Beranda blog Halaman 4806

Morinaga Chil Kid Soya Raih Penghargaan Pertama di Indonesia

Morinaga Chil Kid Soya Raih Penghargaan Pertama di Indonesia

Suarapemerintah.id – PT Sanghiang Perkasa melalui brand Morinaga Chil Kid Soya pada Kamis (6/8) kemarin meraih penghargaan Pertama di Indonesia atas inovasi produk terbarunya yang dapat membantu tumbuh kembang si kecil. Penghargaan tersebut diberikan oleh TRAS N CO Indonesia yang bekerjasama dengan media INFOBRAND.ID dan dilakukan seremoni secara virtual melalui Zoom.

Adapun inovasi yang dihadirkan Morinaga yakni “Formula Pertumbuhan Soya Pertama di Indonesia Dengan Moricare Zigma Triple Bifidus Untuk Tumbuh Kembang Si Kecil Yang Alergi Susu Sapi”.

“Terimakasih kepada TRAS N CO Indonesia dan juga INFOBRAND.ID yang telah memberikan penghargaan ini. Selanjutnya terimakasih juga kepada seluruh tim Kalbe Nutritionals yang telah mendukung dan merealisasikan Morinaga Chil Kid sehingga bisa mencapai penghargaan ini,” ujar Business Unit Head Morinaga IFFO & Specialties, Dewi Angareni dalam seremonial virtual penghargaan Pertama di Indonesia.

Dewi berharap, penghargaan tersebut akan terus menjadi motivasi perusahaan untuk terus berinovasi mengembangkan produk-produk terbaik untuk anak-anak Indonesia, khususnya yang mengalami alergi terhadap susu sapi untuk menjadi sehat dan tumbuh kembang yang optimal.

“Terakhir yang terpenting, penghargaan kami dedikasikan untuk anak-anak Indonesia, untuk para bunda yang anaknya tidak dapat mengkonsumsi susu sapi,” pungkasnya.

Sementara CEO TRAS N CO Indonesia sekaligus Founder INFO BRAND Group, Tri Raharjo menyatakan bahwa inovasi yang diluncurkan Morinaga dapat menjadi solusi para bunda di Indonesia untuk membantu tumbuh kembang si kecil secara optimal.

“Saya berharap, Morinaga Chil Kid Soya semakin dipilih oleh konsumen. Dan ini menjadi kabar baik buat bunda-bunda di Indonesia karena ada inovasi yang dilakukan oleh Morinaga Chil Kid Soya untuk si kecil dan juga para bunda di Indonesia, khususnya untuk memberikan solusi terbaiknya,” kata Tri.

Sebagai informasi, Morinaga Chil Kid Soya memiliki beberapa manfaat yang tak dimiliki pesaingnya. Selain dapat menurunkan gejala alergi pada anak yang alergi susu sapi, inovasi terbaru pada produk Morinaga ini juga membantu mencerdaskan otak si kecil berkat kandungan nutrisi di dalamnya yaitu AA (Arachidonic Acid), DHA, Omega 3 dan Omega 6.

Sierad Produce Luncurkan Pakan Ternak Ekstrak Nanas

Gandeng Great Giant Pineapple, Sierad Produce Luncurkan Pakan Ternak dengan Ekstrak Nanas Pertama di Indonesia

Suarapemerintah.id – Industri ternak semakin menunjukkan potensi ketersediaan sumber protein hewani yang terjangkau sejalan dengan populasi penduduk yang terus bertambah. Dengan meningkatnya permintaan atas ayam, para peternak broiler mendambakan adanya efisiensi dalam siklus produksi dan hasil ayam yang tumbuh sehat.

Sebagai bagian dari kebijakan Pemerintah terkait keamanan pasokan rantai makanan, sejak tahun 2018 produsen pakan ternak diwajibkan untuk mematuhi peraturan Non-AGP (Antibiotic Growth Promoter) dalam proses produksinya. Kondisi tersebut mengakibatkan munculnya kebutuhan para petani atas inovasi pakan berkualitas yang dapat menghasilkan ayam produktif serta sehat.

Melihat hal itu, PT Sierad Produce Tbk (Perseroan) yang kini berganti nama menjadi PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk bekerjasama dengan PT Great Giant Pineapple (GGP) memperkenalkan pakan ayam yang diformulasikan khusus dengan ekstrak buah nanas.

Direktur Utama Perseroan, Tommy Wattimena mengatakan bahwa sari pati buah nanas kaya akan enzim dan nutrisi yang berguna bagi kesehatan ternak. Dimana kata dia, ekstrak nanas mengandung enzyme protease (bromelain) dan kaya akan nutrisi lainnya seperti vitamin C, B1, Potassium dan Manganesse.

“Ekstrak nanas juga mempunyai fungsi sebagai anti-peradangan pada ternak yang sangat membantu ayam untuk memiliki sistem metabolisme dan daya cerna yang baik, sehingga dapat menghasilkan ternak ayam yang lebih gemuk dan sehat dengan rasa daging yang lebih enak,” kata dia pada acara Poultry Rethinking Webinar beberapa waktu lalu.

Menurutnya, ternak yang menggunakan pakan dengan ekstrak nanas terbukti sehat serta memiliki performa yang lebih baik dan tidak cepat mati. Hal ini telah diuji berdasarkan hasil penelitian dan penerapan pakan ekstrak nanas di farm secara full-cycle sejak 2018 lalu.

“Peternak yang sudah pernah membandingkan penggunaan pakan ekstrak nanas terhadap pakan premium (series B) dari Perseroan menemukan bahwa terjadi kenaikan Feed Effeciency (FE) dan Index Prestasi (IP) diatas 400 dibandingkan dengan standard PE 387 pakan reguler. Enzyme protease juga meningkatkan daya cerna protein sehingga kotoran ayam cenderung lebih kering,” pungkasnya.

Terapkan Protokol Kesehatan Ketat, Kemenko Polhukam adakan SKB CPNS TA. 2019

Terapkan Protokol Kesehatan Ketat, Kemenko Polhukam adakanSKB CPNS TA. 2019

Suarapemerintah.id – Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) melaksanakan tes lanjutan dari proses rekrutmen seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019, yaitu Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Kegiatan ini dilaksanakan pada hari ini Selasa (1/9/2020), di Kantor Pusat Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Pelaksanaan SKB tahun ini memiliki perbedaan dengan tahun-tahun sebelumnya, terkait adanya pandemi Covid-19. Meskipun demikian, hal tersebut tidak menyurutkan antusias dari para peserta untuk mengikuti SKB. Kepala Biro Umum Kemenko Polhukam Emah Liswahyuni menjelaskan bahwa peserta SKB untuk Kemenko Polhukam yang berasal dari DKI Jakarta berjumlah sebanyak 74 orang, hadir 71 orang, dan tidak hadir 3 orang. Selain di DKI Jakarta,SKB CAT juga dilaksanakan di daerah, sesuai titik lokasi yg ditetapkan BKN pusat. “Para peserta yang berasal dari luar DKI Jakarta, kami titipkan ke Kanreg (Kantor Regional), karena melihat situasi kondisi bahwa panitia pusat tidak bisa untuk ikut memantau ke daerah sana,” tambah Kepala Biro Umum.

Kepala Biro Umum Emah Liswahyuni juga menjelaskan bahwa SKB dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat, seperti thermogun untuk periksa suhu, tempat cuci tangan yang sudah dilengkapi dengan sensor, dan menjaga jarak dalam antrian sebelum memasuki ruangan tes. “Protokol kesehatan yang dilakukan oleh BKN sudah bagus dan sangat baik ya, setiap pergantian sesi pun dari pihak BKN melakukan penyemprotan disinfektan,” ujar Emah.

Protokol kesehatan juga dilakukan oleh Panitia SKB dari Kemenko Polhukam. Tidak hanya, selalu mengingatkan untuk menjaga jarak dan tidak berkerumun, panitia juga membagikan sarung tangan kepada para peserta saat registrasi. Hal ini merupakan salah satu bentuk kesiapan panitia dari Kemenko Polhukam untuk melaksanakan SKB CPNS dengan adanya pandemi Covid-19.

Selain itu, Kepala Bagian Kepegawaian Kemenko Polhukam M. Absori menjelaskan bahwa panitia juga tetap berkoordinasi dengan BKN. “Dari sisi panitia, 1 hari sebelum pelaksanaan, panitia juga sudah datang ke BKN untuk survei dan berkoordinasi dari mulai ruang persiapan, ruang tunggu, sampai mulai memasuki ruang CAT,” jelas M. Absori.

Pandemi Covid-19, Kedeputian Bidkoor Pollugri Tingkatkan Kesadaran Masyarakat NTT Tentang Isu-isu ASEAN dan Keamanan Perbatasan

Pandemi Covid-19, Kedeputian Bidkoor Pollugri Tingkatkan Kesadaran Masyarakat NTT Tentang Isu-isu ASEAN dan Keamanan Perbatasan

Suarapemerintah.id – Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan melalui Kedeputian II Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri melaksanakan kegiatan Webinar dengan tema Masyarakat ASEAN dan Tantangan Politik – Keamanan di kawasan: Persepektif NTT sebagai wilayah perbatasan di Universitas Nusa Nipa, Maumere, NTT, Selasa (1/9/2020).

“Tantangan yang dihadapi oleh Indonesia dan ASEAN tidak dapat dihadapi dan diselesaikan oleh satu negara secara negara secara mandiri termasuk dalam konteks NTT yang berbatasan langsung dengan wilayah darat Timor Leste dan wilayah Laut Australia,” jelas Deputi II Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri, Duta Besar Lutfi Rauf saat membuka acara secara online.

Sebagaimana diketahui, bahwa Pandemi Covid-19 telah berdampak sangat signifikan terhadap seluruh sendi kehidupan negara-negara di Kawasan Asia Tenggara. Hingga 28 Agustus 2020 tercatat telah terdapat 446,892 kasus Covid-19 di ASEAN yang mengakibatkan 10,743 korban jiwa dimana Indonesia, Filipina dan Singapura tercatat sebagai 3 negara dengan kasus tertinggi di ASEAN.

“Kawasan kita juga mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi yang cukup signifikan yang sepertinya mengarah kepada resesi ekonomi. Para Ahli memperkirakan bahwa dampak pandemi Covid-19 masih akan mewarnai sepanjang tahun 2020 hingga vaksin dapat ditemukan,” ungkap Lutfi Rauf.

Pandemi Covid-19 juga menjadi salah satu push factor bagi peningkatan arus perdagangan manusia dan penyelundupan manusia di Kawasan. “Ancaman tindak pidana perdagangan orang masih menjadi ancaman utama di NTT yang tiap tahunnya mengirimkan 2,000 hingga 4,000 warganya untuk bekerja sebagai pekerja migran ke luar negeri,” tambahnya.

Tingkat kemiskinan dan tingkat pendidikan yang relatif rendah menjadi salah satu faktor utama mudahnya masyarakat menjadi korban jaringan perdagangan orang. Untuk itu penting bagi NTT dan Indonesia untuk terus menekan tingkat perdagangan orang termasuk upaya perlindungan korban perdagangan orang di luar negeri.

Diketahui pula bahwa Provinsi NTT memiliki garis batas laut yang panjang dengan negara tetangga contohnya garis batas laut antara NTT dan Timor Leste mencapai total 225 km. NTT juga berbatasan memiliki perbatasan laut dengan Australia di Samudra Hindia. Wilayah laut yang luas menjadikan NTT memiliki potensi kekayaan laut yang besat namun potensi ini terancam oleh aktivitas Illegal, Unreported and Unregulated Fishing (IUU Fishing).

Dari tahun 2014 hingga 2017 tercatat 317 kasus IUU Fishing yang diantaranya dilakukan oleh kapal berbendera asing.
Selain itu seiring dengan kemajuan teknologi komunikasi dan internet mampu menembus batas-batas wilayah dan menjadikan Indonesia termasuk NTT terkoneksi secara global. Internet selain berpotensi besar meningkatkan kesejahteraan masyarakat tetapi juga menyimpan potensi ancaman kejahatan siber yang beragam diantara cyber hacking, data theft, dan internet phising.

“Untuk itu penting bagi para mahasiswa dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan akan ancaman tersebut melalui peningkatan cyber awareness,” terang Lutfi Rauf.

Deputi II Bidkoor Pollugri juga menyampaikan bahwa dalam konteks Indo Pacific, wilayah timur Indonesia berbatasan langsung dengan wilayah Pasifik sehingga merupakan gerbang kerja sama untuk regional Pasifik.

“Kami harap kegiatan kali ini dapat menambah awareness para peserta mengenai isu tantangan yang dihadapi oleh Indonesia dan ASEAN dalam konteks keamanan tradisional dan non-tradisional di tengah pandemi Covid-19,” ujarnya.

Adapun Pembicara pada acara tersebut yaitu Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu Judha Nugraha, Pejabat Fungsional Pejabat Utama Kemenlu Duta Beaar Chillman Arisman, Direktur Proteksi Pemerintah BSSN Dwi Kardono, dan Guru Besar Ilmu Komunikasi Univ. Nusa Cendana Prof. Alo Liliweri. Masing-masing pembicara menyampaikan perspektif keamanan dari sisi kerja sama ASEAN, upaya perlindungan WNI dan cybersecurity.

Prof. Alo Liliweri menyampaikan permasalahan infrastruktur komunikasi di wilayah NTT yang disadari sangat dibutuhkan di masa pandemi utamanya untuk mendukung kegiatan belajar.

Sementara penanggap Dosen Politik dan Komunikasi Univ. Nusa Nipa Dr. Jonas K.G.D Gobang mentampaikan bahwa pendidikan merupakan bagian penting untuk pemberdayaan masyarakat terutama di wilatah perbatasan untuk ikut waspada menjaga pentingnya keamanan perbatasan.

Sebagai moderator webinar adalah Asisten Deputi Kerjasama ASEAN Kemenko Polhukam RI, Abdullah Zulkifli.

Provinsi Bengkulu Grand Launching Program Samsat Layanan Virtu dan Drive Thru

Provinsi Bengkulu Grand Launching Program Samsat Layanan Virtu dan Drive Thru

Suarapemerintah.id – Di masa pandemi Covid-19 yang mengharuskan kita menjaga jarak (physical distancing) dan upaya dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Bengkulu, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Provinsi Bengkulu, dan PT Jasa Raharja yang di dukung oleh Bank Bengkulu sebagai Bank Daerah meluncurkan program Samsat Layanan Virtu dan Drive Thru.

Grand launching yang bertempat di halaman Gedung Balai Buntar Jalan Gedang Kec. Gading Cempaka Kota Bengkulu, dihadiri oleh Asisten Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB) Bapak Jeffrey Erlan Muller, Karo Rena Polda Bengkulu, Dirlantas, Kepala BPKD Provinsi Bengkulu, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Bengkulu Bapak Abdul Haris, Direktur Bank Bengkulu dan seluruh tamu undangan. Acara ini dibuka secara resmi oleh Bapak Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, pukul 15.30 WIB.

Launching Program Samsat Layanan Virtu dan Drive Thru terbaru di era milennial ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan pajak dan SWDKLLJ untuk mempermudah masyarakat melaksanakan pembayaran pajak kendaraannya tanpa harus mengantri dan bersentuhan, sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

“Tetap optimis, lebih kreatif dalam berinovasi meningkatkan pendapatan daerah serta tidak lupa rajin mencuci tangan dan tetap menjaga jarak serta selalu menggunakan masker”.

108 Warga Kota Yogya Terima Bantuan Modal Usaha

108 Warga Kota Yogya Terima Bantuan Modal Usaha

Suarapemerintah.id –   Sebanyak 100 warga Kota Yogya mendapatkan bantuan kewirausahaan sosial Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Graduation dan 8 orang menerima bantuan jaminan hidup bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

Secara simbolis penyerahan dilakukan oleh Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi, selasa (1/9/2020) di Ruang Bima Komplek Balaikota Yogyakarta.

Menurut Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta, Agus Sudrajat, dana bantuan untuk KPM PKH Graduation berasal dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Masing-masing keluarga penerima bantuan ini menerima bantuan modal usaha sebesar Rp 500.000.Untuk bantuan PPKS dana berasal dari Pemerintah Kota Yogyakarta.

Dana bantuan dari Pemkot Yogya diberikan kepada 8 orang, yang terdiri dari 6 orang dengan jumlah bantuan Rp 300.000 per-bulan selama 12 bulan dan akan diberikan setiap 4 bulan sekali.Sebanyak 2 orang penerima PPKS lainnya menerima bantuan sebesar Rp 300.000 per-bulan selama 6 bulan dan akan diberikan setiap 2 bulan sekali.

“Penerima bantuan, baik Bantuan Kewirausahaan Sosial maupun Bantuan Jaminan Hidup adalah warga Kota Yogya dari 14 kecamatan,” jelas Agus.

Pada kesempatan itu, Wakil Walikota Yogyakarta memberikan himbauan bagi penerima baik KPMPKH maupun PPKS untuk memanfaatkan dana bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia juga berharap bantuan tersebut bisa dijadikan stimulus modal usaha. Mengingat wabah virus Covid-19 yang tak kunjung usai, membuat banyak pengusaha, terutama bagi pedagang-pedagang kecil yang gulung tikar.

“Memang kondisi Covid ini sangat menghantam kita semua. Bahkan pemerintah pun mengalami penurunan yang cukup signifikan. Nah pemerintah saja kena, pengusaha-pengusaha besar kena, pengusaha menengah kena, pengusaha kecil kena, dan belum lagi yang terkena PHK, dan sebagainya. Maka kita harus terus berusaha,sopo sek obah mesti mamah. Nek ora obah ora mamah.” Ungkap Wawali Kota Yoga ketika memberi pengarahan pada peserta penerima bantuan.

Wawali Kota Yoga Heroe Poerwadi juga menghimbau kepada para peserta penerima bantuan yang sedang menjalankan usahanya untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan.

“Nah ibu bapak yang di rumah maupun dimanapun Anda berusaha, semua cobalah terapkan protokol covidnya. Sekarang ini semuanya kena. Makanya saat ini yang kita jual, yang kita promosikan itu adalah warungku ini menyelenggarakan protokol Covid dengan baik,”ungkap Heroe.

Pemberian bantuan ini sangat membantu perekonomian masyarakat di tengah Pandemi Covid-19. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Tri Wudhoyo, warga Kotagede yang menerima Bantuan Jaminan Hidup. Triwudhoyo yang kesehariannya bekerja sebagai tukang becak sangat bersyukur menerima bantuan ini.

“Bantuan ini sangat membantu perekonomian keluarga kami. Sebab pada masa virus Corona ini penghasilan saya sebagai tukang becak sangat menurun. Dulu sebelum covid penghasilan saya bisa lima puluh ribu per-hari. Saat ini perhari paling mentoklima belas sampai dua puluh ribu,” ungkap Tri Wudhoyo. (Muc)

Keberhasilan Penanganan Pandemi Covid-19 Tentukan Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2021

Keberhasilan Penanganan Pandemi Covid-19 Tentukan Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2021

Suarapemerintah.id – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2021 disusun pemerintah dalam kondisi tekanan dan ketidakpastian yang tinggi akibat pandemi Covid-19. Hal ini memberikan dampak yang luar biasa terhadap kondisi kesehatan, sosial, dan ekonomi baik di global maupun nasional. Namun begitu, pemerintah menyadari bahwa pertumbuhan ekonomi tahun 2021 akan ditentukan oleh beberapa faktor utama, yang salah satunya adalah keberhasilan penanganan pandemi Covid-19, termasuk upaya riset vaksin.

Menteri Keuangan (Menkeu),  Sri Mulyani  mengatakan hal lainnya yang juga berpengaruh adalah kondisi pemulihan kinerja perkonomian global, serta upaya reformasi struktural untuk meningkatkan kemudahan usaha dan menarik investasi.

“Selain itu, faktor lainnya adalah berupa dukungan kebijakan fiskal yang bercorak countercyclical, termasuk melalui lanjutan program pemulihan ekonomi nasional (PEN),” jelasnya saat memberikan pidato pada Rapat Paripurna DPR RI tentang Jawaban Pemerintah atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPR RI terhadap RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2021 beserta Nota Keuangannya.

Pemerintah berkeyakinan bahwa pertumbuhan ekonomi sebesar 4,5 – 5,5 persen cukup realistis dengan mempertimbangkan berbagai faktor tersebut, dan baseline pertumbuhan ekonomi yang rendah di tahun 2020. “Pemerintah mengalokasikan untuk keberlanjutan program PEN di tahun 2021 sebesar 356,5 triliun rupiah,” kata Sri Mulyani.

Mengenai optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan penyelesaian peraturan turunan Undang-Undang PNBP, kata Menkeu, dalam waktu dekat diharapkan dapat diselesaikan penetapan empat RPP turunan UU tentang PNBP.

“Untuk mengoptimalkan PNBP dilakukan dengan peningkatan kuantitas dan kualitas layanan, inovasi layanan, perbaikan proses perencanaan, dan pelaporan PNBP yang didukung sistem teknologi informasi yang terintegrasi, serta perkiraan membaiknya harga komoditas sumber daya alam,” jelas Menkeu dalam rapat yang juga dihadiri oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H. Laoly.

Dampak krisis kesehatan kepada perekonomian membuat banyak negara melakukan berbagai langkah kebijakan extraordinary, termasuk Indonesia. “Pada awalnya, defisit APBN 2020 direncanakan sebesar 1,76 persen PDB, terendah dalam lima tahun terakhir,” jelas Sri. “Namun demikian, upaya keberhasilan penanganan pandemi Covid-19 beserta dampaknya mengharuskan pemerintah mengeluarkan kebijakan pelebaran defisit sampai dengan 6,34 persen dari PDB,” tandasnya. (Tedy, foto: Dudi)

DPRKEUANGANN2DPRKEUANGANN3

Menkumham: Pembangunan SDM Kunci Pemerintahan Berkelas Dunia

Menkumham: Pembangunan SDM Kunci Pemerintahan Berkelas Dunia

Suarapemerintah.id – Hal tersebut dikatakan oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly dalam Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II, Selasa (01/09) di Gedung Sekretariat Jenderal, “Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi kunci mewujudkan pemerintahan berkelas dunia” tegas Yasonna.
Pemerintah membutuhkan pemimpin dan aparatur yang handal, memiliki energi yang kuat, dan memiliki integritas teruji. “Di tangan pemimpin seperti ini, maka pemerintahan berkelas dunia akan terwujud,” lanjut Yasonna.

Terkait dengan pandemi Covid-19 yang sekarang melanda, Yasonna yang didampin oleh Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Bambang Rantam Sariwanto mengajak para peserta untuk tetap berkarya dan produktif dalam pengembangan diri dan instansi. Pelatihan kepemimpinan yang sebelumnya dilaksanakan secara tatap muka, kali ini menggunakan metode pembelajaran jarak jauh. “Distance learning adalah solusi dalam menambah kompetensi ASN saat ini,” tegas Yasonna.

Sementara itu Kepala Lembaga Administrasi Negara, Adi Suryanto mengapresiasi Kemenkumham yang menggagas pelatihan kepemimpinan nasional untuk dua angkatan sekaligus, yaitu angkatan 19 dan angkatan 20. “Ini adalah terobosan yang baik di masa pandemi Covid-19. Kemenkumham telah melakukan pelatihan kepemimpinan dengan baik dan dapat menjadi contoh bagi Kementerian dan Lembaga lainnya,” tutur Adi.

Sebagaimana di ketahui Kemenkumham melalui BPSDM ( Badan Pembinaan Sumber Daya Manusia) Hukum dan HAM sebagai unit pusat yang bertugas mengembangkan kompetensi pegawai, menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II sebagai upaya membentuk kepemimpinan aparatur Kemenkumham dan instansi lainnya menjadi pemimpin visioner yang terus bergerak untuk kemajuan Negara Indonesia.

Tema pelatihan ini adalah Reformasi Hukum Dalam Rangka Mewujudkan Pemerintahan Kelas Dunia. Pelatihan ini bertujuan agar para peserta dapat mengimplementasikan hukum sebagai instrumen negara untuk mencapai tujuan nasional Negara Indonesia. Untuk mewujudkan sosok aparatur hukum yang mampu mengemban tugas dan tanggung jawab tersebut, perlu dilaksanakan pembinaan secara terus menerus, diantaranya melalui jalur pendidikan dan pelatihan.

Pengarahan Menteri Hukum dan HAM dilakukan secara virtual kepada seluruh peserta pelatihan kepemimpinan nasional tingkat II tahun 2020. Selain Sekretaris Jenderal turut mendampingi, Kepala Biro Humas Hukum dan Kerjasama Pagar Butar Butar, Kepala Biro Umum Lucky Agung B dan Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Teknis dan Kepemimpinan BPSDM Kemenkumham, Hantor Sitimorang. (Cristo, Edit. Dedet, Foto: Cristo)

2020 09 01 Diklatpim22020 09 01 Diklatpim3

Pemerintah dan DPR RI Setujui RUU Perubahan tentang Mahkamah Konstitusi

Pemerintah dan DPR RI Setujui RUU Perubahan tentang Mahkamah Konstitusi

Suarapemerintah.idPemerintah bersama dengan DPR RI setujui atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2003 tentang  Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi UU. Perubahan tersebut mengatur beberapa pokok materi seputar hakim konstitusi dan anggota Majelis Kehormatan MK.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H. Laoly, mengatakan terdapat lima pokok materi yang tertuang dalam perubahan UU tersebut. “Pertama adalah (mengatur) tentang batas usia minimum dan usia maksimum hakim konstitusi,” jelas Yasonna saat membacakan Pendapat Akhir Presiden atas RUU tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 24 Tahun 2003 tentang MK dalam Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II DPR RI.

Poin berikutnya adalah mengatur tentang persyaratan hakim konstitusi yang berasal dari lingkungan peradilan Mahkamah Agung dan batas waktu pemberhentian hakim konstitusi karena berakhir masa jabatannya.

“Kemudian, mengatur anggota Majelis Kehormatan MK yang berasal dari akademisi yang berlatar belakang di bidang hukum, dan legitimasi hakim konstitusi yang sedang menjabat terkait dengan setujui  perubahan RUU ini,” jelas Yasonna, Selasa (01/09/2020) siang.

Menkumham berharap pada RUU yang telah diselesaikan pembahasannya dalam Pembicaraan Tingkat I pada 31 Agustus 2020 lalu untuk menjadi landasan yuridis mengenai syarat untuk menjadi hakim konstitusi, syarat dan mekanisme pengangkatan, dan pemberhentian hakim konstitusi yang lebih baik secara proporsional, namun tetap konstitusional.

“Pengaturan mengenai jaminan kemerdekaan kekuasaan kehakiman di Indonesia, khususnya dalam konteks MK sebagai the sole interpreter and the guardian of the constitution, mutlak diperlukan agar peran MK sebagai penafsir tunggal dan penjaga konstitusi dapat lebih optimal sesuai harapan para pencari keadilan (justitiabelen),” ujar Menkumham. (Tedy, foto: Dudi)

DPRPARIPURNAMK2

Program “Bango Pangan Lestari” Lindungi Kesejahteraan Petani di Tengah Pandemi

Program “Bango Pangan Lestari” Lindungi Kesejahteraan Petani di Tengah Pandemi
Beritamedia.id – Bango produksi PT Unilever Indonesia, Tbk. hari ini meluncurkan program “Bango Pangan Lestari” sebagai payung besar bagi keseluruhan inisiatifnya dalam mendukung upaya-upaya pertanian yang berkelanjutan, dimana salah satu hal yang menjadi prioritas adalah mengedepankan kesejahteraan petani. Melihat kondisi kehidupan dan penghidupan petani yang penuh tantangan di tengah pandemi COVID-19, maka program “Bango Pangan Lestari” menjalin kolaborasi dengan Sayurbox dan TaniHub Group guna mengajak masyarakat bersama-sama melindungi kesejahteraan petani dengan membeli bahan pangan langsung dari para petani.

Hernie Raharja selaku Director of Foods and Beverages PT Unilever Indonesia, Tbk. menuturkan, “Banyak negara di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, masih menghadapi berbagai tantangan yang dapat mempengaruhi ketahanan pangan. Melihat fakta ini, hingga tahun 2050 Unilever secara global berkomitmen untuk mentransformasi cara kita menanam, memproduksi, dan mengonsumsi makanan untuk mampu memenuhi kebutuhan pangan yang terus bertambah. Guna mewujudkan komitmen ini, Unilever ingin berkontribusi terhadap sistem pangan yang lebih baik melalui dua hal penting, yaitu diversifikasi konsumsi pangan dan diversifikasi produksi pangan.”

“Spesifik dalam hal diversifikasi produksi pangan, Unilever berkomitmen untuk membangun fondasi yang kuat bagi Praktek Pertanian Berkelanjutan, sehingga dapat mempersembahkan makanan yang sehat dari planet yang sehat pula ke seluruh masyarakat di berbagai belahan dunia. Sejalan dengan hal tersebut, hari ini Bango memperkenalkan program ‘Bango Pangan Lestari’ sebagai payung besar dari keseluruhan inisiatifnya dalam mendorong pertanian yang berkelanjutan – baik yang selama ini telah dijalankan maupun inisiatif lainnya di masa depan,” lanjut Hernie.

Secara garis besar, program ini menggarisbawahi tiga pilar penting, yaitu: Pengembangan sistem pertanian yang berkelanjutan; Perlindungan kesejahteraan petani dan keluarganya; dan Penggalakkan regenerasi petani.

Terkait dengan pilar kesejahteraan, saat ini kehidupan dan penghidupan petani sebagai pihak yang berada di garda terdepan untuk menjaga ketahanan pangan nasional menjadi sebuah hal yang sangat penting untuk diperhatikan, terutama di tengah pandemi COVID-19. Rusli Abdulah selaku Peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menjelaskan, “Pada masa pandemi, sektor pertanian menjadi salah satu sektor yang tidak terkontraksi pada kuartal II 2020, meski tidak sebesar pertumbuhan pada kuartal yang sama tahun lalu. Di balik fakta ini, secara umum kesejahteraan petani ternyata kian tergerus. Buktinya, indeks Nilai Tukar Petani (NTP) gabungan – yaitu perbandingan antara indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani – kian menurun. Di awal tahun NTP berada pada level 104,16; sementara di bulan Juli 2020 indeksnya tercatat turun menjadi 100,09. Kondisi ini tentunya membutuhkan perhatian kita semua.”

Guna membantu terciptanya ketahanan pangan, program “Bango Pangan Lestari” kembali mewujudkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan petani melalui kolaborasi dengan dua platform e-commerce terkemuka, yakni Sayurbox dan TaniHub Group. Melalui www.bango.co.id/bangopanganlestari, Bango mengajak masyarakat untuk membeli bahan pangan langsung dari petani, salah satunya melalui platform digital Sayurbox dan TaniHub Group. Website ini akan menjadi penghubung bagi masyarakat yang ingin menunjukkan dukungan mereka terhadap jerih payah petani dan berkontribusi nyata untuk membantu meningkatkan kesejahteraan mereka. Kolaborasi ini diharapkan dapat lebih memudahkan masyarakat untuk mengakses hasil tani sekaligus meningkatkan permintaan hasil tani.

Kolaborasi ini merupakan bentuk dukungan Bango terhadap program-program Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang turut menggiatkan pemasaran komoditas pertanian secara online. Dr. Ir. Agung Hendriadi, M.Eng selaku Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI menanggapi, “Di tengah pentingnya kebutuhan konsumen akan bahan pangan berkualitas untuk mencukupi asupan gizi dan melindungi daya tahan tubuh selama pandemi, pemasaran secara online seperti yang digalakkan dalam kolaborasi Bango, Sayurbox dan TaniHub Group ini diharapkan akan mampu membuka akses jual beli yang lebih luas, terbuka, dan cepat – untuk keuntungan petani maupun masyarakat.”

Oshin Hernis selaku Head of Communications Sayurbox menanggapi, “Senang sekali bahwa pihak industri seperti Unilever, dalam hal ini Bango, ikut memiliki komitmen untuk memperbaiki kesejahteraan petani. Berangkat dari persamaan visi dan misi kami, diharapkan kerjasama ini dapat lebih menyebarluaskan pentingnya membeli hasil pangan langsung dari petani, sehingga memberikan dampak yang semakin besar terhadap kesejahteraan mereka.”

Antusiasme yang sama juga datang dari Aria Alifie Nurfikry, Vice President of Marketing TaniHub Group. Beliau menerangkan, “Melalui kolaborasi ini, kami akan memperluas jaringan mitra petani yang melakukan transaksi dengan TaniHub maupun yang dibantu pendanaannya oleh TaniFund, sehingga lebih banyak petani di Indonesia yang terbantu kesejahteraannya. Bersama Bango, kami juga akan menggelar berbagai pelatihan kepada lebih dari 500 petani, mulai dari cara pembuatan pupuk organik cair hingga pelatihan analisis usaha tani guna meningkatkan kapasitas petani Indonesia dalam menerapkan sistem pertanian yang lebih baik dan berkelanjutan.”

“Kami harap, kolaborasi ini akan semakin mengukuhkan komitmen Bango untuk bertindak sebagai katalisator bagi upaya peningkatan ketahanan pangan melalui penerapan pertanian yang berkelanjutan sebagai suatu sistem yang secara komprehensif mengintegrasikan aspek lingkungan hingga sosial ekonomi masyarakat pertanian,” tutup Hernie.