Beranda blog Halaman 4832

Tekan Penyebaran Covid-19, Gubernur Rohidin Terus Sosialisasikan Hidup Bersih dan Patuhi Protokol Kesehatan

Suarapemerintah.id – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah tidak pernah berhenti mengingatkan seluruh masyarakat Bengkulu untuk terus semangat bekerja dan berkarya, walaupun di tengah Pandemi Covid-19.

Seperti halnya dalam Kunjungan Kerjanya di Kabupaten Bengkulu Utara, tepatnya di Desa Tanjung Karet, Kecamatan Air Besi, Jum’at (21/08). Sekaligus Penyerahan Bantuan CSR Alokasi Gubernur Bengkulu (Bank Bengkulu) dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Muttaqin Desa Tanjung Karet.

“Sebenarnya tidak sulit menjaga diri dan keluarga dari Virus Corona, pertama selalu kenakan masker saat ada di keramaian dan kedua selalu cuci tangan setelah beraktivitas di luar rumah dan sebelum menyentuh wajah,” jelas Gubernur Rohidin.

Ia berharap masyarakat tetap terus disiplin dalam situasi saat ini agar dapat terhindar dari terpapar virus corona. Baik dirinya dan keluarga.

Gubernur Rohidin mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat Kecamatan Air Besi, Sarkawi, karena dianggap peduli terhadap kesehatan masyarakat.

Selain itu, Sarkawi yang juga merupakan Sekretaris Panitia Pembangunan Masjid Muttaqin Desa Tanjung Karet menyampaikan rasa terimakasih atas dukungan pembangunan Masjid Muttaqin. Ia menceritakan bahwa sejak 50 tahun berdiri belum dapat terbangun dengan baik.

“Alhamdulillah pak Gubernur kembali hadir di sini memberikan bantuan pembangunan mesjid sekaligus yang utama adalah mengingatkan masyarakat agar jaga kesehatan di tengah Pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Menurut Sarkawi, pembangunan infrastruktur di Bengkulu Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Rohidin sudah sangat baik.

“Kalau pembangunan infrastruktur sudah kami rasakan manfaatnya, seperti pembangunan Jembatan Penyangkak dan ruas jalan utama Bengkulu Utara lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Rohidin juga bersilaturahmi dan berdialog pembangunan bersama Masyarakat Kecamatan Padang Jaya usai menjadi Khatib Shalat Jum’at.

Sumber: Bengkulu

Di Tengah Pandemi Covid-19, UKM Kabupaten Bogor Ekspor ke Amerika

Suarapemerintah.id Wabah pandemi covid-19 tidak menyurutkan semangat untuk terus berkarya dan berprestasi. Seperti yang ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, pasalnya, di tengah pandemi covid-19 UKM Kabupaten Bogor mampu melakukan ekspor sampai ke Amerika.

Sebut saja PT. Mitra Niaga Indonesia. Salah satu perusahaan skala UKM yang berlokasi di Kecamatan Dramaga dengan produksi Kelapa Organik yaitu Organic Coconut Sugar dan Organic Coconut Aminos.
“Saat perekonomian lesu, belum lama ini UKM kita mampu ekspor. Ini Business to Business dan sifatnya berkelanjutan, meskipun cuma satu atau dua order tapi kuantitinya banyak dan kontraknya bisa panjang. Jadi efeknya signifikan terhadap pengembangan usaha dan perekonomian daerah,” ujar Bupati Bogor Ade Yasin di Cibinong, Jum’at (21/8/20).
Ade Yasin menambahkan, Kabupaten Bogor sebagai pionir,  menjadi institusi pemerintah daerah pertama di dunia yang menjalin kerjasama Gold Membership dengan platform alibaba.com.
Sementara itu, Agam selaku Head Company PT. Mitra Niaga Indonesia mengungkapkan ini merupakan kolaborasi yang baik dengan Pemkab. Bogor.
“Kami difasilitasi oleh Pemkab. Bogor dalam Program International Digital Marketing dengan dipromosikannya produk-produk kami pada akun Gold Membership pemkab bogor di platform Alibaba.com. program ini sangat membantu kami dalam hal pemasaran di dunia Internasional,” ujar Agam.
“Bulan Juli kemarin kita ekspor produk kelapa organik ke Amerika, dan bulan ini (red. Agustus) akan ekspor ke Kanada, Thailand dan Inggris. Saya berharap ke depan program ini terus berjalan dan semakin banyak UKM yang mendapatkan manfaat dari program ini,” pungkas Agam.

Sumber: Kabupaten Bogor

Onda Raih Sukses di Ranah Digital Berkat Costumer Engagement dan Sinergi Offline-Online

Suarapemerintah.id – Produsen alat-alat dan komponen sanitasi dan ledeng kenamaan, PT Onda Mega Industri, semakin kuat menancapkan kukunya di posisi puncak industri sanitasi Indonesia. Salah satu kunci dari  kesuksesan Onda ialah membangun kanal digital sebagai corong komunikasi dan pemasaran yang utama.

Kesuksesan di ranah digital tersebut bisa dilihat dari apresiasi yang diberikan kepada Onda. Salah satunya adalah keberhasilan Onda yang dinyatakan sebagai pemenang penghargaan bergengsi Indonesia Digital Popular Brand Award (IDPBA) 2020.

Hansel Fhilipus Setiabudi Public Relation Manager PT. Onda Mega Industri, menuturkan Ia bersama timnya sangat berterimakasih sekaligus bangga dengan pencapaian ini.

Ia menyebut penghargaan ini ibarat seperti buah manis yang ia petik dari pohon yang ditanam dan dirawat dengan baik. Kerja keras semua orang yang ada di Onda selama ini berbuah kesuksesan.

Onda berhasil membangun kanal digital sebagai corong branding dan pemasaran hanya dalam kurun waktu 2 -3 tahun. Hansel menyebut Onda melakukan shifting untuk memprioritaskan ke digital pada 2017 lalu.

Dalam waktu yang singkat tersebut, ia berhasil mengubah dunia baru, digital, menjadi arena permainan yang menyenangkan. Kuncinya, ia menyebut adalah tidak alergi dengan perubahan jaman dan cepat beradaptasi.

Dalam berstrategi secara digital, Onda menitikberatkan kepada costumer engagement. Pasalnya karakter konsumen di dunia maya sedikit berbeda yakni menginginkan kecepatan brand dalam menjawab kebutuhan mereka.

’’Kami konsisten membangun engagement di semua platform media sosial sesuai kebutuhan konsumen, Informasi dan komunikasi yang baik diharapkan dapat membuat konsumen puas dan semakin loyal dengan ONDA.’’ Jelasnya.

Tentunya, ia menambahkan, kecepatan informasi dan komunikasi tadi dibarengi dengan tetap menjaga kualitas produk-produk Onda. Jadi menururtnya kunci utama adalah sinergi online dan offline.

‘’Kesesuaian informasi yang disampaikan di media online dengan media offline, akan membuat merk kita mendapatkan citra positif dan dipercaya. Jadi strateginya adalah konsisten dalam menjalankan janji merk kita, dan mau menjadi lebih baik’’, terangnya.

Terbukti, kini Onda menjadi brand yang berhasil di ranah digital. Selain beragam penghargaan yang diraih, indikasi keberhasilan adalah Onda tetap bisa survive dan tumbuh bahkan di masa pandemi sekarang.

‘’Meskipun dengan kondisi ekonomi melemah, Peningkatan di berbagai sisi tetap ada. Penjualan meningkat. Selain itu dengan Survey dari DIGITAL POPULAR BRAND, yang juga menunjukkan peningkatan; meyakinkan kami bahwa ONDA menuju arah yang tepat menjadi merek sanitary dan plumbing pilihan masyarakat. Hal ini tentu menjadi bukti kami siap bersaing di era 4.0,’’ungkap Hansel bangga.

Dirjen Pendis Baru Dorong PTKI Akselerasi Guru Besar

Suarapemerintah.id – Direktur Jenderal Pendidikan Islam yang baru Muhammad Ali Ramdhani mendorong Perguruan Tinggi Keagamaan Islam untuk melakukan akselerasi atau percepatan program guru besar. Hal ini disampaikan Ramdhani di hadapan jajaran pejabat Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis).

Sebelumnya, Ramdhani menerima Bank Dunia, membahas program peningkatan PTKI. Menurutnya, untuk mempercepat peningkatan kualitas PTKI, salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong akselerasi Guru Besar (professor).

“Saya ingin agar para dosen berupaya serius untuk meniti karir sampai puncak menjadi guru besar,” ujarnya di Jakarta, Selasa (18/08).

Saat ini, Ditjen Pendidikan Islam mencatat baru ada 508 Guru Besar dari 40.124 dosen PTKI se-Indonesia. Sebanyak 18.166 adalah dosen PTKIN dan 21.958 PTKIS. Sementara yang telah mencapai Lektor Kepala berjumlah 4.171 sebagai syarat untuk ke jenjang guru besar.

“Dengan banyaknya guru besar akan mempercepat kualitas PTKI bersaing dengan perguruan tinggi lain secara nasional bahkan internasional,” tambahnya.

Ramdhani juga meminta Diktis segera mewujudkan Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM). Itu penting agar problem-problem akreditasi untuk PTKI mendapatkan solusi terbaik. “LAM sangat diperlukan untuk mempercepat standar kualitas PTKI dan mendapatkan solusi diantara problem-problem akreditasi yang dihadapi,” paparnya.

Program lain yang mendapat perhatian serius Ramdhani adalah penguatan 5000 Doktor dalam dan luar negeri, pembelajaran jarak jauh (PJJ), dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah). Dirjen Pendis juga menggarisbawahi bantuan sarana prasarana bagi PTKI Swasta. “Kehadiran kita sangat ditunggu oleh PTKIS dalam memberikan bantuan sarana prasarana pendidikan dan kita perlu optimalkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Arskal Salim GP melaporkan beberapa program strategis Diktis, di antaranya KIP Kuliah. “Pada Tahun 2020, kita akan menerima mahasiswa melalui jalur beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah sebanyak 17. 656 orang, tersebar di 58 PTKIN sebanyak 14.656 mahasiswa dan 315 PTKIS sebanyak 3000 orang,” kata Dirjen Pendis.

Terkait kelembagaan, Arskal memaparkan ada 40 PTKIN yang berstatus Satker Biasa, 18 PTKIN Berstatus Badan Layanan Umum (BLU) dan 1 PTKIN berstatus PTN-BH, yaitu Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).

Sementara PTKIN yang telah mencapai Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) dengan predikat A: 7 lembaga, B: 41 lembaga, C: 6 lembaga dan belum terakreditasi ada 2 lembaga, karena PTKIN baru. Sedangkan pada PTKIS yang telah APT-A: 17 lembaga, APT-B: 140 lembaga, APT-C: 410 lembaga dan belum akreditasi 270 lembaga. Jumlah total PTKI ada  895 lembaga dengan perincian 59 PTKIN dan 837 PTKIS.

Sumber: Kementerian Agama Republik Indonesia

Adlin Sila: Penyuluh Harus Sebarkan Konten Moderasi Beragama

Suarapemerintah.id – Kapuslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Kementerian Agama Muhammad Adlin Sila mengajak para Penyuluh Agama Islam (PAI) agar dapat terus mengampanyekan gerakan moderasi beragama, baik dari lingkungan binaan maupun melalui pemanfaatan media digital.

“Pada masa ini sudah saatnya para Penyuluh Agama Islam lebih speak up dalam menggaungkan gerakan moderasi beragama. Tidak hanya keliling dari masjid dan majelis taklim saja, namun juga melalui media-media digital seperti Facebook, Twitter atau Instagram di mana jumlah followernya itu banyak dan sebagian besarnya itu adalah kaum millenial,” kata Muhammad Adlin Sila saat memberikan materi pada kegiatan Diseminasi Konten Moderasi Beragama di Provinsi Jawa Tengah, Hotel Sahid Jaya Kota Solo, Rabu (19/08).

Adlin mengingatkan kepada para penyuluh tentang pentingnya pemahaman dasar dari gagasan moderasi beragama serta hikmah dari proses yang tidak bisa instan terkait penerapannya di Indonesia, terlebih dalam memanfaatkan ruang digital pada era saat ini.

“Konsep moderasi beragama (wasathiyah; jalan tengah) harus dipahami sebagai komitmen bersama untuk menjaga keseimbangan yang paripurna atau dalam istilah agamanya adalah tawazun, di mana setiap warga masyarakat, apapun suku, etnis, budaya, agama, dan pilihan politiknya harus mau saling mendengarkan satu sama lain, serta saling belajar melatih kemampuan mengelola dan mengatasi perbedaan di antara mereka,” papar Adlin.

Menurutnya, setelah memahami pemahaman dasar tentang moderasi beragama tersebut, ada beberapa tahapan strategis dalam penerapannya di dunia digital. Pertama, dengan memulai membiasakan menulis konten-konten posisif dengan iringan sifat etis yang menyertainya yaitu khusnudzan dan terbuka. Kedua, pemilihan materi yang disampaikan agar memiliki pesan kuat yang mempromosikan toleransi dan menolak tindakan ekstrim.  Ketiga, menyajikan fakta-fakta atau argumentasi yang membantah pesan-pesan negatif kelompok ekstrim atau intoleran. Keempat, menggunakan narasi reflektif seperti kisah harmoni pertemanan dengan ragam latar belakang perbedaan.

Adlin juga menyampaikan penyuluh adalah penyampai ajaran keagamaan, maka tugas penyuluh menjadi penting dan luar biasa dalam meningkakan hidup toleran sebagai manifestasi cara pandang moderat tersebut.

“Selain itu penyuluh juga sebagai bagian dari komunikator atau corong Kementerian agama dalam menyampaikan ke masyarakat visi Kementerian Agama untuk meningkatkan kualitas kesalehan umat beragama,” kata Adlin.

Bagi Adlin, tujuan dari moderasi beragama adalah mengembalikan kembali ajaran umat beragama di Indonesia. Nilai-nilai moderat itulah yang akan menjadi esensi beragama itu sendiri. Moderat itu jika dalam bahasa arab disebut wasathiyyah (tengah-tengah, seimbang, adil).

“Nilai wasathiyyah ini harus ditanamkan kembali bagi masyarakat Indonesia sebagai muslim mayoritas”, tambah Adlin.

Adlin juga menjelaskan bahwa dalam moderasi beragama itu lebih tentang cara pandang dan sikap toleran. Orang yang toleran ini mengetahui dan menyadari adanya perbedaan. Adanya perbedaan terkait kelompok teologi yang dianggap melatar belakangi adanya gesekan, ketika bisa menunda/menanggalkan keinginan untuk memaksa orang lain masuk ke agama kita.

“Moderasi beragama itu harusnya bisa mempengaruhi perilaku kita, untuk menghadirkan sikap toleran. mari sama-sama dan bantu kami kementerian agama untuk mempromosikan untuk moderasi beragama,” ajak Adlin.

Kegiatan diseminasi yang berlangsung selama tiga hari itu (19-21) yang dihadiri 30 Penyuluh Agama Islam (PAI) se-Provinsi Jawa Tengah dan unsur Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah dan beberapa narasumber, seperti Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Musta’in Ahmad, Kasubdit Kepustakaan Islam Abdullah Alkholis, serta dua Peneliti Utama Balitbang Kemenag Anik Farida dan Jamil Wahab.
Sumber: Kementerian Agama Republik Indonesia

Menag Ajak Masyarakat Aceh Bangun Jembatan Kesetiakawanan Sampai Papua

Suarapemerintah.id – Menteri Agama Fachrul Razi mengajak masyarakat Aceh untuk membangun jembatan kesetiakawanan sampai ke Papua.

“Saya mengajak FKUB Aceh dan FKUB Papua untuk membangun jembatan kesetiakawanan itu. Mulai awal bulan depan kita membangun jembatan kesetiakawanan ini. Mudah-mudahan ini bisa kita jalankan bersama. Mari kita memberikan kontribusi yang lebih banyak untuk umat dan bangsa,” kata Menag Fachrul Razi saat menjadi Keynote Speakers pada acara Silaturahim Hijriah Taman Iskandar Muda yang digelar secara virtual, Kamis (20/08).

Acara ini mengusung tema “Hikmah Covid-19 dan Tantangan Bagi Aceh”. Dijelaskan Menag bahwa musibah Covid-19 yang melanda dunia khusunya Indonesia banyak mendatangkan hikmah. Di antaranya, menguatnya kepedulian sosial dan kerukunan umat beragama.

“Dalam hadits dikatakan, ‘bukanlah umatku yang tidur dengan enak dan perut kenyang, sementara tetangganya kelaparan’. Kita semua harus bangkit, dan banyak bantuan sosial yang dilakukan bagi tetangga dan masyarakat,” kata Menag.

Menag juga melihat fenomena menguatnya kerukunan umat beragama. Menurutnya, ketika ada orang sakit dibawa ke rumah sakit, semua peduli, tanpa melihat suku, agama, ras, dan lainnya. Semua peduli untuk menjaga yang sehat dan mengobati yang sakit.

Foto (Istimewa)

Kepada masyarakat Aceh, Menag juga berpesan tentang pentingnya penyesuaian atau adaptasi dengan kehidupan baru (new normal). Setiap orang harus tetap produktif, tapi aman covid-19.

“Adaptasi kebiasaan baru, mengharuskan kita terbiasa dengan kehidupan bersih dan itu adalah ajaran Islam. ‘Annadzafatu minal iman (kebersiahan itu bagian dari iman). Kita harus mengangkat ini sesering mungkin. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan,” ajak Menag.

Menag juga mengajak masyarakat komitmen dan proaktif dalam mengembangkan Islam yang rahmatan lil alamin.

“Semoga kita semua senatiasa dalam kesehatan,” tutup Menag.
Sumber: Kementerian Agama Republik Indonesia

Cegah Bullying Di Sekolah Pemkot Makassar Raih Penghargaan Di HUT Anak Nasional Tingkat Provinsi Sulsel

Suarapemerintah.id – Di HUT Anak Nasional Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Pemerintah Kota Makassar berhasil meraih penghargaan sebagai daerah yang berkomitmen pada pengembangan dan replikasi pencegahan bullying di sekolah.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Hayat Gani disaksikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia Petahana I Gusti Ayu Bintang Darmawati. Di ruang rapat kantor Gubernur Sulsel, Rabu (19/8/2020).

Penjabat Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin usai menerima penghargaan mengungkapkan apresiasinya yang sangat mendalam atas kehormatan Pemkot Makassar mendapatkan penghargaan ini sekaligus menjadi cambukan serta evaluasi daerah dalam  menangani kasus anak di tanah Makassar.

“Alhamdulillah Pemerintah Kota Makassar berhasil mendapatkan anugerah ini. Kita patut syukuri namun juga ini sebagai cambuk agar kita dapat lebih jeli lagi memantau keadaan anak di kota ini. Masih ada pekerjaan yang harus kita benahi bersama demi mewujudkan anak cerdas berkualitas”ungkapnya.

Peringatan hari anak nasional dilaksanakan setiap tahun oleh pemerintah Republik Indonesia yang diperingati setiap tanggal 23 Juli, namun akibat adanya pandemi Covid 19 pelaksanaannya dilaksanakan oleh masing-masing provinsi

 

Wawali Letakkan Batu Pertama Masjid Al fath

Suarapemerintah.id – Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Fath yang berlokasi di Perumahan Taman Siswa Indah, Mergangsan Kota Yogya.

Dalam kesempatan tersebut Wawali sangat mendukung keberadaan Masjid Al-Fath yang baru ini karena akan menjadi sebagai pusat syiar Islam.

Ia menyatakan bahwa dalam proses pembangunan masjid tersebut diharapkan terjalin kerjasama yang baik antara warga sekitar khususnya antar panitia pembangunan.

“Jadi tidak hanya sekadar membangun tapi juga memakmurkan dan memanfaatkan masjid dengan baik,” katanya dilokasi, Kamis (20/8/2020).

Wawali menambahkan, fungsi utama masjid sebagai tempat ibadah tentunya harus diisi dengan berbagai kegiatan bernuansa keagamaan.

Shalat, dzikir dan kegiatan membaca Al Quran adalah bagian dari upaya memakmurkan masjid sebagai tempat ibadah.

“Masjid juga dapat berfungsi sosial seperti memberantas kemiskinan, kebodohan serta kegiatan keumatan yang dapat menciptakan dan membawa kemaslahatan seluruh umat,” pungkasnya.

Ia juga mengharapakan dengan terbangunnya masjid tersebut nanti, semua masyarakat dapat menikmati manfaatnya secara bersama-sama. Masyarakat pun diharapkan dapat memakmurkan masjid.

“Saya harap kepada masyarakat di kampung ini, marilah kita makmurkan masjid ini secara bersama-sama. Jangan hanya pada saat acara ini saja tapi setelah ini juga saya harap bisa meramaikan mesjid,” ujarnya. (Han)

(Klik bintang untuk mulai beri nilai)
Sumber: DI Yogyakarta

HUT Jabar ke 75, Jabar Terus Berinovasi dan Berbudaya

HUT Jabar ke 75, Jabar Terus Berinovasi dan Berbudaya
Suarapemerintah.id – Tepat pada tanggal 19 Agustus 2020, Provinsi Jawa Barat memperingati Hari Ulang Tahunnya yang ke – 75. Upacara Peringatan HUT Provinsi Jawa Barat ke – 75 tahun, dilaksanakan di Gedung Sate Bandung dan diikuti secara virtual oleh oleh Bupati Bogor, Ade Yasin di dampingi oleh Forkominda Kabupaten Bogor bertempat di Ruang VIP A Gedung Tegar Beriman Cibinong.
Upacara digelar dalam nuansa adat Sunda dengen menerapkan protokol kesehatan COVID-19 jaga jarak – pakai masker. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bertindak sebagai pembina upacara yang dihadiri sedikit saja peserta upacara, di antaranya Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum, beberapa pejabat dinas, serta masyarakat.
Dalam pidato resmi, Gubernur menyatakan hari bersejarah ini menjadi pengingat perjalanan Jabar sebagai sebuah provinsi dimulai dari nol sampai sekarang menjadi provinsi barometer Indonesia.
“Patut disyukuri Provinsi Jawa barat hari ini telah tumbuh pesat menjadi pusat industri, pusat pendidikan, pusat ekonomi kreatif, pusat inovasi, dan pusat pariwisata sebagai provinsi terbesar jumlah penduduknya sebanyak 49,3 juta jiwa,” ujar Ridwan Kamil.
Gubernur merasa bersyukur karena dua tahun kepemimpinannya bersama Uu Ruzhanul Ulum, Provinsi Jabar melalui berbagai inovasi telah menorehkan prestasi tingkat nasional dan internasional. Di tengah pandemi COVID-19, apresiasi atas kerja keras birokrasi menjadi penyemangat dan harapan baru menyongsong Adaptasi Kebiasaan Baru.
“Alhamdulillah berkat kerja keras kita semua di masa pandemi COVID-19 terdapat sejumlah capaian positif yang tentu ini memberikan harapan baru, semangat baru dan menambah keyakinan kita untuk bangkit dari kelesuan ekonomi,” katanya.
Gubernur menyebutkan, memasuki tahun ketiga kepemimpinannya, Provinsi Jabar telah meraih 92 penghargaan tingkat nasional. Pada bidang pemerintahan, Provinsi Jabar berhasil melanjutkan tradisi opini keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) hingga sembilan kali beruntun. Bertambah spesial karena pertama kali dalam sejarah 27 kota/kabupaten tahun ini berhasil meraih WTP.
“Hal tersebut berkat kekompakan, kerja keras, dan kerja sama yang baik dari semua pihak,” lanjutnya.
Gubernur juga bangga karena memasuki 75 tahun Provinsi Jabar semua desa telah merdeka dari ketertinggalan. Kini, dari 5.312 desa tidak ada lagi yang berstatus tertinggal. Peningkatan signifikan terasa setahun terakhir, dari jumlah status desa mandiri asalnya hanya 98 tahun 2019, menjadi 270 desa mandiri pada 2020. Kemudian desa berstatus maju meningkat dari 1.232 menjadi 1.631 desa.
Menurut Gubernur, peningkatan indeks desa membangun (IDM) menunjukkan perbaikan desa pada aspek sosial, ekonomi, dan infrastruktur. “Saat ini, dari total 5.312 desa sudah tidak terdapat lagi desa tertinggal di Jabar,” tambahnya.
Sementara prestasi internasional, program Desa Digital yang digulirkan Dinas Komunikasi dan Informatika sukses terpilih sebagai ‘Digital Equity and Accessibility’ pada ajang IDC Smart City Asia Pasifik Awards 2020. Menurut Ridwan Kamil, Desa Digital merupakan penjabaran visi West Java Digital dari semua sektor.
“Melalui program ini kita dapat memberdayakan masyarakat dan meningkatkan aksesibilitas melalui pemanfaatan teknologi digital dan internet,” ujar Gubernur.
Gubernur menyadari di usia 75 tahun Provinsi Jabar masih banyak hal yang harus dibenahi. Dengan inovasi dan kolaborasi, kekurangan demi kekurangan itu akan diperbaiki tiga tahun mendatang. Dalam menjalankan roda pemerintahan, Pemda Provinsi Jabar mendengarkan masukan dan menerima kritik dengan lapang dada untuk perbaikan masa mendatang. Di usia 75 tahun, Jabar berupaya menjadi provinsi yang berinovasi dan berbudaya.
Hari Jadi ke-75 Provinsi Jawa Barat selalu istimewa karena jatuh pada19 Agustus atau dua hari setelah seluruh rakyat Indonesia memperingati HUT Republik Indonesia. Hari Jadi ke-75 bertambah spesial karena belum lama atau tepatnya 27 Juli, Gedung Sate genap berumur satu abad. Kebahagiaan semakin sempurna karena diprediksi tahun ini jumlah penduduk Jabar mencapai 50 juta yan bonus demografinya masih dapat dinikmati diperkirakan hingga 2036. Fakta menarik dan angka cantik setidaknya menjadi pelipur di tengah wabah korona.

Sumber: Kabupaten Bogor

PLN Gerak Cepat Pulihkan Kelistrikan Bengkulu Terdampak Gempa

Suarapemerintah.id PLN gerak cepat memulihkan kelistrikan pasca gempa bumi yang menerjang Bengkulu dan sekitarnya pada Rabu (19/8). Sebelumnya, Gempa berkekuatan 6,9 SR pada pukul 05.23 WIB dan diikuti gempa susulan berkekuatan 6,8 SR pada pukul 05.29 WIB menyebabkan kelistrikan di sebagian kota Bengkulu dan sekitarnya mengalami pemadaman.

Sejak pukul 05.57 WIB, secara bertahap PLN mulai menyalakan kembali listrik yang normal. PLN pun memastikan kelistrikan Bengkulu telah normal kembali sejak pukul 13.39 WIB.

“Alhamdulillah, daerah yang padam sudah berhasil dinyalakan kembali,” tutur Manajer Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bengkulu, Haris Andika.

Dirinya menceritakan, sesaat setelah gempa petugas PLN langsung melakukan pengecekan jaringan untuk memastikan jaringan dalam keadaan aman untuk dinyalakan.
“Setelah dipastikan aman, kami nyalakan kembali secara bertahap. Namun di beberapa daerah kita temukan juga isolator pecah dan beberapa bracket miring akibat kerasnya gempa. Ini langsung kita lakukan perbaikan,” tambah Haris.

Sumber: PLN