Beranda blog Halaman 4788

Coba Peruntungan, Lulu Ikuti Tes CPNS Kementerian ESDM

Coba Peruntungan, Lulu Ikuti Tes CPNS Kementerian ESDM

Suarapemerintah.id – Berbekal tanda tangan Kepala Suku sebagai salah satu persyaratan mengikuti seleksi pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS ) Formasi khusus Putra / Putri Papua / Papua Barat yang diberikan Pemerintah, Lucellia Louise Gerardine (26), mencoba peruntungannya mengikuti tes CPNS di Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Kementerian ESDM ia pilih karena menurutnya Kementerian ini merupakan salah satu dari lima Kementerian terbaik dalam pelaksanaan seleksi CPNS menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT).

“Tahun lalu 2019 saya mendaftar di Kementerian ESDM, tahun sebelumnya saya ikut tapi tidak lulus. Saat itu, maka tes muncul berita mengenai 5 kementerian terbaik melakukan CAT. Salah satunya adalah Kementerian ESDM. Aku lihat, Kementerian ESDM itu nomor 2 atau 3 melakukan CAT Dengan peserta yang tertib dan juga transparan. Karena itu saya memutuskan untuk mencoba (tes) di Kementerian ESDM, “ujar Lucellia yang akrab dipanggil Lulu, saat ditemui usai melaksanakan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jakarta, Rabu (9/9).

Sebagaimana diketahui, Pemerintah melalui PermenPAN-RB Nomor 23 Tahun 2019 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi tes CPNS Tahun 2019, menyatakan bahwa persyaratan formasi khusus terdiri dari Putra / Putri Lulusan Terbaik Berpredikat Cumlaude, Diaspora, Penyandang Disabilitas, Putra / Putri Papua dan Papua Barat, serta Tenaga Pengamanan Siber.

Kementerian ESDM saat membuka 50 formasi CPNS yang terdiri dari 20 jabatan, dengan rincian: 43 formasi umum, 5 formasi cumlaude, 1 formasi disabilitas dan 1 formasi Putra-Putri Papua dan Papua Barat. Putra dan putri keturunan Papua dapat mendaftar CPNS dengan pembawa berkas seperti kelahiran atau surat lahir kemudian lahir dengan surat nama dari kepala desa atau kepala suku.

“Menjadi pengalaman tersendiri saat meminta surat rekomendasi dari Kepala Suku Wamesah. Jadi saya harus ke Manokwari, ketemu kepala suku, ngomong dulu mau ke Kementerian ESDM, mohon doa dan tandatangannya,” ungkap Lulu.

“Kepala Suku Wamesah itu dari orang pesisir Wandamah. Kepala suku namanya Obet Arikayok, kepala suku untuk 3 suku besar di Papua. Dia selain Kepala Suku Wamesah juga Kepala Suku Atas Arfah dan Doreri. Beliau orang yang sangat dihormati disana,” jelas Lulu.

Lulu mengutarakan bahwa kepala Suku berharap dan berkeinginan agar anak-anak Papua atau Indonesia Timur dapat memberikan kontribusi untuk membangun bangsa Indonesia.

“Bapak Kepala Suku berpesan, dia ingin anak-anak Papua atau Indonesia Timur lainnya memiliki rasa yang sama. Ingin berkontribusi membangun Indonesia yang sama. Kalau mau tes di sana jangan bikin malu. Jadi contoh yang baik,” ujar Lulu.

Lulusan SMAN 1 Manokwari ini berharap dirinya dapat diterima di Kementerian ESDM sehingga dapat menjadi contoh dan dapat memotivasi putra dan putri Papua yang ingin menjadi Pegawai Negeri Sipil.

“Ikut tes di sini rasanya aduk. Soalnya bersifat umum, lokasinya takut salah kantor. Tapi seneng juga kalau kita punya kesempatan yang sama dengan yang lainnya. Saya berpikir dengan saya membuktikan saya bisa masuk ke Kementerian ESDM, saya bisa memotivasi. Mereka malu, padahal mereka mau, “canda Lulu.

Pemkab Bogor Mendesak Pemprov DKI agar segera menerbitkan PSBB

Suarapemerintah.id –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mendesak Pemprov DKI  agar segera menerbitkan informasi teknis peraturan pada pemberlakuan (Pembatasan Sosial Berskala Besar) PSBB yang akan berlaku pada Senin (14/9/2020) mendatang.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan usai mengikuti Rapat Kerja Kepala Daerah Jabodetabek dalam rangka penerapan PSBB di kawasan Jabodetabek via zoom meeting, di ruang VIP A Gedung Tegar Beriman, Cibinong Kamis (10/9/2020).
“Saya harap hari ini ada info teknis terkait pasal peraturan di DKI nya,  diberikan melalui Bagian Perundang-undangan kita. Baru perbup direvisi disesuaikan dengan apa yang dibuat di Jakarta,” katanya.
Menurutnya, Pemkab Bogor akan mengikuti arahan dari Pemprov Jabar dan akan menyesuaikan juga dengan DKI Jakarta.
Iwan juga menjelaskan, Pemprov DKI melakukan PSBB dengan aturan ketat, bukan berarti Pemkab Bogor harus ikut. Tapi, akan menyesuaikan dan kewenangan di Jabar ada di tangan Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat .
“Menurut Gubernur Jawa Barat,  Ridwan Kamil khusus Bodebek yang wilayahnya menyesuaikan dengan PSBB Jakarta, kami sudah memberi kewenangan kepada bupati atau walikota untuk membuat PSBB sendiri menyesuaikan dengan DKI,” ucapnya.
Jika dilihat dengan kondisi saat ini kata Iwan, Kabupaten Bogor kondisi penyebaran Covid-19 tidak terlalu tinggi.
Jika dilihat dari data saat ini, di empat RSUD dan 29 rumah sakit swasta yang ada di Kabupaten Bogor posisi okupasi penghunian tempat tidur itu terdiri hanya 30 persen.
“Kabupaten Bogor punya RS Kemang darurat covid ada 87 tempat tidur dan hari ini yang terisi 48.  kita ada 29 rumah sakit swasta dan empat RSUD khusus penanganan covid  dengan jumlah tempat tidur 4.176, yang terisi 1.315,   berarti 30 persen yang terisi, dan untuk yang terkonfirmasi positif per hari ini ada 1041 kasus” jelasnya.

Serahkan Bantuan CSR PT INKA (Persero) Kepada SMK Binaan INKA

Serahkan Bantuan CSR PT INKA (Persero) Kepada SMK Binaan INKA

Suarapemerintah.idPT INKA (Persero) kemarin (9/9) melanjutkan program link and match antara dunia pendidikan dan industri. Mereka menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada SMK Binaan di Banyuwangi berupa 12 Engine Mobil, 8 Laptop berspesifikasi tinggi dan 4 mobil rakitan.

Penyerahan Bantuan CSR yang dilakukan di Aula SMKN 1 Glagah itu  diberikan secara simbolis oleh Direktur Pengembangan PT INKA (Persero) Agung Sedaju kepada Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, S.Pd., S.S., M.Si. Beberapa perwakilan dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Banyuwangi Jawa Timur dan Dinas Pendidikan Banyuwangi juga ikut hadir dalam kesempatan tersebut.

Direktur Pengembangan PT INKA (Persero) Agung Sedaju mengatakan bantuan CSR diberikan kepada 7 SMK di Banyuwangi dan 1 SMK di Jember. Kegiatan ini sekaligus sebagai rangkaian HUT INKA ke – 39 yang jatuh pada tanggal 29 Agustus 2020 lalu. “Kami berharap pemberdayaan serta pemanfaatan atas peralatan – peralatan tersebut akan mengembangkan kapasitas para siswa agar dapat bersaing di dunia kerja atau menjadi enterpreneur dan sukses dalam bidangnya,” kata Agung.

Dia juga menambahkan, sebagai lengan industri INKA, SMK-SMK tersebut juga diproyeksikan untuk bisa memenuhi beberapa kebutuhan pabrik kereta. Seperti komponen yang konsumable dan aksesoris. “Kita targetkan nanti SMK di Banyuwangi bisa memenuhi 5 sampai 7 persen kebutuhan komponen kita, itu sudah sangat bagus untuk sebuah kabupaten,”tegasnya.

Pria asal Malang itu berharap, nantinya ekosistem manufaktur di Banyuwangi bisa tumbuh. Tak hanya dari SMK, tapi juga pabrik lainya yang menunjang operasional pabrik kereta api. “Di lahan kami, hanya 40 persen saja yang nantinya akan digunakan sebagai pabrik kereta, sisanya kita harap bisa digunakan untuk pengembangan manufaktur,”tegasnya.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas menambahkan ke depan dengan ekosistem baru yang diciptakan PT INKA (Persero), anak-anak bisa memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuanya. Tidak hanya di level nasional, tapi juga internasional. Transfer of Knowledge dari INKA juga sangat berguna bagi para siswa. Apalagi, ada spesifikasi khusus yang diterapkan oleh perusahaan luar negeri yang bekerja sama dengan PT INKA (Persero) untuk produk-produk yang mereka hasilkan.

Ke depan,  PT. INKA (Persero) tidak hanya diharapkan menjadi penyedia lapangan kerja bagi para lulusan SMK. Tetapi juga bisa mendorong SMK untuk menyediakan barang barang berkualitas dari ilmu yang mereka dapat dari PT INKA (Persero). “Untuk waktu dekat yang kita butuhkan memang pemulihan ekonomi paska Covid 19, karena itu masyarakat membutuhkan lapangan pekerjaan yang disediakan PT INKA (Persero),”jelasnya.

Sementara itu CEO TSG Utama Indonesia Syaiful Idham mengatakan, pihaknya tertarik untuk ikut bergabung mengembangkan project yang dikembangkan INKA di Kabupaten Banyuwangi setelah melihat bagusnya prospek pabrik kereta tersebut.

Bahkan sebelumnya TSG Utama Indonesia sudah pernah kolaborasi dengan INKA membangun project kereta api di negara republik Kongo. Karena itu begitu INKA kembali membuka pabrik di Banyuwangi, Syaiful pun langsung tertarik.

“Saya antusias dengan pengembangan INKA di Banyuwangi mulai tahap pertama hingga tahap pengembangan kawasan industri. Banyuwangi ini adalah daerah pariwisata dan akan menjadi kawasan industri, mungkin beberapa investor akan tertarik tapi TSG sangat tertarik berinvestasi di Banyuwangi melalui INKA. Kita selalu support,” kata Syaiful.

Dia juga menambahkan sebagai salah satu investor pengembangan INKA di Banyuwangi pihaknya akan turut mengembangkan potensi lain yang saat ini belum dikembangkan di Banyuwangi.

Salah satunya adalah mendirikan kawasan industri disekitar INKA. Tentunya, untuk menjadikan Banyuwangi sebagai kawasan industri, TSG memerlukan partner industri yang mumpuni sebagai lokomotif akselerasi pembangunan industri di wilayah Banyuwangi.  Hal ini selaras dengan rencana INKA yang tengah mengembangkan sayapnya di Banyuwangi dengan membangun workshop kereta api baru di atas lahan seluas 80 hektar.

Syaiful menambahkan, posisi Banyuwangi yang cukup strategis, seperti tersedianya pelabuhan peti kemas, serta lahan terbuka yang masih cukup luas, menjadikan Banyuwangi menarik untuk dikembangkan sebagai kota industri.

“Saat ini INKA bersama TSG Holding mendapatkan konsensi pekerjaan di Kongo untuk membangun rel kereta api sepanjang 7.000 km yang diawali 1.700 kilometer. Itu ada kereta api yang menghubungkan antar provinsi kemudian ada kereta api yang menghubungkan antar kota. Semua produk kereta api ini diproduksi oleh INKA semua. Ini kesempatan kita untuk menunjukkan bahwa hasil produksi anak bangsa bisa bersaing di kancah global,” tandasnya.

HUT Ke-39, INKA Selenggarakan Program Kampung Binaan

HUT Ke-39, INKA Selenggarakan Program Kampung Binaan

Suarapemerintah.id –  Sebagai lanjutan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke–39 sekaligus wujud kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar, PT INKA (Persero) menyelenggarakan program kampung binaan. Sasarannya adalah warga sekitar lingkungan PT INKA (Persero), Anak Perusahaan dan Afiliasi. Terdapat 18 RT yang menjadi binaan dari 8 Divisi PT INKA (Persero) dan 10 RT yang dibina oleh Anak Perusahaan dan Afiliasi.

“Tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk menguatkan kesadaran masyarakat untuk senantiasa hidup sehat untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” kata Senior Manager PKBL, CSR & Stakeholder Relationship PT INKA (Persero), Bambang Ramadhiarto, di salah satu RT binaan, Rabu (9/9).

Menurutnya, saat ini ada 18 RT yang sudah dikoordinasikan melalui kelurahan seperti Madiun Lor, Sukosari, Patihan, Oro-oro Ombo, Mojorejo, Taman, hingga Manguharjo. Program Kampung Binaan ini sebagai dukungan PT INKA (Persero) kepada Pemerintah Kota dalam rangka penanggulangan Covid-19.

“Kegiatan ini sebagai wujud nyata PT. INKA (Persero) untuk berperan aktif dan sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah Kota untuk menguatkan kesadaran warga Madiun dalam mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19. Beberapa bantuan yang kami serahkan ini seperti tempat cuci tangan lengkap dengan sabunnya, vitamin, masker, handsanitizer dan sembako. Khusus sembako ini kita swadayakan dari karyawan, sisanya merupakan CSR perusahaan,” jelasnya.

Surat Keterangan Hasil Verifikasi Untuk 3 Restoran

Surat Keterangan Hasil Verifikasi Untuk 3 Restoran

Beritamedia.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta terus melakukan verifikasi penerapan protokol pencegahan dan pengendalian Covid-19 kepada pelaku usaha di bidang pariwisata dan restoran. Kali ini giliran 3 restoran yang ada di Kota Yogya, 3 restoran itu adalah warung bakmi mbah Gito, alive fusion dining, dan bilik kayu yang mendapatkan Surat Keterangan Hasil Verifikasi dan Stiker Verifikasi dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogya.

Wakil Walikota Yogyakarta yang juga merupakan ketua gugus tugas penanganan Covid-19 Kota Yogya, Heroe Poerwadi menjelaskan proses verifikasi dilakukan untuk mendorong komitmen pelaku usaha restoran dan hotel supaya menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Pertumbuhan ekonomi atau geliat ekonomi harus juga dibarengi dengan peningkatan kesungguhan menjalankan protokol Covid-19,” kata Wawali, Kamis (10/9/2020).

Pada kesempatan tersebut Wawali meminta semua pelaku usaha baik wisata, hotel, serta kuliner untuk bersungguh-sungguh melakukan protokol Covid-19 dengan baik.

Ia mengatakan usaha yang menjalankan protokol Covid-19 dengan benar akan mendapat surat hasil verifikasi. Kepercayaan wisatawan dan pembeli akan timbul dengan adanya verifikasi tersebut.

Wawali menjelaskan jika verifikasi pelaku bidang usaha baik wisata maupun restoran diberikan agar masyarakat dan juga pihak pengunjung merasa aman.

“Proses verifikasi tersebut juga untuk mengedukasi masyarakat agar memilih restoran dan hotel yang sudah terverifikasi oleh Pemkot Yogyakarta,” jelasnya.

Saat ini proses pendaftaran verifikasi terus berlangsung. Pelaku usaha bisa mengunduh file  lewat laman pariwisata.jogjakota.go.id.

Ia menerangkan setiap usaha yang lolos verifikasi akan mendapatkan Sertifikat Surat Keterangan Hasil Verifikasi beserta stiker. “Stiker dipasang di bagian resepsionis agar menimbulkan kepercayaan kepada masyarakat,” bebernya.

Namun, lanjutnya surat verifikasi tersebut bisa dicabut apabila muncul pelanggaran protokol kesehatan. “Di stiker ada tulisan sewaktu-waktu surat keterangan hasil verifikasi bisa dicabut, tujuannya agar protokol kesehatan dijalankan terus menerus,” imbuhnya.

Ia berharap, makin banyak pelaku usaha yang mendaftarkan diri dan berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan di tempat usahanya masing-masing.

Pemprov Bengkulu Dukung Pemerataan Penyaluran BBM hingga Desa

Pemprov Bengkulu Dukung Penuh Pemerataan Penyaluran BBM hingga Desa

Suarapemerintah.id –  Untuk memenuhi ketersediaan penyaluran BBM (Bahan Bakar Minyak) secara merata di masyarakat, Pemerintah Provinsi Bengkulu mendukung penuh Pertamina Shop (Pertashop) yang akan hadir di desa-desa. Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Dr. Anzori Tawakal, ST. M.Si usai mengikuti Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Rangka Percepatan Pelaksanaan Program Pertashop, bertempat di Ruang Pola Provinsi Bengkulu, Rabu (9/9).

Pertashop sendiri merupakan program Pemerintah Pusat yang diinisiasi oleh PT. Pertamina selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Dalam Negeri. Pertashop ini merupakan lembaga penyalur BBM berskala kecil untuk melayani konsumen di tingkat desa yang jauh dari SPBU. Pertashop menyediakan BBM dengan takaran, harga dan kualitas yang sama seperti di SPBU, sehingga akan menguntungkan masyarakat.

“Ini akan sangat membantu masyarakat terutama yang berada di pedesaan. Seperti kita tahu mayoritas posisi SPBU berada jauh dari desa, kalau mau ke SPBU mereka harus menempuh perjalanan yang jauh. Sementara kalau beli eceran juga beresiko, karena rawan oplosan dan harga eceran juga lebih tinggi dari harga di SPBU,” papar Anzori.

Lebih lanjut Anzori menambahkan, di Bengkulu Pertashop ini dapat dirancang melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sehingga keberadaannya akan menguntungkan bagi desa itu sendiri. Kapasitas minimal penampungan BBM sebanyak 3.000 liter yang akan dipasok langsung oleh Pertamina melalui terminal BBM terdekat. Tidak hanya BBM, Pertashop juga menyediakan gas, pelumas dan kebutuhan retail lainnya seperti pulsa.

“Pendiriannya bisa melalui Bumdes, selain memudahkan masyarakat mendapatkan BBM, keberadaannya tentu juga akan membantu perekonomian desa tersebut,” tambah Anzori.

Sementara itu, Direktur Utama PT. Pertamina Nicke Widyawati dalam kesempatannya menyebutkan Pertamina bertanggung jawab atas ketersediaan energi secara merata pada setiap daerah. Pertamina sendiri menargetkan akan ada 4.308 Pertashop yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, saat ini sudah terealisasi sebanyak 507 unit.

“Tidak boleh ada lagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan energi, terutama BBM. Masyarakat berhak mendapatkan BBM berkualitas yang ramah lingkungan dengan jaminan keamanan yang pasti dan terhindar dari pembelian BBM oplosan,” ujar Nicke.

Ia menambahkan, berdasarkan regulasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) penyaluran BBM harus memiliki standar tertentu, sehingga kebedaan Pertashop berkontribusi terhadap penurunan karbon emisi.

Senada dengan Nicke, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyebutkan Pertashop sebagai stimulus pembangunan di desa.

“Ini adalah ide dari Bapak Presiden untuk membangunan negeri mulai dari pedesaan dan perbatasan, sehingga problema yang selama ini dirasakan kurangnya pemerataan dan tingginya urbanisasi akan teratasi. Kalau pembangunannya merata masyarakat desa tidak akan lari ke kota, meraka akan menetap di desanya membangun kampung halamannya,” demikian Tito.

Fair & Lovely Konsisten #CerahkanPendidikanIndonesia Melalui Dukungan Beasiswa Pendidikan

Fair & Lovely Konsisten #CerahkanPendidikanIndonesia Melalui Dukungan Beasiswa Pendidikan
Suarapemerintah.id – Di tengah situasi yang sulit, Fair & Lovely percaya bahwa pendidikan merupakan hal yang harus tetap diutamakan. Sejalan dengan komitmennya untuk menginspirasi dan membuka akses pendidikan, hari ini Fair & Lovely mengumumkan 60 wanita muda berprestasi Indonesia yang menerima ”Fair & Lovely Bintang Beasiswa 2020” untuk lanjutkan pendidikan tinggi di universitas favorit pilihannya. Tak hanya itu, dengan semangat #CerahkanPendidikanIndonesia, Fair & Lovely juga berikan Beasiswa Pendidikan Seumur Hidup ke lebih dari 50 putra-putri perawat Indonesia yang meninggal dunia akibat COVID-19*.
 

Amaryllis Esti Wijono, Head of Marketing Skin Care Category Unilever Indonesia menjelaskan, ”Fair & Lovely Bintang Beasiswa yang telah memasuki tahun ke-empat ini menjadi salah satu wujud nyata Fair & Lovely mendorong generasi muda agar mampu bersaing dan meraih impian mereka. 60 wanita muda yang terpilih dari 50 ribu pendaftar ini merupakan figur dengan aspirasi serta motivasi besar untuk melangkah menuju masa depan yang lebih cemerlang.”

Sejak 2017, Fair & Lovely telah memfasilitasi 150 wanita muda berprestasi Indonesia agar berkembang menjadi wanita Indonesia yang cerdas, professional dan mampu beradaptasi melalui Fair & Lovely Bintang Beasiswa. Program tahunan ini kembali mendapatkan sambutan yang sangat positif dengan jumlah peningkatan peminat hingga hampir 40% dari tahun lalu.

Lintang Gustika, Program Manager Hoshizora Foundation mengungkapkan, ”Kini makin banyak wanita muda Indonesia memanfaatkan Fair & Lovely untuk mewujudkan impiannya. Lonjakan peminat tercatat didominasi dari wilayah cakupan baru di luar Pulau Jawa yang jumlahnya mencapai 42,5% dari total keseluruhan pendaftar atau sebanyak 5.228 orang. Animo juga bertambah karena penerima beasiswa tahun sebelumnya berhasil memacu siswi daerah asalnya dalam memperjuangkan mimpinya, seperti di Jawa Barat yang juga merupakan wilayah dengan pendaftar tertinggi.”

Dukungan Fair & Lovely Bintang Beasiswa diberikan dalam bentuk tabungan pendidikan yang akan diberikan secara berkala serta dilengkapi dengan berbagai program pendampingan selama empat tahun masa studi.Fair & Lovely turut juga membuka lebar akses pendidikan selama pandemi  COVID-19 melalui berbagai program untuk #CerahkanPendidikanIndonesia. Di antaranya melalui www.KelasBerbagiCerah.com, sarana edukasi yang mudah diakses kapan dan di mana saja untuk memperkaya pengetahuan.

Di sela sesi diskusi, Raeni, MSc, sosok wanita muda inspiratif yang sedang menyelesaikan beasiswa pendidikan doktoral di Universitas Birmingham, Inggris ini, menyampaikan, ”Pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa sehingga jika kesempatan untuk menempuh pendidikan makin terbuka maka akan tercipta lebih banyak lagi sumber daya manusia yang unggul. Dukungan pendidikan melalui program-program beasiswa yang disiapkan oleh Fair & Lovely menjadi program yang relevan untuk kondisi Indonesia saat ini, terutama ketika pandemi, agar dapat terus mengobarkan semangat belajar para generasi muda.”

”Fair & Lovely berharap dengan dukungan beasiswa pendidikan, para penerima dapat berkembang menjadi sosok yang dapat menginspirasi dan diteladani oleh banyak generasi muda lainnya untuk memprioritaskan pendidikan di kehidupannya, dan tentunya dengan terus memperhatikan situasi adaptasi kebiasaan baru saat ini,” tutup Amaryllis.

Plt Ketua TP PKK Kota Medan Apresiasi Digelarnya Aksi Bersih

Plt Ketua TP PKK Kota Medan Apresiasi Digelarnya Aksi Bersih di Kampung Nelayan

Suarapemerintah.id –  Plt Ketua TP PKK Kota Medan, Hj. Nurul Khairani Akhyar mengapresiasi dengan digelarnya kegiatan aksi peduli lingkungan bertajuk Aksi Bersih Sahabat Sharaswaty di Kampung Nelayan Indah, jalan Chaidir, Kec. Medan Labuhan, Kamis (10/9).

Aksi bersih ini sendiri di isi dengan kegiatan bersih-bersih lingkungan dengan melibatkan Agen Of PR yaitu kelompok remaja yang peduli terhadap lingkungan.

Ketua TP PKK Kota Medan, Hj. Nurul Khairani Akhyar dalam sambutanya mengucapkan terimakasih atas digelarnya kegiatan ini, sebab ini sesuai dengan gerakan yang sedang digelorakan Plt Wali Kota Medan yaitu “Yok Bikin Cantik Medan”.

“Terimakasih atas digelarnya kegiatan aksi bersih ini sesuai dengan gerakan Plt Wali Kota Medan yang mengajak masyarakat untuk mempercantik kota Medan, nantinya kegiatan ini akan saya laporkan ke bapak Plt Wali Kota Medan.”kata Nurul Khairani.

Nurul Kharani juga Berharap kegiatan ini tidak hanya ceremony semata tetapi juga harus terus dipertahankan agar lingkungan di kota Medan tetap bersih.

“Saya berharap kegiatan ini rutin dilakukan sehingga kita dapat sama-sama menjaga kebersihan dilingkungan masing-masing, sebab apabila bersih pasti kota Medan akan cantik.”harapnya.

Dalam kesempatan ini Plt Ketua TP PKK Kota Medan juga meresmikan Wifi Gratis Rumah Babah Sharaswaty yang khusus digunakan untuk belajar jarak jauh. Selain itu, sebagai bentuk dukungan aksi bersih ini Plt Ketua TP PKK Kota Medan juga menyerahkan secara simbolis tempat sampah dan keranjang belanja yang terbuat dari bahan daur ulang sebagai bentuk gerakan pengurangan sampah plastik, kemudian setelah itu dilanjutkan dengan penaburan benih ikan.

Sebelumnya Dewi Natadiningrat selaku pendiri rumah Sharaswaty menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program Pemko Medan “Yok Bikin Cantik Medan” selain itu juga melanjutkan program edukasi sadar lingkungan.

“Program sadar lingkungan ini sudah kami lakukan mulai dari lingkungan sekolah sampai ke masyarakat dengan tujuan agar masyarakat Kota Medan  senantiasa peduli menjaga kebersihan laingkunganya.”kata Dewi.

Akhyar Hadiri Pembagian Masker Serentak dan Kampanye Jaga Jarak

Akhyar Hadiri Pembagian Masker Serentak dan Kampanye Jaga Jarak

Suarapemerintah.id –  Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si., Kamis (10/9) menghadiri kegiatan Pembagian Masker Serentak, Kampanye Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan Dalam Rangka Operasi Yustisi Penggunaan Masker dan Pilkada 2020 yang Aman, Damai, dan Sehat di Lapangan Merdeka Medan. Acara ini ditandai dengan pelepasan balon udara dan pawai kendaraan bermotor pembagian masker oleh Gubsu, Edy Rahmayadi dan Kapoldasu, Irjen. Pol. Drs. Martuani Sormin, S.Ik., M.Si.

Kegiatan yang berlangsung secara serempak di seluruh provinsi Indonesia ini bertujuan mengingatkan serta menanamkan kesadaran masyarakat agar disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19. Selain itu, acara yang juga dihadiri bakal pasangan calon kepala daerah ini menyerukan agar pilkada dalam berlangsung secara aman, damai, serta sehat.

Dalam arahannya Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan pembagian masker ini dilakukan sebagai wujud penanganan dalam meminimalisir penyebaran Covid-19 di Sumatera Utara.

Dia juga menekankan pentingnya kerja sama seluruh komponen masyarakat dalam mencegah penularan Covid-19 ini. Dikatakannya, segala upaya dilakukan tidak akan berguna tanpa kerja sama dari masyarakat.

“Pembagian masker ini tidak ada gunanya kalau seluruh rakyat yang ada di Sumut tidak ikut bersama-sama bekerjasama untuk mengatasi kesulitan ini. Langkah yang terbaik saat ini adalah patuhi protokol kesehatan terutama gunakan masker, karena masker ini sangat penting untuk mencegah penularan Covid-19 di Sumatera utara,” ucap Edy.

Usai menghadiri acara tersebut, Akhyar mengingatkan masyarakat Kota Medan untuk meningkatkan kesadarannya dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan saat beraktifitas.

“Saat ini hal yang harus kita lakukan bersama untuk memutus penyebaran Covid-19 adalah dengan menjalankan protokol kesehatan. Diperlukannya kesadaran dari kita semua akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan. Hal ini kita lakukan tidak hanya untuk kebaikan diri kita sendiri tetapi untuk menjaga orang di sekitar kita agar tidak tertular Covid-19,” jelas Akhyar.

PLN Resmikan Pengoperasian Listrik Pompa Sawah Desa Golan

Dukung Program Ketahanan Pangan, PLN Resmikan Pengoperasian Listrik Pompa Sawah

Suarapemerintah.idPLN mendukung penuh program ketahanan pangan pemerintah. Kali ini, dukungan tersebut diwujudkan dengan peresmian pengoperasian listrik kolektif pompa sawah Desa Golan, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun dengan penyambungan baru 50 pelanggan dengan total 175.000 Volt Ampere (VA), Selasa (8/9)

Kepala Desa Golan, Purwito mengakui sebelum adanya aliran listrik, petani mengalami kesulitan mengalirkan air ke sawah. Untuk itu, pihaknya mengapresiasi dukungan PLN dengan menghadirkan pemasangan listrik kolektif pompa sawah.

“Alhamdullillah, terima kasih kepada PLN dan semua pihak, harapan semua warga Golan khususnya, umumnya warga yang punya sawah dengan mulai terealisasinya aliran listrik.” katanya.

Dengan adanya listrik pompa sawah, warga desa Golan akan lebih produktif dalam bertani. Tidak hanya itu,Purwito pun optimis program ketahanan pangan desa siap digalakkan.

“Karena sudah teraliri air. Jadi kita tidak susah untuk menyalakan, dan tidak perlu mencari cara yang lain untuk mengalirkan air ke sawah,” tambahnya.

Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Madiun, Daniel Lestianto menyatakan beroperasinya 50 pelanggan pompa sawah ini merupakan wujud dukungan PLN khususnya kepada petani agar bisa lebih produktif dan sejahtera hidupnya.

“Penggunaan listrik untuk pompa sawah selain lebih efisien biaya bagi petani, juga menciptakan kepastian pengairan sawah yang akhirnya kepastian untkuk petani bisa panen setiap 3 bulan sekali. Dengan kepastian panen ini maka PLN juga ikut berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan bagi negeri,” tambah Daniel.

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II-2020, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi salah satu yang memberikan kinerja positif sebesar 0,29 persen.

Dari sisi struktur PDB Indonesia menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku triwulan II-2020, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 15,46 persen. Peran sektor ini sangat penting untuk dalam struktur PDB nasional.

Fakta ini meningkatkan semangat PLN untuk terus mendukung penggunaan tenaga listrik bagi petani, yang saat ini sudah meluas sebagai tenaga penggerak, pemanas, dan pengolah mesin pertanian melalui layanan Electrifying Agriculture.