Beranda blog Halaman 4805

Kemenag – BNPT Sepakat Perkuat Kerjasama Moderasi Beragama

Suarapemerintah.id – Kementerian Agama dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme  (BNPT) Sepakat untuk perkuat kerjasama moderasi beragama. Hal ini tercetus dalam pertemuan antara Menteri Agama Fachrul Razi dengan Kepala BNPT Boy Rafli Amar, di Kantor Kementerian Agama, Jakarta.

“Nanti kita akan perkuat kerja samanya. Kalau BNPT perlu bantuan atau akan mensinergikan program, kami terbuka. Silakan kontak saja, kita akan bergerak bersama,” ujar Menag, Selasa (01/09).

Menag, saat ditemui usai pertemuan menyampaikan bahwa banyak tugas BNPT dan Kementerian Agama saling beririsan. “Terutama dalam membangun kerukunan bangsa, membangun kerukunan beragama, dan juga membangun kehidupan beragama yang lebih baik, yang kita sebut dengan moderasi beragama,” ungkap Menag.

“Tadi banyak sekali titik temunya, jadi kita harap kerja sama ini dapat dilakukan,” sambung Menag.

Sementara itu Kepala BNPT Boy Rafli Amar menyampaikan selama ini Kemenag juga merupakan salah satu bagian Gugus Tugas Penanggulangan Terorisme, dan telah bekerja sama dengan BNPT.

“Hari ini kita bisa bersilaturahmi dengan bapak menteri agama tentunya dalam konteks gugus tugas BNPT,” tuturnya.

Ia menambahkan, selama ini sudah terjalin dengan sinergitas kementerian dan lembaga, terutama untuk mengatasi fenomena terkait dengan intoleransi. BNPT menurut Boy Rafli pun akan memberikan dukungan terhadap program Kemenag untuk mencegah intoleransi.

“Oleh karenanya, kerjasama BNPT dengan Kementerian Agama dan tokoh-tokoh agama itu dalam rangka memoderasi pemikiran-pemikiran yang intoleran ini bisa kita laksanakan bersama-sama,” ujar Boy.

KJRI dan Kementerian Haji Saudi akan Bahas Umrah 1442H

KJRI dan Kementerian Haji Saudi akan Bahas Umrah 1442H

Suarapemerintah.id – Arab Saudi dinilai banyak pihak sukses menggelar Haji 1441H dengan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Saat ini, banyak muslim Indonesia, mungkin juga dunia, bertanya, kapan musim umrah 1442H akan dibuka?

Terkait ini, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah akan bertemu dengan pihak Kementerian Haji Saudi untuk membahas penyelenggaraan umrah 1442H. Hal tersebut disampaikan oleh Konsul KJRI Jeddah Endang Jumali.

“Kita berinisiatif meminta pertemuan dengan Wakil Menteri Haji bidang Umrah Dr. Abdulaziz Wazzan untuk membahas umrah di masa pandemi,” terang Endang Jumali melalui pesan singkat, Selasa (01/09).

“Tim KJRI dijadwalkan bertemu pada Kamis mendatang,” lanjutnya.

Menurut Endang, selain dirinya, pertemuan itu akan diikuti juga oleh Konjen RI di Jeddah dan sejumlah konselor. “Kami akan membahas sekaligus memastikan kapan umrah 1442H akan mulai dibuka, serta bagaimana teknisnya di masa pandemi ini,” tuturnya.

Endang menambahkan, kondisi di Arab Saudi terus membaik. Kasus positif terus mengalami penurunan. Bahkan, penurunannya cukup signifikan.

“Sebulan terakhir, penurunan angka positif Covid luar biasa, dari 3000-an pada musim haji, sekarang sudah di angka 800-an,” tandasnya.

Kemenag Dorong Dosen PTKI Lakukan Pengabdian Masyarakat

Kemenag Dorong Dosen PTKI Lakukan Pengabdian Masyarakat

Suarapemerintah.id –  Kementerian Agama mendorong dosen di lingkungan  Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) untuk dapat melakukan pengabdian masyarakat. Hal ini disampaikan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag Arskal Salim dalam diskusi virtual bertajuk Tadarus Litapdimas ke-18.

“Setiap dosen di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) sudah seharusnya bersedia menjalankan kegiatan tersebut. Aktivitas pengabdian dosen tidak kalah bergengsi dibandingkan penelitian,” kata Arskal, Selasa (01/09)

Bahkan ke depannya, menurut Arskal, bisa menjadi syarat pengajuan kenaikan jabatan baik lektor kepala ataupun guru besar.

Dalam diskusi yang mengusung tema ‘Pengabdian Masyarakat Madzhab ABCD (Asset Based Community Development) Best Practice’  ini, hadir sejumlah pembicara, yaitu: Asep Kurniawan dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Suryani dari IAIN Lhokseumawe Aceh, dan Sumadi dari IAI Darussalam Ciamis.

Hadir pula Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Jakarta Lily Surraya Eka Putri sebagai pembahas. Acara yang diikuti secara virtual oleh teman-teman  PTKI di seluruh Indonesia ini dimoderatori oleh Kasi Pengabdian Kepada Masyarakat Abd. Basir.

Asset Based Communities Development, atau dikenal metode ABCD, dalam pengembangan masyarakat sudah seharusnya diketahui oleh para dosen, khususnya di lingkungan PTKI. Anwar  berharap dalam tadarus ini, para peserta mampu mengetahui bagaimana metode ini dimanfaatkan dengan baik sehingga mampu menunjang kebutuhan pengabdian dosen dalam hal pengembangan masyarakat.

Metode ABCD  sendiri merupakan model pendekatan dalam pengembangan masyarakat. Pendekatan ini menekankan pada inventarisasi asset yang terdapat dalam masyarakat dan mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Bekerja Sama dengan Perum Perindo, Kemenko Marves Lakukan Akselerasi Pemasaran Produk Kelautan dan Perikanan Dalam Negeri.

Bekerja Sama dengan Perum Perindo, Kemenko Marves Lakukan Akselerasi Pemasaran Produk Kelautan dan Perikanan Dalam Negeri.

Suarapemerintah.id – Jakarta, Dalam rangka meningkatkan indeks konsumsi ikan dalam negeri, Kemenko Marves melaksanakan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama dengan Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo). Penandatanganan tersebut dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kemenko Marves Safri Burhanuddin.

“Kemenko Marves menandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama dengan Perum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) tentang Koordinasi Peningkatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan pada Senin, 31 Agustus 2020 di Kemenko Marves, Jakarta. Hal itu guna meningkatkan pemasaran produk kelautan dan perikanan sekaligus untuk menumbuhkan pelaku UMKM yang menjual hasil tangkapan nelayan dengan menjadi mitra outlet Sahabat Gemarikan.id,” kata Deputi Safri, Selasa (01/09).

Deputi Safri menjelaskan, adapun tujuan program ini adalah untuk memberikan akses pemasaran hasil tangkap nelayan yang selama pandemi ini menurun drastis akibat berkurangnya pasar ekspor. Di sisi yang lain, masyarakat perkotaan mengalami perlambatan ekonomi dan penurunan daya beli sehingga program ini diharapkan mampu menyediakan produk kelautan dan perikanan dengan harga yang lebih murah bahkan menjadi sumber pendapatan baru dimana masyarakat terdampak pandemic bisa menjadi mitra outlet dan ikut berjualan produk langsung dari nelayan.

“Dalam hal ini Perum Perindo akan menjadi off taker / standby buyer nelayan binaan program Satu Juta Nelayan Berdaulat yang saat ini sudah ada di Sukabumi dan Natuna untuk kemudian memproses, menyimpan serta mendistribusi ke outlet Sahabat Gemarikan.id. Saat ini telah terdaftar 40 outlet Sahabat Gemarikan.id di jabodetabek,” ujarnya.

Selain Perum Perindo, pemerintah juga bekerja sama dengan BNI dan fishOn. fishOn adalah startup berbasis teknologi yang memfokuskan diri pada pemberian akses modal untuk nelayan, informasi posisi ikan melalui android dan platform lelang ikan online yang mendorong demokratisasi harga di tingkat nelayan. Bukan hanya itu, Kemenko Marves juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Koperasi dan UKM yang di mana mereka telah berkomitmen untuk membina dan membantu koperasi nelayan yang telah terbentuk di beberapa desa di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

“Untuk BNI akan mendukung akses permodalan bagi mitra outlet Sahabat Gemarikan, menyiapkan Agen46 binaan BNI untuk menjadi bagian outlet Sahabat Gemarikan dengan potensi 187.000 Agen46 di seluruh Indonesia, serta membantu permodalan Perum Perindo untuk menyerap seluruh hasil tangkap nelayan Program Satu Juta Nelayan Berdaulat,” jelasnya.

Diharapkan dengan adanya Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama serta platform SahabatGemarikan.id dan outlet SahabatGemarikan ini, lanjut Deputi Safri, dapat menjadikan wujud kongkret program pemerintah dalam upaya untuk pemulihan ekonomi nasional (PEN) dengan menumbuhkan UMKM baru terutama di tengah pandemi Covid19 melalui outlet sahabat gemarikan, menyalurkan bantuan pemerintah dalam bentuk modal melalui KUR dan Program Kemitraan BNI, menyediakan produk kelautan dan perikanan dengan harga yang lebih murah karena langsung dari nelayan binaan program Satu Juta Nelayan Berdaulat.

“Serta meningkatkan peran BUMN dalam Pemulihan Ekonomi Nasional khususnya Perum Perindo sebagai operator dan BNI sebagai pemberi modal UMKM Sahabat Gemarikan.id, meningkatkan kesejahteraan nelayan di pesisir karena hasil produksinya terserap di masyarakat, serta membantu meningkatkan indeks konsumsi ikan nasional dari saat ini 54 kg/kapita/tahun menjadi 70 kg/kapita/tahun hingga tahun 2024 dan diharapkan berkontribusi pada percepatan penurunan angka stunting dan gizi buruk di Indonesia,” pungkas Deputi Safri.

Wuling Indonesian Command Raih Gelar Pertama Di Indonesia

Wuling Indonesian Command Raih Gelar Pertama Di Indonesia

Suarapemerintah.id– Wuling Motors (Wuling) mendapatkan sebuah penghargaan dalam acara penganugerahan ‘Pertama Di Indonesia & Top Innovation Choice Award 2020’ yang diselenggarakan oleh TRAS N CO Indonesia dan INFOBRAND.ID kemarin Kamis 6 Agustus. Dalam acara yang digelar secara daring tersebut, Inovasi Wuling Indonesian Command (WIND) yang disematkan pada Smart Technology SUV Almaz dinobatkan sebagai ‘Voice Command Berbahasa Indonesia Untuk Kendaraan Roda Empat Pertama Di Indonesia’.  Penghargaan tersebut diberikan melalui proses riset dan validasi oleh panitia terhadap inovasi produk atau jasa perusahaan.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas respon positif terhadap inovasi Wuling Indonesian Command. Penghargaan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus berinovasi melalui teknologi, lini kendaraan, hingga layanan untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat, sejalan dengan semangat Drive For A Better Life,” jelas Brian Gomgom selaku Media Relations Wuling Motors.

‘Pertama Di Indonesia’ merupakan kegiatan apresiasi terhadap inovasi atau karya yang dilakukan perusahaan yang berhasil dilakukan dalam upaya meningkatkan daya jual produk atau jasa dan merupakan pelopor dalam bidang/kategori bisnisnya serta meningkatkan nilai guna bagi konsumen. Ajang ini diprakarsai oleh perusahaan konsultan terkemuka dalam bidang riset brand dan bisnis di Indonesia, TRAS N CO bersama INFOBRAND.ID, yang tahun ini memasuki penyelenggaraan yang keenam kali.

Inovasi WIND dari Wuling meraih penghargaan sebagai ‘Voice Command Berbahasa Indonesia Untuk Kendaraan Roda Empat Pertama Di Indonesia’ pada ajang tahun ini. WIND sendiri merupakan voice command canggih yang dioperasikan menggunakan bahasa Indonesia sehari-hari untuk mengoperasikan atau mengatur beragam fitur berkendara. Dengan WIND, pengguna dapat menyalakan, mematikan, atau mengoperasikan beragam fitur kendaraan, mulai dari pendingin udara, jendela, panoramic sunroof, akses fitur hiburan seperti musik atau radio, melakukan panggilan telepon, menjalankan aplikasi misalnya Wuling Link ataupun TPMS, hingga menyajikan informasi waktu dan tanggal.

“WIND memudahkan penggunanya untuk menyalakan, mematikan, atau mengoperasikan beragam fitur kendaraan dengan perintah suara berbahasa Indonesia, sehingga lebih praktis dan menjadi lebih fleksibel bagi pengguna. Dengan inovasi ini, tentunya menghadirkan pengalaman berkendara modern dan juga menyenangkan,” tambah Brian Gomgom.

Wuling Indonesian Command atau WIND, diperkenalkan secara resmi kepada masyarakat Indonesia pada di tanggal 18 Juli 2019 lalu, dalam GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019. Fitur ini disematkan pada lini produk Almaz, Smart Technology SUV. Melalui kehadiran fitur canggih ini, turut berkontribusi dalam rangka membentuk smart ecosystem pada era mobilitas modern, yang merupakan langkah awal Wuling untuk mewujudkan kendaraan yang cerdas, terintegrasi dan terhubung.

Pertama di Indonesia, Rumah Potong Ayam Ini Luncurkan Halal Blockchain

Pertama di Indonesia, Rumah Potong Ayam Ini Luncurkan Halal Blockchain

Suarapemerintah.id – Maraknya Halal Blockchain sebagai sistem penyimpanan data digital berisi catatan yang terhubung melalui kriptografi mulai banyak dimanfaatkan oleh sejumlah industri dalam mengedepankan integritas dan transparansi data pada proses supply chain mulai dari produksi hingga distribusi sampai ke pelanggan dan konsumen.

Rumah Potong Ayam PT Sierad Produce Tbk (Perseroan) kini menjadi PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk merupakan pioneer sebagai Rumah Potong Ayam pertama di Indonesia dan juga di Asia Tenggara yang mendapatkan Sertifikat Halal dari Majelis Ulama Indonesia. Kini, Perseroan kembali menjadi pioneer dengan memanfaatkan teknologi dan peluang untuk meraih kepercayaan pelanggannya melalui inovasi mutakhir pertama di Indonesia dan di dunia; Halal Blockchain.

Halal Blockchain pada proses produksi di Rumah Potong Ayam Perseroan merupakan wujud komitmen dan nilai lebih dalam memberikan produk aman dan berkualitas kepada para pelanggannya.

“Demografi penduduk Indonesia saat ini mayoritas memeluk agama Islam sehingga tidak hanya kualitas produk, jaminan halal juga menjadi suatu hal yang penting bagi konsumen dalam mengkonsumsi produk tersebut. Atas dasar itulah, kami memulai dengan Halal Blockchain yang mengedepankan transparansi proses produksi di Rumah Potong Ayam kami yang sudah sesuai dengan syariat Islam yang dipersyaratkan oleh LPPOM MUI,” ujar Dicky Saelan, Managing Director Foods Perseroan dalam acara Webinar sekaligus Public Expose yang diadakan Perseroan pada Selasa (4/8) lalu.

Melalui Halal Blockchain, kata Dicky, para pelanggan dan konsumen bisa mengakses proses potong ayam secara transparan mulai dari pemeriksaan kesehatan dan penimbangan ayam hidup saat masuk ke Rumah Potong Ayam, proses penyembelihan halal, penirisan darah sampai dengan proses post-mortem sehingga pelanggan dan konsumen tidak perlu meragukan kehalalan dan kualitas yang dihasilkan oleh Rumah Potong Ayam Perusahaan.

Selanjutnya Dicky menjelaskan bahwa inovasi ini merupakan transformasi digital Perseroan yang membanggakan. Data-data yang sebelumnya diadministrasikan secara manual saat ini sudah terintegrasi secara digital sehingga selain transparan, data-data tersebut juga lebih aman, terjamin serta dapat dipertanggungjawabkan karena sistem ini tidak mudah untuk dibobol. Para pelanggan dapat mengakses seluruh informasi terkait proses halal tersebut melalui QR Code yang terdapat pada produk Perseroan.

Implementasi Halal Blockchain akan dijalankan secara bertahap. Saat ini target Perseroan adalah para pelanggan business retail yang mensyaratkan halal didalam proses produksi makanan siap saji maupun makanan olahan. Kedepannya dalam waktu dekat Perseroan akan menggandeng end-consumers melalui berbagai chanel strategis termasuk para pedagang di pasar.

Tak tanggung-tanggung, penerapan Halal Blockchain langsung menelurkan reaksi positif dari para pelanggan business retail Perseroan. PT Rekso Nasional Food (McDonalds’ Indonesia) menjadi mitra pertama Perseroan untuk menggunakan Halal Blockchain pada produknya melalui Penandatanganan MOU Kerjasama. Bintang Aritonang, Senior Director Procurement, Supply Chain & Quality Assurance PT Rekso Nasional Food menyebutkan “Kami mendukung penuh program Halal Blockchain yang kami percaya akan memberikan manfaat bagi para konsumen. Para konsumen akan semakin merasa nyaman karena produk yang dikonsumsi selain aman dan berkualitas juga terjamin Halal.”

Selain itu Halal Blockchain Perseroan juga menuai respon positif dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia(LPPOM-MUI).

“Kami mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas terbentuknya Halal Blockchain Rumah Potong Ayam PT Sierad Produce Tbk. Ini adalah yang pertama di Indonesia dan sebelumnya perusahaan juga merupakan pioneer Rumah Potong Ayam dengan sertifikasi Halal dari Majelis Ulama Indonesia. Tentunya ini kembali menjadi nilai lebih bagi konsumen atas keamanan dan kenyamanan dalam mengkonsumsi produk ayam segar produksi perusahaan. Kami memberi dukungan penuh dan berharap kedepannya Halal Blockchain bisa berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Sumunar Jati, perwakilan dari LPPOM-MUI.

Dukungan serupa juga datang dari Afdhal Aliasar, sebagai Direktur Bidang Pengembangan Ekonomi Syariah & Industri Halal dari Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) yang langsung dipimpin oleh Bapak Ma’ruf Amin selaku Wakil Presiden Republik Indonesia.

Halal Blockchain merupakan hasil kerjasama Perseroan dengan HARA, perusahaan start-up blockchain-based data exchange yang telah sukses mendigitalisasi data agrikultur untuk dapat diakses oleh para petani dan pembeli sebagai bagian dari halal value chain.

“Kedepannya bersama HARA, sebagai mitra terpercaya, kami akan terus berusaha mengembangkan teknologi ini termasuk mengembangkan modul–modul dan interface yang ada untuk dapat lebih user friendly. Hadirnya Halal Blockchain memungkinkan pelanggan untuk secara transparan melihat seluruh proses mulai dari produksi hingga distribusi yang telah sesuai dengan standar Halal sehingga memberikan keyakinan bahwa produk yang dinikmati oleh konsumen adalah bergizi dan berkualitas baik. Kami berharap hal ini dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat, tidak hanya untukpelanggan muslim kami tetapi secara umum untuk pelanggan yang peduli dengan kualitas” tutup Dicky.

Menteri ESDM Tetapkan Tarif Listrik Pelanggan Tegangan Rendah Nonsubsidi Turun

Menteri ESDM Tetapkan Tarif Listrik Pelanggan Tegangan Rendah Nonsubsidi Turun

Suarapemerintah.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif telah menetapkan penyesuaian Tarif Tenaga Listrik (Tariff Adjustment) periode Oktober-Desember 2020 untuk 7 (tujuh) golongan pelanggan nonsubsidi. Hal ini termuat dalam Surat Menteri ESDM kepada Direktur Utama PT PLN (Persero) tanggal 31 Agustus 2020.

“Untuk pelanggan tegangan rendah tarifnya ditetapkan Rp 1.444,70 per kWh atau turun sebesar Rp 22,5 per kWh dari periode sebelumnya. Sedangkan untuk pelanggan tegangan menengah dan tegangan tinggi tarifnya tetap, sama dengan perhitungan besaran tarif tenaga listrik periode Juli-September
2020. Sedangkan khusus untuk pelanggan rumah tangga 900 VA-RTM, tarifnya tidak naik atau tetap sebesar Rp 1.352/kWh,” ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi, di Jakarta, Selasa (1/9).

Sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh  PT PLN (Persero) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun
2020, apabila terjadi perubahan terhadap realisasi indikator makro ekonomi (kurs, Indonesian Crude Price/ICP, inflasi, dan Harga Patokan Batuara/HPB), yang dihitung secara tiga bulanan (untuk periode Triwulan IV menggunakan realisasi Mei s.d. Juli 2020), maka akan dilakukan penyesuaian terhadap tarif tenaga listrik.

Pada bulan Mei s.d. Juli 2020, terdapat perubahan parameter ekonomi makro rata-rata per tiga bulan, dengan realisasi kurs sebesar Rp 14.561,52 per USD, Indonesian Crude Price (ICP) sebesar 34,33 USD per barrel, tingkat inflasi sebesar 0,05%, dan Harga Patokan Batubara sebesar Rp 666,72/kg.

Berdasarkan perubahan empat parameter tersebut, tarif tenaga listrik untuk pelanggan nonsubsidi tegangan rendah akan dilakukan penyesuaian (diturunkan), sedangkan untuk pelanggan nonsubsidi tegangan menengah dan tegangan tinggi tetap mengacu tarif periode sebelumnya Juli-September 2020. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan melihat kondisi saat ini dan untuk mendukung program pemulihan ekonomi nasionaldi masa pandemi, serta tetap mendukung daya saing pelanggan bisnis dan industri.

“Penurunan tarif tenaga listrik untuk pelanggan nonsubsidi tegangan rendah ini diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat serta mendukung stabilitas ekonomi nasional di masa pandemi ini,” Agung melanjutkan.

Tarif listrik pelanggan nonsubsidi, untuk pelanggan Tegangan Rendah (TR) yang menikmati penurunan tarif tenaga listrik yakni pelanggan rumah tangga daya 1.300 VA, 2.200 VA, 3.500 s.d. 5.500 VA, 6.600 VA ke atas, pelanggan bisnis daya 6.600 s.d. 200 kVA, pelanggan pemerintah daya 6.600 s.d. 200 kVA, dan penerangan jalan umum, tarifnya turun sebesar Rp 22,58/kWh menjadi sebesar Rp 1.444,70/kWh. Sementara untuk pelanggan rumah tangga 900 VA-RTM, tarifnya tidak naik atau tetap sebesar Rp 1.352/kWh.

Pelanggan Tegangan Menengah (TM) seperti pelanggan bisnis, industri, pemerintah dengan daya >200 kVA, besaran tarifnya tetap sebesar Rp 1.114,74/kWh.

Sedangkan bagi pelanggan Tegangan Tinggi (TT) yang digunakan industri daya >= 30.000 kVA ke atas, tarif juga tidak mengalami perubahan, yaitu Rp 996,74/kWh.

Adapun tarif tenaga listrik untuk 25 golongan pelanggan bersubsidi lainnya juga tidak mengalami perubahan, besaran tarifnya tetap. Sebanyak 25 golongan pelanggan ini tetap diberikan subsidi listrik, termasuk di dalamnya pelanggan yang peruntukan listriknya bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), bisnis kecil, industri kecil, dan kegiatan sosial. Bahkan Pemerintah memberikan perlindungan sosial
atas dampak COVID-19 melalui pemberian diskon tarif tenaga listrik untuk rumah tangga 450 VA dan 900 VA bersubsidi, serta pelanggan bisnis kecil 450 VA dan industri kecil 450 VA.

Ke depan dimungkinkan tarif tenaga listrik dapat kembali mengalami perubahan melihat perkembangan ICP, kurs, inflasi, dan HPB. Selain itu, efisiensi yang dilakukan PLN juga dapat menjadi pemicu turunnya tarif tenaga listrik.

“Kementerian ESDM berharap PLN dapat terus meningkatkan efisiensi operasional, sehingga biaya pokok penyediaan (BPP) tenaga listrik per kWh dapat diupayakan turun atau minimal tetap dari tahun sebelumnya,” pungkas Agung. (DJK/KO)

Permintaan Global Masih Tertekan, HBA September Dipatok USD49,42 per Ton

Permintaan Global Masih Tertekan, HBA September Dipatok USD49,42 per Ton

Suarapemerintah.id – Pandemi Covid-19 masih terus menekan konsumsi batubara domestik dan minat pasar global. Minimnya serapan ini tak lepas dari belum pulihnya perekonomian Tiongkok dan India yang menjadi target utama penjualan batubara Indonesia.

“Untuk Harga Batubara Acuan (HBA) di bulan September ditetapkan sebesar USD49,42 per ton,” kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi di Jakarta, Selasa (1/9). Penetapan HBA tersebut mengalami penurunan tipis sebesar USD0,92 per ton dari HBA bulan sebelumnya, yakni USD50,34 per ton.

Menurut Agung, sentimen utama dari kontraksi HBA disebabkan oleh pengetatan kebijakan impor Tiongkok dan India. Kondisi ini berujung pada cadangan batubara di kedua negara tersebut melimpah sehingga kebutuhan impor batubara menurun. “Covid-19 menyebabkan penurunan impor batubara oleh Tiongkok sebesar 20% dan belum pulihnya permintaan dari India pasca-lockdown,” jelasnya.

Semenjak Covid-19 ditetapkan sebagai pandemi global sepanjang tahun 2020, HBA sempat menguat sebesar 0,28 persen pada angka USD67,08 per ton di bulan Maret dibanding bulan Februari USD66,89 per ton. Kemudian, HBA terus mengalami pelemahan ke angka USD65,77 per ton di bulan April dan USD61,11 per ton di bulan Mei. selanjutnya di bulan Juni di angka USD52,98 per ton dan di bulan Juli turun lagi di USD52,16 per ton.

Sebagai informasi, HBA sendiri diperoleh dari rata-rata indeks Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platts 5900 pada bulan sebelumnya. Kualitas yang disetarakan pada kalori 6322 kcal per kilogram GAR.

Nantinya, harga acuan ini akan digunakan secara langsung dalam jual beli komoditas batubara (spot) selama satu bulan pada titik serah penjualan secara Free on Board di atas kapal pengangkut (FOB Veseel). (NA)

Kunjungi Proyek Smelter PT FI di Gresik dan Proyek Kilang Tuban, Menteri ESDM Minta Penyelesaiannya Dipercepat

Kunjungi Proyek Smelter PT FI di Gresik dan Proyek Kilang Tuban, Menteri ESDM Minta Penyelesaiannya Dipercepat

Suarapemerintah.id – Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, hari ini, Selasa (1/9) melakukan kunjungan kerja ke proyek smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Gresik dan Proyek Kilang Tuban PT Pertamina (Persero) di Provinsi Jawa Timur. Dalam kesempatan ini, Menteri ESDM meminta kedua proyek strategis tersebut dapat dipercepat penyelesaiannya agar segera memberi manfaat nyata bagi bangsa Indonesia.

“Saya berharap proyek smelter PT Freeport ini bisa segera selesai, kita akan terus mendorong ini karena jika ini selesai kita tinggal mendorong industri hilirnya supaya bisa berkembang,” ujar Menteri Arifin.

Pembangunan smelter PT Freeport ini dilaksanakan dalam jangka waktu 5 tahun dan direncanakan selesai pada akhir tahun 2023 mendatang. Investasi dari proyek ini adalah senilai USD 3 miliar.

Usai mengunjungi lokasi Proyek Smelter PT FI, Menteri ESDM selanjutnya mengunjungi lokasi Proyek Kilang Tuban, satu dari tujuh proyek kilang yang ditugaskan Pemerintah untuk dibangun oleh PT Pertamina (Persero).

Harapan yang sama juga diutarakan Menteri ESDM, yang menginginkan Proyek Kilang Tuban dapat dipercepat penyelesaiannya, karena menurut Menteri proyek kilang ini sangat dinanti-nanti oleh Pemerintah.

c-mesdm%20gresik.jpg

“Pemerintah juga terus mendorong percepatan Proyek Kilang Tuban. Saya berharap Proyek Kilang Tuban juga dapat berjalan sesuai jadwal yang telah direncanakan dan diharapkan, selesai pada tahun 2026 bahkan diharapkan dapat dilakukan percepatan,” harap Menteri.

Menteri ESDM juga mengapresiasi upaya-upaya yang dilakukan PT Pertamina dan Rosneft untuk mempercepat pembangunan kilang ini sesuai dengan waktu dan target yang sudah ditentukan.

Saat ini proyek Kilang Tuban berada pada tahap studi Engineering/General Engineerging Design (GED) dengan progres overall Basic Engineering Design (BED) mencapai 51,56%.

Proyek Kilang Tuban merupakan proyek yang sangat strategis karena pembangunan kilang minyak akan terintegrasi dengan petrokimia, dengan kapasitas pengolahan minyak mentah sebesar 300 ribu barel minyak per hari dan produksi petrochemical mencapai 3.600 kilo ton per annum (ktpa). Adapun nilai investasinya mencapai USD16 miliar. Selain itu, Kilang Tuban juga akan memproduksi Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan kualitas Euro V (BBM ramah lingkungan), yaitu gasoline sebesar 80 ribu barel per hari dan diesel sebesar 98 ribu barel per hari.

“Saya yakin proyek ini menciptakan multiplier effect yang sangat besar karena target Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang cukup tinggi, yaitu minimal 40%, dan menyerap tenaga kerja sebanyak 20 ribu orang,” pungkas Menteri. (BT/SF)

Panen Houseware Hadirkan Inovasi Lemari Plastik Gambar Masjid

Hadirkan Inovasi Lemari Plastik Bergambar Masjid, Panen Houseware Raih Penghargaan Pertama di Indonesia

Suarapemerintah.id – PT Ganda Saribu Utama melalui merek dagang Panen telah berhasil meraih penghargaan Pertama di Indonesia yang diinisiasi oleh TRAS N CO Indonesia dan INFOBRAND.ID pada Kamis (6/8) lalu. Panen dinilai inovatif karena telah meluncurkan produk berupa “Lemari Plastik Kabinet Dengan Gambar Masjid Pertama Di Indonesia”. Seremonial yang dilakukan secara virtual ini diwakili oleh HR System Manager perusahaan, Michael Jo.

“Terimakasih kepada TRAS N CO Indonesia dan INFO BRAND Group sebagai penyelenggara penghargaan Pertama di Indonesia. Saya juga ingin berterimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu perusahaan ini sampai ke titik ini untuk mendapatkan penghargaan ini. Karena penghargaan ini sangat prestisius sekali untuk kita,” kata Michael Jo dalam seremonial virtual penghargaan Pertama di Indonesia.

Gambar masjid dipilih Panen lantaran mayoritas penduduk Indonesia beragama Muslim. Selain itu, minat masyarakat terhadap gambar masjid pun terbilang tinggi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya permintaan yang telah memesan produk Panen ini.

Lemari plastik gambar masjid dari Panen ini memiliki banyak keunggulan. Selain mudah dalam proses pemasangannya, lemari ini juga sangat kokoh dan tidak mudah roboh. Bahkan lemari ini sanggup menahan beban mencapai 100kg.

“Kedepannya, PT Ganda Saribu Utama melalui merek Panen akan terus berkontribusi kepada Indonesia dan akan melakukan implementasi yang lebih baik untuk masyarakat,” tutupnya.