Beranda blog Halaman 827

Samsat Keliling Hadir di 14 Lokasi Jadetabek, Ini Jadwal Lengkapnya

Polda Metro Jaya kembali menyediakan layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Keliling untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB). Layanan ini hadir di sejumlah titik strategis wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) pada Rabu (10/9).

Melalui informasi resmi yang dibagikan akun X TMC Polda Metro Jaya, terdapat 14 lokasi gerai Samsat Keliling yang dapat diakses masyarakat, dengan jadwal operasional bervariasi di setiap titik.

Lokasi Samsat Keliling Jakarta

  • Jakarta Pusat: Halaman parkir Samsat Jakarta Pusat dan Lapangan Banteng (08.00–14.00 WIB).

  • Jakarta Utara: Halaman parkir Samsat dan Masjid Al-Musyawarah Kelapa Gading (08.00–14.00 WIB).

  • Jakarta Barat: Mal Citraland (08.00–14.00 WIB).

  • Jakarta Selatan: Halaman parkir Samsat (08.00–15.00 WIB) dan Gedung Sarinah Cikoko Pancoran (08.00–14.00 WIB).

  • Jakarta Timur: Halaman parkir Samsat dan Pasar Induk Kramat Jati (08.00–14.00 WIB).

Lokasi Samsat Keliling Tangerang

  • Kota Tangerang: Alun-alun Cibodas dan Parkiran Busway Foodmosphere (08.00–14.00 WIB).

  • Serpong: Halaman parkir Samsat (08.00–14.00 WIB) dan Mal ITC BSD Serpong (16.00–19.00 WIB).

  • Ciledug: Perum Banjar Wijaya Cipondoh dan Metland Cyber Puri (09.00–13.00 WIB).

  • Ciputat: Halaman parkir Samsat dan Kantor Kelurahan Pondok Betung (09.00–12.00 WIB).

  • Kelapa Dua: Halaman GTown Square Gading (08.00–14.00 WIB).

Lokasi Samsat Keliling Bekasi dan Depok

  • Kota Bekasi: Kantor Kecamatan Bekasi Utara (09.00–12.00 WIB).

  • Kabupaten Bekasi: Ruko Robson Lippo Cikarang (08.00–14.00 WIB).

  • Depok: Halaman parkir Samsat (08.00–14.00 WIB) dan Kecamatan Tajur Halang (08.00–12.00 WIB).

  • Cinere: Kantor Kelurahan Pasir Putih (08.00–14.00 WIB).

Dokumen yang Harus Dibawa

Wajib pajak yang hendak memanfaatkan layanan Samsat Keliling perlu membawa sejumlah dokumen, yaitu KTP, BPKB, dan STNK asli beserta fotokopi.

Perlu diketahui, layanan ini hanya untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor tahunan. Sementara itu, perpanjangan STNK lima tahunan maupun penggantian pelat nomor kendaraan tetap dilakukan di kantor Samsat terdekat.

Imbauan Polda Metro Jaya

Polda Metro Jaya juga mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga protokol kesehatan saat berada di lokasi layanan. Masyarakat diimbau menggunakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak agar proses pembayaran pajak tetap aman dan nyaman.

Dengan adanya layanan Samsat Keliling ini, diharapkan masyarakat Jadetabek dapat lebih mudah dan cepat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor tanpa harus antre di kantor Samsat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

BMKG Prediksi Cuaca Jakarta Hari Ini, 10 September 2025: Cerah hingga Hujan Ringan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah DKI Jakarta pada Rabu (10/9) akan bervariasi, mulai dari cerah berawan hingga hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.

Berdasarkan informasi dari laman resmi BMKG, kondisi cuaca pada pagi hari diperkirakan berawan di Kepulauan Seribu. Sementara itu, wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat akan mengalami cuaca cerah berawan, sedangkan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diprediksi cerah.

Memasuki siang hari, cuaca cerah berawan masih mendominasi Kepulauan Seribu. Namun, hujan ringan berpotensi turun di lima wilayah lainnya, yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Pada sore hari, intensitas hujan ringan diperkirakan meluas hingga mencakup seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu. Kondisi ini berlanjut hingga malam hari, dengan cuaca berawan di Kepulauan Seribu, sementara hujan ringan masih berpotensi mengguyur wilayah daratan Jakarta.

BMKG juga memperkirakan suhu udara di Jakarta hari ini berada pada kisaran 24 hingga 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara antara 64 sampai 97 persen.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca, khususnya bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun pengguna kendaraan roda dua dan empat agar menyiapkan perlengkapan penunjang saat hujan turun.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menpar Undang Investor Korea Selatan Garap Industri Wellness Tourism Indonesia

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengundang investor Korea Selatan (Korsel) untuk menanamkan investasinya di industri wisata kebugaran (wellness tourism) Indonesia yang selama ini dikenal sebagai salah satu yang terbaik di dunia.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan dan menyampaikan sambutan dalam “Tourism Investment Meeting” sebagai agenda perdananya di Korea Selatan.

“Hari ini kami membuka pintu untuk berbagai peluang investasi, yang didukung oleh komitmen kebijakan, infrastruktur investasi nasional, dan sektor pariwisata yang dirancang untuk tumbuh,” tutur Menteri Pariwisata Widiyanti di ARA Meeting Room, Four Seasons Hotel Seoul, Senin (8/9/2025).

Menteri Pariwisata Widiyanti mengatakan bahwa Korea Selatan bukan hanya pasar utama bagi pariwisata Indonesia, tetapi juga mitra terpercaya yang telah lama memiliki pengalaman mendalam dan visi yang tajam terhadap nilai-nilai keberlanjutan.

Wisata kebugaran (wellness) yang ditawarkan Menteri Pariwisata Widiyanti kepada para investor merupakan salah satu industri yang dinilai menjanjikan dan menjadi wujud implementasi nilai-nilai keberlanjutan yang diwariskan secara turun-temurun. Dan saat ini wellness tidak lagi memiliki segmen terbatas (niche), tapi dinilai menjadi sebuah pengalaman premium dan memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

Menurut Global Wellness Institute, nilai ekonomi global dari industri kebugaran (wellness) pada 2023 mencapai 6,32 triliun dolar AS.

Industri ini diproyeksi akan tumbuh dengan Tingkat Pertumbuhan Tahunan Majemuk (CAGR) sebesar 7,44 persen hingga tahun 2029. Ini berarti ukuran pasarnya mendekati 10 triliun dolar AS.

Selain itu, untuk mendapatkan kebugaran, wisatawan lebih sering bersedia membayar lebih demi pengalaman yang autentik, menyembuhkan, serta transformatif. Indonesia menjadi salah satu negara yang dinilai memiliki posisi strategis dalam memenuhi permintaan tersebut.

Berdasarkan Global Wellness Institute, saat ini Indonesia berada pada peringkat enam besar dengan ekonomi wellness terbesar di Asia Pasifik dan peringkat ketiga untuk pertumbuhan tertinggi.

Banyak dari tradisi Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Begitu pula praktik kebugaran yang berakar pada tradisi mulai dari ritual penyembuhan khas Jawa hingga spa autentik Bali.

“Ini mengapa lebih dari 23 persen wisatawan yang berkunjung ke Bali menjadikan kebugaran sebagai motivasi utama perjalanan mereka. Selain Bali, destinasi baru seperti Yogyakarta, Solo, dan Sumba di Indonesia bagian timur, mulai bangkit sebagai pusat tujuan wisata kebugaran,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti.

Selain wisata kebugaran, Menteri Pariwisata Widiyanti dalam kesempatan itu juga menawarkan peluang investasi di berbagai bidang pariwisata lainnya seperti eco-tourism, kenekaragaman hayati laut, budaya, kesehatan, dan lainnya. Termasuk, memperkenalkan keunggulan 10 destinasi pariwisata prioritas dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur di Bali.

KEK Sanur di Bali merupakan wujud komitmen Indonesia dalam membangun pengalaman wisata medis dan kesehatan yang berkualitas.

Untuk itu, Menteri Pariwisata Widiyanti mengajak dan mengundang para investor menjadi bagian dalam mewujudkan pariwisata masa depan. Di mana wisatawan dapat merasakan pengalaman yang terhubung dengan budaya setempat, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami mengundang Anda untuk berjalan, berinvestasi, dan tumbuh bersama kami, menuju masa depan yang sejahtera,” kata Menteri Pariwisata.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Peringati Maulid Nabi, Wali Kota Cimahi Santuni Anak Yatim di Kelurahan Melong

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menghadiri kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kelurahan Melong yang digelar di Masjid Nurul Iman, Kelurahan Melong, pada Sabtu (6/9).

Peringatan Maulid Nabi ini tidak hanya menjadi ajang memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi, serta meneladani akhlak mulia yang diajarkan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Cimahi menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Ngatiyana menekankan pentingnya menjaga silaturahmi serta meningkatkan ibadah di bulan Maulid. Ia juga mengajak masyarakat agar terus memperbanyak kajian keagamaan serta mengamalkan nilai-nilai Islami dalam kehidupan bermasyarakat.

“Mudah-mudahan di bulan Maulid ini kita bisa semakin rajin mengaji, mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW. Seperti yang disampaikan Pak Kiai, jangan hanya menilai dari penampilan saja, karena yang paling penting adalah hati,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ngatiyana juga menitipkan pesan kepada Lurah Melong dan para Ketua RW agar senantiasa menjaga komunikasi yang baik, memperkuat kebersamaan, serta bekerja sama dalam membangun Kota Cimahi agar lebih maju dan sejahtera.

Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kelurahan Melong berlangsung khidmat dengan diisi lantunan shalawat, tausiyah, dan doa bersama. Kehadiran Wali Kota Cimahi menambah semangat tersendiri bagi masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, serta meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemkab Bogor Gencarkan Gerakan Pangan Murah, Catat Tanggal dan Lokasinya

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor gencar menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Istimewa demi meningkatkan daya beli masyarakat serta mencukupi kebutuhan pangan masyarakat dengan harga yang lebih murah dari pasar, namun tetap berkualitas.

Gerakan Pangan Murah (GPM) Istimewa diselenggarakan mulai tanggal 9–24 September 2025 hadir lagi di berbagai titik kecamatan dan desa dengan harga pangan lebih hemat dan pastinya berkualitas.

Program Bupati Bogor, Rudy Susmanto ini hadir untuk meringankan belanja warga dengan harga pangan yang lebih murah dari pasar, berkualitas, mudah diakses, serta menjaga kondusifitas ekonomi di Kabupaten Bogor.

Yakni Menjaga stabilitas harga bahan pokok, membantu meringankan beban masyarakat, serta meningkatkan daya beli melalui kegiatan sosial kemanusiaan seperti Gerakan Pasar Murah, santunan, dan lain sebagainya.

Sebelumnya, pada Opening Ceremony Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak se-Indonesia di Stadion Pakansari pada (30/8). Bupati Bogor, Rudy Susmanto menjelaskan, Pemkab Bogor sudah melaksanakan GPM sejak bulan Maret 2025, akan terus berlanjut sampai bulan Desember di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

Rudy Susmanto menegaskan bahwa kegiatan GPM merupakan upaya nyata pemerintah bersama stakeholder terkait dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok serta memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

“GPM ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Bogor,” tandas Rudy.

Rudy berharap, GPM bisa membawa banyak manfaat bagi masyarakat. Pemerintah hadir untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat Kabupaten Bogor.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Bersama KDM, Bupati Ade Kunang Lepas 113 Peserta Pemagangan ke Jepang dan Jerman

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang bersama Plh. Sekda Kabupaten Bekasi Ida Farida, mendampingi Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi (KDM) melepas 113 peserta pemagangan ke Jepang dan Jerman melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Horenso yang berlangsung di SMK Mitra Industri Kawasan MM2100, Cikarang Barat, pada Senin (8/9).
Bupati Ade Kuswara Kunang menegaskan, persoalan ketenagakerjaan menjadi salah satu perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bekasi yang dikenal sebagai salah satu pusat industri terbesar di Indonesia dengan ribuan perusahaan yang berdiri dan beroperasi di kawasan industri modern.
“Program pemagangan ke Jepang dan ke  Ausbildung Jerman adalah salah satu langkah konkret untuk mempersiapkan tenaga kerja yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga kompeten, berdisiplin, dan memiliki pengalaman internasional,” ujar Bupati Ade Kunang.
Bupati menambahkan, melalui kesempatan magang ini para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga mempelajari budaya kerja, etos disiplin, serta nilai-nilai produktivitas dari negara-negara maju.
“Dengan begitu, ketika kembali ke tanah air nanti mereka mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kerja maupun masyarakat,” ujarnya.
Bupati Bekasi menegaskan, keberangkatan para peserta ini sejalan dengan target besar pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, investasi terbesar dalam pembangunan bangsa bukan hanya pada sektor infrastruktur fisik, tetapi juga pada kualitas manusia.
“Kabupaten Bekasi dengan segala potensinya mendukung penuh cita-cita Indonesia Emas 2045. Kita ingin generasi muda memiliki kemampuan adaptif, inovatif, dan kompetitif. Dengan program pemagangan ini, mereka akan kembali membawa pengetahuan dan keterampilan baru yang bisa memperkuat daya saing nasional,” jelas Bupati.
Ia juga menekankan bahwa dunia kerja masa depan menuntut SDM dengan standar global. Oleh karena itu, program magang internasional menjadi langkah strategis untuk menyiapkan tenaga kerja yang siap menghadapi transformasi industri, termasuk era Industri 4.0 dan transisi menuju ekonomi hijau.
Bupati menuturkan, sebagai wilayah yang memiliki kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, Kabupaten Bekasi memiliki posisi yang sangat penting dalam mendukung perekonomian nasional. Ribuan perusahaan dalam berbagai sektor beroperasi di daerah ini, sehingga kebutuhan akan tenaga kerja terampil terus meningkat.
Selain itu, program ini juga dipandang sebagai jembatan yang memperkuat hubungan antara pendidikan formal dengan kebutuhan industri. Dengan kurikulum yang selaras serta praktik langsung di negara maju, peserta diharapkan mampu menjawab tantangan ketenagakerjaan, baik di dalam maupun luar negeri.
“Dengan jumlah SMK yang banyak di Kabupaten Bekasi, kita berkomitmen agar para lulusannya tidak hanya terserap di pasar kerja lokal, tetapi juga mampu menembus pasar global. Kerja sama dengan lembaga pelatihan, dunia usaha, dan pemerintah pusat menjadi kunci penting untuk melahirkan tenaga kerja yang unggul,” tambah Bupati.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedy Mulyadi, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi dan LPK Horenso atas terselenggaranya program ini. Menurutnya, kualitas SDM menjadi penentu keberhasilan pembangunan di masa depan, sehingga program magang ke luar negeri harus terus diperluas dan diperbanyak.
Dirinya juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan lembaga pelatihan. Dengan demikian, setiap siswa atau lulusan bisa mendapatkan akses yang lebih luas terhadap pendidikan dan pelatihan berbasis kebutuhan industri global.
“Setiap tahun, kami menargetkan lahirnya 10.000 tenaga terdidik dari Jawa Barat. Namun, yang terpenting bukan hanya banyaknya sekolah atau lamanya belajar, melainkan kualitas hasil pendidikan. Sekolah istimewa bukan diukur dari megahnya gedung, melainkan dari kemampuannya melahirkan lulusan yang tangguh, unggul, dan siap membawa perubahan bagi masyarakat,” ungkap Gubernur.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap dapat terus membuka jalan bagi generasi muda untuk memperoleh pengalaman internasional. Selain meningkatkan kualitas individu, langkah ini juga diharapkan mampu menciptakan multiplier effect berupa transfer ilmu, keterampilan, dan budaya kerja produktif yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Keberangkatan 113 peserta hari ini adalah awal dari perjalanan panjang dalam mencetak SDM Kabupaten Bekasi yang siap bersaing di kancah global. Kami percaya, dengan kerja keras, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah, mereka akan kembali sebagai tenaga profesional yang mampu memberi kontribusi besar bagi bangsa dan daerah,” ungkapnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wali Kota Kediri Vinanda: Kota Kondusif, Pemulihan Ekonomi Jadi Fokus Utama

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan kondisi Kota Kediri yang berangsur kondusif pasca sepekan dari tindakan anarkis yang terjadi. Atas hal tersebut, Wali Kota Kediri mengapresiasi jajaran OPD dan masyarakat yang telah sigap melakukan Pam Swakarsa. Hal itu disampaikan saat memimpin Apel Pagi, Senin (8/9).

“Saya keliling dan melihat pasar-pasar, pusat perbelanjaan, dan UMKM mulai ramai. Aktivitas masyarakat juga mulai pulih kembali. Terima kasih telah kembali mengaktifkan Pam Swakarsa dan tidak menjadikan media sosial untuk provokasi. Saya juga mengajak panjenengan semua untuk mendoakan semoga Kota Kediri senantiasa aman, damai, sejahtera dan kondusif,” ujarnya.

Selanjutnya Mbak Wali menyampaikan bahwa saat ini di sektor ekonomi masih menghadapi tantangan. Daya beli masyarakat masih cenderung rendah. Untuk itu diperlukan kolaborasi untuk dapat mengatasi tantangan ini. Khususnya di jajaran Dinas Perindustrian dan perdagangan. Ada beberapa upaya yang dilakukan, seperti pemberdayaan IKM, lalu juga bangga menggunakan produk lokal. “Kita sendiri harus bangga dan mau membeli produk lokal. Kota Kediri ini banyak sekali produk-produk lokal yang bagus. Itu harus kita perkenalkan,” ungkapnya.

Terakhir, wali kota termuda ini juga kembali mengingatkan agar sebagai ASN harus terus menjaga integritas, kedisiplinan dan profesionalitas. Sebab ASN ini dituntut untuk hadir di garda terdepan. Setiap pelayanan yang diberikan akan menentukan wajah pemerintah di mata masyarakat. “Kalau kita bekerja dengan disiplin, profesional dan menjaga integritas maka masyarakat akan percaya kepada kita. Penting bagi kita untuk bekerja dengan baik, gotong-royong, dan tidak mementingkan ego sektoral. Sehingga dapat terwujud Kota Kediri yang sejahtera dan lebih MAPAN lagi,” pungkasnya.

Pada apel ini, selain diikuti oleh OPD di lingkungan Sekretariat Daerah, juga diikuti Disperdagin dan Dinas PUPR. Turut hadir, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Sekretaris Daerah Bagus Alit, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, Direktur BUMD, dan tamu undangan lainnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Bupati Magelang Serahkan Bantuan by Proposal Senilai Ratusan Juta

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Magelang mentasyarufkan bantuan by proposal kepada ratusan penerima. Bantuan tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Bupati Magelang Grengseng Pamuji, di Pendopo Merapi Rumah Dinas Bupati Magelang, Kamis (4/9).

Penyerahan bantuan ini juga dihadiri oleh Dandim 0705/Magelang, Letkol Inf Afrizal Rahman dan Kapolresta Magelang, Kombes Pol Herbin Sianipar.

Dalam sambutannya, Bupati Magelang Grengseng Pamuji menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Magelang atas kerja keras, ketelatenan dan komitmen dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah dan profesional.

Grengseng Pamuji mengatakan, program penyaluran bantuan berbasis proposal ini merupakan bentuk inovasi yang patut diapresiasi, karena telah memberikan ruang partisipasi langsung dari masyarakat dalam menyampaikan kebutuhan mereka.

Kemudian, bantuan yang disalurkan hari ini mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian yang menjadi ciri khas masyarakat Magelang.

“Kita percaya bahwa zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga instrumen pembangunan sosial yang mampu mengurangi kesenjangan dan meningkatkan kesejahteraan,” kata Grengseng Pamuji.

Oleh karena itu, Ia berharap bantuan ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga menjadi pemantik semangat untuk bangkit, mandiri, dan berdaya.

“Kepada para penerima manfaat, saya berpesan manfaatkan bantuan ini dengan bijak, jadikan sebagai modal awal untuk memperbaiki kondisi kehidupan, dan jangan ragu untuk terus bermimpi dan berusaha,” pesannya.

Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Magelang berkomitmen akan terus mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang bersinergi dengan lembaga-lembaga keagamaan dan sosial seperti BAZNAS.

“Kita ingin membangun ekosistem yang saling menguatkan, di mana setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang. Mari kita jaga semangat kebersamaan ini. Jangan biarkan perbedaan menjadi penghalang, tetapi jadikan sebagai kekuatan untuk saling melengkapi,” ujarnya.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga zakat, Grengseng Pamuji meyakini Kabupaten Magelang akan semakin maju, sejahtera, dan berkeadilan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Magelang, M.Kholid As’adi dalam laporannya menyampaikan, mulai 1 Januari hingga 31 Agustus 2025 pengumpulan ZIS (zakat, infak, dan sedekah) telah mencapai Rp 6,6 miliar dengan target mencapai Rp 9 miliar hingga akhir tahun.

Adapun bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Magelang kali ini antara lain, program hutang pendidikan kepada 22 penerima dengan total Rp39.782.000, hutang kesehatan kepada 18 penerima total Rp24.405.000, akomodasi kesehatan kepada 6 penerima total Rp10,5 juta, bantuan kursi roda dan biaya hidup lansia pada 4 penerima total Rp 7 juta.

Kemudian bantuan di bidang ekonomi kepada 44 penerima dengan total Rp46.500.000 dan bantuan kepada lembaga atau tempat ibadah kepada 45 penerima dengan total dana Rp123.500.000.

“Total yang menerima bantuan saat ini sebanyak 139 penerima dengan dana yang digunakan sebanyak Rp 251.687.000,” papar M.Kholid As’adi.

Sementara program yang akan dilaksanakan oleh BAZNAS Kabupaten Magelang hingga akhir tahun ini antara lain, program jambanisasi bekerja sama dengan dinas kesehatan, bantuan bagi anak stunting bekerja sama dengan dinas pendidikan, program pelatihan kerja bekerja sama dengan Disperinnaker, bantuan penampungan air bersih di 21 kecamatan, dan program pembinaan mualaf serta bantuan bagi para guru ngaji.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Gusnar: APBD Gorontalo 2026 Susut Rp200 Miliar, Dana Pusat Berkurang

Pemerintah Provinsi Gorontalo memproyeksikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 hanya sebesar Rp1,54 triliun, atau menyusut sekitar Rp200 miliar dibandingkan APBD 2025 yang mencapai Rp1,74 triliun. Hal ini disampaikan Gubernur Gusnar Ismail saat menyampaikan nota pengantar Ranperda APBD 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD ke-43, Senin (8/9).

Gusnar menjelaskan, penyebab utama penyusutan anggaran adalah berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat. Saat ini, Pemprov baru menerima estimasi DAK sebesar Rp200 miliar, yang seluruhnya dialokasikan ke sektor kesehatan.

“Ketika APBD kita kurang atau tidak mencukupi, pikiran kita akan lari kepada meningkatkan upaya pendapatan dalam daerah,terutama dari pajak dan lain-lain. Akan tetapi, saya dengan tegas menyatakan bahwa kondisi masyarakat kita belum memungkinkan untuk kita meningkatkan pendapatan yang bersumber dari masyarakat,” jelas Gusnar.

Dari total proyeksi pendapatan Rp1,54 triliun, defisit anggaran diperkirakan mencapai Rp206,32 juta. Pembiayaan daerah direncanakan sebesar Rp17,14 miliar untuk penerimaan, dan Rp16,93 miliar untuk pengeluaran, sebagian besar untuk pembayaran cicilan pokok utang PEN 2021.

Meski anggaran terbatas, lima program unggulan tetap dipertahankan yakni beasiswa, agromaritim, UMKM, pariwisata, dan infrastruktur. Namun untuk infrastruktur, Pemprov akan fokus pada pemeliharaan jalan, bukan peningkatan kualitas, karena keterbatasan dana.

“Setiap OPD diwajibkan nanti membawa kegiatan nasional yang dibikin oleh kementerian, bikin di Gorontalo, agar supaya daerah ini akan lebih hidup.Ini kiat-kiat untuk menutupi fiskal kita yang sedikit ini,” kata Gusnar.

Selebihnya, Gusnar juga menyoroti tingginya belanja pegawai yang mencapai 45 persen dari APBD, jauh di atas rekomendasi Kemendagri sebesar 30%. Untuk itu, pemprov tengah mengkaji efisiensi, termasuk opsi penambahan skema Work From Home (WFH) untuk menghemat biaya operasional. Sebagai solusi fiskal, seluruh OPD didorong untuk menghadirkan kegiatan kementerian di Gorontalo agar roda ekonomi lokal tetap bergerak.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wali Kota Eri Beri Peringatan Keras Oknum Pegawai Kelurahan Terbukti Lakukan Pungli Adminduk

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memberikan peringatan keras kepada seorang oknum pegawai Kelurahan Kebraon yang terbukti melakukan pungutan liar (pungli) dalam pengurusan administrasi kependudukan (adminduk). Peringatan ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Eri saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kantor Kelurahan Kebraon, Kecamatan Karang Pilang, Senin (8/9).

Sidak ini bermula dari laporan yang diterima Wali Kota Eri melalui kanal pengaduan masyarakat, termasuk Instagram dan WhatsApp pribadinya. Laporan tersebut menyebutkan adanya praktik pungli di kelurahan tersebut. Menanggapi laporan tersebut, Wali Kota Eri segera mendatangi kantor kelurahan untuk melakukan pemeriksaan langsung.

“Sebenarnya saya itu kan selalu saya katakan. Saya itu terbuka dengan masyarakat. Masyarakat bisa menyampaikan hal apapun, melalui Instagram saya, melalui WA yang ke saya. Itu selalu ada laporan juga ke inspektur,” ujar Wali Kota Eri.

Saat sidak, Wali Kota Eri langsung mengumpulkan seluruh pegawai Kelurahan Kebraon untuk memberikan pengarahan. Wali Kota Eri juga meminta kejujuran dari oknum pegawai yang terlibat pungli, serta menginstruksikan semua pegawai untuk membuat surat pernyataan yang menegaskan komitmen mereka untuk tidak melakukan pungli, apabila terjadi pelanggaran akan mendapatkan sanksi berat hingga pemberhentian dari jabatan.

Setelah membuat surat pernyataan, oknum pegawai berinisial B mengakui perbuatannya dan menjelaskan kepada Wali Kota Eri bahwa pungli tersebut juga melibatkan seorang ketua RT.

Wali Kota Eri memberikan kesempatan kepada oknum pegawai tersebut karena mau mengakui kesalahannya. “Saya memaafkan karena pegawai tersebut mau berkata jujur dan mengakui perbuatannya, karena setiap manusia punya kesalahan,” kata Wali Kota Eri.

Cak Eri sapaan akrabnya meminta oknum pegawai untuk mengembalikan uang pungli dan menegaskan bahwa tindakan serupa tidak boleh terulang kembali. “Saya minta uangnya dikembalikan, karena sekali lagi dalam pengurusan adminduk tidak boleh ada pungli. Melayani warga adalah tugas Aparatur Sipil Negara (ASN),” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Cak Eri menegaskan komitmennya untuk memberantas praktik pungli di seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.”Saya sampaikan di Surabaya sudah ada Peraturan Wali Kota (Perwali) gratifikasi. Tidak boleh siapapun itu menerima uang dan tidak boleh siapapun itu meminta uang,” tegas Cak Eri.

Sebagai tindak lanjut, Cak Eri menginstruksikan Inspektorat Kota Surabaya untuk melakukan pemeriksaan kepada oknum pegawai berinisial B. Disamping itu, langkah-langkah konkret sebagai upaya pencegahan juga akan dilakukan, antara lain mewajibkan seluruh karyawan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) maupun tenaga lapangan membuat surat pernyataan di atas materai bahwa mereka tidak akan menerima atau meminta uang dalam pelayanan publik.

“Kedua, saya minta tidak ada lagi pelayanan publik yang berbelit-belit. Petugas harus membantu dan memberikan solusi, atau melapor kepada pimpinan jika ada kendala,” tambah Cak Eri.

Ketiga, Cak Eri menegaskan bahwa pelayanan publik harus berjalan sesuai jadwal, dimulai tepat pukul 07.30 WIB. Pada sidaknya kali ini, Cak Eri masih menemukan kelalaian di mana kantor pelayanan belum dibuka padahal sudah lewat jam yang ditetapkan.

“Saya juga menegaskan lagi bahwa pelayanan adminduk di balai RW harus tetap berjalan tanpa pungutan,”imbuhnya.

Terakhir, Cak Eri memberikan peringatan tegas bagi seluruh pegawai Pemkot Surabaya. Jika ada yang terbukti melakukan pungli lagi setelah peringatan ini, maka tidak ada lagi toleransi. “Kalau sudah peringatan ini lagi, maka tidak ada lagi peringatan tertulis langsung dicopot dari pegawai Pemkot Surabaya,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News