SuaraPemerintah.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Denpasar Provinsi Bali terus melakukan pemantauan dan pembersihan sungai dan saluran air di beberapa titik yang rawan terhadap terjadinya luapan banjir saat musim hujan.
Kepala Dinas PUPR Kota Denpasar, I Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta mengatakan Dinas PUPR Kota Denpasar melalui pasukan Biru Prokasih Dinas PUPR dan tenaga penggelontor sumber daya alam melakukan pembersihan saluran sungai di beberapa wilayah
Wilayah yang menjadi target pembersihan diantaranya ialah Jalan Hangtuah, salter Jalan Moh. Yamin, Tukad Loloan Sanur Kauh, Sungai Pemogan, Sungai Waribang, dan Tukad Badung Utara Taman Kumbasari.
“Pelaksanaan pembersihan sungai ini merupakan antisipasi luapan air akibat peningkatan curah hujan dan peningkatan volume sampah,” kata Jimmy.
Lebih lanjut dikatakan Jimmy Sidarta, untuk pembersihan di Tukad (Sungai) Badung di wilayah Pemogan dan Tukad Loloan Sanur menggunakan alat bantu pengangkut sampah berupa trestrex.
Dan dalam pelaksanaan pembersihan ini berhasil mengangkut sampah sebanyak 129 meter kubik dengan total armada sebanyak 16 truk.
Dari hasil kegiatan yang dilaksanakan rutin setiap hari ini ditemukan permasalahan klasik, yakni masih ditemukannya sampah yang memenuhi sungai dan salter penyaring sampah.
Kondisi inilah yang biasanya menimbulkan banjir atau luapan air saat musim hujan akibat tersumbatnya saluran air.
“Hingga saat ini sampah masih menjadi kendala, sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk tidak membuang sampah sembarangan, terlebih ke sungai yang menjadi saluran air,” imbuhnya.
“Pemantauan dan pembersihan ini akan dilaksanakan secara rutin bersama pasukan Biru Prokasih, karena kegiatan ini sangat penting mengingat saat ini curah hujan sangat tinggi. Sehingga dapat mengantisipasi adanya banjir atau luapan akibat meningkatnya debit air di sungai dan tumpukan sampah,” ujar dia.
Jimmy Sidharta juga mengatakan dalam meminimalkan terjadinya banjir diimbau kepada masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan.
“Mari sama-sama jaga kebersihan lingkungan, termasuk saluran air dan sungai sehingga tidak sampai menimbulkan genangan dan berakibat banjir,” katanya.


.webp)
















