Beranda blog Halaman 814

Hari Jadi Ke-155, Pemkab Sukabumi Tegaskan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan Untuk Warga

Pemerintah Kabupaten Sukabumi memperingati Hari Jadi ke-155 melalui Rapat Paripurna DPRD di Ruang Sidang Utama, Rabu (10/9). Acara ini dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Sukabumi Asep Japar, Wakil Bupati Andreas, Wali Kota Sukabumi, Forkopimda, Forkopimcam, serta perwakilan masyarakat.

Rangkaian paripurna diawali dengan pembacaan sejarah Kabupaten Sukabumi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Boyke Martadinata.

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan sejumlah capaian pembangunan prioritas, seperti beasiswa penghafal Al-Qurˮan, layanan kesehatan gratis, pemberdayaan pemuda dan perempuan, penguatan UMKM, pembangunan rumah layak huni, serta peningkatan infrastruktur strategis. Selain itu, Geopark Ciletuh Palabuhanratu kembali mempertahankan status Green Card UNESCO Global Geopark.

“Semua capaian ini bukan hasil kerja pribadi, melainkan buah kebersamaan antara pemerintah, DPRD, pelaku usaha, dan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menekankan pentingnya pembangunan berbasis ekologi. Ia mendorong Sukabumi untuk melakukan reboisasi bambu sebagai potensi besar bagi konstruksi ramah lingkungan sekaligus branding arsitektur daerah.

“Jangan hanya terpaku pada kayu. Sukabumi bisa menjadi pusat desain berbahan bambu. Infrastruktur jalan, air bersih, tata ruang, hingga kawasan pantai harus dibangun dengan prinsip keberlanjutan,” ujarnya.

Selain itu, Dedi menilai Sukabumi memiliki peluang besar dalam industri kopi bersama Cianjur yang dikenal sebagai penghasil kopi berkualitas. “Mengurus alam bukan berarti melarat, justru menjadi jalan menuju kesejahteraan,” tambahnya.

Gubernur berharap, momentum HUT ke-155 dapat menjadi titik tolak bagi Sukabumi untuk meneguhkan diri sebagai daerah yang maju secara ekonomi, lestari secara lingkungan, serta berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat kolaborasi pembangunan.

Tema yang diusung, Tandang Sukabumi keur Jabar Istimewa nu Mubarakah, mencerminkan semangat membangun daerah yang lebih sejahtera, berbudaya, dan berkelanjutan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemkot Magelang Kajian Aktifkan Siskamling Pasca Unjuk Rasa, Sesuai Arahan Kemendagri

Pemerintah Kota Magelang segera mengkaji pengaktifan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) sebagai tindak lanjut arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), menyusul meningkatnya kebutuhan akan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, terutama pasca aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.

Hal ini disampaikan Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, usai memimpin rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Magelang bersama Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, di Hotel Atria Magelang, Rabu (10/9/2025).

“Tentu akan kita kaji secepatnya, apakah diperlukan dalam bentuk instruksi atau cukup imbauan. Siskamling ini pada dasarnya sudah ada, tinggal kita gerakkan kembali,” ujar Damar.

Dalam rapat tersebut, Pemkot Magelang bersama Kemendagri dan unsur Forkopimda melakukan evaluasi terhadap kondisi wilayah, khususnya pasca unjuk rasa yang berlangsung pada Jumat (29/8/2025) sore.

Aksi tersebut diikuti oleh ratusan massa, mayoritas berusia remaja, dan sempat mengakibatkan kerusakan ringan di Mapolres Magelang Kota.

Meski demikian, Damar memastikan situasi tetap terkendali dan pemulihan berjalan cepat berkat koordinasi lintas sektor serta keterlibatan dunia usaha secara gotong royong.

“Kerusakan akibat aksi unjuk rasa bisa dikatakan kecil. Insyaallah nanti ada banyak pihak, termasuk dunia usaha, yang akan membantu melalui semangat gotong royong,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasubdit Kewaspadaan Dini dan Kerja Sama Intelijen Ditjen Politik dan PUM Kemendagri, Thephilus Lukas Ayomi, mengapresiasi langkah cepat yang diambil Pemkot Magelang dalam merespons dampak unjuk rasa.

“Kami dari Kemendagri memonitor arahan Bapak Mendagri (Tito Karnavian) untuk memastikan daerah menindaklanjuti dengan tepat. Di Kota Magelang, kami melihat penanganan cepat dilakukan, termasuk pendataan kerugian dan pelibatan orang tua dalam pembinaan anak-anak yang terlibat,” jelas Thephilus.

Ia menambahkan, Kemendagri saat ini memantau seluruh wilayah, terutama daerah yang terdampak aksi anarkis. Dalam konteks tersebut, pengaktifan kembali Siskamling dinilai penting sebagai bentuk deteksi dan respons dini berbasis partisipasi warga.

“Masyarakat adalah pihak yang paling mengenal lingkungan sekitarnya. Karena itu, kami mendorong pemda agar mengaktifkan kembali Siskamling di tingkat RT dan RW, dengan prinsip gotong royong dan kearifan lokal,” tambahnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Ziarah ke Taman Makam Pahlawan, Warnai Rangkaian Hari Pramuka ke-64 di Kaltim

Rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-64 tingkat daerah Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2025 diawali dengan kegiatan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kesuma Bangsa, Samarinda, Minggu (14/9/2025).

Acara yang dirangkai dengan tabur bunga tersebut berlangsung khidmat sebagai simbol penghormatan atas jasa para pahlawan bangsa. Hadir dalam kesempatan itu Sekretaris Kwarda Kaltim Suharno, jajaran pengurus Kwarda, perwakilan Saka, Sako, serta Gugusdepan Pramuka se-Kaltim.

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kaltim, H. Fachruddin Djaprie, menyampaikan bahwa kegiatan ziarah ini menjadi agenda rutin setiap tahun menjelang puncak peringatan Hari Pramuka.

“Ini merupakan rangkaian Hari Pramuka yang setiap tahunnya kita laksanakan. Insya Allah, apel besar Hari Pramuka akan kita gelar pada 17 September mendatang. Sebelum itu, kita melakukan ziarah di Taman Makam Pahlawan sebagai bentuk kebanggaan sekaligus penghormatan atas jasa-jasa para pahlawan yang telah banyak berkorban bagi bangsa dan negara,” ujar Fachruddin.

Ia berpesan kepada generasi muda, khususnya anggota Pramuka, agar meneladani semangat perjuangan para pahlawan.

“Perjuangan itu tidak mengenal lelah, penuh pengorbanan, dan berpikir jauh ke depan demi kemajuan bangsa. Semangat ini yang harus diwarisi untuk menjadikan Indonesia lebih maju, sejahtera, dan makmur,” tambahnya.

Selain ziarah ke TMP Kesuma Bangsa, rangkaian kegiatan juga dilanjutkan dengan ziarah ke makam para tokoh Pramuka Kaltim, yakni almarhumah Hj. Noorbaiti Isran Noor selaku Ketua Kwarda masa bakti 2021–2026, serta almarhum Muhammad Hatta Zainal Abidin yang pernah menjabat Ketua Kwarda Kaltim periode 2001–2016 dan 2016–2021.

Fachruddin menjelaskan, untuk efisiensi waktu dan mengingat agenda dilaksanakan pada hari libur, ziarah dibagi ke dalam dua rombongan.

“Rombongan pertama menuju ke makam Ibu Noorbaiti, sementara rombongan kedua ke makam Kak Hatta Zainal,” jelasnya.

Dengan penuh khidmat, kegiatan ziarah dan tabur bunga tersebut meneguhkan kembali semangat kebangsaan dan nilai pengabdian yang terus diwariskan dalam Gerakan Pramuka Kaltim. (JR/ADV/Diskominfo Kaltim)

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Pemkab Tegal Dorong Pelayanan Administrasi Kependudukan Lebih Cepat dan Transparan

Pemerintah melalui Dinas Dukcapil, melangsungkan Sosialisasi Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil Bagi Petugas Register dan Operator SIAK Se-Kabupaten Tegal Tahun 2025, Sabtu (13/9).

Berlangsung di Syailendra Convention Hall Grand Dian Slawi, acara ini dihadiri oleh perwakilan Kepala OPD, Ketua Pengadilan Agama Kelas 1A Slawi dan seluruh petugas register dan operator SIAK se-Kabupaten Tegal.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Tegal Tri Guntoro menuturkan dalam laporannya, tujuan utama dari kegiatan ini yaitu untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai regulasi dan kebijakan terbaru terkait administrasi kependudukan.

Selain itu, kegiatan sosialisasi ini sekaligus untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi peserta dalam pengelolaan dan pelayanan dokumen kependudukan.Mendorong terciptanya pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel bagi masyarakat. Terakhir, meningkatkan kesadaran serta kepatuhan petugas register dan operator SIAK terhadap peraturan dan kebijakan administrasi kependudukan.

“Harapannya setelah acara ini selesai, para petugas register dan operator SIAK se-Kabupaten Tegal diharapkan maupun memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan akurat kepada masyarakat”, ujar Tri Guntoro.

Bupati Tegal yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Suspriyanti menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tegal terus berinovasi memberikan kemudahan pelayanan administrasi kependudukan melalui berbagai terobosan, baik secara online maupun offline.

Dimana pelayanan offline dapat diakses di Dinas Dukcapil, 18 Rumah Paten di seluruh kecamatan, Mall Pelayanan Publik, serta di 287 desa dan kelurahan se-Kabupaten Tegal, termasuk 50 fasilitas kesehatan yang tersebar di seluruh wilayah.

Sementara itu, pelayanan online dapat diakses secara mandiri melalui smartphone menggunakan Aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan Aplikasi Pelayanan Online Disdukcapil Kabupaten Tegal.

“Melalui berbagai inovasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tegal berkomitmen menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang mudah, cepat, merata, dan dapat diakses hingga ke seluruh pelosok desa dan kelurahan” tutur Suspriyanti.

Beliau menekankan, bahwa kegiatan sosialisasi ini menjadi momentum strategis untuk memastikan pemahaman yang seragam di seluruh lini pelayanan.

“Kami berkomitmen terus mendampingi dan meningkatkan kapasitas para operator melalui pelatihan berkelanjutan, pendampingan teknis, serta pemutakhiran sistem aplikasi. Dengan langkah ini, diharapkan seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Tegal mampu memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang profesional, transparan, dan memuaskan masyarakat,” Pungkasnya.

Acara pun dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh Sukirno, SH, M.Si dan Ahmad Ridwan, SE,M.Si yang menjelaskan terkait Kebijakan Teknis Pendaftaran Penduduk dan Penduduk Rentan serta Kebijakan Teknis Pencatatan Sipil.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Rico Waas Tekankan Makna Transformasi dan Keberagaman dalam Acara HKBP Pasar Melintang

Saat menghadiri Pesta Puncak Tahun Transformasi Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pasar Melintang di Jalan Buku, Kec. Medan Petisah, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya semangat perubahan menuju ke arah yang lebih baik.

“Transformasi berarti perubahan ke arah yang lebih baik. Bisa di mulai dari keluarga hingga ke masyarakat dengan hanya melakukan hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya atau mematuhi rambu lalu lintas adalah bentuk nyata transformasi,” kata Rico Waas, Minggu (14/9/2025).

Dalam acara itu, Rico Waas mengatakan Pemko Medan juga terus bertransformasi agar lebih dekat dengan masyarakat. Artinya Pemerintah tidak boleh lagi dipandang jauh dari masyarakat, melainkan harus hadir sebagai sahabat, orang tua, sekaligus saudara bagi warganya.

Tidak hanya itu saja, Rico Waas juga menyinggung slogan “Medan Untuk Semua” yang merepresentasikan tentang keberagaman Kota Medan sebagai kota yang multikultur.

“Meskipun kita berbeda agama, berbeda suku dan budaya, tapi wajib saling menyayangi. Itulah makna Medan untuk Semua,” ujar Rico Waas.

Maka dari itu, Rico Waas menegaskan, kunci dalam membangun kota bisa berawal dari keluarga. Maksudnya, jika rumah tangga harmonis, maka kehidupan bermasyarakat pun akan lebih baik.

“Mari kita transformasikan keluarga kita menjadi keluarga yang penuh cinta, saling menghargai, dan saling mendukung,” ajakRico Waas.

Dalam acara yang berlangsung hingga sore tersebut, Rico Waas juga menerima kain ulos sebagai tanda kehormatan dan melambangkan kasih sayang dari HKBP Pasar Melintang.

Acara Pesta Puncak Tahun Transformasi HKBP Pasar Melintang 2025 ini turut dihadiri Anggota DPRD Kota Medan Antonius Devolis Tumanggor, Pdt. HKBP Distrik 10 Medan Aceh Swandi Sinambela, M.Th., Pendeta Resort HKBP Pasar Melintang Hasurungan Gultom, Ketua Panitia Sintua P. Nainggolan.

Selain itu hadir juga mendampingi Wali kota Medan Rico Waas, Kadis Ketenagakerjaan Kota Medan Illyan Chandra Simbolon, Plt Kadis SDABMBK Kota Medan Gibson Panjaitan, Plt. Kabag Prokopim M Fitrah Josa Ritonga, dan Camat Medan Petisah Arafat Syam.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Anggaran Perubahan 2025 Prioritaskan Rakyat Kaltim

Rapat Paripurna DPRD Kaltim ke-35 menjadi saksi momen penting bagi masa depan pembangunan Kaltim. Wakil Gubernur Kaltim periode Seno Aji, mewakili Gubernur dalam membacakan sambutan pada penandatanganan kesepakatan atas Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Provinsi Kaltim Tahun 2025.

Dalam sambutannya, Wagub Kaltim Seno Aji menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sinergi antara pemerintah provinsi dan DPRD. “Kami menyambut baik dan menyampaikan terima kasih serta rasa syukur atas proses pembahasan dan evaluasi yang telah dilakukan Dewan,” ujar Seno Aji. Ia menegaskan bahwa kerja sama yang solid ini menjadi kunci utama dalam merampungkan dokumen anggaran tepat waktu. (12/9)

Wagub Kaltim menjelaskan, kesepakatan anggaran ini bukan sekadar urusan teknis, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Rancangan Perubahan APBD 2025 akan difokuskan pada sejumlah sektor prioritas.

Pendidikan dan Kesehatan: Peningkatan kualitas layanan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu, dan upaya serius dalam pencegahan stunting atau gizi buruk pada anak.

Infrastruktur: Pembangunan yang mendukung konektivitas antar daerah, membuka akses, dan menggerakkan ekonomi lokal.

Pertanian: Peningkatan produktivitas untuk ketahanan pangan daerah.

Perlindungan Sosial: Memperkuat program sosial untuk meningkatkan akses pendidikan dan layanan kesehatan.

Total anggaran yang disepakati mencapai Rp21,74 triliun. Meskipun Pendapatan Daerah mengalami penyesuaian dari Rp20,10 triliun menjadi Rp19,14 triliun, Belanja Daerah justru mengalami peningkatan signifikan menjadi Rp21,69 triliun.

Peningkatan terbesar terlihat pada Belanja Operasi yang naik sekitar Rp729 miliar, utamanya untuk belanja pegawai serta barang dan jasa. Belanja Modal juga meningkat Rp50 miliar untuk mendukung target pembangunan yang telah diamanatkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Kami meyakini bahwa proses ini akan menghasilkan program pembangunan yang dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan,” tutup Wagub Kaltim.

Ia berharap, kesepakatan ini dapat mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kaltim. (JR/ADV/Diskominfo Kaltim)

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Serahkan Penghargaan Siswa Berprestasi, Wali Kota Depok: Ini Ruang Belajar dan Kreativitas

Wali Kota Depok, Supian Suri, secara simbolis menyerahkan penghargaan kepada siswa berprestasi yang mengikuti sejumlah lomba pendidikan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kota Depok. Acara digelar di Aula Lantai 10, Gedung Dibaleka II, Senin (15/9).

Wali Kota Depok, Supian Suri mengatakan, lomba pendidikan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok menjadi ruang belajar sekaligus wadah kreativitas bagi siswa dalam mengasah bakat, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

“Mereka adalah kebanggaan orang tua, guru, dan kita semua. Kerja keras dan kerja cerdas yang dilakukan telah menghantarkan mereka meraih prestasi. Ini ruang belajar dan kreativitas,” kata Bang Supian, sapaan akrabnya, di sela-sela kegiatan.

Dirinya menuturkan, dengan kreativitas yang dimiliki para siswa, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memiliki tanggung jawab besar untuk menghadirkan lebih banyak ruang belajar, berkembang, dan berkompetisi.

“Prestasi tidak serta-merta diraih dengan mudah. Para pelajar harus melalui cobaan, rintangan, keringat, dan air mata. Karena itu, kita perlu memberikan apresiasi atas pencapaian mereka. Selamat sekali lagi, dan jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk lebih baik lagi,” jelasnya.

Adapun jumlah siswa yang berhasil menjadi juara mencapai 432 orang dari tujuh jenis lomba. Antara lain Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N).

Kemudian, Festival Literasi Siswa (FLS), Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI), Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), serta Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI).

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur NTB Dukung Pengembangan Kawasan Konservasi Masyarakat Adat Bersama Santiri Foundation

Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal mendukung penuh pengembangan kawasan konservasi masyarakat lokal atau masyarakat adat yang ada di Provinsi NTB. Hal ini disampaikan Miq, Iqbal sapaan Gubernur saat menerima audiensi Santiri Foundation di ruang kerjanya, Kantor Gubernur NTB, pada Jumat 12 September 2025.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur NTB juga menjelaskan Indoensia selama ini memiliki hutan hujan tropis terbesar ketiga di dunia. Untuk itu, perlu diadakan pengembangan, salah satunya di kawasan hutan Gunung Rinjani. Hal ini agar wilayah tersebut tidak hanya dilihat sebagai tempat wisata saja, tapi sumber pengetahuan dan sumber rekaman hayati.

Sementara itu, Tjatur Kukuh Surjanto selaku direktur Santiri Fondation menjelaskan, pihaknya telah mengumpulkan profesional dan masyarakat berbagai kalangan ikut menjadi bagian dari pemajuan pembangunan di Indonesia, khususnya di NTB. Dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar Wise Smart Agriculture di Wilayah Adat Bayan yang direncanakan siap dihadiri oleh Gubernur NTB. Acara ini nantinya akan menjadikan bagaimana melestarikan mata air tapi dengan budaya, lalu dengan teknologi IT yang kekinian.

“Jadi, kita memang mau menjadi bagian yang suplemen atau pelengkap dari pemerintah daerah untuk mendukung, karena ide-ide Pak Gubernur ini cukup smart, brilian. Tapi kalau tidak didukung oleh orang-orang yang punya kapabilitas yang baik, dia akan sia-sia,” jelasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemkot Blitar Siapkan Les Bahasa Asing, Dukung Pelajar di Kota Blitar Ikuti Progam Beasiswa Internasional

Pemerintah Kota Blitar menegaskan komitmennya dalam membuka akses pendidikan global bagi generasi muda. Satu diantaranya dengan menyiapkan program kursus bahasa asing bagi siswa berprestasi yang lolos seleksi program beasiswa internasional. Program ini menjadi tindak lanjut dari kunjungan Public Affairs Officer U.S. Consulate General – Mrs. Guineveive Judson serta Workshop Beasiswa Ke Luar Negeri, yang digelar di Balai Kota Kusuma Wicitro, Rabu (10/9).
Sekretaris Daerah Kota Blitar, Priyo Suhartono menyampaikan Amerika Serikat termasuk salah satu negara dengan level pendidikan tinggi sehingga menjadi rekomendasi pusat studi lanjutan bagi generasi berprestasi Kota Blitar. Menurut Priyo, Pemkot Blitar dan tim konsulat Amerika Srikat di Surabaya, telah menyiapkan pemantapan Bahasa Inggris bagi siswa yang lolos seleksi program internasional yang terafiliasi dengan Education USA Indonesia.
“Dari ratusan siswa yang hadir ini, akan diseleksi kembali siswa yang memenuhi kriteria progam beasiswa internasional yang ditawarkan, dan mereka yang lolos berkesempatan mengikuti kursus bahasa dengan skema daring yang didampingi langsung oleh tim Education USA ke Kota Blitar,” ungkapnya.
Sementara itu, ead of Public Affair Officer U.S Consulate General, Guineve Judson Jourdain menyampaikan bahwa bimbingan bahasa asing menjadi kunci penting bagi siswa di Kota Blitar agar lebih siap menghadapi budaya dan tantangan global. Pihaknya menyebut pemantapan kursus bahasa merupakan investasi penting untuk memastikan mereka lebih siap untuk nantinya menempuh pendidikan di Amerika.
“Kami Dewan Konsulat U.S, bersama kedutaan besar AS akan berkolaborasi penuh dalam mendukung program kursus bahasa bagi pelajar di Kota Blitar, termasuk menghadirkan tenaga pendamping daru Education US,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota berharap program ini dapat menjadi langkah strategis untuk mencetak generasi emas Kota Blitar, dengan kualitas SDM yang unggul dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemprov dan BI Kaltim Dorong Pertanian Modern di Kukar Lewat Teknologi Digital

Pemprov Kaltim bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kaltim berkolaborasi mendorong transformasi pertanian berbasis teknologi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Hal ini ditandai dengan panen demonstration plot (demplot) padi di Gapoktan Bukit Biru, Jumat (12/9/25).

Berbagai inovasi diterapkan dalam kegiatan ini, mulai dari teknologi bio-invigorasi benih, sistem Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA), hingga pemanfaatan digital farming dengan drone sprayer agriculture. Kolaborasi Pemprov Kaltim dan BI Kaltim dinilai strategis untuk meningkatkan produktivitas pangan lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Perwakilan BI Kaltim menegaskan, lembaganya berkomitmen mendukung sektor riil, khususnya pertanian, agar semakin produktif dan berdaya saing. “Kami berkomitmen mendukung sektor pertanian agar lebih maju. Kerja sama dengan Pemprov Kaltim menjadi langkah penting dalam mewujudkan ketahanan pangan,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, BI bersama Pemprov. Kaltim menyerahkan berbagai sarana dan prasarana pertanian kepada sejumlah kelompok tani, di antaranya:
• Paket drone sprayer agriculture beserta genset dan paket demplot padi LEISA seluas 9 hektare kepada Gapoktan Bukit Biru.
• Paket drone sprayer agriculture beserta genset kepada Gapoktan Mandiri.
• Dua unit hand tractor kepada Poktan Pringgondani.
• Dua unit hand tractor kepada Gapoktan Sumber Rejeki.
• Dua unit hand tractor dan satu unit transplanter kepada Gapoktan Kerta Buana.
• Perangkat smart farming berupa soil detector & sprinkler irrigation system kepada KWT Wanita Mandiri.
• Dua unit cultivator dan paket demplot drip irrigation system kepada Poktan Subur Makmur.
• Dua paket mesin Sanchin lengkap kepada Poktan Kendoyan.
• Enam unit mesin sortir beras dan mesin pengemasan vakum kepada Poktan Trisakti.
• Dua unit sumur bor kepada Gapoktan Tani Makmur.
Wakil Gubernur Kaltim memberikan apresiasi tinggi atas capaian sektor pertanian di Kukar.

“Saya sangat mengapresiasi prestasi pertanian di Kukar. Tidak heran jika Kukar menjadi juara terbaik ketiga nasional dalam Indeks Ketahanan Pangan, karena sekitar 13.000 hektare sawah atau sepertiga lahan pertanian Kaltim berada di Kukar. Teknologi yang dikembangkan, termasuk oleh Politani, akan semakin meningkatkan kesejahteraan para petani,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Bupati Kukar, dr Aulia Rahma Basri juga menyampaikan kebanggaannya atas hasil demplot yang dinilai membanggakan. Ia berharap keberhasilan ini dapat diterapkan lebih luas.

“Dengan peningkatan signifikan, kami berharap program ini bisa diaplikasikan secara masal di seluruh wilayah Kutai Kartanegara,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kukar terus melakukan modernisasi pertanian meski jumlah petani baru masih minim dibandingkan nelayan. Rendahnya adaptasi terhadap teknologi menjadi tantangan, sehingga kehadiran inovasi modern sangat penting untuk mendorong lahirnya petani milenial.

Kolaborasi Pemprov dan BI Kaltim diharapkan menjadi awal replikasi program serupa ke kabupaten/kota lain, sehingga pembangunan pertanian berkelanjutan di Kaltim semakin kuat serta mampu mencetak generasi petani modern yang tangguh. (JR/ADV/Diskominfo Kaltim)

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News