Beranda blog Halaman 4836

GMTD Resmi Serahkan Sertifikat 11 Fasum Fasos Ke Pemkot Makassar

Suarapemerintah.id – Setelah beberapa kali  melakukan pertemuan antara Pemkot Makassar dengan PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) yang dimediasi oleh Pemprov Sulsel akhirnya secara resmi  GMTD menyerahkan sertifikat fasum fasos ke pihak Pemerintah Kota Makassar, di Ruang Kerja Wali Kota Makassar, Senin (10/8/2020).

Penyerahan sertifikat Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) ini diterima langsung oleh Penjabat Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin disaksikan oleh Forkopimda Kota Makassar beserta jajaran OPD lingkup Pemkot Makassar.

Eka Firman Associate Director  GMTD menuturkan  penyerahan 11 sertifikat fasum fasos ini merupakan lahan Jalan Metro Tanjung Bunga mulai dari ujung hingga Barombong.

“Lahan yang sertifikatnya kami serahkan ini luasnya 8,6 H. Sebanyak 11 sertifikat yang titiknya itu dari Jalan Metro Tanjung Bunga dari ujung hingga Barombong. Alhamdulillah perlahan kami sudah menunaikan tugas dan kali ini nominalnya berkisar sekira Rp 2,7 Triliun”, ungkapnya.

Pengambilalihan aset ke Pemkot Makassar ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik sesuai peruntukannya.

Sementara itu Pj Wali Kota Makassar menuturkan apresiasinya atas kerja sama GMTD dalam membantu pembangunan Makassar.

“GMTD ini salah satu pengembang terbesar di Kawasan Timur Indonesia yang hari ini telah menunaikan janjinya menyerahkan aset lahan ke Pemkot Makassar. Tentu ini akan kami gunakan untuk masyarakat luas dengan pelebaran jalan Metro Tanjung Bunga”,tegasnya

Dengan adanya penyerahan PSU ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Makassar juga keuntungan bagi para investor yang menanamkan sahamnya di Metro Tanjung Bunga.

Sumber : Hidayat
Sumber: Makassar

Prof Rudy Resmi Dilantik Ketua Mabicab Pramuka Kota Makassar

Suarapemerintah.id Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin dilantik sebagai Ketua Majelis pembimbing Cabang (Mabicab) Pramuka Kota Makassar, di Ruang Sipakatau, Balai Kota Makassar, Senin (10/8/2020).

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Makassar, Muh Iqbal Samad Suhaeb mengatakan, pemilihan ketua Majelis pembimbing Pramuka kota  Makassar tidak memiliki pilihan lain karena siapapun kepala daerah otomatis menjadi ketua majelis.

“Kami tidak bisa mengundang tamu terlalu banyak, karena kita tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19, ” katanya.

Ia menambahkan, Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Makassar bakal memperingati Hari Jadi Pramuka yang ke 59 tahun dengan menggelar apel terbatas pada 14 Agustus di Taman Pramuka Kota Makassar dan Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.

“Saat ini, semua kegiatan-kegiatan sifatnya lapangan seperti perkemahan ditunda pelaksanaannya. Jadi kegiatan-kegiatan yang kita lakukan ini hanya peningkatan SDM yang dilakukan secara virtual,” katanya.

Sementara Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin mengatakan, Pramuka memiliki peran penting untuk menumbuhkan gerakan berbangsa, gerakan kesadaran nasionalisme, cinta tanah air, berbakti bagi nusa dan bangsa sejak seseorang usia dini.

“Saya terakhir pakai baju pramuka waktu menjadi pelajar. Hari ini saya berbangga kembali mengenakan pakaian kebanggan saya sewaktu kecil. Saya kalau acara jam 4, saya dengan pakaian lengkap Pramuka sudah siap jam 2. Begitulah saya seantusias dengan Pramuka,” katanya.

Prof Rudy berharap, Pramuka bisa semakin berperan nyata di dalam menumbuhkan kesadaran berbangsa bagi anak-anak Indonesia untuk melahirkan para pejuang-pejuang bangsa.

“Sekarang kita juga di masa pandemi corona. Pandemi ini hanya bisa kita selesaikan dengan jiwa besar. Bahwa kita ingin bersama-sama menyelesaikan masalah bersama bangsa ini. Olehnya saya yakin dan percaya, para Pramuka Kota Makassar akan secara terus menerus melakukan edukasi, di dalam menyelesaikan pandemi corona,” pungkasnya.

Sumber : Hidayat
Sumber: Makassar

BLK Bantaeng Serahkan Bantuan APD Ke Pemkot Makassar

Beritamedia.id – Pemerintah Kota Makassar kembali mendapatkan bantuan APD yang kali ini merupakan hasil dari pelatihan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Bantaeng di Ruang Rapat Wali Kota Makassar, Senin (10/8/2020).

Bantuan yang diserahkan berupa masker 700 pcs, face shield  100 pcs dan APD hazmat sebanyak 50 pcs. Akhmar perwakilan BLK Bantaeng yang secara simbolis menyerahkan kepada Penjabat Wali Kota Makassar

Prof Rudy Djamaluddin menuturkan bantuan yang diserahkan merupakan hasil dari pelatihan masyarakat Bantaeng.

“Hari ini kami menyerahkan hasil pelatihan berbasis kompetensi dari BLK Kabupaten Bantaeng kepada Pemkot Makassar yang sekiranya dapat digunakan dalam percepatan penanganan covid-19”,ujarnya.

Sementara Prof Rudy Djamaluddin yang menerima bantuan APD tersebut mengucapkan terima kasih dari pemerintah kota Makassar. Dirinya berharap BLK Bantaeng senantiasa memberikan program menarik bagi masyarakat dalam mengembangkan kemampuan tenaga kerja bagi warganya.

“Luar biasa sekali BLK Bantaeng bantu kita saat ini. Hasil dari pengembangan kemampuan diri masyarakat yang dikelola oleh BLK. Tentu ini membanggakan dan sangat bermanfaat apalagi di tengah pandemi ini”,ungkap Rudy.

Bantuan ini rencananya akan di distribusikan ke sejumlah tempat seperti puskesmas puskesmas dan rumah sakit  yang memang stok APDnya minim.

Sumber : Hidayat
Sumber: Makassar

Bupati Bogor Lantik 57 Pejabat Eselon III

Suarapemerintah.id – Bupati Bogor, Ade Yasin melantik 57 orang  Pejabat Administrator (Pejabat Struktural Eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor tahun 2020, bertempat di
Ruang Serbaguna 1 Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, pada Rabu (12/8).

Dalam amanatnya Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan setiap
aparatur sipil negara harus memiliki komitmen untuk siap ditempatkan di mana
saja sesuai kebutuhan organisasi.

dalam upaya mencapai visi terwujudnya
kabupaten bogor termaju, nyaman dan berkeadaban dalam koridor panca karsa,
yakni karsa bogor cerdas, bogor sehat, bogor maju, bogor membangun, dan karsa
bogor berkeadaban, kita memerlukan sumberdaya aparatur yang kompeten.

“saya meminta agar penunjukan saudara-saudara dalam jabatan
ini dapat dimaknai dengan sungguh-sungguh sebagai kesempatan untuk mengabdikan
semua kemampuan terbaik yang saudara miliki,”katanya.

Ia juga meminta kepada pejabat yang baru dilantik semua
tidak lagi bekerja biasa-biasa saja, tapi bekerja maksimal sekuat tenaga dan
sepenuh hati dan tidak ada superman melainkan superteam,

oleh sebab itu hilangkan ego sektoral, tingkatkan koordinasi dengan instansi terkait dan
lintas sektoral agar terjalin kerjasama yang baik dan saling mendukung.

“mari bergerak cepat melaksanakan tugas-tugas seefektif dan
seefisien mungkin, merespon perkembangan situasi secara cepat dan tepat,
tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, mengedepankan prinsip
kehati-hatian, ketelitian, kecermatan dan pertimbangan terhadap aturan dan
ketentuan yang berlaku,”ujarnya.

Bupati Bogor juga mengingatkan kondisi pandemi tidak hanya
berdampak pada kesehatan tapi juga menurunnya kinerja perekonomian daerah yang
dikhawatirkan dapat mengakibatkan meningkatnya pengangguran, meningkatnya kemiskinan,
potensi penurunan PDRB, perlambatan laju pertumbuhan ekonomi (lpe), dan
penurunan pendapatan daerah, serta menyebabkan terpuruknya umkm.

“disatu sisi kita terus berjuang memutus penyebaran dan penularan pandemi covid 19.
disisi lain kita harus bangkit sekuat tenaga melakukan recovery agar tidak
semakin terpuruk dan mampu bertahan bahkan terus maju membangun dengan segala
upaya untuk memulihkan kondisi sosial ekonomi masyarakat,”ungkapnya.
(Andi Diskominfo Kabupaten Bogor)

Sumber: Kabupaten Bogor

Update Covid 19, Sembuh Bertambah 11 Orang, Kasus Positif Bertambah 10 Orang

Suarapemerintah.id – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar kembali mencatat adanya penambahan pasien sembuh Covid-19 di Kota Denpasar per hari Selasa (11/8). Dimana, tercatat sebanyak 11 orang dinyatakan sembuh. Selain itu, di hari yang sama juga terjadi penambahan kasus positif sebanyak 10 orang yang tersebar di 6 wilayah desa/kelurahan.

“Hari ini kasus sembuh bertambah 11 orang, dan kasus positif bertambah sebanyak 10 orang yang tersebar di 6 wilayah desa/kelurahan, sementara 37 desa/kelurahan lainya nihil penambahan kasus baru,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

Update Covid 19, Sembuh Bertambah 11 Orang, Kasus Positif Bertambah 10 Orang Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar di ruang Press Room Kantor Walikota Selasa (11/8).

Secara rinci Dewa Rai menjelaskan bahwa ke enam desa/kelurahan yang melaporkan adanya penambahan kasus positif Covid-19 yakni Desa Peguyangan Kaja mencatatkan penambahan kasus positif baru sebanyak 3 kasus,

disusul Kelurahan Pedungan dan Kelurahan Dauh Puri yang mencatatkan penambahan kasus positif baru sebanyak masing-masing 2 kasus, sedangkan 4 desa/kelurahan lainya mencatatkan masing-masing 1 kasus positif baru. Sementara itu sebanyak 37 desa/kelurahan mencatatkan nihil penambahan kasus positif baru.

Lebih lanjut Dewa Rai menjelaskan bahwa angka kesembuhan pasien dan penambahan kasus positif covid 19 masih fluktuatif di Kota Denpasar. Dimana, ditengah banyaknya pasien yang sembuh, juga masih ditemukan kasus positif covid 19. Karenanya diperlukan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan.

Dewa Rai menambahkan bahwa walaupun saat ini kita sudah memasuki adaptasi kebiasaan baru, namun kasus positif baru di internal keluarga dan pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah  masih menunjukan peningkatan. Kedua klaster baru inilah yang patut kita waspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar.

“Masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih  mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi,” ujar Dewa Rai

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas.

Karena dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 ini terdapat dua cara. Yakni tracing masif yang agresif disertai tes dan isolasi, serta kesadaran masyarakat untuk melaksanakan pencegahan dengan penerapan protokol kesehatan.

Sementara itu, jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar menjadi 1.302 atau (91,17 persen), 14 atau  (0,98 persen) orang meninggal dunia, dan 112 atau (7,84 persen) orang masih dalam perawatan. Sementara itu, angka kumulatif kasus positif tercatat sebanyak 1.428 kasus. (HumasDps).

Kasus Positif :

1.       Kelurahan Dauh Puri dua orang laki-laki usia 42 dan 22 tahun

2.       Kelurahan Kesiman seorang laki-laki usia 37 tahun

3.       Desa Kesiman Kertalangu seorang laki-laki usia 74 tahun

4.       Desa Padangsambian Kelod seorang laki-laki usia 58 tahun

5.       Kelurahan Pedungan dua orang perempuan usia 49 dan 30 tahun

6.       Desa Peguyangan Kaja tiga orang perempuan usia 21, 7 dan 5 tahun

Sumber: Kota Denpasar

Amankan Aset Negara, PLN gandeng KPK dan BPN Se-Provinsi Jambi

Suarapemerintah.id – Jambi, 11 Agustus 2020 – Setelah sebelumnya melakukan kerjasama di beberapa daerah seperti Gorontalo dan Jawa Tengah, PLN kembali melakukan sinergi bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional se-Provinsi Jambi. Guna mendukung penyelesaian pengamanan aset, PLN menggelar Rapat Koordinasi Perbaikan Tata Kelola Aset PLN dan Pemerintah Daerah di wilayah Provinsi Jambi, Selasa (11/8), di BW Luxury Hotel, Jambi.

Wakil direktur PLN Darmo Prasojo menyampaikan bahwa kerja sama tersebut adalah bentuk komitmen untuk mengamankan, memelihara, dan mendayagunakan aset tanah dan properti yang dimiliki oleh PLN, demi masa depan penyediaan tenaga listrik bagi seluruh rakyat Indonesia.“Kita diberikan amanah untuk melindungi dan menjaga aset-aset negara. Aset ini tidak hanya untuk PLN, aset ini digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan warga masyarakat yang lebih luas,” tutur Darmawan.

Sampai dengan akhir tahun 2019, PLN memiliki 2.543 persil tanah di Provinsi Jambi. Terdiri terdiri dari 67 persil tanah (0,2%) sudah bersertifikat dan 2.476 persil tanah (97,2%) belum bersertifikat. Pada tahun 2020, PLN merencanakan program sertifikasi tanah dengan target sejumlah 1980 persil sertifikasi baru sehingga pada akhir tahun 2020 aset bersertifikat mencapai 80%.
Data yang dihimpun dari kantor pertanahan Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi, terdapat 1.053 berkas permohonan sertifikasi tanah aset PLN yang telah didaftarkan dan tersebar di 9 Kabupaten/Kota. Dari total permohonan tersebut, sebanyak 737 berkas telah berhasil dikeluarkan setifikatnya. Pencapaian ini tidak lepas dari sinergi antara PLN dengan KPK, Kanwil BPN Jambi, dan Pemerintah Daerah.
Dalam acara tersebut juga dilaksanakan penyerahan sertifikat dan berkas dokumen sertifikasi kepada 4 Unit Induk PLN di wilayah Provinsi Jambi, yaitu PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu, PLN Unit Induk Pusat Penyaluran dan Pengaturan Beban Sumatera, PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan dan PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah.
“Secara simbolis diserahkan sebanyak 1423 dokumen pendukung sertifikasi persil tanah lainnya untuk dapat diproses lebih lanjut. Ini adalah bagian dari 2476 persil tanah PLN di Provinsi Jambi yang pada akhir tahun 2019 belum bersertifikat,” ujarnya.
Acara kali ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman antara Direktur Utama PLN dengan Menteri ATR/BPN pada tanggal 12 November 2019 dan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara General Manager Unit Induk PLN se-Indonesia dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian ATR/BPN di seluruh Indonesia pada tanggal 27 November 2019 lalu.
“Kami mengapresiasi semua dukungan yang telah diberikan oleh jajaran KPK-RI dan Kementerian ATR/BPN RI yang telah diwujudkan dalam bentuk Rapat Koordinasi Sertifikasi Tanah dan Pembenahan Aset PLN, semoga kerjasama ini dapat bermanfaat bagi kita semua,” tutup Darmawan.

Wakil Ketua KPK, Nurul Gufron mengapresiasi upaya PLN, BPN, dan Pemerintah Daerah Jambi untuk sinergi menyelesaikan sertifikasi tanah. Menurutnya sertifikasi aset menjadi salah satu upaya penyalahgunaan aset.“KPK tidak hanya bertugas menyelidik dan menindak, tapi KPK juga harus dapat mencegah. Salah satu akar masalah yang ada saat ini adalah aset. KPK dalam hal ini ikut mengawal pembukuan aset agar tidak terjadi potensi-potensi pengaburan di dalam prosesnya,” tutur Nurul.

Sementara, Inspektur Jenderal Kementerian ATR/BPN, Sunraizal, menyampaikan bahwa pemerintah telah menargetkan bahwa seluruh tanah di Indonesia harus terdaftar pada tahun 2024.“Kementerian ATR memiliki target pada 2024 seluruh tanah di republik ini terdaftar, termasuk punya pemrov, pemda, dan PLN. Sinergitas ini sangat diperlukan agar target pensertifikatan ini tercapai,” tutur Inspektur Jenderal Kementerian ATR/BPN, Sunraizal.

Selain Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Wakil Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, dan Inspektur Jenderal Kementerian ATR/BPN Sunraizal, turut hadir pula pada acara tersebut Gubernur Jambi Fachrori Umar, Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Johanis Tanak, dan Kapolda Jambi Irjen. Pol. Firman Shantyabudi.

Sumber: PLN

Ayo Daftar dan Ikuti Upacara Virtual HUT ke-75 RI! Simak Caranya

Suarapemerintah.id – Sekretariat Presiden membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka melalui konferensi video. Sebanyak 17.845 kuota undangan disediakan untuk masyarakat luas.

Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden Yayat Hidayat mengatakan, peringatan yang digelar secara daring tersebut dimaksudkan sebagai upaya mematuhi protokol kesehatan dan mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Menurutnya, seluruh masyarakat dapat turut serta dalam upacara secara daring pada 17 Agustus 2020 mendatang dengan melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui alamat https://pandangistana.setneg.go.id yang akan mulai dibuka pada Senin, 10 Agustus 2020 pukul 17:08:45 WIB.

Setelah melakukan pendaftaran, pendaftar akan menerima notifikasi melalui pesan WhatsApp dan surel sebagai tanda bahwa permohonan undangan telah diterima,” ujar Yayat.

Permohonan yang telah diterima dan diverifikasi akan memperoleh pesan melalui WhatsApp dan surel yang berisi ketentuan untuk mengikuti jalannya Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia atau Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih di Istana Merdeka secara langsung melalui konferensi video

Setiap pendaftar hanya akan memperoleh satu tautan undangan konferensi video.“Para pendaftar yang mengikuti jalannya upacara secara daring tersebut juga akan memperoleh sertifikat elektronik yang dikirimkan melalui surel selepas mengikuti upacara tersebut,” tandasnya. (BPMI Setpres)
Sumber: presidenri.go.id

Presiden Akan Tinjau Fasilitas Produksi dan Pelaksanaan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Suarapemerintah.id – Joko Widodo akan melakukan serangkaian kunjungan kerja di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa, 11 Agustus 2020. Presiden dan rombongan bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 09.00 WIB.Setibanya di Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara, Kota Bandung, Presiden dan rombongan terbatas akan langsung menuju Posko Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 di markas Kodam III/Siliwangi.

Di lokasi tersebut, Presiden akan memberikan sejumlah arahan melalui konferensi video untuk penanganan Covid-19 terintegrasi di Provinsi Jawa Barat.Dalam kunjungan ini, Kepala Negara diagendakan untuk menuju PT Bio Farma, Kota Bandung, untuk meninjau fasilitas produksi vaksin Covid-19.

Selain itu, Presiden Joko Widodo juga akan meninjau pelaksanaan uji klinis tahap ketiga dari vaksin Covid-19 di Gedung Eyckman yang dipandu oleh Tim Peneliti Uji Klinis dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran.

Siang harinya, Presiden direncanakan untuk langsung kembali ke Jakarta.Mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Kota Bandung di antaranya ialah Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, serta Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Sumber: presidenri.go.id

Presiden Kembali Tekankan Pentingnya Strategi Intervensi Lokal dan Penggunaan Masker

Suarapemerintah.id – Pandemi Covid-19 telah menginfeksi sekitar 19,7 juta penduduk yang tersebar di 215 negara dunia. Covid-19 juga telah menyebabkan 728 ribu jiwa meninggal dunia. Di Indonesia sendiri, sampai hari ini tercatat 127.083 orang positif Covid-19, dengan 82.236 orang sembuh dan 5.765 orang meninggal dunia.

Saat menyampaikan arahan di Posko Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jawa Barat di markas Kodam III/Siliwangi, Selasa, 11 Agustus 2020, Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa ancaman Covid-19 ini belum selesai hingga nanti ditemukan vaksin.“Sekali lagi, ancaman Covid-19 ini belum selesai sampai nanti yang namanya vaksin itu bisa divaksinasikan kepada seluruh rakyat di Tanah Air ini,” ujar Presiden.

Untuk itu, Presiden kembali mengingatkan beberapa upaya untuk mengendalikan pandemi Covid-19 ini, salah satunya strategi intervensi berbasis lokal. Menurutnya, penanganan dalam cakupan wilayah yang kecil memegang peranan yang paling penting.“PSBB tingkat desa, tingkat kampung, saya kira melokalisir Covid-19 di dalam scope kecil ini akan lebih memudahkan kita dalam menyelesaikan masalah-masalah yang ada di lapangan.

Sehingga satu sisi tidak akan mengganggu wilayah yang besar, di sisi yang lainnya juga dari sisi ekonomi kita tidak terganggu banyak,” jelasnya.Di samping itu, Presiden juga berharap agar TNI dan Polri di daerah turut membantu terutama dalam upaya menegakkan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

Secara khusus, Presiden menitikberatkan pada pentingnya penggunaan masker.“Utama urusan masker ini, di samping tentu saja yang berkaitan dengan jaga jarak, cuci tangan, tidak berada dalam kerumunan jumlah banyak, tetapi masker menjadi kunci.

Seperti tadi disampaikan oleh Pak Gubernur, pilih lockdown atau pilih masker, pilih PSBB atau pilih masker. Kita pilih pakai masker,” imbuhnya.Terkait kampanye penggunaan masker tersebut, Presiden ingin agar dalam dua pekan ini dilakukan secara masif.

Untuk itu, Kepala Negara berharap agar permintaan untuk masker disampaikan langsung kepada komite dan Satgas Penanganan Covid-19.“Jadi tolong permintaan untuk masker disampaikan kepada Ketua Komite, Ketua Satgas, sehingga benar-benar urusan yang berkaitan dengan masker ini bisa kita selesaikan.

Karena ini akan menyelesaikan banyak hal yang berkaitan dengan Covid-19,” tegasnya.Pada kesempatan tersebut, Kepala Negara juga kembali mengingatkan pentingnya daerah melakukan sejumlah tahapan sebelum membuka sebuah wilayah.

Ketiga tahapan tersebut yaitu prakondisi, penentuan waktu, hingga prioritas sektor harus dilewati.“Tidak semuanya langsung dibuka, tahapan-tahapan mesti dilakukan. Sektor yang risikonya rendah itu didahulukan, sektor yang risikonya tinggi tolong direm, untuk diberikan di bagian belakang saja,” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden dalam acara tersebut antara lain Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Sumber: presidenri.go.id

Presiden: Segera Realisasikan Belanja APBD untuk Dongkrak Ekonomi di Kuartal III

Suarapemerintah.id – Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, melainkan juga berdampak pada sektor ekonomi. Untuk itu, penyelesaian keduanya merupakan hal yang sama pentingnya.

Saat menyampaikan arahan di Posko Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jawa Barat di markas Kodam III/Siliwangi, Selasa, 11 Agustus 2020, Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan pentingnya pemerintah untuk mengatur “gas dan rem” antara kesehatan dan ekonomi.

“Berulang-ulang saya sampaikan, gas dan remnya ini, bupati, wali kota, gubernur, betul-betul harus manajemennya dikendalikan dengan ketepatan yang baik,” kata Presiden.Untuk mendongkrak perekonomian yang sedang lesu, Presiden menyebut bahwa pemerintah mengeluarkan sejumlah stimulus dalam bentuk bantuan sosial (bansos), antara lain Bansos Tunai dan Bantuan Langsung Tunai untuk desa.

Selain itu, pemerintah juga memberikan subsidi listrik gratis untuk pelanggan 450 VA dan potongan 50 persen untuk pelanggan 900 VA.“Stimulus ekonomi untuk usaha-usaha kecil juga sudah dilakukan lewat perbankan. Sebentar lagi kita akan mengeluarkan yang namanya bansos produktif, ini untuk UKM. Akan diberikan kepada 13 juta usaha mikro, usaha kecil kita.

Bantuan modal kerja darurat sebesar Rp2,4 juta,” ungkapnya.“Kenapa bantuan-bantuan ini diberikan? Kita harapkan stimulus untuk ekonomi kita, terutama untuk menengah bawah bisa diberikan sehingga ada daya beli di sana.

Konsumsi domestik kita juga akan naik sehingga kita harapkan pertumbuhan ekonomi secara nasional ini akan tumbuh lebih baik dari kuartal kemarin,” imbuhnya.Untuk diketahui, perekonomian Indonesia pada kuartal I tahun 2020 masih tumbuh positif 2,97 persen.

Di kuartal II, perekonomian Indonesia turun ke minus 5,32 persen. Meski demikian, Kepala Negara optimistis bahwa perekonomian Indonesia akan kembali pulih di kuartal III.“Saya optimis di kuartal III kita akan lebih baik dari kuartal II dan kita harapkan kita ingin tumbuh positif, tapi memang ini perlu kerja keras,” tegasnya.

Salah satu upaya yang menurut Presiden bisa mendongkrak ekonomi di kuartal III adalah melalui belanja daerah. Untuk itu, Presiden meminta kepada para kepala daerah baik gubernur maupun bupati/wali kota agar segera merealisasikan belanja APBD-nya.

“Secara nasional saya masih melihat anggaran-anggaran itu masih berada di bank, APBD masih Rp170 triliun di bank. Artinya, penggunaannya memerlukan kecepatan, terutama di kuartal III ini.

Kunci ada di bulan Juli, Agustus, dan September supaya kita tidak masuk ke dalam kategori resesi ekonomi,” ungkapnya.“Sekali lagi, Juli, Agustus, September ini sangat menentukan. Begitu kita belanjakan sesegera mungkin, kemungkinan kita bisa kembali lagi ke positif itu masih ada peluang,” tandasnya.
Sumber: presidenri.go.id