenang Kreatif Lokal Award 2020, akan diumumkan pada 13 November 2020, bertepatan dengan malam perayaan HUT ke-30 Adira Finance. Mereka akan berhak mendapatkan modal usaha dengan nilai total hadiah ratusan juta rupiah, business coaching dan pendampingan usaha dari Kemenparekraf, serta eksposure di media massa.

“Ini adalah kesempatan besar untuk Pelaku UKM mendapatkan exposure agar usaha mereka dikenal! Jarang ada event di mana perusahaan besar seperti Adira Finance dan Pemerintah, bekerja sama mendukung UKM dengan totalitas! Ditambah lagi dengan dukungan banyak perusahaan media di bawah Emtek,” ujar Steve Christian di tempat yang sama.

Festival Kreatif Lokal 2020 adalah kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Adira Finance bekerjasama dengan Kemenparekraf RI bertemakan #BangkitBersamaSahabat yang diadakan mulai Agustus 2020 hingga Januari 2021 mendatang. Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan Adira Finance terhadap program Kemenparekraf RI #BeliKreatifLokal dan Bangga Buatan Indonesia.

“Pandemi Covid-19 telah berimbas pada sektor usaha. Kondisi ini mendorong untuk bangkit juga berkolaborasi dalam menghadapi kesulitan ekonomi. Kita berharap lewat Festival Kreatif Lokal 2020, para pelaku UKM ini bisa terus menciptakan prestasi kinerja mengagumkan, inovasi dan kreativitas, sehingga lebih meningkatkan taraf hidup lingkungan sekitarnya sekaligus membantu perekonomian nasional,“ tambah Swandajani.

Di penghujung Festival Kreatif Lokal 2020 akan ada Konser Kreatif Lokal, tepatnya di Januari 2021, dengan rangkaian kegiatan terdiri dari Live Streaming event, Online Bazzar mengangkat produk para pemenang award, Online Workshop & Talkshow dengan ikon kreatif sesuai dengan kategori. Ada pula konser amal bersama artis ternama Indonesia untuk menarik donasi bagi pelaku UKM yang terkena dampak pandemi.

Penyelenggaraan Festival Kreatif Lokal 2020 turut didukung berbagai pihak, baik dari Pemerintah maupun swasta. Pihak swasta yang turut mendukung Festival Kreatif Lokal 2020, yakni MUFG, Adira Insurance, Adira Finance Syariah, Bank Danamon, Anteraja, Prasetiya Mulya-ELI dan Daniel Tumiwa selaku Business Growth Facilitator.

Jadi, jangan lewatkan siaran langsung babak final penjurian Kreatif Lokal Award 2020 pada 18 dan 25 Oktober hanya di , supaya bisa melihat sendiri bagaimana inovasi dan kreativitas para pahlawan UKM dalam membangun usaha mereka. Siapa tahu, presentasi mereka bisa memberikan inspirasi.

Pjs Wali Kota Medan Minta Seluruh OPD Lebih Aktif Dalam Mencegah Penyebaran Covid-19

Suarapemerintah.idPenjabat Sementara Wali Kota Medan, Ir.Arief Sudarto Trinugroho,MT meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan agar lebih aktif dalam mencegah penyebaran corona virus disease 2019 (covid-19)  di Kota Medan.

Hal ini disampaikan Pjs Wali Kota Medan saat memimpin rapat evaluasi pelaksana Perwal Kota Medan No 27 Tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Pada Kondisi Pandemi Covid-19 di Kota Medan, di ruang rapat Taman Cadika, Kec. Medan Johor, Jumat (16/10).

“Saya minta seluruh OPD harus lebih aktif dalam menekan penyebaran covid-19 di Kota Medan, minimal dikantor masing-masing.”kata Pjs Wali Kota Medan dihadapan para peserta rapat diantaranya Sekda Kota Medan, Ir. Wiriya Alrahman,MM, Asisten Administrasi Umum, Renward Parapat, ATD,MT, Pimpinan OPD, dan sejumlah Kabag Setda Kota Medan.

Dalam rapat evaluasi yang tetap menerapkan protokol kesehatan tersebut, Pjs Wali Kota Medan mengatakan berdasarkan data dari Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sumut, selama 14 hari terakhir konfirmasi positif covid-19 di Kota Medan mengalami penurunan, begitu pula dengan positif rate juga mengalami penurunan bersamaan dengan peningkatan recovery rate. Kondisi ini tentunya harus terus dipertahankan agar covid-19 di kota Medan segera berakhir.

“Mudah-mudahan ini terus bisa kita pertahankan, sehingga konfirmasi positif terus menurun.”ujar Pjs Wali Kota Medan. Disamping itu, Pjs Wali Kota Medan juga menyampaikan saat ini jumlah positif covid-19 di Kota Medan yang tertinggi ada di tiga Kecamatan diantaranya Kecamatan Medan Helvetia, Kecamatan Medan Johor, dan Kecamatan Medan Timur.

Karena itulah Pjs Wali Kota Medan meminta agar fokus mencegah penyebaran covid-19 ini dilakukan di tiga Kecamatan tersebut namun tanpa mengecualikan Kecamatan lainnya. Selain itu Pjs Wali Kota Medan juga meminta agar update data covid-19 terus diperbaharui setiap harinya serta dilakukan evaluasi dan membuat laporan mengenai apa saja yang telah dilakukan.

“Database dan evaluasi ini menjadi dasar bagi kita dalam mengambil kebijakan dan langkah strategis dalam penanganan covid-19 di kota Medan”ujar Pjs Wali Kota Medan lagi. Dalam rapat yang berlangsung singkat tersebut, Pjs Wali Kota Medan juga memberikan perintah secara khusus kepada masing-masing OPD terkait di Pemko Medan agar lebih giat dalam melakukan tugas-tugasnya dalam menekan penyebaran covid-19.

Sementara itu Sekda Kota Medan, Ir.Wiriya Alrahman,MM menambahkan masing-masing OPD sudah memiliki tugas yang jelas yang telah diatur dalam Perwal Kota Medan No 27 tahun 2020. Karena itulah OPD diminta serius dalam menjalankan tugas-tugas yang telah di perintahkan.

“Kita sudah punya dasar dalam menjalankan tugas, karena itu saya minta kita semua serius dalam menjalankan tugas tersebut sehingga covid-19 di Kota Medan dapat segera kita akhiri.”pinta Sekda.

Pjs Wali Kota Medan Harapkan Gowes Sepeda Dapat Tingkatkan Semangat ASN Dalam Bekerja

Suarapemerintah.idPjs Wali Kota Medan Ir.Arief Sudarto Trinugroho,MT berharap Gowes sepeda bersama seluruh ASN di lingkungan Pemko Medan dapat tingkatkan semangat dalam bekerja. Artinya selain berolahraga dan bersilaturahmi Gowes sepeda ini dapat menjadikan tubuh kita sehat dan bugar, sehingga berdampak baik bagi kinerja kita sebagai pelayan masyarakat. Hal ini dikatakan Pjs Wali Kota Medan usai melakukan Gowes Sepeda bersama Jajaran ASN di Taman Cadika, Medan Johor, Jumat (16/10). Hadir dalam acara tersebut Sekda Kota Medan Ir.Wiriya Alrahman,MM, Segenap

Pimpinan OPD diantaranya Asisten Umum Renward Parapat, Kadis PU Zulfansyah, Kadis Kebersihan dan Pertamanan, M.Husni, serta Kadis Perhubungan Iswar Lubis. Gowes Sepeda yang digelar Dinas Pekerjaan Umum (PU) ini mengambil Start dari Lapangan Merdeka Medan dan Finish di Taman Cadika. Selain Jajaran Pegawai dan Tenaga Honorer Dinas PU Kota Medan, Gowes Sepeda ini juga diikuti Dinas lainnya di lingkungan Pemko Medan.

Dijelaskan Pjs Wali Kota Medan, awal Gowes Sepeda ini dilakukan Dinas Perhubungan dan diikuti oleh Dinas Lainnya. Tentunya kegiatan olahraga ini sangat bagus untuk menjaga kesehatan tubuh kita ditengah Pandemi Covid-19 dan terus rutin di setiap Jumat Pagi. Akan tetapi jangan menjadi beban OPD untuk menggelar Gowes Sepeda ini karena fokus kita adalah berolahraga.

“Kita berolahraga untuk sehat dan bahagia. Oleh karenanya setiap OPD boleh menggelar Gowes, tetapi jangan menjadi beban dan memberatkan, kalaupun tidak harus dengan tenda tidak mengurangi gowes. Insyaallah Gowes Sepeda ini akan kita lakukan setiap Jumat”, kata Pjs Wali Kota Medan. Selanjutnya Pjs Wali Kota Medan juga mengingatkan ketika Gowes Sepeda dan sampai di finish kita harus tetap menjalani Protokol Kesehatan, yakni memakai masker dan menjaga jarak. “Olahraga ditengah Pandemi Covid-19 sangat dianjurkan, akan tetapi kita harus mentaati Protokol Kesehatan agar kita semua terhindar dan ikut berperan dalam mengurangi penyebaran Virus Covid-19”, kata Pjs Wali Kota Medan.

Sebelumnya Kadis PU, Zulfansyah menjelaskan bahwa kali ini Dinas PU menjadi tuan rumah Pelaksanaan Gowes Sepeda bersama Pjs Wali Kota Medan. Tentunya selain berolahraga momentum ini juga menjadi sarana kita bersilaturahmi, diharapkan gowes sepeda ini menjadi penyemangat kita semua untuk tingkatkan semangat dalam bekerja

Bantu Sambung Listrik Warga Tidak Mampu, PLN Gelar Virtual Charity Run and Ride

Suarapemerintah.id – Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional ke-75, PLN menggandeng Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) menggelar kegiatan virtual charity run and ride pada 16-28 Oktober 2020. Virtual Charity Run and Ride sendiri merupakan ajang lari dan bersepeda yang bisa dilakukan di mana saja kapan saja dan dapat “dicicil” jarak lari dan bersepedanya untuk tujuan beramal.

Dengan mengangkat tema “Energimu Cahaya Bagiku”, peserta akan diajak untuk menerapkan gaya hidup sehat melalui olahraga lari dan sepeda. Setiap kilometer yang ditempuh oleh pelari dan pesepeda nantinya akan dikonversikan dalam bentuk rupiah yang nantinya akan digunakan untuk membiayai penyambungan listrik masyarakat tidak mampu.

“Di tengah pandemi, kami ingin mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Tak hanya itu, langkah kaki dan kayuhan sepedanya pun ini akan berguna bagi saudara-saudara kita yang tidak mampu,” tutur Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, Agung Murdifi.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara yang diberikan mandat oleh pemerintah untuk menyediakan listrik. PLN terus berupaya melistriki hingga ke seluruh pelosok negeri. Data rasio elektrifikasi (perbandingan kepala keluarga berlistrik dengan total kepala keluarga) secara nasional, dalam lima tahun terkahir meningkat cukup signifikan. Pada tahun 2015, rasio elektrifikasi baru sekitar 88 persen, sementara pada bulan Juni 2020 lalu sudah mencapai 99 persen.

Selain kondisi geografis daerah terpencil. Salah satu tantangannya untuk mewujudkan rasio elektrifikasi 100 persen adalah keterbatasan masyarakat kurang mampu untuk melakukan penyambungan listrik. Sebagai informasi, tanggung jawab PLN dalam menghadirkan listrik adalah hingga membangun jaringan-jaringan listrik ke sekitar rumah pelanggan. Sementara untuk instalasi dalam rumah dan biaya penyambungan listrik menjadi tanggung jawab pelanggan.

“Masyarakat yang tidak mampu inilah yang akan kita bantu. PLN bersama MKI menggagas acara ini, mengajak masyarakat ikut serta, berbagi energi untuk menerangi nusantara. Tidak dengan uang, masyarakat cukup berolahraga melalui lari atau bersepeda,” tambah Agung.

Masyarakat yang ingin ikut serta dalam kegiatan ini dapat melakukan pendaftaran melalui http://plncharity.gofit.id/ mulai tanggal 15 Oktober 2020 dan tidak dipungut biaya apapun (GRATIS). Peserta akan diberikan pilihan kategori jarak, baik lari ataupun sepeda yang akan diselesaikannya selama periode tertentu yaitu tanggal 16 Oktober 2020 sampai tanggal 28 Oktober 2020. Jarak lari ataupun sepeda tersebut dapat diselesaikan lebih dari satu kali aktivitas.

Setiap kilometer lari akan dikonversikan ke dalam rupiah yaitu sebesar Rp 40.000,- dan sepeda sebesar Rp 35.000,-. Uang tersebut akan digunakan untuk biaya penyambungan rumah masyarakat tidak mampu tersebar di seluruh Indonesia dengan daya 450 VA. Pemilihan penerima bantuan dilakukan langsung oleh PLN dengan memastikan penerima bantuan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial Republik Indonesia. Sebagai informasi, biaya penyambungan listrik satu rumah termasuk dengan instalasi listrik dalam rumah dan sertifikat laik operasi sebesar Rp 750.000,-.

Ketua Umum MKI, Wiluyo Kusdwiharto menambahkan bahwa melalui kegiatan ini PLN dan MKI juga ingin semangat Hari Listrik Nasional tidak hanya dirasakan oleh insan yang ada di dunia kelistrikan, tetapi juga menjadi milik seluruh masyarakat Indonesia.

“Sekarang hampir seluruh aktivitas membutuhkan listrik. Jadi mari kita rayakan bersama Hari Listrik Nasional ke-75 yang akan jatuh pada tanggal 27 Oktober 2020. Semoga listrik membawa hidup kita menjadi lebih baik,” tutur Wiluyo.