Beranda blog Halaman 690

Presiden Prabowo Saksikan Pengucapan Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan pengucapan sumpah Dwiarso Budi Santiarto sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) Bidang Non Yudisial di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11). Pengangkatan Dwiarso didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 101/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dengan Hormat Ketua Muda Pengawasan Mahkamah Agung dan Pengangkatan Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial.

Surat keputusan tersebut dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti. Selanjutnya, Dwiarso mengucapkan sumpah sebagai Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial di hadapan Presiden.

“Saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta berbakti kepada nusa dan bangsa,” ujar Dwiarso mengucapkan penggalan sumpah jabatannya.

Setelah mengucapkan sumpah, Dwiarso menandatangani berita acara pengucapan sumpah jabatan Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial. Pelaksanaan pengucapan sumpah jabatan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming yang kemudian diikuti oleh para tamu undangan yang hadir.

Turut hadir dalam acara pelantikan yakni para kepala lembaga negara, para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Cek Lokasi Samsat Keliling Hari Ini di Jabodetabek, Lengkap dengan Jam Layanan

Polda Metro Jaya kembali membuka layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Keliling pada Selasa untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor (PKB). Layanan ini tersebar di 14 titik wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek).

Melalui akun resmi TMC Polda Metro Jaya di platform X (Twitter), diinformasikan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan layanan Samsat Keliling mulai pagi hingga siang hari sesuai jadwal di masing-masing lokasi.

Berikut daftar lengkap lokasi Samsat Keliling Jadetabek hari ini:

  • Jakarta Pusat: Halaman parkir Samsat Jakarta Pusat dan Lapangan Banteng (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Utara: Halaman parkir Samsat Jakarta Utara dan Masjid Al Musyawarah Kelapa Gading (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Barat: Mal Citraland (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Selatan: Halaman parkir Samsat Jakarta Selatan (09.00–15.00 WIB) dan Pos Pol TMPN Kalibata (09.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Timur: Halaman parkir Samsat (08.00–15.00 WIB) dan Pasar Induk Kramat Jati (08.00–14.00 WIB)

  • Kota Tangerang: Alun-Alun Cibodas dan parkiran busway Foodmosphere (09.00–13.00 WIB)

  • Ciledug: Giant Poris Gaga Indah dan Metland Cyber City Cipondoh (09.00–14.00 WIB)

  • Serpong: Halaman parkir Samsat (08.00–14.00 WIB) dan Mal ITC BSD (16.00–19.00 WIB)

  • Ciputat: Halaman parkir Samsat dan Kantor Kelurahan Pondok Betung (09.00–12.00 WIB)

  • Kelapa Dua: Gtown Square Gading Serpong (08.00–14.00 WIB)

  • Kabupaten Bekasi: Pasar Bersih Cikarang Pusat (09.00–12.00 WIB)

  • Kota Bekasi: KFC Zambrud (09.00–12.00 WIB)

  • Depok: Halaman parkir Samsat (08.00–14.00 WIB) dan RS Bhayangkara Brimob (08.00–12.00 WIB)

  • Cinere: Kantor Kelurahan Pondok Petir (08.00–12.00 WIB)

Syarat dan Ketentuan Samsat Keliling

Sebelum melakukan pembayaran pajak kendaraan, wajib pajak diimbau untuk membawa dokumen KTP, BPKB, dan STNK asli beserta fotokopi masing-masing.

Perlu diketahui, Samsat Keliling hanya melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor tahunan. Sementara untuk perpanjangan STNK lima tahunan atau penggantian pelat nomor, masyarakat tetap harus datang langsung ke kantor Samsat induk terdekat.

Layanan ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu dan ingin membayar pajak kendaraan secara cepat tanpa harus antre di kantor Samsat.

Dengan tersedianya Samsat Keliling Polda Metro Jaya, masyarakat Jadetabek kini bisa lebih mudah dalam memenuhi kewajiban pajaknya sekaligus mendukung peningkatan kepatuhan pajak kendaraan bermotor.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Layanan SIM Keliling Hari Ini Hadir di Lima Lokasi Jakarta, Berikut Jadwal dan Syaratnya

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali membuka layanan SIM Keliling pada Selasa (11/11) untuk memudahkan masyarakat dalam memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) tanpa harus datang langsung ke kantor Satpas.

Melalui akun resmi TMC Polda Metro Jaya di platform X (Twitter), layanan SIM Keliling ini beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, dan tersebar di lima titik lokasi di wilayah DKI Jakarta, yaitu:

  • Jakarta Timur: Lobby depan Mall Grand Cakung

  • Jakarta Selatan: Area parkir samping Kampus Trilogi Kalibata

  • Jakarta Utara: Lobby utama LTC Glodok

  • Jakarta Pusat: Area parkir Kantor Pos Lapangan Banteng

  • Jakarta Barat: Lobby Selatan Mall Ciputra

Syarat Perpanjangan SIM

Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini, diwajibkan menyiapkan sejumlah dokumen dan biaya administrasi sesuai ketentuan. Adapun persyaratan perpanjangan SIM meliputi:

  1. Fotokopi KTP yang masih berlaku

  2. Fotokopi SIM lama dan SIM asli

  3. Bukti cek kesehatan

  4. Bukti tes psikologi

Layanan SIM Keliling ini hanya melayani perpanjangan SIM yang masih aktif, khusus untuk golongan SIM A dan SIM C.
Sementara itu, bagi SIM yang sudah kedaluwarsa, pemohon wajib melakukan pembuatan SIM baru di kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas).

Biaya Perpanjangan SIM

Mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), biaya perpanjangan SIM ditetapkan sebagai berikut:

  • SIM A: Rp80.000

  • SIM C: Rp75.000

Sedangkan SIM B tidak dapat diperpanjang melalui layanan SIM Keliling. Jenis SIM ini hanya bisa diperpanjang di kantor Satpas karena diperuntukkan bagi pengemudi kendaraan berat di atas 3,5 ton dan memiliki dokumen administrasi yang berbeda.

Pelayanan Cepat dan Dekat dengan Warga

Program SIM Keliling Polda Metro Jaya merupakan upaya untuk memberikan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan dekat dengan masyarakat. Dengan hadirnya layanan di pusat-pusat keramaian seperti mal dan kampus, warga Jakarta diharapkan dapat memperpanjang masa berlaku SIM tanpa antre panjang atau jarak tempuh yang jauh.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Cuaca Jakarta Hari Ini Menurut BMKG: Berawan di Pagi, Hujan Siang hingga Malam

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca berawan hingga hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan melanda sejumlah wilayah di DKI Jakarta, Selasa (11/11).

Menurut informasi dari laman resmi BMKG, cuaca berawan diperkirakan menaungi wilayah Kepulauan Seribu pada pagi hari. Sementara itu, hujan dengan intensitas ringan akan mengguyur Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur, serta hujan intensitas sedang berpotensi terjadi di Jakarta Selatan.

Memasuki siang hari, BMKG memperkirakan cuaca berawan masih mendominasi wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat. Adapun hujan ringan diprediksi turun di kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Pada sore hingga malam hari, langit Jakarta umumnya berawan di seluruh wilayah administrasi, mulai dari Kepulauan Seribu hingga Jakarta Timur.

BMKG juga melaporkan bahwa suhu udara di Jakarta hari ini diperkirakan berkisar antara 24–28 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 80–95 persen.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca mendadak serta menyiapkan perlengkapan hujan saat beraktivitas di luar ruangan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wamenag Ajak Pemuda Jadi “Pahlawan Masa Depan”, Tekankan Persatuan dan Daya Saing Bangsa

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i mengajak para generasi muda, termasuk siswa madrasah untuk menjadi pahlawan masa depan yang menjaga persatuan dan membangun bangsa melalui ilmu dan keterampilan. Seruan itu ia sampaikan saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bogor, Jawa Barat.

Ia berharap siswa madrasah meneladani perjuangan para pahlawan dengan mimpi besar dan kerja keras.

“Saya bangga melihat kalian. Di wajah kalian, saya melihat masa depan Indonesia yang lebih baik. Bercita-citalah menjadi pahlawan untuk negeri ini,” tutur Romo Syafi’i, Senin (10/11/2025).

Upacara yang mengangkat tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan” itu diikuti 1.100 siswa. Hadir pula Kakanwil Kemenag Jawa Barat Dudu Rohman, Staf Khusus Wamenag Nona Gayatri Nasution, Tenaga Ahli Wamenag Junisab Akbar dan Jaka Setiawan, serta jajaran pejabat Kemenag Kota dan Kabupaten Bogor.

Dalam amanatnya, Wamenag menegaskan bahwa kemerdekaan yang diraih para pahlawan harus terus dijaga, karena ancaman terhadap bangsa kini hadir dalam bentuk baru.

“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini harus tetap diperjuangkan. Indonesia dengan lebih dari 17 ribu pulau, sumber energi berlimpah, dan pasar 287 juta jiwa, selalu menjadi incaran,” tegasnya.

Menurutnya, persatuan nasional adalah benteng paling utama menghadapi tantangan geopolitik dan ekonomi global.
“Kekuatan terbesar bangsa ini bukan hanya senjata, tetapi persatuan. Sejarah membuktikan umat Islam adalah yang paling toleran, memberi ruang bagi siapapun dalam bingkai kebangsaan.”

Generasi Madrasah Harus Unggul

Romo Syafi’i mendorong siswa madrasah agar terus belajar, meningkatkan keterampilan, dan menyiapkan diri menjadi pelaku pembangunan.

“Indonesia membutuhkan tenaga yang terampil dan cerdas agar bisa mengelola kekayaan bangsa. Anak-anak yang terdidik hari ini akan menikmati kemajuan dan memimpin negeri ini di masa depan,”tegas Wamenag.

Wamenag juga menyampaikan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Presiden kita memiliki komitmen besar terhadap pendidikan, karenanya gaji guru dinaikkan, pemerataan pendidikan dilakukan dengan membangun Sekolah Rakyat,” kata Wamenag.

“Calon pemimpin juga disiapkan dengan membangun sekolah unggulan yaitu Sekolah Garuda, yang nantinya juga menyasar daerah 3T,” imbuhnya.

Pembangunan juga dilakukan Presiden Prabowo dari desa-desa. “Hari ini ribuan triliun digelontorkan sampai ke desa. Presiden ingin ekonomi bergerak dari bawah, agar rakyat mendapat peluang kerja dan hidup lebih sejahtera,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Romo Syafi’i berbagi kisah perjalanan hidupnya, dari anak desa yang membiayai sekolah sendiri hingga menjadi Wakil Menteri Agama.

“Saya bayar sekolah sendiri sejak SD sampai SMA. Kuliah pun sambil membantu keluarga. Semua itu saya lakukan agar bisa berguna bagi orang tua, masyarakat, dan bangsa,” ungkap Romo Syafi’i.

Wamenag berharap semangat juang ini dapat menginspirasi para siswa MAN 2 Kota Bogor. “Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama. Nama besar itu adalah pahlawan. Karena itu, anak-anakku, bercita-citalah menjadi pahlawan Indonesia,” pesan Wamenag.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Komite I DPD Apresiasi Kebijakan Kemendes PDT Terjemahkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto didampingi Wamendes PDT Ahmad Riza Patria menghadiri rapat kerja dengan Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin (10/11/25).

Wakil Ketua III Komite I DPD RI Muhdi mengapresiasi kebijakan pembangunan desa yang digagas oleh Kementerian Desa dan PDT sebagai penjabaran dari Asta cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Senator asal Jawa Tengah itu juga mengatakan, Komite I DPD RI sepakat dengan Kementerian Desa dan PDT terkait kebijakan persentase pengelolaan dana desa dan memberikan kewenangan kepada pemerintah desa dalam pemanfaatan dana desa dengan memperhatikan kebutuhan dan aspirasi masyarakat

“Komite I DPD RI mendesak pemerintah melalui Kementerian desa dan PDT segera menyelesaikan konflik tenurial dan memberikan kepastian hukum status desa di dalam dan sekitar kawasan hutan,“ ungkap Muhdi saat membaca kesimpulan rapat tersebut.

Selain itu, Komite I DPD RI juga mendorong pemerintah melalui Kementerian Desa dan PDT untuk melibatkan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Komite I DPD RI juga mendesak pemerintah untuk mendelegasikan hanya kepada satu Kementerian yang berwenang dalam pengelolaan Desa secara keseluruhan sesuai amanat undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa.

“komite I DPD RI bersepakat dengan Kementerian desa dan PDT akan melibatkan komite DPD RI dalam kegiatan-kegiatan pembangunan desa yang dilaksanakan Menteri Desa dan PDT,“ ujar Muhdi.

Sementara itu, Mendes PDT Yandri Susanto juga mengapresiasi Komite I DPD RI yang telah memberikan dukungan dan energi kepada Kementerian Desa dan PDT dalam membangun desa-desa di Indonesia.

Mendes Yandri berkomitmen akan melibatkan Komite I DPD RI dalam membangun desa. Ia juga akan melibatkan anggota DPD RI saat melakukan kunjungan ke desa-desa di Indonesia.

“Kita punya energi baru dari DPD RI untuk membangun desa. Nanti kita juga akan melibatkan langsung teman-teman DPD RI untuk bersama-sama ke desa-desa, “ ujar Yandri.

Turut hadir mendampingi Mendes Yandri yaitu, Sekjen Kemendes PDT Taufik Madjid, Plt. Irjen Kemendes PDT Dian Rediana, Dirjen Pengembangan Ekonomi Desa Tabrani, Dirjen Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Samsul Widodo dan Kepala BPSDM Kemendes PDT Agustomi Masik.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Cerita dari Desa Hargorejo, Objek Reforma Agraria yang Menumbuhkan Harapan Warga Kulon Progo

Desa Hargorejo di Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, menjadi salah satu wajah keberhasilan program Reforma Agraria yang digagas oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Wilayah yang dulunya dikenal dengan medan perbukitan dan punya keterbatasan akses, kini menjelma menjadi kampung produktif dengan usaha gula semut sebagai tumpuan ekonomi warga.

“Awalnya masyarakat sudah memproduksi gula batok dan gula semut, tapi terkendala di pemasaran dan peremajaan pohon kelapa. Setelah dilakukan pendampingan dari kerja sama BPN, kini warga punya arah yang lebih jelas dan mampu mengelola usahanya secara mandiri,” jelas Alfia Fathul Hidayati, Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan (P2) Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta, yang ikut mengawal pelaksanaan program Reforma Agraria pada tahun 2022-2023.

Program Reforma Agraria yang dijalankan Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Kulon Progo tidak berhenti pada penataan aset melalui sertipikasi tanah pada tahun 2016 dan 2019. Program itu berlanjut ke upaya menata akses ekonomi masyarakat. Melalui kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah hingga dunia usaha, Kementerian ATR/BPN melalui Kantah Kabupaten Kulon Progo membantu warga memperkuat kelembagaan kelompok tani, meningkatkan kapasitas produksi, hingga mendorong sertifikasi organik untuk produk gula semut.

“Dulu kami memproduksi gula batok dan gula semut secara pribadi, belum terorganisir. Setelah ada sosialisasi Reforma Agraria, kami dibimbing untuk memperkuat kelompok dan membangun kelembagaan. Sekarang kami bahkan sudah bisa ekspor,” tutur Ketua Kelompok Tani Gula Semut Nyawiji Mulyo, Sadiman.

Ia menambahkan, pendampingan dari Kantah Kabupaten Kulon Progo dan pihak swasta membuka wawasan petani untuk tidak hanya melayani pasar lokal, namun juga memenuhi standar ekspor. “Dulu kami jual ke pasar sekitar, sekarang sudah bisa kirim dua kontainer sebulan lewat kerja sama dengan PT Nira Lestari Internasional,” lanjut Sadiman.

Lurah Hargorejo, Bekti Murdayanto, pun menyatakan bahwa Reforma Agraria betul membawa perubahan nyata bagi warganya. Khususnya bagi 100 petani gula semut Desa Hargorejo yang menjadi penerima manfaat program pendampingan usaha dan bagi Masyarakat Desa Hargorejo.

“Program (Reforma Agraria) ini tidak hanya mengurus sertipikasi tanah, tapi juga mendampingi warga agar bisa mengelola potensi lokal. Gula semut jadi ikon desa kami karena mampu menggerakkan ekonomi dan membuka lapangan kerja,” ungkap Lurah Hargorejo.

Kini, Hargorejo tak lagi sekadar dikenal sebagai desa di lereng perbukitan Kulon Progo. Dengan semangat gotong royong dan pendampingan berkelanjutan, Desa Hargorejo menjadi bukti Reforma Agraria bukan hanya soal tanah, tapi juga tentang menumbuhkan harapan dan kemandirian.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Operasi Serentak di 53 Titik se Indonesia, BNN dan Aparat Gabungan Sita Narkotika Senilai Rp190,3 Miliar

Sebagai bagian dari upaya nasional dalam pemberantasan peredaran gelap narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Pemerintah Daerah menggelar Operasi Bersama Pemberantasan dan Pemulihan Kampung Narkoba secara serentak pada 5 s.d. 7 November 2025, di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam operasi yang dilakukan pada 53 titik di 34 provinsi seluruh Indonesia, Tim Gabungan mengamankan 1.259 orang. Berdasarkan hasil pemeriksaan tes urine, diperoleh hasil bahwa 395 orang di antaranya positif mengonsumsi narkoba. Setelah dilakukan pendalaman dan pemeriksaan lebih lanjut, sampai dengan saat ini telah ditetapkan 37 orang sebagai tersangka, sementara 369 orang menjalani rehabilitasi.

Adapun barang bukti narkotika yang disita dari Operasi Bersama ini terdiri atas 126.325 gram sabu, 12.726 gram ganja, dan 1.428 butir ekstasi. Selain itu, turut diamankan pula 102 butir obat keras jenis Trihex dan Tramadol. Dari total barang bukti tersebut, BNN bersama Tim Gabungan berhasil menyelamatkan 519.556 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba. Jika dikonversikan ke dalam nilai ekonomi, jumlah barang bukti narkotika yang disita tersebut diperkirakan bernilai sekitar Rp 190,3 miliar.

Petugas juga menyita barang bukti non-narkotika seperti alat hisap atau bong, sedotan, timbangan, plastik klip, peralatan komunikasi, buku tabungan, kendaraan roda dua, CCTV untuk memantau pendatang dan petugas, dan berbagai peralatan pendukung lainnya yang digunakan dalam penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Selain itu, juga berhasil diamankan 6 pucuk senjata api, 1 pucuk senjata api rakitan, 2 senapan angin, dan 6 pucuk senjata airsoft gun.

Kegiatan terpadu yang melibatkan berbagai instansi dan masyarakat setempat ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan semangat “War on Drugs for Humanity”, dengan menitikberatkan pada pemberantasan jaringan dan lokasi rawan narkoba, sekaligus pemulihan masyarakat yang terdampak atau rentan di kawasan tersebut.

Usai melakukan penindakan di wilayah yang diketahui sebagai titik rawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, Tim Gabungan kemudian melakukan langkah lanjutan berupa pendataan, sosialisasi, dan pendekatan kepada masyarakat setempat. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa upaya pemberantasan berjalan beriringan dengan upaya pemulihan sosial dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba, sehingga upaya pencegahan dapat tumbuh dari tingkat komunitas.

Melalui pendekatan menyeluruh ini, negara hadir tidak hanya dalam bentuk penegakan hukum, tetapi juga melalui program rehabilitasi, edukasi, dan pemberdayaan sosial ekonomi bagi warga di wilayah terdampak. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan sosial masyarakat, sekaligus memutus mata rantai peredaran gelap narkoba dari akar permasalahannya.

Operasi Bersama di Wilayah DKI Jakarta
Di Jakarta, Operasi Bersama dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Apel Kebangsaan yang sebelumnya digelar di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, pada Kamis (30/10) lalu. Operasi Pemberantasan dan Pemulihan Kampung Narkoba difokuskan pada dua wilayah yang dikenal rawan peredaran narkoba, yaitu Kampung Bahari, Jakarta Utara, dan Kampung Ambon, Jakarta Barat. Selama tiga hari berturut-turut, BNN bersama Polri dan Pemerintah Daerah melaksanakan penindakan terpadu yang melibatkan ±700 personel gabungan.

Operasi pertama digelar pada Rabu (5/11), di kawasan Samudera IV, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Kampung Bahari) . Dari lokasi ini, tiga tersangka berinsial LS alias Jw, MS alias Ha, dan SI alias Hs berhasil diamankan dengan barang bukti berupa 18,57 gram sabu; 36,46 gram ganja; delapan alat hisap sabu (bong), timbangan digital, dan uang tunai hasil transaksi. Dalam proses penggerebekan, Tim Gabungan mendapat perlawanan dari sejumlah warga, namun situasi berhasil dikendalikan tanpa korban jiwa.

Keesokan harinya, Kamis (6/11), operasi berlanjut di Kampung Ambon, Jakarta Barat. Tim Gabungan menyisir sejumlah titik yang dicurigai menjadi lokasi transaksi dan persembunyian narkoba. Hasilnya, delapan tersangka diamankan dengan barang bukti 558,05 gram sabu, satu klip ganja siap edar, bong, serta barang bukti lainnya berupa handphone, kartu ATM, dan buku tabungan.

Puncak operasi berlangsung pada Jumat (7/11), ketika Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, memimpin langsung penggerebekan besar di Kampung Bahari bersama Tim Gabungan. Dari hasil penggeledahan lanjutan di Jalan Samudera IV dan Jalan Bak Air II, Tim Gabungan berhasil menyita 89.159,42 gram sabu, 91,53 gram ganja, 159 butir ekstasi, uang tunai Rp 1.468.253.000 (satu miliar empat ratus enam puluh delapan juta dua ratus lima puluh tiga ribu rupiah), dan uang palsu Rp 5.500.000 (lima juta lima ratus ribu rupiah). Selain itu, Tim juga mengamankan sejumlah senjata tajam, senjata api, perhiasan, handphone, dan sejumlah kendaraan bermotor. Dalam operasi ini, sembilan tersangka dengan inisial Sa, Ab, Yu, He, Fa, Yo, Su, SH, dan RN turut diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.

Atas terselenggaranya Operasi Bersama Pemberantasan dan Pemulihan Kampung Narkoba di seluruh wilayah nusantara ini, Kepala BNN RI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polri, Pemerintah Daerah, serta seluruh elemen masyarakat yang telah bersatu padu dalam semangat kebersamaan untuk mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar).

“Keberhasilan Operasi Bersama ini bukan semata-mata karena individu atau instansi tertentu, melainkan karena kebersamaan, soliditas, integritas, dan sinergitas dari Kita semua. Semangat kolaborasi inilah yang menjadi kunci dalam memberantas peredaran narkoba sekaligus memulihkan masyarakat yang terdampak,” ujar Kepala BNN RI.

Kepala BNN RI kembali menegaskan bahwa operasi ini bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal dari langkah dan upaya berkelanjutan dalam menjaga wilayah NKRI agar Bersinar. Untuk itu BNN mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkoba di lingkungannya. Laporan dapat disampaikan melalui Call Center BNN: 184, atau melalui layanan Whatsapp 081221675675.

Sementara itu, bagi penyalahguna narkoba, BNN menekankan pentingnya mengakses layanan rehabilitasi agar dapat kembali pulih, menjalani kehidupan produktif, dan terhindar dari jerat penyalahgunaan narkoba di masa depan. Masyarakat dapat menghubungi BNN atau Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) terdekat untuk mendapatkan bantuan dan pendampingan profesional, yang disediakan secara gratis oleh BNN.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kemendes dan Pemkab Serang Percepat Sinergitas dan Kolaborasi Bangun Desa Manfaatkan Potensi Lokal

Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) bersama Pemerintah Kabupaten Serang berkomitmen mempercepat sinergitas dan kolaborasi dalam membangun desa berbasis potensi lokal.

Mendes Yandri Susanto menyebut bahwa memajukan desa adalah juru kunci dan langkah penting untuk memajukan desa di seluruh Kabupaten Serang yang manfaatnya juga meluas ke Indonesia.

Langkah konkretnya melalui pembinaan dan pendampingan yang melibatkan berbagai mitra baik pemerintah maupun swasta. Tentu saja hal ini wajib menyertakan potensi lokal sebagai pertimbangan utama dalam menentukan kebijakan yang diturunkan dalam berbagai program.

“Pembinaan dan pendampingan itu penting karena dana desa kan besar. Wajah Kabupaten Serang ya ada desa. Sekuat-kuatnya negara membangun kalau desa tidak bergerak maka akan percuma. Kalau kita urus desa otomatis Serang maju tapi sesuaikan dengan potensinya, jangan dipaksa fokus pada hal-hal di luar potensinya,” ujar Yandri saat audiensi dengan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah di Kantor Kemendes PDT, Senin (10/11/2025).

Kabupaten Serang memiliki 326 desa dengan status mandiri, maju, dan berkembang. Mendes Yandri menilai setiap desa harus dipetakan secara lebih spesifik sehingga arah pembangunan dapat disesuaikan dengan keunggulan masing-masing wilayah.

Selain itu, setiap desa juga harus menjadi pusat ekonomi sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian desa dan menciptakan rantai pasok lokal yang berdaya saing. Fokusnya mencakup berbagai program yang mendukung visi besar Presiden Prabowo Subianto di antaranya Makan Bergizi Gratis hingga Koperasi Desa Merah Putih.

“Usahakan ada pusat ekonomi setiap desa. Kabupaten Serang jangan sampai ketinggalan dari yang lain. Juga program MBG butuh bahan baku yang banyak, bagaimana Serang membuat ekosistem, rantai pasok jangan dari luar semua. MBG butuh banyak beras, banyak bumbu, banyak telur setiap hari. Rantai pasok ini harus dipikirkan dan pemerintah harus ambil peran,” jelasnya.

Arahan Mendes Yandri yang disampaikan dalam audiensi tersebut disambut baik Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah.

Bupati Ratu optimis ekonomi warganya akan tumbuh berikut dengan terus berkurangnya angka pengangguran melalui kolaborasi berbagai sektor termasuk dengan Kemendes PDT.

“Jadi dengan banyaknya warga yang kami miliki di Kabupaten Serang, sebagian besar mereka berada di perekonomian di bawah rata-rata. Oleh karena itu semoga nanti ada program yang bisa kita sinergikan kita kolaborasikan terutama desa-desa di Kabupaten Serang agar semakin maju,” kata Bupati Ratu Rachmatuzakiyah.

Sementara itu berbagai program yang rencana dikolaborasikan mencakup 12 aksi bangun desa bangun Indonesia seperti desa ekspor, desa wisata, swasembada pangan desa, dan lain sebagainya yang secara potensi dimiliki desa-desa di Kabupaten Serang.

Hal ini disepakati melalui audiensi yang juga dihadiri beberapa Pejabat Tinggi Madya seperti Sekjen Taufik Madjid, Dirjen PEI Tabrani, Kepala BPSDM Agustomi Masik, dan Dirjen PPDT Samsul Widodo.

Teks: Ria/Humas

Kemensetneg Gelar Upacara Hari Pahlawan 2025: Teladani Semangat Juang dan Pengabdian Tanpa Batas

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2025 di Lapangan Upacara Kantor Kemensetneg, Jakarta. Upacara berlangsung khidmat dan penuh makna, diikuti oleh para pejabat serta pegawai di lingkungan Kemensetneg. Deputi Bidang Hubungan Kelembagaan dan Kemasyarakatan, Yuli Harsono, bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Tahun ini, peringatan Hari Pahlawan mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”, yang mencerminkan semangat bangsa untuk meneladani nilai-nilai luhur perjuangan para pahlawan serta meneruskannya dalam bentuk pengabdian nyata bagi masyarakat dan negara.

Dalam kesempatan tersebut, Yuli Harsono membacakan Amanat Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, yang mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mengenang jasa para pahlawan, menjaga persatuan, dan melanjutkan perjuangan dengan kerja nyata dan ketulusan hati.

Menteri Sosial menekankan tiga teladan utama dari para pahlawan bangsa kesabaran dalam berjuang, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, dan pandangan jauh ke depan demi generasi mendatang.

“Para pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan,” demikian pesan Saifullah Yusuf yang dibacakan Inspektur Upacara.

Dalam amanatnya, Menteri Sosial juga menyoroti keteladanan para pahlawan yang tetap mengabdi kepada rakyat setelah kemerdekaan diraih. Mereka tidak menuntut balasan, melainkan kembali ke masyarakat untuk mengajar, menanam, membangun, dan terus berbuat bagi bangsa

“Di situlah letak kehormatan sejati: bukan pada posisi yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan,” sambungnya.

Pesan tersebut mengingatkan seluruh aparatur negara agar menjadikan pengabdian dan keikhlasan sebagai nilai utama dalam bekerja dan melayani publik.

Menteri Sosial menegaskan, perjuangan di masa kini tidak lagi dilakukan dengan senjata, tetapi melalui ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian kepada masyarakat.
Semangat ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan ketahanan nasional, kemajuan pendidikan, keadilan sosial, serta pembangunan manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.

“Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam. Dengan bekerja, bergerak dan berdampak,” tutupnya

Peringatan Hari Pahlawan di lingkungan Kemensetneg menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme dan pengabdian ASN dalam menjalankan tugas.
Melalui refleksi nilai-nilai kepahlawanan, Kemensetneg berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui kerja nyata, inovasi, dan pelayanan publik yang berintegritas.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News