Beranda blog Halaman 995

Saudia Airlines Mendarat Darurat di Kualanamu Dinyatakan Aman dari Bom

Pesawat Saudia Airlines SV 5276 dengan rute Jeddah – Jakarta yang mendarat darurat di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara dinyatakan bersih dari adanya bom. Hal ini diungkap Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto setelah sebelumnya pesawat tersebut mendapat ancaman bom yang dikirimkan oleh orang tidak dikenal melalui surat elektronik atau e-mail pada Selasa (17/6/2025).

Hasil kegiatan pemeriksaan, saat ini posisi pesawat dinyatakan clear, baik dari kabin maupun dari barang-barang yang diangkut di pesawat, kata Whisnu dalam keterangannya saat konferensi pers.

Saat pemeriksaan dilakukan, Kepolisian menerjunkanTim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) dari kepolisian untuk melakukan penyisiran di dalam pesawat tersebut.

Selain itu, kata Whisnu, saat ini tengah melakukan pengecekan terhadap barang-barang yang dibawa penumpang.
Kami masih mendalami terhadap bawaan dari jemaah haji yang dari Jeddah, ujarnya.

Ratusan penumpang pesawat Saudi Airlines adalah jemaah haji yang hendak pulang ke tanah Air.

Diketahui, sebelumnya Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengaku telah menerima laporan dari PT. Angkasa Pura Indonesia perihal adanya ancaman bom Selasa pagi, pukul 07.30 WIB.

E-mail tersebut berisikan ancaman orang yang tidak di kenal yang akan meledakkan pesawat milik Saudia Airlines SV 5276 dengan rute Jeddah – Jakarta (Bandar Udara Soekarno Hatta) yang membawa 442 jemaah Haji Kloter 12 JKS, kata Lukman F. Laisa dalam keterangan tertulis.

Lebih lanjut, lukman menjelaskan setelah mendapat teror tersebut, pihak Bandara Soekarno-Hatta mengaktifkan Ruang EOC (Emergency Operation Center) pusat komando dan pengendalian penanggulangan keadaan darurat di bandara.

Lukman menambahkan, pada pukul 10.17 WIB Pilot in Command (PIC) berkoordinasi dengan petugas Air Traffic Controller JATSC untuk memutuskan divert atau mengalihkan penerbangan yang semula menuju Bandar Udara Soekarno-Hatta berpindah ke Bandar Udara Kualanamu untuk penanganan lebih awal.

Setalah pesawat Saudi Airlines melakukan pendaratan di isolated parking position, pihak Bandara Kualanamu melakukan evakuasi pada penumpang dan kru pesawat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pramono Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak Pemprov DKI Lampaui Capaian Nasional

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menghadiri Malam Apresiasi Pajak Daerah dan penandatanganan perjanjian kerja sama terkait optimalisasi pemungutan pajak pusat dan pajak daerah, di Balai Kota Jakarta, pada Selasa (17/6).

Perjanjian kerja sama dilakukan antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Direktorat Jenderal Pajak (DJP), dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan RI.

Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menegaskan, Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) berkomitmen memenuhi target penerimaan pajak daerah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak, khususnya para wajib pajak.

“Intinya, Jakarta memungutnya dengan hati. Maka, saya hampir setiap saat jika bertemu Bu Lusi (Kepala Bapenda DKI Jakarta), pertanyaan saya sederhana: pajak kita tercapai atau tidak? Alhamdulillah tadi disampaikan bahwa per hari ini, kurang lebih pajak kita 46,7 persen. Saya ucapkan terima kasih,” ujar Gubernur Pramono.

Target penerimaan pajak daerah DKI Jakarta tahun 2025 sebesar Rp48 triliun. Hingga pertengahan Juni, telah tercapai sekitar Rp22,6 triliun atau 46,7 persen. Pemprov DKI Jakarta menargetkan capaian 50 persen pada akhir bulan Juni.

Pada kesempatan tersebut, penghargaan diberikan kepada 30 wajib pajak terpilih dari berbagai jenis pajak, seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta pajak barang dan jasa tertentu. Penghargaan juga diberikan kepada instansi pendukung pemungutan pajak daerah, seperti Polda Metro Jaya, DJP, DJPK, Kejaksaan Tinggi, Kementerian Dalam Negeri, Badan Pertanahan Nasional (BPN), PT Jasa Raharja, serta perangkat daerah terkait.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi sebagai rasa syukur atas pencapaian tanggung jawab ini. Transparansi menjadi sangat penting. Maka saya ingin melaporkan bahwa DKI Jakarta harus transparan dan terbuka dalam pengelolaan pajak,” lanjut Gubernur Pramono.

Sementara itu, Dirjen Pajak Kemenkeu RI, Bimo Wijayanto, turut mengapresiasi tingkat kepatuhan wajib pajak di Jakarta.

“Saya seakan terhenyak, Pak Gubernur. Pemerintah Pusat baru mencapai 32 persen per Juni ini, sedangkan Pemprov DKI sudah hampir 47 persen. Malam ini kami sangat disemangati oleh keteladanan Bapak Gubernur, dan tentu juga oleh kepatuhan luar biasa para wajib pajak,” kata Bimo.

Ia berharap kolaborasi antara Pemprov DKI dan pemerintah pusat dalam sinkronisasi dan harmonisasi objek pajak daerah terus diperkuat agar proses berjalan baik dan transparan.

“Sinkronisasi ini adalah hal yang mahal. Maka, perjanjian kerja sama malam ini merupakan milestone. Kalau sekarang 46,7 persen, tahun depan bisa 100 persen di bulan yang sama. Itu penting, karena dengan begitu visi-misi Gubernur dan Wagub untuk menyejahterakan rakyat Jakarta akan lebih mudah tercapai,” tambahnya.

Senada, Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu RI, Askolani, menyambut baik kerja sama tersebut sebagai sarana pertukaran informasi yang menyamakan data penerimaan, baik dari pajak nasional maupun daerah.

“Kita selalu mengupayakan pemungutan pajak secara transparan dan adil sesuai dengan peraturan. Kami yakin, ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan menekan angka kemiskinan. Harapannya, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Jakarta, tetapi juga seluruh Indonesia,” pungkas Askolani.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Waspadai Penyakit Berpotensi Wabah, Lucky Hakim: Indramayu Harus Miliki Dokumen Kontinjensi

Pemerintah Kabupaten Indramayu menunjukkan komitmen nya dalam memperkuat sistem kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap potensi ancaman kesehatan masyarakat dengan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penyusunan Dokumen Rencana Kontinjensi Penyakit Berpotensi Wabah/Kejadian Kesehatan Masyarakat (KKM).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, pada Rabu (18/6/2025), bertempat di Hotel Swiss-Belinn Indramayu. Acara ini dihadiri oleh perwakilan Kemenkes RI, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, jajaran perangkat daerah terkait di Lingkungan Pemkab Indramayu, perwakilan TNI/Polri, serta mitra lintas sektor lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan bahwa ancaman penyakit menular yang berpotensi menjadi wabah memerlukan perhatian serius dan koordinasi lintas sektor yang kuat. Penyusunan rencana kontinjensi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sistem kesehatan daerah, meningkatkan kesiapsiagaan, serta mempercepat respons apabila terjadi situasi darurat kesehatan.

“Kita harus belajar dari pengalaman pandemi COVID-19 dan berbagai kejadian luar biasa lainnya. Kabupaten Indramayu harus memiliki peta jalan yang jelas, respons yang cepat, serta kolaborasi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat,” tegas Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Lucky menekankan pentingnya integrasi data, komunikasi risiko yang efektif, dan pelatihan berkelanjutan bagi tenaga kesehatan sebagai bagian dari implementasi rencana kontinjensi.

Kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan dokumen rencana kontinjensi yang komprehensif, adaptif, dan sesuai dengan karakteristik wilayah Kabupaten Indramayu, yang dapat digunakan sebagai acuan dalam penanggulangan penyakit menular seperti DBD, TBC, hingga potensi munculnya penyakit baru.

Dengan adanya dokumen rencana kontinjensi ini, diharapkan Kabupaten Indramayu dapat menjadi daerah yang lebih tangguh dan sigap dalam menghadapi ancaman kesehatan pada masa mendatang.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Tinjau Implementasi CKG di Blitar, Wapres Minta Puskesmas Perkuat Peran Promotif dan Preventif

Implementasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menjadi prioritas pemerintah Presiden Prabowo Subianto terus dikawal implementasinya. Salah satunya, di wilayah pedesaan yang rentan dengan tantangan akses terhadap layanan kesehatan dasar. Mengawal program ini, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau pelaksanaan CKG di Puskesmas Sukorejo, Jl. Cemara Nomor 151, Karangsari, Blitar, Rabu (17/06/2025).

Dalam peninjauan yang dilakukan usai berziarah ke makam Bung Karno ini, Wapres meninjau alur pelayanan, mulai dari pendaftaran, pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga konsultasi kesehatan. Ia juga memastikan bahwa seluruh layanan diberikan tanpa biaya dan tidak memerlukan prosedur administrasi yang menyulitkan warga.

Melalui kesempatan ini, Wapres mendorong penguatan implementasi CKG di Kota Blitar sebagai upaya membangun masyarakat yang sehat. Untuk itu, Wapres mengimbau agar literasi kepada masyarakat tentang CKG terus ditingkatkan. Wapres juga menekankan pentingnya memperkuat peran promotif dan preventif, dengan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gaya hidup sehat, pola makan bergizi, dan pemeriksaan rutin.

Baca JugaPentingnya Deteksi Dini Penyakit, Wapres Himbau Masyarakat Manfaatkan Program CKG
Di sisi lain, Wapres juga mengingatkan agar kualitas pemeriksaan dan pencatatan data kesehatan masyarakat untuk selalu dijaga akurasi dan kualitasnya. Sehingga, program CKG ini dapat terintegrasi dengan program lainnya seperti penanggulangan stunting, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), pencegahan diabetes, dan jantung sehat.

Sejalan dengan Wapres, Hartini, salah seorang pasien CKG mengungkapkan bahwa bulan ini merupakan bulan kelahirannya dan kesempatan ini adalah kali pertama ia memanfaatkan program CKG. Ia pun mengutarakan bahwa informasi mengenai program ini didapatkan dari Posyandu dan media sosial.

“Ada di media sosial itu sangat bagus ya. Soalnya remaja sekarang itu banyak main media sosial, bahkan yang usia seperti kita juga main media sosial. Jadi bagus [literasi programnya],” papar Hartini.

Baca JugaTinjau Program CKG di Jakarta Utara, Wapres Tegaskan Cek Kesehatan Berkala Dapat Tingkatkan Angka Harapan Hidup
“Programnya bagus, terus ditingkatkan, lanjutkan,” tambahnya.

Ia pun memaparkan bahwa pagi tadi dirinya sudah menjalankan pemeriksaan gigi dan akan dilanjutkan dengan pemeriksaan lain seperti cek jantung.

“Tadi sudah cek gigi, saya. Banyak yang bolong-bolong. Nanti akan ada rencana [tindak lanjut pemeriksaannya],” pungkasnya.

Melalui kunjungan ini, Wapres menegaskan bahwa layanan kesehatan hadir di setiap wilayah Indonesia. Serta, memperkuat program bahwa CKG bukan hanya tentang pemeriksaan kesehatan, tetapi sebagai langkah penting dalam memastikan komunitas di daerah-daerah pedesaan sehat dan produktif.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemkot Yogyakarta Bangun IPAL Komunal Pemukiman Pinggir Sungai

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta terus berkomitmen dalam menciptakan lingkungan permukiman yang sehat dan tertata. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah penataan kawasan permukiman di Kotabaru, khususnya di RT 18 RW 4, yang melibatkan pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal serta hunian dua lantai berkonsep kluster.

Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas PUPKP Kota Yogyakarta, Sigit Setiawan, menyebutkan bahwa total terdapat 32 rumah di wilayah tersebut yang selama ini limbah domestiknya langsung mengalir ke sungai. Ia menjelaskan program ini tidak hanya bertujuan menyelesaikan persoalan limbah dan hunian, tetapi juga menghadirkan kawasan permukiman yang sehat, tertata, dan berkelanjutan.

“Penataan dilakukan secara menyeluruh dengan membangun instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal dan memperbaiki hunian warga yang selama ini berada dalam kondisi tidak layak,” kata Sigit saat ditemui di Kantornya beberapa waktu lalu.

Selain membenahi aspek fisik rumah, program ini juga mencakup penataan infrastruktur lingkungan seperti jalan dan drainase, guna menciptakan kawasan yang lebih baik dan nyaman, serta mengurangi risiko banjir. Tidak hanya itu, ruang terbuka hijau dan saluran limbah yang layak akan turut dibangun untuk mendukung kualitas hidup masyarakat setempat.

Penataan ini mengusung konsep Perumahan dan Permukiman Layak Huni (Mahananni). Selain itu juga mencakup konsolidasi lahan agar warga memiliki keamanan dalam bermukim dengan mendapatkan surat kekancingan dari Keraton Yogyakarta.

“Fokus utama kami adalah menyelesaikan permasalahan limbah dengan membangun instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal dan menata rumah agar tidak kumuh. Nanti akan dibuat rumah dua lantai yang dibangun dalam blok-blok atau kluster-kluster kecil yang tertata,” terang Sigit.

Untuk tahun anggaran 2025, Pemkot akan mengalokasikan dana sebesar Rp 1 miliar dari APBD untuk pembangunan tujuh unit rumah. Selain itu, pihaknya akan mengupayakan pembangunan empat rumah tambahan, dengan kolaborasi melalui program tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan (TSLP) atau corporate social responsibility (CSR).

“Pembangunan akan dilakukan secara bertahap, dan kami targetkan dalam tiga tahun ke depan seluruh penataan dapat diselesaikan. Paling lambat, pembangunan fisik akan dimulai pada awal Juli 2025,” tambahnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wali Kota Malang Kunjungi Keluarga Anak yang Hanyut di Sungai Brantas, Pencarian Terus Dilakukan

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama jajaran Pemerintah Kota Malang mengunjungi rumah keluarga Nia Maulida (10) di Jalan Kyai Parseh Jaya, Kelurahan Bumiayu, Kota Malang yang dilaporkan hanyut di aliran Sungai Brantas, Selasa (17/6/2025). Dalam kunjungannya ini, Wali Kota Wahyu menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga Nia.

Wahyu mengungkapkan saat ini tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang dilaporkan hanyut pada hari Senin (16/6/2025). “Saya sudah berbicara langsung dengan orang tua korban. Kondisinya masih belum stabil, dan kami akan terus memberikan dukungan, baik secara emosional maupun dalam proses pencarian,” tutur Wahyu.

Pencarian dilakukan dengan melibatkan enam tim gabungan, terdiri dari tim penyusur sungai menggunakan perahu rafting dan tim darat yang menelusuri sepanjang aliran Sungai Brantas. Tim SAR gabungan beserta relawan bekerja secara terkoordinasi dan membagi wilayah pencarian. “Upaya maksimal terus dilakukan. Kita semua berharap agar segera ada kepastian keberadaan korban,” ucap Wahyu.

Wali Kota Malang pada kesempatan ini juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang turut melakukan pencarian korban, serta yang terlibat di dapur umum Posko Tim SAR Gabungan. Wahyu pun berpesan kepada warga masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap risiko aktivitas di sekitar aliran sungai. “Kami berharap ini bisa menjadi pelajaran bersama, bahwa bermain di tepi sungai sangat berbahaya, apalagi bagi anak-anak,” pesannya.

Sementara itu, Koordinator Unit Siaga SAR Malang Raya, Yoni Fahriza, menjelaskan bahwa pada hari kedua pencarian, tim dibagi menjadi dua regu. Regu pertama bertugas menyusuri sungai menggunakan lima perahu rafting dengan total 25 personel, dan menjelajahi aliran sejauh lima kilometer dari titik awal korban hanyut.

Sedangkan regu kedua merupakan tim darat yang terdiri dari tiga sub-tim dengan 30 personel. Mereka ditempatkan di titik-titik yang dianggap strategis untuk melakukan pemantauan dari tepi sungai. “Jika tim darat melihat tanda-tanda keberadaan korban, mereka akan segera melapor ke posko agar tim perahu bisa melakukan evakuasi,” kata Yoni.

Yoni mengakui bahwa proses pencarian di Sungai Brantas menghadapi sejumlah kendala, mulai dari kontur sungai yang berbatu dan licin, banyaknya tumpukan sampah yang menghambat visibilitas, hingga arus sungai yang deras dan air yang keruh.

“Operasi pencarian dilakukan dari pukul 07.00 WIB sampai 16.00 WIB. Jika ada tanda-tanda korban di luar waktu itu, tim akan segera dikerahkan. Tapi di luar itu, kami fokus menyusun strategi untuk operasi pencarian hari berikutnya,” jelasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Meutya Hafid Ajak Warga Sulsel Lindungi Anak dari Bahaya Digital

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengajak seluruh elemen masyarakat Sulawesi Selatan untuk bergerak bersama melindungi anak dari bahaya dunia digital.

Meutya menyatakan bahwa perlindungan anak tidak cukup hanya dengan regulasi, tetapi memerlukan peran aktif orang tua, sekolah, dan komunitas.

“Anak-anak kini mengakses media sosial dari tempat paling privat seperti kamar mandi. Di situ, mereka bisa melihat apa pun, dari yang sangat baik hingga yang sangat mencelakakan,” ujar Meutya dalam acara Fasilitasi Literasi Digital untuk Perempuan, Anak, dan Komunitas di Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Komunikasi dan Digital Makassar, Senin (16/06/2025).

Ia mengingatkan bahwa risiko di dunia digital tidak kalah berbahaya dibanding aktivitas berisiko di dunia nyata, seperti mengendarai kendaraan di usia dini.

“Ibu-ibu lebih khawatir membiarkan anak usia 13 tahun menyetir mobil atau bermain gawai tanpa pengawasan? Dua-duanya berbahaya. Tapi karena gawai tidak terlihat, risikonya sering terabaikan,” tegas Meutya.

Pemerintah telah merespons hal ini dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik Dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) yang mewajibkan platform digital bertanggung jawab membatasi akses anak terhadap konten yang tidak sesuai usia. Namun, ia menekankan, tanggung jawab ini tidak bisa diemban pemerintah sendiri.

“Kami membuat regulasi. Tapi tidak mungkin menjangkau semua ruang privat anak. Maka edukasi dari orang tua dan masyarakat Sulawesi Selatan secara umum sangat kami harapkan,” kata Meutya.

Ia juga menjelaskan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital kini memiliki Direktorat Jenderal khusus yang menangani pengawasan ruang digital secara intensif, termasuk melakukan pemutusan akses terhadap jutaan akun negatif.

“Kami terus men-take down konten berbahaya. Namun kecepatan penyebarannya kini sangat tinggi karena adanya kecerdasan buatan. Maka masyarakat perlu memahami bahwa ruang digital sama bahayanya dengan dunia nyata,” imbuh Meutya.

Meutya mengapresiasi karakter sosial masyarakat Sulawesi Selatan yang dikenal guyub dan komunikatif, serta menyebut hal itu sebagai kekuatan dalam menyebarluaskan edukasi literasi digital secara cepat dan efektif.

“Saya yakin kita bisa menyebarkan edukasi digital dengan cepat karena masyarakat Sulawesi Selatan sangat kuat dalam kebersamaan dan komunikasi antarwarga,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, turut hadir mendampingi Menteri Meutya, Kepala BPSDM Komunikasi dan Digital, Bonifasius Wahyu Pudjianto, serta Direktur Jenderal Infrastruktur Digital, Wayan Toni Supriyanto.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Percepat Transformasi Digital Inklusif, Indonesia Gandeng Global-Tech Bangun Pusat R&D

Pemerintah Republik Indonesia tengah mempercepat transformasi digital yang inklusif. Melalui kolaborasi dengan perusahaan teknologi global (Global-Tech), Kementerian Komunikasi dan Digital menargetkan dapat memperbanyak pusat riset dan pengembangan (R&D) di Tanah Air.

Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo menyatakan Indonesia menegaskan posisi sebagai mitra strategis dalam membangun masa depan ekonomi dan kesejahteraan bersama.

“Kami berharap kita bisa terus saling mengandalkan dalam semangat transformasi digital yang kita miliki bersama,” kata Wamen Angga dalam agenda bilateral meeting dengan Petinggi ZTE di Shanghai, Tiongkok, Selasa (17/06/2025).

Bagi Indonesia, kolaborasi internasional di bidang teknologi tidak hanya dilihat dari sisi investasi atau transfer teknologi, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia dan membangun ekosistem digital yang mandiri.

Oleh karena itu, Angga Raka Prabowo menilai pengembangan R&D akan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di bidang teknologi digital serta memperkuat kolaborasi ekosistem digital nasional.

“Indonesia selalu berhati-hati dalam menyusun kebijakan untuk memastikan bahwa transformasi digital tidak meninggalkan siapa pun. Kami ingin memastikan bahwa transformasi digital ini bersifat inklusif, dan kami yakin ZTE merupakan mitra strategis untuk mewujudkan transformasi digital yang inklusif ini,” tegasnya.

Menurut Angga Raka Prabowo, kerja sama yang erat dalam mengembangkan ekosistem digital dapat saling menguntungkan bagi kedua negara.

“Kami cukup optimis bahwa kita baru memulai untuk menjelajahi cakrawala baru dalam transformasi digital, khususnya di era awal ledakan AI yang baru. Semoga hari ini juga menginspirasi untuk mengejar inovasi, kreativitas, dan kepercayaan dalam transformasi digital,” ungkapnya.

Pusat R&D yang direncanakan akan menjadi ruang bersama untuk inovasi teknologi, riset kecerdasan buatan, dan eksplorasi energi terbarukan, sejalan dengan agenda strategis transformasi digital nasional.

“Semoga pertemuan hari ini membawa kita semua menuju ekosistem digital yang lebih baik demi kemakmuran bersama atau common prosperity,” tandasnya.

Dalam kunjungan ini, Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Komdigi Ismail.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Rico Waas Nilai Atlet Disabilitas Manusia Super yang Menginspirasi

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas mengungkapkan para atlet disabilitas manusia super yang berjuang dalam keterbatasan dan menginspirasi.

Hal ini disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi pengurus National Paralympic Committee (NPC) Kota Medan di Ruang Khusus Wali Kota, Senin (16/6/2025) didampingi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Kota Medan Adlan dan Kadis Pemuda dan Olahraga H.T. Chairuniza.

“Saya pribadi, menyebut rekan-rekan atlet semua adalah manusia super. Mereka, mampu berjuang dalam keterbatasan, bahkan berprestasi. Kami sendiri mungkin belum tentu mampu sehebat itu,” kata Rico Waas.

Dalam pertemuan itu Rico Waas memberikan saran dan masukan untuk kemajuan NPC Kota Medan. Wali Kota juga mendorong NPC Medan menyusun grand plan dalam melahirkan bibit baru serta pembinaan atlet.

“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita mencari pola masa depan bagi para atlet. Sebab, itu juga yang menjadi salah satu ketakutan dan keresahan bagi atlet atau teman-teman yang ingin menjadi atlet, ” ungkapnya.

Ketua NPC Medan Zainul Kahfi Lubis menuturkan jika kehadirannya bersama pengurusnya untuk bersilaturahmi dan menyampaikan capaian-capaian yang diraih atlet NPC.

“Kami ingin memperkenalkan diri sebagai kepengurusan yang baru. Terima kasih atas dukungan Pemko Medan dan Pak Wali, ” bilang Zainul.
Mensos Gus Ipul Ajak Gubernur dan Bupati Wali Kota Kolaborasi untuk Sekolah Rakyat

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Mensos Gus Ipul Ajak Gubernur dan Bupati Wali Kota Kolaborasi untuk Sekolah Rakyat

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan dan Bupati Karimun, Iskandarsyah untuk berkolaborasi membangun Sekolah Rakyat. Ia juga mengajak para kepala daerah untuk bersinergi memutakhirkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Ini sekolah untuk rakyat miskin, nggak boleh titipan siapa-siapa, titipan DTSEN. Gubernur dan bupati mengusulkan nama-nama yang sudah kita verifikasi,” kata Gus Ipul di kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Selasa (17/6/2025).

Ia menjelaskan Sekolah Rakyat merupakan kebijakan afirmatif. Sehingga, rakyat miskin diperlakukan sesuai kebutuhan. “Tidak ada tes akademik, yang penting miskin,” katanya.

Gus Ipul menuturkan banyak pihak yang berkontribusi untuk Sekolah Rakyat. Di antaranya ada peran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Tinggi, Kementerian Agama, hingga wali kota dan bupati.

“Jadi, tidak hanya Kemensos sendiri, kami penanggungjawab operasionalnya,” katanya. Gus Ipul, sapaan akrabnya juga meminta para kepala daerah tersebut untuk mengirim data warganya ke Kemensos guna memutakhirkan DTSEN. “Mari data kita perbaiki agar tepat sasaran,” katanya.

Merespons hal ini, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan mengatakan Sekolah Rakyat sebagai program yang bagus. Ia pun menyerahkan dokumen usulan Sekolah rakyat kepada Gus Ipul.

“Kita juga akan satukan data,” katanya. Pada kesempatan sama, Bupati Karimun, Iskandarsyah menilai Sekolah Rakya sebagai program luar biasa. Ia memastikan akan menyiapkan lahan usulan untuk sekolah ini.

“Insya Allah, mudah-mudahan Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau, tahun depan kami berharap bisa dibangun Sekolah Rakyat,” katanya.
Ia mengatakan ada sejumlah pilihan lahan yang dapat menjadi lokasi Sekolah Rakyat. Ia akan memilih lokasi yang strategis.

“Karena memang tadi Sekolah Rakyat ini kan boarding School, bagusnya dimana tempatnya, kami lihat cocoknya seperti apa. Mudah-mudahan kami siapkan lahan yang terbaik,” ujarnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News