Beranda blog Halaman 828

Mendikdasmen: Guru Bukan Hanya Agen Pembelajaran, tapi Agen Peradaban Bangsa

Guru bukan hanya agen pembelajaran, melainkan agen peradaban berkelanjutan bangsa. Hal tersebut dikatakan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, saat menjadi pembicara kunci di acara Sarasehan Guru Katolik se-Jakarta Barat yang mengusung tema “Peran Guru Dalam Mempersiapkan Masa Depan Peserta Didik”, di Jakarta, Sabtu (6/9).

“Pendidikan di Indonesia bukan sekadar soal transfer pengetahuan, melainkan transformasi yang membangun karakter dan memperkuat interaksi sosial antarumat beragama,” ungkap Menteri Mu’ti di hadapan kurang lebih 400 peserta yang merupakan guru Katolik dari sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang tersebar di Jakarta Barat.

Abdul Mu’ti turut menambahkan bahwa peran guru sebagai agen peradaban bangsa diharapkan dapat mendampingi siswa mengembangkan kemampuan kritis, empati, dan sopan santun yang sulit dipelajari secara mandiri.

“Terkait hal tersebut, saat ini Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menyelesaikan pelatihan terhadap guru mata pelajaran Bimbingan Konseling (BK) dan sedang berlangsung pelatihan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) untuk guru. Tak ketinggalan, Kemendikdasmen juga menyasar guru non-mata pelajaran BK untuk dilatih agar mendapatkan pemahaman tentang Bimbingan Konseling, sehingga setiap guru diharapkan memiliki kemampuan dasar dalam memberikan bimbingan yang bermakna,” urai Menteri Mu’ti.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Paroki Tomang Gereja Maria Bunda Karmel, Romo Agustinus Suryadi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Mu’ti yang hadir memberikan pesan serta semangat kepada guru Katolik di wilayah Jakarta Barat. “Kami meyakini bahwa penguatan karakter tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak secara berkelanjutan. Oleh sebab itu, kami siap mendukung program yang dilaksanakan oleh Pemerintah demi terwujudnya pendidikan bermutu untuk semua,” tutur Romo Agustinus.

Perwakilan peserta juga membagikan testimoni tentang acara sarasehan. “Saya merasa mendapat kehormatan diundang sebagai peserta. Sebagai informasi, pada tanggal 30 Juni sd 4 Juli 2025, saya telah mendapatkan pelatihan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Lewat pelatihan tersebut saya dapat lebih memahami cara menciptakan strategi pembelajaran yang menarik serta kontekstual untuk mengajak murid berpikir kritis,” ungkap Yolenta Ngura, guru kelas pada SDS Santo Kristoforus I, Grogol, Jakarta Barat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Bupati Ipuk Siapkan Inkubasi Bisnis untuk Pemuda Banyuwangi, Hasilnya Mengejutkan

Mendorong jiwa entrepreneur anak-anak mudanya, Pemkab Banyuwangi rutin menggelar program inkubasi, Jagoan Banyuwangi. Sekitar 100 anak muda Banyuwangi yang telah memiliki rintisan usaha berupaya mengembangkan bisnisnya di bawah bimbingan para mentor dan praktisi yang terlibat dalam Jagoan Banyuwangi.

Salah satu peserta Jagoan Banyuwangi adalah Wahyu Riyanto. Wahyu gigih ingin mengembangkan usahanya meski dengan keterbatasan fisik yang ia miliki. Dia memiliki usaha “Moriza Outdoor” yakni persewaan alat camping dan hiking yang sudah dijalaninya sejak 2018.

“Usaha ini saya jalani bersama kakak. Awalnya sejak 2013 sudah mulai menjual dan menyewakan secara online. Seiring dengan perkembangan Banyuwangi akhirnya banyak permintaan untuk buka toko, pada 2018 dijalankan juga offline di rumah,” kata Wahyu.

Dia mengungkapkan alasan ikut Jagoan Banyuwangi karena ingin memperkuat branding tokonya.

“Saya ikut Jagoan Banyuwangi karena ingin memperkuat branding usaha saya sekaligus pemasarannya. Bahkan, saya jadi terinspirasi membuat produk dengan merek sendiri. Tadi saya sampaikan saat pitching,” ujar Wahyu.

Jagoan Banyuwangi digelar mulai pertengahan bulan Agustus 2025 lalu. Diawali dengan sesi offline dimana para peserta mengikuti kelas dari para mentor dan praktisi usaha.

Lalu berlanjut mereka mengikuti sesi post programme dan pitching day yang berlangsung mulai 25 – 30 Agustus 2025 di Banyuwangi Creative Hub, Terminal Pariwisata Terpadu.

Pada sesi ini, peserta memaparkan ide pengembangan usahanya ke para mentor.

Seperti yang dilakoni oleh Eka Fahmi, peserta dari Jagoan Tani pemilik usaha penjualan bibit buah eksotis “Saben Wetan”. Salah satunya bibit buah naga Palora Equador. Eka mengaku usaha penjualan bibit buah eksotis ini dilakukan karena masih belum banyak yang mengembangkan di Banyuwangi.

“Buah naga Palora Equador rasanya lebih manis dibandingkan buah naga lainnya. Harga buahnya juga tinggi kisaran Rp. 200 -300 ribu/kilogram. Makanya kami ingin mengenalkan lebih luas lagi tanaman ini di Banyuwangi,” kata Eka.

Lewat program ini, dia mengaku mendapatkan mitra untuk memasarkannya.

“Selain dapat ilmu disini saya juga langsung pecah telur dan dapat mitra berkolaborasi,” ungkapnya bangga.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan Pemkab menghadirkan Jagoan Banyuwangi sebagai ruang tumbuh bagi para pemuda daerah untuk mengembangkan ide dan usahanya.

“Semua bidang kami fasilitasi dengan mentor yang berpengalaman di bidangnya masing-masing.,” kata Bupati Ipuk.

Jagoan Banyuwangi terbagi atas tiga bidang. Yakni Jagoan Tani yang fokus pada usaha pertanian, Jagoan Digital pada pengembangan skill terkait TIK, serta Jagoan Bisnis yang menjangkau bisnis lainnya seperti kuliner, fashion, kriya dan jasa.

Ipuk berharap dengan mengikuti program Jagoan Banyuwangi, para peserta tidak hanya mendapatkan wawasan baru, namun juga membangun relasi dan berkolaborasi.

“Harapan kami lewat program ini para pemuda Banyuwangi akan mampu melakukan scale up usahanya. Dan setelah berkembang bisa mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif yang akan menopang perekonomian daerah,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menkes: Reformasi PPDS, Dokter Spesialis di Indonesia Akan Digaji

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan reformasi pendidikan dokter spesialis harus mengikuti standar internasional. Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) kini mengadopsi pola di mana peserta didik tidak lagi dianggap mahasiswa, melainkan tenaga profesional yang bekerja sambil menempuh pelatihan.

Budi menjelaskan, salah satu masalah utama selama ini adalah biaya pendidikan yang sangat mahal.

“Spesialis di luar negeri itu tidak ada yang bayar uang kuliah, tapi mereka itu bekerja, bukan kuliah. Sebabnya mereka dibayar, digaji, bukan harus bayar,” ujarnya dalam Orientasi Program Pendidikan Dokter Spesialis yang diselenggarakan di Rumah Sakit Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama (PPDS RSPPU) di Jakarta, Senin (8/9).

Konsep baru tersebut, kata Budi, sekaligus menekan praktik pungutan liar yang kerap membebani calon spesialis. Ia menekankan pentingnya tata kelola yang bersih.

“Saya minta para Dirut rumah sakit merapikan tata kelola untuk menghindari biaya-biaya di luar kebutuhan,” katanya.

Dengan pola ini, peserta didik PPDS akan menerima gaji karena mereka memiliki indikator kinerja yang jelas. Penugasan mereka di rumah sakit pendidikan akan dipantau ketat, termasuk dalam hal etika, profesionalisme, dan tanggung jawab klinis.

Budi menambahkan, Indonesia akan mengadopsi standar pendidikan spesialis dari Amerika.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat produksi dokter spesialis di Indonesia. Selama ini, kebutuhan mencapai 70 ribu orang, sementara produksi hanya 2.700 per tahun.

Jika tidak ada perubahan sistem, kekurangan tenaga ahli ini diperkirakan baru bisa ditutup dalam waktu lebih dari dua dekade.

“Dengan konsepnya ini, PPDS itu bekerja bukan kuliah, dan saya pastikan tata kelolanya jangan ada biaya-biaya yang tidak resmi,” kata Budi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Mensos Sampaikan Tiga Mandat Prioritas Presiden saat Bertemu Kadinsos se Jatim

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan tiga mandat prioritas Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Konsolidasi Penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Jawa Timur, Senin (8/9). Yaitu, terkait pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), Sekolah Rakyat, dan penyaluran bantuan sosial.

Kepada para kepala Dinsos, Kepala Sekolah Rakyat dan koordinator kab/kota pendamping PKH se Jatim yang hadir, Gus Ipul menegaskan arahan ini harus ditindaklanjuti bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para stakeholders lainnya, untuk mencapai target pemerintah mengentaskan kemiskinan.

“Lebih dari 52 persen penduduk miskin Indonesia berada di Pulau Jawa, dan Jawa Timur memikul tanggung jawab besar. Dengan data yang solid dan intervensi yang tepat, saya yakin penurunan kemiskinan bisa lebih tajam,” ujarnya di Aula BPSDM Provinsi Jawa Timur di Malang, Senin (8/9).

Hadir dalam kegiatan ini para bupati, wali kota, kepala dinas sosial provinsi dan kabupaten/kota, koordinator pendamping PKH, serta penyelenggara Sekolah Rakyat se-Jawa Timur.

Gus Ipul menjelaskan, sejak awal diberi mandat sebagai menteri, Presiden mengamanatkan penyusunan data tunggal sebagai acuan seluruh program bantuan dan pemberdayaan sosial, sehingga program pengentasan kemiskinan tepat sasaran. Dari situ lahir DTSEN yang kini wajib menjadi pedoman. Pengelolaan data ini dilakukan oleh BPS, sementara Kemensos bersama pemerintah daerah fokus pada pemutakhiran dan validasi di lapangan, sehingga akurasi data terjaga.

“Kita harus meninggalkan ego sektoral. Tidak boleh lagi ada bansos yang disalurkan tanpa berpedoman pada DTSEN. Data ini dinamis, setiap hari ada lahir, meninggal, pindah, atau berubah status ekonomi. Karena itu harus terus diperbarui,” tegasnya.

Ihwal pentingnya soliditas data untuk mengentaskan kemiskinan ini disampaikan Gus Ipul lantaran dalam 10 tahun terakhir (2014–2024), angka kemiskinan di Indonesia hanya turun 2 persen, salah satunya akibat data yang tidak sinkron. Dia mencontohkan, di Jawa Timur, lebih dari 3 juta penduduk masih berada dalam kategori miskin, terutama di Kabupaten Malang, Sumenep, dan Jember, sehingga diperlukan atensi khusus untuk menyelesaikan masalah ini.

Arahan selanjutnya dari Presiden yaitu terkait Sekolah Rakyat. Gus Ipul menjelaskan, berdasarkan Inpres Nomor 8 Tahun 2025, Sekolah Rakyat ditempatkan sebagai instrumen strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan. Program pendukung di dalamnya meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), Program 3 Juta Rumah, dan Kopdes Merah Putih.

“Sekolah Rakyat bukan berdiri sendiri, tetapi bagian dari strategi besar pengentasan kemiskinan. Ada tiga kunci memahami sekolah rakyat: memuliakan wong cilik, menjangkau yang belum terjangkau, dan memungkinkan yang tidak mungkin,” tutur Gus Ipul.

Untuk program ini, Jawa Timur menjadi provinsi terbesar dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat, dengan 26 titik yang tersebar di berbagai kabupaten/kota. Angka ini menegaskan peran strategis Jawa Timur dalam mendukung program nasional penghapusan kemiskinan ekstrem.

Arahan ketiga dari Presiden, lanjut Gus Ipul, adalah Bansos tepat sasaran. Pemerintah telah menyiapkan alokasi anggaran lebih dari Rp500 triliun untuk subsidi dan bansos pada 2025. Namun, sebagian masih belum tepat sasaran, sehingga diperlukan perbaikan dan komitmen bersama untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Di sini peran sentral dan sinergi antara kepala daerah, dinas sosial, dan pilar sosial diperlukan. “Dinsos menggerakkan, pilar sosial menggelorakan, dan bersama kita kobarkan semangat baru untuk Indonesia,” ucapnya disambut tepuk tangan hadirin.

Selain tepat sasaran, Gus Ipul juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menekankan paradigma baru, yaitu Bansos Sementara, Berdaya Selamanya. “Bansos PKH, sembako, dan PBI-JK hanya untuk yang paling membutuhkan. Selanjutnya mereka harus menuju kemandirian melalui graduasi lewat Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE). Kami sudah mencoret lebih dari dua juta penerima yang tidak layak, termasuk ribuan orang yang menggunakan bansos untuk judi online,” ungkapnya.

Mengakhiri arahannya, Gus Ipul mengajak seluruh pemangku kepentingan menyamakan visi dan langkah untuk mencapai Indonesia Emas 2045. “Sekolah Rakyat adalah jalan untuk mencetak generasi tangguh. DTSEN menjadi landasan intervensi berbasis data yang akurat dan bansos tepat sasaran akan memastikan bantuan negara benar-benar sampai kepada yang membutuhkan. Tiga mandat Presiden ini harus kita laksanakan bersama,” tegasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Resmikan Halte ‘Jaga Jakarta’, Gubernur Pramono: Simbol Kebersamaan Warga Ibu Kota

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Halte Transjakarta Jaga Jakarta di kawasan Senen, Jakarta Pusat, pada Senin (8/9). Sebelumnya, halte ini dikenal dengan nama Halte Senen Sentral. Gubernur Pramono menjelaskan, perubahan nama tersebut menjadi pengingat bersama agar peristiwa kerusuhan di masa lalu tidak terulang kembali.

“Nama Jaga Jakarta menegaskan bahwa menjaga kota ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga peran aktif seluruh masyarakat. Nama ini menjadi simbol kebersamaan dalam menjaga keamanan, kenyamanan, serta semangat gotong royong warga Jakarta,” tuturnya.

Gubernur Pramono juga menyampaikan apresiasi kepada warga Jakarta atas kepedulian dan kebersamaan yang ditunjukkan saat kota menghadapi situasi sulit akibat aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.

“Berkat kerja sama seluruh pihak, aktivitas di Jakarta kembali normal dalam waktu kurang dari satu minggu, termasuk layanan Transjakarta yang kini kembali beroperasi dengan tarif normal,” imbuhnya.

Gubernur Pramono turut menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum atas arahan Presiden Prabowo Subianto yang menugaskan perbaikan halte dan jembatan penyeberangan orang (JPO) di kawasan Senen maupun Polda Metro Jaya. Proses perbaikan mencakup fasilitas lift dan aksesibilitas, dengan target selesai pada Desember 2025.

“Seluruh fasilitas pendukung halte, mulai dari area ibadah, toilet, hingga ruang usaha kecil sudah dipersiapkan dengan baik. Sementara untuk JPO dan lift, akan segera dituntaskan Kementerian PU,” jelasnya.

Gubernur Pramono menegaskan, seluruh halte yang kembali beroperasi telah melalui uji keamanan. Beberapa bagian yang masih menampilkan jejak peristiwa sebelumnya, seperti tiang yang sempat terbakar, sengaja dibiarkan sebagai pengingat agar kejadian serupa tidak terulang.

Lebih lanjut, Gubernur Pramono membagikan kabar positif mengenai pengakuan internasional terhadap fasilitas publik Jakarta. Menurut hasil survei lembaga dunia Time Out, Jakarta kini menempati peringkat ke-17 dari 50 kota dengan fasilitas transportasi publik terbaik di dunia, dan berada di posisi kedua di Asia Tenggara setelah Singapura.

“Ini pencapaian yang patut kita syukuri. Namun, lebih dari sekadar peringkat, yang terpenting adalah menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Jakarta setiap hari,” tegasnya.

Adapun biaya perbaikan fasilitas pendukung halte, JPO, dan lift di Senen serta Polda Metro Jaya diperkirakan mencapai Rp19–20 miliar, yang dikerjakan oleh Kementerian PU. Sementara pembangunan halte ditangani langsung oleh Transjakarta.

“Dengan peresmian Halte Jaga Jakarta ini, diharapkan masyarakat dapat terus menjaga ibu kota bersama-sama, sehingga Jakarta semakin aman, nyaman, dan membanggakan di mata dunia,” tutup Gubernur Pramono.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Tekankan Peran Strategis BRICS dalam Stabilitas Global

Presiden Prabowo menyampaikan pandangannya bahwa BRICS telah menjadi salah satu pilar penting bagi stabilitas dan harapan di tengah dinamika geopolitik internasional yang penuh tantangan. Kepala Negara menyoroti bahwa multilateralisme kini sedang menghadapi ujian serius, sementara dunia terus diwarnai oleh ketidakstabilan.

“Merupakan kehormatan besar bagi saya untuk bergabung dalam pertemuan yang sangat penting ini. Indonesia memandang BRICS sebagai pilar yang sangat kuat bagi stabilitas dan harapan dalam situasi geopolitik internasional saat ini,” ujar Presiden Prabowo saat menghadiri BRICS Leaders Virtual Meeting dari kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Senin, 8 September 2025.

Kepala Negara menekankan bahwa dengan cakupan lebih dari 55 persen populasi dunia serta lebih dari 40 persen Produk Domestik Bruto (PDB) global, BRICS kini telah menjelma sebagai kekuatan strategis dengan ekonomi terbesar, populasi terbesar, pasar terbesar, dan sumber daya alam yang melimpah.

“BRICS memiliki ekonomi terbesar, negara dengan populasi terbesar, pasar terbesar, serta negara-negara dengan sumber daya alam besar dan sumber daya penting. Karena itu, BRICS semakin muncul sebagai pilar kekuatan. Indonesia mendukung kelanjutan peran ini,” imbuh Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Kepala Negara menekankan pentingnya keterbukaan, koordinasi, serta kerja sama erat dalam menghadapi ketidakpastian global. Presiden Prabowo menilai bahwa BRICS memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi motor dalam menciptakan tatanan dunia yang lebih adil dan seimbang.

“Kita memang harus terus melanjutkan dan bekerja lebih erat bersama. Kita harus lebih sering berkonsultasi satu sama lain,” tegas Presiden Prabowo.

Melalui partisipasi aktif ini, Indonesia menunjukkan komitmen untuk memperkuat solidaritas antarnegara BRICS dan mendorong terbentuknya kerja sama internasional yang lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Formasi Baru Kabinet Merah Putih, Menko Polkam Ad Interim Segera Ditetapkan

Presiden Prabowo Subianto melantik empat menteri dan satu wakil menteri Kabinet Merah Putih sisa masa jabatan periode 2024–2029 di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9). Pada pelantikan tersebut disampaikan bahwa Budi Gunawan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) serta Dito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) telah menyelesaikan tugasnya sebagai menteri.

Namun demikian, pelantikan untuk mengisi kedua jabatan tersebut belum dilakukan. Dalam keterangannya usai pelantikan, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa untuk jabatan Menko Polkam sementara akan diisi oleh pejabat ad interim.

“Berkenaan dengan posisi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan untuk sementara waktu memang Bapak Presiden belum menunjuk secara definitif siapa yang akan beliau tugaskan menjadi Menko Polkam. Sehingga untuk sementara waktu beliau akan menunjuk ad interim untuk menjabat sebagai Menko Polkam,” ucap Mensesneg.

Lebih lanjut, Mensesneg menyampaikan bahwa pengumuman resmi pejabat ad interim Menko Polkam akan disampaikan setelah penetapan ditandatangani. Sementara itu, untuk posisi Menpora, Mensesneg mengatakan bahwa pengganti Dito Ariotedjo tersebut berhalangan hadir dalam pelantikan hari ini.

“Jadi pengganti Menteri Pemuda dan Olahraga kebetulan posisi sedang di luar kota, sehingga tidak bisa mengikuti pelantikan pada sore hari. Akan dijadwalkan kembali di prosesi pelantikan yang berikutnya,” ujarnya.

Terkait perubahan formasi di Kabinet Merah Putih, Mensesneg menuturkan bahwa hal tersebut merupakan hak prerogatif dari Presiden Prabowo. Keputusan perubahan formasi ini, menurutnya juga diambil setelah dilakukan evaluasi secara menyeluruh.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Komitmen Menteri Baru Kabinet Merah Putih Jalankan Arahan Presiden Prabowo

Usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9), para menteri baru Kabinet Merah Putih menyampaikan komitmennya untuk segera bekerja sesuai dengan amanah yang diberikan. Para menteri menyatakan kesiapannya dalam melaksanakan arahan Presiden, baik dalam pelayanan untuk masyarakat maupun penguatan agenda pembangunan nasional.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan arahan Presiden Prabowo agar peningkatan pelayanan terbaik kepada jemaah haji Indonesia menjadi prioritas utama. Termasuk di antaranya mencari solusi terbaik agar biaya haji lebih terjangkau.

“Apa yang telah disampaikan oleh Pak Presiden, penugasan kepada kami sebagai Menteri Haji dan Wakil Menteri Haji untuk Bang Dahnil merupakan amanah dan tanggung jawab yang berat. Saya katakan berat karena 10 bulan terakhir saya tahu persis bagaimana medan haji baik di Indonesia maupun di Saudi. Karena itu tadi saya sangat bergembira bahwa Presiden menyampaikan, lakukan apa yang perlu dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik pada jemaah haji kita,” katanya.

Sementara itu, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menekankan pentingnya melaksanakan visi besar pemerintahan. “Tugas berat ke depan terkait dengan tenaga kerja migran itu juga PR yang cukup harus kita perhatikan. Jadi intinya saya akan melaksanakan tugas dengan baik-baik, sebaik-baiknya sesuai arahan Presiden,” ucap Mukhtarudin.

Senada, Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono menegaskan komitmennya untuk segera melanjutkan program yang telah dicanangkan, salah satunya Koperasi Merah Putih.

“Mulai besok kita akan gerak secepat mungkin untuk kegiatan khususnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan juga koperasi secara umumnya,” ujar Menteri Ferry.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan arahan Presiden Prabowo untuk meningkatkan kondisi ekonomi nasional yang mengalami perlambatan. Purbaya mengatakan bahwa kondisi perlambatan ini sudah teridentifikasi, sehingga dapat segera ditangani.

“Sekarang kan ekonomi agak melambat. Kita sudah pelajari kelemahannya, ke depan akan kita perbaiki,” katanya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Lantik Empat Menteri dan Satu Wakil Menteri Kabinet Merah Putih

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik empat jabatan menteri dan satu wakil menteri Kabinet Merah Putih sisa masa jabatan 2024-2029. Acara pelantikan tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9).

Para menteri dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 86/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024-2029. Keempat menteri dan satu wakil menteri yang dilantik yaitu:

1. Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan;
2. Mukhtarudin sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia;
3. Ferry Joko Yuliantono sebagai Menteri Koperasi;
4. Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah; dan
5. Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengambil sumpah jabatan para menteri dan wakil menteri yang dilantik.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Presiden mendiktekan sumpah jabatan.

Acara pelantikan pun diakhiri dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk selanjutnya diikuti para tamu undangan lainnya. Tampak hadir dalam pelantikan yakni para pimpinan lembaga negara, para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Lokasi Samsat Keliling Hari Ini, Selasa: Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi

Polda Metro Jaya kembali menghadirkan layanan Samsat Keliling pada Selasa (9/9) di 14 lokasi yang tersebar di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek). Layanan ini disediakan untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor (PKB).

Informasi resmi mengenai lokasi dan jadwal Samsat Keliling Polda Metro Jaya diumumkan melalui akun X @tmcpoldametro. Berikut daftar lengkapnya:

  • Jakarta Pusat: halaman parkir Samsat Jakarta Pusat dan Lapangan Banteng (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Utara: halaman parkir Samsat Jakarta Utara dan Masjid Al Musyawarah Kelapa Gading (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Barat: Mall Citraland (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Selatan: halaman parkir Samsat Jakarta Selatan (09.00–15.00 WIB) dan Pos Polisi TMP Kalibata (09.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Timur: halaman parkir Samsat Jakarta Timur (08.00–15.00 WIB) dan Pasar Induk Kramat Jati (08.00–14.00 WIB)

  • Kota Tangerang: Alun-Alun Cibodas dan parkiran busway Foodmosphere (09.00–13.00 WIB)

  • Serpong: halaman parkir Samsat Serpong (08.00–14.00 WIB) dan ITC BSD (16.00–19.00 WIB)

  • Ciledug: Giant Poris Gaga Indah dan Metland Cyber City Cipondoh (09.00–14.00 WIB)

  • Ciputat: halaman parkir Samsat Ciputat dan kantor Kelurahan Pondok Betung (09.00–12.00 WIB)

  • Kelapa Dua: halaman Gtown House Square Gading (08.00–14.00 WIB)

  • Kota Bekasi: KFC Zamrud (09.00–12.00 WIB)

  • Kabupaten Bekasi: Pasar Bersih Cikarang Pusat (09.00–12.00 WIB)

  • Depok: halaman parkir Samsat Depok (08.00–14.00 WIB) dan RS Bhayangkara Brimob (08.00–12.00 WIB)

  • Cinere: kantor Kelurahan Pondok Petir (08.00–12.00 WIB)

Syarat Membayar Pajak di Samsat Keliling

Untuk melakukan pembayaran PKB tahunan di gerai Samsat Keliling, masyarakat wajib membawa dokumen berupa KTP asli pemilik kendaraan, BPKB, dan STNK, masing-masing disertai fotokopi. Selain itu, wajib pajak tidak boleh memiliki tunggakan pajak lebih dari satu tahun.

Perlu dicatat, Samsat Keliling hanya melayani pembayaran pajak kendaraan tahunan. Sedangkan pembayaran pajak lima tahunan atau penggantian pelat nomor tetap harus dilakukan di kantor Samsat terdekat.

Alternatif Pembayaran Lewat Aplikasi SIGNAL

Selain layanan keliling, masyarakat juga dapat menggunakan aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL). Aplikasi ini memungkinkan pembayaran pajak kendaraan secara online di 33 provinsi melalui ponsel, dan dokumen STNK akan dikirim langsung ke alamat pemohon.

Namun, aplikasi SIGNAL tidak berlaku untuk pemilik kendaraan yang memiliki tunggakan lebih dari satu tahun. Wajib pajak dengan kondisi tersebut tetap harus datang langsung ke kantor Samsat.

Dengan hadirnya layanan Samsat Keliling, Polda Metro Jaya berharap masyarakat dapat lebih mudah melaksanakan kewajibannya membayar pajak kendaraan, sekaligus mendukung kepatuhan pajak demi kelancaran pembangunan daerah.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News