Beranda blog Halaman 4833

Pemkot Yogya Siagakan Ratusan Petugas

Beritamedia.id – Guna menghadapi lonjakan pengunjung di Kota Yogya selama libur akhir pekan, Pemerintah Kota Yogyakarta menyiagakan ratusan petugas.

Petugas ini akan menertibkan wisatawan dan memastikan semuanya melaksanakan protokol kesehatan guna mencegah virus corona (Covid-19).

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi pada kesempatan tersebut mengatakan penyiagakan ratusan petugas tersebut dalam rangka menghadapi liburan akhir pekan yang berbarengan dengan cuti bersama Tahun Baru Hijriyah 1442 maka dimungkinkan banyak pengunjung yang akan memedati tempat tempat wisata di kota Yogyakarta, terutama di kawasan Malioboro.

“Oleh karena itu diperlukan pengawasan yang ketat terkait situasi pandemi covid-19 yang masih terjadi, guna mencegah terjadinya penularan di tempat umum,” jelasnya usai memimpin apel gelar pasukan di taman parkir Abubakar ali, Kamis (20/8/2020).

Ratusan personel tersebut terdiri dari Satpol PP Kota Yogyakarta, Jogoboro, Dishub Kota Yogyakarta, Linmas, Pam Budaya, Pam Pasar, dan Satgas Selasa Wage.

Ia menjelaskan salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah giat operasi pengamanan tempat wisata dalam upaya pencegahan penularan Covid-19. “Kegiatan dilaksanakan di Kawasan Malioboro di mulai pada hari ini Kamis, 20 Agustus hingga Senin 24 Agustus 2020.

Di Malioboro sendiri, lanjutnya sudah menerapkan sistem QR code guna mencatat data dan aktivitas wisatawan yang masuk.

“Petugas akan memeriksa suhu tubuh setiap pengunjung. Sebelum turun dari bus, kordinator bus harus turun dan memberikan data ke petugas,” katanya.

Untuk memudahkan pemantauan Pemkot Yogya  juga membuat 20 pos pengamanan di sepanjang Jalan Malioboro.

“Nantinya petugas dibagi dua shif, shif pertama dari pukul 09.00 WIB hingga pukul  16.00 WIB, dan shif kedua dari pukul 15.30 WIB  hingga  23.00 WIB,” jelasnya.

Wawali  berharap, dengan adanya tambahan personel tersebut maka penerapan protokol kesehatan di kawasan Malioboro bisa dilakukan secara optimal dan tidak ada lagi pengunjung yang melanggar protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

Ia pun menegaskan protokol kesehatan tidak hanya berlaku untuk pengunjung saja. Namun juga bagi seluruh pedagang, pelaku wisata sampai di hotel dan restoran. “Mari kita sama-sama menjaga protokol kesehatan,” katanya.

Jika nanti ada pelanggaran, petugas diarahkan untuk melakukan penindakan secara persuasif. (Han)

Sumber: DI Yogyakarta

Ritual Tabut Tetap Digelar, tapi Terbatas

Suarapemerintah.id Tahun baru Hijriah 1442 H kali ini dipastikan tidak ada perayaan Festival Tabut yang biasanya digelar mulai 1 – 10 Muharam. Namun, ritual Tabut tetap dilaksanakan oleh Kerukunan Keluarga Tabut (KKT) Bengkulu kendati terbatas.

Hal tersebut ditegaskan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, usai silaturahmi antara jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan KKT di Balai Raya Semarak, Rabu malam (19/8).

Pada kesempatan ini Gubernur Rohidin mengingatkan jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen memberikan dukungan yang serius dan terencana pada festival yang masuk Calender Of Event Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI ini di waktu mendatang, agar budaya Tabut tetap lestari dan dikenal hingga manca negara.

Dijelaskan Ketua Harian KKT, Junaidi Zul, di masa Pandemi Covid-19 semua kegiatan yang berpotensi mengumpulkan masa seperti rangkaian festival dan bazar ditiadakan.

“Kami keluarga besar KKT tetap mengedepankan kepentingan dan keselamatan orang banyak,” ujarnya.

Sementara untuk ritual Tabut, lanjutnya, akan diawali dengan mendoa yang dilakukan beberapa orang, kemudian tanggal 4 atau 5 Muharam dilakukan ritual cuci penja di rumah masing-masing dan kemudian akan ditutup dengan ziarah ke makam karbala pada tanggal 10 Muharam  dengan jumlah orang terbatas.

“Kita tetap melakukan ritual prosesi di rumah masing-masing yang sifatnya tidak mengumpulkan masa,” tutupnya. (MC Pemprov Bengkulu)

Sumber: Bengkulu

Presiden Jokowi Lantik Anggota Kompolnas 2020-2024

Suarapemerintah.idKompolnas akan membantu Presiden dalam menetapkan arah kebijakan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) serta memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam pengangkatan dan pemberhentian Kapolri.

Presiden Joko Widodo pada Rabu, 19 Agustus 2020, melantik sembilan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) masa bakti 2020-2024 di Istana Negara, Jakarta.

Pengangkatan anggota Kompolnas ini dituangkan dalam surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 54/M Tahun 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Keanggotaan Komisi Kepolisian Nasional. Keppres ini ditetapkan pada tanggal 11 Agustus 2020.

Adapun anggota Kompolnas yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo tersebut ialah:

  1. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan mewakili unsur pemerintah sebagai Ketua merangkap anggota;
  2. Menteri Dalam Negeri mewakili unsur pemerintah sebagai Wakil Ketua merangkap anggota;
  3. Menteri Hukum dan HAM mewakili unsur pemerintah sebagai anggota;
  4. Dr. Benny Jozua Mamoto, S.H., M.Si., mewakili unsur pakar kepolisian sebagai anggota;
  5. Drs. Pudji Hartanto Iskandar, M.M., mewakili unsur pakar kepolisian sebagai anggota;
  6. Dr. Albertus Wahyurudhanto, M.Si., mewakili unsur pakar kepolisian sebagai anggota;
  7. Yusuf, S.Ag., M.H., mewakili unsur tokoh masyarakat sebagai anggota;
  8. H. Mohammad Dawam, S.H.I., M.H., mewakili unsur tokoh masyarakat sebagai anggota; dan
  9. Poengky Indarti, S.H., LL.M., mewakili unsur tokoh masyarakat sebagai anggota.

Nama-nama yang mewakili unsur pakar kepolisian dan tokoh masyarakat di atas (bersama sejumlah nama lain) sebelumnya diajukan oleh Panitia Seleksi (Pansel) Kompolnas yang diketuai oleh Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si., untuk kemudian ditambah dengan tiga nama yang mewakili unsur pemerintah. Pansel Kompolnas tersebut dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 2/M Tahun 2020 yang terdiri atas sembilan anggota.

Selanjutnya, para anggota Kompolnas yang baru saja dilantik Presiden Joko Widodo hari ini akan bertugas untuk membantu Presiden dalam menetapkan arah kebijakan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) serta memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam pengangkatan dan pemberhentian Kapolri.

Hadir dalam pelantikan tersebut sejumlah tamu undangan terbatas dan tetap menerapkan protokol kesehatan di antaranya Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

(BPMI Setpre)

Sumber: presidenri.go.idre

Presiden Saksikan Pengambilan Sumpah Anggota Konsil Kedokteran Indonesia

Suarapemerintah.id – Sebanyak 17 nama anggota KKI ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 55/M Tahun 2020.

 

Sebanyak 17 nama anggota KKI ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 55/M Tahun 2020 tanggal 11 Agustus 2020 mengenai Pemberhentian dan Pengangkatan Keanggotaan Konsil Kedokteran Indonesia yang dibacakan oleh Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama.

Nama-nama tersebut ialah:

  1. dr. Putu Moda Arsana, Sp.PD-KEMD., FINASIM., wakil dari Ikatan Dokter Indonesia;
  2. Dr. dr. Dollar, S.H., M.H., wakil dari Ikatan Dokter Indonesia;
  3. drg. Nurdjamil Sayuti, MARS., wakil dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia;
  4. drg. Nadhyanto, Sp.Pros., wakil dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia;
  5. dr. Pattiselanno Roberth Johan, MARS., wakil dari Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia;
  6. drg. Achmad Syukrul A., M.M., wakil dari Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia;
  7. Prof. Dr. dr. Bachtiar Murtala, Sp.Rad (K)., wakil dari Kolegium Kedokteran Gigi;
  8. drg. Andriani, Sp.Ort., F.I.C.D., wakil dari Kolegium Kedokteran Gigi;
  9. Sdr. Vonny Nouva Tubagus, MD., wakil dari Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia;
  10. dr. Ni Nyoman Mahartini, Sp.PK (K)., wakil dari Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia;
  11. Drs. Mohammad Agus Samsudin, M.M., wakil dari Tokoh Masyarakat;
  12. Drs. Hisyam Said, M.Sc., wakil dari Tokoh Masyarakat;
  13. Prof. Intan Ahmad Musmeinan, Ph.D., wakil dari Tokoh Masyarakat;
  14. Prof. Dr. Taruna Ikrar, M. Biomed, Ph.D., wakil dari Kementerian Kesehatan;
  15. drg. Sri Rahayu Mustikowati, M.Kes., CfrA., wakil dari Kementerian Kesehatan;
  16. Prof. Dr. drg. Melanie Hendriaty Sadono, M.Biomed., PBO., wakil dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; dan
  17. dr. Hj. Mariatul Fadilah, MARS., Ph.D., wakil dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Prosesi pengucapan sumpah tersebut dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan dan hanya dihadiri oleh tamu undangan terbatas.

Acara tersebut diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dari Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin kepada para anggota KKI tersebut.

(BPMI Setpres)

Sumber: presidenri.go.id

Dukung Kegiatan Padat Karya Oleh BPTD Wil. IV Jasa Raharja Hadiri Kegiatan Perbaikan Sarana Jalan

Suarapemerintah.id – Dukung Kegiatan Padat Karya Oleh BPTD Wil. IV Jasa Raharja Hadiri Kegiatan Perbaikan Sarana Jalan

Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Riau Herry Kesuma menghadiri kegiatan pembersihan dan pengecatan sarana jalan / kaanstin sepanjang Jalan Sudirman Area Pedestarian Sudirman Green City Walk sampai depan Kantor Gubernur Riau. Kegiatan ini dilaksanakan merupakan bagian dari proyek padat karya yang dilaksanakan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) secara Nasional di tiap provinsi.

Kegiatan padat karya dihadiri Bapak Imran Rasyid sebagai Sekretaris Ditjen Perhubungan darat, Anggota DPRRI Komisi V Syahrul Aidi Maazat,  Kadishub Kota, Walikota Pekanbaru dan pimpinan instansi terkait lainnya.

Adapun tujuan kegiatan pembersihan dan pengecatan ini yang dilakukan secara padat karya melibatkan dan memberdayakan masyarakat warga tempatan, sehingga terwujudnya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sekretaris Ditjen Perhubungan Darat dan Anggota Komisi V DPRRI dengan senada menyampaikan harapanmya,  melalui kegiatan yang dilakukan pemerintah secara padat karya ini bisa menghidupkan ekonomi dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Walikota Pekanbaru menyambut, kegiatan bersifat padat karya ini harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Apalagi pandemi covid-19 ini semua sektor mengalami kelumpuhan, maka semua pihak bahu membahu menghidupkan kembali sendi-sendi kehidupan yang ada.  Covid19 yang meninimbulkan adanya PHK, kelesuan perekonomian dan berkurangnya kegiatan ekonomi sector non formal diharapkan terbantu dengan kegiatan seperti ini. Masyarakat yang bekerja, bukan orang-orang yang ahli atau mempunyai kemampuan tapi masyarakat yang terdampak kesulitan ekonomilah yang dilibatkan.

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Riau, Herry Kesuma menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas kegiatan. Bagi Jasa Raharja sendiri, Dukungan kegiatan pengecatan dan pembersihan kanstin jalan ini sangat berarti karena diharapkan para pengendara lalu lintas terbantu dalam mengendalikan kendaraan sehingga meminimalisir resiko kecelakaan, Dimana Jasa Raharja sangat berkepentingan dalam upaya menurunkan tingkat kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, kegiatan pembersihan dan pengecatan kaanstin jalan yang dilakukan secara padat karya oleh BPTD Wil.IV dan Pemerintah Kota Pekanbaru ini terasa sangat tepat dalam upaya menggairahkan kembali ekonomi masyarakat terdampak covid-19. Pelibatan masyarakat secara gotong royong menggunakan dana pemerintah diharapkan dapat memberikan bantuan secara ekonomi.

Sumber: Jasa Raharja

Pepsodent Luncurkan Pepsodent Edisi Spesial untuk #MerdekakanSenyum Keluarga Indonesia

Suarapemerintah.id – Pepsodent percaya bahwa setiap senyuman begitu berarti, terlebih dalam masa sulit seperti sekarang. Senyuman dapat tercipta dari hal-hal sederhana di tengah keluarga, memberikan energi positif untuk saling menguatkan, bangkit dan bersemangat. Oleh karena itu, hari ini Pepsodent luncurkan Pepsodent Edisi Spesial Merah Putih jelang ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk #MerdekakanSenyum keluarga Indonesia – termasuk mereka yang membutuhkan, seperti keluarga para pemulung yang kini kehidupannya amat terdampak akibat pandemi COVID-19.
 

Fiona Anjani Foebe, Head of Oral Care Marketing Unilever Indonesia menuturkan, “Di masa penuh keresahan hingga pesimisme masyarakat dalam beradaptasi pada era tatanan kehidupan baru, Pepsodent ingin menegaskan komitmennya untuk melindungi senyuman keluarga Indonesia. Kami ingin mengajak mereka kembali tersenyum sekaligus menginspirasi mereka menghadapi hari penuh optimisme sehingga dapat ikut berbagi senyuman dengan lebih banyak orang.”

“Agar keluarga Indonesia dapat terus memancarkan senyum, kesehatan menjadi aspek yang paling penting diperhatikan, terutama kesehatan gigi dan mulut. Oleh karena itu, Pepsodent selalu hadir dengan rangkaian solusi yang dapat melindungi senyuman keluarga Indonesia – baik melalui produk maupun edukasi kesehatan gigi dan mulut yang berkelanjutan,” lanjut Fiona.

Hal ini diwujudkan melalui kehadiran Pepsodent Edisi Spesial Merah Putih dengan sejumlah keistimewaan baik dari segi kandungan maupun kemasan. Pasta gigi Pepsodent kali ini sangat unik, hadir dengan warna pasta merah putih yang dilengkapi kalsium, fluoride dan zinc untuk melawan gigi berlubang. Desain kemasannya menggambarkan pahlawan senyum dari seluruh Indonesia yang melambangkan persatuan bangsa Indonesia, dan pertama kalinya di Indonesia, Pepsodent Edisi Spesial Merah Putih hadir dengan kemasan bijak plastik dimana 100% kemasan karton maupun tube-nya dapat didaur ulang.

Sejalan dengan misi pelestarian lingkungan dari produk terbarunya, Pepsodent ingin memberikan perhatian lebih kepada para pemulung sebagai pejuang sampah yang telah berperan nyata membantu mengurai permasalahan sampah plastik kita sehari-hari.Nurdiana Darus, Head of Corporate Affairs & Sustainability Unilever Indonesia menjelaskan, “Kehidupan lebih dari 4 juta pemulung telah terpukul hebat akibat pandemi. Dari sisi kesejahteraan, penghasilan mereka berkurang drastis dengan menurunnya harga jual sampah akibat berbagai keterbatasan. Selain itu, mereka berisiko tinggi terpapar virus COVID-19 di antara timbunan sampah yang dihadapi setiap hari. Sudah sepatutnya kita memfasilitasi mereka dengan perlindungan diri yang memadai sehingga mereka dapat terus berkontribusi sembari memenuhi kebutuhan untuk menyambung hidup.”

Melalui kolaborasi dengan Ikatan Pemulung Indonesia (IPI), Pepsodent akan mendonasikan 2,5% laba penjualan Pepsodent Edisi Spesial Merah Putih untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan para pemulung dan keluarganya. Selain melalui pembelian produk, konsumen juga dapat berdonasi melalui Kitabisa.com, yang nantinya digandakan dua kali lipat oleh Pepsodent. Bantuan yang terkumpul akan disalurkan dalam bentuk paket kesehatan dan kebersihan, terdiri dari alat perlindungan diri seperti masker kain dan sepatu boots serta hand sanitizer. Rangkaian produk Pepsodent pun disertakan untuk menunjang kesehatan gigi dan mulut mereka.

Sebagai langkah lanjutan, Pepsodent juga akan memberikan pemeriksaan dan perawatan gigi dan mulut gratis untuk para pemulung dan keluarganya. “Tak hanya dari sisi kesehatan, untuk membantu kesejahteraan para pemulung, Pepsodent juga akan menyediakan sejumlah mesin press sampah plastik yang akan sangat membantu meningkatkan nilai ekonomis sampah plastik yang dijual pemulung pada para pengepul sampah,” jelas Fiona.M. Alfatih Timur, CEO Kitabisa.com menanggapi, “Pekerja informal seperti pemulung terkadang luput dari perhatian kita. Kolaborasi bersama Pepsodent ini akan sangat bermanfaat, terutama untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan mereka. Kita bisa membantu mengukir senyuman ribuan pemulung di berbagai wilayah Indonesia melalui donasi ke kitabisa.com/merdekakansenyum hingga 31 Oktober 2020.”

“Kami ajak masyarakat Indonesia menjadi #PahlawanSenyum, diawali dengan #MerdekakanSenyum keluarga di rumah masing-masing sehingga mereka dapat menularkan senyum ke lebih banyak keluarga lainnya—termasuk keluarga pemulung–untuk #MerdekakanSenyumIndonesia menuju #IndonesiaKuat,” tutup Fiona.

Sumber: Unilever

Unilever Indonesia sumbang tambahan modal untuk 147,000 Pedagang Warung

Suarapemerintah.id – Sambut Hari UKM Nasional 2020, PT Unilever Indonesia, Tbk. hari ini meluncurkan kampanye “#UnileverUntukIndonesia”, inisiatif Perusahaan untuk mendorong kebangkitan UMKM, khususnya 147.000 pedagang warung sebagai bagian dari ekosistem Unilever di tengah pandemi COVID-19. Peluncuran ini dilakukan melalui sebuah webinar yang diselenggarakan bersama Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia (Kemenkop UKM RI) dan Katadata.id. 
Dengan tema besar #JagaUMKMIndonesia, webinar ini mengetengahkan pentingnya gotong royong antara pihak swasta seperti Unilever Indonesia dengan Pemerintah dalam mendampingi bisnis-bisnis kecil menavigasi era tatanan baru menuju Indonesia maju.
Turut berbicara dalam webinar hari ini adalah Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin, Staf Khusus Menkop UKM RI Fiki Satari, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop UKM RI Victoria br Simanungkalit, Deputi Bidang Kesetaraan Gender dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Agustina Erni, juga pimpinan dari sejumlah asosiasi dan perusahaan yang memiliki fokus sejalan untuk bergotong royong memperkuat sektor UMKM sebagai instrumen penting kebangkitan ekonomi nasional pasca pandemi COVID-19.

Airlangga Hartarto menyampaikan dalam sambutannya, “Pemerintah terus berupaya mengakselerasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), termasuk dengan mempercepat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi UMKM, melihat keberlangsungan operasional mereka yang menurun selama beberapa bulan terakhir. Untuk kembali membangkitkan UMKM, Pemerintah secara khusus telah mengalokasikan stimulus sebesar Rp123,46 triliun.”

“Selain itu, Pemerintah juga mendorong penggunaan barang-barang di dalam negeri melalui gerakan nasional bangga buatan Indonesia, serta menyiapkan bantuan produktif untuk pelaku usaha mikro dan beberapa upaya peningkatan kemampuan usaha mikro. Salah satu yang sedang dipersiapkan adalah ketersediaan kredit modal kerja yang ditargetkan kepada 12 juta pelaku UMKM dengan besaran bantuan masing-masing sebesar Rp2,4 juta. Untuk mendukung kebangkitan mereka, tentunya konsumsi masyarakat sebagai kontributor utama dari perekonomian Indonesia juga menjadi kunci.”Hemant Bakshi selaku Presiden Direktur PT Unilever Indonesia, Tbk. menuturkan, “Hampir semua sektor terkena dampak dari pandemi, terlebih para pelaku UMKM. Gotong royong berbagai pihak membantu penguatan UMKM sangat penting untuk kebangkitan kita bersama. Bagi Unilever Indonesia, kemitraan dengan para pelaku UMKM – khususnya para mitra pedagang warung kami – adalah bagian penting dari ekosistem dan pertumbuhan sejak awal kami berdiri.”

“Menyambung berbagai inisiatif UMKM sebelumnya, melalui kampanye #UnileverUntukIndonesia, kami memberikan dukungan nyata bagi 147.000 pedagang warung di ekosistem kami agar tetap sehat selamat dan dapat tetap berjualan. Hal ini kami lakukan dengan cara menyumbangkan keuntungan dari transaksi dengan warung-warung tersebut selama tiga bulan ke depan, yang disampaikan dalam bentuk paket berisi produk kebersihan serta alat perlindungan diri, dan tambahan modal untuk keberlangsungan usaha. Inilah salah satu perwujudan komitmen kami untuk terus mendukung para pelaku UMKM nusantara, semoga jadi penyemangat untuk kembali bangkit dan berkontribusi menuju Indonesia Maju,” lanjut Hemant.

Paket produk kebersihan dan alat perlindungan berisi produk-produk yang sangat dibutuhkan dalam kondisi pandemi COVID-19 agar pedagang warung dapat tetap sehat dan selamat berupa pelindung wajah, masker, hand sanitizer dan sabun cuci tangan Lifebuoy serta Wipol Karbol. Sementara, tambahan modal usaha diberikan dalam bentuk e-coupon untuk digunakan melalui aplikasi Sahabat Warung, platform digital yang diluncurkan untuk memudahkan para mitra warung dalam proses pemesanan barang, proses komunikasi, serta memangkas rantai distribusi.Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan, “Di awal pandemi, terjadi kepanikan di tengah masyarakat karena tidak siap merespons perubahan yang sangat cepat di aspek keseharian kita semua. Sempat terjadi kepanikan dalam pembelian barang, seperti masker, hand sanitizer, dan lainnya karena suplai yang saat itu masih terbatas. Terima kasih kepada para pihak swasta yang ikut berkontribusi, bukan hanya dengan mensuplai barang namun juga memberikan ketenangan. Misalnya respon cepat pengusaha saat memberikan bantuan untuk membersihkan masjid, sambil disertai himbauan untuk tidak berkumpul dan beribadah di masjid untuk sementara. Hal seperti ini memberikan ketenangan, sekaligus mengajak masyarakat untuk tetap berhati-hati.”

“Selain tetap berfokus pada kesehatan, Pemerintah berfokus untuk menghidupkan ekonomi secara terukur. Ini merupakan tantangan kita di kuartal 3 dan 4 mendatang. Langkah-langkah di bidang kesehatan masih sangat penting, namun kita bersama-sama juga mulai harus berupaya membangkitkan sisi sosial ekonomi, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” lanjut Sri Mulyani.

Teten Masduki selaku Menteri Koperasi dan UMKM RI turut menanggapi, “Salah satu fokus KemenKopUKM adalah memastikan para pelaku UMKM untuk bertahan dari dampak pandemi serta bisa bersaing dalam pasar dengan masuk, terintegrasi secara berkelanjutan dalam rantai pasok industri. Hal ini sejalan dengan dukungan Unilever Indonesia terhadap 147.000 warung sebagai mitra usahanya melalui kampanye ‘#UnileverUntukIndonesia’ sebagai langkah konkret membantu UMKM yang tengah menghadapi kesulitan karena pandemi COIVD-19.Program Unilever Indonesia ini dipandang sejalan dengan program ‘Belanja di Warung Tetangga’ yang digagas Kementerian Koperasi dan UKM bekerjasama dengan PT BGR. “Saya berharap akan semakin banyak perusahaan tergerak untuk membantu UMKM seperti yang dilakukan Unilever Indonesia,” imbuhnya.

Kampanye #UnileverUntukIndonesia melanjutkan berbagai inisiatif pemberdayaan UMKM yang dijalankan Unilever Indonesia di bawah payung ‘Selling with Purpose’, sebuah program berkelanjutan yang didasari kepercayaan bahwa kesuksesan Perusahaan berjalan seiring dengan kesuksesan para mitra UMKM.

Beberapa contoh pemberdayaan UMKM yang telah dilakukan Unilever Indonesia antara lain: pendampingan dan sistem teknologi untuk pengembangan minimarket lokal, pelatihan literasi digital “Mudah Jualan Online”, beragam pemberdayaan UMKM perempuan melalui brand Sunlight, gelaran kuliner tahunan Festival Jajanan Bango, pemberdayaan perempuan pengelola Bank Sampah dan kelompok tani perempuan dan koperasi tani melalui Unilever Indonesia Foundation, program “Juragan Seru”, serta banyak lainnya.

“Kami tetap fokus pada keberlanjutan komitmen jangka panjang kami untuk terus bersama Indonesia, tidak hanya dalam kemudahan, tetapi terlebih lagi dalam mengatasi tantangan. Kami harap kampanye #UnileverUntukIndonesia dapat menjadi sebuah katalisator bagi gerakan di antara pihak swasta untuk bergotong-royong memajukan UMKM. Bersama-sama, kita percepat pemulihan ekonomi dengan mengembalikan kekuatan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian bangsa,” tutup Hemant.

Sumber: Unilever

Unilever Indonesia Dukung Pemerintah: Masyarakat Sehat, Sejahtera, Maju Pasca Pandemi

Suarapemerintah.id – PT Unilever Indonesia, Tbk. lanjutkan dukungannya untuk Indonesia sejak awal pandemi COVID-19 yang telah dan akan direalisasikan dalam berbagai bentuk untuk menuju Indonesia sehat, sejahtera dan maju. Dukungan dengan nilai total Rp200 miliar ini telah mulai diberikan secara bertahap sejak awal pandemi bulan Maret lalu, baik secara independen maupun melalui kolaborasi dengan berbagai mitra di seluruh Indonesia.
Hemant Bakshi, Presiden Direktur PT Unilever Indonesia, Tbk. menyampaikan, “Kami terus fokus pada komitmen untuk selalu bersama Indonesia, tidak hanya dalam kemudahan, namun terlebih lagi dalam mengatasi tantangan. Kali ini tantangan yang kita hadapi berada dalam level berbeda, diperlukan kerjasama lintas sektor untuk menghadapi berbagai dampak yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19.
Dengan semangat #MariBerbagiPeran, secara berkelanjutan kami melakukan serangkaian upaya untuk membantu berbagai pihak, bergotong-royong menuju Indonesia yang sehat, sejahtera dan maju.”“Dukungan ini terbagi atas tiga pilar utama, yaitu: melindungi kesehatan seluruh karyawan, memastikan bahwa kami selalu tanggap memenuhi dinamika kebutuhan konsumen, dan memberikan kontribusi nyata untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” lanjut Hemant.
 

Dukungan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan rekan-rekan di ekosistem Unilever Indonesia Di tengah pandemi ini, produk kebutuhan sehari-hari terutama produk kebersihan diri dan rumah menjadi semakin penting bagi konsumen. Oleh karena itu perusahaan tetap beroperasi memastikan ketersediaan produk untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Upaya tersebut tidak terlepas dari peranan ribuan karyawan yang keselamatan dan kesehatannya selalu menjadi prioritas tertinggi bagi Unilever Indonesia. Untuk itu, protokol kesehatan dan keselamatan secara ketat diterapkan semua fasilitas perusahaan sejak awal pandemi ini.

Selain menjadi salah satu perusahaan pertama di Indonesia yang menerapkan sistem kerja work from home, Unilever Indonesia juga masih terus memantau kondisi kesehatan karyawan bersama tim dokter perusaaan setiap hari.Bagi karyawan pabrik dan lapangan yang masih bekerja di lokasi, perusahaan menerapkan standar keamanan yang lebih tinggi – seperti pemeriksaan kesehatan secara kontinyu, melengkapi seluruh karyawan dengan alat pelindung diri (APD) yang memadai, memastikan kebersihan dan kehigienisan lingkungan kerja, dan lainnya.
Jika ada karyawan yang terdeteksi memiliki risiko kesehatan, maka perusahaan akan segera menindaklanjuti dan mengirimkan pulse oximeter, termometer digital, monitor tekanan darah digital, ventilator portabel, multivitamin.

Dukungan untuk edukasi masyarakat tentang kebersihan dan memastikan ketersediaan produk Produk kami selalu menjadi bagian penting dalam keseharian konsumen, terutama pada masa seperti ini dimana konsumen membutuhkan produk kesehatan dan kebersihan dalam jumlah yang jauh lebih besar daripada sebelumnya.

Untuk itu, penting bagi perusahaan untuk memastikan ketersediaan produk, memperhatikan pola permintaan konsumen, dan menjadi gesit dan cepat dalam menjawab kebutuhan konsumen.

Selama pandemi, kami melakukan berbagai percepatan dan melakukan banyak inovasi pada produk higiene kami. Kami telah berhasil meningkatkan pasokan dengan sangat cepat, mengakses kemasan baru, memastikan ketersediaan bahan baku, memproduksinya, dan membuatnya tersedia untuk melindungi konsumen kita di mana pun mereka berada.

Beberapa produk juga diproduksi dalam jumlah ekstra untuk kemudian didonasikan kepada pihak yang membutuhkan. Salah satu contoh respon perusahaan dalam memenuhi kebutuhan tersebut adalah dengan meningkatkan produksi hand sanitizer Lifebuoy dalam beberapa minggu.

Dalam waktu singkat, kami juga meluncurkan beberapa inisiatif baru seperti spray higienis Sahaja Spray, Wipol Disinfectant Spray, Wipol Surface Disinfecting Wipes hingga Vaseline Hand Cream Anti-Bacterial.Mendukung pencegahan penyebaran virus, kami juga memaksimalkan aksesibilitas melalui Unilever’s Home Delivery, sehingga konsumen kami tetap bisa #AmanBelanjaDariRumah.
Anjuran bagi masyarakat akan pentingnya mengikuti protokol juga terus kami bantu dorong melalui berbagai kanal komunikasi kami baik secara online (media elektronik dan media sosial) maupun offline (edukasi di toko-toko).
Dukungan untuk kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Unilever Indonesia berkomitmen untuk memastikan bahwa produk kami tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan, komitmen kami adalah untuk berdonasi sebelum berjualan.
Melalui semangat #MariBerbagiPeran yang kita gaungkan sejak awal pandemi, Unilever Indonesia bersama brand-brandnya telah mendukung upaya-upaya menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat luas dalam benuk donasi yang disalurkan melalui 102 rumah sakit rujukan di Indonesia, 20 institusi pemerintahan, 29 mitra LSM, 39 mitra Unilever.
Dukungan Bagi Tenaga medis

  • Bekerjasama dengan segenap karyawan, Unilever donasikan 52.000 paket makanan yang secara bertahap disalurkan ke tenaga kesehatan melalui sebuah inisiatif bernama “Meals for Meals
  • Mendonasikan 60.000 masker N95 kepada 8 (delapan) Rumah Sakit Rujukan di bawah naungan PERSI serta melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dan Tangerang untuk diberikan kepada tenaga medis dan fasilitas kesehatan
Dukungan Bagi Masyarakat

  • Mendonasikan paket produk dan alat kebersihan kepada 100.000 masjid di seluruh Indonesia bekerjasama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI)
  • Mendonasikan 40.000 alat tes PCR yang disalurkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada tenaga medis yang bertugas di sejumlah rumah sakit, laboratorium dan fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia
  • Melalui Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Perusahaan mendonasikan hand sanitizer, sabun, produk makanan dan minuman, produk perawatan higienitas rumah, dan paket makanan bagi tenaga medis senilai Rp10 miliar kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
  • Bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), menyalurkan 1.300.000 (satu juta tigaratus ribu) produk Unilever seperti Lifebuoy, Wipol, SariWangi dan Buavita kepada 249.952 Kepala Keluarga (KK) di 3 provinsi dan 13 kabupaten/kota di Indonesia.
  • Mendonasikan 10.000 unit hand sanitizer Lifebuoy, 3.000 unit masker KN95, 2.880 unit alat test PCR, dan 250 unit wastafel portabel serta materi edukasi PHBS senilai kepada Pemerintah Kota Surabaya
  • Memberikan pelatihan bagi 2.100 petani agar tetap produktif di masa penuh tantangan
  • Mendonasikan 15.000 Vaseline petroleum jelly untuk tenaga kesehatan
Dukungan bagi Pedagang WarungBaru-baru ini kampanye “#UnileverUntukIndonesia” diluncurkan untuk memberikan dukungan nyata senilai total 40 Miliar rupiah bagi 147.000 pedagang warung di ekosistem perusahaan agar tetap sehat selamat dan dapat tetap berjualan.
Hal ini dilakukan lakukan dengan cara menyumbangkan keuntungan dari transaksi dengan warung-warung tersebut selama tiga bulan ke depan, yang disampaikan dalam bentuk paket berisi produk kebersihan serta alat perlindungan diri, dan tambahan modal untuk keberlangsungan usaha. Selain itu Unilever Indonesia juga meluncurkan aplikasi Sahabat Warung untuk membantu para pedagang warung untuk memastikan supply barang terjaga dengan tetap menjaga jarak untuk keselamatan mereka.
“Kali ini tantangan yang kita hadapi berada dalam level berbeda, diperlukan kerjasama lintas sektor untuk menghadapi berbagai dampak yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19. Kolaborasi dan gotong royong merupakan kunci terpenting dalam membantu mengatasi pandemi ini. Semoga Unilever Indonesia dapat terus mengambil peran strategis, dan bersama-sama kita dapat segera bangkit menuju Indonesia yang semakin sehat, sejahtera, dan maju, ” tutup Hemant.

Sumber: Unilever

Polres Jakpus Bagikan Modem dan Kuota Gratis Ke Siswa Terdampak Covid-19

Suarapemerintah.id Kegiatan bakti sosial dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus), yakni menyiapkan ratusan modem dan kuota gratis untuk dibagikan kepada anak-anak sekolah yang terdampak Covid-19. Pembagian yang dilakukan Polres Jakpus ini bisa dilakukan berkat kerjasama dengan pihak salah satu provider, XL.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto yang turun langsung ke lapangan mengatakan kegiatan ini dalam rangka menyambut HUT Republik Indonesia yang ke 75 tahun.

ia menambahkan aksi sosial karena  intruksi bapak Presiden yang menyebutkan Polri harus menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

Modem ini kita bekerjasama dengan XL bisa 3 bulan free. Dan satu modem bisa dipakai untuk 7 sampai 10 unit hp. Kami menyiapkan 100 dan dibagikan ke seluruh kecamatan di Jakarta Pusat,” kata Heru di lokasi, Jakarta, Rabu (19/8).

Heru menjelaskan, modem sudah dikhususkan untuk anak-anak yang akan melakukan kegiatan belajar secara online. Sehingga, internet itu tidak akan bisa digunakan untuk bermain game online.

Internet ini sudah dibikin paket, memang kita khususkan untuk belajar. Tidak bisa youtube, channel movie, game online tidak bisa. Kuotanya pun kita berikan 10 giga untuk 1 bulan, kami kita itu khusus untuk belajar cukup,” jelasnya.

Lalu, ia menyebut untuk jarak modem atau jaringan internet ini bisa digunakan oleh siswa dari rumah jika jaraknya tak jauh dari Kecamatan atau tempat modem itu disediakan.

Modem ini bisa dipakai 7 sampai 10 siswa. Tetapi klo rumahnya tidak di area sini mungkin tetanggaan bisa sharing. Karena modem ini bisa sampai 10 meter,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, untuk mengawasi pemakaian dan mengelola modem ini akan dilakukan oleh pihak RT, RW hingga Polsek setempat.

Dengan pak RT Pak, RW, Polsek memang akan dikelola oleh RT, RW. Lewat RT-RT Babinkabtibmas muter-muter RT mana RW mana yang membutuhkan itu yang kita berikan. Mereka yang membantu merawat dan mengoperasionalkan,” ungkapnya.

Ia berharap, semoga akan ada pihak lainnya yang mempunyai modal besar dalam melakukan hal kebaikan tersebut yakni membantu atau memudahkan anak-anak sekolah dalam belajar secara online.

Aksi sosial ini tidak berhenti sampai sini, Heru menyebutkan akan tetap ada aksi sosial lanjutan selama pandemi Covid-19.

Kedepannya ia membeberkan tidak hanya modem dan kuota namun akan memprioritaskan pengadaan smartphone untuk siswa tidak mampu.

Kita akan carikan CSR untuk kita belikan hp dan kita belikan kerjasama dengan XL untuk masalah provider. Semoga warga kita bisa menggunakan ini selama belajar online“, ujarnya.

Dirut Antara Moderatori Diskusi Menteri BUMN

Suarapemerintah.idDirut Perum LKBN Antara Meidyatama Suryodiningrat di Jakarta, Sabtu (16/8) memoderatori Diskusi Forum Merdeka Barat (FMB) 8 yang menghadirkan Menteri BUMN Eric Thohir, Wamen BUMN Budi Gunadi Sadikin, dan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo.

Diskusi via internet dengan aplikasi zoom itu dibuka oleh Dirjen IKP Kementerian Kominfo RI Widodo Muktiyo.

Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang juga Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berharap imunisasi massal vaksin COVID-19 bisa dilaksanakan mulai Februari 2021.

“Kita ingin pastikan imunisasi massal berjalan baik di awal tahun depan. Memang waktunya sangat sempit. Kalau dimulai Februari 2021 bisa nggak selesai di bulan Juli,” kata Erick ketika berbicara pada Forum Merdeka Barat 9 dengan tema “Optimis Bangkit dari Pandemi: Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit” yang berlangsung secara daring, Sabtu.

Erick mengatakan imunisasi merupakan bagian terakhir dari program Indonesia sehat yang harus berjalan lebih dulu dari semua program terkait dengan pandemi yang sedang melanda saat ini.

“Indonesia sehat harus berjalan lebih awal, baru kemudian bantuan, selanjutnya stimulus vaksin, dan terakhir imunisasi massal, kalau ini sudah dilakukan, baru kita bicara Indonesia tumbuh,” kata Erick.

Dengan adanya imunisasi diharapkan masyarakat Indonesia bisa merasakan kembali kebersamaan yang hilang yang selama ini sudah jadi kebiasaan masyarakat.

Erick mengatakan tugas komite, yakni bagaimana melakukan percepatan, dukungan dan yang terpenting sinkronisasi.

Kampanye, sosialisasi, peningkatan kedisiplinan protokol kesehatan sebagaimana Inpres Nomor 6 tahun 2020, memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak adalah keharusan yang harus dipatuhi seluruh elemen bangsa.

Kebijakan presiden tidak mengkarantina, sudah kebijakan yang sangat tepat, karena harus seiring antara kesehatan dan ekonomi, tetapi bukan terbalik ekonomi kesehatan dan kesehatan harus jadi fokus terlebih dulu baru pemulihan ekonomi.

Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Prof Dr Widodo Muktiyo, SE M.Com mewakili Menteri Kominfo ketika membuka acara tersebut mengatakan kegiatan ini tak lain ingin menyelamatkan masyarakat Indonesia di saat momentum perayaan HUT ke-75 Proklamasi Kemerdekaan RI.

Diskusi yang dimoderatori Direktur Utama Perum LKBN Antara Meidyatama Suryodiningrat itu juga menampilkan pembicara lain, yakni Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo dan Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin.

Sumber: AntaraNews