Beranda blog Halaman 560

Hadiri Puncak Natal Nasional 2025, Presiden Prabowo Tekankan Kerukunan dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Peringatan Natal Nasional Tahun 2025 yang diselenggarakan di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (5/1). Puncak peringatan Natal Nasional tahun ini mengusung tema “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga”, yang merefleksikan makna Natal sebagai momentum penguatan iman, harapan, dan ketahanan keluarga sebagai fondasi utama kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Dalam sambutannya, Kepala Negara menyampaikan ucapan Selamat Natal 2025 kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia. Presiden Prabowo menekankan bahwa nilai-nilai Natal seperti kasih, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama, sejalan dengan jati diri bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan persaudaraan.

Presiden Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan bergotong royong menghadapi berbagai tantangan nasional.

“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehormatan yang diberikan kepada saya untuk hadir di sini dan menyampaikan langsung ucapan Selamat Hari Raya Natal kepada saudara-saudaraku umat kristiani se-bangsa dan se-tanah air di manapun engkau berada. Semoga damai natal membawa kebaikan, berkah, kasih, pengharapan dan kekuatan bagi kita sekalian,” ujar Presiden Prabowo.

Perayaan yang berlangsung khidmat tersebut dimulai dengan doa bagi bangsa yang dipimpin oleh Aras Gereja Nasional, sebagai ungkapan syukur sekaligus permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Indonesia senantiasa dianugerahi kedamaian, persatuan, serta kesejahteraan bagi seluruh rakyat.

Perayaan semakin khidmat dengan penampilan Teatrikal Natal oleh Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Teatrikal tersebut menggambarkan kehadiran kasih Tuhan yang menyelamatkan dan menguatkan keluarga di tengah berbagai tantangan kehidupan sesuai dengan tema Perayaan Natal Nasional tahun ini. Setelahnya, disampaikan juga Pesan Natal oleh Ketua Umum PGI.

Suasana hangat menyelimuti saat Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan sambutannya bahwa peringatan Natal Nasional bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga momentum untuk mempererat persaudaraan lintas iman. Nasaruddin menyampaikan bahwa pesan Natal selaras dengan semangat moderasi beragama yang terus digaungkan pemerintah, yakni membangun kehidupan beragama yang rukun, damai, dan saling menghormati.

“Perayaan Natal Nasional ini menjadi sangat istimewa karena dihadiri langsung oleh Bapak Presiden Republik Indonesia. Hal ini menjadi tanda nyata bahwa perhatian dan komitmen negara terhadap kehidupan keberagaman keagamaan di Indonesia, untuk bersama umat beragama merawat kerukunan serta menempatkan nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkap Nasaruddin.

Turut hadir dalam perayaan yakni Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Sultan Bachtiar Najamudin, para menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, para Kepala Staf Angkatan, tokoh nasional, dan para tokoh agama.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Bahas Pemulihan Pascabencana dan Penugasan Awal Tahun di Widya Chandra

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah menteri dan pejabat negara, Jumat (2/1). Pertemuan yang berlangsung sejak sore hingga malam hari tersebut digelar di kediaman dinas Presiden, Widya Chandra, Jakarta.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menerima Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih.

“Sore hingga malam tadi, Presiden Prabowo melakukan pertemuan dengan menerima Wakil Ketua DPR Prof. Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono di kediaman dintas Presiden, Widya Chandra, Jumat 2 Januari 2026,” ujar Seskab.

Dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo membahas sejumlah agenda strategis, termasuk laporan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad selaku Ketua Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana DPR RI. Laporan tersebut menyoroti perkembangan rekonstruksi dan rehabilitasi di tiga provinsi terdampak bencana di wilayah Sumatra.

“Dalam pertemuan tersebut dibahas laporan Prof. Dasco sebagai Ketua satgas pemulihan pascabencana dari DPR RI, terkait rekonstruksi dan rehabilitasi tiga provinsi di Sumatra,” ungkap Seskab.

Selain itu, Presiden Prabowo juga memberikan penugasan khusus awal tahun kepada masing-masing peserta pertemuan. Penugasan tersebut merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam memastikan pelaksanaan agenda prioritas nasional berjalan efektif sejak awal tahun.

“Penugasan khusus awal tahun dari Bapak Presiden untuk masing-masing peserta pertemuan,” ucap Seskab.

Pertemuan ini mencerminkan komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat koordinasi lintas lembaga serta memastikan percepatan penanganan isu-isu strategis nasional, khususnya pemulihan pascabencana dan pelaksanaan program prioritas pemerintah di awal tahun 2026.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Daftar Lengkap Lokasi dan Jam Operasional Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini

Polda Metro Jaya kembali membuka 14 layanan Samsat Keliling yang tersebar di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) pada Selasa. Layanan ini disediakan untuk memudahkan masyarakat melakukan pengesahan STNK tahunan, pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), serta Santunan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas (SWDKLLJ) tanpa harus datang ke kantor Samsat utama.

Melalui akun X resmi @TMCPoldaMetro, disebutkan bahwa layanan Samsat Keliling dihadirkan agar masyarakat dapat menjangkau lokasi pembayaran pajak dengan lebih cepat dan efisien. Setiap titik layanan beroperasi pada jam yang berbeda sesuai ketentuan wilayah masing-masing.

Daftar Lokasi Samsat Keliling Jadetabek

Layanan Samsat Keliling tersebar di beberapa titik berikut:

  • Jakarta Pusat: Halaman parkir Samsat, Lapangan Banteng (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Utara: Halaman parkir Samsat, Masjid Al Musyawarah Kelapa Gading (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Barat: Mall Citraland (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Selatan: Halaman parkir Samsat (08.00–15.00 WIB), depan parkiran TMPN Kalibata (09.00–15.00 WIB)

  • Jakarta Timur: Kantor Wali Kota, Pasar Induk Kramat Jati (08.00–14.00 WIB)

  • Kota Tangerang: Alun-alun Cibodas, Parkiran Busway Foodmosphere (09.00–13.00 WIB)

  • Serpong: Halaman parkir Samsat (08.00–14.00 WIB), ITC BSD (16.00–19.00 WIB)

  • Ciledug: Giant Poris Gaga, Metland City (09.00–14.00 WIB)

  • Ciputat: Halaman parkir Samsat, Kelurahan Pondok Betung (09.00–12.00 WIB)

  • Kelapa Dua: Gtown House Square Gading Serpong (08.00–14.00 WIB)

  • Kota Bekasi: KFC Zamrud (09.00–12.00 WIB)

  • Kabupaten Bekasi: Pasar Bersih Cikarang Baru (09.00–12.00 WIB)

  • Depok: Halaman parkir Samsat (08.00–14.00 WIB), RS Bhayangkara Depok (08.00–12.00 WIB)

  • Cinere: Kantor Kelurahan Pondok Petir (08.00–12.00 WIB)

Syarat Membayar Pajak di Samsat Keliling

Warga yang ingin memanfaatkan layanan ini wajib membawa:

  • KTP asli pemilik kendaraan (beserta fotokopi)

  • BPKB (beserta fotokopi)

  • STNK asli (beserta fotokopi)

Selain itu, pemohon tidak boleh memiliki tunggakan pajak lebih dari satu tahun. Layanan Samsat Keliling hanya melayani pengesahan STNK dan pembayaran PKB tahunan. Untuk pajak lima tahunan serta penggantian pelat nomor, masyarakat tetap harus mendatangi kantor Samsat terdekat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Layanan SIM Keliling Jakarta Dibuka hingga Pukul 14.00, Ini Daftar Lokasinya

Ditlantas Polda Metro Jaya membuka lima lokasi layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM) pada Selasa (6/1). Layanan ini beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Informasi resmi melalui akun X @tmcpoldametro menyebutkan bahwa layanan SIM Keliling tersebar di lima wilayah Jakarta. Lokasi tersebut meliputi:

  • Jakarta Timur: Lobi depan Mall Grand Cakung

  • Jakarta Pusat: Area parkir Kantor Pos Lapangan Banteng

  • Jakarta Utara: Lobi utama LTC Glodok

  • Jakarta Selatan: Area parkir samping Universitas Trilogi

  • Jakarta Barat: Lobi selatan Mall Ciputra

Perpanjangan SIM Keliling hanya melayani SIM A dan SIM C yang masih berlaku. Adapun syarat yang harus dibawa pemohon antara lain fotokopi KTP, SIM lama beserta fotokopi, bukti cek kesehatan, dan bukti tes psikologi.

Sementara itu, masyarakat yang SIM-nya sudah melewati masa berlaku diwajibkan untuk mengajukan pembuatan SIM baru di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat.

Saat ini, masa berlaku SIM ditetapkan lima tahun sejak tanggal penerbitan, mengikuti kebijakan baru yang tidak lagi menyesuaikan dengan tanggal lahir pemilik. Kebijakan tersebut memastikan tanggal kedaluwarsa ditentukan berdasarkan waktu pembuatan SIM.

Terkait biaya perpanjangan, tarif mengacu pada PP Nomor 76 Tahun 2020 tentang PNBP Polri, yakni:

  • SIM A: Rp80.000

  • SIM C: Rp75.000

Selain tarif dasar, pemohon juga harus menyiapkan biaya tambahan untuk tes psikologi sebesar Rp60.000 dan tes kesehatan sebesar Rp35.000.

Ditlantas Polda Metro Jaya mengingatkan pentingnya memperpanjang SIM sebelum masa berlaku habis. Pengendara yang tidak dapat menunjukkan SIM yang masih berlaku dapat dikenakan sanksi sesuai Pasal 288 ayat 2 UU Nomor 22 Tahun 2009, berupa pidana kurungan maksimal satu bulan atau denda hingga Rp250.000.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Cuaca Jakarta Hari Ini Didominasi Cerah Berawan, Ini Prakiraan BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di DKI Jakarta akan didominasi cerah hingga berawan sepanjang hari ini, Selasa (6/1). Informasi tersebut disampaikan melalui laman resmi BMKG.

Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diprediksi berada dalam kondisi berawan. Cuaca seragam itu meliputi Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Memasuki siang hari, cuaca di seluruh wilayah Ibu Kota berangsur membaik dengan dominasi cerah. Meski tidak sepenuhnya bebas awan, kondisi ini diperkirakan akan berlangsung stabil hingga menjelang sore.

Pada periode sore hari, BMKG memperkirakan perbedaan kondisi cuaca mulai muncul. Kepulauan Seribu diprediksi mengalami cuaca cerah berawan, sementara Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur diprakirakan kembali diselimuti cuaca berawan.

Kondisi serupa diprediksi bertahan hingga malam. Seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, diperkirakan berada dalam cuaca berawan tanpa potensi hujan signifikan.

BMKG juga melaporkan bahwa suhu udara di Jakarta hari ini berada pada kisaran 24–30 derajat Celsius, sementara tingkat kelembapan diperkirakan mencapai 71–97 persen.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kemendes Gandeng Bank Mandiri Tingkatkan Literasi Keuangan Bangun Desa

Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menggandeng Bank Mandiri untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat desa.

Tujuannya adalah agar setiap potensi yang ada di desa bisa diolah secara maksimal dan dipasarkan dengan hasil yang manfaatnya langsung dirasakan warga.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengatakan, literasi keuangan adalah bekal penting namun belum dimiliki setiap warga. Jika hal ini dipenuhi maka seluruh potensi desa bisa diolah sesuai kebutuhan dengan jangkauan pasar yang luas hingga level internasional.

“MoU (Memorandum of Understanding) dan PKS (Perjanjian Kerja Sama) sudah ada dengan Bank Mandiri kita mantapkan lagi sehingga literasi keuangan bisa berjalan baik. Potensi di desa itu besar tapi pengetahuan keuangan minim maka kami kerja sama termasuk untuk BUMDesa yang ribuan jumlahnya. Dengan adanya gerakan masif antara Kemendes dan Bank Mandiri, sehingga BUMDesa bisa terlayani dengan baik. BUMDesa kita pertemukan dengan banyak pelaku ekonomi,” kata Mendes Yandri saat audiensi dengan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Henry Panjaitan di Menara Mandiri Jakarta, Senin (5/1/2026).

Sekadar informasi, Kemendes PDT dan Bank Mandiri adalah mitra lama dalam memastikan pembangunan desa terlaksana berikut dengan pemahaman tentang keuangan untuk kemajuan usaha. Tak hanya itu, salah satu Bank Himbara ini juga memberikan pendampingan dalam managerial skill sebagai bagian dari pengembangan SDM di desa.

Hal ini diapresiasi Mendes Yandri karena menurutnya, memastikan sebuah pendampingan terus berjalan adalah langkah wajib yang harus dilakukan pemerintah dan mitranya.

Mantan Ketua Komisi VIII DPR ini yakin kolaborasi tersebut akan mempercepat target pembangunan, salah satunya tercantum dalam Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

“Ini kerja sama yang real dengan Bank Mandiri. Ini perlu kita kembangkan karena kalau sekadar membangun itu gampang. Tapi kalau yang paling penting kan keberlanjutan bagaimana ekosistem bisnis, daya beli masyarakat, dan lain sebagainya,” ujar Menteri Kelahiran Bengkulu Selatan.

Kerja sama antara Kemendes PDT dengan Bank Mandiri akan terus berlanjut dan diperluas agar manfaatnya dirasakan setiap lapisan masyarakat. Di antaranya melalui BUMDesa dan Koperasi Desa Merah Putih yang sampai saat ini terus berjalan memanfaatkan potensi desa seiring dengan pertumbuhan ekonomi warga.

“Bank Mandiri tentu siap mendukung semua program pemerintah. Kami harap Bank Mandiri diberi kesempatan untuk bisa support program pemerintah termasuk di level desa,” tegas Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Henry Panjaitan.

Pendampingan dari Bank Mandiri khususnya terkait literasi keuangan akan terus berjalan tidak hanya di desa yang berstatus maju dan mandiri namun juga berkembang, tertinggal, dan sangat tertinggal.

Hal ini dipastikan menjadi solusi ekonomi terbaik karena setiap potensi yang ada baik dalam segi produk seperti terwujudnya desa tematik maupun alam seperti tumbuhnya desa wisata bisa dimanfaatkan secara maksimal dan tepat sasaran.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Perkuat Ekonomi di Desa, Mendes Yandri Gandeng Bank Syariah Indonesia

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat aktivitas ekonomi di desa-desa seluruh Indonesia.

Hal tersebut ia katakan saat penandatanganan nota kesepahaman antara Kemendes PDT dengan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk tentang penyediaan dan pemanfaatan layanan produk dan jasa perbankan syariah, di BSI Tower, Senin (5/1/2026).

Menurutnya, kolaborasi tersebut juga dilakukan sebagai upaya untuk menyukseskan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

“Kolaborasi akan terus kita lakukan untuk menyukseskan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto. Insya Allah MoU ini bisa menambah kecerahan desa-desa di Indonesia, “ ungkap mantan Wakil Ketua MPR RI ini.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini banyak program-program Presiden Prabowo Subianto yang berbasis di desa, seperti Koperasi Desa Merah Putih, Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) hingga Makan Bergizi Gratis (MBG).

Untuk itu, literasi yang berkaitan dengan program tersebut harus disampaikan kepada masyarakat. Ia berharap BSI yang merupakan salah satu dari Bank Himbara ini bisa ikut terlibat dalam menyukseskan program-program pemerintah.

“Saya kira BSI harus hadir dan inilah mungkin yang perlu kita sampaikan terkait literasi ini kepada masyarakat desa, pertama terkait Koperasi Desa Merah Putih, BUM Desa, Desa Wisata dan lain sebagainya, “ ungkap Yandri.

Turut hadir mendampingi Mendes Yandri dalam kegiatan ini yaitu Sekjen Kemendes PDT Taufik Madjid, Dirjen PEID Tabrani, Dirjen PDP Nugroho Setijo Nagoro, Dirjen PPDT Samsul Widodo, Kepala BPI Mulyadin Malik, Kepala BPSDM Agustomi Masik, serta Staf Ahli Menteri Bito Wikantosa dan Sugito.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Jalan Kolaborasi Lintas Instansi Terbuka dari Reforma Agraria, Jadi Jawaban Penyelesaian Konflik di Desa Soso

Setelah belasan tahun diwarnai ketegangan karena konflik agraria yang terjadi antara petani dan perusahaan perkebunan, suasana Desa Soso di Kabupaten Blitar pada 2022 akhirnya mulai terasa damai. Berkat kolaborasi erat Kementerian ATR/BPN, PT Kismo Handayani, dan masyarakat setempat, dihasilkan solusi penanganan konflik berupa Redistribusi Tanah melalui Program Reforma Agraria.

Kepala perkebunan PT Kismo Handayani, Dwi Setyo Rahadi (47) mengakui, konflik di Desa Soso bisa saja tidak selesai jika kala itu Kementerian ATR/BPN tidak memulai proses penanganan sengketa melalui mediasi berkelanjutan dan fasilitasi Redistribusi Tanah.

“Kadang perusahaan tidak menyadari bahwa komunikasi yang kurang bisa berdampak besar. Setelah turun langsung ke masyarakat, kami jadi lebih mengerti konflik sebelum dan sesudah redis. Bagi kami, menyelesaikan konflik dan membangun sinergi dengan masyarakat Desa Soso adalah kebanggaan dan sangat membekas,” terang Dwi Setyo Rahadi, di Desa Soso, Kabupaten Blitar.

Hasilnya, sekarang petani dapat mengelola tanah secara mandiri. Pihak perusahaan juga tetap menjalankan operasional perkebunannya dan aktif memberikan pendampingan bagi warga. “Saya sering keliling bukan untuk mengatur, tetapi memberi edukasi agar tanah difungsikan maksimal. Kalau dilihat sekarang, hasilnya jauh lebih bagus,” kata Dwi Setyo Rahadi.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar, Barkah Yoelianto, menekankan bahwa pemerintah berperan sebagai fasilitator dalam penyelesaian konflik. Baginya, keberhasilan di Desa Soso terjadi karena semua pihak mau duduk bersama untuk mencari solusi.

“Kita memfasilitasi. Mereka yang berkonflik kita dudukkan bareng. Mau diselesaikan apa tidak? Ketika mau, ya selesai. Kuncinya adalah kolaborasi. Pertama kita samakan visi, lalu berbagi peran, siapa melakukan apa,” jelas Barkah Yoelianto.

Ia juga menerangkan, kesepakatan apa pun yang diputuskan bersama wajib dijalankan. Setelah redistribusi, pemerintah tidak berhenti pada penerbitan sertipikat, tetapi juga melakukan penataan akses pasca redistribusi. “Selesai diberikan sertipikat, mereka mau ditata. Ditata tanahnya, ditata juga pengelolaannya,” ujar Barkah Yoelianto.

Penyelesaian konflik di Desa Soso bukan hanya meredakan ketegangan masyarakat dan perusahan, tetapi juga membuka jalan bagi pembangunan ekonomi lokal. Ke depan, kolaborasi yang telah terbangun ini, diharapkan menjadi bukti bahwa konflik agraria dapat ditangani tanpa konfrontasi, melainkan melalui komunikasi, empati, dan komitmen bersama dalam mewujudkan Reforma Agraria yang berkeadilan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Jazuli Juwaini Kecam Serangan Militer AS ke Venezuela: Cederai Hukum Internasional

Anggota DPR RI Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, mengecam keras serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Venezuela. Ia menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan prinsip kedaulatan negara.

Menurut Jazuli, penggunaan kekuatan militer secara sepihak tidak dapat dibenarkan dalam tatanan hubungan internasional yang berlandaskan hukum, diplomasi, dan perdamaian dunia.

“Serangan Amerika Serikat ke Venezuela merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa. Tidak ada satu pun negara yang dibenarkan menggunakan kekuatan militer secara sepihak atas nama kepentingan politik dan kekuasaan,” tegas Jazuli dalam pernyataannya.

Ia menilai tindakan tersebut tidak hanya mencederai kedaulatan Venezuela sebagai negara berdaulat, tetapi juga mengabaikan mekanisme penyelesaian konflik yang selama ini dijunjung tinggi oleh komunitas internasional.

Jazuli juga menyoroti laporan yang menyebutkan bahwa Amerika Serikat tidak hanya melakukan serangan militer, tetapi juga menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro beserta istrinya, Cilia Flores. Menurutnya, langkah tersebut telah melampaui batas-batas hukum internasional yang beradab.

“Jangan sampai tindakan ini menjadi preseden buruk, seolah-olah hukum internasional tidak lagi diindahkan dan bisa dilanggar begitu saja oleh negara-negara berkuasa. Jika hukum internasional runtuh, maka dunia akan berada di ambang kekacauan dan ketidaktertiban global,” lanjutnya.

Jazuli menekankan bahwa ketidakpatuhan terhadap hukum internasional akan memperbesar potensi konflik terbuka antarnegara dan meningkatkan eskalasi ketegangan global.

“Dalam kondisi seperti ini, ancaman terjadinya Perang Dunia Ketiga bukanlah sesuatu yang mustahil. Perang bisa pecah kapan saja jika negara-negara kuat terus memaksakan kehendaknya dengan kekuatan militer,” ujarnya.

Oleh karena itu, Jazuli menyerukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa dan komunitas internasional untuk bersikap tegas, menegakkan hukum internasional secara adil, serta mendorong penyelesaian konflik melalui dialog dan diplomasi, bukan kekerasan.

“Perdamaian dunia hanya dapat dijaga jika semua negara, tanpa kecuali, tunduk pada hukum internasional dan menjunjung tinggi prinsip keadilan serta kemanusiaan,” pungkas Jazuli.

Dari perspektif pengurangan risiko bencana berbasis komunitas, Koordinator Umum Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Sumbar, Hidayatul Irwan, menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam membaca tanda-tanda alam serta menjaga keseimbangan lingkungan.

“Ancaman itu sudah nyata dan dampaknya sudah kita rasakan. Kalau kita menjaga alam, alam akan menjaga kita. Sumatera Barat ini iklimnya basah, hujan akan selalu ada,” ungkapnya.

Ia juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan informasi cuaca dari BMKG, meningkatkan kesiapan keluarga melalui tas siaga, serta lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana.

Sebagai informasi, BMKG memperkirakan musim hujan di Sumbar masih akan berlangsung hingga beberapa bulan ke depan, dengan potensi curah hujan yang masih fluktuatif. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor, menghindari aktivitas di sekitar sungai saat hujan deras, mempersiapkan tas siaga, serta rutin memantau peringatan dini cuaca. Kesiapsiagaan sejak dini diharapkan dapat meminimalkan risiko dan melindungi keselamatan bersama di awal tahun 2026.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Cuaca Masih Tak Menentu di Awal 2026, Pemprov Sumbar Imbau Warga Tetap Waspada

Memasuki awal tahun 2026, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di berbagai wilayah. Curah hujan yang relatif tinggi, ditambah kondisi geografis Sumbar yang didominasi perbukitan serta sungai-sungai pendek dan terjal, meningkatkan risiko banjir dan longsor.

Peringatan tersebut mengemuka dalam dialog interaktif bertema Prediksi Cuaca Awal Tahun 2026 dan Mitigasinya yang disiarkan melalui RRI Pro 1 Kota Padang, Jumat (2/1/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumatera Barat, Erasukma Munaf, menjelaskan karakteristik wilayah Sumbar menjadikannya sangat rentan terhadap bencana hidrometeorologi. Sungai yang pendek, berbatu, dan berlereng curam menyebabkan aliran air bergerak cepat saat hujan deras turun.

“Struktur wilayah kita ini bukit, sawah, dan sungai. Sungai kita pendek tapi terjal. Aliran yang muncul sekarang sejatinya adalah alur sungai lama. Alam sedang mengambil kembali miliknya,” ujar Erasukma.

Ia mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar bantaran sungai agar lebih berhati-hati, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Jika kondisi tidak memungkinkan dan hujan masih tidak menentu, masyarakat diminta mempertimbangkan evakuasi sementara demi keselamatan jiwa. BPBD Provinsi Sumbar, lanjutnya, terus berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota, BMKG, serta forum kebencanaan untuk mengantisipasi potensi bencana susulan di sejumlah daerah.

Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Minangkabau BMKG, Desindra Deddy Kurniawan, menegaskan bahwa meskipun puncak musim hujan telah terlewati, Sumatera Barat masih berada dalam periode curah hujan yang cukup tinggi. Secara klimatologis, potensi peningkatan curah hujan diperkirakan dapat kembali terjadi pada Maret hingga April 2026.

“Kita tidak boleh berhenti waspada. Curah hujan di Sumatera Barat masih cukup tinggi, dan kejadian hujan ekstrem dengan intensitas di atas 150 milimeter kini semakin sering terjadi,” jelasnya.

Ia menambahkan, kondisi Sumbar yang berada di wilayah ekuator dan berhadapan langsung dengan Samudera Hindia membuat daerah ini menerima suplai uap air yang besar. Suhu muka laut yang tinggi turut meningkatkan peluang terbentuknya cuaca ekstrem, sehingga seluruh pihak diminta terus meningkatkan kesiapsiagaan.

Dari perspektif pengurangan risiko bencana berbasis komunitas, Koordinator Umum Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Sumbar, Hidayatul Irwan, menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam membaca tanda-tanda alam serta menjaga keseimbangan lingkungan.

“Ancaman itu sudah nyata dan dampaknya sudah kita rasakan. Kalau kita menjaga alam, alam akan menjaga kita. Sumatera Barat ini iklimnya basah, hujan akan selalu ada,” ungkapnya.

Ia juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan informasi cuaca dari BMKG, meningkatkan kesiapan keluarga melalui tas siaga, serta lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana.

Sebagai informasi, BMKG memperkirakan musim hujan di Sumbar masih akan berlangsung hingga beberapa bulan ke depan, dengan potensi curah hujan yang masih fluktuatif. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor, menghindari aktivitas di sekitar sungai saat hujan deras, mempersiapkan tas siaga, serta rutin memantau peringatan dini cuaca. Kesiapsiagaan sejak dini diharapkan dapat meminimalkan risiko dan melindungi keselamatan bersama di awal tahun 2026.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News