Beranda blog Halaman 744

Miliki Fondasi Ekonomi yang Kuat, Indonesia Menjadi Bright Spot di Tengah Ketidakpastian Global

Memasuki masa satu tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, telah diterapkan berbagai kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Hal ini tercermin dari pertumbuhan solid ekonomi nasional dengan capaian 5,12% pada kuartal II 2025 dan menjadi salah satu yang tertinggi di antara negara G20, serta inflasi yang tetap terkendali di rentang 2,5±1% dan menjadi salah satu yang terendah di antara negara G20.

“Lembaga IMF menyatakan di tengah ketidakpastian global, Indonesia merupakan bright spot. Jadi Indonesia adalah terang dibandingkan berbagai negara lain dalam ketidakpastian, unpredictability, dan uncertainty dengan pertumbuhan rata-rata di atas 5% dalam 7 tahun terakhir. Jadi Indonesia tumbuh 35% dan Indonesia masih mampu untuk berlayar dalam situasi yang tidak menentu,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Talkshow Metro TV yang bertema “1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran – Optimism on 8% Economic Growth” di Jakarta, Kamis (16/10).

Selain itu, defisit APBN juga terjaga di bawah 3% PDB dengan rasio utang terhadap PDB menjadi salah satu yang terendah di antara negara G20. Peringkat kredit Indonesia dari tiga lembaga pemeringkat internasional utama juga berada di kategori Investment Grade dengan outlook stabil. Kemudian, IHSG mampu mencetak rekor all time high pada level 8.200 dan disertai cadangan devisa nasional yang mampu mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan mencapai USD157 miliar pada bulan Maret 2025. Pemerintah juga merealisasikan Bullion Bank, menempatkan Rp200 triliun di perbankan untuk memperkuat likuiditas, serta menghapus utang macet UMKM sektor produktif sebagai bentuk keberpihakan pada rakyat kecil.

Dari sisi investasi, pada semester I-2025 mencapai Rp942,9 triliun atau naik 13,6% dibanding tahun sebelumnya dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 1,2 juta orang. Sedangkan dari sisi kesejahteraan sosial, angka kemiskinan turun menjadi 8,47% dan menjadi terendah sepanjang sejarah, jumlah penduduk miskin pada Maret 2025 sebesar 23,85 juta orang, jumlah orang bekerja pada Februari 2025 sebesar 145,77 juta orang, jumlah tambahan orang yang bekerja pada Februari 2025 sebesar 3,59 juta orang, serta tingkat pengangguran yang saat ini tercatat 4,76% atau menjadi yang terendah sejak 1998.

Pemerintah juga telah menyalurkan akses permodalan murah melalui Kredit Usaha Rakyat kepada 3,46 juta pelaku UMKM, petani, dan nelayan sepanjang Januari–September 2025. Reformasi struktural juga terus didorong melalui deregulasi kemudahan berusaha dengan diimplementasikannya Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 sejak 5 Oktober 2025, yang diharapkan akan mendorong proses perizinan berusaha menjadi semakin cepat, mudah, dan pasti. Setelah penyaluran stimulus pada semester I-2025, Pemerintah melanjutkan pada semester II-2025 dengan meluncurkan Program Paket Ekonomi 8+4+5 dan stimulus lainnya, termasuk Program Magang Nasional, yang diharapkan akan meningkatkan konsumsi dan menciptakan multiplier effect.

Selain mendorong investasi strategis melalui hilirisasi industri, pengembangan ekosistem kendaraan listrik dan semikonduktor, Indonesia juga terus memperkuat posisi ekonomi di tataran global dengan bergabung ke BRICS dan menurunkan tarif resiprokal dengan AS dari 32% menjadi 19%. Kesepakatan I-EU CEPA dan Indonesia-Canada CEPA juga akan membuka akses pasar yang lebih luas.

“Indonesia tidak hanya bertahan di dalam ketidakpastian global. Indonesia tetap tumbuh, Indonesia berinovasi, Indonesia memimpin, dan kita punya fondasi yang kuat,” tutup Menko Airlangga.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso yang turut hadir menjadi narasumber dalam talkshow sesi 1 menyampaikan bahwa capaian pertumbuhan investasi sangat signifikan dan semakin berkualitas. “PDB kita PMTB-nya sekitar 27,83%. Memang masih paling tinggi adalah spending, konsumsi rumah tangga. Namun ke depan saya kira investasi ini akan selain berkontribusi positif untuk PDB, juga multiplier effect-nya ke berbagai sektor. Karena itu saya kira sangat tepat ke depan untuk mencapai 8%, kita perlu terus menjadikan investasi sebagai motor utama penggerak perekonomian nasional kita,” ujar Sesmenko Susiwijono.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa dari sisi capaian kerja sama internasional, Indonesia memiliki mesin penggerak digitalisasi melalui perjanjian ASEAN DEFA. Hal ini juga didukung oleh penerapan Local Currency Transaction (LCT) yang kini telah digunakan di berbagai negara, termasuk kawasan ASEAN, Uni Emirat Arab, dan Jepang. “Hingga saat ini jumlah pemegang QRIS telah mencapai sekitar 56 juta pengguna yang menunjukkan bahwa masyarakat mulai aktif beradaptasi dengan sistem keuangan digital,” pungkas Jubir Haryo.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Layanan SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Jumat: Cek Lokasi dan Syarat Perpanjangan SIM A dan C

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali membuka layanan SIM Keliling Jakarta pada Jumat (17/10) untuk memudahkan masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM) tanpa harus datang ke kantor Satpas.

Melalui akun resmi X (Twitter) TMC Polda Metro Jaya, layanan SIM Keliling beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB di lima titik lokasi berbeda di wilayah DKI Jakarta.

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini

Berikut daftar lokasi layanan SIM Keliling di masing-masing wilayah:

  • Jakarta Timur: Lobby depan Mall Grand Cakung

  • Jakarta Selatan: Area parkir samping Kampus Trilogi Kalibata

  • Jakarta Utara: Lobby utama LTC Glodok

  • Jakarta Pusat: Area parkir Kantor Pos Lapangan Banteng

  • Jakarta Barat: Lobby Selatan Mall Ciputra

Dengan adanya layanan ini, masyarakat bisa memperpanjang SIM dengan lebih cepat dan efisien tanpa antre panjang di kantor kepolisian.

Syarat Perpanjangan SIM

Bagi warga yang ingin memperpanjang SIM, berikut dokumen yang perlu disiapkan:

  • Fotokopi KTP yang masih berlaku

  • Fotokopi SIM lama beserta SIM asli
    Selain itu, pemohon wajib mengikuti cek kesehatan dan tes psikologi yang tersedia di gerai SIM Keliling.

Jenis SIM yang Dilayani dan Biaya Resmi

Layanan mobil SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih aktif.
Bagi pemegang SIM yang sudah habis masa berlakunya, diwajibkan mengajukan pembuatan SIM baru di lokasi Satpas terdekat.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), biaya perpanjangan SIM ditetapkan sebesar:

  • Rp80.000 untuk SIM A

  • Rp75.000 untuk SIM C

Kemudahan Akses untuk Warga Jakarta

Program SIM Keliling dari Polda Metro Jaya ini menjadi solusi praktis bagi warga Jakarta yang memiliki mobilitas tinggi. Dengan layanan ini, masyarakat dapat memperpanjang SIM di lokasi strategis tanpa perlu datang ke kantor utama Satpas.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Samsat Keliling Hadir di 14 Lokasi Jadetabek, Mudahkan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali membuka layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Keliling di 14 lokasi yang tersebar di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) pada Jumat (17/10).
Layanan ini disiapkan untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa harus datang langsung ke kantor Samsat.

Menurut informasi resmi dari akun X (Twitter) @TMCPoldaMetro, masyarakat bisa mengakses layanan Samsat Keliling di berbagai titik strategis mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, tergantung wilayah masing-masing.

Lokasi Samsat Keliling Polda Metro Jaya Hari Ini

Berikut daftar lengkap lokasi layanan Samsat Keliling di wilayah Jadetabek:

  • Jakarta Pusat: Halaman parkir Samsat Jakarta Pusat dan Lapangan Banteng (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Utara: Samsat Jakarta Utara dan Itali Mall Artha Gading (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Barat: Mal Citraland (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Selatan: Samsat Jakarta Selatan (09.00–15.00 WIB) dan Gedung Sampoerna Strategic (09.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Timur: Samsat Jakarta Timur (08.00–15.00 WIB) dan Pasar Induk Kramat Jati (08.00–14.00 WIB)

  • Kota Tangerang: Alun-Alun Cibodas dan Parkiran Busway Foodmosphere (09.00–13.00 WIB)

  • Ciledug: Kantor Kecamatan Pinang dan Rukan Fresh Market Lake Cipondoh (09.00–12.00 WIB)

  • Serpong: Samsat Serpong (08.00–14.00 WIB) dan Mal ITC BSD Serpong (16.00–19.00 WIB)

  • Ciputat: Samsat Ciputat dan Kantor Kelurahan Pondok Betung (09.00–12.00 WIB)

  • Kelapa Dua: Gtown House Gading Serpong (08.00–14.00 WIB)

  • Kota Bekasi: Pizza Hut Kosambi Jatiasih (09.00–11.30 WIB)

  • Kabupaten Bekasi: Kantor Pemda Kabupaten Bekasi (09.00–11.00 WIB)

  • Depok: Samsat Depok (08.00–14.00 WIB) dan Kantor Kelurahan Tugu (09.00–11.00 WIB)

  • Cinere: Kantor Kelurahan Pasir Putih (08.00–11.30 WIB)

Syarat dan Ketentuan Layanan Samsat Keliling

Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini, dokumen yang perlu dibawa antara lain:

  • KTP asli dan fotokopi

  • BPKB asli dan fotokopi

  • STNK asli dan fotokopi

Polda Metro Jaya menegaskan, Samsat Keliling hanya melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor tahunan.
Sementara untuk perpanjangan STNK lima tahunan dan penggantian pelat nomor kendaraan, masyarakat tetap harus datang langsung ke kantor Samsat induk sesuai domisili kendaraan.

Layanan Samsat Keliling ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak tepat waktu sekaligus mengurangi antrean di kantor Samsat utama.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Jumat 17 Oktober 2025: Cerah Pagi, Hujan Ringan Sore Hari

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di wilayah DKI Jakarta akan bervariasi sepanjang hari ini, Jumat (17/10). Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas ringan yang diperkirakan terjadi di beberapa wilayah pada siang hingga malam hari.

Berdasarkan informasi dari laman resmi BMKG, cuaca cerah diprakirakan mendominasi wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat pada pagi hari. Sementara itu, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur akan mengalami kondisi cerah berawan sejak pagi.

Memasuki siang hari, cuaca cerah masih akan bertahan di Kepulauan Seribu, namun hujan ringan diprediksi mulai mengguyur Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Adapun wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat akan mengalami cuaca cerah berawan.

Pada sore hari, kondisi berawan diprakirakan terjadi di Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Selatan, sedangkan Jakarta Barat berpotensi mengalami hujan ringan. Di sisi lain, Jakarta Timur akan berada dalam kondisi cerah berawan.

Malam harinya, BMKG memperkirakan hujan ringan masih akan turun di Kepulauan Seribu dan Jakarta Barat, sementara Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur diprediksi berawan.

Adapun suhu udara di Jakarta hari ini diperkirakan berkisar antara 25 hingga 33 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara mencapai 57–95 persen.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan. Disarankan membawa perlengkapan hujan seperti payung atau jas hujan untuk mengantisipasi potensi hujan lokal pada siang dan malam hari.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Pramono Segera Tuntaskan Permasalahan Lahan Sumber Waras dengan Pendampingan KPK

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bertemu dengan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Gedung Merah Putih, Kamis (16/10), untuk membahas penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK atas pengadaan lahan RS Sumber Waras.

Dalam pertemuan itu, Gubernur menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk menyelesaikan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) secara akuntabel dan sesuai ketentuan hukum. “Kami berharap KPK dapat memberikan kejelasan terkait status proses hukum atas pengadaan lahan RS Sumber Waras, agar rekomendasi BPK dapat segera dituntaskan dan lahan tersebut bisa dimanfaatkan untuk pelayanan kesehatan warga Jakarta,” ujar Gubernur Pramono.

Berdasarkan kajian Dinas Kesehatan dan Biro Hukum, pembatalan pembelian lahan dinilai tidak relevan karena nilai tanah telah meningkat lebih dari 75 persen sejak 2014, sehingga pembatalan justru berpotensi merugikan daerah. “Secara lapangan, Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sudah naik tinggi, tidak mungkin tanah Sumber Waras itu untuk dijual atau dilepas karena sudah hampir dua kali lipat dari ketika peristiwa terjadi di tahun 2014.,” ungkap Gubernur Pramono.

Ia menambahkan, lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk pembangunan rumah sakit sehingga memberikan manfaat kepada masyarakat. “Jadi sekali lagi, tanah tersebut akan dimanfaatkan untuk rumah sakit sehingga dengan demikian bisa memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat yang ada di Jakarta,” ujar Gubernur Pramono.

Sementara itu, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK RI, Bahtiar Ujang Purnama menegaskan KPK mendukung penuh langkah Pemprov DKI Jakarta. “Rencana pemulihan aset pengadaan tanah di Sumber Waras harus diselesaikan. Sudah belasan tahun aset tidak bisa dimanfaatkan karena terkendala masalah hukum,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan KPK sudah mengikuti perkembangan permasalahan ini sejak 2014. “Pada 2023 KPK telah menghentikan penyelidikan. Prinsipnya akan segera kami tindak lanjuti. KPK akan terus memberikan pendampingan sehingga bermanfaat untuk masyarakat dan tidak terkendali,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Soal Kepesertaan BPJS-TK, Ombudsman RI Tegaskan Pentingnya Koordinasi dan Kerjasama Multi Pihak

Anggota Ombudsman RI Hery Susanto, menegaskan pentingnya koordinasi lintas lembaga dan kolaborasi multipihak dalam penyelenggaraan pelayanan publik, termasuk dalam isu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan (BPJS-TK).

Hal tersebut disampaikan Hery dalam Diskusi Publik bertajuk “Optimalisasi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045” yang digelar oleh Dialogia Community bekerjasama dengan Kaukus Muda Perempuan NU di Kampus FEB UIN Syarif Hidyatullah Ciputat, Banten, Rabu (15/10/2025).

“Ombudsman RI hadir untuk memastikan pelayanan publik yang prima bagi seluruh masyarakat. Jangan sampai kita bekerja sendiri-sendiri dan acuh terhadap tugas serta fungsi masing-masing lembaga. Tidak boleh ada ego sektoral jika ingin mewujudkan pelayanan publik yang baik bagi masyarakat Indonesia,” ujar Hery.

Menurut Hery, sinergi antara penyelenggara layanan publik dan masyarakat menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

Ia menekankan pentingnya penerapan metode Epta-Helix dalam pengawasan pelayanan publik, yang melibatkan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, parlemen, media, masyarakat secara umum dan Ombudsman RI agar pengawasan berjalan menyeluruh dan berkelanjutan.

Diskusi publik tersebut juga menghadirkan Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Eko Nurgriyanto. Dalam paparannya, Eko menjelaskan bahwa transformasi kelembagaan BPJS-TK menjadi badan publik menandai komitmen negara untuk hadir dalam perlindungan sosial tenaga kerja. “Jika dulu berbentuk perseroan yang berorientasi laba, kini BPJS Ketenagakerjaan menjadi badan publik yang memastikan negara hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Eko juga menyoroti masih rendahnya tingkat kepesertaan BPJS-TK pekerja di Indonesia. Dari sekitar total 140 juta pekerja, baru 42 juta yang telah terlindungi BPJS-TK, mayoritas merupakan pekerja formal. “Tantangan kita adalah memastikan seluruh pekerja terlindungi, termasuk pekerja informal yang saat ini baru mencapai 11,5%. Pada 2045, kami menargetkan 99,5% pekerja terlindungi jaminan sosial,” jelasnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Ibnu Qizam menilai literasi jaminan sosial masih menjadi tantangan besar. Banyak masyarakat, terutama mahasiswa dan calon tenaga kerja, yang belum memahami pentingnya perlindungan sebelum risiko kerja terjadi. Oleh karena itu, kampus dinilai perlu berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran dan edukasi mengenai jaminan sosial ketenagakerjaan.

Hery menutup paparannya dengan menekankan pentingnya kolaborasi semua unsur bangsa untuk mencapai pelayanan publik yang inklusif dan berkeadilan. “Koordinasi, kolaborasi, dan pengawasan partisipatif adalah kunci dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Dewan Pakar Hukum Ketenagakerjaan dan Jaminan Sosial DPP KSPSI AGN Subiyanto, Direktur Pusat Studi Ekonomi Pembangunan dan Kebijakan Publik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Rizqon Halal Syah Aji, dan Kepala Pusat Karier UIN Syarif Hidayatullah Jakarta M. Kholis Hamdy.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Apresiasi Sangga Nagara, Ratu Zakiyah Bakal Kolaborasikan Jadi Satu Kesatuan Itu Keren

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengapresiasi Festival Sangga Nagara Tahun 2025, dalam rangka Memeringati Hari Pangan Sedunia (HPS) yang digelar Forum Komunikasi Gabungan Kelompok Tani (FK Gapoktan) Kecamatan Padarincang pada Rabu, 15 April 2025. karena itu, atas kehadiran Ratu Zakiyah sebagai bentuk dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang.

Maka kehadiran saya disini dalam rangka mendukung kegiatan ini,”kata Ratu Zakiyah kepada wartawan disela kegiatan di Bumi Perkemahan Sangga Nagara Kampung Rancapanti, Desa Bugel, Kecamaran Padarincang.

Ratu Zakiyah mengatakan, bahwa kegiatan yang diinisiasi oleh masyarakat baik pelaku pertanian, terdiri dari gapoktan-gapoktan yang ada di Wilayah Kecamatan Padarincang kemudian juga para pelaku seni dan pelaku budaya. “Menurut saya ini satu hal yang baik, perlu juga di replikasi untuk desa-desa di kecamatan yang lain. Karena saya yakin, di setiap desa pasti punya budaya masing-masing,” ucapnya.

Oleh karena diketahui itu, kata Ratu Zakiyah sebagaimana di desa-desa lain pasti mempunyai budaya seni maupun budaya lokal. “Saya yakin kalau nanti kita kolaborasikan menjadi satu kesatuan itu keren banget. Insya Allah kedepannya kita akan seriuskan untuk hal ini,” tandasnya.

Yang jelas, menurut Ratu Zakiyah, Sangga Nagara satu hal yang luar biasa karena ini semua berkolaborasi pada kegiatan tersebut, baik mulai dari generasi muda sampai ke generasi pelaku petani. “Ini luar biasa, kita harus tindaklanjuti, harus kita pertahankan untuk tahun-tahun yang akan datang,” katanya.

Guna bisa direplikasikan di kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Serang, sebut saja Ratu Zakiyah perlu adanya kekompakan warga karena kekompakan, keseragaman, persatuan dan kesatuan, keguyuban itu harus ada yang menginisiasi seperti hal yang dilakukan warga Padarincang.

“Jadi mulai dari pemangku kepentingan, ada pelaku budaya, gapoktan ini harus seiring. Kalau hanya satu orang atau beberapa komunitas saja mungkin tidak bisa terjadi hal ini, ini mungkin luar biasa tadi kita lihat dari tari kolosal, ada ribuan penari yang saya kejutan di Kabupaten Serang ada yang melakukan hal ini, terutama mengangkat seni budaya lokalm,” ungkapnya.

Ketua Panitia Festival Sangga Nagara Tahun 2025, Haris Munandar mengatakan festival Sangga Nagara adalah kegiatan pertanian kesenian kebudayaan yang ada di wilayah Kecamatan Padarincang. Tujuan untuk mengkolaborasikan kegiatan kesenian dan kebudayaan yang para pelakonnya para petani.

“Sehingga mudah-mudah dengan kegiatan ini apa yang bisa kita angkat untuk memajukan daerah kita khususnya Kabupaten Serang, Provinsi Banten itu kita angkat hari ini. Siapa yang punya potensi mari kita bareng-bareng kita munculkan potensi yang ada di wilayah kita,” ujarnya.

Adapun beberapa kesenian lokal yang diangkat pada Festival Sangga Nagara 2025, kata Haris, salah satunya adalah kuda kepang dari Kampung Kadu Kempong, Bendrong dari Desa Kalumpang, Perang Ujung dari Desa Kalumpang, kemudian budaya ruwatan bumi.

“Ngaruwat bumi tujuannya adalah ucapan terima kasih kepada sang pencipta yang telah diberikan hasil panen yang melimpah, dan berdoa memohon agar tanamannya dilindungi dari serangan hama dan penyakit,” ungkapnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang, Suhardjo mengatakan kegiatan Sangga Nagara dengan tagline ‘Menanam Haraoan Metik Kejayaan’ dirangkaikan dengan Peringatan Hari Pangan Sedunia. ”Kegiatan ini murni dari swadaya masyarakat tidak ada dari APBD Kabupaten Serang. Akan tetapi untuk kepanitiaan, kami membantu kami berkolaborasikan,” ujarnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

BNPB dan Jaringan Komunitas Dorong Kesiapsiagaan Pandemi yang Inklusif dan Berkeadilan di Asia-Pasifik

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat risiko bencana tertinggi di dunia. Kondisi geografis, topografi, dan iklim yang kompleks menjadikan negeri ini rentan terhadap berbagai ancaman, seperti gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, banjir, tanah longsor, kekeringan, dan kebakaran hutan. Dalam satu dekade terakhir, frekuensi dan intensitas kejadian bencana terus meningkat, sehingga menuntut penguatan upaya pencegahan dan kesiapsiagaan di semua lini kehidupan masyarakat.

Selain itu, Indonesia juga menghadapi tantangan berupa bencana sosial dan non-alam, seperti konflik sosial, kegagalan teknologi, kebakaran permukiman, serta wabah penyakit dan pandemi. Dampaknya meluas pada aspek sosial, ekonomi, dan pendidikan, terutama bagi kelompok rentan. Karena itu, pengurangan risiko bencana perlu dilakukan secara menyeluruh, inklusif, dan kolaboratif dengan melibatkan seluruh sektor serta memperkuat ketangguhan di tingkat komunitas.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Kedeputian Bidang Pencegahan menegaskan perannya dalam merespon ancaman pandemi di masa depan dengan memberikan dukungannya pada kegiatan Securing the Future of TB Response and Pandemic Preparedness & Response (PPR): Asia-Pacific Dialogue on Sustainability, Financing, and Community Engagement yang di inisiasi oleh Jaringan Indonesia Positif (JIP) yang berlangsung sejak 13-15 Oktober 2025 di Jakarta.

Kegiatan ini dibuka oleh Plt. Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Drs. Pangarso Suryoutomo, M.MB. dan dihadiri oleh perwakilan tujuh negara di Kawasan Asia Pasifik meliputi Indonesia, Kamboja, Pilipina, Malaysia, Mongolia, Nepal, Pakistan serta perwakilan mitra internasional Global Fund dan APCSO.

Pandemi COVID-19 menjadi pengalaman penting yang menunjukkan perlunya pendekatan kebencanaan dalam penanganan krisis kesehatan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007, pandemi dikategorikan sebagai bencana non-alam, dan BNPB ditunjuk Presiden RI untuk memimpin Satuan Tugas Penanganan COVID-19.

Menurut Pangarso, penugasan BNPB dalam pandemi menegaskan bahwa krisis kesehatan harus dikelola secara komprehensif, mulai dari pencegahan hingga pemulihan. Ia juga menegaskan, Pandemic Preparedness and Response (PPR) harus menjadi bagian integral dari sistem penanggulangan bencana nasional dan pembangunan berkelanjutan.

Pada sesi diskusi panel, Analis Kebencanaan Ahli Muda BNPB, Ardhy Abetriawan menjelaskan terkait dengan pentingnya rencana kontingensi menjadi instrumen penting untuk memperjelas peran setiap sektor ketika ancaman pandemi muncul. Menurutnya, BNPB menegaskan prinsip “Leave No One Behind”, memastikan seluruh kelompok termasuk disabilitas, lansia, masyarakat adat, kelompok miskin, serta penyintas tuberculosis (TB) dan HIV mendapatkan perlindungan setara.

Kolaborasi BNPB dengan jaringan komunitas seperti JIP menjadi langkah nyata untuk memperkuat respons yang inklusif dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Meirinda Sebayang,SH.,MPH., selaku Chairperson JIP menyatakan jika kolaborasi ini memastikan informasi dan bantuan menjangkau kelompok paling terdampak, serta meneguhkan partisipasi komunitas dalam pengambilan keputusan.

Ke depan, kerja sama lintas negara di kawasan Asia-Pasifik diperlukan untuk memperkuat sistem pembiayaan berkelanjutan, memperluas partisipasi komunitas, dan membangun tata kelola yang transparan serta adaptif terhadap tantangan global.

“Ketangguhan tidak dibangun oleh satu institusi atau negara, melainkan oleh solidaritas dan sinergi antar bangsa,” tutup Pangarso Suryotomo.

Sebagai tindak lanjut, hasil diskusi dan rekomendasi dari pertemuan selama tiga hari di Jakarta ini akan dibawa dan dipresentasikan pada Communities in Pandemic Preparedness and Response (COPPER) Regional Meeting, yang diselenggarakan oleh The Global Fund dan The Eastern Africa National Networks of AIDS and Health Organizations (EANNASO) di Kenya, pada 27–29 Oktober 2025 mendatang.

Tentang Jaringan Indonesia Positif (JIP)

JIP adalah organisasi nirlaba berbasis komunitas yang menjadi jaringan nasional bagi orang yang hidup dengan HIV dan TB di Indonesia.

Berdiri sejak 2014, JIP memiliki visi untuk mewujudkan orang dengan HIV dan TB yang sehat, setara, dan memiliki kualitas hidup tinggi dengan memperjuangkan hak atas kesehatan bagi seluruh orang yang hidup dengan HIV dan TB di Indonesia.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Transfer Daerah Dipangkas, Pemkab Bekasi Bakal Optimalkan PAD

Pemerintah Kabupaten Bekasi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Optimalisasi Pemungutan Pajak Pusat dan Pajak Daerah bersama Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan.

Kegiatan ini berlangsung secara luring dan daring pada Rabu (15/10/2025) dan diikuti oleh sejumlah pemerintah daerah di Indonesia. Langkah tersebut menjadi upaya strategis memperkuat sinergi antara pusat dan daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui integrasi sistem perpajakan yang transparan dan akuntabel.

Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan PKS ini yang dianggap mampu memberikan ruang kolaborasi lebih luas antara pemerintah daerah dan pusat.

Ia menjelaskan, kerja sama ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola pajak daerah dan meningkatkan efisiensi pendapatan melalui sistem berbagi data perpajakan.

“Alhamdulillah hari ini saya mewakili Bapak Bupati Bekasi untuk hadir dalam penandatanganan perjanjian kerja sama penguatan pemungutan pajak antara pusat dan daerah. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam upaya ini,” ujar Asep Surya Atmaja.

Wakil Bupati menuturkan, mekanisme optimalisasi dilakukan melalui pembagian kewenangan pemungutan antara pajak pusat dan daerah.

Menurutnya, sistem ini tidak akan menimbulkan pajak berganda karena telah diatur proporsinya secara adil. Ia mencontohkan, pajak restoran menjadi bagian dari daerah, sedangkan pajak badan usaha dikelola pusat melalui PPh tahunan.

“Nanti kita akan berjalan beriringan, tidak ada pajak ganda. Contohnya kalau di restoran, 10 persen itu untuk daerah, sementara pajak badan tetap diambil pusat di akhir tahun,” jelasnya.

Asep menambahkan bahwa sinergi ini menjadi penting di tengah berkurangnya Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat. Ia mengungkapkan, Kabupaten Bekasi mengalami pemotongan hingga Rp649 miliar dari total dana transfer tahun ini sehingga peningkatan PAD menjadi solusi untuk menutup kekurangan tersebut.

“Dengan kondisi transfer dana yang berkurang, potensi PAD harus kita tingkatkan. Semoga di tahun 2026 nanti, pendapatan daerah kita bisa naik signifikan,” ucapnya optimistis.

Senada Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, menilai kerja sama ini membuka peluang besar dalam menggali potensi pajak baru di sektor-sektor yang selama ini belum tergarap maksimal. Ia mengibaratkan, banyak potensi di luar sistem yang kini mulai disentuh melalui sinergi antara DJP dan pemerintah daerah.

“Selama ini, pemungutan pajak cenderung dilakukan hanya untuk badan-badan besar yang terdaftar di pusat. Dengan kerja sama ini, kita akan menjangkau sektor-sektor perusahaan di daerah yang sebelumnya belum masuk dalam sistem,” ungkapnya.

Iwan menjelaskan, Bapenda Kabupaten Bekasi akan memaksimalkan dua strategi utama, yakni ekstensifikasi dan intensifikasi. Ekstensifikasi dilakukan dengan mencari wajib pajak baru yang belum terdaftar, sementara intensifikasi dilakukan dengan evaluasi terhadap tarif pajak yang sudah ada.

“Kami sudah membentuk Satgas khusus untuk pendataan dan penertiban wajib pajak. Wajib pajak yang belum terdaftar akan kami data, sedangkan yang sudah terdaftar tapi tidak taat akan kami tertibkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, target peningkatan PAD tahun depan akan dilakukan berbasis data sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022. Hal ini dilakukan agar kebijakan pajak lebih terukur dan akurat berdasarkan potensi riil di lapangan.

“Kita tidak bisa asal menetapkan angka. Semua harus berbasis data, agar peningkatan PAD benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi daerah,” tambahnya.

Secara daring, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Bimo Wijayanto, menyatakan, kerja sama dengan pemerintah daerah telah memasuki tahap perluasan ke tujuh sejak dimulai tujuh tahun lalu. Ia menegaskan, kolaborasi ini merupakan bagian dari arahan Presiden untuk memperkuat sinergi fiskal nasional antara DJP, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), dan pemerintah daerah.

“Kegiatan penandatanganan PKS antara DJP, DJPK, dan 109 pemerintah daerah ini kami laksanakan secara hybrid. Kolaborasi ini sudah berjalan lama dan kini terus diperluas untuk memperkuat pertukaran data, pengawasan bersama, serta peningkatan kapasitas SDM perpajakan,” terang Bimo.

Bimo mengungkapkan bahwa hingga Oktober 2025, sebanyak 90 persen pemerintah daerah di Indonesia telah memiliki perjanjian kerja sama aktif dengan DJP. Ia menyebut, kerja sama ini terbukti meningkatkan kepatuhan pajak dan efektivitas pengawasan terhadap pemotongan dan penyetoran pajak dari APBD.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemkab Purworejo Dorong Petani Terapkan Teknologi Usaha Tani Modern

Pemerintah Kabupaten Purworejo terus mendorong para petani untuk menerapkan metode dan teknologi usaha tani modern untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian. Hal ini penting mengingat sektor pertanian sendiri merupakan salah satu pilar utama pembangunan di Kabupaten Purworejo, yang memiliki peran besar dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menopang kesejahteraan petani dan masyarakat.

“Peningkatan kapasitas petani, efisiensi produksi, serta optimalisasi lahan pertanian menjadi perhatian penting Pemerintah Daerah dalam kerangka pembangunan yang selaras dengan visi Purworejo Berseri,” kata Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH saat menghadiri Panen Demplot (Demonstration Plot/lahan percontohan) padi di Desa Harjobinangun, Kecamatan Grabag, Selasa (14/10).

Panen padi ini merupakan hasil sinergi antara petani Desa Harjobinangun dengan PT Multidaya Putra Sejahtera (MPS) yang merupakan produsen pupuk pertanian swasta skala nasional.

Menurut Bupati, momentum panen ini sekaligus bisa menjadi media percontohan dan pembelajaran bagi para petani lain di Purworejo untuk meningkatkan hasil pertaniannya.

“Hasil panen yang melimpah dapat menumbuhkan semangat petani untuk terus berinovasi dan mengadopsi praktik pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Lebih lanjut Bupati mengapresiasi sinergi pihak swasta, khususnya PT MPS dalam mendukung kemajuan pertanian di daerah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada petani dan seluruh pihak terkait yang telah berjuang bersama dalam upaya mewujudkann ketahanan pangan di Kabupaten Purworejo, yang merupakan salah satu lumbung padi di Jawa Tengah.

Sementara itu Direktur PT MPS, Ailin, menyampaikan bahwa sinergi dalam pendampingan petani di Harjobinangun ini dilaksanakan untuk membantu petani meningkatkan hasil panen padinya. Melalui panen ini, dirinya berharap dapat menjadi contoh yang baik dan dapat direplikasi di daerah lain.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News