Beranda blog Halaman 596

Presiden Prabowo Pimpin Ratas Bahas Percepatan Penanganan Bencana dan Kesiapan Libur Nataru

Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih ke kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/12), untuk membahas penanganan bencana di Sumatra serta kesiapan menghadapi liburan natal dan tahun baru (Nataru).

Pertemuan tersebut digelar setelah Presiden Prabowo melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak bencana.

Dalam pembahasan terkait penanganan bencana, Presiden Prabowo menekankan pentingnya percepatan pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak.

“Pembangunan hunian sementara dan hunian tetap untuk seluruh warga terdampak bencana di Sumatra. Presiden ingin secepat mungkin segera selesai terbangun,” ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya.

Selain itu, Presiden juga menaruh perhatian pada pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi. Presiden meminta agar kebutuhan tersebut dapat dipastikan terpenuhi secara menyeluruh.

“Penambahan secara maksimal alat berat dan truk air minum, persediaan air bersih, serta toilet portabel, terutama di lokasi yang paling terdampak,” tulis Seskab.

Dalam pertemuan tersebut turut dibahas kesiapan pemerintah dalam menghadapi liburan akhir tahun, termasuk stabilitas ketahanan pangan, harga kebutuhan pokok, serta perkembangan perekonomian nasional.

Pemerintah juga membahas pemberian insentif pada sejumlah sektor guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode libur akhir tahun.

“Pemberian insentif terhadap beberapa sektor untuk kelancaran liburan akhir tahun, terutama pengurangan harga secara signifikan untuk tarif jalan tol, tiket pesawat terbang, kereta api, kapal laut, serta fasilitas publik lainnya,” pungkas Seskab.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Ini Lokasi Samsat Keliling di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali menghadirkan layanan Samsat Keliling di sejumlah wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) pada Senin (15/12). Program ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) tahunan serta pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Santunan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas (SWDKLLJ).

Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun resmi X @tmcpoldametro, layanan Samsat Keliling hari ini tersedia di 22 lokasi yang tersebar di 13 wilayah Jadetabek. Di Jakarta Pusat, masyarakat dapat mengakses layanan di halaman parkir Samsat Jakarta Pusat dan Lapangan Banteng mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Sementara itu, di Jakarta Utara, layanan dibuka di halaman parkir Samsat Jakarta Utara serta Itali Mall Artha Gading pada jam operasional yang sama.

Untuk wilayah Jakarta Barat, Samsat Keliling hadir di Mal Citraland. Adapun di Jakarta Selatan, layanan tersedia di halaman parkir Samsat Jakarta Selatan hingga pukul 15.00 WIB serta di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB. Warga Jakarta Timur dapat mendatangi halaman Kantor Wali Kota Jakarta Timur dan Pasar Induk Kramat Jati.

Di luar wilayah DKI Jakarta, layanan Samsat Keliling juga hadir di Kota Tangerang, Serpong, Ciledug, Ciputat, Kelapa Dua, Kabupaten Bekasi, Depok, dan Cinere dengan jam operasional yang bervariasi. Namun, Samsat Keliling Kota Bekasi untuk hari ini ditiadakan.

Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini diwajibkan membawa KTP asli pemilik kendaraan, STNK, dan BPKB, masing-masing beserta fotokopi. Selain itu, kendaraan yang akan dibayarkan pajaknya tidak boleh memiliki tunggakan pajak lebih dari satu tahun.

Perlu diketahui, Samsat Keliling hanya melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tahunan. Sementara itu, untuk pembayaran pajak lima tahunan dan penggantian pelat nomor kendaraan, pemohon tetap harus datang langsung ke kantor Samsat terdekat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

SIM Keliling Jakarta Senin Ini, Ini Daftar Lokasi, Jam Operasional, dan Tarif Resminya

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali membuka layanan SIM Keliling Jakarta pada Senin guna memudahkan masyarakat dalam memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM). Layanan ini menjadi alternatif praktis bagi warga yang ingin memperpanjang SIM tanpa harus datang ke kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas).

Informasi tersebut disampaikan melalui akun resmi X @tmcppoldametro. Pelayanan SIM Keliling Polda Metro Jaya dibuka mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB dan tersebar di lima wilayah Jakarta.

Adapun lokasi SIM Keliling Jakarta hari ini meliputi Jakarta Timur di Mall Grand Cakung, Jakarta Utara di LTC Glodok, Jakarta Selatan di areal parkir Universitas Trilogi Kalibata, Jakarta Barat di Lobby Selatan Mall Ciputra, serta Jakarta Pusat di Kantor Pos Lapangan Banteng.

Ditlantas Polda Metro Jaya menegaskan bahwa layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku atau mendekati masa kedaluwarsa. Sementara itu, pemilik SIM B maupun SIM yang telah habis masa berlakunya diwajibkan melakukan pengurusan langsung di kantor Satpas karena perbedaan peruntukan dokumen.

Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini diminta membawa SIM asli yang akan diperpanjang dan KTP, masing-masing disertai fotokopi. Setibanya di lokasi, pemohon akan diminta mengisi formulir, menjalani tes kesehatan, serta tes psikologi sebagai bagian dari prosedur perpanjangan SIM.

Terkait biaya, perpanjangan SIM mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di lingkungan Polri. Biaya perpanjangan SIM A sebesar Rp80.000 dan SIM C sebesar Rp75.000.

Selain itu, pemohon juga dikenakan biaya tambahan berupa tes psikologi sebesar Rp37.500 serta asuransi sebesar Rp50.000. Dengan hadirnya layanan SIM Keliling ini, diharapkan masyarakat Jakarta dapat memperpanjang SIM secara lebih mudah, cepat, dan efisien.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

 

Cuaca Jakarta Hari Ini Menurut BMKG, Cerah Berawan dari Pagi hingga Malam

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca cerah hingga berawan akan mendominasi wilayah Jakarta sepanjang hari ini, Senin (15/12). Berdasarkan prakiraan resmi BMKG, tidak terdapat potensi hujan di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Pada pagi hari, cuaca berawan diperkirakan menyelimuti seluruh kawasan Jakarta, mulai dari Kepulauan Seribu hingga Jakarta Timur. Kondisi ini diperkirakan berlangsung merata di Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, serta Jakarta Timur.

Memasuki siang hari, cuaca berawan masih terjadi di wilayah Kepulauan Seribu. Sementara itu, sebagian besar wilayah daratan Jakarta diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan, meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Pada sore hari, BMKG memprakirakan cuaca berawan kembali merata di seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu dan lima kota administrasi lainnya.

Adapun pada malam hari, kondisi cuaca berawan masih berpotensi terjadi di wilayah Kepulauan Seribu. Sementara Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan diprakirakan mengalami cuaca cerah. Untuk wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur, cuaca cerah berawan diperkirakan akan menyelimuti kawasan tersebut.

BMKG juga mencatat suhu udara di Jakarta hari ini berada pada kisaran 24 hingga 33 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara berkisar antara 54 hingga 88 persen.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Evita Nursanty Dorong Kemandirian Industri Pertahanan Maritim Nasional

Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bersama PT PAL Indonesia mendorong penguatan kemandirian industri pertahanan maritim dalam negeri guna menciptakan dampak berganda (multiplier effect) bagi perekonomian nasional.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menegaskan bahwa industri maritim nasional sejatinya memiliki kemampuan yang mumpuni untuk membangun alat utama sistem persenjataan (alutsista), termasuk kapal perang. Namun, kesempatan dan kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada perusahaan domestik dinilai masih perlu diperluas.

“Sebenarnya mereka (industri dalam negeri) mampu untuk membangun. Diharapkan ke depan pemerintah memberikan kesempatan kepada perusahaan-perusahaan domestik,” kata Wakil Komisi VII DPR RI Evita Nursanty.

Dalam kunjungan tersebut, Evita menilai PT PAL Indonesia sebagai bukti konkret kekuatan industri pertahanan maritim nasional. Ia mengungkapkan bahwa nilai proyek kapal perang yang semula berkisar Rp2,5 triliun, kini dapat mencapai hingga Rp48 triliun, mencerminkan peningkatan signifikan dalam kapasitas dan kualitas produksi perusahaan.

Menurutnya, capaian tersebut membuktikan bahwa industri maritim dalam negeri tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan nasional, tetapi juga berpotensi bersaing di tingkat global.

Selain berdialog dengan manajemen PT PAL, Komisi VII DPR RI juga bertemu dengan perwakilan DPP Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) yang menaungi 342 perusahaan industri perkapalan dan sarana lepas pantai.

Evita menilai baik PT PAL maupun anggota IPERINDO memiliki kapasitas untuk memproduksi produk pertahanan maritim yang andal. Namun, ia menyoroti bahwa peluang produksi alutsista dalam negeri masih terbatas akibat minimnya porsi kepercayaan dan penugasan.

“Mereka menginginkan bahwa kesempatan diberikan kepada mereka, kesempatan kepada perusahaan-perusahaan domestik itu diperbesar. Sebenarnya mereka mampu,” katanya.

Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod mengatakan sejak Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto industri pertahanan dalam negeri sangat diperhatikan dan diberikan kesempatan untuk berkembang.

Terlebih, kata Kaharuddin, pembangunan ekosistem industri pertahanan dalam negeri akan mampu memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi minimal 1,2 persen.

“Ini sebenarnya memberikan minimal pertumbuhan ekonomi 1,2 persen hanya dari industri kapalnya,” ujarnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

BNN Terima Penghargaan Opsi KemenPANRB Atas Inovasi Layanan Rehabilitasi pada Kelompok Rentan

Badan Narkotika Nasional (BNN) meraih penghargaan Outstanding Public Service Innovations (OPSI) atas inovasi layanan rehabilitasi narkotika responsif anak yang dikembangkan oleh Loka Rehabilitasi BNN Batam melalui Program SERASI-BERJAYA, SINARI SEKOLAH (Sekolah dan Rehabilitasi Terintegrasi–Belajar Kelompok Teman Sebaya serta Skrining Asesmen Narkotika Terintegrasi di Sekolah).

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) dan secara simbolis diserahkan oleh Menteri PANRB, Rini Widyantini, kepada Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, pada Senin (15/12), di Aula Kementerian PANRB, Jakarta Selatan.

OPSI merupakan bentuk apresiasi KemenPANRB kepada unit pelayanan publik yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi berdampak nyata, berkelanjutan, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Program SERASI-BERJAYA, SINARI SEKOLAH yang digagas dan diimplementasikan Loka Rehabilitasi BNN Batam dinilai mampu menghadirkan terobosan layanan rehabilitasi narkotika yang adaptif, humanis, dan berfokus pada pemulihan berkelanjutan.

Kepala BNN RI, yang dalam kesempatan tersebut didampingi Kepala Loka Rehabilitasi BNN Batam, dr. Danu Cahyono, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan Kementerian PANRB. Menurutnya, inovasi pelayanan menjadi kunci dalam menjawab tantangan penanganan permasalahan narkotika yang kian kompleks, khususnya pada kelompok rentan seperti anak dan remaja.

Lebih lanjut, Kepala BNN RI menegaskan komitmen BNN untuk terus mendorong lahirnya inovasi pelayanan publik di seluruh satuan kerja, terutama dalam penguatan layanan rehabilitasi dan pemulihan penyalahguna narkoba sebagai bagian integral dari strategi nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Penghargaan OPSI ini diharapkan dapat memperkuat semangat reformasi birokrasi di lingkungan BNN sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan rehabilitasi narkoba yang diselenggarakan oleh negara, guna mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).

Presiden Prabowo Tinjau Langkat: Semua Kekuatan Negara Kita Kerahkan

Presiden Prabowo Subianto terus menegaskan bahwa pemerintah selalu hadir secara langsung untuk memastikan kondisi warga terdampak bencana tertangani dengan cepat, tepat, dan terukur. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam keterangannya kepada masyarakat saat meninjau posko pengungsi di MAN 1 Langkat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Sabtu (13/12).

Presiden menyampaikan bahwa sejumlah kekurangan yang masih dihadapi warga telah dilaporkan dan akan segera ditangani. Dalam keterangannya, Presiden juga menyoroti kebutuhan mendesak terkait ketersediaan air bersih dan air minum bagi masyarakat terdampak. 

“Saya datang melihat keadaan. Nanti kekurangan-kekurangan sudah dilaporkan kepada saya, segera kita atasi. Tadi dilaporkan oleh gubernur, kekurangan air bersih ya air minum,” ujar Presiden.

Sementara terkait percepatan perbaikan infrastruktur khususnya tanggul, Presiden turut menyoroti hal tersebut sebagai langkah pencegahan agar bencana serupa tidak terulang. Presiden menyatakan bahwa seluruh kekuatan negara dikerahkan untuk mendukung upaya tersebut.

“Perbaikan tanggul segera kita lakukan, Panglima TNI akan kerahkan, PU akan kerahkan, Angkatan Darat, Kepolisian akan kerahkan. Semua kekuatan kita. Alhamdulillah Sumatera Utara sudah lebih baik kondisinya sejak terakhir saya datang,” katanya.

Kepada masyarakat, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah akan terus memantau perkembangan penanganan bencana secara berkelanjutan.

“Saya akan terus memantau perkembangan dari hari ke hari, dari minggu ke minggu. Mudah-mudahan dengan kekuatan kita semua, kita bisa hadapi ini dan kita akan membantu semua,” ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden kembali menekankan bahwa masyarakat terdampak merupakan bagian dari keluarga besar bangsa Indonesia. Presiden Prabowo pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas dan relawan yang telah bekerja dalam penanganan bencana di wilayah Sumatra.  

“Saya kira itu yang ingin saya sampaikan. Terima kasih semuanya, semua petugas, semua relawan yang bekerja keras. Terima kasih yang sudah belasan hari di sini bekerja. Terima kasih semuanya,” tutupnya. 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Pastikan Penanganan Warga Terdampak Banjir di Langkat Berjalan Optimal

Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung posko pengungsian warga terdampak banjir di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Langkat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Sabtu (13/12). Peninjauan tersebut dilakukan Presiden untuk memastikan penanganan darurat bagi masyarakat berjalan dengan baik, serta kebutuhan dasar para warga terdampak terpenuhi.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo langsung meninjau area dapur umum yang menjadi pusat penyediaan makanan. Di tempat ini, Kepala Negara memastikan proses pengolahan dan distribusi makanan berjalan lancar, serta mencukupi kebutuhan seluruh warga terdampak yang berada di posko pengungsian.

Dari dapur umum, Presiden kemudian menuju area posko pengungsian yang saat ini menampung warga terdampak banjir. Di lokasi tersebut, tercatat sebanyak 299 kepala keluarga atau 1.015 jiwa mengungsi sementara sambil menunggu kondisi wilayah mereka memungkinkan untuk kembali ditinggali.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden berinteraksi langsung dengan warga terdampak banjir. Presiden menyapa satu per satu pengungsi, mendengarkan suara rakyat, serta menanyakan kondisi kesehatan dan kebutuhan sehari-hari mereka di lokasi pengungsian.

Selanjutnya, Presiden meninjau posko kesehatan yang disiagakan untuk memberikan layanan medis bagi para warga. Di sana, Presiden Prabowo berinteraksi dengan seorang ibu yang sedang memeriksakan anak laki-lakinya. Dengan menggunakan handuk kecil pribadinya, Presiden terlihat menyeka wajah anak laki-laki tersebut sembari mendoakan agar ia lekas sembuh. 

Kepada para pengungsi, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah akan terus hadir dan bekerja secara terpadu untuk menangani dampak bencana banjir di Kabupaten Langkat. Presiden menegaskan bahwa keselamatan dan pemulihan kehidupan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah.

“Semua warga yang mengalami musibah akan kita bantu karena saudara-saudara adalah bagian dari kami, semua kita adalah keluargamu. Kalian adalah keluarga kami, kami tidak akan tinggalkan kalian sendiri,” kata Presiden.

Kunjungan ini menjadi wujud nyata perhatian dan komitmen Presiden Prabowo dalam memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan terkoordinasi, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat terdampak. Kehadiran Presiden membawa senyum tersendiri bagi para warga terdampak di tengah bencana yang sedang mereka hadapi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Pastikan Penanganan dan Pemulihan Bencana Terkendali

Presiden Prabowo Subianto memastikan bahwa penanganan dan pemulihan bencana di sejumlah daerah terdampak berada dalam kondisi terkendali. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara usai menuntaskan kunjungan kerja selama dua hari ke wilayah terdampak bencana di Aceh dan Sumatera Utara, pada Sabtu (13/12).

“Ya, saya lihat keadaan terkendali. Saya cek terus,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangannya kepada awak media di Pangkalan TNI AU Soewondo, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah terus melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi di lapangan, khususnya di lokasi pengungsian. Kepala Negara menegaskan bahwa pelayanan terhadap para pengungsi berjalan dengan baik dan kebutuhan dasar masyarakat tetap terjaga.

“Di sana sini memang keadaan alam, keadaan fisik, ada keterlambatan sedikit. Tapi saya cek semua ke tempat pengungsi kondisi mereka baik, pelayanan pada mereka baik, suplai pangan cukup,” ungkap Presiden Prabowo.

Dalam kunjungannya, Presiden Prabowo meninjau sejumlah wilayah yang sempat terisolasi akibat bencana, di antaranya Takengon dan Bener Meriah. Presiden menekankan bahwa upaya pembukaan akses terus dilakukan secara maksimal oleh seluruh petugas di lapangan.

“Di tempat yang paling terisolasi, Takengon, kita kerja keras terus untuk membuka jalan. Bener Meriah juga, saya kira jembatan sudah berfungsi ya Bener Meriah,” ucap Presiden.

Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa jalur menuju Aceh Tamiang kini telah kembali tersambung sehingga distribusi bantuan dapat berjalan lebih lancar. Menurut Presiden, tersambungnya akses tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh petugas di lapangan yang telah bekerja secara maksimal.

“Saya kemarin dari Takengon, Bener Meriah, Tamiang, saya ke Tamiang. Tamiang sudah tembus, saya kira dari sini. Jadi, saya ucapkan terima kasih kepada semua petugas. Luar biasa pekerjaan mereka,” kata Presiden.

Terkait pemulihan jaringan listrik, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa proses tersebut masih menghadapi sejumlah kendala akibat kondisi alam dan medan yang berat. Presiden menambahkan bahwa sebagian wilayah masih terdampak banjir sehingga menghambat pemasangan jaringan listrik.

“Kemudian ada kendala-kendala. Sebagian masih banjir, sehingga kabel-kabel tidak bisa tembus. Tapi, insyaallah kita harapkan… Ya, mungkin satu minggu mudah-mudahan, ya,” lanjutnya.

Meski demikian, Presiden Prabowo mengingatkan agar semua pihak tetap realistis dalam menyikapi proses pemulihan. Presiden Prabowo pun mengapresiasi ketegaran masyarakat di wilayah terdampak bencana serta memastikan bahwa pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah lanjutan.

“Saya kira rakyat masih tegar, masih sabar. Saya disambut dengan sangat baik. Dan kita sudah rencanakan alokasi perumahan dan sebagainya, ya,” pungkas Presiden

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

BNPB Maksimalkan Jalur Darat dan Udara Kirim Logistik ke Wilayah Sulit Akses di Sumatra Utara

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (13/12).

Distribusi bantuan melalui jalur darat dipusatkan dari Bandar Udara Raja Sisingamangaraja XII (Bandara Silangit) dan dilaksanakan dengan dukungan BPBD setempat serta unsur TNI dan Polri. Penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di masing-masing wilayah terdampak guna memastikan bantuan diterima secara tertib, aman, dan tepat sasaran.

Melalui jalur darat, BNPB menyalurkan bantuan logistik dengan total berat 8.365 kilogram. Logistik tersebut mencakup kebutuhan dasar masyarakat, antara lain tenda keluarga, logistik pangan, air minum, perlengkapan tidur, serta peralatan pendukung lainnya, yang disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak seperti Desa Rampa, Kecamatan Sitahuis; Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara; GOR Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah; Kota Sibolga.

Selain melalui jalur darat, BNPB juga melaksanakan operasi distribusi logistik melalui jalur udara dari Bandar Udara Raja Sisingamangaraja XII (Bandara Silangit) menuju sejumlah titik krusial di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara. Operasi udara tersebut dilaksanakan pada hari yang sama dan berhasil diselesaikan sesuai rencana.

Dalam satu hari pelaksanaan, operasi udara mencatat empat sortie penerbangan helikopter yang menyalurkan hampir dua ton logistik, dengan total berat muatan sekitar 1.994 kilogram. Distribusi ini menjangkau wilayah-wilayah yang sulit diakses melalui jalur darat, sehingga memastikan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak tetap terpenuhi. Seluruh rangkaian misi distribusi dilaporkan telah dilaksanakan tanpa kendala berarti.

Operasi udara tersebut melibatkan tiga unit helikopter, yakni Helikopter PK-RTY tipe AS365-N2, Helikopter Bell 412 nomor registrasi HA-5176, serta Helikopter EC155-B1 nomor registrasi PK-VPD. Titik-titik tujuan distribusi meliputi Desa S. Kalangan, Lapangan Pandan, serta kawasan Puncak GM di Simanininggir.

Logistik yang disalurkan melalui jalur udara diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, antara lain beras, gula, mie instan, minyak goreng, dan sarden, serta kebutuhan pendukung lainnya seperti ransum, peralatan dapur, dan bahan bakar. Secara khusus, distribusi menggunakan Helikopter Bell 412 dengan muatan sekitar 598 kilogram juga mengangkut kompor, alat masak, serta tiga unit drone guna mendukung kebutuhan komunikasi dan pemantauan di lapangan.

Pada kesempatan terpisah, Ketua MPR RI Ahmad Muzani melakukan kunjungan ke Bandara Silangit dan menyerahkan secara simbolis 2.000 paket bantuan berupa sembako dan obat-obatan bagi masyarakat terdampak di wilayah Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Kota Sibolga, dan Tapanuli Selatan. Kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya penanganan bencana di kawasan Tapanuli.

Rencana kunjungan langsung ke wilayah terdampak di Kabupaten Tapanuli Selatan batal dilaksanakan akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung. BNPB bersama pemerintah daerah dan unsur terkait terus melakukan koordinasi guna memastikan penanganan darurat serta proses pemulihan pascabencana berjalan optimal.

Sementara itu, berdasarkan informasi peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Provinsi Sumatera Utara berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada Sabtu (13/12).

BMKG mencatat potensi cuaca ekstrem tersebut terjadi di sejumlah wilayah, antara lain Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Langkat, Karo, Deli Serdang, Simalungun, Dairi, Mandailing Natal, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Samosir, Padang Lawas Utara, dan Nias Utara, serta wilayah perkotaan seperti Kota Medan, Kota Sibolga, Kota Binjai, Kota Padangsidimpuan, dan Kota Gunungsitoli.

Selain wilayah daratan, BMKG juga mengingatkan potensi cuaca ekstrem di wilayah perairan, khususnya Danau Toba, serta sejumlah kecamatan di Kabupaten Nias, Toba, Asahan, Serdang Bedagai, Padang Lawas, dan Labuhanbatu Utara. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta gangguan transportasi darat dan perairan.

Menindaklanjuti peringatan tersebut, BNPB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca buruk, serta menjauhi wilayah rawan bencana. Pemerintah daerah dan BPBD setempat diminta terus memantau perkembangan cuaca dari instansi terkait dan menyebarluaskan informasi peringatan dini kepada masyarakat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News