Beranda blog Halaman 4830

Pemerintah Anggarkan Bantuan RP 28,8 Trilyun Bagi UMKM

Suarapemerintah.id – Pemerintah bersiap menggelontorkan dana senilai Rp 28,8 trilyun pada pertengahan Agustus 2020. Dana tersebut akan digunakan untuk membantu 12 juta pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang terdampak pandemi Covid-19.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengatakan pemerintah menaruh perhatian pada UMKM yang terpukul pandemi karena dinilai soko guru perekonomian Indonesia. Teten menyebut, 99 persen pelaku usaha penopang ekonomi nasional berasal dari sektor UMKM ini.

“Anggarannya Rp 28,8 trilyun untuk 12 juta pelaku usaha mikro. Saat ini sedang dalam proses pendataan by name by address karena nantinya ditransfer. Kami butuh dukungan pemda untuk mendata UMKM sebagai upaya mengurangi kemiskinan dan pengangguran,” ungkap Teten di Kompleks Kepatihan, Kamis (06/08/2020).

Program hibah modal kerja tersebut ditargetkan cair pertengahan Agustus nanti. Pemerintah kini sedang mengebut pendataan, anggaran dan regulasi pelaksanaan program tersebut.

“Pertengahan Agustus seturut rencana akan dilaunching presiden, saat ini terus dilakukan pendataan dan penyelesaian regulasi. Modal kerja ini untuk pelaku usaha mikro yang unbankable seperti PKL atau pedagang asongan yang belum punya akses ke pembiayaan. Harapannya daerah membantu memberikan data,” sambung Teten.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Sri Nurkyatsiwi menyatakan saat ini pihaknya sudah mendata 39 ribu UMKM terdampak pandemi. Namun, data tersebut masih akan terus diperbaharui agar tak terjadi tumpang tindih sekaligus kesalahan yang merugikan UMKM.

“Kita akan terus mendata, dan silahkan masyarakat atau komunitas yang punya data bisa berkoordinasi dengan kami. Nantinya tiap pelaku usaha mendapat Rp 2,4 juta namun bagaimana mekanisme pemberiannya masih menunggu petunjuk teknis,” ungkap Siwi.

Sumber: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI

Peta Persebaran Covid-19 di Kota Malang per 23 Agustus 2020

Suarapemerintah.id – Berikut disampaikan infografis Peta Persebaran Covid-19 di Kota Malang update per tanggal 23 Agustus 2020;

20200823-20200823

Sumber: Malang

PSBB Diperpanjang, Wali Kota Minta Bantuan Alat Test ke Pemprov Banten

Suarapemerintah.id – Pemerintah Provinsi Banten kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk wilayah Tangerang Raya yang meliputi Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan selama dua pekan ke depan.

Wali Kota Tangerang, H. Arief R. Wismansyah menjelaskan, keputusan perpanjangan masa PSBB diambil setelah Gubernur Banten Wahidin Halim menggelar Rapat Evaluasi Pemberlakuan PSBB di tiga daerah Provinsi Banten yang dilakukan secara daring bersama sejumlah kepala daerah serta instansi terkait di Provinsi Banten, Minggu (23/8).

“Selama PSBB terakhir, angka positif Covid-19 tercatat kembali mengalami peningkatan,”.

“Diperpanjang mulai tanggal 24 Agustus sampai 6 September 2020,” ungkap Wali Kota.

Di PSBB kali ini, lanjut Arief, Pemkot Tangerang meminta bantuan berupa alat test PCR kepada Pemprov Banten untuk meningkatkan kuantitas pemeriksaan kepada masyarakat yang terpapar Covid-19.

“Saat ini kendalanya harus mengantri untuk mendapatkan hasil pemeriksaan,”.

“Waktunya cukup lama untuk dapat hasilnya dan berpotensi menularkan selama menunggu hasilnya keluar,” terang Wali Kota.

Selain itu, Arief juga berencana akan menggandeng rumah sakit swasta untuk dapat membantu melakukan pemeriksaan terhadap spesimen yang sudah diambil oleh Pemkot Tangerang.

“Jadi bisa lebih cepat hasilnya keluar dan bisa dilakukan langkah selanjutnya,” pungkasnya.

Sumber: Kota Tangerang

Gubernur Rohidin Serap Aspirasi Masyarakat Pasar Lais

Suarapemerintah.id – Kunjungan kerja di Kabupaten Bengkulu Utara, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah serap aspirasi masyarakat Kelurahan Pasar Lais pada Sabtu (22/08).

Gubernur Rohidin disambut antusias dan tampak suasana kekeluargaan dalam pertemuan tersebut. Masyarakat juga aktif menyampaikan aspirasi dan masukan agar pembangunan benar-benar dirasakan merata.

“Kami sangat senang dikunjungi Pak Gubernur, karena terakhir kali dikunjungi seorang Gubernur itu tahun 2007 saat gempa. Kami sangat menyambut baik terobosan Gubernur dalam upaya mendorong daya saing Provinsi Bengkulu selama ini. Khusus untuk kelurahan Pasar Lais kami minta bantuannya untuk realisasi penahan gelombang,” ukar Tokoh Masyarakat Lais, Eka Kurniadi.

Disisi lain, Gubernur Rohidin juga mensosialisasikan pencegahan Covid-19. Masyarakat diminta tidak perlu panik namun tidak menyepelekan pandemi Covid-19 dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan cuci tangan.

“Saya menghimbau masyarakat ini untuk tidak panik dalam menyikapi pandemi Covid-19 namun juga tidak menyepelekan, yang penting disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan memakai masker ketika berpergian ke tempat yang tidak kita ketahui kondisi lingkungannya,” Imbau Gubernur Bengkulu ke-10 ini.

Gubernur Rohidin juga memaparkan beberapa upaya untuk mendorong Bengkulu agar sama dengan Provinsi tetangga. Berdasarkan upaya dan kordinasi bersama akhirnya kelembagaan Bengkulu meningkat seperti Polda dari Tipe B naik ke Tipe A, Korem naik ke Bintang Satu, Lanal dalam proses kenaikan tipe, Bandara meningkat status dengan pembukaan rute baru, serta IAIN yang tengah berproses menjadi UIN.

Terkait progres Pembangunan di Bengkulu Utara, Gubernur Rohidin berharap masyarakat bisa memaklumi adanya pembangunan tertunda akibat dampak Pandemi Covid-19.

Untuk diketahui 1.550 Km Jalan Provinsi yang ada di Bengkulu, 580 Km-nya ada di Kabupaten Bengkulu Utara serta jumlah jembatannya juga terhitung banyak.

“Saya dan rombongan dua hari ini sudah berkeliling ke Padang Jaya, Giri Mulya, dan Air Padang, ini sengaja dilakukan untuk memastikan kondisi pembangunan. Memang Bengkulu Utara paling luas diantara 9 Kabupaten/1 Kota, ruas jalannya panjang-panjang, jumlah jembatannya juga banyak. Namun kita terus berupaya melakukan pembangunan,” terang Gubernur Rohidin.

“Untuk Jalan Padang Jaya-Gunung Selan tersisa sedikit lagi 5-6 km, untuk Padang Jaya-Lebong Atas sudah dibangun dan juga Argamakmur-Benteng,” jelasnya.

Gubernur Rohidin juga memaparkan poros jalan baru yang diyakini menjadi pendongkrak ekonomi Bengkulu nantinya.

“Dalam waktu dekat akan ada pembukaan Poros Jalan baru yakni Mukomuko-Kerinci, Lebong-Merangin, Curup-Muratara, Seluma-Empat Lawang, Kaur-Oki Selatan, ini nanti akan berdampak luar biasa kepada ekonomi Bengkulu,” paparnya.

Terkait usulanan tentang pembangunan penahan ombak pihaknya akan segera berkordinasi lebih lanjut dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera VII untuk menindaklanjuti aspirasi ini.

“Untuk pemecah gelombang akan menjadi perhatian serius kita. Karena anggarannya cukup lumayan, puluhan milyar, akan kita koordinasikan dengan Balai Wilayah Sumatera VII,” tutup Gubernur Rohidin. (MC Pemprov Bengkulu)

Sumber: Bengkulu

Pemrov Minta Seluruh BPBD Gunakan Dana Hibah Pasca Bencana Dengan Baik dan Benar

Suarapemerintah.id – Gubernur Bengkulu melalui Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri meminta kepada seluruh pelaksana BPBD Provinsi maupun kabupaten/kota dapat mengawal dan melaksanakan dengan baik dan cepat pembangunan serta perbaikan infrastruktur akibat bencana alam yang menggunakan dana hibah.

Karena, menurut Sekda Hamka, jika dana hibah tersebut tidak digunakan dengan baik dan benar maka kucuran dana bantuan seperti ini nantinya dapat berkurang. Sedangkan Provinsi Bengkulu saat ini sangat membutuhkan dana bantuan tersebut.

“Dengan adanya bantuan dana hibah fisik ini saya sampaikan kepada teman-teman BPBD mari kawal dan laksanakan dengan baik dan cepat. Sehingga Provinsi Bengkulu kedepannya nanti akan selalu mendapatkan kucuran dana hibah tersebut,” tutur Sekda Hamka Sabri, saat usai melaksanakan Rakor Hibah Bantuan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Provinsi Bengkulu TA 2019 bersama Deputi BNPB RI, di Gedung Daerah, Sabtu (22/8).

Lebihlanjut disampaikannya, dana hibah ini merupakan satu-satunya simbol untuk membantu pergerakan perekonomian rakyat dalam kondisi Covid-19 ini.

Karena, sebutnya, untuk anggaran APBD Provinsi berbentuk fisik sudah tidak ada lagi. Sedangkan Provinsi Bengkulu sangat membutuhkan dana hibah ini untuk membangun infrastruktur yang rusak akibat bencana alam.

Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB RI Rifa’i, mengatakan, dari semua usulan kebutuhan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di Provinsi Bengkulu hampir semuanya telah dilaksanakan.

Di mana, jelasnya, bantuan dana hibah tahap satu sebesar 50 miliar lebih telah dilaksanakan dengan baik. Kemudian pada tahap kedua sebesar 70 miliar lebih juga telah terealisasi dengan baik.

Adapun dana hibah tersebut digunakan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi fisik akibat bencana yang terjadi di Provinsi Bengkulu.

“Tinggal lagi kami perjuangkan agar Provinsi Bengkulu mendapatkan kembali kucuran dana hibah tahap tiga sebesar 34 miliar lebih,” sebut Rifa’i.

Total keseluruhan dana hibah yang dikucurkan untuk Provinsi Bengkulu sebutnya, sebesar 157,4 miliar.

Rifa’i berharap dalam setiap pelaksanaan pekerjaannya untuk dapat selalu dikawal serta tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Pesan dari Kepala BNPB sangat jelas, protokol kesehatan tidak bisa ditawar lagi. Pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Apapun yang kita laksanakan selalu jalani protokol kesehatan,” pungkas lelaki yang pernah lama berdiam di Provinsi Bengkulu ini. (MC Pemprov Bengkulu)

Sumber: Bengkulu

Tokoh Masyarakat Rejang Bengkulu Utara Acungkan Jempol Program Gubernur Rohidin Majukan Bengkulu

Suarapemerintah.id – Tokoh Masyarakat Rejang Kabupaten Bengkulu Utara sambut hangat dan antusias kunjungan kerja Gubernur Rohidin Mersyah, serta mengacungkan jempol atas terobosan kebijakan dan program pembangunan yang digagas gubernur lulusan terbaik UGM dan IPB ini.

Ini jelas tampak dari upaya mendorong daya saing Bengkulu untuk sama dengan Provinsi tetangga seperti kelembagaannya, daya saing ekonomi, dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

“Kami dari Suku Rejang menilai kebijakan Bapak Gubernur Rohidin selama ini sudah sangat baik untuk Provinsi Bengkulu, kami doakan Gubernur sehat selalu, dilancarkan urusan dan diberi keluasan berfikir. Tetap semangat bangun Bengkulu,” ungkap Tokoh Masyarakat Rejang Bengkulu Utara, Ujang Sulaiman usai hadir pada Silaturahmi dan Dialog Pembangunan bersama Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, di Desa Sukarami, Kecamatan Air Padang, Sabtu (22/08).

Hal senada juga disampaikan Tokoh Masyarakat Rejang Bengkulu Utara, Tul Khadri. Menurutnya, apa yang diprogram dan dilaksakan Gubernur Rohidin membesarkan kerangka daerah Provinsi Bengkulu sudah sangat baik.

“Kami sangat bahagia dan tersanjung atas kehadiran Pak Gubernur, kami sangat menyambut baik dan mendukung kebijakan bapak selama ini, Pak. Kami menilai kebijakan bapak selama ini sudah sangat baik dalam mendorong daya saing Bengkulu,” ujar Tul Khadri.

Dalam silaturahmi ini Gubernur Rohidin menyerap aspirasi dan meminta wejangan dari Tokoh Suku Rejang setempat pembangunan berkelanjutan agar dapat dirasakan secara merata. Gubernur Rohidin juga menyampaikan sosialisasi pencegahan Covid-19, dirinya menghimbau agar masyarakat tak perlu panik namun juga tidak menyepelekan Covid-19.

Rohidin menilai pertemuan ini sangat strategis karena Bengkulu ini memiliki beragam suku dan dirinya merasa terpanggil menjemput aspirasi agar program pembangunan benar-benar terasa secara menyeluruh.

“Saya kira pertemuan ini sangat strategis, kami datang meminta wejangan atau saran dari Tokoh Rejang untuk pembangunan kedepannya. Karena seperti kita ketahui Bengkulu ini terdiri dari banyak sekali suku, untuk itu kita perlu turun ke bawah untuk mendengar langsung masukan guna pembangunan yang terealisasi dan benar-benar terasa kepada masyarakat,” ungkap Gubernur Rohidin Mersyah. (MC Pemprov Bengkulu)

Sumber: Bengkulu

Presiden: Banpres Produktif Akan Segera Disalurkan kepada 9,1 Juta Pelaku Usaha Mikro dan Kecil

Suarapemerintah.idPresiden Joko Widodo kembali menyerahkan secara langsung bantuan modal kerja bagi para pelaku usaha mikro dan kecil yang berasal dari sejumlah wilayah di DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di halaman tengah Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 19 Agustus 2020.

Presiden mengatakan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mulai menyerahkan bantuan modal kerja bernama Banpres Produktif kepada 9,1 juta pelaku usaha mikro dan kecil dari seluruh Indonesia untuk tambahan modal kerja yang dapat meringankan beban di kala pandemi ini.

“Pemerintah minggu depan akan membagikan yang namanya modal kerja darurat, namanya Banpres (Bantuan Presiden) Produktif, kepada 9,1 juta pengusaha kecil dan mikro. Sekali lagi akan dibagikan kepada 9,1 juta pedagang, pengusaha kecil dan mikro. Untuk apa? Untuk tambahan modal kerja kepada usaha-usaha kecil,” ujarnya.

“Bapak/ibu semua kita undang di sini ini mengawali terlebih dahulu sebelum pembukaan besarnya nanti minggu depan untuk yang 9,1 juta pengusaha di seluruh Tanah Air akan dikirim lewat transfer semua,” imbuh Presiden.

Sebanyak 71 pelaku usaha mikro dan kecil hadir untuk menerima bantuan modal kerja darurat sejumlah Rp2,4 juta tersebut dalam penyerahan bantuan petang ini. Mereka terbagi atas dua sesi untuk mencegah kerumunan dan sebagai upaya penerapan protokol kesehatan.

Wiwi Pertiwi, seorang pedagang kecil asal Jakarta Pusat mengaku bersyukur dengan adanya bantuan tersebut. Pandemi Covid-19 yang tengah melanda Indonesia membuat pendapatannya turun berkali lipat.

“Saya ini tadinya pedagang rumahan, kelontong kecil-kecilan. Sebelum Covid saya dagang pulsa juga, kopi, dan indomie. Sebelum Covid itu omzet saya lumayan, sehari saya bisa dapat Rp700 ribu sampai Rp1 juta. Tapi setelah Covid omzetnya turun drastis. Saya sehari itu bisa dapat uang Rp100.000 saja sudah bersyukur. Minim banget,” tuturnya.

“Tapi alhamdulillah saya dapat kabar baik kemarin, katanya saya dipanggil ke Istana untuk terima bantuan. Terima kasih banyak Bapak Jokowi untuk bantuan ini semoga usaha saya bisa berjalan kembali lancar dan Bapak sehat selalu bersama keluarga,” ucapnya menambahkan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga menjelaskan bahwa penurunan ekonomi sebagaimana yang dirasakan para pelaku usaha mikro dan kecil tersebut juga dirasakan oleh pelaku usaha besar lainnya juga oleh sebagian besar negara lainnya.

“Keadaannya memang seperti itu dan itu dialami oleh semua negara. Semuanya memang terkena pandemi ini. Memang ini sebuah cobaan dan ujian untuk kita bersama, tetapi saya meyakini insyaallah kalau kita kerja keras kita akan bisa lepas dari ujian dan cobaan yang diberikan kepada kita,” kata Presiden.

Turut hadir dalam acara penyerahan bantuan modal kerja tersebut yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno serta Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki.

Sumber: presidenri.go.id

Saat Presiden Gowes dan Bagikan Masker di Kebun Raya Bogor

Suarapemerintah.id Presiden Joko Widodo pada pagi ini, Sabtu, 22 Agustus 2020, bersepeda di area Istana Kepresidenan Bogor dan Kebun Raya Bogor. Presiden tampak ditemani putra bungsunya, Kaesang Pangarep.

Sekitar pukul 08.30 WIB, Presiden mulai mengayuh sepedanya menuju area Kebun Raya Bogor. Presiden terlihat mengenakan jaket olahraga warna hitam, lengkap dengan masker, dan helm sepeda.

Di sepanjang jalan, masyarakat yang sedang berolahraga tampak menyapa Kepala Negara. Presiden pun membalas dengan melambaikan tangan ke arah mereka.

Pada kesempatan tersebut, Presiden tampak sesekali berhenti untuk memberikan masker kepada masyarakat. Presiden juga mengingatkan masyarakat untuk senantiasa menaati protokol kesehatan, antara lain dengan memakai masker dan menjaga jarak.

Ada yang unik dari sepeda yang dipakai oleh Presiden Jokowi kali ini, yaitu adanya nuansa kemerdekaan Republik Indonesia. Pada bagian rangka sepeda, terdapat gambar Presiden Soekarno berikut dengan kutipan pernyataan kemerdekaan dan tulisan angka tahun kemerdekaan “1945”.

Sementara itu, pada sisi lainnya, tampak gambar Wakil Presiden Mohammad Hatta. Sepeda lipat tersebut memang dirancang khusus untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI, mengenang para proklamator, sekaligus membuktikan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Setelah bersepeda selama kurang lebih 40 menit di sekitar Kebun Raya Bogor, Presiden kembali ke Istana Bogor sekitar pukul 09.10 WIB.

Sumber: presidenri.go.id

Siaran Pers No. 98/HM/KOMINFO/08/2020 tentang Lewat StartupStudio Indonesia, Kominfo Fasilitasi Akselerasi SkalaBisnis

Suarapemerintah.idKementerian Komunikasi dan Informatika menggelar program intensif bagi early-stage startup untuk mengakselerasi skala bisnis agar dapat mempercepat transformasi digital di Indonesia. Program bernama Startup Studio Indonesia itu ditargetkan dapat memfasilitasi pelaku stratup digital pada tahap Angle hingga pre-series A serta membuka peluang inovasi baru.

 “Sesuai dengan arahan Presiden untuk akselerasi transformasi digital, tak hanya kami menyiapkan talenta digital melalui program Digital Talent Scholarship dan Digital Leadership Academy, kami pun siapkan startup-startup yang dapat menjadi rumah bagi para talenta digital tersebut berkarya untuk menciptakan solusi inovasi baru bagi masyarakat melalui program Startup Studio Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan di Jakarta, Rabu (19/08/2020).

Menurut Dirjen Aptika, inisiatif program itu sejalan dengan itikad Presiden Joko Widodo pada Digital Economy Summit 2020 Jakarta.  “Beliau menyatakan bahwa pemerintah akan terus bekerja keras untuk memperbaiki ekosistem ekonomi digital, mempermudah sumber pendanaan, mentoring, mempermudah ekosistem kerjasama dengan lembaga investasi dunia serta birokrasi dan regulasi yang kondusif,” tuturnya.


Upaya fasilitasi yang dilakukan Kementerian Kominfo, menurut Dirjen Semuel, berbeda dengan Gerakan Nasional 1000 Startup Digital pada 2016 dan Nexticorn (Next Indonesia Unicorn) pada 2017.

“Gerakan Nasional 1000 Startup Digital yang mencari startup pada tahap ideation yang sedang merancang MVP. Program Startup Studio Indonesia menargetkan startup pada tahap Angel hingga pre-series A,” jelasnya.

Dirjen Aptika mengharapkan melalui program itu, startup yang difasilitasi dapat mengembangkan skala bisnisnya dengan lebih cepat. “Dengan beragam dukungan yang berfokus pada akselerasi produk dan tim, validasi strategi fundraising, validasi strategi growth marketing, memberikan dukungan technology development, dan menajamkan business skill,” paparnya.

Menurut Dirjen Semuel, program itu merupakan kolaborasi berbagai stakeholders. Ada dewan kurator dan mentor yang berasal dari startup, akademisi, pemerintah, dan tentunya venture capital. “Kami memberikan akses bagi para founder untuk berjejaring dengan puluhan venture capital,” jelasnya Semuel.

Pelibatan berbagai pihak itu, termasuk venture capital,  menurut Dirjen Aptika selaras dengan target penyelenggaraan program. “Dengan dilibatkannya venture capital sebagai satu komponen penting dalam Startup Studio Indonesia, diharapkan startup founder dapat memahami market yang akan mereka tuju dari sudut pandang yang holistik,” ungkapnya.

Program Startup Studio Indonesia berjalan secara intensif selama 3 bulan. Setiap minggunya akan ada beberapa kali coaching dan mentoring untuk memastikan startup mencapai KPI yang ditentukan di awal.

 “Dari 1.041 startup digital yang dihasilkan pada Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, akan dilakukan kurasi lagi untuk melihat mana startup yang benar-benar siap untuk diakselerasi,” jelas Dirjen Semuel.

Bahkan menurut Dirjen Aptika, program Startup Studio juga membuka peluang bagi startup dari berbagai program inkubator untuk ikut mendaftar.  “Dengan berkembangnya skala bisnis para startup yang berkualitas, Kominfo harapkan akan banyak peluang baru yang tercipta bagi masyarakat untuk lebih berdaya dengan teknologi,” ungkapnya.

Pendaftaran program  Stratup Studio dibuka sejak 18 Agustus hingga 4 September 2020 melalui website https://startupstudio.id.  Informasi lebih lanjut silahkan hubungi: halo@startupstudio.id  atau akses Instagram: @startupstudio.id. 

Raih Juara Nasional, Siswa MAN 2 Tasikmalaya Ikuti Kompetisi Ilmiah Internasional

Suarapemerintah.id – Tiga tim siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tasikmalaya atau MAN Cipasung meraih juara pada ajang lomba Karya Ilmiah Tk. Nasional tahun 2020. Lomba ini diselenggarakan oleh Curious Indonesian Network.

Pendaftaran lomba berlangsung sejak 12 Juli 2020 dan hasilnya diumumkan pada 7 Agustus 2020.

“MAN 2 Tasik mengirim tiga tim. Alhamdulillah,  berhasil menjadi peringkat pertama untuk tim 1, serta peringkat ketiga untuk tim 2 dan 3,” terang Kepala MAN 2 Tasikmalaya Ida di Tasikmalaya, Sabtu (22/08).

“Atas prestasi ini, tim kami ini oleh panitia nasional diikutkan pada lomba karya ilmiah tingkat internasional, yaitu 2020 Virtual Africa Science Buskers Festival pada 28-30 Agustus,” sambungnya.

Kompetisi Ilmiah tingkat nasional diadakan Curious Indonesian Network untuk siswa SD-SMP-SMA dan sederajat. Tahun ini, siswa MAN Tasikmalaya mengikuti kategori “Science Competition and Innovation Fair”.

Untuk mengikuti kompetisi ini, para siswa diminta mengumpulkan deskripsi karya ilmiahnya, maksimal 1000 kata. Selain itu, mereka juga mengirimkan video penjelasan karya ilmiahnya, dengan durasi maksimal 2 menit. “Karena ada virtual conference, maka video harus dibuat semenarik mungkin dengan muatan edukasi,” terang Ida.

“Video menjelaskan penelitian, mulai latar belakang, metode, hingga hasil. Video ini lalu diupload ke youtube,” lanjutnya.

Tim pertama MAN Tasikmalaya, kata Ida, mengangkat tema Phyto-Chemicals Analysis From Betel Leaf As Bio-Septic Spray to Inhibit Staphylococcus AureusTim ini beranggotakan: Shinta Hikmawati, Shinda Salsabila Khalifatunnisa, dan Wulan Aulia.

Tim kedua beranggotakan Setyo Bayu Pratama, Dera Komalasari, dan Alifah zahra Rahmanda. Tim ini membuat karya ilmiah berjudul “Morinda Team – Anti Odor Spray From Noni Leaf And Mint“.

Sedang tim tiga membahas “Social Science: Study About The Perception of Patriarchy by Neutralizing Feminity and Masculinity“. Tim ini beranggotakan Siti Azkia dan Muhammad Abil

“Ketiga tim ini terpilih dalam 11 tim terbaik yang akan berpartisipasi pada 2020 Virtual Africa Science Buskers Festival,” tutur Ida.

Kepala MAN 2 Tasikmalaya mengundang masyarakat Indonesia untuk mendukung 11 delegasi ini di kompetisi ilmiah internasional. Caranya,  cukup klik: Sciencebuskers Lalu, lihat Indonesian Finalist, tonton videonya dan jangan lupa kasih like.

“Mari dukung Indonesia melalui anak bangsa yang menjadi kebanggaan generasi kita!,” ajaknya.