Beranda blog Halaman 583

Menkomdigi Tegaskan Perlindungan Anak di Ruang Digital Harus Dimulai dari Rumah

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa upaya perlindungan anak di ruang digital tidak dapat hanya mengandalkan kebijakan negara, melainkan harus dimulai dari lingkungan keluarga melalui peran aktif orang tua, khususnya ibu.

Penegasan tersebut disampaikan Meutya Hafid saat menghadiri Peringatan Hari Ibu ke-97 di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, Senin (22/12/2025), di tengah meningkatnya risiko paparan konten negatif terhadap anak-anak di internet.

“Sebaik apa pun kebijakan negara, orang tua dan anggota keluarga di rumah tetap paling banyak berperan melindungi keamanan anak di ruang digital,” ujar Meutya.

Menurut Menkomdigi, ruang digital kini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari anak. Oleh karena itu, peran keluarga, terutama ibu, menjadi sangat vital dalam membimbing anak agar dapat mengakses internet secara aman, sehat, dan bertanggung jawab.

Seiring dengan meningkatnya ancaman di dunia maya, seperti konten pornografi, judi online, eksploitasi seksual, hingga predator digital, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Melalui regulasi tersebut, platform digital, khususnya media sosial, diwajibkan membatasi akses anak-anak terhadap konten yang tidak sesuai dengan usia demi menciptakan ruang digital yang lebih aman.

“Ini wujud komitmen negara untuk meringankan beban para ibu dan keluarga dalam melindungi anak-anak di era digital. Perlindungan ini mencakup paparan konten negatif seperti pornografi, judi online, eksploitasi seksual, maupun predator digital,” jelas Menkomdigi.

Dalam peringatan Hari Ibu ke-97 ini, Menkomdigi memberikan apresiasi khusus kepada para perempuan tangguh, khususnya bagi para pegawai di lingkungan Kemkomdigi yang terus mengabdi kepada negara sekaligus tetap melaksanakan kewajiban keluarga.

Meutya berharap penguatan peran perempuan dan keluarga akan menjamin masa depan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

“Ketika anak dilindungi, Insyaallah masa depan bangsa akan menjadi lebih terjamin. Perempuan berdaya, anak terlindungi, menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Meutya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kemkomdigi Luncurkan Mudikpedia Nataru 2025/2026 untuk Perjalanan Mudik yang Lebih Aman dan Lancar

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi meluncurkan Mudikpedia Nataru 2025/2026, sebuah kanal informasi digital terpadu yang dirancang untuk membantu masyarakat merencanakan perjalanan mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 secara lebih aman, lancar, dan terukur.

Kanal informasi tersebut dapat diakses melalui https://s.id/MudikpediaNataru dan menyajikan beragam data resmi serta terkini dalam satu platform. Mulai dari pantauan lalu lintas, rekayasa jalan, tarif tol, hingga nomor darurat, seluruh informasi penting tersedia dan mudah diakses oleh masyarakat.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menjelaskan bahwa peluncuran Mudikpedia Nataru merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat di tengah tingginya mobilitas selama libur akhir tahun.

Berdasarkan prediksi Kementerian Perhubungan (Kemenhub), sedikitnya 119,5 juta orang diperkirakan akan melakukan perjalanan melalui jalur darat, laut, dan udara selama periode Natal dan Tahun Baru

“Akurasi informasi adalah kunci keselamatan. Kami menyadari bahwa pergerakan lebih dari 119,5 juta orang bukanlah perkara sepele. Ini adalah tantangan logistik dan komunikasi publik yang sangat besar. Melalui Mudikpedia Nataru, kami ingin memastikan setiap warga negara memiliki akses informasi yang sama, akurat, dan real-time langsung dari genggaman mereka. Kita ingin meminimalisir risiko masyarakat terjebak hoaks atau kebingungan di tengah padatnya arus lalu lintas. Mudikpedia adalah ‘kompas digital’ agar liburan tetap nyaman dan berkesan,” jelas Menkomdigi di Jakarta, Senin (22/12/2025).

Panduan digital itu menjadi krusial mengingat lonjakan jumlah pemudik tahun ini didorong oleh tingginya antusiasme masyarakat dan kondisi ekonomi yang stabil. Dengan Mudikpedia, pemudik bisa menentukan waktu keberangkatan yang tepat guna menghindari penumpukan kendaraan di titik-titik tertentu.

“Tujuannya jelas, yakni efisiensi. Pemudik bisa memantau lalu lintas secara langsung, mengecek tarif tol, hingga melihat peta kuliner untuk beristirahat. Jadi, perjalanan tidak hanya soal sampai ke tujuan, tetapi juga menikmati prosesnya dengan aman,” tambah Meutya Hafid.

Fitur Komprehensif dalam Satu Genggaman Mudikpedia Nataru dirancang dengan navigasi yang ramah pengguna (user-friendly). Di dalamnya, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi penting seperti:

Nomor-Nomor Penting: Akses cepat ke pusat krisis, ambulans, hingga layanan bantuan Polri dan Pertamina.
Pantauan Lalu Lintas & Rekayasa Lalin: Update terkini mengenai one-way, contraflow, atau pembatasan angkutan barang.
Cek Tarif Tol & SPKLU: Informasi bagi pengguna kendaraan pribadi, termasuk titik pengisian daya bagi mobil listrik.
Peta Kuliner & Wisata: Rekomendasi titik singgah terbaik untuk mendukung UMKM daerah.
Kesiapan Infrastruktur & Moda Transportasi: Detail mengenai ramp check transportasi umum demi menjamin kelaikan jalan.

Selain aspek teknis, buku Kanal Informasi Mudikpedia itu turut menggerakkan ekonomi lokal. Dengan peta kuliner dan destinasi wisata yang terintegrasi, pemudik didorong untuk berbelanja di daerah tujuan, sehingga perputaran uang tidak hanya berpusat di kota besar.

“Tujuan akhir kami bukan sekadar memindahkan orang dari titik A ke titik B, melainkan menciptakan ekosistem liburan yang berkualitas. Kami mengimbau masyarakat untuk mengecek https://s.id/MudikpediaNataru sebelum menghidupkan mesin kendaraan. Persiapan yang matang adalah separuh dari keselamatan,” tutur Menkomdigi.

Kanal Informasi Mudikpedia Nataru juga terus memperbarui datanya secara berkala. Hal itu sangat penting mengingat perubahan cuaca ekstrem yang sering terjadi di akhir tahun.

Dengan sinergi teknologi dan kesadaran masyarakat untuk terliterasi melalui sumber informasi resmi, libur Natal dan Tahun Baru kali ini diharapkan menjadi momentum kegembiraan nasional yang tertib, lancar, dan minim insiden. Jadi, bagi Anda yang hendak bepergian, pastikan Mudikpedia sudah tersimpan di perangkat Anda.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Peringatan Hari Ibu Jadi Momentum Kebangkitan Perempuan dalam Membangun Bangsa

Peringatan Hari Ibu yang diperingati setiap 22 Desember kembali menjadi momentum refleksi nasional atas peran strategis perempuan dalam pembangunan Indonesia. Pada tahun 2025, peringatan Hari Ibu mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045,” yang menegaskan posisi perempuan sebagai motor utama perubahan, bukan sekadar penerima manfaat pembangunan.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menekankan bahwa Hari Ibu merupakan pengingat penting akan kontribusi perempuan dalam perjalanan bangsa. Hal tersebut disampaikannya saat membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) pada upacara bendera Peringatan Hari Ibu ke-97 di halaman Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Senin (22/12/2025).

“Di era saat ini, perempuan Indonesia telah menjadi agen perubahan yang menggerakkan inovasi, memperjuangkan keadilan, serta menguatkan nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Rini Widyantini.

Peringatan Hari Ibu tidak sekadar bersifat seremonial dan bukan pula perayaan Mother’s Day sebagaimana dipahami di beberapa negara. Lebih dari itu, momen ini merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi mendalam terhadap seluruh perempuan Indonesia atas peran dan kontribusinya, baik dalam keluarga, masyarakat, bangsa, maupun negara.

Peringatan Hari Ibu ke-97 juga menjadi ruang refleksi dan apresiasi bagi seluruh perempuan Indonesia tanpa memandang latar belakang sosial, profesi, budaya, maupun wilayah. Mulai dari perempuan di wilayah pesisir hingga perkotaan; pelaku UMKM, petani, buruh, tenaga kesehatan, dan pendidik; hingga mereka yang berkiprah di pemerintahan, politik, olahraga, seni, dan teknologi, seluruhnya memiliki kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Menteri Rini menegaskan bahwa pemerintah membutuhkan langkah nyata, kolaborasi lintas sektor, dukungan publik, serta komitmen berkelanjutan untuk memastikan perempuan Indonesia dapat berpartisipasi secara penuh dan setara dalam pembangunan.

“Saya mengajak seluruh pemerintah, dunia usaha, masyarakat sipil, organisasi perempuan, dunia pendidikan, media, serta seluruh elemen bangsa untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Tema Hari Ibu ke-97 Tahun 2025: “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045”

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menggelar Upacara Peringatan ke-97 Hari Ibu Tahun 2025 di Lapangan Upacara Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (22/12/2025). Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema nasional “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045.”

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Deputi Bidang Administrasi dan Pengelolaan Istana Sekretariat Presiden, Rika Kiswardani. Upacara diikuti oleh Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, pejabat administrator, pengawas, fungsional, serta pelaksana di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara dan sejumlah lembaga negara terkait.

Dalam amanat yang dibacakan Rika Kiswardani, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu setiap 22 Desember merupakan bentuk penghargaan bangsa terhadap perjuangan dan pengabdian perempuan Indonesia dalam merebut serta mengisi kemerdekaan.

“Peringatan Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember merupakan wujud penghargaan bangsa Indonesia terhadap perjuangan dan pengabdian perempuan dalam merebut serta mengisi kemerdekaan, Peringatan ini bukan sekadar seremonial dan bukan pula perayaan “Mother’s Day” sebagaimana dipahami di beberapa budaya, namun merupakan apresiasi mendalam bagi seluruh perempuan Indonesia dalam semua peran dan kapasitasnya, baik dalam keluarga, masyarakat, bangsa, maupun negara,” ujar Rika membacakan amanat Menteri PPPA.

Sejarah Hari Ibu berakar pada Kongres Perempuan Indonesia pertama pada tahun 1928 di Yogyakarta, yang menjadi momentum lahirnya gerakan perempuan secara nasional. Melalui kongres tersebut, perempuan Indonesia berkumpul, bersuara, dan menetapkan arah perjuangan bersama. Komitmen para perempuan pejuang kala itu mengantarkan Indonesia pada tonggak penting yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Ibu melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959. Sejak itu, hari ini menjadi pengingat bahwa perempuan telah, sedang, dan akan terus menjadi bagian strategis dalam pembangunan bangsa.

“Dalam lintasan sejarah bangsa ini, perempuan Indonesia telah menjadi agen perubahan, menggerakkan inovasi, memperjuangkan keadilan, dan menguatkan nilai-nilai kemanusiaan. Meski menghadapi berbagai tantangan: beban ganda, stigma, minimnya akses, serta kekerasan berbasis gender, perempuan tidak pernah berhenti berjuang, dengan ketangguhan, kreativitas, dan daya juang, perempuan terus menunjukkan bahwa kemajuan bangsa tidak pernah terpisah dari kemajuan perempuan,” ucap Rika.

Tahun 2025 ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia mengusung tema: “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema ini menjadi pengingat bahwa perempuan bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi motor utama perubahan.

“Perempuan Indonesia bekerja dalam berbagai keterbatasan, namun tetap menjadi pilar ekonomi keluarga, penjaga nilai budaya, pemimpin komunitas, inovator teknologi, pelaku usaha, dan penjaga keberlanjutan kehidupan,” ungkap Rika.

Peringatan Hari Ibu ke-97 tahun ini juga menjadi ruang refleksi dan apresiasi bagi seluruh perempuan Indonesia, tanpa memandang latar belakang sosial, profesi, budaya, atau wilayah. Dari perempuan yang berkarya di daerah pesisir hingga mereka yang bekerja di perkotaan; dari perempuan pelaku UMKM, petani, buruh, tenaga kesehatan, dan pendidik, hingga mereka yang berkarya dalam pemerintahan, politik, olahraga, seni, dan teknologi,seluruhnya memiliki kontribusi nyata bagi bangsa.

“Mereka adalah wajah ketangguhan bangsa ini. Dalam ruang domestik maupun publik, dalam tantangan digital maupun perubahan zaman, perempuan Indonesia hadir, bekerja, mencipta, merawat kehidupan, dan memastikan keberlangsungan generasi. Karena itu, suara mereka hari ini bukan hanya didengar, tetapi harus menjadi dasar kebijakan publik, strategi pembangunan, dan arah masa depan bangsa,” terang Rika.

Penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 juga sejalan dengan agenda nasional, termasuk implementasi Asta Cita dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dalam kerangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia, penguatan sistem perlindungan, penghapusan diskriminasi, serta percepatan pemberdayaan perempuan di berbagai sektor.

Upacara Peringatan ke-97 Hari Ibu Tahun 2025 ini ditutup dengan doa serta menyanyikan lagu Mars Hari Ibu.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menteri PU Tegaskan Keselamatan Jadi Prioritas Penanganan Jembatan Margayasa

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan penanganan pascabencana longsor dan banjir bandang (galodo) yang berdampak pada Jembatan Kembar Margayasa KM 67+000 di Silaiang Bawah, perbatasan Kota Padang Panjang dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Penanganan difokuskan pada pengecekan menyeluruh struktur jembatan serta penguatan tebing Sungai Batang Anai guna memastikan keselamatan dan keberlanjutan konektivitas jalur nasional Padang–Bukittinggi.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan bahwa konektivitas jalan nasional menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabencana.

“Jalur Padang–Bukittinggi adalah urat nadi pergerakan orang dan barang di Sumatera Barat. Karena itu, setiap langkah penanganan kami lakukan dengan prinsip kehati-hatian, memastikan aspek keselamatan terpenuhi sebelum fungsi layanan dikembalikan secara penuh,”kata Menteri Dody.

Jembatan Kembar Margayasa merupakan titik krusial pada Jalur Nasional Padang–Bukittinggi yang menghubungkan kawasan pesisir Kota Padang dengan wilayah dataran tinggi Bukittinggi dan sekitarnya. Keberadaan jembatan ini sangat vital bagi mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta aktivitas ekonomi di Sumatera Barat, khususnya di kawasan Lembah Anai.

“Pasca kejadian banjir bandang, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat telah melakukan pengecekan awal struktur Jembatan Kembar Margayasa,”ujar Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi. Berdasarkan hasil evaluasi, tidak terjadi penurunan kondisi struktur jembatan setelah banjir, namun perlu dilakukan proteksi terhadap oprit dan pilar jembatan yang tergerus arus banjir. Untuk sementara, jembatan dioperasikan dengan skema terbatas, di mana sisi A dibuka untuk lalu lintas, sementara sisi B ditutup sementara guna mendukung proses inspeksi dan pengamanan struktur.

“Pengecekan struktur jembatan melibatkan tim ahli struktur dari PT. Hutama Karya Infrastruktur (HKI), dan ITB, serta Direktorat Jembatan Ditjen Bina Marga. BPJN Sumatera Barat juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta BNPB. Inspeksi dilakukan secara komprehensif terhadap seluruh komponen jembatan, meliputi pondasi, pilar, abutmen, gelagar, hingga lantai jembatan yang berpotensi terdampak arus deras dan material longsoran. Selain itu, tim juga menilai stabilitas tanah di sekitar pilar dan abutment untuk memastikan tidak terjadi penurunan atau pergeseran yang membahayakan,”tambah Elsa Putra Friandi.

Kepala Proyek PT. HKI Fathoni mengatakan seiring dengan pengecekan struktur, Kementerian PU juga melakukan penanganan penguatan tebing Sungai Batang Anai di sekitar jembatan. Upaya ini meliputi pembersihan sedimen dan material sisa banjir bandang serta pemasangan geobag sebagai langkah darurat untuk menahan erosi dan mencegah gerusan lebih lanjut pada tebing sungai yang dapat mengancam pondasi jembatan.

“Kami fokus memastikan oprit jembatan terlindungi dari gerusan sungai. Pembersihan sedimen dan pemasangan geobag menjadi langkah awal agar struktur di sekitar jembatan tetap aman,” ujar Fathoni.

Saat ini, akses jalan di kawasan Jembatan Kembar Margayasa sudah kembali bersih dan dapat dilalui setelah sebelumnya tertutup material banjir bandang. Untuk mendukung pemulihan jalur darat di kawasan Lembah Anai, kendaraan roda dua dan roda empat jenis minibus diizinkan melintas pada pukul 17.00 WIB hingga 08.00 WIB, dengan pengaturan lalu lintas dan pengawasan ketat dari petugas di lapangan.

Kementerian PU terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk mempercepat penanganan pascabencana, dengan tetap mengedepankan keselamatan pengguna jalan. Hasil pengecekan struktur jembatan akan menjadi dasar penentuan langkah lanjutan, baik berupa penguatan tambahan maupun perbaikan permanen, guna memastikan Jembatan Kembar Margayasa dapat kembali berfungsi optimal sebagai penghubung utama Padang–Bukittinggi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kapolri Tinjau Pos Command Center, Pastikan Arus Mudik Berjalan Aman dan Nyaman

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung Jasa Marga Toll Road Command Center, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan itu untuk memastikan arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) berjalan aman dan nyaman.

Dalam kesempatan itu, Sigit mengecek kesiapan pos terpadu dan sarana-prasarana yang disiapkan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan saat momen arus mudik dan balik Nataru 2025.

Misalkan mengantispasi apabila terjadi kecelakaan, kemudian ada peralatan yang digunakan untuk mengecek kondisi jalan, ada drone yang bisa digunakan untuk mengcapture pelanggaran yang terjadi dengan sistem ETLE, kata Sigit usai meninjau, Senin (22/12).

Sigit juga mengungkapkan, di command center ini juga bisa memantau kondisi terkini di seluruh jalur Tol se-Indonesia. Menurut Sigit, hal ini wujud komitmen dari menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto, mewujudkan mudik yang aman sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Di dalam juga kita bisa mengecek kondisi terakhir dari seluruh jalur tol di Indonesia, baik di Jateng, Jabar, Jatim, termasuk jalur yang terdampak nencana di Medan. Sesuai arahan Presiden, terkait dengan pelayanan mudik dan ibadah serta pergantian tahun dapat diberikan layanan terbaik, ujar Sigit.

Dari pantauannya, arus lalu lintas masih terpantau normal. Namun, memang terjadi peningkatan sebesar 21 hingga 22 persen.

Dengan terjadinya peningkatan, Sigit memastikan jajaran Korlantas Polri sudah menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas. Hal itu dilakukan untuk mengurai kemacetan akibat tingginya volume kendaraan.

Strategi apabila ada kemcaten, muali dari rekayasa contraflow one way, semua dipersiapkan agar berjalan dengan baik, ucap Sigit.

Tak lupa, Sigit kembali menekankan kepada seluruh jajaran untuk terus memantau seluruh perkembangan informasi soal prediksi cuaca maupun potensi bencana alam yang dikeluarkan oleh BMKG.

Tahun ini kita menghadapi situasi bencana dengan curah hujan tinggi, termasuk tergenang air sampai dengan banjir, perlu disiapkan jalur alternatif, kami mengingatkan jajaran memantau dan persiapkan dengan baik, papar Sigit.

BMKG terus diikuti kemudian setiap informasi yang ada bisa ditindaklanjuti, ada aplikasi yang bisa diinformasikan ke masyarakat. Ini penting sehingga yang akan melaksnaakan kegiatan dapat terinformasi menjadi masukan untuk mengambil pilihan pada saat akan melaksanakan mudik, tambah Sigit sekaligus mengakhiri.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menhub Dudy dan Seskab Teddy Kunjungi Posko Pusat Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengunjungi Posko Pusat Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (22/12).

Pada kunjungan ini Menhub Dudy mengapresiasi seluruh Kementerian dan Lembaga, serta Badan Usaha Milik Negara dan operator transportasi swasta yang telah bersinergi dalam memperlancar pergerakan masyarakat pada angkutan Nataru 2025/2026. Dengan komunikasi dan koordinasi antar stakeholder transportasi, masyarakat dapat bepergian dengan aman dan lancar.

“Sinergi antara stakeholder adalah kunci lancarnya pergerakan masyarakat selama Angkutan Nataru. Contoh nyata yang kami apresiasi adalah kerjasama berbagai pihak untuk memperlancar angkutan penyeberangan di rute Merak-Bakauheni,” papar Menhub Dudy.

Menhub Dudy menyebut pada penyeberangan Jawa-Sumatera, sejak periode angkutan Nataru tahun lalu, Kemenhub bersama dengan stakeholder terkait berupaya memecah pergerakan masyarakat ke tiga Pelabuhan, yakni Pelabuhan Ciwandan dan Pelabuhan Bojonegara yang dikelola oleh Pelindo serta Pelabuhan Merak yang dikeola oleh PT ASDP Indonesia Ferry.

“Tahun ini, kami tambah lagi ke Pelabuhan Bandar Samudera, sehingga menjadi empat pelabuhan,” imbuh Menhub.

Secara keseluruhan, kolaborasi dan sinergi dilakukan pada sektor transportasi darat, laut, udara maupun perkeretaapian untuk mendukung pergerakan masyarakat. Pada sektor transportasi darat, pemerintah telah menyiapkan 31.433 unit bus dengan kapasitas 1,21 juta penumpang. Lalu pada transportasi laut, disiapkan 715 unit kapal laik laut yang mampu menampung hingga 2,89 juta penumpang.

Untuk mendukung pergerakan masyakarat melalui udara dan penyeberangan, telah disiapkan 388 unit pesawat dengan kapasitas 7,69 juta penumpang dan 253 unit apal dengan kapasitas 5,01 juta penumpang.

Pada transportasi kereta api, sebanyak 2.670 unit sarana dan trainset telah disiapkan. Adapun kapasitas angkutnya sebanyak 3,5 juta penumpang antar kota, 2,9 juta penumpang regional dan 51,6 juta penumpang commuter.

Kesiapan sarana transportasi didukung oleh para operator, meliputi Perum Damri, Pelni, ASDP Ferry, PT KAI, Operator KA BUMD, Garuda, Citilink, Pelita Air serta operator swasta baik transportasi darat, transportasi laut dan penyeberangan, transportasi kereta api, maupun transportasi udara.

Selanjutnya Menhub menyatakan, untuk memastikan kebijakan, langkah operasional, serta respon lapangan berjalan terpadu dan tepat waktu, koordinasi lintas sektor dilakukan melalui Posko Pusat Angkutan Nataru 2025/2026 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan.

Seskab Teddy berpesan kepada seluruh stakeholder terkait agar memastikan pelayanan masyarakat selama masa angkutan Nataru 2025/2026 berjalan maksimal dan lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Posko ini bagus sekali, mohon semua yang terlibat saling melengkapi sehingga harapannya tidak ada kecelakaan karena kelalaian petugas. Jika ada kesulitan langsung sampaikan sehingga bisa segera tertangani,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini para pimpinan Badan Usaha Milik Negara sektor transportasi serta Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kemenhub.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Layanan SIM Keliling Jakarta Hari Ini: Lokasi, Syarat, dan Biayanya

Ditlantas Polda Metro Jaya kembali membuka layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Keliling di lima titik Jakarta pada Selasa (23/12). Layanan ini beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, sebagaimana diumumkan melalui akun X resmi @tmcppoldametro.

Layanan SIM Keliling diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku SIM A dan SIM C. Sementara itu, pemilik SIM B yang masa berlakunya habis wajib melakukan perpanjangan di kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) karena perbedaan ketentuan dokumen.

Untuk mempermudah akses, Ditlantas Polda Metro Jaya membuka lima lokasi pelayanan sebagai berikut:

  • Jakarta Timur: Mall Grand Cakung

  • Jakarta Utara: LTC Glodok

  • Jakarta Selatan: Samping Universitas Trilogi

  • Jakarta Barat: Lobi Selatan Mall Ciputra

  • Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng

Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini diwajibkan membawa SIM asli yang akan diperpanjang, KTP, serta fotokopi dokumen masing-masing. Setibanya di lokasi, pemohon harus mengisi formulir, menjalani tes kesehatan, dan tes psikologi.

Biaya perpanjangan SIM mengacu pada PP Nomor 76 Tahun 2020 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di lingkungan Polri, yakni:

  • Rp80.000 untuk perpanjangan SIM A

  • Rp75.000 untuk perpanjangan SIM C

Selain itu, terdapat biaya tambahan berupa tes psikologi sebesar Rp37.500 dan asuransi sebesar Rp50.000.

Dengan dibukanya layanan SIM Keliling ini, Ditlantas Polda Metro Jaya berharap proses perpanjangan SIM dapat berjalan lebih cepat dan mudah bagi masyarakat di berbagai wilayah Jakarta.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah, Berawan, dan Hujan Ringan di Beberapa Wilayah

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca bervariasi mulai dari cerah, cerah berawan, hingga hujan ringan di wilayah DKI Jakarta sepanjang hari ini, Selasa (23/12).

Berdasarkan informasi dari laman resmi BMKG, pada pagi hari sejumlah wilayah Ibu Kota masih diselimuti cuaca cerah. Wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur diprediksi cerah, sementara Jakarta Utara berada dalam kondisi cerah berawan. Di sisi lain, Kepulauan Seribu diperkirakan berawan pada pagi ini.

Memasuki siang hari, BMKG memprediksi cuaca cerah merata di seluruh wilayah Jakarta. Kondisi cerah diprakirakan terjadi di Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Namun, perubahan cuaca diperkirakan terjadi pada sore hari. Kepulauan Seribu masih berada dalam kondisi cerah, sementara Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat berpotensi cerah berawan. Adapun wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan.

Pada malam hari, hujan ringan diprediksi turun di beberapa wilayah, yakni Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat. Sementara Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur diramal berawan.

BMKG mencatat suhu udara di Jakarta hari ini berada pada kisaran 24–31 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan mencapai 65–96 persen.

Prakiraan cuaca ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi masyarakat yang beraktivitas sepanjang hari, khususnya di wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Daftar Lengkap Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini, Cek Jam Layanannya

Polda Metro Jaya kembali menyediakan layanan Samsat Keliling di 14 titik wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) pada Selasa (23/12) untuk mempermudah masyarakat melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Layanan Samsat Keliling ini meliputi pengesahan STNK tahunan, Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), serta SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan). Informasi titik lokasi dan jam operasional dibagikan melalui akun resmi TMC Polda Metro Jaya @tmcpoldametro di platform X.

Berikut daftar lokasi pelayanan Samsat Keliling di Jadetabek:

Jakarta

  • Jakarta Pusat: Halaman parkir Samsat Jakarta Pusat dan Lapangan Banteng (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Utara: Halaman parkir Samsat Jakarta Utara dan Masjid Al-Musyawarah Kelapa Gading (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Barat: Mal Citraland (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Selatan: Halaman parkir Samsat Jakarta Selatan (09.00–15.00 WIB) dan TMP Kalibata (09.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Timur: Kantor Kecamatan Pasar Rebo dan Pasar Induk Kramat Jati (08.00–14.00 WIB)

Tangerang Raya

  • Kota Tangerang: Alun-alun Cibodas dan Parkiran Busway Foodmosphere (09.00–13.00 WIB)

  • Serpong: Halaman parkir Samsat Serpong (08.00–15.00 WIB) dan ITC BSD (16.00–19.00 WIB)

  • Ciledug: Giant Poris Gaga Indah dan Metland Cyber City Cipondoh (09.00–14.00 WIB)

  • Ciputat: Halaman parkir Samsat dan Kantor Kelurahan Pondok Betung (09.00–12.00 WIB)

  • Kelapa Dua: Halaman Gtown Square Gading (08.00–14.00 WIB)

Bekasi

  • Kota Bekasi: KFC Zamrud (09.00–12.00 WIB)

  • Kabupaten Bekasi: Pasar Bersih Cikarang Baru (09.00–12.00 WIB)

Depok

  • Depok: Halaman parkir Samsat Depok (08.00–14.00 WIB) dan RS Bhayangkara Brimob (08.00–12.00 WIB)

  • Cinere: Kantor Kelurahan Pondok Petir (08.00–12.00 WIB)

Persyaratan Layanan Samsat Keliling

Untuk mengakses layanan, pemohon wajib membawa:

  • KTP asli beserta fotokopi

  • BPKB beserta fotokopi

  • STNK beserta fotokopi

Selain itu, kendaraan tidak memiliki tunggakan pajak lebih dari satu tahun. Adapun layanan Samsat Keliling hanya melayani pembayaran PKB tahunan, sedangkan untuk pajak lima tahunan dan ganti pelat nomor, masyarakat harus datang langsung ke kantor Samsat terdekat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News