Beranda blog Halaman 4837

Tinjau Fasilitas Produksi Bio Farma, Presiden: Indonesia Mampu Produksi Vaksin Sendiri

Suarapemerintah.id – Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya ke Kota Bandung pada Selasa, 11 Agustus 2020, meninjau kesiapan dan fasilitas produksi milik BUMN produsen vaksin dan antisera Bio Farma.Kemampuan Bio Farma sebagai perusahaan produsen vaksin telah diakui dunia di mana produk-produknya telah menjangkau lebih dari 140 negara di dunia.

“Saya ingin melihat bagaimana Bio Farma yang telah memproduksi vaksin yang telah dikirimkan ke 149 negara baik itu vaksin polio, difteri, BCG, dan lain-lain,” ujar Presiden selepas peninjauan di fasilitas produksi Bio Farma yang berlokasi di Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat.

“Ini menunjukkan bahwa negara kita mampu memproduksi vaksin sejak lama. Bio Farma berdiri setelah 1890, sudah lebih dari 100 tahun yang lalu,” imbuhnya.Bio Farma sendiri akan segera memproduksi vaksin Covid-19 untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri apabila nantinya vaksin tersebut telah ditemukan dan telah teruji secara klinis.

Saat ini, tim uji klinis dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran tengah melakukan uji klinis tahap ketiga terhadap bakal calon vaksin Covid-19. Setelah uji klinis tersebut dilakukan dan vaksin yang sedang dikembangkan dinyatakan siap digunakan, maka selanjutnya Bio Farma akan memproduksi sendiri vaksin tersebut dalam jumlah besar.

“Saya kira dengan kemampuan dan pengalaman yang ada kita ingin produksi vaksin Covid ini segera bisa dilakukan,” kata Presiden.Sebelumnya, dalam pertemuan di Istana Merdeka pada 21 Juli 2020, Kepala Negara menugaskan Bio Farma untuk memastikan kapasitas produksinya dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri saat vaksin Covid-19 ditemukan.

Kapasitas produksi Bio Farma untuk saat ini diketahui sanggup memproduksi vaksin dalam jumlah 100 juta dosis per tahun dan tengah dikembangkan lebih lanjut sehingga pada akhir tahun nanti mampu meningkatkan kapasitasnya hingga mencapai 250 juta dosis vaksin per tahun.

“Saya kira inilah yang perlu kita ketahui dan menambah optimisme kita bahwa kita bisa melakukan itu sendiri,” tandasnya.Mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut di antaranya ialah Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Sumber: presidenri.go.id

Tinjau Masjid UIN Lampung, Menag: Program Dai Bersertifikat Segera Bergulir

Suarapemerintah.id – Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan bahwa program dai bersertifikat akan segera digulirkan. Hal ini disampaikan Menag saat meninjau Masjid Safinatul Ulum di kampus UIN Raden Intan Lampung.

“Kemenag pada tri wulan ketiga ini akan punya program dai bersertifikat. Ini sudah dibahas bersama dalam rapat dengan Wapres,” terang Menag di Lampung, Selasa (11/08).

“Kita perlu punya dai bersertifikat yang berbicara Islam rahmatan lil alamin. Masjid bisa diisi para dai itu untuk mendakwahkan Islam yang damai dan penuh toleran,” lanjutnya.

Baca juga: Program Penceramah Bersertifikat, Menag: Yang Mau, Silakan Ikut

Program dai atau penceramah bersertifikat ini tidak mengikat. Program ini bisa diikuti bagi penceramah yang berkenan mengikutinya. Untuk dai yang tidak ingin ikut, juga tidak ada paksaan.

Menag berharap, masjid tidak hanya menjadi sarana sebarkan iman dan takwa. Lebih dari itu, masjid bisa dijadikan sarana menguatkan kerukunan bangsa.

Baca juga: Menag Tegaskan Penceramah Bersertifikat untuk Semua Agama

“Masjid tempat beribadah sekaligus simbul kerukunan. Dari masjid, juga bisa dibicarakan masalah kerukunan, sikap saling menghargai, dan membangun Islam rahmatan lil alamin,” tuturnya.

Rektor UIN Raden Intan Lampung Mukri melaporkan bahwa masjid dikampusnya diberi nama Safinatul Ulum. Artinya, kapal ilmu. Menurut Mukri, nama tersebut merupakan simbol transformasi.

Perkuliahan UIII Mulai September 2021

Suarapemerintah.id – Wakil Presiden Ma’ruf Amin hari ini memimpin rapat koordinasi dan audiensi penyelesaian Pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).

Turut mendampingi Wapres dalam audiensi yang digelar secara video conference itu Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi, Rektor UIII Komaruddin Hidayat, Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani dan mantan Dirjen Pendis Kamaruddin Amin.

Rapat juga diikuti Menteri Keuangan, Menteri PUPR, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, kementerian/lembaga terkait serta jajaran Rektorat UIII.Dalam arahannya Wapres berharap aktivitas perkulihan di kampus yang menjadi ikon pengembangan Islam Moderat di dunia itu dapat dimulai pada September 2021.

“Kita pastikan pada September 2021 aktivitas perkuliahan di UIII sudah berjalan. Saya harapkan segala kendala dapat dicari segera solusinya seperti pembebasan lahan dan penyelesaian tower TVRI,” harap Wapres, Senin (11/08) patang.

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi dalam paparannya sejumlah kendala pembangunan kampus UIII saat ini dalam proses penyelesaian diantaranya pembebasan lahan, tower TVRI termasuk pembangunan sejumlah gedung.

Untuk persiapan prasarana fisik dijelaskan Wamenag, pada Agustus 2020 sejumlah sarana fisik akan serah terima dari pihak pengembang diantaranya Gedung Asrama Putra, Prof/Lect Housing dan infrastruktur dan pagar keliling kawasan.

“Sementara untuk gedung Fakultas A akan serah terima pada Desember 2020.  Sisanya pembangunan gedung perpustakaan, masjid universitas, gedung asrama putri, gedung rektorat, plaza tiga pilar dan land form kawasan fakultas akan serah terima atau selesai pengerjaannya pada tahun 2021,” ujar Wamenag.

Pembangunan kampus UIII dilakukan secara bertahap yaitu tahap pertama 2018-2020, tahap kedua 2020-2021, dan tahap ketiga 2022-2024. Pada tahap pertama ada lima paket pekerjaan. Tiga paket pekerjaan ditangani oleh Kemenag dan dua paket pekerjaan ditangani oleh Kementerian PUPR.

Pembangunan UIII merupakan proyek strategis nasional berdasarkan Perpres Nomor 56 Tahun 2018. Kemenag ingin pendidikan tinggi Islam di Indonesia dikenal secara internasional melalui UIII.
Sumber: Kementerian Agama Republik Indonesia

Gunaryo: Balitbang Harus Dorong Kebijakan Eselon I Berbasis Kebenaran Empirik

Suarapemerintah.id -Diklat Kemenag memiliki nahkoda baru, yaitu Achmad Gunaryo. Sebagai Kepala Balitbang-Diklat, Gunaryo meminta jajarannya untuk kritis dalam memberikan masukan kepada satuan kerja eselon I.

“Ke depan, Balitbang Diklat harus kritis memberikan pandangan dan masukan untuk membangun Kementerian Agama. Oleh karena itu, kita harus semakin fokus mendorong seluruh Unit Eselon I membuat policy-based empirical research, sesuai tusi Litbang yaitu memunculkan kebenaran yang empirik,” tegas Gunaryo saat serah terima jabatan dari Plt Kepala Balitbang-Diklat Mahsusi.

Serah terima jabatan berlangsung di Ruang Sidang Lt. 17, Kantor Kemenag Jl. MH Thamrin, Jakarta, Selasa (11/08). Hadir, Sekretaris Balitbang Diklat Moh. Isom dan Kapuslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi Muhammad Zain. Sertijab juga dihadiri Pejabat Eselon II dan III lainnya.

“Balitbang-Diklat ke depan akan fokus melaksanakan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsinya,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Plt. Kepala Badan Mahsusi menyampaikan capaian dan progres Balitbang Diklat selama dipimpin olehnya. Ada sejumlah fokus, antara lain mendongkrak kelitbangan, merealisasikan sinergi litbang dengan BRIN, dan mentransformasi Pusdiklat Teknis menjadi BPSDM.

Adapun program yang perlu ditindaklanjuti adalah sertifikasi widyaiswara dan mewujudkan Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) sebagai unit eselon I yang berdiri sendiri.

“Demi menjamin kualitas tenaga pengajar, widyaiswara perlu disertifikasi. Selain itu, kita pun perlu mewujudkan LPMQ menjadi Badan tersendiri. Dasar hukumnya, lembaga pembina jabatan fungsional haruslah Eselon I, sementara LPMQ punya jabatan fungsional pentashih. Ini dorongan yang kuat untuk bisa mewujudkan hal tersebut,” tutup Mahsusi.
Sumber: Kementerian Agama Republik Indonesia

Tinjau Pembangunan SBSN UIN Lampung, Menag: Tidak Boleh Mangkrak

Suarapemerintah.id – Menag Fachrul Razi meninjau pembangunan gedung Pusat Akademik dan Riset UIN Raden Intan Lamping. Gedung sembilan lantai itu dibangun dengan skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Menag mengingatkan agar proyek dijalankan sesuai rencana. “Tidak boleh lagi ada pembangunan mangkrak. Proyek ini merupakan amanah untuk pengembangan pendidikan dan bagi kemajuan bangsa dan negara,” katanya di UIN Lampung, Selasa (11/08).

Pembangunan gedung ini tergabung dalam program pengembangan sarana dan prasarana 6 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Program yang dikenal sebagai proyek 6 in 1 ini dilakukan secara multi years (tahun jamak). Kontrak proyek ini telah ditandatangani para pimpinan PTKIN terkait di hadapan Menag pada 24 Januari 2020.

Selain UIN Raden Intan Lampung, lima PTKIN lainnya adalah UIN Antasari Banjarmasin, UIN Imam Bonjol Padang, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, dan UIN Sunan Ampel Surabaya.

Di UIN Raden Intan Lampung, proyek ini dilaksanakan oleh KSO Adhi Karya – Abipraya, dan perusahaan pengawas PT Yodya Kaya (Persero). Perusahaan-perusahaan tersebut juga merupakan Badan Usaha Milih Negara (BUMN).

Rektor UIN Moh Mukri berharap pembangunan proyek 6 in 1 selesai sesuai rencana. Mulai tahun ini, secara bertahap akan dibangun enam gedung baru, yaitu Pusat Akademik dan Riset, Pusat Kegiatan Mahasiswa, dan empat Gedung Kuliah (Fakultas).

“Untuk Gedung Pusat Akademik dan Riset, Insya Allah akan selesai akhir tahun ini. Gedung-gedung lainnya menyusul dan ditargetkan akan selesai pada 2022,” papar Mukri.

Turut hadir dalam kunjungan ini, Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto, Kepala Kementerian Agama Provinsi Lampung Juanda Naim, Rektor IAIN Metro Enizar dan sejumlah tokoh masyarakat dari Provinsi Lampung.

Pergaulan Remaja Buddhis yang Baik

Suarapemerintah.id – Tasma hi- dhiranca pannanca bahussutanca, dhorayhasilam vatavantamariyam. Tam tadisam sappurisam sumedham, bhajetha nakkhattapathamva candima.

Karena itu, ikutilah orang yang pandai, bijaksana, terpelajar, tekun, patuh dan mulia. Hendaklah engkau selalu dekat dengan orang yang bajik dan pandai seperti itu. Bagaikan bulan mengikuti peredaran bintang. (Dhammapada, 208)

Pergaulan merupakan aktivitas yang senantiasa dilakukan oleh setiap orang. Aktivitas tersebut dilakukan untuk membentuk suatu hubungan, baik dengan teman, kawan, atau sahabat.

Melalui pergaulan, di antara kawan, teman, ataupun sahabat dapat saling memberikan dorongan dan pengaruh satu sama lain. Pergaulan berperan penting dalam ikut membentuk kehidupan kita.

Adalah suatu keniscayaan, bahwa semua fenomena saling mempengaruhi sikap hidup kita. Bergaul, bersosialisasi, dan bermasyarakat memiliki peran sangat penting dalam kehidupan setiap orang.

Memahami bahwa kehidupan setiap orang tidak dapat terlepas dari interelasi dan interaksi dengan orang lain, maka Buddha Dhamma memberikan perhatian besar dalam hal pergaulan. Buddha Dhamma mengajarkan kepada kita agar dapat bergaul dengan tepat, bermasyarakat dengan bijak, bersahabat dengan baik, dan dapat menjadi sahabat yang baik.

Ajaran ini kemudian disebut dengan kalyana-mitta. Persahabatan sejati (kalyana-mitta) itulah yang akan membawa kehidupan ini berpijak pada jalan yang benar menuju akhir penderitaan.

Perkembangan peradaban dunia yang membentuk kehidupan masyarakat yang modern telah membuka peluang dan memberikan keleluasaan seseorang dalam bergaul.

Hal penting yang perlu kita ketahui adalah agar pergaulan itu tidak disalahgunakan dalam bentuk pergaulan yang tidak baik. Kita harus menyadari bahwa merosotnya moral manusia modern tidak lain karena berawal dari pergaulan yang kurang baik.

Mengingat hal ini semakin marak di masyarakat, kiranya sangat penting untuk dimengerti dan dipahami bahwa seseorang hendaknya memiliki teman dan sahabat dalam suatu pergaulan yang baik.

Pemahaman terhadap pergaulan yang baik bagi remaja Buddhis sangatlah penting. Sebagai generasi penerus, para remaja Buddhis harus mampu mengikuti perkembangan peradaban dengan baik, namun mereka tidak boleh melupakan etika dan moralitas dalam pergaulan.

Kepadanya harus selalu diingatkan bahwa pergaulan tanpa dilandasi moralitas yang baik, akan menghanyutkan mereka dalam arus pergaulan yang bergelimang kesenangan indrawi semata, dan akan membawa kehidupan mereka menuju kehancuran.

Sebagai remaja Buddhis yang baik, tentunya tidak ingin semua harapan indah yang diangankan itu rusak begitu saja hanya karena kesalahan-kesalahan kecil dan tindakan bodoh yang berakibat fatal pada pencapaian cita-cita.

Fenomena yang terjadi saat ini banyak generasi muda yang masa depannya hancur karena terjebak dalam pergaulan bebas, terutama di kalangan para remaja yang salah dalam bergaul atau berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya.

Pergaulan bebas bisa dikatakan sebagai bentuk prilaku menyimpang yang melewati batas norma-norma yang ada dalam suatu masyarakat.

Karena itu, pergaulan bersama orang-orang yang baik, akan menuntun seseorang untuk dapat berpikir lebih dewasa dan lebih bijaksana.

Menentukan teman, kawan, ataupun sahabat dalam pergaulan, tidak bisa dipandang secara sepintas, tetapi perlu melalui proses untuk dapat mengetahui watak dan karakter sesungguhnya dari orang yang hendak dijadikan teman pergaulan.

Kita dapat melihat keluhuran seseorang setelah tinggal dengannya. Kita dapat mengetahui integritas seseorang setelah berurusan dengannya.

Kita dapat mengetahui ketegaran seseorang dengan mengamatinya ketika dalam menghadapi masalah. Dan, kita dapat mengetahui kebijaksanaan seseorang dari pembicaraannya.

Dengan cara itu, seseorang dapat memandang watak dan karakter orang lain untuk menjadi teman dalam pergaulan. Dengan siapa seseorang bergaul dapat menjadi cerminan karakter dan pola pikirnya.

Selamat menjalin persahabatan sejati melalui pergaulan yang baik. Semoga semua makhluk hidup berbahagia.

Sumber: Kementerian Agama Republik Indonesia

Jasa Raharja Tingkatkan Pelayanan Untuk Santuni Ahli Waris Korban

Suarapemerintah.id – Jasa Raharja menjelang usianya yang ke-60 tahun, sebuah pencapaian waktu yang cukup panjang hadir melayani negeri ini, khususnya dalam hal memberikan perlindungan kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan alat angkutan penumpang umum dan kecelakaan lalu lintas jalan. Jasa Raharja selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang tengah berduka mengalami musibah kecelakaan, bukan sekedar memberikan santunan yang sifatnya material. Hal ini menjadi fokus Jasa Raharja untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat ke arah yang positif dan berbasis digital.

Saat ini, Jasa Raharja tergabung dalam group Holding Perasuransian dan Penjaminan, senantiasa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan tidak mengurangi tanggung jawabnya dalam menyerahkan santunan kepada yang berhak. Sampai dengan Juli 2020, Jasa Raharja telah serahkan Rp.1,31 Triliun hak atas santunan bagi korban kecelakaan alat angkutan umum dan korban kecelakaan Lalu Lintas Jalan, nilai ini mengalami penurunan sebesar 12,34% dibandingkan periode yang sama tahun 2019. Walau angka penyerahan santunan mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, namun Jasa Raharja senantiasa berupaya untuk terus mengoptimalkan daya serap (absorb) kepada setiap korban kecelakaan yang tercatat dalam laporan kejadian kecelakaan dari Instansi yang berwenang dengan penanganan yang mudah, cepat dan tepat melalui sinergi yang dijalin untuk kemudahan & kecepatan pelayanan santunan, seperti sinergi dengan BPJS Kesehatan, Korlantas Polri, Ditjen Dukcapil dan Perbankan.

Dengan demikian masyarakat hanya perlu melaporkan kecelakaan kepada kepolisian, selanjutnya Jasa Raharja yang bekerja. Pandemi Covid-19 yang melanda, memicu Jasa Raharja untuk menerapkan proses bisnis yang lebih efisien dan mengandalkan High-Tech, ke depan dalam upaya meneliti dan mengendalikan klaim biaya rawatan korban luka akibat kecelakaan dilakukan melalui kerja sama dengan Third Party Administrator, tentunya upaya efisiensi yang dilakukan tidak akan mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat dan hal tersebut menjadi prioritas Jasa Raharja untuk terus berinovasi guna menciptakan pelayanan yang prima sebagai wujud negara hadir bagi korban kecelakaan alat angkutan umum dan korban kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Jasa Raharja senantiasa melakukan transformasi digital sehingga siap dalam menghadapi era pasca pandemi Covid-19 yang melanda, misalnya dalam penggantian biaya rawatan rumah sakit yang semula diberikan setelah korban selesai berobat dan menyerahkan kuitansi perawatan dari Rumah Sakit, saat ini Jasa Raharja telah bekerjasama dengan pihak rumah sakit sehingga apabila ada korban kecelakaan alat angkutan umum dan lalu lintas jalan, petugas Jasa Raharja langsung menerbitkan surat jaminan biaya perawatan sampai dengan maksimal Rp.20 juta.

Jasa Raharja terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik, cepat dan tepat hal ini dibuktikan selama periode sampai dengan Juli tahun 2020 lebih dari 80% korban Meninggal Dunia di tempat kejadian dapat dibayarkan kurang dari 2 hari, sehingga apabila di rata rata penyerahan santunan bagi korban meninggal dunia dapat diselesaikan dalam waktu 1 hari 13 jam, tidak sedikit yang menjadi korban kecelakaan merupakan tulang punggung keluarga sehingga diharapkan dana santunan yang diserahkan dapat bermanfaat bagi keluarga korban yang ditinggalkan.

Sumber: Jasa Raharja

Sinergi Jasa Raharja Dan UMKM Mitra Binaan Untuk Perekonomian Bangsa

Suarapemerintah.id – Jasa Raharja memiliki sejumlah mitra binaan unggulan di seluruh Indonesia yang memproduksi berbagai macam barang seperti tas, pakaian, sepatu, souvenir, roti, kue/makanan khas daerah, kopi, batik, tenun, miniatur craft, kerajinan anyaman rotan, kerajinan tapis Lampung dan Kerajinan Cukli dari NTB.

Mitra binaan unggulan tersebut juga telah diikutkan pelatihan e-commerce pada tanggal 24 Juni 2020 lalu guna menunjang strategi penjualan mereka yaitu dengan bertransaksi bisnis melalui e-commerce dalam era digital marketing. 

Melalui kegiatan pelatihan tersebut, kolaborasi antara Jasa Raharja dan UMKM turut serta menunjang pemberdayaan UMKM yang juga dilakukan oleh Kementerian BUMN dan BUMN lainnya, dimana sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki kontribusi sebesar 60,3% dari total produk domestik bruto (PDB) Indonesia,

sendi utama perekonomian nasional ini mampu menyerap 97% dari total tenaga kerja dan 99% dari total lapangan kerja. Terlebih di masa transisi pasca pandemi Covid-19 tentunya diperlukan banyak dukungan agar sektor UMKM kembali mengeliat. 

Salah satu contoh UMKM Jasa Raharja adalah DE’monte Exclusive Shoes yang berlokasi di Jakarta. Haji Firman selaku pengusaha pengrajin sepatu kulit dengan 20 karyawan ini cukup dibilang sukses setelah bergabung dengan mitra binaan Jasa Raharja semenjak tiga tahun silam.

Produknya kerap kali menjadi pemasok pada brand sepatu yang sudah memiliki nama di pasar global hingga waktu itu juga hampir mengekspor produknya ke luar negeri. 

Setelah bergabung dengan Jasa Raharja, Haji Firman mendapatkan beberapa fasilitas untuk menunjang penjualannya seperti pameran, pelatihan untuk berjualan secara online dan bahkan mendapatkan PO untuk membuat sepatu Jasa Raharja. Produknya pun juga semakin berkembang dengan memproduksi sepatu kulit pria dengan kualitas terbaik. 

Haji Firman mengungkapkan, “dan dari hati yang paling dalam saya mempunyai harapan yang sangat besar semoga Jasa Raharja semakin berjaya dan disenangi masyarakat dan pengusaha pengusaha kecil”. 

 Jasa Raharja memiliki sejumlah mitra binaan unggulan di seluruh Indonesia yang memproduksi berbagai macam barang seperti tas, pakaian, sepatu, souvenir, roti, kue/makanan khas daerah, kopi, batik, tenun, miniatur craft, kerajinan anyaman rotan, kerajinan tapis Lampung dan Kerajinan Cukli dari NTB.

Mitra binaan unggulan tersebut juga telah diikutkan pelatihan e-commerce pada tanggal 24 Juni 2020 lalu guna menunjang strategi penjualan mereka yaitu dengan bertransaksi bisnis melalui e-commerce dalam era digital marketing. 

Melalui kegiatan pelatihan tersebut, kolaborasi antara Jasa Raharja dan UMKM turut serta menunjang pemberdayaan UMKM yang juga dilakukan oleh Kementerian BUMN dan BUMN lainnya, dimana sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki kontribusi sebesar 60,3% dari total produk domestik bruto (PDB) Indonesia,

sendi utama perekonomian nasional ini mampu menyerap 97% dari total tenaga kerja dan 99% dari total lapangan kerja. Terlebih di masa transisi pasca pandemi Covid-19 tentunya diperlukan banyak dukungan agar sektor UMKM kembali mengeliat. 

Salah satu contoh UMKM Jasa Raharja adalah DE’monte Exclusive Shoes yang berlokasi di Jakarta. Haji Firman selaku pengusaha pengrajin sepatu kulit dengan 20 karyawan ini cukup dibilang sukses setelah bergabung dengan mitra binaan Jasa Raharja semenjak tiga tahun silam. Produknya kerap kali menjadi pemasok pada brand sepatu yang sudah memiliki nama di pasar global hingga waktu itu juga hampir mengekspor produknya ke luar negeri. 

Setelah bergabung dengan Jasa Raharja, Haji Firman mendapatkan beberapa fasilitas untuk menunjang penjualannya seperti pameran, pelatihan untuk berjualan secara online dan bahkan mendapatkan PO untuk membuat sepatu Jasa Raharja. Produknya pun juga semakin berkembang dengan memproduksi sepatu kulit pria dengan kualitas terbaik. 

Haji Firman mengungkapkan, “dan dari hati yang paling dalam saya mempunyai harapan yang sangat besar semoga Jasa Raharja semakin berjaya dan disenangi masyarakat dan pengusaha pengusaha kecil”. 

Sumber: Jasa Raharja

Rimowa Perkenalkan Burst of Color Baru Untuk Koleksi Original Aluminium

Suarapemerintah.id – Untuk pertama kalinya sejak peluncuran new visual identity mereka , RIMOWA dengan bangga memperkenalkan sepasang warna untuk koleksi aluminium yang baru yaitu RIMOWA Original Scarlet dan Marine.

Melihat kesuksesan dari warna musiman RIMOWA Essential Collection, dua versi terbaru dari aluminium yang ikonik yaitu RIMOWA Original mampu memikat perhatian dan imajinasi.

Bagi banyak traveller  yang memiliki tujuan dan selera yang tinggi saat ini, memiliki keunikan yang serta membuat sebuah statement  berbeda adalah penting. Beberapa dari mereka mungkin memilih stiker atau aksesori lain, banyak yang memilih untuk menonjol menggunakan warna yang mencolok dan unik.

Warna-warna baru ini tidak dipilih secara acak, tetapi warna yang dipilih memiliki tujuan atau identitas dalam dan dari diri mereka sendiri. Sementara para traveller  sering kali fokus pada tujuan, kami memudahkan perjalanan dan mendorong refleksi pada momen-momen di antara pemilihan warna yang secara langsung terinspirasi oleh lokasi-lokasi yang unik dan berbeda di seluruh dunia.

Dua warna asli Original yaitu Marine, terinspirasi oleh biru dari perairan Mediterania yang legendaris; dan Scarlet, yang terinspirasi dari bulu-bulu Ibis Scarlet, burung merah asli daerah Los Llanos, dataran padang rumput tropis yang luas yang terletak di sebelah timur Andes di Kolombia dan Venezuela.

Dibuat dengan bahan aluminium yang premium, RIMOWA Original terbaru menggunakan kombinasi inovatif dari proses anodising. Pigmen-pigmen yang cerah ditorehkan langsung ke kulit aluminium koper, memberikan desain yang kaya, penampilan reflektif yang merayakan semangat aluminium.

Setiap elemen dari dua desain baru dibuat oleh ahli – dari handle dan lock hingga badge dan wheel housing – untuk presentasi monokromatik yang terlihat unik dan sangat segar.

Warna RIMOWA Original yang baru akan tersedia di seluruh dunia dalam tiga ukuran – Cabin, Check-In L dan Trunk Plus di toko RIMOWA terpilih.

Walikota Edukasi Penanganan Pandemi di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

Suarapemerintah.id – Tindak lanjut dari membentukan Tim Edukasi Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Manado, melibatkan TNI/Polri dan stakeholder yang ada termasuk Tokoh Agama dan Masyarakat serta organisasi kemasyarakatan dalam gelar Apel bersama tentang kesiapan pelaksaaan beberapa waktu lalu di Tugu Lilin, yang bertujuan memberikan  edukasi secara masif kepada masyarakat di era adaptasi kebiasaan baru ini.

Apalagi kota Manado dari sebelumnya sempat ada di zona merah kini terjadi penurunan kasus dan sudah berada di zona oranye. Sehingga upaya untuk  menekan angka positif di Kota Manado melalui Tim Edukasi yang langsung dipimpin Walikota Manado, GS Vicky Lumentut, selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Manado ini, dalam upaya sosialisasi  tatanan, kebiasaan dan perilaku yang baru berbasis pada adaptasi untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat inilah yang kemudian disebut sebagai new normal.

Tak hentinya Walikota  kembali turun ke jalan untuk mensosialisikan langsung protokol kesehatan pencegahan Covid-19 ke masyarakat.

Naik ke atas mobil sambil mengggunakan pengeras suara, Walikota  ini dengan suara lantang mengajak masyarakat Kota Manado agar disiplin mematuhi protokol kesehatan di sejumlah tempat yang keramain, diantaranya  Pusat Kota Pasar 45 dan Bolevard II, Pasar Segar Pall Dua dan Kawasan Mega Mas, Senin (10/08) tadi sore sampai malam.

Walikota meminta masyarakat untuk sama-sama bergotong royong menghentikan penyebaran Covid-19 agar kehidupan dan perekonomian di Kota Manado bisa kembali normal dimana kehadiran Saya dan Tim tersebut demi rakyatku tercinta di Kota Manado.

“Kalau kita tidak sama-sama gotong royong untuk menghentikan Covid-19 ini maka makin hari akan lebih parah kehidupan ekonomi di kota kita, sementara saya dituntut buka semua tempat usaha padahal kita masih di zona berbahaya, zona oranye,”ujar Walikota di hadapan masyarakat yang ada di empat tempat tersebut.

Cara yang dilakukan dengan rutin cuci tangan pakai sabun, pakai masker saat keluar rumah, jaga jarak aman dan menghindari kerumunan. Walikota  berharap kebiasaan baru ini harus menjadi kesadaran kolektif agar dapat berjalan dengan baik.

“Siapa pun yang mengelola tempat umum, tempat kerja, sekolah dan tempat ibadah harus melakukan memperhatikan aspek ini, bahkan kita berharap harus menjadi kontrol terhadap kedisiplinan masyarakat,” ujarnya.

Protokol ini bukan hanya di bidang ekonomi, tetapi juga pendidikan dan keagamaan, tentu bergantung pada aspek epidemologi wilayah, sehingga penambahan kasus positif bisa ditekan.

“Tempat-tempat usaha yang ada sudah saya berikan kelonggaran untuk dibuka, karena itu harus disiplin jaga jarak, pakai masker, jangan pandang enteng. Mulai hari ini TNI, Polri dan Pol PP akan siaga di tempat-tempat ramai. Mereka akan mengawal masyarakat, bukan menyusahkan, jika ada penertiban itu untuk kebaikan masyarakat di Kota Manado,”tuturnya.

ia juga sekali meminta bantuan dari seluruh masyarakat untuk membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Tolong bantu saya hentikan Covid-19 ini, (kalau tidak) lama-lama akan lumpuh kota kita, tidak akan ada aktivitas. Bantu kami TNI dan Polri untuk hentikan Covid-19,” pinta Walikota.

Sumber: Kota Manado