Beranda blog Halaman 642

Mensos Paparkan Paradigma Baru Sekolah Rakyat di Forum PKN LAN 2025

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menjadi pembicara dalam Pameran Proyek Perubahan dan Seminar Nasional Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I Angkatan LXIV Tahun 2025 di Graha Makarti Bhakti Nagari, Kampus Aparatur Sipil Negara (ASN) Corporate University Lembaga Administrasi Negara (LAN) di Jakarta Pusat, Senin (24/11).
Hadir dalam acara, Kepala LAN Muhammad Taufiq, Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN, Tri Widodo Wahyu Utomo dan 40 peserta yang merupakan pejabat eselon I dan II dari berbagai Instansi.
Dalam paparannya, Gus Ipul menegaskan bahwa birokrat harus mampu melaksanakan visi-misi Presiden Prabowo Subianto ke dalam program pelayanan dan pemberdayaan yang menyentuh keluarga miskin, salah satunya melalui penyelenggaraan Sekolah Rakyat.
Gus Ipul menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan kebijakan afirmatif yang lahir dari perhatian Presiden terhadap keluarga miskin yang berada di desil 1-2 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Sekolah rakyat ini menarik. Ini adalah gagasan Bapak Presiden, yang terus terang saya sangat terharu karena presiden punya atensi luar biasa terhadap kelompok bawah yang perlu dibela,” kata dia.
Ia menyoroti fakta bahwa lebih dari empat juta anak usia sekolah tidak mengenyam pendidikan, belum bersekolah, putus sekolah, atau berpotensi putus sekolah. Mayoritas berasal dari keluarga desil terbawah dan tinggal di lingkungan yang tidak mendukung pembelajaran. Kondisi ini, menurutnya menjadi alasan mengapa diperlukan model pendidikan yang berbeda.
Karena itu, Presiden menetapkan Sekolah Rakyat berbasis boarding school agar anak-anak dari keluarga desil 1 hingga maksimal desil 2 dapat belajar dalam lingkungan yang aman dan terstruktur. “Tidak ada pembukaan pendaftaran yang ada adalah seleksi berdasarkan desil, dikunjungi rumahnya, (bila) cocok, masuk SD, SMP, SMA. Tentu ada proses pembelajaran yang sudah disiapkan,” jelasnya.
Pendekatan Sekolah Rakyat tidak hanya memfasilitasi pendidikan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan keluarga. “Anaknya nanti sekolah, orang tuanya diberdayakan, rumahnya yang tidak layak huni dibantu. (Orang tuanya) didorong untuk menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP),” jelas Gus Ipul.
“Kalau dia jadi anggota KDMP nanti dia sebagai pembeli sekaligus pemilik. Dia misalnya menerima bansos, belanjanya di KDMP, nanti setiap akhir tahun dia akan dapat sisa hasil usaha (SHU),” tambahnya.
Tidak hanya itu, Menurut Gus Ipul seluruh keluarganya juga mendapat fasilitas Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan makan bergizi gratis (MBG) lansia. “Nanti juga ada  MBG bagi keluarganya yang lansia maupun yang penyandang disabilitas. Jadi dengan demikian ini nanti kalau berhasil akan menjadi model,” kata Gus Ipul.
Menurut Gus Ipul, tahun ini sekolah rintisan menampung hampir 16 ribu siswa. Pada 2026 ditargetkan 40 ribu siswa, kemudian meningkat di atas 100 ribu pada 2027, dan melampaui 200 ribu pada tahun selanjutnya. Presiden menargetkan setiap kabupaten kota memiliki satu Sekolah Rakyat.
“Harapan presiden setiap kabupaten/ kota memiliki satu Sekolah Rakyat dengan kapasitas seribu siswa SD, SMP, SMA. Kalau sampai ada 500 sekolah permanen  maka bisa menampung 5 ribu atau 500 ribu siswa lebih,” kata Gus Ipul.
Gus Ipul menegaskan bahwa tujuan akhir dari program ini bukan hanya memastikan anak lulus, tetapi juga mendorong keluarga naik kelas sehingga tidak lagi bergantung pada bantuan sosial.
“Intinya anaknya lulus keluarganya naik kelas, sudah tidak boleh terima bansos lagi, jadi bareng ini. Ini inovasi dan satu paradigma baru yang terintegrasi di era Bapak Presiden Prabowo,” jelasnya.
Gus Ipul mengajak seluruh pesert untuk mampu memimpin perubahan dengan memahami paradigma baru pembangunan sosial. Ia menekankan bahwa Kementerian Sosial kini berupaya membentuk cara pandang baru. “Kita sedang bekerja bagaimana kita merupakan mindset publik, bahwa bansos sementara, berdaya selamanya,” tegas Gus Ipul.
Menutup paparannya Gus Ipul mengajak para pemimpin birokat dari berbagai instansi yang menjadi perserta untuk bersatu dan menjadi penggerak pengentasan kemiskinan.

“Kemiskinan adalah isu yang menyatukan tanggung jawab. Birokrasi harus menjadi bahasa pemersatu, transformasi tidak terjadi di podium, tetapi terjadi di lapangan dan kepemimpinan birokrasi adalah penggeraknya,” kata Gus Ipul menutup paparannya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wali Kota Padang Dorong AYCM Jadi Event Tahunan: “Kebanggaan Bagi Kota Padang”

Seminar international ASEAN Youth Creative Meeting (AYCM) 2025 ditabuh di Kota Padang, 23-26 November 2025. Kegiatan yang mempertemukan pemuda dari sejumlah negara ASEAN itu berlangsung hangat di Convention Hall Universitas Andalas (Unand), Senin (24/11).

Wali Kota Padang Fadly Amran yang didapuk menyampaikan salam pembuka, berharap kegiatan AYCM dilaksanakan secara reguler. Menjadi iven tahunan yang selalu dihadiri pemuda dari berbagai belahan negara.

“Tentunya kami mengucapkan terimakasih kepada pihak penyelenggara, kita berharap kegiatan ini dilaksanakan secara reguler, menjadi iven tahunan dan tentunya menjadi kebanggan bagi Kota Padang ke depannya,” ucap Fadly Amran di depan seluruh peserta yang memadati Convention Hall Unand.

Di kesempatan itu, Fadly Amran juga menyampaikan pandangannya tentang peran strategis generasi dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kreatif. Disebutkannya, hampir 70 persen konten dalam ekosistem ekonomi kreatif saat ini dihasilkan oleh pemuda. Semua itu melalui berbagai kontribusi penguatan creative economy house, akselerasi ekonomi digital, diplomasi perdamaian, dan kolaborasi pimpinan.

“Semoga kegiatan AYCM ini tidak saja menjadi ruang untuk bertukar ide dan pendapat, tetapi juga representasi gerakan yang mendorong aktivasi perubahan serta memperkuat posisi pemuda sebagai aktor utama,” harapnya.

Sementara itu, Rektor Unand, Effa Yonedi mengajak seluruh peserta untuk terlibat aktif dalam program AYCM. Memanfaatkan kesempatan untuk saling belajar, menghadapi tantangan, dan membiarkan kreatifitas menuntun generasi muda menuju hal baru.

“Ide generasi muda saat ini dapat menjadi inovasi yang memperkuar ASEAN di masa mendatang,” katanya.

Ketua Umum DPP KNPI, Muhammad Ryano Panjaitan ikut menegaskan bahwa AYCM 2025 menjadi katalis kreativitas pemuda ASEAN. Para delegasi diharapkan memiliki komitmen pada penguatan kerjasama, pengembangan ekonomi kreatof, dan pembentukan jejaring kolaboratif berkelanjutan.

“Future itu sesuatu yang kita harus kita ciptakan,” ajaknya.

Di kegiatan AYCM juga hadir Menpora Eric Tohir yang diwakili Deputi Layanan Kepemudaan, Yohan. Selain itu tampak hadir Anggota Komisi VII DPR-RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, serta sejumlah undangan lainnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Hari Guru Nasional 2025: Plt Gubernur Riau Tekankan Peran Guru sebagai Pondasi Kemajuan Bangsa

Pada Peringatan Hari Guru Nasional 2025, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan bahwa peran krusial guru sebagai pondasi kemajuan bangsa. Ia menyebut bahwa Indonesia hanya akan maju jika guru terus bergerak dengan hati, inovasi, dan dedikasi.
Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025 yang juga bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ini mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat.”
Pada upacara peringatan yang digelar di halaman Kantor Gubernur Riau, Selasa (25/11), SF Hariyanto menjelaskan, tema tersebut bukan hanya slogan, namun sebuah kenyataan yang harus dipertahankan.
Plt. Gubernur Riau juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh guru di Indonesia. Ia percaya bahwa saat guru melesat maju dengan hebat, maka bangsa akan melesat lebih cepat.
“Guru hebat adalah guru yang mengajar dengan hati, menanamkan karakter, beradaptasi dengan teknologi, dan terus berinovasi. Hari ini, Indonesia berdiri tegak dengan semangat para guru,” ujarnya.
SF Hariyanto melanjutkan, pemerintah saat ini tengah menyiapkan langkah besar berupa sentralisasi tata kelola guru dan tenaga kependidikan. Program tersebut bertujuan untuk memastikan kesejahteraan guru yang lebih merata dan tepat waktu, distribusi tenaga pendidik yang lebih adil hingga ke daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), serta pemberian kepastian status bagi guru honorer.
“Semua ini dilakukan agar bapak dan ibu tidak lagi terbebani urusan administrasi dan dapat fokus pada tugas paling mulia yaitu mendidik dan membentuk masa depan bangsa,” tambahnya.
Plt. Gubernur juga menegaskan bahwa sejumlah Program Prioritas 2025 terus diperkuat, termasuk Wajib Belajar 13 Tahun, peningkatan literasi, serta penguatan teknologi pembelajaran. Menurutnya, seluruh program tersebut hanya akan berhasil apabila didukung oleh peran guru yang penuh semangat.
Ia mengajak seluruh pendidik untuk terus beradaptasi dengan perubahan. Ia ingin guru bekerja lebih cerdas, lebih fokus, dan lebih bermakna.
Menutup amanatnya, SF Hariyanto mengajak seluruh guru menjadikan momentum Hari Guru Nasional ini sebagai pengobar semangat baru. Untuk terus mengabdi dan mendidik dengan hati tanpa henti.

“Jadikan hari ini sebagai kesempatan memperbarui semangat mendidik dengan hati dan mengabdi tanpa henti,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wali Kota Batam Amsakar Ajak Warga Aktif Sampaikan Aspirasi Lewat Reses DPRD

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak warga untuk aktif menyampaikan kebutuhan dan persoalan wilayah melalui kegiatan reses DPRD Batam, karena menurutnya pembangunan yang baik harus lahir dari suara masyarakat yang merasakan langsung kondisi di lapangan.

Hal itu ditegaskan Amsakar saat menghadiri kegiatan reses Anggota DPRD Kota Batam, Novela F. Sinaga, masa persidangan I tahun sidang 2025 di fasilitas umum Pendopo Cluster Cendrawasih Merak, Perumahan KDA, Senin (24/11) malam.

Amsakar menjelaskan bahwa reses merupakan amanah negara yang diberikan kepada anggota legislatif untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung. Agenda ini menjadi bagian penting dalam menentukan arah dan skala prioritas pembangunan.

“Reses adalah agenda yang diamanahkan negara kepada anggota DPRD dalam konteks menyerap aspirasi warga, mendengar keluh kesah masyarakat, yang kemudian menjadi dasar perumusan program,” ujarnya.

Untuk itu, Amsakar mengajak warga lebih aktif menyuarakan kebutuhan wilayah masing-masing melalui anggota DPRD Batam. “Saya percaya pembangunan tidak bisa dilakukan hanya dari belakang meja. Pembangunan harus lahir dari suara masyarakat. Mari bersama-sama kita bangun Batam agar semakin maju,” ujarnya.

Ia melanjutkan, pembangunan tidak hanya bertumpu pada perencanaan teknokratis pemerintah, tetapi harus menjawab kebutuhan nyata yang dirasakan masyarakat di lapangan.

“Di momentum ini, silakan masyarakat menyampaikan aspirasi. Karena apa yang kita bangun hari ini harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ucapnya.

Amsakar menjelaskan bahwa penyusunan rencana pembangunan di Batam dilakukan melalui berbagai tahapan. Mulai dari reses anggota DPRD, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota, serta penyusunan rencana kerja perangkat daerah yang disesuaikan dengan RPJMD Kota Batam.

Melalui mekanisme tersebut, pemerintah berupaya menyelaraskan visi pembangunan dengan kemampuan keuangan daerah.

Ia menyebutkan, total kebutuhan pembangunan yang diusulkan masyarakat dan perangkat daerah mencapai sekitar Rp9 triliun. Sementara kemampuan anggaran daerah baru berada di kisaran Rp4,2 triliun.

“Artinya, sekitar Rp5 triliun usulan belum dapat terakomodasi. Karena itu negara harus mengambil kebijakan dengan melihat mana yang menjadi prioritas,” jelasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wali Kota Sachrudin Minta Inspektorat Perkuat Pengawasan dan Akuntabilitas Pemkot Tangerang

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, meminta seluruh jajaran Inspektorat Kota Tangerang untuk terus memperkuat pengawasan internal serta akuntabilitas tata kelola pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Pesan tersebut ia sampaikan saat membuka kegiatan Gelar Pengawasan dan Pemantauan Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Inspektorat Kota Tangerang, Senin (24/11), di Hotel Trembesi BSD.

“Pengawasan dan pemantauan tindak lanjut merupakan bagian penting dalam membangun budaya kerja yang transparan, profesional, dan berintegritas. Di tengah era keterbukaan informasi dan tingginya tuntutan publik, tata kelola yang baik bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban,” ujar Sachrudin.

Ia menginstruksikan agar seluruh hasil pengawasan dapat ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan konsisten.

“Kecepatan dan ketepatan tindak lanjut adalah cerminan keseriusan pemerintah daerah, khususnya OPD, dalam menjawab berbagai persoalan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Berdasarkan Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) 2025, Inspektorat Kota Tangerang telah merealisasikan 176 penugasan pengawasan dengan total 436 laporan hasil pengawasan. Dari penugasan tersebut, tercatat 10,36 temuan dengan 1.244 rekomendasi yang memerlukan tindak lanjut.

Sachrudin menegaskan bahwa pengawasan bukan untuk mencari-cari kesalahan, tetapi memastikan setiap langkah kerja sesuai aturan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Setiap rekomendasi adalah peluang untuk meningkatkan kinerja, memperkuat sistem, dan memastikan seluruh program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Tangerang,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Khofifah Ambil Sumpah 120 Kepala Sekolah, Fokus Tingkatkan Prestasi Pendidikan Jatim

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melantik dan mengambil sumpah/janji 120 kepala SMA, SMK, dan SLB Negeri di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya Senin (24/11), sebagai bentuk penghormatan terhadap marwah lembaga pendidikan dan tanggung jawab besar yang diemban para kepala sekolah baru.

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 800/1.3877/204/2025 tertanggal 17 November 2025.

Dalam amanatnya, Gubernur Khofifah menegaskan keyakinannya bahwa para kepala sekolah yang baru dilantik mampu menjalankan tugas dengan penuh integritas dan tanggung jawab. “Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Esa bersama kita,” ujar Gubernur Khofifah.

Gubernur Khofifah mengapresiasi capaian prestasi Jawa Timur yang berhasil menjadi juara umum berbagai olimpiade dan kompetisi nasional. Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan buah koordinasi yang solid antara SMA/SMK dengan sekolah jenjang SD dan SMP, meskipun pembinaan SD-SMP berada di bawah kewenangan kabupaten/kota.

“Ini kerja yang tidak sederhana, tetapi bisa dilakukan dengan sangat baik oleh para kepala sekolah dan dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Banyak pihak dari pusat bertanya ‘Kenapa Jawa Timur lagi?’ Karena kepala sekolahnya juga juara,” ungkapnya.

Khofifah menekankan, bahwa prestasi besar ini harus menjadi motivasi untuk semakin meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam menjaga integritas dan profesionalitas. Menurutnya, capaian yang tinggi justru menuntut tanggung jawab moral yang lebih besar.

Gubernur Khofifah juga menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh kepala sekolah agar terus melahirkan inovasi dan mendidik siswa-siswi dengan kualitas terbaik, baik dari sisi akademik maupun akhlak.

“Insya Allah, jika kita diberikan umur panjang, pemimpin-pemimpin negeri ini pada 2045 baik TNI, Polri, legislatif, eksekutif, maupun dunia usaha dan BUMN sebagian besar adalah siswa-siswi Jawa Timur yang panjenengan didik,” ucapnya.

Ia juga meminta para kepala sekolah untuk menyampaikan salam hormat kepada para guru, mentor, dan siswa yang telah mengharumkan nama Jawa Timur.

Mengakhiri sambutannya, Khofifah mengungkapkan rasa bangga atas prestasi luar biasa dunia pendidikan Jawa Timur sepanjang tahun 2025. Ia berharap para kepala sekolah yang baru dilantik dapat mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut. “Mempertahankannya memang tidak mudah, tetapi Insya Allah bisa,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Andra Soni Tekankan Akuntabilitas dan Transparansi Pemerintahan Desa

Gubernur Andra Soni menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dan para kepala desa dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa khususnya dalam pengelolaan anggaran yang akuntabel dan transparan. Gubernur menekankan pentingnya administrasi serta tertib dalam pertanggungjawaban keuangan desa.

“Semuanya harus siap mempertanggungjawabkan SPJ. Harus transparan dan taat aturan,” kata Andra Soni saat menghadiri acara Evaluasi Tugas Penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan Efisiensi Anggaran Desa Kabupaten Tangerang Tahun 2025, Sabtu (22/11).

Gubernur juga menyoroti hadirnya aplikasi Jaga Desa yang diluncurkan kejaksaan sebagai instrumen pemantauan transparansi pengelolaan dana desa. Aplikasi tersebut bisa menjadi pencegahan penyimpangan dan alat bantu proses pelaporan. Menurutnya, sejumlah kepala desa di Banten pernah berhadapan dengan masalah hukum, sehingga penguatan sistem pengawasan menjadi kebutuhan.

Di hadapan para kepala desa yang hadir, Andra Soni turut menjelaskan program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang fokus untuk pembangunan dan peningkatan jalan desa. Program ini jadi bentuk komitmen Pemprov Banten dalam mempercepat pemerataan pertumbuhan ekonomi di tingkat desa.

“Kalau ingin Indonesia maju, mulai dari desa. Tulang punggung pembangunan itu desa. Di Tangerang, saya lihat banyak jalan desa yang masih perlu diperbaiki,” ujar Gubernur.

Keadilan anggaran juga menurutnya bukan sekadar pemerataan melainkan memprioritaskan wilayah yang paling membutuhkan. Termasuk desa-desa di Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang.

Oleh sebab itu, gubernur menegaskan komitmennya untuk meningkatkan bantuan keuangan kepada desa secara bertahap. Meski kondisi ekonomi belum sepenuhnya pulih, kenaikan bantuan tetap direncanakan.

“Tahun 2026, Insya Allah dari 100 juta naik menjadi 120 juta. Ini komitmen kami dan akan terus kami tingkatkan,” ungkapnya.

Andra Soni berharap peningkatan pendapatan daerah dapat diperkuat melalui kedisiplinan masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor. Dengan 66 persen pendapatan PKB menjadi bagian fiskal kabupaten dan kota, maka peningkatan penerimaan akan memberi ruang lebih besar bagi pembangunan desa.

Terakhir, Gubernur memuji sinergi dengan Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dalam berbagai sektor. Mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pengembangan sekolah negeri baru dan peningkatan layanan dasar masyarakat.

“Pemkab Tangerang memiliki fiskal kuat, namun wilayahnya luas sehingga perlu kerja keras yang konsisten. Saya bersyukur Bupati selalu ada untuk masyarakat bahkan menjaga kebugarannya dengan rutin bermain bola,” katanya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Walikota Denpasar Terima Kunjungan Kajari Agus Setiadi, Sampaikan Terima Kasih dan Perpisahan

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menerima kunjungan Kajari Denpasar, Agus Setiadi di Kantor Walikota Denpasar, Rabu (22/10). Pertemuan yang lebih kepada silaturahmi ini guna mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Denpasar yang telah bekerjasama selama ini sekaligus berpamitan dengan Walikota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Kajari Denpasar Agus Setiadi mengungkapkan selama 2 tahun menduduki jabatan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Denpasar, Agus Setiadi mendapat tugas baru menjadi Asisten Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Provinsi Jawa Barat.

Agus Setiadi mengatakan menduduki jabatan sebagai Kajari Denpasar memberikan banyak pengalaman. Hal ini baik dari pelaksanaan tugas pokok dan fungsi, sinergitas serta kolaborasi dalam mendukung pembangunan di Kota Denpasar.

Agus Setiadi juga menyampaikan permohonan maaf bila selama bertugas ada hal-hal yang kurang berkenan. Dimana hal tersebut lebih kepada ketidaksengajaan yang merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pokok dan fungsi.

“Tidak banyak kata yang bisa saya ucapkan selain terima kasih dan mohon maaf, terimakasih juga atas rasa kekeluargaan ini dengan tetap menjunjung tinggi profesionalisme diantara jajaran Forkopimda, sekali lagi terima kasih,” ujarnya.

Sementara Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara memberikan apresiasi atas sinergitas yang solid selama ini antara Pemkot Denpasar bersama Forkopimda Kota Denpasar, khususnya dengan Kejaksaan Negeri Denpasar.

“Karenanya keberhasilan saat ini tidak lepas dari dukungan Kejari Denpasar,” tambahnya.

Jaya Negara juga mengucapkan terima kasih atas sinergitas yang telah dibangun serta berbagai inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Denpasar. Pihaknya juga mendoakan silahturahmi yang baik ini dapat terjalin juga di tempat yang baru.

“Tentunya sinergitas dan kebaikan yang telah dirajut selama ini dapat terus dilanjutkan untuk mendukung pembangunan serta kemajuan Kota Denpasar,” tandas Jaya Negara.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur DKI Jakarta Dorong Transformasi Kota Global Lewat AsiaBerlin Summit 2025

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, hadir sebagai pembicara utama pada pembukaan AsiaBerlin Summit 2025 di Rotes Rathaus, Berlin, Jerman, pada Senin (24/11). Forum tahunan ini mempertemukan pemimpin kota, investor, pembuat kebijakan, dan ekosistem teknologi dari Eropa dan Asia untuk memperkuat kolaborasi inovasi global. Kehadiran Gubernur Pramono sekaligus menandai momentum diplomatik penting dalam peringatan 31 tahun kemitraan Sister City Jakarta–Berlin yang telah terbangun sejak 1994.

Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menekankan visi besar Jakarta dalam dekade transformasi. “Tujuan kami adalah membawa Jakarta masuk ke jajaran 50 kota global terdepan pada tahun 2030. Transformasi tidak bisa dilakukan sendirian—kami membutuh­kan kemitraan global, dan Berlin adalah mitra strategis dalam perjalanan ini,” ujarnya di hadapan delegasi internasional.

Ia kemudian memaparkan tiga prioritas pembaruan kota: peningkatan kualitas transportasi publik, penguatan kebijakan transisi energi, dan pembangunan ruang terbuka hijau. Ia menyebut perencanaan perluasan jaringan Transjabodetabek ke 7 daerah penyangga, peningkatan penggunaan bus listrik dari 420 unit menjadi 10.047 pada 2030, serta pembangunan 300 Ruang Terbuka Hijau (RTH) baru sebagai langkah konkret yang tengah berjalan.

“Kami sedang membangun kota yang lebih hijau, lebih bersih, dan lebih manusiawi—bukan hanya modern secara infrastruktur, tetapi juga berkelanjutan,” tegasnya.

Tak datang sendiri, Gubernur Pramono juga membawa sejumlah startup Indonesia untuk menunjukkan kekuatan ekosistem digital tanah air. Di antaranya Crustea yang menghadirkan IoT untuk budidaya perikanan berkelanjutan; Indera Agri dengan precision farming; hingga Inspigo yang mengembangkan pendidikan AI on-demand.

Langkah ini menegaskan peran Jakarta sebagai bagian dari lanskap inovasi Asia. Gubernur Pramono juga menegaskan bahwa Jakarta bukan hanya konsumen teknologi global—kami juga produsen ide, talenta, dan inovasi dari Asia Tenggara.

Menutup pidatonya, Gubernur Pramono menyampaikan ajakan kolaborasi dan keberlanjutan hubungan kedua kota.

“Jakarta dan Berlin berbagi tantangan yang sama—mobilitas, perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, dan kesenjangan. Daripada berjalan sendiri, kita dapat menjadi contoh bahwa kota-kota dunia bisa bekerja bersama untuk mencari solusi, bukan sekadar kompetisi. Saya mengundang Berlin untuk hadir di Jakarta dan membangun masa depan bersama,” tuturnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Kalsel Lepas Kontingen PGRI ke PORSENIJARNAS 2025 di Bandung

Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Muhidin secara resmi melepas kontingen Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalsel yang akan berlaga pada Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran Tingkat Nasional (PORSENIJARNAS) 2025 di Bandung, Jawa Barat, 25–28 November 2025.

Prosesi pelepasan dilakukan melalui Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Muhamad Muslim, didampingi Ketua PGRI Kalsel, Abdul Rivai.

Dalam arahannya, Gubernur berpesan agar seluruh peserta menjaga kekompakan, sportivitas, dan menunjukkan penampilan terbaik demi mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

“Pak Gubernur menitip pesan agar seluruh peserta menjaga sportivitas, menjaga kekompakan, dan berjuang untuk membawa nama baik Kalimantan Selatan. Guru tidak hanya mengajar di sekolah, tetapi juga harus menunjukkan peran dan kontribusi di masyarakat melalui olahraga, seni, dan pembelajaran,” ujar Muslim saat pelepasan di Bandara Syamsuddin Noor, Banjarbaru, Selasa (25/11).

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi sangat mengapresiasi kerja keras PGRI Kalsel dalam mempersiapkan kontingen.

“Beliau berharap semoga perjuangan para guru Kalsel membuahkan hasil. Dengan semangat ‘haram manyarah, waja sampai kaputing’, kita optimis dapat meraih prestasi maksimal,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kalsel, Abdul Rivai, menyampaikan bahwa sebanyak 33 atlet akan mengikuti delapan cabang lomba. Tiga cabang telah dipertandingkan melalui video, yaitu konten kreator, video pembelajaran, dan paduan suara.

“Alhamdulillah, untuk cabang video paduan suara kita meraih juara 2 nasional, konten kreator juara 2, dan video pembelajaran peringkat 11 nasional. Ini menjadi modal awal yang sangat berharga,” jelas Rivai.

Sementara lima cabang yang dipertandingkan langsung di Bandung adalah Catur, Bulu tangkis, Tenis meja, Tari tunggal, Nyanyi solo.

Ia mengatakan bahwa PGRI Kalsel menargetkan minimal masuk lima besar nasional.

“Dengan dukungan masyarakat Kalsel dan semangat juang peserta, kami optimis bisa mencapai target ini,” ujarnya.

Rivai menambahkan bahwa PORSENIJARNAS kembali digelar setelah vakum hampir sepuluh tahun akibat pandemi.

Kontingen dilepas dengan semangat penuh harapan agar mampu mengharumkan nama Banua di tingkat nasional. “Haram manyarah, waja sampai kaputing” menjadi seruan bersama sebagai penyemangat menjelang keberangkatan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News