Beranda blog Halaman 650

Praktik Baik Lulusan PPG dalam Pengembangan Metode Pembelajaran di Sekolah Samarinda

Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) terus menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran di sekolah. Program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG) ini memberikan pengalaman mengajar nyata selama satu tahun serta materi pengembangan profesional yang relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.

Direktur PPG, Ferry Maulana Putra, menegaskan bahwa profesi guru memiliki peran strategis sekaligus mulia dalam membentuk masa depan peserta didik. Karena itu, guru perlu terus meningkatkan keterampilan dan kompetensi melalui jalur profesional seperti PPG.

“Menjadi guru adalah sebuah peluang karir dan profesi yang mampu menginspriasi dan memberikan dampak positif bagi murid. Guru juga merupakan profesi yang mulia, profesi yang mengharuskan terus terampil dan kompeten, serta mengikuti perkembangan pembelajaran masa kini. Lebih dari itu, profesi guru juga mendapatkan kesejahteraan tambahan melalui tunjangan bagi para lulusan PPG,” ungkap Direktur PPG, Ferry Maulana Putra, di Samarinda, Kamis (20/11).

Salah satu praktik baik datang dari Alexander Rendi Hm, guru Sejarah di SMA Negeri 1 Samarinda. Ia menuturkan bahwa PPG memberinya pemahaman baru tentang asesmen diagnostik awal untuk memetakan kemampuan murid sebelum memulai pembelajaran.

“Di PPG saya mengetahui sebuah asesmen awal yang bisa memetakan dan melihat kemampuan para murid. Dari hasil asesmen tersebut, saya membuat metode pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan mereka. Dan juga pada akhir pembelajaran saya dapat menganalisis serta mengevaluasi hasil pembelajaran sebagai bahan pertimbangan metode pembelajaran ke depan,” tutur Alex.

Senada dengan Alex, Aulia Nurul Efendi, juga menjelaskan sejumlah praktik baik hasil lulusan PPG. Ia merupakan lulusan PPG Guru Tertentu dan mengajar mata pelajaran Kimia. Menurutnya, dengan mengikuti PPG akan membuka wawasan yang lebih luas kepada guru dalam mengajar. Lebih dari itu, ia juga mendapatkan materi tentang pengelolaan sosial emosional yang berguna untuk mendampingi konseling murid di kelas.

“Sebagai lulusan PPG dan guru kimia, saya membuat metode pembelajaran dari media digital dan pemanfaatan Kecerdasaan Artifisial (AI). Di kelas saya membagi mereka ke dalam sejumlah kelompok dan mengajak mereka menemukan sejumlah rumusan kimia yang sesuai dari kartu yang dibagikan. Metode pembelajaran tersebut tentunya hasil terjemahan saya dari materi yang didapatkan saat mengikuti PPG,” tutup Aulia.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wamendiktisaintek Dorong Penguatan SDM dan Riset Perguruan Tinggi di Lombok Timur

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie melakukan kunjungan kerja ke dua perguruan tinggi di Lombok Timur, yakni STIKES Hamzar dan Universitas Hamzanwadi, pada Sabtu (22/11). Kunjungan ini bertujuan memperkuat dialog dengan sivitas akademika serta memantau langsung perkembangan riset dan pengembangan institusi pendidikan tinggi di wilayah timur Indonesia.

Dalam pertemuan bersama pimpinan perguruan tinggi, Wamen Stella menyampaikan program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yaitu Program Sekolah Garuda. Program ini dirancang untuk membuka akses pendidikan unggul bagi putra-putri berprestasi dari seluruh Indonesia, termasuk dari keluarga berpenghasilan rendah.

“Bapak Presiden ingin membuka akses bagi putra-putri terbaik bangsa, di manapun mereka berada dan dari latar belakang apapun, termasuk mereka yang berasal dari ekonomi bawah, agar dapat menyambung pendidikan dan mendapatkan pendidikan yang terbaik,” tutur Wamen Stella.

Penempatan Sekolah Garuda di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) merupakan strategi untuk mempersiapkan siswa unggulan sejak jenjang SMA agar mampu menembus perguruan tinggi terbaik dunia, khususnya di bidang sains dan teknologi.

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Hamzar saat ini menaungi program studi sarjana Keperawatan dan Kebidanan, dengan total mahasiswa sekitar 1.500. Pihak kampus menjelaskan bahwa mahasiswa secara berkelanjutan diterjunkan ke masyarakat sebagai bagian dari kegiatan akademik dan pengabdian, sehingga berbagai program yang dijalankan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas kesehatan di Lombok Timur.

Dalam diskusi bersama jajaran rektor, Wamen Stella menyampaikan bahwa Presiden tengah mencanangkan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar internasional, setelah kebutuhan dalam negeri terpenuhi. Wamen menyebut bahwa tenaga perawat Indonesia memiliki reputasi baik di berbagai negara karena karakter, etika, serta profesionalitas mereka. Namun, tantangan terbesar adalah kemampuan bahasa asing.

“Jadi perawat dan care giver kita ini memang sangat diminati oleh banyak pasar di luar negeri. Karena sudah terbukti perawat-perawat kita memiliki karakteristik yang baik secara kepribadian, secara tutur kata. Tapi kendalanya adalah bahasa,” ujar Wamen Stella.

Wamendiktisaintek berkunjung ke Universitas Hamzanwadi. Kampus ini berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Hamzanwadi dan saat ini menaungi 7 fakultas, 25 program studi sarjana, 2 program studi pascasarjana, serta 2 program profesi, termasuk program studi kedokteran yang baru dibuka.

Kepada Wamendiktisaintek, Rektor Universitas Hamzanwadi, Sitti Rohmi Djalilah memaparkan bahwa Universitas Hamzanwadi tengah memperkuat kapasitas riset untuk menuju research university dengan pembentukan berbagai pusat penelitian yang berfokus pada isu strategis nasional dan global.

“Direktorat penelitian dan pengabdian masyarakat membuat beberapa unit, yakni Pusat Penelitian dan Pengembangan GEDSI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion). Kemudian juga ada Pusat Penelitian Pengembangan Geopark, dan sudah membuka satu prodi pendidikan guru disabilitas, yang mulai tahun ajaran ini,” jelas Rektor Sitti.

Sementara itu, Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Shahibul Ahyan, memaparkan berbagai riset yang tengah dikembangkan, antara lain identifikasi bahan alami khas Lombok untuk proses pembuatan obat dan makanan, integrasi penelitian teknik untuk pertanian dan pelestarian budaya, penguatan riset mitigasi bencana, pengembangan wisata berbasis sejarah dan budaya, hingga penyusunan alat asesmen berbasis computerized test. DPPM terus mendorong penguatan edukasi dan penelitian meski masih menghadapi tantangan pendanaan, infrastruktur laboratorium, dan kemitraan riset di daerah.

Menanggapi Rektor Universitas Hamzanwadi, Wamen Stella mengapresiasi berbagai upaya riset dan pengabdian yang dilakukan serta menegaskan komitmen kementerian untuk memperluas dukungan bagi perguruan tinggi di wilayah timur Indonesia.

“Saya sangat mengerti tantangan-tantangannya. Terima kasih atas karya dan semangat seluruh dosen dan mahasiswa. Kementerian memiliki banyak program pendukung, termasuk pelatihan penulisan jurnal untuk daerah timur,” pungkas Wamen Stella.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wamendiktisaintek Tinjau Dua Calon Lokasi Sekolah Garuda Baru di Lombok Timur

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, melakukan peninjauan terhadap dua lokasi calon pembangunan Sekolah Garuda Baru di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu (22/11). Kunjungan ini menjadi langkah penting dalam percepatan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia untuk meningkatkan kualitas pendidikan di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

Dalam kunjungannya, Wamen Stella kembali memaparkan skema penyelenggaraan Sekolah Garuda yang terdiri dari dua jalur utama

“Sekolah Garuda memiliki dua skema. Pertama, pembangunan Sekolah Garuda Baru yang dibangun dari nol, dengan target 20 sekolah hingga 2029. Kedua, pembinaan terhadap SMA yang sudah ada melalui Sekolah Garuda Transformasi, dengan target 80 sekolah hingga 2029. Tahun ini, empat lokasi Sekolah Garuda Baru telah memasuki tahap pembangunan dan siap beroperasi pada tahun ajaran 2026–2027, serta 12 Sekolah Garuda Transformasi sedang berjalan. Total ada 16 sekolah yang berjalan tahun ini,” ujar Wamen Stella.

Peninjauan pertama dilakukan pada lahan seluas lebih dari 20 hektare di Menanga Baris Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya. Lahan ini telah bersertifikat dan berada dalam pengelolaan pemerintah daerah.

Kepala Dinas PUPR Lombok Timur, Achmad Dewanto Hadi, menjelaskan bahwa lokasi ini memiliki akses yang sangat mendukung pembangunan fasilitas pendidikan.

“Fasilitas pendukung cukup lengkap. Jaraknya sekitar 60 km dari Bandara Internasional Lombok, 68 km dari kantor gubernur di Mataram, dan 28 km dari kantor bupati. Lokasinya juga dekat dengan Pelabuhan Kayangan, sekitar 1,9 km. Fasilitas seperti pemadam kebakaran, SPBU, hingga polsek tersedia di sekitar area,” jelas Dewanto.

Secara geologis, kawasan ini juga menunjukkan potensi baik. Lahan yang selama ini dimanfaatkan untuk perkebunan jambu mete dan srikaya—buah khas Lombok—mengindikasikan karakteristik tanah yang stabil untuk pengembangan fasilitas pendidikan.

Lokasi kedua berada di area Kebun Raya Lemor, kawasan yang memiliki potensi lingkungan yang kuat serta ekosistem yang telah lama dimanfaatkan untuk kegiatan penelitian dan pendidikan. Empat taksonomi pohon, termasuk pohon polong dan mahoni, menjadi bagian penting dari keanekaragaman hayati yang ada.

Dalam peninjauan tersebut, Wamen Stella menegaskan bahwa meskipun kawasan ini memiliki nilai strategis, Kebun Raya Lemor dinilai lebih tepat dipertahankan sebagai pusat riset dan konservasi.

“Kawasan ini sangat baik dan potensial, terutama untuk kegiatan penelitian. Karena itu, lebih tepat jika kawasan ini tetap difokuskan menjadi pusat riset dan dimanfaatkan lebih optimal” jelas Wamen Stella.

Wamen Stella juga menyoroti potensi besar Indonesia sebagai produsen rumput laut tropis terbesar di dunia, dengan nilai pasar global telah mencapai 12 miliar USD. Namun, pemanfaatannya belum optimal. Rumput laut disebut memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi sustainable aviation fuel, dan Lombok kini menjadi salah satu wilayah fokus untuk riset tersebut.

Pembangunan Sekolah Garuda merupakan wujud nyata strategi Kemdiktisaintek dalam menyiapkan generasi unggul yang mampu berinovasi dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Mendiktisaintek Tegaskan Perguruan Tinggi Menjadi Kunci Riset dan Talenta untuk Mendorong Ekonomi Nasional

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menegaskan bahwa masa depan ekonomi Indonesia sangat bergantung pada kekuatan riset dan pengembangan talenta yang dimiliki perguruan tinggi. Hal tersebut disampaikan saat menjadi narasumber secara daring dalam Konferensi Forum Rektor Indonesia (FRI) 2025, Konvensi Kampus XXX, dan Temu Tahunan XXVI FRI 2025 di Universitas Tanjungpura (Untan), Sabtu (22/11).

Menteri Brian menekankan bahwa Indonesia tidak dapat bergantung pada sektor ekstraktif jika ingin menjadi negara maju. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi berkelanjutan hanya bisa dicapai melalui industrialisasi berbasis riset, dan riset terbaik lahir dari kampus.

“Indonesia tidak mungkin menjadi negara maju jika hanya mengandalkan sektor ekstraktif. Pertumbuhan berkelanjutan hanya bisa dicapai lewat industrialisasi berbasis riset, dan riset terbaik lahir di kampus,” tegas Menteri Brian.

Dalam paparannya, Menteri Brian menyampaikan data yang memperlihatkan hubungan erat antara kualitas universitas dan tingkat ekonomi suatu negara. Tiongkok kini mencatat GDP per kapita di atas US$12.000 dan memiliki banyak kampus yang masuk 100 besar dunia. Malaysia berada di kisaran US$11.000 per kapita dengan beberapa kampus dalam 200–500 besar dunia. Indonesia, sebaliknya, baru memiliki satu universitas di peringkat 101–200 QS serta beberapa kampus lain di rentang 201–500.

“Indonesia memiliki fondasi kuat, hampir 10 juta mahasiswa dan lebih dari 300 ribu dosen unggul yang dipimpin oleh Bapak-Ibu sekalian. Tantangannya adalah bagaimana mengorkestrasi kekuatan ini agar menghasilkan daya saing yang nyata,” jelas Menteri Brian.

Menteri Brian menyatakan bahwa dengan ekosistem talenta yang optimal dan memberi ruang bagi mimpi besar, kelas riset dunia, dan akses pada teknologi frontier, akan tercipta Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dari ruang-ruang kelas di perguruan tinggi Indonesia. Hal inilah yang perlu dilahirkan bersama, agar mahasiswa dan dosen dapat mencapai potensi tinggi tersebut.

Mendiktisaintek menegaskan pentingnya menciptakan ekosistem talenta yang memberi ruang bagi kelas riset dunia serta akses terhadap teknologi frontier. Hal ini diperlukan agar perguruan tinggi mampu melahirkan SDM unggul.

Ia juga mendorong perguruan tinggi bertransformasi menuju “Universitas 4.0”—institusi yang mampu menghadirkan dampak nyata, memimpin inovasi, dan terhubung erat dengan industri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Konsep ini sejalan dengan program Diktisaintek Berdampak, yang menempatkan kampus sebagai pusat kontribusi sosial, ekonomi, dan lingkungan.

“Rektor adalah pemimpin yang menggerakkan pusat produksi pengetahuan bangsa, arsitek ekosistem riset, dan sosok yang memastikan bahwa kampus dapat melahirkan talenta unggul yang dibutuhkan untuk menggerakkan industri strategis Indonesia,” ujar Menteri Brian.

FRI 2025 dilatarbelakangi oleh keinginan membangun ekosistem perguruan tinggi yang kokoh untuk membangun SDM unggul dalam rangka menyambut visi Indonesia Emas 2045. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 180 pimpinan perguruan tinggi dari lebih dari 100 kampus.

Ketua FRI, Nurhasan menegaskan, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai penghasil inovasi dan SDM unggul. Namun, tantangannya adalah rendahnya angka partisipasi pendidikan tinggi serta belum seimbangnya rasio dosen dan mahasiswa. Investasi riset dan pengembangan di Indonesia yang masih tertinggal dibanding negara maju juga menjadi perhatian penting.

“Kolaborasi dan gotong royong adalah kunci dalam meningkatkan kompetensi yang kita butuhkan untuk mencapai Indonesia Emas 2045. Sebagai salah satu solusi, diperlukan peningkatan investasi pendidikan tinggi, termasuk anggaran pendidikan, anggaran riset, dan dana abadi bagi perguruan tinggi,” jelas Nurhasan.

Rektor Untan, Garuda Wiko melaporkan bahwa melalui FRI, perguruan tinggi bekerja bersama dalam upaya menciptakan langkah transformatif untuk mengidentifikasi lebih awal area perubahan yang potensial untuk meneguhkan posisi kampus sebagai institusi yang memberikan dampak nyata dan inisiator pertumbuhan melalui inovasi.

“Terselenggaranya kegiatan ini diharapkan dapat menjadi milestone bagi perguruan tinggi untuk menggeser kultur pengguna menjadi inventor,” ujar Rektor Untan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemkot Bandung Tegaskan Inflasi Stabil dan Dorong Ekonomi Sirkular

Pemkot Bandung menyatakan, inflasi Kota Bandung menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 berada pada level aman sehingga pasokan dan harga kebutuhan pokok tetap stabil bagi masyarakat.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan hal tersebut dalam Rakor Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) 2025 di Grand Mercure Bandung (20/11).

Kondisi harga dan pasokan pangan disebut Farhan masih stabil menjelang Nataru.

“Perkembangan alhamdulillah, inflasi terkendali, suplai terkendali,” ujar Farhan.

Penyesuaian pada beberapa komoditas dijelaskan sebagai faktor yang masih dalam batas kewajaran.

“Cabai agak naik karena cuaca buruk tapi masih dalam range yang sangat dimaklumi, (harga) ayam naik sedikit, inflasi diwaspadai karena masih di bawah 3 persen, jadi kita percaya diri tapi tidak mau berlebihan,” kata Farhan.

Ketersediaan bahan pangan dipastikan aman tanpa gangguan stok.

“Produksinya berkurang sedikit, tidak ada stok yang terganggu alhamdulillah,” ujar Farhan.

Upaya menjaga suplai disebut Farhan dilakukan melalui program ekonomi sirkular yang memadukan Buruan Sae, Kang Pisman, dan Dapur Dahsat.

“Ini kita akan segera melakukan peluncuran program ekonomi sirkular, menggabungkan Kang Pisman, Buruan Sae dengan Dapur Dahsat,” jelas Farhan.

Tiga program tersebut dinilai sudah berjalan lama namun belum dikenali sebagai satu ekosistem yang saling berkelanjutan.

Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, menekankan pentingnya akurasi data SP2KP sebagai dasar penetapan kebijakan nasional.

“Data SP2KP ini data yang terpercaya dan saya harap Bapak Ibu jangan sampai input data yang tidak benar,” ujar Budi.

Kualitas data disebut Budi menentukan ketepatan kebijakan pemerintah.

“Kalau dari input data yang tidak benar, maka kebijakan yang kita tetapkan atau ketika itu kebijakan yang diambil, menjadi kebijakan yang keliru,” katanya mengingatkan.

Rakor SP2KP 2025 diikuti lebih dari 400 peserta dari berbagai wilayah Indonesia termasuk kontributor pencatat harga SP2KP.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik RI, kepala dinas perdagangan provinsi serta kabupaten/kota, dan perwakilan daerah lainnya termasuk Bupati Maluku Tenggara.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemkab Bogor Gaspol Rehabilitasi DAS, 100 Ribu Pohon Tertanam

Pemerintah Kabupaten Bogor menggenjot rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) melalui gerakan penghijauan lintas sektor. Sejak Juli hingga November 2025, sedikitnya 100 ribu pohon berhasil ditanam melalui kolaborasi antara BUMD, perangkat daerah, ASN, lembaga pemerintah, hotel, restoran, perusahaan swasta, dan masyarakat.

Puncak gerakan berlangsung pada peringatan Hari Pohon Sedunia, dengan penanaman serentak lebih dari 25 ribu pohon di DAS Ciliwung dan DAS Cileungsi. Penanaman mencakup pohon tegakan seperti beringin, randu, trembesi, sukun, dan mahoni, serta pohon buah seperti alpukat dan mangga.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa penghijauan menjadi prioritas pembangunan berkelanjutan. Ia menyebut penanaman pohon sebagai investasi jangka panjang untuk keselamatan dan masa depan Kabupaten Bogor.

“Penghijauan bukan kegiatan simbolis, tetapi langkah memperbaiki kualitas lingkungan, memperkuat daerah tangkapan air, dan mengurangi risiko bencana. Saya mengapresiasi semua pihak yang bergerak bersama,” ujarnya.

Rudy juga memastikan gerakan rehabilitasi DAS akan diperluas dan menjadi program rutin Pemkab Bogor. Pemulihan kawasan hulu disebutnya hanya bisa dilakukan melalui kerja kolaboratif berbagai sektor.

Gerakan penghijauan ini menjadi upaya nyata Pemkab Bogor dalam memulihkan ekosistem DAS kritis serta memperkuat mitigasi bencana hidrometeorologi.

Pemerintah Kabupaten Bogor menggenjot rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) melalui gerakan penghijauan lintas sektor. Sejak Juli hingga November 2025, sedikitnya 100 ribu pohon berhasil ditanam melalui kolaborasi antara BUMD, perangkat daerah, ASN, lembaga pemerintah, hotel, restoran, perusahaan swasta, dan masyarakat.

Puncak gerakan berlangsung pada peringatan Hari Pohon Sedunia, dengan penanaman serentak lebih dari 25 ribu pohon di DAS Ciliwung dan DAS Cileungsi. Penanaman mencakup pohon tegakan seperti beringin, randu, trembesi, sukun, dan mahoni, serta pohon buah seperti alpukat dan mangga.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa penghijauan menjadi prioritas pembangunan berkelanjutan. Ia menyebut penanaman pohon sebagai investasi jangka panjang untuk keselamatan dan masa depan Kabupaten Bogor.

“Penghijauan bukan kegiatan simbolis, tetapi langkah memperbaiki kualitas lingkungan, memperkuat daerah tangkapan air, dan mengurangi risiko bencana. Saya mengapresiasi semua pihak yang bergerak bersama,” ujarnya.

Rudy juga memastikan gerakan rehabilitasi DAS akan diperluas dan menjadi program rutin Pemkab Bogor. Pemulihan kawasan hulu disebutnya hanya bisa dilakukan melalui kerja kolaboratif berbagai sektor.

Gerakan penghijauan ini menjadi upaya nyata Pemkab Bogor dalam memulihkan ekosistem DAS kritis serta memperkuat mitigasi bencana hidrometeorologi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

KDM Dorong Tiga Kepala Desa di Kabupaten Karawang Fokus Normalisasi Sungai

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong tiga kepala desa di Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, untuk bekerja sama dan fokus normalisasi sungai. Tujuannya, agar tidak terjadi banjir di wilayah tersebut.

Tiga kepala desa itu adalah Kepala Desa Purwadana, Kepala Desa Wadas, dan Kepala Desa Sukamakmur. Dedi Mulyadi meminta setiap kepala desa fokus bekerja di wilayah masing-masing sesuai dengan pembagian tugas yang telah ditetapkan.

“Upaya ini untuk mengembalikan fungsi sungai dan aset negara. Kalau aliran sungai kembali normal, banjir akan berkurang,” ujar KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, Kamis (20/11).

Ia meminta seluruh kepala desa menyusun rencana kerja yang matang hingga perhitungan biaya. Rencana tersebut menjadi dasar pelaksanaan di lapangan.

Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat (Jabar) akan menyediakan alat berat, bahan material, dan biaya tenaga kerja.

Sebelumnya, KDM menyatakan bahwa Pemdaprov Jabar kini melakukan penertiban bertahap bangunan liar di daerah aliran sungai (DAS) agar saat puncak musim hujan Desember 2025 hingga Januari 2026, sungai mampu menampung air dengan optimal.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Khofifah Tekankan Inovasi Digital pada Peluncuran Bus Trans Jatim di Malang Raya

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan Bus Trans Jatim Koridor 1 Malang Raya di Balai Kota Malang, Kamis (20/11). Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa inovasi digital yang diterapkan pada layanan Bus Trans Jatim menjadi faktor penting dalam memperluas konektivitas dan pemerataan mobilitas masyarakat di wilayah aglomerasi Malang Raya.

“Dengan Trans Jatim Koridor Malang Raya ini harapan kami koneksitas dan pemerataan mobilitas masyarakat di Malang Raya bisa tercapai melalui berbagai inovasi digital Trans Jatim. Karena teknologi yang kita gunakan ini termasuk yang tercanggih untuk layanan bus di Indonesia,” kata Khofifah.

Lebih lanjut, dalam sambutannya Gubernur Khofifah mengungkapkan, bahwa Bus Trans Jatim Koridor 1 Malang Raya merupakan koridor ke-8 Trans Jatim ang diluncurkan Pemprov Jatim.

Sejalan dengan peluncuran koridor baru, Khofifah menyebut selalu ada pembaruan sistem yang dikembangkan, mulai dari peningkatan keamanan, pemantauan melalui CCTV sensitif, hingga deteksi potensi kriminal dan pelecehan. Masyarakat juga dapat memantau posisi bus secara real time melalui gawai masing-masing.

“Tentu harapannya masyarakat makin merasa aman, karena ini CCTV-nya sangat sensitif. Banyak hal yang bisa di cek, kalau misalnya ada sexual harassment itu bisa diakses, kemudian ada kemungkinan barangkali ada copet, itu juga bisa diakses, dan dari handphone bisa diakses berapa menit lagi sampai kendaraan ini,” sebutnya.

Rencana Tiga Koridor di Malang Raya

Gubernur menambahkan bahwa Pemprov Jatim menyiapkan rencana tiga koridor Trans Jatim untuk kawasan Malang Raya. Namun pengembangannya dilakukan bertahap melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait, termasuk satlantas dan unsur Forkopimda.

“Saya tadi menyampaikan dari jarak jauh, memang direncanakan 3 koridor di Malang Raya ini. Ini kita mohon doa peluncuran koridor pertama, koneksitas yang kita bangun adalah pada titik-titik strategis yang menghubungkan dari Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Batu,” tuturnya.

“Koridor kedua dan ketiga kita diskusikan kembali, kita melakukan koordinasi komprehensif termasuk dengan stakeholder dengan satlantas dan tentu kepala daerah untuk peluncuran selanjutnya,” sambung Khofifah.

Menurut tim dari Kementerian Perhubungan, Khofifah mengatakan, sebetulnya yang dimiliki oleh layanan Trans Jatim dengan aplikasi Bus Trans Jatim Ajaib 2.0 ini termasuk teknologi tercanggih untuk mobilitas berbasis bus.

“Dan sekarang beberapa provinsi maupun kabupaten kota di luar Jawa itu sudah mengikuti pola ini,” ujar Khofifah.

Perkuat Konektivitas Aglomerasi Malang Raya

TransJatim Koridor 1 Malang Raya menghubungkan berbagai titik strategis di Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.

Titik-titik tersebut mencakup pusat ekonomi, pendidikan, destinasi wisata, hingga fasilitas publik. Kehadiran layanan transportasi ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan, menekan penggunaan kendaraan pribadi, sekaligus memberikan pilihan mobilitas yang nyaman dan terjangkau bagi masyarakat.

Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih kepada para kepala daerah Malang Raya dan seluruh jajaran Forkopimda atas dukungan dalam pengembangan layanan transportasi publik ini.

Dirinya berharap konektivitas yang dibangun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung kemajuan Jawa Timur.

Bus Trans Jatim Koridor 1 Malang Raya yang diluncurkan Gubernur Khofifah ini memakai nama Bus Trans Jatim ‘Gajayana’, dengan rute yang diambil meliputi Terminal Hamid Rusdi – Terminal Landungsari – Terminal Batu.

Waktu operasional bus dari 04.00 hingga 22.00 WIB dengan 62 titik pemberhentian bus (shelter/rambu stop). Teknis pembayaran bisa dilakukan secara tunai maupun non tunai (QRIS dan kartu elektronik), dengan inovasi baru implementasi QRIS Tap.

Sebagai bentuk sosialisasi, layanan Bus Trans Jatim Koridor 1 Malang Raya gratis selama 20 – 26 November 2025. Pada peresmian ini, juga dilakukan penyerahan piagam apresiasi kepada perbankan dan agregator terkait dukubgab penerapan QRIS TAP pada Trans Jatim

Selain itu, terdapat pula penandatanganan kesepakatan bersama kepala daerah Malang Raya (Wali Kota Malang, Bupati Malang, dan Wali Kota Batu).

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menteri UMKM Tegaskan KUR Harus Tepat Salur dan Bertanggung Jawab

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit Usaha Rakyat (KUR) harus disalurkan secara tepat sasaran sekaligus disertai tanggung jawab bersama antara bank penyalur dan para pengusaha UMKM penerima pembiayaan.

“Bantuan pembiayaan harus dibarengi kemampuan mengelola keuangan agar menghasilkan perkembangan usaha yang nyata,” ujar Menteri Maman saat membuka program Kumitra di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (20/11).

Ia menyoroti banyak pengusaha mikro yang masih rentan mengalami kendala keuangan karena tidak memiliki disiplin dan kemampuan literasi keuangan yang memadai. Karena itu, pendampingan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari penyaluran KUR.

“Program Kumitra hadir untuk memperkuat kemitraan dengan usaha mikro sekaligus memberikan pemahaman mengenai cara mengelola pendanaan agar usahanya berhasil tumbuh,” katanya.

Menteri Maman juga mengingatkan para pengusaha UMKM wajib bertanggung jawab atas pinjaman yang diterima. Dana KUR harus dimanfaatkan sepenuhnya untuk pengembangan usaha agar tidak menimbulkan kredit macet maupun risiko masuk daftar hitam.

Di sisi lain, ia meminta lembaga keuangan menyalurkan KUR sesuai ketentuan, termasuk aturan bahwa pinjaman UMKM di bawah Rp 100 juta wajib bebas agunan. Menurutnya, kekhawatiran perbankan terhadap kemampuan bayar UMKM sering kali menyebabkan pengajuan KUR ditolak.

“Pemerintah memberikan subsidi bunga kepada bank penyalur KUR. Tugas bank adalah mengalokasikan sebagian subsidi itu untuk pendampingan dan pembinaan agar UMKM dapat melunasi pinjamannya,” ujar Maman.

Lebih jauh, Kementerian UMKM sebagai instansi yang diberi mandat menyalurkan KUR akan memastikan transparansi dan kepatuhan proses penyaluran oleh perbankan. Menteri Maman menegaskan tidak segan menjatuhkan sanksi kepada pihak yang menyalahi aturan KUR UMKM.

Ia juga meminta kepala daerah untuk proaktif mengusulkan UMKM yang layak menerima KUR melalui dinas terkait. Peran daerah sangat penting dalam memfasilitasi komunikasi antara pelaku UMKM dan bank penyalur.

“Pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi menjadi jembatan komunikasi antara UMKM dan bank penyalur KUR,” kata Maman.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan komitmennya untuk mendorong 4,2 juta UMKM di wilayahnya agar semakin berdaya. Data Kementerian UMKM menunjukkan bahwa Jawa Tengah merupakan provinsi penerima manfaat KUR terbesar pada 2025, dengan total penyaluran mencapai Rp41 triliun kepada lebih dari 791 ribu UMKM.

“Tumbuh kembangnya UMKM Jawa Tengah turut memperkuat perekonomian nasional dan mengurangi angka pengangguran,” kata Gubernur Luthfi.

Acara Kumitra di Semarang diisi dengan penyerahan bantuan KUR dan non-KUR dari BPD Jateng, PNM, BSI, BNI, Mandiri, Pegadaian, dan Jamkrindo, serta bantuan perbaikan alat produksi dari peritel Alfamart kepada sejumlah pengusaha mikro.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

BNPB Dampingi Penanganan Darurat Erupsi Semeru, Bantuan Logistik Disalurkan ke Lumajang

BNPB telah mendampingi BPBD dalam penanganan darurat pasca-letusan Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Provinsi Jawa Timur. Selain itu, bantuan didorong untuk memenuhi kebutuhan para warga terdampak erupsi.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Minggu (23/11), pukul 18.00 WIB, bantuan telah diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang berupa bantuan pangan dan non-pangan. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan bersama antara BNPB dan perwakilan Komisi VIII DPR. Bantuan dimanfaatkan oleh mereka yang tempat tinggalnya terdampak maupun masyarakat sekitar yang turut terpapar abu vulkanik.

Bantuan BNPB tersebut meliputi matras 300 lembar, terpal 300 lembar, selimut 300 lembar, masker medis 200 boks, plastik sampah 200 paket dan alat kebersihan 150 paket, sedangkan pangan terdiri dari makanan siap saji 1.000 buah dan sembako 200 paket.

Selain bantuan, personel BNPB membantu untuk manajemen logistic, seperti penataan dan administrasi Gudang di pos-pos lapangan yang berada di Pronojiwo dan Candipuro.

Bantuan diprioritaskan kepada mereka yang harus mengungsi di pos-pos pengungsian. Data sementara, titik pengungsian berada di SMP 02 Pronojiwo dengan 307 jiwa dan SDN 04 Supiturang 221 jiwa. Meskipun berada di pengungsian, mereka tetap beraktivitas, seperti membersihkan rumah mereka yang terdampak abu vulkanik maupun tetap bekerja.

Terkait dengan adanya pos pengungsian, BNPB memastikan pelayanan dasar kepada warga terpenuhi secara optimal. BNPB mengapresiasi dukungan berbagai pihak, seperti pelayanan sejumlah dapur umum untuk masyarakat terdampak, seperti dari Palang Merah Indonesia, Universitas Brawijaya dan organisasi perangkat daerah. Sedangkan di bidang medis, dinas setempat juga melakukan pelayanan kesehatan warga.

Di samping manajemen logistik, BNPB membantu untuk pemetaan dengan pesawat nirawak. Hari ini personel BNPB memotret dari udara kawasan hunian tetap Sumbermujur, serta aliran lahar hujan di jembatan Gladak Perak.

Dampak Erupsi

Berdasarkan data sementara hingga Minggu (23/11), lokasi terdampak berada pada 3 desa di 2 kecamatan. Desa-desa terdampak yaitu Desa Supiturang dan Oro-Oro Ombo di Kecamatan Pronojiwo, dan Desa Penanggal di Kecamatan Candipuro.

Dampak korban jiwa terdapat 3 warga luka berat. Mereka telah dirujuk dan dirawat di RSUD Dr. Haryoto Lumajang. Sedangkan kerugian material terdiri dari rumah rusak berat 21 unit serta fasdik, faskes dan gardu PLN masing-masing rusak berat 1 unit. Selain itu, lahan pertanian seluas 204,63 ha rusak.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang telah menetapkan status tanggap darurat erupsi Gunung Semeru selama 7 hari, terhitung 19 – 25 November 2025. Status aktivitas vulkanik gunung ini berada pada level tertinggi atau level IV (Awas).

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News