Beranda blog Halaman 902

Bobby Nasution Harap GPA Kolaborasi Laksanakan Program Pembangunan di Sumut

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution berharap kepada Gerakan Pemuda Alwasliyah (GPA) turut berkolaborasi untuk melaksanakan program pembangunan, baik dari pemerintah pusat, maupun pemerintah daerah. Hal itu disampaikannya, saat menerima kunjungan GPA Pusat di ruang kerjanya, Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (5/8/2025).

Bobby menyebutkan, bahwa ada sejumlah program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut yang dirancang untuk menjawab tantangan pembangunan di daerah. Program itu juga dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumut. Untuk itu, Bobby berharap program GPA bisa berkolaborasi dengan apa yang menjadi program-prorgam di Pemerintah Sumut.

“Kalau kita mau kolaborasi, ayo mari kita selaraskan apa saja yang perlu disupport, untuk mendukung pembangunan di Sumut,” ucap Bobby.

Diketahui, salah satu program Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut adalah Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Program tersebut terdiri dari Program Unggulan Sekolah Gratis, Program Berobat Gratis, Jaminan Kestabilan Harga Komoditi Pangan, Digitalisasi Pelayanan Publik Cepat, Responsif, Handal, dan Solutif, Infrastruktur Strategis Terintegrasi, dan Perlindungan Rakyat Melalui Restorative Justice.

Ketua Umum Pimpinan Pusat GPA Aminullah Siagian menyambut baik ajakan kolaborasi program-program Pemprov Sumut. Salah satu dukungan Pemuda Alwashliyah kepada pemerintah melalui kegiatan Jambore Kebangsaan dan Kewirausahaan yang akan dilaksanakan pada 19-21 September di Sibolangit, yang diikuti 1.000 Pemuda Alwashliyah

“Salah satu dukungannya adalah dengan memberikan sejumlah pelatihan keterampilan kepada para pemuda Alwashliyah seperti pelatihan barbershop modern, pengolahan dan branding kopi, budidaya tanaman potensial, serta pelatihan kewirausahaan sosial dan bisnis komunitas,” ucapnya.

Kemudian, lanjutnya, Pemuda Alwashliyah juga turut serta untuk mendukung ketahanan pangan dengan cara menanam ubi, jagung, dan komoditas potensial lainnya.

“GPA menyatakan dukungan penuh terhadap agenda-agenda strategis pemerintah dan siap berkolaborasi untuk membangun Indonesia yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing tinggi,” ucapnya.

Turut hadir pada pertemuan tersebut Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Sumut Mahfullah Pratama Daulay, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sumut Mulyono, dan jajaran pengurus GPA Sumut.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Gusnar Tanggapi Cepat Keluhan Nelayan, BBM dan Perizinan Jadi Sorotan

Pengurus Asosiasi Nelayan dan Pedagang Ikan yang dipimpin Sarlis Mantu menyampaikan kegundahan dan kegamangan yang menghambat nelayan untuk melaut pada pertemuan dengan Gubernur Gusnar Ismail di rumah jabatan gubernur, Selasa (5/8).

Kegundahan itu di antaranya terkait kelangkaan dan lambatnya distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM), pembatasan wilayah tangkap 12 mil, jumlah rompong yang dibatasi, hingga rumitnya proses perizinan melaut.

Menanggapi hal itu, Gubernur Gusnar Ismail menyatakan bahwa persoalan yang dihadapi oleh nelayan itu ada dua, yaitu masalah lokal dan nasional. Terhadap dua masalah itu Gusnar memberikan solusi yang ditawarkan kepada Asosiasi Nelayan dan Pedagang Ikan.

“Untuk masalah lokal seperti kelangkaan BBM, kami alihkan kuota dari SPBU Inengo ke Talumolo dengan pengawasan ketat Satpol PP agar penyalurannya tepat sasaran. Sedangkan untuk masalah nasional, kami akan segera bersurat ke BPH Migas agar kuota BBM untuk nelayan ditambah serta akan mendatangi Menteri Kelautan dan Perikatan untuk menyampaikan aspirasi nelayan Gorontalo,” ujar Gusnar.

Pengurus asosiasi menyambut baik solusi yang ditawarkan Gubernur Gusnar sembari menunggu realisasi penambahan kuota pada triwulan keempat Oktober mendatang. Langkah cepat dan sigap Pemerintah Provinsi Gorontalo menunjukan sikap responsibilitas dan keberpihakan kepada nelayan. Pertemuan yang rencananya diawali dengan aksi demostrasi ini berakhir dengan suasana kekeluargaan dan kehangatan untuk tujuan yang lebih baik bagi nelayan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pj Gubernur Agus Fatoni Hadiri Rakor Kesiapan Penyelenggaraan PSU di Provinsi Papua

Penjabat (Pj) Gubernur Papua Agus Fatoni menghadiri Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Provinsi Papua. Kegiatan ini berlangsung di Swiss-Belhotel Jayapura, Papua, Senin (4/8).

Menurutnya, kesuksesan penyelenggaraan PSU Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, seluruh masyarakat perlu bersama-sama mendukung agar pelaksanaan PSU ini sukses.

“Saya juga berterima kasih tadi Pak Deputi sudah menyampaikan sebagai ketua tim melakukan monitoring evaluasi kesiapan PSU di Papua secara umum sudah siap dan tugas kami di pemerintah memberikan dukungan dan fasilitas,” ucap Fatoni.

“Jadi prinsipnya kita semua perlu mendukung bersama-sama termasuk masyarakat, mari kita sukseskan semua datang ke TPS tanggal 6 nanti, gunakan hak pilih sesuai pilihan masing-masing dan tetap kita jaga keamanan, persatuan dan kesatuan, iklim kondusif, suasana rukun dan toleran di antara kita semua,” sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi I Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenko Polhukam, Heri Wiranto, selaku Ketua Tim Pemantauan Pemilu 2024 yang tergabung dalam Desk Koordinasi Nasional (Diskornas) Pilkada Serentak 2024 menyampaikan PSU di Provinsi Papua yang dijadwalkan pada 6 Agustus 2025 siap dilaksanakan secara aman, tertib, dan demokratis.

“Kami telah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh unsur terkait di mana dari hasil pertemuan tersebut dapat menyimpulkan bahwa seluruh penyelenggara telah siap melaksanakan PSU,” kata Heri.

Menurut Heri, pelaksanaan PSU tidak hanya berlangsung di Provinsi Papua, tetapi juga di Kabupaten Boven Digoel dan Barito Utara, Kalimantan Tengah.

“Dan saat ini tim dari Kemenko Polhukam ditugaskan melakukan pemantauan langsung di ketiga daerah tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat dalam menjaga integritas dan kelancaran proses demokrasi di daerah,” ujarnya.

Pemerintah daerah bersama KPU dan Bawaslu telah bekerja sama secara optimal dalam mempersiapkan seluruh aspek teknis pelaksanaan PSU, termasuk kesiapan logistik, dukungan anggaran, serta keamanan.

“Pemerintah daerah sudah memfasilitasi berbagai kebutuhan penyelenggaraan, mulai dari dukungan dana yang sudah disiapkan sejak sebulan lalu,hingga logistik Pemilu. Unsur TNI dan Polri juga telah menyatakan siap mengamankan jalannya PSU,” katanya.

Diharapkan PSU 6 Agustus dapat berjalan secara damai dan demokratis, tanpa hambatan berarti. pihaknya mengimbau seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya serta menjaga situasi tetap kondusif.

“Kami berharap PSU kali ini berlangsung aman, damai, demokratis, dan kondusif. Partisipasi masyarakat sangat penting untuk menentukan pemimpin daerah yang benar-benar diinginkan,” ujarnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Bupati Bogor Hadirkan Infrastruktur Berkualitas Melalui Pemeliharaan Ruas Jalan Strategis

Menindaklanjuti arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dalam meningkatkan kualitas infrastruktur di Kabupaten Bogor, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor melakukan kegiatan pemeliharaan infrastruktur jalan dibeberapa wilayah Kabupaten Bogor.

Pemeliharaan jalan yang telah dilaksanakan meliputi beberapa ruas strategis, di antaranya, Ruas Jalan Lingkar Ciherang Pondok – Babakan, Jalan Kopo – Cijulang, Jalan Cibeureum – Taman Safari, Jalan Sukakarya – Pasir Kalong.

Selain itu, pemeliharaan tepi jalan juga dilakukan secara intensif di wilayah padat aktivitas masyarakat, meliputi, Pangasinan – Rawa Kalong (Kecamatan Gunung Sindur), TPA Waru Pasar Parung (Kecamatan Parung), Jampang – Ciseeng – Prumpung (Kecamatan Kemang), serta Semplak Gerendong serta Kampung Sawah, perbatasan Kabupaten dan Kota Bogor.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor atas komitmen dan kerja nyata dalam kegiatan pemeliharaan infrastruktur jalan pada Tahun Anggaran 2025.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada seluruh jajaran Dinas PUPR Kabupaten Bogor atas semangat, dedikasi, dan tanggung jawab tinggi dalam melaksanakan tugas, mulai dari tim penilik jalan, mandor, operator alat berat, sopir, hingga para pekerja di lapangan. Semua berperan besar dalam memastikan pemeliharaan infrastruktur berjalan optimal,” ungkap Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Pemerintah Kabupaten Bogor menyadari bahwa pemeliharaan infrastruktur jalan secara berkelanjutan merupakan salah satu pilar penting dalam pelayanan publik. Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi lintas sektor akan terus diperkuat demi mewujudkan Kabupaten Bogor yang lebih maju, nyaman, dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga, sebagai wujud nyata pelayanan terbaik bagi masyarakat Bumi Tegar Beriman,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Cegah Korupsi, Wali Kota Cimahi Dukung Penuh Peluncuran Aplikasi Jaga Desa

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menandatangani naskah kerja sama dan komitmen peluncuran aplikasi Jaga Desa yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang pada Selasa (29/7) bersama para Kepala Daerah serta Kepala Kejaksaan Negeri se-Jawa Barat.

Jaga Desa, sebuah sistem monitoring dan pengelolaan dana pembangunan desa berbasis digital yang bertujuan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta percepatan pembangunan di tingkat desa. Aplikasi ini diharapkan menjadi terobosan dalam tata kelola pemerintahan desa yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Lebih jauh, Wali Kota juga menekankan pentingnya mengembalikan wibawa kepala desa, bukan hanya sebagai kepala pemerintahan, tetapi juga sebagai penjaga budaya dan adat istiadat lokal.

“Mari kita kembalikan kembali kepala desa wibawanya bukan hanya sebagai kepala pemerintahan tetapi juga kepala budaya,” tegasnya.

Hal ini sejalan dengan semangat aplikasi Jaga Desa yang tak hanya fokus pada aspek administrasi, tetapi juga menghargai nilai-nilai lokal yang menjadi kekuatan masyarakat desa.

Aplikasi Jaga Desa menghadirkan sistem monitoring secara real-time yang memungkinkan pemerintah desa untuk mengelola dana dan program pembangunan secara lebih efektif dan transparan. Teknologi ini menjadi jembatan bagi masyarakat untuk turut mengawasi jalannya pembangunan dan memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

Pemprov Jabar berharap inovasi ini bisa diadopsi secara luas oleh pemerintah kabupaten/kota lainnya, termasuk di Kota Cimahi, sebagai langkah mewujudkan desa yang mandiri, maju, dan berdaya saing tinggi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Bupati Garut Instruksikan Langkah Pencegahan Hepatitis A di Sekolah

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melaksanakan rapat virtual dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan beserta unsur pemerintah Kecamatam Malangbong terkait peningkatan kasus Hepatitis A di wilayah kerja Kecamatan Malangbong, yang dilaksanakan di Command Center Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (4/8).

‎‎Rapat ini menjadi forum koordinasi untuk penanganan dan pencegahan penyakit menular tersebut.

‎‎Bupati Garut, menyampaikan bahwa perlu perhatian besar terkait hasil uji sampel pada beberapa siswa di Sekeloah Menengah Atas Negeri (SMAN) 9 Garut Kecamatan Malangbong.

‎”Karena ini terjadi di tenaga pendidikan, maka kami juga perlu adanya perhatian serius,” ujarnya.

‎Pihaknya berkomitmen akan menelusuri sumber penyakit, cara penularan, dan risiko untuk menentukan langkah bersama yang efektif.

‎‎”Hal ini merupakan hal yang krusial, namun jangan sampai overthinking berlebihan,” imbau Bupati.

‎‎Ia menekankan bahwa penanganan kasus ini memerlukan keseriusan agar tidak terjadi hal yang lebih buruk. Secara sederhana, ia mengimbau semua pihak untuk menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun di tempat-tempat strategis dan membiasakan masyarakat mencuci tangan sebelum beraktivitas serta menjaga pola hidup sehat.

‎‎Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Garut, Leli Yuliani, menjelaskan bahwa lonjakan kasus Hepatitis A ini terdeteksi dari laporan aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR). Laporan tersebut menunjukkan peningkatan dugaan kasus jaundice akut (penyakit kuning) di minggu ke-19 bulan Mei 2025. Total dugaan kasus awal dari minggu ke-1 sampai ke-27 tahun 2025 mencapai 95 kasus.

‎Hasil investigasi awal di RSU Malangbong pada Mei 2025 menunjukkan adanya 3 kasus positif Hepatitis A. Berdasarkan temuan ini, Dinas Kesehatan Garut melaporkannya ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Kesehatan. Pada 31 Juli 2025, tim gabungan melakukan penyelidikan epidemiologi di SMAN 9 Garut dan ke masyarakat dengan riwayat sakit 4 hingga 8 minggu sebelumnya, dilanjutkan dengan pemeriksaan Rapid Diagnostic Test (RDT) untuk Hepatitis A.

‎‎Leli Yuliani menerangkan, Hepatitis A disebabkan oleh virus yang menyerang organ hati dan menular melalui jalur oral. Virus ini dapat menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi tinja, serta kontak dekat dengan penderita.

‎‎Dinas Kesehatan akan terus mengupayakan promosi kesehatan di sekolah dan masyarakat terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta pentingnya mencuci tangan pakai sabun (CTPS). Melalui program Unit Kesehatan Sekolah (UKS), pihaknya juga melakukan edukasi kepada para pedagang di kantin sekolah.

‎‎Selain itu, akan ada perbaikan higiene sanitasi dan keamanan pangan di lingkungan sekolah. Kepada pihak sekolah, ia berpesan agar mengizinkan siswa yang sakit untuk beristirahat di rumah hingga benar-benar sembuh, serta menyediakan sarana CTPS dan sabun cuci tangan di kamar mandi siswa.

‎‎Dengan demikian, diharapkan perilaku hidup bersih dan sehat dapat ditanamkan, baik kepada siswa maupun pedagang di kantin.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Rapat Paripurna, Wali Kota Palembang Sampaikan Paparan Terkait Raperda RPJMD Tahun 2025-2029

Melalui Rapat Paripurna ke-15 Masa Persidangan (MP) III Tahun 2025, Wali Kota Palembang Ratu Dewa sampaikan paparan mengenai Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Palembang Tahun 2025-2029.

Dalam kesempatan tersebut juga, disampaikan juga persetujuan bersama mengenai 4 Raperda kota Palembang tahun 2025-2029.

“Alhamdulilah persetujuan bersama RPJMD kota Palembang sudah ditanda tangani, selain itu juga ada penyampaian 4 raperda yang akan dibahas lebih lanjut. Ini merupakan dua subtansi yang dibahas,” kata Wali kota Palembang Ratu Dewa dalam Rapat Paripurna ke-15 Masa Persidangan (MP) III Tahun 2025 di Ruang Rapat Paripurna DPRD kota Palembang, Senin (4/8).

Dalam paparannya juga, Ratu Dewa juga menyampaikan, bahwa tahun 2025-2029 merupakan perwujudan visi-misi dan program kepala daerah yang memuat tujuan sasaran strategi arah kebijakan pembangunan daerah dan keuangan daerah yang dijalankan.

Hal itu, lanjut Ratu Dewa, dijalankan melalui perangkat daerah dan lintas perangkat daerah yang disertai dengan kerangka perdana yang bersifat edukatif untuk jangka waktu 5 tahun guna mewujudkan kota Palembang yang berdaya masyarakat yang sejahtera RPJMD kota Palembang tahun 2025-2029.

“Ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Palembang dalam menjawab tantangan pembangunan ke masa depan, terutama penyesuaian terhadap dinamika kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi,” katanya.

Masih dikatakannya, kebutuhan real masyarakat berbagai dinamika dalam proses pembahasan juga telah dilalui dengan semangat yang demokratis Sinergi dan menjunjung nilai-nilai kebersamaan, sehingga substansi dokumen RPJMD yang diajukan telah dilakukan penajaman Dan penyempurnaan atas saran dan masukan yang diberikan oleh panitia khusus 1 DPRD kota Palembang.

“Dengan disampaikanya 4 Raperda, kami harapkan kiranya anggota dewan yang terhormat sependapat dengan kami untuk selanjutnya dapat disetujui dan ditetapkan menjadi Perda Kota Palembang,” tutupnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wawali Arya Wibawa Buka Lomba Mancing Air Deras Banjar Tangguntiti Kesiman

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede membuka gelaran lomba mancing air deras di aliran Tukad Ulun Carik Tohpati, Minggu (3/8). Kegiatan yang digagas Panitia Pengalian Dana Pura Pesamuan Banjar Tangguntiti, Desa Adat Kesiman inj dilaksanakan sebagai bentuk penggalian dana guna perbaikan dan perawatan pura. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung terciptanya ekosistem sungai bersih.

Dalam kesempatan itu, Wawali Arya Wibawa menyampaikan apresiasi pelaksanaan lomba mancing ini sebagai ruang rekreasi yang positif kepada masyarakat dan para penghobi mancing. Selain itu, melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian ekosistem sungai.

“Disamping memberi tempat bagi para penghobi mancing serta memberi ruang rekreasi, pelaksanaan ini juga diharapkan dapat menjaga kelestarian lingkungan dan kebersihan aliran sungai, disamping itu kami mengapresiasi semangat penggalian dana dari panitia,” kata Arya Wibawa.

Sementara itu, Salah Satu Panitia Lomba Mancing, Mangku Sudana disela-sela kegiatan mengatakan pelaksanaan lomba mancing air deras ini merupakan salah satu penggalian dana yang digelar panitia Pura Pesamuan Banjar Tangguntiti Kesiman.

Mangku Sudana menambahkan adapun jenis ikan yang ditebar pada perlombaan yang diikuti ratusan orang peserta ini adalah ikan lele, dengan jumlah sebanyak 500 kg lebih.

“Kami berharap dengan pelaksanaan lomba mancing ini secara tidak langsung dapat mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan aliran sungai oleh sampah,” ujarnya.

Adapun lomba ini memperebutkan hadiah utama yakni 1 ekor godel (anak sapi) sebagai hadia undian utama. Sedangkan juara 1 memperoleh satu unit sepeda listrik, juara 2 memperoleh kulkas dan juara 3 memperoleh handphone.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Bupati Bantul Rotasi 5 Pejabat Tinggi Pratama untuk Tingkatkan Kinerja OPD

Pemerintah Kabupaten Bantul merotasi lima pejabat pimpinan tinggi pratama dalam upaya penyegaran dan peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD). Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan dilangsungkan di Pendopo Manggala Parasamya, Selasa (5/8), dan dipimpin langsung oleh Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih.
Pejabat pimpinan tinggi pratama yang dirotasi dan dilantik hari ini adalah Kurniantara sebagai Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana), Istirul Widilastuti didapuk sebagai Kepala Badan Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah, Agus Yuli Herwanta mendapat amanah baru menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Berikutnya Sukrisna Dwi Susanta dengan jabatan anyar sebagai Kepala Dinas Sosial dan Gunawan Budi Susanto yang diamanahi sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan.
Pelantikan dan rotasi pimpinan ini sejalan dengan mandat Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara pasal 117 yang menyatakan bahwa jabatan pimpinan tinggi hanya dapat diduduki paling lama lima tahun.
Dalam sambutannya, Bupati Bantul menegaskan pentingnya peran strategis pejabat pimpinan tinggi pratama dalam mendukung pencapaian kinerja pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa tanggung jawab seorang pimpinan OPD tidak hanya terbatas pada ruang lingkup dinas masing-masing, tetapi juga dalam mewujudkan visi dan misi Kabupaten Bantul secara menyeluruh.
“Pelantikan pejabat tinggi pratama adalah suatu keniscayaan dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. Tanggung jawab mereka sangat strategis karena langsung mengampu capaian kinerja utama pemerintah Kabupaten Bantul. Aspirasi dan ekspektasi masyarakat sangat tinggi, maka target kinerja juga harus tinggi,” tutur Bupati.
“Di manapun kita ditugaskan, apapun posisi kita, semuanya harus turut mendukung, menyukseskan tercapainya kinerja pemerintah itu,” tegas Bupati.

Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum penyegaran struktur pemerintahan dan penguatan tata kelola birokrasi untuk mendukung pembangunan Kabupaten Bantul yang lebih adaptif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Jatim Ajak Paskibraka dan Duta Pancasila Jadi Teladan Nasionalisme

Sebanyak 76 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Jawa Timur resmi memulai pemusatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) yang berlangsung di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, dan akan dilaksanakan selama empat hari, mulai 5 hingga 8 Agustus 2025.

Dalam sambutannya,yang dibacakan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Timur, Eddy Supriyanto, Gubernur Khofifah menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta yang telah terpilih melalui proses seleksi ketat dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Mereka dinilai layak untuk mengemban tugas mulia sebagai pengibar Sang Saka Merah Putih dalam peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gedung Negara Grahadi.

“Kalian bukan sekadar pengibar bendera, tetapi penjaga harapan bangsa dan penentu masa depan Indonesia. Jadilah teladan dalam menjunjung Pancasila, menjaga persatuan, dan mencintai tanah air,” pesan tertulis Khofifah, yang disampaikan oleh Kepala Bakesbangpol Prov. Jatim, Eddy Supriyanto, Selasa (5/8).

Selain pemusatan Diklat, momen ini juga menjadi ajang pengukuhan 6 pasang Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Provinsi Jawa Timur untuk periode 2025–2029. Gubernur menekankan bahwa pelantikan ini bukan hanya formalitas, tetapi ikrar moral untuk terus menanamkan dan menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebagai Duta Pancasila, kalian diharapkan menjadi agen perubahan positif. Jadilah pelopor pembumian Pancasila, terutama di tengah generasi muda yang menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membentuk sikap disiplin, karakter kepemimpinan, serta menumbuhkan semangat kebangsaan, cinta tanah air, dan nasionalisme pada peserta.

Tak hanya aspek teknis seperti baris-berbaris dan formasi pengibaran, para peserta juga dibekali dengan materi ideologi, wawasan kebangsaan, dan nilai-nilai Pancasila yang aplikatif.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News