Beranda blog Halaman 4835

Kemenko Marves Tinjau DPSP Mandalika

Suarapemerintah.id – Mandalika sudah ditetapkan sebagai salah satu dari 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Mandalika pun sedang mempersiapkan diri sebagai tuan rumah gelaran bergengsi Moto GP 2021, yang rencananya akan dilangsungkan pada bulan November 2021. Perhelatan ini akan mendorong promosi Mandalika sebagai sport tourism unggulan di Indonesia, sehingga membutuhkan kesiapan dari berbagai aspek.

Kemudian, pada 6-8 Agustus 2020, Tim dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, ITDC, Penasehat Menteri Koordinator Bidang Komunikasi bersama dengan Direktur Utama dari Televisi Republik Indonesia (TVRI) dan calon investor DANA meninjau langsung ke lokasi, sekaligus mengadakan rapat koordinasi bersama pihak-pihak terkait.

Kunjungan lapang bertujuan untuk meninjau progress perkembangan DPSP Mandalika, pengembangan SDM pariwisata, pembangunan dan pengembangan creative hub, dan progress digitalisasi UMKM dalam mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang dapat mendukung perhelatan Moto GP 2021. Pertemuan dipimpin oleh Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah, pimpinan OPD, ITDC, Pertamina dan asosiasi pelaku usaha serta UMKM di NTB.

TVRI mengusulkan beberapa program kerja sama promosi wisata dengan Pemprov NTB dan ITDC, antara lain program PATEN, Pesona Indonesia, TVRI World, dan miniseri perjalanan menggunakan kapal Pelni. Sedangkan, DANA sebagai calon investor mendorong proses digitalisasi pariwisata di kawasan ITDC sekaligus menunjang digitalisasi penyelenggaraan MotoGP beserta UMKM yang akan berpartisipasi.

Dalam mendukung digitalisasi UMKM, Pemprov NTB mendorong 300 UMKM untuk memanfaatkan bantuan permodalan melalui CSR Pertamina dan DigiKU. Kami dari Pemerintah Daerah Propinsi mendorong pemberdayaan ekonomi lokal melalui Mandalika ini, dari OPD saya dorong untuk percepatan rencana dan aksi ini “tutur Wakil Gubernur NTB.

Dalam pembinaan SDM, Pemprov NTB, ITDC, dan K/L terkait agar dapat melakukan pembinaan kepada masyarakat dalam meningkatkan kualitas SDM lokal, seperti: pemahaman masyarakat akan pentingnya pengembangan kawasan Mandalika, pembinaan dalam menjual barang souvenir, pentingnya untuk menjaga kebersihan, dan pembinaan untuk mengelola sampah;

“Kami ingin memastikan DPSP Mandalika siap untuk mengadakan event sirkuit Moto GP yang InshaAllah akan dilaksanakan pada tahun 2021 sekitar bulan november” ujar Kabid Hubungan Antar Lembaga Kemenko Marves, Edi Susilo, melalui keterangan pers resmi hasil dari peninjauannya, ditulis pada hari Selasa (11-08-2020). “Sehingga dengan liputan itu, beberapa perkembangan yang ada di Mandalika, masyarakat yang berada di pedalaman itu bisa merasakan informasi kedepannya. TVRI setidaknya mampu memberikan atau mengungkit nilai ekonomi lokal dari masyarakat,” tambahnya.

Mendukung hal tersebut, ditargetkan pembangunan dan pengembangan creative hub di DPSP Mandalika selesai pada 2021. Terdapat dua pilihan alternatif untuk lokasi pembangunan dan pengembangan. Lokasi pertama berupa lahan ± 2 Ha yang disiapkan ITDC, dan lokasi kedua berupa bangunan semi terbuka di area Bazaar Mandalika dengan kapasitas 300 tenant UMKM.

“Creative hub ini perlu dikelola secara profesional melalui calendar event regular yang menarik, selain melibatkan pelaku ekonomi kreattif lokal, juga menjadi wadah incubator business yang mendorong wirausaha melahirkan produk ekonomi kreatif unggulan. Creative hub ini sendiri juga dapat dijadikan sebagai alternative pariwisata di Mandalika “papar Plt Asisten Deputi Pengembangan Ekonomi Kreatif, Trukan Sri Bahukeling. “Selain itu, program Gerakan Bangga Buatan Indonesia yang di launching Presiden pada 14 Mei 2020, turut mendorong pemberdayaan ekonomi lokal khususnya pada UMKM pariwisata dan ekonomi kreatif”, Plt Asdep Trukan, menambahkan.

Lebih lanjut, Kabid Edi juga mengungkapkan beberap poin dari hasil kunjungan kerjanya, di antaranya, Dinas Kesehatan Pemprov NTB mengusulkan alkes (alat kesehatan) untuk mendukung keberadaan Rumah Sakit Internasional Mandalika yang berlokasi di Sengkol.

“Pengembangan DPSP di Mandalika ini tidak bisa dilakukan oleh 1 kementerian saja, semisal Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif saja, tetapi menunjukkan kolaborasi dari semua pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta dan masyarakat. Kolaborasi tergantung sumbu pada tugas pokok dan fungsi masing-masing,” pungkas Kabid Edi.

Sumber: Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI

Menko Luhut : Industri Farmasi Akan Bangkit dan Lebih Maju Lagi

Suarapemerintah.id Di hadapan para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Menko Marves Luhut B. Pandjaitan menyatakan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, ditargetkan industri farmasi Indonesia akan reformasi dan bangkit.

“Fokus penanganan covid-19 dinilai sudah berjalan dengan baik. Sekarang kita juga sudah bisa ekspor APD, kita juga sedang membuat vaksin hasil kerja sama dari RSPAD dan juga Bio Farma. Diharapkan para pengusaha sektor industri farmasi kita bisa lebih maju lagi, produksi saja dan pemerintah akan memberikan proteksi dan dukungan penuh, yang penting kita kerjakan dengan team work yang solid,” ujar Menko Luhut saat menjadi narasumber di forum virtual Raker dan Konsultasi Nasional (Rakerkornas) APINDO, Kamis (13-08-2020).

Menko Luhut kemudian menjelaskan, mengenai perkembangan uji coba vaksin, saat ini telah mencapai tahap 3. Ia pun mengungkapkan, Indonesia juga akan segera membuka RS Internasional, yang para dokternya akan terdiri dari para dokter dengan kompetensi terbaik dunia yang akan bekerja bersama dengan para dokter Indonesia.

“Jadi para dokter kelas 1 bisa praktek, sekaligus juga transfer teknologi dengan dokter-dokter kita. Diharapkan masyarakat juga tidak menghabiskan banyak biaya untuk pengobatan ke luar negeri,” jelasnya.

Perihal pembukaan pariwisata bagi turis asing, Menko Luhut menyatakan, “Saat ini fokus pemerintah untuk mengoptimalkan wisatawan domestik terlebih dahulu, karena pemerintah ingin peningkatan wisatawan domestik ini sampai dengan 70 persen.

Isu Resesi

Lebih lanjut, mengenai perkembangan terkini ekonomi nasional, Menko Luhut menjelaskan, bahwa kemungkinan resesi akan tetap ada, tetapi hal tersebut jangan lantas membuat semua pihak pesimis.

“Kemungkinan resesi tetap ada dan dapat menerpa negara manapun, tapi kita wajib tetap optimis dan kerja keras. Kemudian jangan ragu untuk berinvestasi di Indonesia, nanti apabila ada masalah akan kami bantu,” ujarnya.

Kemudian, perihal program prioritas untuk UMKM dan Masyarakat Produktif pun sedang disusun oleh pemerintah. Di antaranya ; Bansos Produktif dengan bantuan Rp 2.4 juta per pelaku usaha mikro dengan total anggaran Rp 28,8 triliun; dan Penyaluran Kredit UMKM untuk membantu usaha rumah tangga dan masyarakat yang terkena PHK dengan pemberian kredit modal kerja yang produktif, pemberian pinjaman sebesar Rp. 2 juta, tenor 12 bulan, total anggaran Rp 20 triliun ; dan Subsidi Bunga UMKM untuk 15 juta nasabah UMKM, dengan total anggaran Rp 35,28 triliun.

“Yang paling penting, bagaimana bantuan pemerintah bisa sampai kepada pihak yang benar dan tepat waktu. Program prioritas akan berbentuk dana langsung supaya masyarakat bisa berbelanja. Pemerintah akan terus mengevaluasi situasi perekonomian akibat dampak covid ini dari waktu ke waktu dan melakukan penyesuaian jika diperlukan, untuk memastikan bahwa ekonomi Indonesia tidak jatuh terpuruk akibat pandemi,” pungkas Menko Luhut.

Sumber: Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI

Menteri ESDM: Pentingnya Akselerasi Pemanfaatan EBT

Suarapemerintah.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menekankan pentingnya akselerasi pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia dalam mengantisipasi krisis ekonomi dan krisis energi. Tak hanya di Indonesia, negara-negara di dunia juga melakukan berbagai langkah antisipatif dalam mengembangkan EBT terutama India.

“India sudah melakukan banyak program dan komitmen mereka untuk melakukan reformasi di sektor energi itu besar. Ini tentu saja ke depan akan mengurangi konsumsi gas dan juga konsumsi batubara. Kita tahu Indonesia banyak mengekspor batubara ke India sehingga membutuhkan suatu pemikiran ke depan bagaimana memanfaatkan energi kita,” kata Arifin saat menjadi keynote speaker dalam diskusi daring “Transformasi Melintasi Batas Energi, Tetap Optimis di Tengah Krisis” di Jakarta, Senin (10/8).

Salah satu sumber EBT yang menjadi sorotan Arifin untuk bisa dikonversi sebagai listrik adalah bioenergi. Sumber energi tersebut memiliki potensi 32,6 Giga Watt (GW), akan tetapi baru terealisasi sebesar 5,8% atau 1.895,7 Mega Watt (MW).

“Bioenergi sangat penting ke depan, terutama nanti kalau minyak habis, gas sedikit. Bioenergi ini adalah salah satu andalan kita. Kita jangan berpikir sekarang, tapi ke depan pada saat minyak mahal, kita akan memanfaatkan bioresources ini,” kata Arifin.

Salah satu keberhasilan pengembangan bioenergi adalah dengan diresmikannya pabrik katalis merah putih di Bandung beberapa waktu lalu. Pabrik tersebut merupakan pabrik katalis nasional pertama di Indonesia yang dikembangakan sejak tahun 1982 oleh ilmuwan Institut Teknologi Bandung. Pabrik tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan industri pengilangan minyak, kimia dan petrokimia, serta industri energi.

Jenis sumber EBT lain yang punya potensi besar namun belum teroptimalkan secara baik adalah panas bumi (23,9 GW), bayu atau angin (60,6 GW), Hidro atau air (75 GW), surya (207,8 GW) dan samudera. “Samudera, ocean resources kita punya potensi hampir 18 GW tapi masih 0%, belum termanfaatkan,” ungkap Arifin.

Garap Pilot Project Energi Samudera

Saat ini, Kementerian ESDM tengah melakukan juga tengah mengembangkan pilot project alias uji coba energi samudera di beberapa lokasi untuk menghitung keekonomian proyek listrik dari energi laut ini. “Ada beberapa lokasi kita lakukan uji coba. Kita lakukan uji coba, pilot dulu, untuk bisa meningkat kalau sudah bisa menghitung keekonomiannya,” ungkap Arifin.

Dalam paparan Arifin, ada dua teknologi yang sedang dikaji dan diuji coba untuk memanfaatkan energi samudera menjadi listrik. Pertama, teknologi gelombang laut.

Penggunaan teknologi ini melalui Oscillating Water Column (OWC) berpeluang ditempatkan di perairan selatan Enggano. Sedangkan teknologi gelombang laut menggunakan heaving device berpotensi di wilayah Mentawai.

Kedua, teknologi energi panas laut atau Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC) di perairan Bali Utara. Balitbang ESDM pun sudah melakukan feasibilty study (FS).

FS tersebut dilakukan pada teknologi arus laut di Selat Alas antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Juga dilakukan di Selat Sape (antara Pulau Sumbawa dan Pulau Komodo), dan Selat Pantar (antara Pulau Pantar dan Pulau Alor).

Pemerintah sendiri menegaskan terus meningkatkan porsi energi bersih dalam bauran energi dengan mendorong investasi EBT. Dalam Paris Agreement, komitmen Indonesia di sektor EBT juga cukup kuat dengan menargetkan bauran EBT sebesar 23% di tahun 2025. Adapun tindakan mitigasi yang dilakukan, diantaranya pengalihan anggaran subsidi bahan bakar ke kegiatan produk produktif seperti infrastruktur.

“Kita juga akan melaksanakan pemanfaatan waste to energy. Komitmen kita di sektor energi itu menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 314-398 juta ton CO2 pada tahun 2030. Bagaimana bisa memanfaatkan sumber-sumber yang ada di dalam negeri yang potensinya masih besar ini,” tutup Arifin.

Sumber: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI

Sasar Klaster Ekonomi Maritim, Kementerian ESDM Kembangkan Microgrid

Suarapemerintah.id – Menyadari terdapat beberapa daerah terluar dan terdepan di Indonesia yang masih memiliki pasokan listrik terbatas, Pemerintah mencari berbagai solusi salah satunya dengan mengembangkan sistem ketenagalistrikan berbasis microgrid. Teknologi ini akan menyediakan sistem kelistrikan skala kecil berbasis hybrid dari Energi Baru Terbarukan (EBT).

“Ini adalah model yang coba kita kembangkan nanti untuk pulau-pulau terpecil. Seluruh sumber-sumber energi yang ada di situ dikumpulkan menjadi satu,” jelas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dalam diskusi daring di Jakarta, Senin (10/8).

Keberadaan pembangkit listrik tenaga hybrid ini akan dimanfaatkan menjadi penggerak aktivitas perekonomian masyarakat setempat berbasis kemaritiman.

“Dengan begitu, daerah terpencil bisa mengandalkan sumber-sumber yang ada di daerah untuk bisa mengembangan industri, meningkatkan pendapatan dan laju pertumbuhan ekonomi,” kata Arifin.

Microgrid sendiri akan menawarkan sistem kelistrikan skala kecil dengan menggunakan potensi energi baru dan terbarukan di wilayah tertentu. Sistem microgrid ini terdiri dari intelligent inventer yang dapat mengkonversi sumber energi DC yang berasal dari surya, air, angin dan biogas untuk pemakaian listrik AC.

Kelebihan dari sistem ini adalah jika pasokan berlebih, maka akan disimpan di dalam baterai dan akan digunakan pada saat beban puncak (peak load). Teknologi ini sudah pernah diimplementasikan di Raja Ampat, Papua, dan Jawa Barat.

Kondisi geografis negara Indonesia sebagai negara maritim, yakni terdiri dari kurang lebih 17.000 pulau menjadi salah satu tantangan tersendiri. Untuk itu, Pemerintah menilai pemanfaatan energi baru terbarukan adalah solusi dalam menyediakan sumber energi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Sumber: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI

Kementerian ESDM Siapkan Eksplorasi Panas Bumi Cisolok-Cisukarame

Suarapemerintah.idTim Kementerian ESDM yang terdiri dari perwakilan Badan Litbang ESDM, Badan Geologi dan Direktorat Jenderal EBTKE membahas program kerja rencana eksplorasi panas bumi di wilayah Cisolok-Cisukarame dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi di kantor Bupati Sukabumi, Jawa Barat (12/8).

Kepala Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi, Iman Sinulingga menjelaskan, program ini merupakan tindak lanjut upaya government drilling, untuk mengurangi risiko eksplorasi panas bumi. Ini
merupakan salah satu skema mengembangkan eksplorasi panas bumi agar lebih menarik minat investor. Faktor risiko sudah diambil alih pemerintah, sehingga mampu menurunkan harga jual listrik dari panas bumi.

“Risiko pengembangan panas bumi di hulu yang selama ini ditanggung investor, kini menjadi tanggung jawab pemerintah”, kata Iman

Sebagai langkah awal Tim Kementerian ESDM bersinergi untuk menyiapkan infrastruktur dan perizinan pengeboran eksplorasi WKP Cisolok Cisukarame yang rencananya dimulai pertengahan tahun 2021. Kegiatan ini diharapkan memberikan multilayer effect bagi pemerintah daerah, masyarakat serta stakeholder terkait.

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami menyambut baik rencana tim Kementerian ESDM untuk melanjutkan pengembangan panas bumi sehingga Sukabumi memiliki tambahan pasokan sumber energi di masa depan.

Marwan menekankan Pemda Sukabumi siap mendukung untuk segala perijinan yang dibutuhkan untuk mempercepat kegiatan ini. Desa Sukarame dikelilingi oleh masyarakat adat yang bersedia diajak kerja sama dengan baik.

“Percepatan pengembangan panas bumi bisa ikut mengembangkan wilayah pesisir selatan Kabupaten Sukabumi”, kata Marwan.

Sehari sebelumnya Tim Kementerian ESDM yang dipimpin Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Tata Kelola Panas Bumi, Eben Siahaan, Direktur Panas Bumi, Ida Nuryatin Finahari dan Kepala P3TKEBTKE, Chrisnawan Anditya telah mendiskusikan rencana ini sekaligu meninjau persiapan penggunaan mobile rig PPPTMGB “LEMIGAS” sebagai salah satu alat pemboran.

WKP Cisolok Cisukarame meliputi wilayah 15.580 hektar. Secara administratif berada di Desa Cisolok Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Tata guna lahan yang berkembang adalah hutan Lindung, perkebunan (PTPN VIII), hutan produksi terbatas dan area penggunaan lain.

Inilah Para Pemenang Pertama di Indonesia & Top Innovation Choice Award 2020

Suarapemerintah.id –  Inovasi dan menjadi yang pertama di kategori produk/jasa secara nyata telah memberikan dampak yang positif bagi sebuah brand untuk tetap survive dan bersaing di kompetisi bisnis yang sengit ini. Oleh karenanya, spirit inovasi dan kreativitas sebuah brand harus selalu diapresiasi dan dikembangkan guna menegaskan posisinya di mata konsumen mereka.

Beranjak dari fenomena inilah, INFOBRAND.ID bekerjasama dengan TRAS N CO Indonesia kembali menghadirkan penghargaan Pertama di Indonesia dan Top Innovation Choice Award 2020, sebuah apresiasi dan pengakuan bergengsi yang diberikan kepada perusahaan atas prestasi inovasi serta menjadi yang pertama di kategori produk atau jasanya sehingga mampu meningkatkan semangat kompetisi yang sehat dan mendorong semangat untuk berprestasi lebih baik di dunia bisnis.

Chief Executive Officer TRAS N CO Indonesia & Founder INFO BRAND Group, Tri Raharjo mengatakan bahwa penghargaan Pertama di Indonesia & Top Innovation Choice Award telah mendapatkan pengakuan dari seluruh stakeholder. Dimana penegasan atas inovasi pertama di kategorinya dapat menciptakan image positif di benak konsumennya.

“Oleh karenanya, ditengah persaingan bisnis yang sangat ketat dengan beragamnya tawaran produk atau jasa inovatif kepada konsumen, penghargaan Pertama di Indonesia dan Top Innovation Choice Award bisa menjadi value added dan menjadi referensi konsumen untuk menentukan produk atau jasa pilihan mereka,” ujar Tri Raharjo saat menggelar Press Conference Pertama di Indonesia & Top Innovation Choice Award 2020 secara virtual pada Kamis (6/8).

Chief Executive Officer TRAS N CO Indonesia & Founder INFOBRAND Group, Tri Raharjo

Menurut Tri, keberhasilan sebuah brand dalam menciptakan sebuah ide-ide inovatif dan juga yang pertama di kategori produk atau jasanya bukanlah sebuah perkara yang sederhana dan instan.

Tentunya, kata Tri, sebuah inovasi telah melalui serangkaian proses yang panjang, mulai dari riset market, survei keinginan konsumen, riset kompetitor hingga pendanaan untuk menyempurnakan rangkaian proses tersebut sampai kepada titik dimana ide brilian tersebut melahirkan inovasi unggulan.

“Untuk itu, kami memandang pentingnya perusahaan menjadikan inovasi sebagai budaya di dalam perusahaan. Dan dalam kesempatan ini, kami telah mengumpulkan data-data perusahaan atau brand-brand inovatif yang terbukti berhasil menciptakan sebuah inovasi yang tidak hanya berdampak langsung terhadap konsumen mereka, juga diharapkan mampu meningkatkan kinerja perusahaan ke arah positif,” kata Tri.

Metodologi Penelitian

Penghargaan Pertama di Indonesia diberikan berdasarkan hasil riset dan pendaftaran dengan pendekatan tiga Metodologi Penilaian yakni The First Aspect, perusahaan memenuhi unsur Pertama di Indonesia di kategori produk/jasanya baik berupa inovasi atau pioneer di kategorinya; kemudian Evidence Aspect, perusahaan memiliki alat bukti atau dibuktikan melalui pemberitaan sebagai yang Pertama di Indonesia di kategori produk/jasanya; dan Validation Aspect, perusahaan diwajibkan menandatangani surat Validation Data & Disclaimmer sebagai Pertama di Indonesia atau dibuktikan dengan Online Validation Survey melalui mesin pencari dan media massa.

Sementara untuk menentukan para peraih Top Innovation Choice Award 2020, TRAS N CO Indonesia dan INFOBRAND.ID melakukan survei Top Innovation Choice Index terhadap lebih dari 200 Inovasi produk atau layanan yang diciptakan perusahaan atau brand dengan menggunakan metode Desk Research melalui media monitoring, social media monitoring dan product profile yang mengacu kepada tiga aspek penilaian yaitu Innovation Idea Aspect, inovasi dinilai memiliki atau didasarkan oleh ide atau gagasan yang melatarbelakangi perusahaan dalam menciptakan inovasi tersebut; kemudian Innovation Advantage Aspect, inovasi dinilai memiliki keunggulan yang dapat memberikan nilai tambah terhadap produk atau layanan perusahaan; dan terakhir Innovation Differentation Aspect, inovasi dinilai memiliki sifat kebaharuan serta dapat menjadi cirikhas dari produk atau layanan dari perusahaan

Penghargaan Top Innovation Choice Award 2020 diberikan kepada perusahaan dengan inovasi terpilih berdasarkan hasil survei dengan perolehan skor diatas 70 poin serta masuk ke dalam Indeks 100 Top Innovation.

Peraih Penghargaan Pertama di Indonesia & Top Innovation Choice Award 2020

Adapun para peraih penghargaan Pertama di Indonesia, diantaranya: Panen Houseware-Mosque LP012 (Kategori Lemari Plastik Kabinet Dengan Gambar Masjid Pertama Di Indonesia), Confidence (Kategori Popok Dewasa Tipe Pants Pertama Di Indonesia Yang Didesain Khusus Untuk Pria Dan Wanita), Big Foam Premium (Kategori Kasur Busa Press Dan Roll Pertama Di Indonesia), Wuling Motors (Kategori Voice Command Berbahasa Indonesia Untuk Kendaraan Roda Empat Pertama Di Indonesia), PT Gree Electric Appliances Indonesia (Kategori Air Purifier Pertama Di Indonesia Yang Dilengkapi CEP Technology Filter, Efektif Membunuh Virus Di Udara Serta Dilengkapi Fitur 3 LED Indicators Yang Dapat Menginformasikan Kualitas Udara Dalam Ruangan).

Kemudian SiCepat Ekspres (Kategori Perusahaan Ekspedisi Yang Memberikan Layanan Pick Up Barang Pertama di Indonesia, Tanpa Minimum Barang & Tanpa Ketentuan Waktu Untuk Seluruh Member), Morinaga Chil Kid Soya (Kategori Formula Pertumbuhan Soya Pertama di Indonesia Dengan Moricare Zigma Triple Bifidus Untuk Tumbuh Kembang Si Kecil Yang Alergi Susu Sapi), Morinaga Platinum (Kategori Susu Pertumbuhan Untuk Anak Usia 1 Tahun Keatas Dan 3 Tahun Keatas Pertama Di Indonesia Dengan Synbiotic Yaitu Sinergi Probiotik Dengan Strain Triple Bifidus (Bifidobacterium Longum BB536, Bifidobacterium Breve M-16V, Bifidobacterium Infantis M-63) Dan Prebiotik GOS Yang Bermanfaat Untuk Kesehatan Saluran Pencernaan Si Kecil), dan Prenagen (Kategori Produk UHT Almond Soya Pertama Di Indonesia Yang Memiliki Kandungan Nutrisi Sumber Asam Folat, Sumber Zat Besi Sumber Vitamin D3, Dan Juga Sumber Kalsium. Lalu Yogurt Bubuk Pertama Di Indonesia Dengan Kandungan Nutrisi Yang Bermanfaat Untuk Ibu Hamil).

Sementara untuk peraih penghargaan Top Innovation Choice Award 2020, diantaranya: PT Shiseido Cosmetics Indonesia (Dengan inovasi Senka Perfect Whip, Inovasi Busa Padat Untuk Membersihkan Wajah), Polytron (Dengan inovasi Wonder Wash, Mesin Cuci Dengan Fitur Smart Add Wash. Kemudian LED TV Cinemax Soundbar, LED TV Yang Dilengkapi Speaker Soundbar Dan Subwoofer Dengan Harga Yang Terjangkau. Serta Tiarapot, Inovasi Alat Masak Dengan Delapan Fungsi Multi Cooking: Menggoreng, Menumis, Membuat Kue, Mengukus, Memasak Nasi, Memasak Aneka Bubur, Memasak Sup, Membuat Puding dan Lainnya), GT Radial (Dengan inovasi Champiro Luxe, Ban Luxury Comfort Yang Memiliki Tingkat Kebisingan Yang Rendah Serta Membantu Efisiensi Pemakaian Bahan Bakar).

Kemudian PT Gree Electric Appliances Indonesia (Dengan inovasi AC Gree G-Tech, AC Split – Residensial Berkonsep Modular Pertama Di Indonesia Dengan Fungsi Penjernih Udara Ruangan), Sanken (Dengan inovasi Smart TV LED, Smart TV Berlayar LED Grade A+), PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Dengan inovasi i-PRO 100, Produk Asuransi Jiwa Yang Memberikan Perlindungan Tinggi Hingga 3 Kali Lipat Uang Pertanggungan (UP) Untuk Keamanan Finansial Keluarga Saat Nasabah Menghadapi Risiko Hidup Meninggal Dunia), Speedwork Solusi Utama (Dengan inovasi Speedwork Autocare, Layanan Service Berbasis Aplikasi), Bank Syariah Mandiri (Dengan inovasi MSM Keyboard, Aplikasi Mobile Banking Syariah Dengan Fitur Mobile Keyboard Yang Bisa Diaplikasikan Langsung Di Smartphone Pengguna) dan BRISyariah (Dengan inovasi i-Kurma, Digital Aplikasi Untuk Memproses Pembiayaan Mikro dan KUR BRISyariah).

Pemerintah Kaji Bantuan Pulsa Bagi Siswa

Suarapemerintah.id Pemerintah akhirnya peduli dengan kesulitan yang dihadapi oleh siswa terdampak Covid-19 ketika belajar di rumah. Pemerintah pun segera mengkaji bantuan pulsa  bagi siswa untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Selain siswa, bantuan pulsa tersebut juga akan diberikan kepada para pengajar seperti Dosen, Guru dan Kepala Sekolah.

Rencana bantuan pulsa tersebut diinformasikan oleh Menteri BUMN sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Erick Thohir.

Kemarin, Kominfo bersama Menteri Keuangan dan Mendikbud sekarang sedang pelajari apakah ada juga bantuan subsidi pulsa untuk dosen, guru, murid, semuanya. Saya, belum bisa presentasi detail karena itu masih digodok,” terang Erick.

Pemerintah, ungkap Erick, melalui Kemkominfo sebenarnya sudah ada kerja sama dengan PT Telkomsel untuk memberikan pulsa murah dengan nilai 1,7 triliun.

“Bahkan, per bulannya kalau tidak salah untuk Telkom dan Telkomsel kurang lebih Rp1,4 triliun, tapi ini nanti sebagai catatan datanya ada di Kominfo,”ucapnya.

Bantuan pulsa ini sebenarnya pernah disinggung oleh Menteri Keuangan. Namun ketika itu masih wacana saja, dan Sri Mulyani sendiri belum bisa memberikan rincian lebih lagi.

Sri Mulyani kala itu lebih menekankan untuk memperkuat sumber data agar pemberian tersebut bisa tepat sasaran dan maksimal.

“Semua policy (kebijakan) akan mudah dieksekusi dengan data yang lengkap dan sistem yang relatif establish (terbentuk),” tuturnya. Kami sedang bahas dengan kementerian/lembaga terkait bagaimana kami bisa bantu keluarga di dalam suasana covid, di mana mereka tidak mungkin hadir fisik (ke sekolah),” kata Ani, sapaan akrabnya.

Raih Top Innovation Choice Award 2020 Untuk Smart TV LED, Bukti Inovasi Sanken Jawab Kebutuhan Pasar

Suarapemerintah.id – Sanken, salah satu nama besar dalam industri elektronik di indonesia terus berinovasi untuk bisa memenuhi kebutuhan pelanggan. Inovasi yang dilakukan selalu menjadi yang terbaik.

Indikasi keberhasilan inovasi Sanken adalah beragam penghargaan yang telah diraih. Terbaru adalah penghargaan Top Innovation Choice Award 2020 yang diadakan oleh TRAS N CO dan Media Infoband.id.

Dalam acara penghargaan yang disiarkan secara virtual tersebut, Sanken mendapat apresiasi tinggi untuk inovasi dalam Smart TV LED dengan grade A+.

Teddy Tjan, Direktur Marketing Sanken, mengungkapkan penghargaan yang diraihnya ini sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan bergengsi atas inovasi dan karya yang Sanken hadirkan disetiap produknya.

“Semoga penghargaan ini dapat menjadi pemicu bagi Sanken untuk terus berinovasi dalam menghadirkan produk-produk yang bernilai kepada masyarakat di Indonesia,” kata Teddy usai meraih penghargaan Top Innovation Choice Award 2020.

Ketika ditanya rahasia kesuksesan Sanken berinovasi, Teddy menyebutkan Sanken selalu memperhatikan keadaan dan kebutuhan pasar.

Ia memberi contoh, saat sekarang yang menjadi target pasarnya mayoritas adalah anak muda atau pasangan baru muda. Untuk itu ia dan timnya memberikan apa yang sedang dibutuhkan target pasarnya tersebut.

“Generasi muda sekarang lagi suka apa, Netflix, YouTube, jadi Sanken akan hadirkan inovasi yang dekat dengan pasar kami,”ucapnya.

Selain itu ia menyebut anak muda suka bermain game, dan Sanken bisa ,menunjang kegemaran bermain game dengan menghadirkan layar LED berkualitas terbaik.

Inovasi berkelanjutan tersebut pun ditunjang dengan kualitas produk yang mumpuni. Kualitas Jepang yang di dengung-dengungkan bukan sekedar isapan jempol, pasalnya Teddy menghadirkan pekerja langsung dari negeri matahari terbit tersebut.

“Kami hadirkan langsung engineer dari Jepang, jadi kualitas dan mutu selalu terjaga di setiap produk Sanken,” bebernya.

Sanken juga ditunjang dengan coverage pasar yang luas. Teddy menyebut saat ini Sanken sudah memiliki 24 cabang yang tersebar diseluruh Indonesia dari Sabang-Merauke.

Kesuksesan ini tidak lantas membuat Teddy puas, Ia menyebut Sanken tidak akan pernah berhenti berinovasi dan menjaga standard kualitas produknya. “Kami selalu berinovasi, setiap waktu, tapi tentunya tidak setiap saat dikeluarkan ada waktu-waktunya. Jadi kami tidak pernah berhenti untuk bisa memenuhi kebutuhan pasar”.

Diskusi Daring Tema “Wartawan Garda Terdepan Industri Media”

Suarapemerintah.id –  Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Internasional Dewan Pers Agus Sudibyo mengatakan wartawan adalah profesi yang tidak bisa berhenti di saat pandemi COVID-19 sedang melanda.

“Justru diharapkan bekerja lebih keras dalam memasok informasi termasuk hiburan kepada masyarakat,” kata dia saat diskusi daring yang diadakan antara  dengan tema Aman dan Sehat Kala Bekerja: Wartawan Garda Terdepan Industri Media di Jakarta, Selasa.

Profesi wartawan saat ini, ujar dia, sama halnya dengan posisi dokter yang terus bekerja untuk menyampaikan informasi-informasi yang dibutuhkan banyak pihak.

Sebab, pada saat masa-masa di tengah pandemi COVID-19 ini kebutuhan akan informasi makin besar dan hal itu hanya dapat dilakukan oleh wartawan.

Kesadaran akan pentingnya posisi wartawan tersebut terutama di tengah pandemi disadari betul oleh sejumlah negara-negara demokrasi.

Sebab, negara-negara demokrasi menyadari untuk menghadapi pandemi COVID-19 komunikasi publik menjadi kunci penting. Oleh karena itu, wartawan dan media massa dibutuhkan sekali keberadaannya.

Sebagai contoh Uni Eropa mengeluarkan kebijakan insentif yakni dana bantuan darurat bagi perusahaan media untuk melawan misinformasi dan disinformasi di tengah pandemi. Kemudian Norwegia mengeluarkan kebijakan insentif, yaitu paket bantuan kepada media massa yang diperkirakan dapat menutup 60 persen kerugian finansial sebesar 27 juta Euro.

Di Selandia Baru, pemerintahnya membelanjakan 50 juta dolar atau sekitar Rp425 miliar untuk bisnis media yang menderita kerugian finansial akibat pandemi COVID-19.

Khusus di Indonesia keadaan industri media cukup memprihatinkan dimana 50 persen perusahaan pers cetak telah memotong gaji karyawan dengan besaran dua hingga 30 persen.

Selanjutnya 38,6 persen perusahaan pers cetak sudah atau sedang mempertimbangkan opsi melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada karyawan. Jumlah karyawan yang sudah dan sedang proses PHK berkisar 25 hingga 100 orang di setiap perusahaannya.

“Data ini telah kita berikan kepada pemerintah melalui Wakil Presiden dan Presiden,” katanya.

Dengan kondisi tersebut, komunitas pers nasional mengharapkan perhatian negara terhadap industri pers sebagaimana yang telah ditunjukkan negara-negara demokratis lain.*

LKBN ANTARA Pastikan Keselamatan Dan Kesehatan Wartawan Jadi Prioritas

Suarapemerintah.id – Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) memastikan aspek keselamatan dan kesehatan para karyawan dan wartawan menjadi prioritas utama sejak pandemi COVID-19 melanda di Tanah Air.

“Prioritas utama tetap kesehatan, maka ketika awal Maret virus masuk ke Indonesia, teman-teman redaksi sudah menerbitkan SOP tentang liputan,” kata Direktur Pemberitaan LKBN Akhmad Munir melalui diskusi daring di Jakarta, Selasa.

Sejak SOP tersebut diterbitkan redaksi ANTARA, pengawasan dan pengaturan dilakukan secara ketat terkait peliputan para insan pers baik teks, foto dan video di lapangan.

Bagi pewarta teks, kata mantan Kepala Biro  Jawa Timur tersebut, tugas liputan masih bisa terbantu di tengah pandemi karena adanya webinar via Zoom, Youtube dan lain sebagainya.

“Namun untuk foto dan video memang agak terkendala karena teman-teman harus turun ke lapangan,” kata Cak Munir sapaan akrabnya.

Bagi wartawan yang harus bertugas di lapangan, LKBN  memfasilitasi mereka dengan Alat Pelindung Diri (APD) di antaranya masker, sarung tangan, hand sanitizer, baju hazmat, alat pelindung wajah, suplemen untuk meningkatkan imun tubuh dan sebagainya agar terhindar dari paparan virus corona atau COVID-19.

“Jadi prioritas kami adalah kesehatan dan keselamatan jurnalis sampai sekarang,” ujar mantan Ketua PWI Jawa Timur tersebut.

Hingga saat ini, masih melakukan sejumlah evaluasi terkait pengetatan protokol kesehatan. Sebab terdapat pewarta yang bertugas di lapangan yang terpapar COVID-19.

“Semuanya sedang tertangani dengan baik, semuanya orang tanpa gejala. Oleh karena itu perlu evaluasi agar pengetatan protokol kesehatan dilakukan dengan lebih baik lagi,” katanya.

Secara umum ia berpandangan bahwa fenomena tersebut juga dialami oleh semua media massa terutama yang bertugas di lapangan.

“Terutama untuk kebutuhan foto dan video,” ujar dia.

Terakhir, kata Munir, sebagai kantor berita negara, selama pandemi  lebih banyak atau fokus pada produksi terkait upaya-upaya yang dilakukan pemerintah dalam penanganan COVID-19 sekaligus mendorong akselerasi pembangunan ekonomi.