Wednesday, March 3, 2021

Banjir Jabodetabek, Telkom Pastikan Layanan Tetap Berjalan Normal

SuaraPemerintah.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) telah menyiagakan seluruh perangkat telekomunikasi dan tim operasional sebagai langkah antisipasi, demi memastikan layanan TelkomGroup tetap berjalan normal.

Seperti diketahui, curah hujan dalam beberapa hari terakhir sangat tinggi yang menyebabkan terjadi banjir di beberapa lokasi di Jakarta dan sekitarnya.

Menanggapi kondisi curah hujan sangat tinggi dan banjir telkom menyiagakan seluruh perangkat telekomunikasi dan tim operasional demi memastikan layanan TelkomGroup tetap berjalan normal.

Vice President Corporate Communication Telkom Pujo Pramono menyebut langkah tersebut sebagai tindak antisipasi jika terjadi banjir susulan.

“Secara keseluruhan perangkat telekomunikasi TelkomGroup baik outdoor maupun indoor dilaporkan dalam kondisi aman. Telkom telah menyiapkan personel yang siaga secara tersebar di berbagai wilayah, perangkat pendukung dan genset untuk back up catuan listrik demi mengantisipasi adanya banjir susulan di beberapa lokasi perangkat,” kata Pujo.

Total 150 Sentra Telepon Otomat (STO) di kawasan Telkom Regional 2 Jabotabek dan Banten yang beroperasi disebut saat ini dalam kondisi aman terkendali.

Pada 23 STO yang berpotensi terdampak banjir, pihaknya telah menyiapkan mesin pompa air yang memadai guna meminimalisasi risiko.

Tak hanya memastikan keamanan jaringan, lanjut Pujo, Telkom pun serta memberi bantuan berupa alat kebersihan, makanan, dan air mineral kepada masyarakat terdampak banjir Jabotabek.

“Telkom terus memonitor perangkat dan jaringan khususnya pada musim hujan ini, baik di wilayah Jakarta dan sekitar maupun wilayah lain di seluruh Indonesia guna menjaga kualitas layanan dan kenyamanan pelanggan TelkomGroup. Semoga kondisi sekitar yang terdampak banjir bisa kembali kondusif,” ungkap Pujo.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat curah hujan di Ibu Kota pada 20 Februari sebesar 226 milimeter per hari.

Angka sebesar itu menurut BMKG termasuk kategori cuaca atau hujan ekstrim karena di atas 150 milimeter per hari.

Adapun BPBD DKI mencatat belum ada area strategis yang terdampak banjir Jakarta setelah hujan yang menguyur Ibu Kota.

“Luas Area yang tergenang pun sekitar 4 kilometer, jauh lebih kecil ketimbang luas genangan pada 1 Januari 2020 yang mencapai 156 kilometer.”

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email suarapemerintah.id@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

HOT NEWS

10,540FansLike
419FollowersFollow
22FollowersFollow
220SubscribersSubscribe

Terpopuler

Suara Rilis

Suara Tokoh