Beranda blog Halaman 570

Refleksi Kinerja 2025, Kemenimipas Mantapkan Arah Pembenahan Menuju 2026

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menutup Tahun 2025 dengan melakukan refleksi menyeluruh atas capaian, tantangan, serta arah kebijakan ke depan dalam kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025, Senin (29/12). Berpusat di Gedung Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, kegiatan ini menjadi momentum evaluatif bagi seluruh jajaran untuk menilai perjalanan kinerja Kemenimipas sepanjang tahun pertama masa transisi kelembagaan. Refleksi ini sekaligus meneguhkan komitmen perbaikan layanan publik di bidang Keimigrasian dan Pemasyarakatan.

Dalam refleksi tersebut, capaian strategis Direktorat Jenderal Imigrasi mendapatkan sorotan positif, mulai dari penguatan pelayanan dan penegakan hukum keimigrasian, peningkatan kualitas pengawasan orang asing, hingga modernisasi sistem layanan berbasis digital. Di sisi lain, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan juga mencatat kemajuan signifikan dalam pengelolaan pembinaan Warga Binaan, optimalisasi program reintegrasi sosial, serta penguatan peran Pemasyarakatan dalam menyiapkan Warga Binaan kembali ke masyarakat.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menegaskan bahwa refleksi akhir tahun bukan sekadar paparan keberhasilan, melainkan ruang jujur untuk mengakui keterbatasan dan memperbaiki kekurangan.

“Saya tidak berdiri di sini untuk kembali mengekspos capaian kinerja, karena hal itu sudah disampaikan. Bagi saya, refleksi ini adalah bentuk tanggung jawab moral untuk melihat apa yang sudah berjalan baik dan apa yang masih perlu dibenahi. Kinerja yang baik adalah kewajiban, sementara kekurangan adalah pelajaran,” ujar Menteri Agus.

Kemenimipas juga melakukan evaluasi atas sejumlah kendala yang masih dihadapi sepanjang tahun 2025, baik dalam aspek pelayanan, koordinasi, maupun adaptasi kelembagaan. Menteri Agus secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila dalam perjalanan satu tahun terakhir masih terdapat hambatan yang dirasakan publik. Evaluasi tersebut telah disampaikan kepada seluruh jajaran sebagai dasar perbaikan berkelanjutan.

“Atas nama pribadi dan jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila masih ditemui kendala dalam pelayanan. Kami menjadikan hal tersebut sebagai bahan evaluasi agar ke depan pelayanan semakin cepat, profesional, dan humanis,” ucap Menteri Agus.

Dari sisi tata kelola, Kemenimipas mencatat realisasi anggaran yang diarahkan untuk mendukung program prioritas kementerian secara lebih efektif dan akuntabel. Selain itu, capaian manajemen di berbagai wilayah, termasuk kinerja satuan kerja daerah, turut menunjukkan peningkatan yang ditandai dengan berbagai prestasi dan penghargaan yang diraih sepanjang tahun 2025. Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Sebagai tindak lanjut refleksi, Kemenimipas secara resmi meluncurkan 15 Program Aksi Kemenimipas yang akan menjadi arah gerak kementerian pada tahun 2026. Program ini disusun dengan mengacu pada program akselerasi yang telah berjalan, diselaraskan dengan visi pembangunan nasional dan program prioritas Presiden. Lima program difokuskan pada bidang Keimigrasian, enam program pada bidang Pemasyarakatan, dan selebihnya menyasar penguatan manajemen kementerian, Sekretariat Jenderal, serta Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Melalui refleksi ini, Kemenimipas menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan Keimigrasian yang berkeadilan serta sistem Pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan dan reintegrasi sosial. Langkah-langkah pembenahan regulasi, penguatan kapasitas aparatur, serta peningkatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan akan terus didorong demi menjawab dinamika dan tantangan ke depan. Kemenimipas juga menegaskan kesiapan untuk melangkah menuju tahun 2026 dengan semangat perbaikan berkelanjutan. Refleksi ini menjadi pijakan penting agar setiap kebijakan dan program yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada capaian administratif, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bangsa, dan negara.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Berduka Romo Mudji Sutrisno Wafat, Menag: Selamat Jalan Sahabat Dialog Lintas Iman

Romo Mudji Sutrisno wafat hari ini pada 28 Desember 2025 dalam usia 71 tahun. Menag Nasaruddin Umar menyampaikan duka mendalam atas wafatnya sosok rohaniwan dan budayawan yang aktif dalam isu kemanusiaan dan dialog lintas iman.

“Kami berduka mendengar kabar Romo Mudji wafat. Selamat jalan sahabat dialog lintas iman,” terang Menag di Jakarta, Senin (29/12/2025).

Menag mengenang perjumpaannya dengan Romo Mudji. Keduanya sering berada dalam forum dialog antaragama yang membincang dan mempromosikan toleransi dan perdamaian.

“Saya mengenal Romo Mudji sebagai figur yang sangat menghargai nilai-nilai kebudayaan dalam beragama. Romo Mudji sering memberikan perspektif seni dan estetika dalam nilai spiritual, dan itu sejalan dengan keberagamaan yang inklusif dan moderat,” sebut Menag.

Romo Mudji hadir pada Seminar Natal Nasional 2024 di Auditorium HM Rasjidi, Kemenag, Jakarta, 19 Desember 2024. Giat yang mengangkat tema “Gereja Berjalan Bersama Negara: Semakin Beriman, Humanis, dan Ekologis” dibuka oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Romo Mudji hadir sebagai salah satu narasumber dan turut memberikan perspektif mengenai humanisme dan ekologi dalam konteks keagamaan di Indonesia.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wamenag Serahkan Bantuan Rp2 Miliar untuk Gereja Katolik Terdampak Banjir Sumut

Wakil Menteri Agama Republik Indonesia (Wamenag), Romo Muhammad Syafi’i menyerahkan bantuan Rp2 Miliar untuk Gereja Katolik yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Sumatera Utara.

Bantuan tersebut diberikan kepada Keuskupan Agung Medan Rp200 juta, Keuskupan Agung Sibolga Rp 1,7 Miliar, dan Pembimas Katolik Kanwil Kemenag Aceh Rp100 juta. Penyerahan bantuan berlangsung di Catholic Center Christosophia Medan, Senin (29/12/2025).

Wamenag mengatakan bahwa bantuan ini diserahkan sebagai bentuk aksi tanggap darurat dan kepedulian Kementerian Agama untuk segera merehabilitasi rumah ibadah khususnya Gereja Katolik yang terdampak banjir di Provinsi Sumatera Utara. Bantuan ini merupakan bentuk kemanusiaan dan tali kasih Kementerian Agama kepada Umat Katolik agar seluruh jemaat yang terdampak bencana bisa kembali beribadah dengan khusyuk dan tenang.

“Pascabencana yang perlu cepat dilakukan tidak hanya merecovery fisik, namun lebih penting daripada itu perlu adanya recovery psikis kepada setiap umat yang terdampak bencana. Oleh karenanya, dengan bantuan ini diharapkan rumah ibadah yang rusak dapat segera direhabilitasi agar umat bisa tenang melaksanakan ibadah,” ungkapnya.

Wamenag menjelaskan, ada dua skema Kementerian Agama dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Pertama, mengumpulkan bantuan peduli bencana dari ASN Kemenag. Kedua, memberikan bantuan melalui APBN.

“Sebelumnya, Kementerian Agama telah memberikan bantuan Rp500 juta dari donasi ASN Kementerian Agama dan telah disalurkan oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara yang terkena dampak bencana,” ujar Wamenag.

Kepala Kanwil Kemenag Sumut Ahmad Qosbi berharap bantuan ini dapat memberi manfaat dan semangat baru bagi Umat Katolik. Pertemuan ini diharapkan juga dapat mempererat tali silaturrahmi dan persaudaraan.

Turut hadir pada acara tersebut, Uskup Agung Medan, Mgr.Kornelius Sipayung, OFM.Cap, Uskup Agung Sibolga Mgr.Fransiskus Tuaman Sinaga, Pembimas Katolik Kanwil Kemenag Sumut Marihuttua Pasaribu, dan Pembimas Katolik Kemenag Aceh Baron Pandiangan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Masyarakat Manfaatkan Layanan yang Buka Saat Libur Nataru, Urus Tanah secara Mandiri Jadi Lebih Mudah

Masyarakat memanfaatkan momen libur Natal dan tahun baru (Nataru) untuk mengurus administrasi pertanahan secara mandiri di Kantor-kantor Pertanahan. Layanan yang tetap dibuka di hari libur ini dinilai memudahkan masyarakat, terutama bagi warga Jakarta yang memiliki keterbatasan waktu mengurus di hari kerja.

“Sekarang lebih enak ngurus sendiri, lebih jelas dan tidak ribet,” ujar Dona (48), warga Taman Sari, Jakarta Barat, yang tengah mengurus sertipikat rumahnya di Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat, Jumat (26/12/2025).

Ia mengaku memilih datang langsung ke Kantor Pertanahan karena proses sebelumnya yang menggunakan perantara memakan waktu cukup lama. Dona menuturkan, proses pengurusan sertipikat tanah miliknya sudah berjalan sekitar tiga tahun.

Awalnya, pengurusan dilakukan melalui bantuan tetangga, namun karena terlalu lama dan terjadi perbedaan pemahaman, ia memutuskan untuk melanjutkan sendiri. Menurut Dona, layanan Kementerian ATR/BPN di hari libur cukup membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan cepat. “Kalau datang langsung sekarang, biayanya jelas dan prosesnya juga lebih terarah,” ucapnya.

Hal serupa disampaikan Warji (48), seorang guru sekolah dasar yang berdomisili di Kalideres, Jakarta Barat. Ia datang ke Kantor Pertanahan untuk mencari informasi terkait pemecahan sertipikat tanah yang dibeli bersama tiga orang lainnya. “Informasinya cukup jelas dan sangat membantu. Penjelasan petugas lengkap, jadi saya paham mekanismenya,” ungkapnya.

Warji sendiri mengetahui soal layanan Kementerian ATR/BPN yang tetap buka di masa libur Nataru dari media sosial. Setelah menemukan informasi itu, Warji memilih datang langsung karena dinilai lebih mudah dan transparan dibandingkan menggunakan jasa perantara. “Sekarang pengurusan lebih gampang kalau datang sendiri ke BPN, apalagi pas hari libur begini,” ujarnya.

Dengan tetap dibukanya layanan pertanahan di masa libur Nataru, masyarakat benar merasa pengurusan administrasi tanah jadi semakin mudah, cepat, dan transparan. Hal itu juga mendorong masyarakat pemohon untuk mengurus dokumen pertanahan secara mandiri tanpa perantara.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Terapkan FWA, Kementerian ATR/BPN Pastikan Pelayanan Tetap Berjalan

Menyusul Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) terkait Penerapan Pelaksanaan Tugas Kedinasan Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) secara Fleksibel pada Instansi Pemerintah, Kementerian ATR/BPN akan menyesuaikan pelaksanaan kedinasan sesuai aturan tersebut dengan tetap mengutamakan pelayanan pertanahan dan tata ruang bagi masyarakat. Pelaksanaan tugas kedinasan secara fleksibel atau Flexible Working Arrangement (FWA) akan berlangsung pada 29 s.d. 31 Desember 2025.

“Menteri PANRB menyerahkan tata laksana FWA itu kepada kementerian/lembaga (K/L) masing-masing. Untuk pelayanan pertanahan di Kementerian ATR/BPN kepada masyarakat harus tetap terjaga,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, saat ditemui di Kementerian ATR/BPN, Jakarta,.

Kementerian ATR/BPN juga telah membuat surat edaran terkait tindak lanjut dan kebijakan pelaksanaan tugas kedinasan secara fleksibel atau FWA ini. Surat Edaran Kementerian ATR/BPN salah satunya mengatur pelayanan publik yang tetap wajib bekerja di kantor (on-site), salah satunya pelayanan front office, seperti petugas loket pelayanan, penerimaan dan penyerahan berkas, informasi serta pengaduan masyarakat.

“Utamanya adalah pada layanan publik, terutama di Kantor Pertanahan. Itu harus tetap terjaga mulai dari petugas front office, petugas yuridis maupun fisik, layanan-layanan administrasi, pengaduan dan tata usaha Itu harus tetap berjalan, tidak ada perubahan,” jelas Dalu Agung Darmawan.

Pembagian pelaksanaan FWA untuk pegawai tiap unit dan satuan kerja ini, ditentukan oleh masing-masing pimpinan yang berwenang secara selektif dan proporsional dengan tetap mempertimbangkan kelancaran dan penyelenggaraan pemerintahan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pimpinan unit kerja juga diimbau agar memastikan para pegawai tetap bekerja sesuai dengan ketentuan mengenai jam kerja dan domisili tempat tinggal/lokasi lain yang ditetapkan serta mengisi bukti kehadiran pada aplikasi e-Office Kementerian ATR/BPN.

Dalam melaksanakan kebijakan FWA, pimpinan unit kerja tetap diimbau melakukan pengawasan terhadap kinerja organisasi. Pimpinan unit kerja juga diharapkan tetap memberikan respons proaktif terhadap seluruh pertanyaan, konsultasi, dan keluhan masyarakat yang disampaikan melalui seluruh media komunikasi online yang dikelola Kementerian.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Perlancar Mobilitas Warga, Gubernur Pramono Resmikan Revitalisasi Jalan di Karet Tengsin

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, didampingi Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, dan Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, meresmikan revitalisasi jalan di RW 06 Kelurahan Karet Tengsin, Jakarta Pusat. Jalan sepanjang 400 meter dan lebar 5,5 meter tersebut merupakan akses mobilitas warga yang sebelumnya mengalami kerusakan parah dan berlubang. Perbaikan jalan ini telah dinantikan warga selama hampir 30 tahun.

“Kenapa jalan ini tidak pernah dibangun dan dirawat? Karena memang di tempat ini terdapat pemipaan di bawahnya, kemudian juga ada tumpang tindih kewenangan antara Dinas Pertamanan, Bina Marga, dan pihak lainnya. Setelah Wali Kota melaporkan kepada saya, diputuskan untuk membangun jalan ini. Alhamdulillah, dalam waktu tidak lebih dari satu bulan, Dinas Bina Marga dapat menyelesaikan pekerjaan ini,” ujar Gubernur Pramono, pada Senin (29/12).

Ia menambahkan, jalan yang diresmikan berdiri di atas lahan milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta. Dalam proses pembangunannya, Pemprov DKI melakukan koordinasi yang baik serta komunikasi terbuka dengan PT Tirta Jaya, selaku pengelola proyek pipa air yang melintasi kawasan tersebut. Seluruh pekerjaan dilaksanakan secara terencana dengan mengutamakan kualitas, keselamatan, dan keberlanjutan agar jalan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Saya yakin jalan ini akan sangat bermanfaat bagi warga karena terhubung langsung dengan Jalan KH Mas Mansyur, yang merupakan jalan protokol utama. Apalagi di kawasan ini terdapat dua sekolah, yaitu SD dan SMP negeri,” tambah Gubernur Pramono.

Sebagai informasi, pembangunan dan pengaspalan jalan dimulai pada November 2025 dan rampung pada Desember 2025. Pengaspalan dilakukan secara menyeluruh agar jalan lebih aman dilalui kendaraan maupun pejalan kaki. Revitalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat sekitar.

Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mempercepat pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan warga, sekaligus memastikan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Jakarta.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menko Perekonomian Terima Gubernur Aceh, Pemerintah Siapkan Relaksasi KUR untuk Korban Banjir

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, menerima kunjungan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) di Jakarta, Kamis (25/12). Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah percepatan pemulihan ekonomi bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana banjir dan longsor.

‎Dalam pertemuan itu, Airlangga menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah yang melanda Aceh, baik atas nama pribadi, keluarga, maupun seluruh jajaran Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat berkomitmen penuh untuk mendukung pemulihan Aceh sesuai arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.

‎“Pemerintah akan segera menyiapkan langkah-langkah percepatan pemulihan ekonomi bagi masyarakat Aceh yang terdampak,” ujar Airlangga sebagaimana disampaikan melalui keterangan di akun Instagram resminya.

‎Salah satu kebijakan utama yang disiapkan adalah relaksasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku usaha yang terdampak bencana. Relaksasi tersebut mencakup penghapusan kewajiban pembayaran angsuran pokok dan bunga bagi debitur KUR yang terdampak langsung, guna memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk bertahan dan memulai kembali aktivitas ekonominya.

‎Selain itu, pemerintah juga memberikan berbagai keringanan bagi debitur KUR yang sudah berjalan, khususnya bagi usaha yang tidak dapat beroperasi akibat kerusakan parah. Bentuk keringanan tersebut meliputi perpanjangan tenor pinjaman, masa tenggang pembayaran, hingga penyesuaian suku bunga, sehingga pelaku usaha memiliki kesempatan untuk bangkit secara bertahap.

‎Airlangga juga menyampaikan bahwa sebelumnya Kemenko Perekonomian bersama sejumlah asosiasi pengusaha telah menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah Aceh. Ke depan, pemerintah akan terus mendorong agar bantuan dapat tersalurkan secara merata, seiring dengan percepatan perbaikan infrastruktur publik yang terdampak bencana.

‎“Perbaikan infrastruktur menjadi fondasi penting bagi pemulihan ekonomi dan kehidupan masyarakat,” katanya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pastikan Keamanan Pelayaran, Gubernur Gorontalo Tinjau Kesiapan Keberangkatan Kapal

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama jajaran Forkopimda pastikan keamanan kesiapan keberangkatan kapal yang akan berangkat dari Gorontalo. Hal itu dilakukan saat memantau pos pengamanan dan penumpang kapal KMP. Tuna Tomini di pelabuhan penyeberangan Gorontalo, Jumat (26/12).

Saat ini Terminal penumpang pelabuhan penyeberangan Gorontalo melayani dua kapal keberangkatan yakni KMP. Tuna Tomini dengan jumlah penumpang 220 orang dan KMP Moinit dengan 420 orang penumpang. KMP. Tuna Tomini akan berangkat dengan rute Wakai Ampana dan KMP. Moinit dengan Rute Pagimana.

Kepada para awak media Gubernur Gusnar menyampaikan peninjauan kali ini dilakukan di kapal jenis ferry yang memuat penumpang dengan muatan lainnya berupa barang serta kenderaan baik roda dua maupun empat. Ketika dilakukan pengecekan, Ia menyebutkan persiapan keberangkatan sudah optimal dan tidak mengalami kekurangan serta telah memenuhi SOP pelayaran.

“Saya kira semuanya sudah siap untuk berlayar dan insya Allah untuk seterusnya tetap seperti itu” ujar Gusnar

Berdasarkan BMKG, Gusnar menjelaskan cuaca untuk dari Gorontalo menuju Wakai – Ampana sedang berangin dengan tinggi gelombang mencapai satu meter. Dengan kondisi tersebut, pelayaran bisa diperkirakan lancar dan nyaman bagi penumpang.

Peninjauan itu juga digunakan Gusnar untuk bertemu sapa dengan para penumpang yang berada di dalam kapal. Dari ruang anjungan, Gusnar mendoakan agar pelayaran bisa berjalan lancar dan sampai hingga ke tujuan.

“Selamat berlayar kepada seluruh penumpang baik yang sudah diatas kapal maupun yang segera naik, kami mendoakan pelayaran kapal ferry ini bersama saudara-saudara kami dari Gorontalo menuju Wakai-Ampana berjalan lancar dan Bapak Ibu semua para penumpang bisa tiba dengan selamat” ucap Gusnar

Turut mendampingi Gubernur pada peninjauan tersebut Kadis Perhubungan Provinsi Jamal Ngaro dan Kaban Kesbangpol Imran Bali. Peninjauan juga dirangkaikan dengan penyerahan logistik kepada para petugas pos pengamanan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Sinergi Pemkab Malang dan Bank Jatim, Bupati Terima Arm Roll Truck dan Penghargaan SP4N–LAPOR!

Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., melaksanakan Apel Pagi yang dirangkai dengan Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS), Penyerahan Bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 1 (satu) unit arm roll truck dari PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur, Tbk, serta Penyerahan Penghargaan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N–LAPOR!). Kegiatan berlangsung di Halaman Pendopo Agung Malang, Senin (29/12) pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, Direktur Bisnis Menengah, Korporasi, dan Jaringan Bank Jatim Arif Suhirman, serta jajaran Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Malang secara resmi menerima bantuan CSR berupa 1 (satu) unit arm roll truck dari PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur, Tbk. Bupati Malang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas komitmen dan dukungan yang diberikan Bank Jatim.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur, Tbk atas komitmen dan kepeduliannya melalui program CSR yang selaras dengan kebutuhan Kabupaten Malang,” ujar Bupati Malang.

Bantuan arm roll truck tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara dunia perbankan dan pemerintah daerah dalam mendukung penguatan sarana dan prasarana pengelolaan persampahan serta pelestarian lingkungan hidup.

“Kehadiran armada ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengangkutan sampah, memperbaiki kualitas layanan publik, serta mendukung terwujudnya lingkungan Kabupaten Malang yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Saya juga berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal, dikelola dengan baik oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, serta dirawat secara profesional agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” pungkasnya.

Ke depan, Bupati Malang berharap kolaborasi dan kemitraan strategis antara Pemerintah Kabupaten Malang dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur, Tbk dapat terus ditingkatkan melalui berbagai program CSR dan dukungan pembangunan daerah lainnya yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Malang juga menyerahkan penghargaan kepada perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang yang menunjukkan kinerja terbaik dalam pengelolaan SP4N–LAPOR!. Penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat transparansi, responsivitas, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Saya berharap capaian ini tidak berhenti pada penghargaan semata, namun menjadi budaya kerja dalam melayani masyarakat secara cepat, tepat, dan solutif,” tegas Bupati Malang.

Sebagai simbolis penyerahan bantuan arm roll truck, Bupati Malang didampingi Wakil Bupati Malang serta jajaran Bank Jatim melaksanakan prosesi pemecahan kendi. Kegiatan kemudian dilanjutkan di Pringgitan Pendopo Agung Malang dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) antara Pemerintah Kabupaten Malang dan Bank Jatim.

Direktur Bisnis Menengah, Korporasi, dan Jaringan Bank Jatim Arif Suhirman menyampaikan bahwa program CSR tersebut merupakan wujud komitmen Bank Jatim untuk terus hadir dan berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah.

“Bantuan arm roll truck ini diharapkan dapat memperkuat sistem pengelolaan persampahan di Kabupaten Malang serta meningkatkan kualitas layanan publik. Ke depan, Bank Jatim siap terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Malang melalui berbagai program CSR yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, Ahmad Dzulfikar Nurrahman, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan.

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan yang luar biasa, khususnya dalam penguatan sistem rotasi armada persampahan. Kami berharap sinergi dan kolaborasi ini, terutama melalui program CSR, dapat terus ditingkatkan di masa mendatang demi mewujudkan Kabupaten Malang yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Parkir Saat Car Free Night Bogor Tahun Baru 2026

Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Polres Bogor dan seluruh pemangku kepentingan menyiapkan skema Car Free Night (CFN) di kawasan Tegar Beriman serta rekayasa lalu lintas terpadu di Stadion Pakansari guna mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat pada malam pergantian tahun 2026.

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP R. Rizky Guntama Ganda Permana, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan hasil kesepakatan bersama Bupati Bogor untuk memberikan ruang perayaan bagi masyarakat, namun tetap mengedepankan aspek keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

“Bapak Bupati Bogor menginginkan masyarakat tetap bisa merayakan malam tahun baru, namun dengan pengaturan yang tertib. Salah satu langkahnya adalah pelaksanaan Car Free Night di Tegar Beriman serta pemusatan aktivitas di Pakansari untuk memecah gelombang massa, termasuk yang menuju kawasan Puncak,” ujar AKP Rizky.

Untuk Car Free Night Tegar Beriman, penutupan jalan direncanakan secara terbatas dan selektif, yakni dari Simpang Pengadilan hingga putaran depan Pendang, guna mencegah penumpukan arus kendaraan di titik rawan seperti Cikaret. Arus kendaraan dari arah Depok menuju Bogor akan direkayasa agar tidak memasuki kawasan Tegar Beriman dan diarahkan untuk putar balik di titik yang telah ditentukan.

Selain itu, jalur lambat Tegar Beriman tetap dijaga agar clear dari antrean, sementara kantor-kantor perangkat daerah di sekitar kawasan Pemda Bogor akan dibuka sebagai kantong parkir. Aktivitas UMKM diperbolehkan berjualan secara terbatas di jalur lambat dan area yang telah disiapkan.

Sementara itu, di kawasan Stadion Pakansari, seluruh rekayasa lalu lintas akan menerapkan Sistem Satu Arah (SSA). Area parkir dipusatkan di dalam kawasan stadion dan kantong parkir pendukung, dengan penataan ketat agar tidak terjadi parkir berlapis. Jalur luar Pakansari dipastikan steril dari parkir dan aktivitas berjualan.

“Kami akan melakukan penertiban sejak dini, termasuk pemasangan cone dan tali pembatas sebelum hari H. Parkir harus rapi dan paralel. Begitu terjadi parkir tiga lapis, arus akan langsung terganggu,” tegas AKP Rizky.

Terkait perayaan malam tahun baru, aparat juga menegaskan bahwa kembang api ditiadakan sesuai arahan pimpinan Polri. Seluruh unsur pengamanan diminta aktif melakukan pengawasan dan koordinasi untuk mengantisipasi pelanggaran di lapangan.

Kemudian, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Bayu Ramawanto, menjelaskan bahwa pengaturan lalu lintas pada kegiatan Car Free Night di Jalan Tegar Beriman telah disepakati dengan skema yang jelas dan terukur.

Menurutnya, jalur lambat akan disterilkan sepenuhnya dari parkir kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor, guna memastikan kelancaran pergerakan lalu lintas. Sementara itu, aktivitas pedagang akan dikonsentrasikan pada titik-titik yang telah ditentukan dan dipisahkan dengan water barrier, serta diarahkan ke kawasan yang terintegrasi dengan pembangunan hutan kota.

“Kantong parkir tidak disiapkan di badan jalan. Parkir akan kita arahkan ke area dinas dan instansi teknis di sekitar Jalan Tegar Beriman, sehingga tidak mengganggu arus kendaraan,” tegas Bayu.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap pedagang keliling yang menggunakan sepeda motor agar tetap berada di jalur yang telah ditetapkan. Skema pengaturan ini, lanjut Bayu, mengacu pada pola Car Free Day yang sebelumnya telah diuji coba dan berjalan dengan baik.

Selain itu, Dishub memastikan penutupan jalan dilakukan secara total pada titik-titik tertentu, termasuk sterilisasi area Lapangan Tegar Beriman dari aktivitas parkir, termasuk kendaraan dinas, yang diminta untuk diparkir di area internal.

Terkait durasi kegiatan, Bayu menyampaikan bahwa waktu pelaksanaan disepakati tidak terlalu lama, yakni antara dua hingga tiga jam.

“Durasi ini penting agar kegiatan tetap tertib, tidak terlalu padat, serta memperhatikan stamina petugas di lapangan,” imbuhnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News