Beranda blog Halaman 826

Pemkab Bekasi Dukung Usulan BRT Trans Jabodetabek Jakarta-Cikarang Raya

Usulan pengembangan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jabodetabek mendesak untuk segera direalisasikan, mengingat Kabupaten Bekasi memiliki kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara dengan jumlah pekerja yang sangat besar.

Keberadaan transportasi publik yang nyaman, aman dan terkoneksi dengan wilayah sekitar dinilai sangat penting untuk menunjang mobilitas para pekerja dan masyarakat.

Hal itu disampaikan Plh Sekda Kabupaten Bekasi Ida Farida, usai mengikuti Rapat Koordinasi Usulan BRT Trans Jabodetabek rute Jakarta-Cikarang Raya yang digelar di Function Room Jababeka Golf & Country Club, Kabupaten Bekasi, Senin (8/9/2025).

“Usulan ini memang sudah mendesak. Kabupaten Bekasi punya kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara sehingga membutuhkan transportasi yang nyaman dan bisa terkoneksi,” katanya.

Ida mengatakan, ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat masih sangat tinggi. Pola mobilitas tersebut tidak hanya menambah beban lalu lintas di jalan tol dan arteri, tetapi juga berkontribusi terhadap tingkat kemacetan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

“Oleh karena itu, BRT Trans Jabodetabek dianggap sebagai salah satu solusi strategis dalam mendukung pergerakan masyarakat secara lebih efisien. Kemacetan bisa saja berkurang jika transportasi umum yang dihadirkan telah nyaman untuk digunakan masyarakat,” ucapnya.

Ida menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah lainnya di wilayah aglomerasi Jabodetabek dan akan terus memberikan dukungan penuh, baik dari sisi perencanaan, sinkronisasi program, maupun fasilitasi teknis, hingga usulan BRT Jakarta-Cikarang Raya dapat benar-benar terealisasi.

“Pemerintah Kabupaten Bekasi, Provinsi, pusat, pihak Jababeka Infrastruktur akan terus berkolaborasi agar pelaksanaan BRT Trans Jabodetabek bisa segera terlaksana,” ujarnya.

Turut hadir pada rapat tersebut Direktur Jendral Integrasi Transportasi dan Multimoda Kementerian Perhubungan RI, Direktur Politeknik Transportasi Darat Indonesia STTD, General Manager Strategy Operation PT Jababeka Infrastruktur, serta unsur akademisi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gerak Cepat Perluas Layanan Air Bersih, Gubernur Pramono Resmikan IPA Pesanggrahan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Selasa (9/9). Kehadiran IPA ini diharapkan dapat mempercepat perluasan jangkauan air bersih bagi warga Jakarta, terutama untuk daerah yang sulit dijangkau, serta merealisasikan target 100 persen cakupan layanan air minum perpipaan pada 2029.

Gubernur Pramono menjelaskan, IPA Pesanggrahan dapat melayani hingga 45.000 sambungan rumah di sepuluh kelurahan Jakarta Selatan, meliputi Srengseng, Cipulir, Pesanggrahan, Bintaro, Petukangan Utara, Petukangan Selatan, Ulujami, Meruya Utara, Meruya Selatan, dan Joglo.

“IPA Pesanggrahan memiliki kapasitas produksi sebesar 750 liter per detik dengan sumber air baku yang berasal dari Sungai Pesanggrahan. Dan sampai dengan hari ini, layanan air bersih sudah mencakup 74,24 persen wilayah Jakarta. Ini adalah hal yang mengembirakan dan mudah-mudahan sampai dengan akhir tahun bisa mencapai 80 persen,” ujarnya.

Gubernur Pramono menyebut IPA Pesanggrahan lebih dari sekadar infrastruktur, karena selain menjawab kebutuhan air bersih juga membawa dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Komitmen ini sejalan dengan visi besar mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Ia juga mendukung inisiatif PAM Jaya yang menghadirkan aplikasi LAPOR PAM, yang memungkinkan masyarakat mengakses berbagai layanan dalam satu genggaman, mulai dari pelaporan gangguan, pemantauan tagihan, hingga informasi real-time.

“Aplikasi ini diharapkan menjadi jawaban atas tantangan digitalisasi, mendorong peningkatan layanan, sekaligus mendukung semangat pengembangan smart city di Jakarta. Selain itu, kehadiran Mobil Laboratorium PAM Jaya (PAM-LAB) menjadi bukti komitmen dalam memastikan kualitas air yang aman sesuai standar kesehatan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, Gubernur Pramono turut menyambut baik kerja sama antara PAM Jaya dengan BUMD Kota Tangerang Selatan, PT PITS, dalam pemenuhan kebutuhan air perpipaan dan pendistribusian air bersih untuk masyarakat, terutama warga yang berada di wilayah perbatasan Jakarta dan Tangerang Selatan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat, sekaligus menjadi contoh kerja sama antardaerah.

“Apresiasi ditujukan kepada PAM Jaya yang terus berinovasi dan bekerja keras dalam meningkatkan kualitas serta jangkauan layanan. Kami mendukung transformasi yang dilakukan demi pemenuhan kebutuhan dasar warga, sekaligus memastikan target cakupan 100 persen layanan air perpipaan terpenuhi,” pungkas Gubernur Pramono.

Peresmian IPA Pesanggrahan turut dihadiri Wakil Menteri Pekerjaan Umum RI, Diana Kusumastuti; Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno; Gubernur Banten, Andra Soni; serta Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Mendag Pastikan Harga dan Stok Bahan Pokok Terkendali di Pasar Nyanggelan Denpasar

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso hari ini, Selasa (9/9), meninjau harga dan pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) di Pasar Nyanggelan, Denpasar, Bali. Dalam tinjauan tersebut, Mendag Busan memastikan stok bapok di Pasar Nyanggelan cukup dan harganya terkendali. Ia menekankan bahwa ketersediaan stok dan stabilitas harga bapok di seluruh wilayah Indonesia menjadi prioritas pemerintah.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut, yaitu Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara; Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Iqbal Shoffan Shofwan; Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari; serta Pimpinan Wilayah Bulog Provinsi Bali, Muhamad Anwar.

“Hari ini kami sudah cek pasokan dan harga di Pasar Nyanggelan. Kami pastikan stok bapok di sini cukup dan harga terkendali. Pemerintah berkomitmen menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga bapok agar mudah diakses masyarakat,” ujar Mendag Busan.

Berdasarkan pantauan, pasokan dan harga bapok di Pasar Nyanggelan cukup dan stabil. Sejumlah komoditas dijual di bawah harga eceran tertinggi (HET) dan harga acuan, seperti gula pasir Rp17.300/kg, daging sapi Rp120.000/kg, telur ayam ras Rp27.700/kg, cabai keriting Rp35.000/kg, cabai rawit merah Rp25.000/kg, bawang merah Rp35.000/kg, dan bawang putih Rp30.000/kg.

Kemudian, komoditas yang dijual sesuai HET dan harga acuan adalah beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog Rp12.500/kg, Minyakita Rp15.700/liter, dan daging ayam ras Rp40.000/kg. Selain itu, beras medium dijual dengan harga Rp15.000/kg, beras premium di kisaran Rp16.000–16.500/kg, minyak goreng premium Rp20.600/liter, tepung terigu Rp12.000/kg, dan cabai merah besar Rp31.600/kg.

“Ada sejumlah harga komoditas yang naik seperti telur dan cabai, tetapi masih di bawah harga acuan. Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menjaga pasokan dan harga di pasar tetap aman,” ujar Mendag Busan.

Menurut Mendag Busan, Kemendag ikut serta dalam koordinasi lintas lembaga untuk memastikan pasokan dan stabilitas harga bapok terkendali. Kemendag berkoordinasi dengan pemerintah daerah melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), yaitu sebuah sistem pemantauan nasional harga bapok yang dikelola Kemendag. Kemendag juga berkoordinasi dengan asosiasi dan pemasok (supplier) untuk memastikan pasokan bapok terjaga.

Pasar Nyanggelan yang terletak di Desa Adat Panjer, Denpasar, merupakan pasar yang sudah mengantongi Standar Nasional Indonesia (SNI) Pasar Rakyat dan Pasar Tertib Ukur. Sertifikasi SNI diperoleh pada 2018 lewat versi 8152:2015, yang kemudian mendapat pembaruan versi 8152:2021 pada 2022 dan berlaku selama lima tahun. Predikat Pasar Tertib Ukur diperoleh pada 2014 dan kembali diraih pada 2023.

Pasar seluas 4.595 m² ini berdiri sejak 1995 dan telah direvitalisasi pada 2013 melalui Dana Tugas Pembantuan Kemendag. Kini, Pasar Nyanggelan mampu menampung sekitar 250 pedagang.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Dua Provokator Kerahkan 70 Orang untuk Pembakaran Grahadi Berhasil Diamankan

Polda Jawa Timur mengamankan dua orang diduga provokator dalam perusakan dan pembakaran Gedung Negara Grahadi saat aksi unjuk rasa di Surabaya pada 29–30 Agustus 2025.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menjelaskan kedua pelaku mengaku mengerahkan sekitar 70 orang untuk melakukan aksi perusakan.

“Dua pelaku ini mengaku menggerakkan massa kurang lebih 70 orang untuk bersama-sama merusak Gedung Grahadi,” ujarnya, Senin (8/9).

Meski belum merinci identitas mereka, Jules menyebut keduanya berprofesi sebagai wiraswasta dan diduga menyebarkan pamflet, ujaran kebencian, serta provokasi yang memicu tindakan anarkis. Saat ini, kepolisian masih mendalami peran keduanya, termasuk soal klaim pengerahan massa.

Latar belakang dua orang itu, wiraswasta. Dia membuat pamflet menyebarkan ujaran kebencian di media. Provokasi, kegiatan-kegiatan. Atau kegiatan melawan hukum, atau tindakan anarkis, jelasnya.

Sebelumnya, Polrestabes Surabaya telah menetapkan 33 tersangka terkait kericuhan 29–31 Agustus 2025, yang berujung perusakan di sejumlah titik serta pembakaran Gedung Negara Grahadi, Mapolsek Tegalsari, dan 29 pos polisi.

Selain itu, Polda Jatim juga menetapkan sembilan tersangka dalam kasus pembakaran sisi barat Gedung Grahadi, terdiri dari satu orang dewasa dan delapan anak berhadapan dengan hukum (ABH).

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Kepolisian berhasil mengungkap motif di balik pembunuhan sadis satu keluarga di Jalan Siliwangi Nomor 52, Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu. Lima anggota keluarga itu ditemukan terkubur dalam satu liang di rumah mereka, Senin (1/9) lalu.

Pelaku berinisial R (35) dan P (29), warga Desa Terusan, Kecamatan Sindang, Indramayu. R menjadi otak dari aksi pembunuhan ini karena dendam terhadap korban Budi Awaludin (45).

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menjelaskan, rasa kesal itu muncul setelah R menyewa mobil Avanza kepada Budi dengan uang Rp750 ribu. Namun, ketika hendak mengambil mobil tersebut, kendaraan ternyata mogok.

“Motif pembunuhan bermula dari rasa dendam tersangka R kepada korban Budi Awaludin. Sebelumnya, R merental mobil Avanza kepada Budi dengan memberikan uang sewa sebesar Rp750.000. Namun saat akan mengambil mobil yang disewa, kendaraan tersebut ternyata mogok,” ujar Hendra, Selasa (9/9/2025).

R kemudian meminta uangnya kembali, tetapi Budi menolak dengan alasan sudah digunakan untuk membeli sembako. Dari situlah muncul niat membunuh. Pada Kamis (28/8/2025) malam, R mengajak P dengan iming-iming uang. Sekitar pukul 23.00 WIB hingga dini hari, mereka mendatangi rumah korban sambil membawa pipa besi.

“R memukul kepala korban Budi Awaludin lalu menghabisi korban lain, sedangkan P menenggelamkan bayi B ke bak mandi,” ungkap Hendra.

Lima korban yang ditemukan tewas adalah Budi Awaludin (45), istrinya Euis Juwita (43), anak mereka RK (7) dan bayi B (8 bulan), serta ayah Budi, Sahroni (76). Seluruh jasad dikuburkan di lubang berukuran panjang 4 meter, lebar 1,5 meter, dan kedalaman 4 meter di halaman belakang rumah.

Usai menghabisi korban, kedua pelaku mengepel lantai rumah untuk menghapus bercak darah, lalu membawa kabur uang, dua mobil, serta perhiasan milik keluarga Budi. Pipa besi yang digunakan dibuang ke Sungai Cimanuk.

Kapolres Indramayu AKBP Fajar Gemilang menuturkan, R merupakan seorang residivis. Setelah melarikan diri hingga ke Surabaya, keduanya ditangkap saat berencana kabur menjadi anak buah kapal.

“Pihaknya juga masih mendalami apakah R berencana membunuh semua korban atau hanya diawali oleh R” kata Fajar.

Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar menambahkan, korban dan pelaku sebenarnya saling kenal.

“Hubungan korban dan pelaku hanya saling kenal dan pernah bekerja bersama dengan salah satu korban di salah satu bank,” ujarnya.

Warga sekitar menjadi saksi pertama yang menemukan tanda-tanda keberadaan jasad korban. Ema (55), kerabat korban, mencium bau busuk dari arah rumah.

“Awalnya kami curiga karena keluarga Sachroni tidak bisa dihubungi sejak beberapa hari. Rumah juga sepi tanpa aktivitas,” kata Ema.

Kecurigaan makin kuat saat ia bersama tetangga mendobrak pintu rumah. Dari arah belakang, tercium bau menyengat dari gundukan tanah di bawah pohon nangka.

“Pas dilihat lebih dekat, terlihat kaki manusia muncul dari tanah. Itu jasad Haji Sachroni. Saya langsung minta tolong,” ucapnya.

Polisi masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain dalam kasus yang mengguncang warga Indramayu ini.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Indonesia Mulai Babak Baru Energi Bersih: Hidrogen Hijau di Ulubelu

Ulubelu, Lampung, menjadi saksi lahirnya sejarah baru transisi energi Indonesia. Dari uap panas bumi yang selama ini mengaliri listrik, kini Indonesia melangkah lebih jauh dengan memanfaatkan sumber daya alam tersebut untuk memproduksi energi masa depan, yaitu hidrogen hijau.

Momentum ini ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dilakukan oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot, bersama Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM Todotua Pasaribu, serta jajaran direksi PT Pertamina (Persero) dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk pada Selasa, (9/9).

Yuliot menegaskan bahwa pemanfaatan panas bumi sebagai energi primer untuk memproduksi hidrogen hijau adalah langkah strategis yang menempatkan Indonesia selangkah lebih dekat dengan tujuan ketahanan energi nasional.

“Green Hydrogen diyakini akan menjadi game changer dalam transisi energi global karena sifatnya yang fleksibel dan dapat menjadi komoditas ekspor di masa depan,” ujarnya.

Lebih dari sekadar infrastruktur, proyek di Ulubelu ini dirancang sebagai laboratorium energi bersih sehingga operasi dari empat unit PLTP di Ulubelu–kapasitas total 220 MW–tidak menambah emisi karbon. Sebuah tempat di mana teknologi diuji, pengalaman diraih, dan pembelajaran diperoleh untuk kemudian direplikasi di berbagai wilayah Indonesia.

Tak hanya itu, kegiatan operasional telah mengikuti operasi standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) Pertamina Group dan diawasi ketat sesuai regulasi pemerintah, sehingga fasilitas ini diposisikan aman dan ramah lingkungan.

“Saya yakin, pengalaman dan pembelajaran dari proyek ini akan menjadi best practice dan referensi untuk direplikasikan di wilayah lain,” tutur Yuliot.

Proyek pilot hidrogen hijau di Ulubelu bertujuan sebagai tempat uji kelayakan komersial. Mulai dari biaya, efisiensi teknologi, hingga model bisnis. Meskipun biayanya kini lebih tinggi ketimbang hidrogen fosil (grey hidrogen), upaya peningkatan skala dan kebijakan diharapkan menurunkan biaya hidrogen hijau agar lebih kompetitif.

Pemilihan Ulubelu bukan tanpa alasan. Infrastruktur panas bumi yang sudah mapan, pasokan listrik bersih yang stabil, ketersediaan cooling tower untuk kondensat, serta posisi yang dekat dengan jalur distribusi Sumatera-Jawa membuat lokasi ini cocok untuk menguji integrasi hidrogen ke jaringan energi dan pasar industri.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri melihat langkah ini sebagai tonggak sejarah bukan hanya bagi perusahaan, tapi juga untuk bangsa. “Dari Ulubelu, kita menunjukkan kepada dunia bahwa transisi energi bisa diwujudkan dengan mengandalkan kekuatan energi bersih dari tanah air sendiri,” ujar Simon.

Di sisi lain, dibalik jargon teknologi dan angka investasi, Ulubelu menyimpan makna yang lebih sederhana: gotong royong. Proyek ini dirancang memupuk harapan masyarakat yang tinggal di sekitar lereng-lereng bukit. “Saya berharap semua pihak bekerja dengan dedikasi dan semangat kebersamaan. Green Hydrogen Plant ini harus menjadi simbol kemajuan bangsa,” pesan Yuliot.

Harapan pemerintah, Ulubelu tidak lagi hanya dikenal sebagai penghasil listrik dari panas bumi, melainkan juga sebagai pionir energi hijau Indonesia. Dari perut bumi, lahir energi masa depan yang diharapkan mampu memperkuat arah transformasi portofolio energi bersih nasional.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Purbaya Yudhi Sadewa Resmi Jadi Menteri Keuangan Gantikan Sri Mulyani

Kementerian Keuangan Republik Indonesia menggelar acara Serah Terima Jabatan Menteri Keuangan Republik Indonesia dari Sri Mulyani Indrawati kepada Purbaya Yudhi Sadewa. Prosesi ini berlangsung di Aula Mezzanine, Kementerian Keuangan, Jakarta pada Selasa (9/9) yang disaksikan oleh sejumlah Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih serta jajaran pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan.
Dalam sambutannya, Sri Mulyani menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung telah mendukung dalam melaksanakan tugas mengelola keuangan negara, termasuk jajaran pegawai Kementerian Keuangan yang telah bertugas dengan penuh dedikasi.
“Saya berterima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Keuangan yang selama ini sudah cukup lama saya menjabat di posisi ini selalu dan terus membantu di dalam melaksanakan tugas mengelola keuangan negara dengan penuh dedikasi, dengan sepenuh hati dan kita bersama-sama mengelola keuangan negara dan menjaga Kementerian Keuangan di dalam situasi dan tantangan yang terus berubah,” ujar Sri Mulyani.
Lebih lanjut, Sri Mulyani menyampaikan selamat bertugas kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang baru saja menerima amanah memimpin Kementerian Keuangan.
“Saya ingin mengucapkan selamat kepada pejabat baru, Pak Purbaya Yudhi. Selamat mengemban amanat dan tanggung jawab yang sangat penting, yaitu mengelola dan menjaga keuangan negara dan memimpin Kementerian Keuangan,” tambah Sri Mulyani.
Menkeu Purbaya dalam sambutannya menyampaikan penghargaan tinggi atas kepemimpinan Sri Mulyani yang telah menorehkan banyak capaian penting selama menjabat sebagai Menteri Keuangan.
“Izinkan saya menyampaikan rasa hormat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ibu Sri Mulyani Indrawati. Di bawah kepemimpinan beliau, Kementerian Keuangan berhasil menjaga stabilitas fiskal Indonesia di tengah dinamika global, melakukan efisiensi anggaran, dan mengawal program-program prioritas pemerintah hingga RAPBN 2026,” jelas Menkeu Purbaya.
Menkeu Purbaya menutup sambutannya dengan mengajak seluruh pegawai Kementerian Keuangan untuk terus bekerja dengan sinergis dan tulus sehingga mampu menjalankan amanah mengelola keuangan negara.

“Sekali lagi, dengan penuh kerendahan hati, saya memohon dukungan dari seluruh pegawai Kementerian Keuangan, karena saya percaya bahwa hanya dengan kerja sama, sinergi, dan ketulusan kita mampu menjalankan amanah besar ini,” tutup Menkeu Purbaya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 September 2025. Rapat tersebut membahas langkah-langkah percepatan program pemerintah guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam keterangannya usai rapat menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan yang telah dirancang. Menurutnya, kebijakan yang ada saat ini perlu dioptimalkan agar dampaknya lebih cepat dirasakan masyarakat.

“Kebijakan-kebijakan yang ada sekarang itu kelihatannya belum terlalu lancar diselenggarakan. Dan tadi rapat menentukan atau memutuskan untuk mempercepat semuanya. Itu dulu yang pertama. Jadi harusnya ekonomi akan tumbuh lebih cepat,” ujar Purbaya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga defisit fiskal sesuai ketentuan undang-undang, yakni maksimal di level 3 persen. “Kita akan mengikuti undang-undang yang ada. Itu kan bukan keputusan saya. Keputusan pemerintah secara keseluruhan. Kita ikuti undang-undang yang ada,” jelasnya.

Lebih lanjut, Purbaya menepis anggapan bahwa defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan otomatis memicu inflasi. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diproyeksikan berada di kisaran 6,5 hingga 6,7 persen masih dalam batas aman.

“Jadi nggak otomatis defisit APBN menyebabkan inflasi atau belanja menyebabkan inflasi. Tidak otomatis. Jadi kita lihat sisi-sisi yang lain, kapasitas ekonominya untuk menciptakan pertumbuhan seperti apa,” ucapnya.

Terkait stimulus tambahan, ia menyebut pemerintah sedang menyiapkan percepatan implementasi program yang ada agar mampu menciptakan lebih banyak lapangan kerja. “Kuncinya di situ. Berapa cepat kita bisa memulihkan ekonomi sehingga lapangan kerja ada banyak. Itu yang kita kejar nanti ke depan,” tegasnya.

Selain itu, Purbaya juga menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter. Ia mengungkapkan telah berdiskusi dengan Bank Indonesia agar kebijakan yang ditempuh tidak mengganggu likuiditas sistem perbankan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Rapat Terbatas di Istana, Presiden Prabowo Tekankan Percepatan Program Prioritas Nasional

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 September 2025, dengan salah satu pembahasan mengenai percepatan pelaksanaan program prioritas pemerintah. Dalam keterangannya usai mengikuti rapat, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menyampaikan arahan Presiden terkait percepatan birokrasi dalam pelaksanaan program pemerintah.

“Baru saja selesai kami ratas dipimpin Bapak Presiden. Arahan beliau semua program harus dipercepat pelaksanaannya, tidak boleh ada hambatan dengan alasan kertas. Artinya alasan itu aturan lah, apa gitu ya,” ujar Menko Pangan.

Dalam sektor pangan, Menko Zulhas menyampaikan bahwa pemerintah berfokus pada dua agenda besar yakni optimalisasi lahan pertanian yang sudah berproduksi dan pembangunan lahan baru untuk sawah. Pembangunan lahan ini termasuk di wilayah Wanam Papua, Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, dan wilayah lainnya.

“Khusus Wanam tadi sudah dibangun jalan, pelabuhan sudah hampir jadi. Tapi kita akan segera menyelesaikan soal tata ruangnya. Kan itu ada kawasan, sudah di timdu (tim terpadu), sudah ada tata ruang untuk segera kita akan selesaikan percepatan perubahan fungsinya,” jelasnya.

Tak hanya berfokus pada karbohidrat, Menko Zulhas menekankan bahwa pemerintah juga memberi perhatian pada ketersediaan protein bagi masyarakat. Dalam mendukung hal tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan direncanakan akan membangun 20 ribu hektare tambak dalam tahun ini.

“Itu juga diminta untuk dipercepat tahun ini dan tahun depan harus bisa diselesaikan 20 ribu dulu dari target 70 ribu hektare,” katanya.

Selain pangan, Menko Pangan menyebutkan bahwa percepatan juga akan dilakukan pada program Koperasi Desa Merah Putih. Tidak hanya itu, hal serupa juga berlaku untuk program Kampung Nelayan atau Desa Nelayan yang tahun ini ditargetkan mencapai 100 desa.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Layanan SIM Keliling Hari Ini Hadir di Lima Lokasi Jakarta, Cek Daftarnya di Sini

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali membuka layanan SIM Keliling bagi masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM) pada Rabu (10/9).

Berdasarkan informasi dari akun resmi TMC Polda Metro Jaya di platform X, layanan SIM Keliling hari ini tersedia di lima titik wilayah Jakarta mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Berikut daftar lokasi lengkapnya:

  • Jakarta Timur: Mall Grand Cakung

  • Jakarta Utara: LTC Glodok

  • Jakarta Selatan: Universitas Trilogi Kalibata

  • Jakarta Barat: Lobby Selatan Mall Ciputra

  • Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng

Syarat Perpanjangan SIM di Gerai Keliling

Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini diwajibkan membawa beberapa dokumen persyaratan, yakni:

  • KTP asli dan fotokopi

  • SIM asli yang masih berlaku dan fotokopi

  • Mengisi formulir permohonan perpanjangan

  • Mengikuti tes kesehatan di lokasi gerai

Adapun layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masa berlakunya masih aktif. Bagi pemilik SIM yang sudah kedaluwarsa, pengajuan perpanjangan tidak dapat dilakukan di gerai keliling, melainkan harus membuat SIM baru di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat.

Biaya Perpanjangan SIM

Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), biaya perpanjangan SIM adalah sebagai berikut:

  • Rp80.000 untuk perpanjangan SIM A

  • Rp75.000 untuk perpanjangan SIM C

Informasi Penting untuk Pemohon

Perpanjangan masa berlaku SIM kini berlaku selama lima tahun terhitung sejak tanggal penerbitan. Oleh karena itu, pemohon disarankan untuk tidak menunda perpanjangan agar tetap sah secara hukum dalam berkendara.

Dengan adanya layanan SIM Keliling ini, Ditlantas Polda Metro Jaya berharap masyarakat semakin mudah mengakses layanan perpanjangan tanpa harus antre di kantor Satpas.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News