Beranda blog Halaman 507

Isra Miraj Jadi Momentum Refleksi, Pemkot Cimahi Dorong Pembangunan Berkarakter Religius

Pemerintah Kota Cimahi menggelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah tingkat Kota Cimahi di Masjid Agung Kota Cimahi, Kamis (22/1). Kegiatan ini menjadi momentum reflektif bagi jajaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperkuat keimanan, ketakwaan, serta kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkarakter religius.

Peringatan Isra Mi’raj tersebut dihadiri Wali Kota Cimahi Letkol Ngatiyana, Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah, camat dan lurah se-Kota Cimahi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cimahi, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cimahi, alim ulama, tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, organisasi kemasyarakatan Islam, serta jamaah dan tamu undangan. Tausiyah dalam peringatan tersebut disampaikan oleh Ustadz KH. Dudi Mutaqin, M.Pd.I. dan Baba Feylian, Lc., M.A.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan sarana meningkatkan kualitas spiritual sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Ia menekankan bahwa peristiwa Isra Mi’raj mengandung hikmah mendalam, terutama perintah shalat lima waktu yang menjadi fondasi pembentukan akhlak, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial.

“Shalat mengajarkan kebersamaan, ketertiban, dan kepedulian. Nilai-nilai tersebut harus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam pelaksanaan tugas pemerintahan,” ujar Ngatiyana.

Ia menegaskan bahwa pembangunan fisik harus diiringi dengan penguatan spiritual dan akhlak. Menurutnya, keseimbangan antara pembangunan material dan moral menjadi kunci terwujudnya Kota Cimahi yang sejahtera, aman, dan nyaman bagi seluruh warganya. Peringatan Isra Mi’raj juga dinilai sebagai momentum muhasabah dan introspeksi diri, baik bagi aparatur pemerintah maupun masyarakat.

Melalui peringatan Isra Mi’raj 1447 Hijriah ini, Pemerintah Kota Cimahi berharap nilai-nilai religius semakin tertanam dalam kehidupan masyarakat dan menjadi landasan moral dalam setiap langkah pembangunan daerah.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menteri ESDM Dorong PLTS untuk Listriki Pulau-Pulau Terpencil

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahdalia mendorong pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk mempercepat elektrifikasi di pulau-pulau terpencil. Upaya ini bagian dari program strategis pemerintah untuk meningkatkan ketersediaan energi serta memperluas akses pelayanan energi hingga ke daerah-daerah yang sulit dijangkau.

Kementerian ESDM menargetkan agar sampai tahun 2029 seluruh desa dan dusun di Indonesia telah berlistrik. Salah satu langkah konkret untuk mewujudkan target tersebut adalah mendorong pemasangan PLTS di kampung-kampung yang berada di pulau-pulau jauh, di mana pasokan bahan bakar dan logistik kerap menjadi kendala.

“Saya kebetulan lahirnya itu di Pulau Banda, Maluku. Itu 80 persen wilayahnya itu laut. Sudah nggak ada minyak tanah, kapal susah pula. Jadi saya tahu betul penderitaan itu, dan kita akan mendorong program PLTS. Jadi anggaran yang kami dapat, kami akan dorong program PLTS agar daerah-daerah, kampung-kampung, atau pulau-pulau yang susah kita datangi kalau ombak itu pakai plts,” ujar Bahlil di Jakarta, Kamis (22/1).

Dorongan untuk PLTS ini sejalan dengan target bauran energi Kementerian ESDM pada tahun anggaran 2026, yang berupaya meningkatkan kontribusi Energi Baru dan Terbarukan (EBT) menjadi 17-21 persen. Pada 2025, bauran listrik dari EBT tercatat sebesar 15,75 persen, sehingga langkah percepatan PLTS diharapkan dapat mempercepat pencapaian target tersebut.

Program ini juga melengkapi program Listrik Desa yang pada 2026 menargetkan penambahan 22.179 pelanggan di 372 lokasi di seluruh Indonesia. Sebagai perbandingan, pada 2025 terdapat 77.616 rumah tangga di 1.516 lokasi yang telah mendapatkan pasokan listrik melalui program Listrik Desa. Selain itu, pemerintah menjalankan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang menargetkan 500 ribu rumah tangga di tahun 2026; pada 2025 program ini tercatat telah mencapai 205.968 rumah tangga.

Sebelumnya, target program BPBL tahun 2026 direncanakan diberikan untuk 250 ribu rumah tangga, pada Raker ini Bahlil menambah target BPBL menjadi 500 ribu pelanggan. Supaya target tersebut tercapai dan tepat sasaran, Bahlil meminta dukungan para anggota Komisi XII DPR RI.

“2026 (target program BPBL) 200 apa 300 ribu, naikkan menjadi 500 ribu karena ini atas permintaan dari para teman-teman Komisi XII. Nanti kita minta teman-teman Komisi XII juga untuk membantu kami agar program-program itu mencapai sasaran,” ujar Bahlil.

Target ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang memerintahkan untuk menambah sebaran penerima program kelistrikan. Bahlil juga akan merevisi alokasi anggaran kegiatan tahun 2026 agar fokus pada pemerataan akses listrik di daerah 3T.

Dengan kombinasi program PLTS, Listrik Desa, dan BPBL, pemerintah berharap pemerataan akses listrik bisa semakin merata, khususnya di pulau-pulau terpencil yang selama ini menghadapi tantangan logistik dan ketersediaan energi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kurangi Ketergantungan Impor, Pemerintah Perkuat Kedaulatan Energi Nasional

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memperkuat kebijakan kedaulatan energi nasional sebagai upaya menekan ketergantungan terhadap impor energi dan meningkatkan ketahanan energi dalam jangka panjang. Hal tersebut disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR RI pada Kamis (22/1) di Gedung DPR RI Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Bahlil menjelaskan bahwa strategi sektor energi saat ini diarahkan untuk memenuhi empat tujuan utama, yaitu ketahanan energi, kedaulatan energi, kemandirian energi, dan swasembada energi, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Bahlil mengatakan bahwa keempat konsep tersebut memiliki definisi teknis yang berbeda namun saling berkaitan. Pada aspek ketahanan energi, Bahlil menjelaskan bahwa kapasitas storage Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional masih perlu diperkuat, karena ketersediaan stok saat ini baru mencukupi sekitar 21 hari, sedangkan standar internasional berada pada level 90 hari. Selain itu, peningkatan kapasitas storage dan penguatan infrastruktur distribusi menjadi langkah penting untuk menjamin keandalan pasokan energi nasional.

“Idealnya (ketersediaan BBM) dalam konsensus internasional 3 bulan, maka apa yang kita harus lakukan kita harus bangun storage. Storage ini tidak hanya persoalan crude tapi juga persoalan produk BBM,” jelasnya.

Pemerintah, sebut Bahlil, juga tengah berupaya memperkuat kemandirian energi melalui peningkatan kapasitas produksi domestik. Saat ini, kebutuhan solar nasional mencapai sekitar 38 juta kiloliter (KL) per tahun, sementara kapasitas produksi dalam negeri berada pada kisaran 14-16 juta KL, sehingga gap tersebut dipenuhi melalui impor dan campuran biodiesel dari Bahan Bakar Nabati (B40).

“Selebihnya dari mana, dari yang namanya B40, lifting nya kita tidak bisa naikkan tapi kita intervensi dengan nabati yang namanya Crude Palm Oil (CPO) campur dengan metanol kemudian menjadi fame kemudian dicampur (dengan solar),” tutur Menteri ESDM.

Lebih lanjut, Menteri Bahlil menegaskan bahwa penurunan impor menjadi agenda strategis pemerintah untuk memperkuat kedaulatan energi nasional. Ia mencontohkan implementasi mandatory etanol 10% yang dapat menekan impor bensin hingga 3,9 juta kiloliter per tahun. Selain itu, operasi fasilitas Refinery Development Master Plan (RDMP) PT. Pertamina Balikpapan yang baru diresmikan akan memproduksi tambahan 5,8 juta kiloliter per tahun juga diharapkan berkontribusi terhadap pengurangan impor mulai 2026.

Pemerintah juga menargetkan penghentian impor bensin RON 92, 95, dan 98 mulai 2027 sebagai bagian dari kedaulatan energi. Upaya ini dibarengi dengan percepatan modernisasi kilang, penyiapan feedstock domestik, dan penyesuaian kebijakan untuk menjamin pasokan.

“Saya minta kemarin dengan Pertamina, saya pimpin rapat sampai jam 2 malam, ada yang mengatakan Pak butuh investasi, saya bilang ya ini butuh investasi, Bapak Presiden Prabowo mengatakan bahwa at any cost, ini bicara survival kalau kita bicara survival kita harus bicara totalitas jangan bicara setengah-setengah. Ujungnya itu adalah kita impornya crude saja sambil kita mendorong peningkatan lifting,” seru Bahlil.

Dalam aspek kedaulatan energi, Bahlil menekankan pentingnya mengurangi ketergantungan pada pasokan dan intervensi asing dalam sektor energi strategis. Menurutnya, Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan energi domestik, terutama melalui energi nabati, penguatan lifting, serta pengembangan industri hulu-hilir energi. ?

Sementara pencapaian swasembada energi masih memerlukan waktu karena tahap tersebut baru dapat dicapai setelah aspek ketahanan, kedaulatan, dan kemandirian energi terpenuhi secara konsisten. Pemerintah memastikan bahwa roadmap menuju swasembada energi akan tetap dilaksanakan sesuai arahan Presiden Prabowo, melalui kombinasi kebijakan hulu, penguatan infrastruktur, dan efisiensi impor. 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kementerian ESDM Kawal Ketat Pemulihan Operasi Blok Rokan Pascagangguan Pipa Gas

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan perhatian serius terhadap upaya pemulihan operasi di Wilayah Kerja (WK) Rokan pascagangguan pada jaringan pipa penyalur gas milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI). Gangguan infrastruktur migas yang terjadi di awal tahun 2026 tersebut berdampak pada operasional hulu migas nasional, termasuk Blok Rokan yang menjadi salah satu kontributor utama lifting minyak nasional.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebelumnya menyampaikan bahwa insiden kebocoran pipa migas di Sumatera menyebabkan potensi kehilangan produksi yang cukup signifikan di awal tahun.

“Di awal tahun ini mengalami ada sedikit musibah kecil di Sumatera, pipa kita bocor yang kehilangan potensi loss kurang lebih sekitar 2 juta barel di awal tahun,” jelas Bahlil dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta beberapa waktu lalu.

Selain menyoroti dampak produksi, Bahlil juga menegaskan sikap tegas pemerintah terhadap kejadian tersebut. Menurutnya, insiden kebocoran pipa migas mencerminkan adanya kelalaian dalam upaya pencegahan, sehingga diperlukan langkah penegakan disiplin guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

“Saya akan langsung memberikan sanksi kepada pejabat yang ada di ESDM dan di BUMN terkait. Karena saya anggap itu sebuah betul terjadi kecelakaan, tapi ada sebuah ketidakikhtiaran dari kami,” tuturnya.

Sebagai tindak lanjut atas kondisi tersebut, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Laode Sulaeman melakukan kunjungan kerja sekaligus memimpin rapat koordinasi teknis kelistrikan di Kantor Utama PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Rumbai, Jumat (23/1). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau secara langsung dampak gangguan pasokan gas terhadap operasional pembangkit listrik PHR, sekaligus memastikan langkah-langkah mitigasi berjalan efektif dalam rangka mengamankan target produksi minyak dan gas bumi nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Laode menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan langkah taktis yang dilakukan PHR dalam menghadapi gangguan pasokan energi. “Kami melihat PHR telah melakukan upaya luar biasa di lapangan. Langkah pengalihan bahan bakar pembangkit (fuel switching) ke solar serta manajemen beban listrik dengan memprioritaskan sumur-sumur utama terbukti mampu menjaga ribuan sumur tetap berproduksi di tengah keterbatasan pasokan gas,” ujar Laode.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini produksi di Blok Rokan mulai berangsur pulih. Pemerintah memberikan atensi tinggi agar produksi Blok Rokan dapat segera kembali normal mengingat perannya sebagai salah satu tulang punggung produksi minyak nasional.

Sementara itu, Direktur Utama PHR Muhammad Arifin menegaskan bahwa seluruh jajaran PHR di lapangan tetap berada dalam kondisi siaga tinggi untuk menjaga keandalan operasi. PHR juga telah menyiapkan skema pemulihan (recovery plan) yang agresif untuk segera diimplementasikan setelah pasokan gas kembali normal.

“Kami berterima kasih atas dukungan penuh dari Kementerian ESDM dan SKK Migas. Gangguan eksternal ini memang tantangan berat, namun ketangguhan operasi kami telah teruji. Kami optimis, dengan pulihnya pasokan energi, kami siap melakukan ramp-up produksi untuk mengejar target yang telah ditetapkan negara,” ungkap Arifin.

PHR memastikan bahwa seluruh langkah operasional selama masa pemulihan tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja serta perlindungan lingkungan sebagai prioritas utama. 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Longsor Terjang Desa Pasirlangu, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Longsor Susulan

Bencana gerakan tanah berupa longsor terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Jumat (24/1). Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi longsor susulan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi Lana Saria menjelaskan bahwa longsor dipicu oleh curah hujan tinggi yang terjadi sebelum dan saat kejadian. “Faktor pemicu utama adalah curah hujan tinggi yang terjadi sebelum dan saat kejadian, yang menyebabkan peningkatan tekanan air pori, penurunan kuat geser tanah, dan terjadinya kegagalan lereng,” ujar Lana di Bandung, Minggu (25/1).

Selain faktor hujan, gerakan tanah di Desa Pasirlangu juga dipengaruhi kondisi geologi setempat yang didominasi batuan gunungapi tua yang telah lapuk, kemiringan lereng yang curam, serta keberadaan rekahan dan sesar geologi.

Berdasarkan Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT), wilayah terdampak termasuk Zona Kerentanan Gerakan Tanah Menengah. Pada zona ini, gerakan tanah berpotensi terjadi terutama pada lereng yang telah mengalami gangguan, baik secara alami maupun akibat aktivitas manusia, khususnya saat hujan deras berlangsung lama.

Aktivitas pemotongan lereng untuk permukiman dan akses jalan, serta sistem drainase permukaan yang belum optimal, turut memperbesar risiko longsor dan menurunkan kestabilan lereng di kawasan perbukitan tersebut.

“Peristiwa ini menunjukkan keterkaitan kuat antara kondisi morfologi curam, batuan vulkanik lapuk, struktur geologi, serta pengaruh curah hujan tinggi terhadap terjadinya longsor berskala luas,” jelas Lana.

Respons Tanggap Darurat

Pasca kejadian, Badan Geologi memberangkatkan Tim Tanggap Darurat (TTD) ke lokasi bencana. Tim telah melakukan pemeriksaan lapangan untuk mengetahui penyebab gerakan tanah serta menyiapkan rekomendasi teknis penanganan di area terdampak seluas kurang lebih 30 hektar.

“Tim Tanggap Darurat Badan Geologi saat ini sudah berada dilokasi terjadinya gerakan tanah berupa tanah longsor di Kabupaten Bogor. Tim akan melakukan pemeriksaan di lokasi bencana untuk mengetahui penyebab terjadinya bencana,” ujar Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hadi Wijaya.

Tim yang beranggotakan 10 orang (5 tim teknis dan 5 nonteknis) tersebut akan memberikan rekomendasi teknis penanganan bencana gerakan tanah dan sosialisasi mengenai kondisi gerakan tanah yang telah terjadi kepada masyarakat yang terkena bencana sebagai bagian dari mitigasi bencana yang mungkin dapat terulang kembali.

Imbauan bagi Warga

Wilayah terdampak merupakan daerah perbukitan dengan kepadatan permukiman dan aktivitas pemanfaatan lahan yang cukup tinggi. Badan Geologi meminta warga di sekitar lokasi longsor untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Masyarakat yang tinggal di dekat lereng curam diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat dan setelah hujan deras, mengingat potensi terjadinya gerakan tanah susulan masih tinggi.

Dalam proses penanganan bencana, Badan Geologi juga mengingatkan agar keselamatan petugas di lapangan menjadi perhatian utama. “Penanganan longsoran dan pencarian korban hilang agar memperhatikan cuaca, agar tidak dilakukan pada saat dan setelah hujan deras, karena daerah ini masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan yang bisa menimpa petugas,” ujar Lana.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri, Pastikan Program Strategis Nasional Berjalan Tepat Sasaran

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (25/1). Pertemuan tersebut dilakukan Kepala Negara setelah kembali ke tanah air usai merampungkan rangkaian lawatan luar negeri.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa Presiden Prabowo secara langsung mengecek perkembangan sejumlah program strategis nasional dari para pejabat terkait.

“Setibanya dari lawatan luar negeri, Presiden Prabowo ingin mengecek perkembangan beberapa program strategis dari pejabat terkait,” tulis Seskab.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menerima laporan dan perkembangan terkini dari berbagai sektor strategis, di antaranya, perkembangan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta kondisi sektor energi minyak dan gas yang dilaporkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.

Presiden Prabowo juga menerima pemaparan terkait kerja sama pendidikan perguruan tinggi, bidang teknik, serta minerba dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto. Selain itu, perkembangan sektor perbankan disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Di bidang pertahanan dan keamanan, Presiden Prabowo mendapatkan laporan langsung dari Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Sementara itu, terkait penertiban kawasan hutan nasional, Presiden menerima laporan dari Jaksa Agung ST Burhanuddin.

“Pertemuan yang berlangsung sejak siang hingga malam tersebut dihadiri oleh Menko Pangan, Menteri ESDM, Mensesneg, Menteri Diktisaintek, Menteri Keuangan, Panglima dan Wakil Panglima TNI, Jaksa Agung, Kepala BIN,” ungkap Seskab.

Pertemuan ini mencerminkan  kepemimpinan Presiden Prabowo yang responsif, terukur, dan berorientasi pada eksekusi nyata, sekaligus memastikan kesinambungan agenda pembangunan nasional tetap terjaga di tengah dinamika global. 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Hadiri WEF 2026 di Davos

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba kembali di tanah air usai merampungkan rangkaian lawatan luar negerinya ke tiga negara sahabat, yakni Inggris, Swiss, dan Prancis. Pesawat yang membawa Kepala Negara beserta rombongan mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (24/1) sekitar pukul 17.30 WIB.

Ketibaan Presiden Prabowo disambut langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala BIN Muhammad Herindra.

Selama berada di Inggris, Presiden Prabowo menjalani sejumlah agenda penting, di antaranya pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Raja Charles III. Kepala Negara juga menghadiri forum bisnis dan investasi yang diselenggarakan oleh Wakil Perdana Menteri Inggris David Lammy.

Kunjungan tersebut menghasilkan sejumlah capaian konkret yang berdampak langsung bagi kepentingan nasional. Mulai dari kesepakatan kemitraan strategis baru antara Indonesia dan Inggris, komitmen investasi sebesar 4 miliar poundsterling, kerja sama strategis di sektor maritim, hingga penguatan pendidikan tinggi.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa Inggris merupakan mitra penting bagi Indonesia, khususnya dengan kekuatan yang dimiliki negara tersebut di bidang teknologi dan keuangan. Menurut Presiden, kemitraan ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memperoleh manfaat dari transfer teknologi serta kemampuan keuangan Inggris.

“Jadi saya kira partnership ini akan sangat menguntungkan kedua belah pihak,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangannya di Lancaster House, London, Selasa (20/01/2026).

Rangkaian lawatan Presiden Prabowo berlanjut ke Swiss. Di negara tersebut, Kepala Negara menyampaikan pidato pada World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 yang digelar di Davos. Dalam pidatonya, Presiden Prabowo memaparkan berbagai gagasan ekonomi yang telah dirancang dan dijalankan, serta capaian selama satu tahun masa kepemimpinannya sebagai Presiden Republik Indonesia.

Di Davos, Presiden Prabowo juga menandatangani Board of Peace (BoP) Charter yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Presiden Prabowo menilai keterlibatan Indonesia dalam BoP sebagai momentum bersejarah sekaligus peluang nyata untuk mendorong upaya perdamaian global, khususnya bagi rakyat Palestina.

“Saya kira ini kesempatan bersejarah, ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza,” ucap Presiden Prabowo.

Sebelum kembali ke tanah air, Presiden Prabowo terlebih dahulu melakukan kunjungan ke Paris, Prancis, untuk memenuhi undangan jamuan santap malam pribadi bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée. Dalam jamuan tersebut, kedua kepala negara membahas penguatan hubungan bilateral Indonesia–Prancis di berbagai bidang strategis.

Ketibaan Presiden Prabowo ke tanah air menandai berakhirnya rangkaian diplomasi intensif yang memperkuat posisi Indonesia di panggung global, sekaligus membawa pulang kerja sama konkret bagi pembangunan nasional.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Di Istana Élysée, Presiden Prabowo Penuhi Undangan Jamuan Santap Malam Pribadi Presiden Macron

Suasana malam Paris terasa semakin khidmat ketika Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Istana Élysée, Jumat (23/1). Di salah satu istana bersejarah Prancis itu, Kepala Negara dijadwalkan menghadiri jamuan santap malam pribadi bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron, sebuah pertemuan yang mencerminkan eratnya hubungan persahabatan kedua negara.

Setibanya di halaman Istana Élysée, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Presiden Emmanuel Macron. Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dengan kehadiran Pasukan Jajar Kehormatan serta alunan detasemen musik yang mengiringi langkah Presiden Prabowo ketika turun dari kendaraan. Dalam suasana penuh kehangatan, kedua kepala negara tampak berjabat tangan erat dan berpelukan hangat sebelum berjalan berdampingan memasuki istana.

Presiden Prabowo dan Presiden Macron kemudian menuju Le Salon des Portraits, ruang yang menjadi tempat pelaksanaan jamuan santap malam. Ruangan tersebut menjadi saksi pertemuan hangat dua pemimpin negara yang telah lama menjalin kemitraan strategis.

Dalam jamuan santap malam pribadi tersebut, Presiden Macron menjamu Presiden Prabowo dalam suasana penuh keakraban. Percakapan berlangsung dalam suasana santai namun bermakna, menjadi ruang dialog yang mempererat komunikasi personal sekaligus membuka peluang penguatan kerja sama Indonesia–Prancis di berbagai bidang strategis.

Jamuan malam di Istana Élysée ini tidak hanya menjadi bagian dari agenda diplomatik, tetapi juga menjadi simbol kepercayaan, kedekatan, dan komitmen bersama untuk terus memperkuat hubungan Indonesia–Prancis serta memperluas kemitraan strategis yang saling menguntungkan di masa depan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Tiba di Paris, Presiden Prabowo Dijadwalkan Bertemu Presiden Macron di Istana Élysée

Pesawat Kepresidenan yang membawa Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Bandar Udara Orly, Paris, Prancis, Jumat (23/1) sekitar pukul 14.50 waktu setempat. Kunjungan Presiden ke Prancis merupakan bagian dari agenda diplomasi bilateral untuk memperkuat hubungan kerja sama strategis antara Indonesia dan Prancis.

Setibanya di bandara, Presiden Prabowo disambut oleh Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone, Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis Mohamad Oemar, serta Atase Pertahanan RI di Paris Marsma TNI Hendra Gunawan.

Setelah turun dari pesawat, Presiden Prabowo melewati karpet merah dan berjabat tangan dengan para pejabat penyambut. Kepala Negara kemudian berjalan menuju kendaraan VVIP untuk melanjutkan perjalanan.

Pada kunjungan ini, Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam jamuan santap malam pribadi (private dinner) yang akan berlangsung di Istana Élysée pada malam hari. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk membahas penguatan hubungan bilateral Indonesia–Prancis di berbagai bidang strategis.

Kunjungan ke Paris ini menegaskan komitmen kuat Pemerintahan Presiden Prabowo untuk terus mengedepankan diplomasi aktif, membangun kepercayaan global, serta memperluas kemitraan strategis Indonesia dengan negara-negara sahabat di Eropa. 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Indonesia Tegaskan Komitmen Perdamaian Palestina melalui Keikutsertaan dalam Board of Peace

Pemerintah Indonesia berkomitmen dalam upaya perdamaian Palestina melalui keikutsertaan dalam Board of Peace (BoP)/Dewan Perdamaian, sebuah badan internasional yang dibentuk untuk mengawal stabilisasi dan rehabilitasi pascakonflik di Gaza.

Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono dalam keteranganya di Bad Ragaz, Swiss, Jumat (23/1), usai Presiden Prabowo Subianto menghadiri World Economic Forum (WEF) di Davos.

Menlu menjelaskan, salah satu agenda utama Presiden adalah penandatanganan Charter BoP, yang merupakan kelanjutan dari proses panjang dialog dan pertemuan sejumlah negara, khususnya negara-negara Islam dan negara dengan penduduk mayoritas Muslim terkait situasi di Palestina.

“Penandatanganan Charter dari Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang merupakan bagian dari proses yang selama ini sudah kita lakukan dalam rangka menyelesaikan konflik, mencapai perdamaian dan menyelesaikan konflik serta rehabilitasi pascakonflik di Palestina, Gaza pada khususnya,” ujar Menlu.

Menurut Menlu, kesepakatan pembentukan BoP lahir dari tekad bersama untuk melibatkan komunitas internasional secara lebih konkret guna mencapai perdamaian yang bersifat permanen di Gaza. Pertemuan-pertemuan tersebut kemudian berlanjut hingga pertemuan di Sharm El Sheikh, Mesir, yang menjadi momentum penandatanganan piagam Board of Peace.

“Sebenarnya Board of Peace ini merupakan suatu badan internasional, sekarang resmi jadi badan internasional yang bertugas untuk memonitor administrasi, stabilisasi, dan juga upaya-upaya rehabilitasi di Gaza pada khususnya dan di Palestina,” tuturnya.

Menlu melanjutkan, Indonesia memandang penting untuk bergabung karena sejak awal konsisten mendukung perdamaian dan stabilitas internasional, khususnya bagi Palestina. Meski proses pembentukan badan ini berlangsung relatif cepat, Presiden Prabowo memutuskan Indonesia untuk menjadi bagian dari BoP setelah mempertimbangkan berbagai aspek strategis.

“Kita sejak awal merupakan negara yang peduli pada perdamaian, pada stabilitas internasional dan khususnya pada situasi yang terjadi di Palestina. Karena Board of Peace ini merupakan bagian dari upaya untuk mencapai perdamaian tersebut maka kita harus ada di dalamnya,” tegas Menlu.

Keputusan tersebut juga diambil melalui konsultasi intensif dengan negara-negara yang tergabung dalam Group of New York. Menlu mengungkapkan bahwa sejumlah negara sepakat untuk bergabung, antara lain Arab Saudi, Persatuan Emirat Arab, Qatar, Yordania, Turkiye, Pakistan, Mesir, serta Indonesia.

“Dua hari sebelum penandatanganan, semuanya bersepakat untuk ikut bergabung bersama Board of Peace,” ungkapnya.

Menlu meyakini keberadaan BoP merupakan langkah konkret yang telah lama dinantikan dalam mengawal proses perdamaian Palestina. Kehadiran negara-negara tersebut diharapkan dapat memastikan setiap langkah yang diambil tetap berorientasi pada kemerdekaan Palestina dan terwujudnya solusi dua negara.

“Kemudian memastikan bahwa upaya yang dilakukan oleh Board of Peace ini tetap berorientasi pada kemerdekaan Palestina dan untuk tercapainya solusi dua negara,” ujarnya.

Menutup keterangannya, Menlu menegaskan bahwa BoP tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Badan ini tidak ditujukan untuk menggantikan PBB. Ini adalah suatu badan internasional yang lahir dari kepedulian untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas khususnya di Gaza. Oleh karena itu upaya-upaya ini kita harus ikut, Indonesia memutuskan untuk bergabung,” pungkas Menlu.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News