Wednesday, March 3, 2021

Sukseskan Program Gernas, BI Siapkan Tiga Strategi Jitu

SuaraPemerintah.idBank Indonesia (BI) telah menyiapkan tiga strategi jitu untuk menyukseskan program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).

Program Gernas BBI yang berskala besar ini dinilai efektif untuk mendukung kebangkitan UMKM domestik di tengah pandemi Covid-19.

“Ini (Gernas BBI) merupakan event yang sangat besar. Dan ini merupakan (dukungan) kuat UMKM,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam acara Peluncuran Gernas BBI “Beli Kreatif Danau Toba”, Sabtu (20/2).

Bos BI mengungkapkan, bank sentral telah menyiapkan tiga strategi jitu untuk menyukseskan program Gernas BBI.

Pertama, ialah dengan mengerahkan 64 kantor cabang BI di dalam negeri dan 6 kantor cabang BI di luar negeri untuk turut mengampanyekan program itu secara lebih masif.

“Bulan lalu kita ke kantor Bank Indonesia Bali, bulan ini ke kantor Bank Indonesia Sumatera Utara dan Sibolga. Semua 46 kantor BI ikut hari ini mengikuti. Saya minta mereka semua dukung penuh kegiatan Bangga Buatan Indonesia,” terangnya.

Kedua, ialah dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih gemar membeli aneka produk UMKM domestik ketimbang mancanegara. Terutama juga bagi kelompok pejabat untuk memberikan teladan bagi masyarakat.

“Semua pakaian saya selalu saya beli dari binaan UMKM BI. Ayo seluruh menteri pejabat beli produk UMKM kita, termasuk binaan BI,” tambahnya.

Ketiga, memperluas implementasi alat pembayaran digital QR Code Indonesian Standard (QRIS). Melalui alat pembayaran digital ini diyakini dapat memudahkan pelaku UMKM dan pembeli dalam melakukan transaksi jual beli tanpa harus tatap muka.

“Jadi, ayo gunakan QRIS. Sekarang sudah 6 juta merchant UMKM tersambung QRIS. Kita ingin tingkatkan,” ucapnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memastikan target program 3 juta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) go online melalui program Bangga Buatan Indonesia (BBI) sudah tercapai.
Sebab, Desember ini sudah ada 3,4 juta UMKM yang memasuki ekosistem digital.

“Sekarang 3,4 juta UMKM pada minggu lalu Desember sudah ada di ekosistem digital. Tapi kita harapkan bisa tingkatkan lagi di akhir tahun ini agar melebihi target,” ujarnya dalam webinar bertajuk “Kerja Bareng Untuk Negeri”, Sabtu (12/12).

Luhut mengungkapkan, tingginya antusias pelaku UMKM untuk go online tak lepas dari berbagai keuntungan yang diperoleh. Salah satunya akses pemasaran yang lebih luas. “Ayo kita terus dorong agar masuk online, karena ini sangat efisien,” imbuh dia.

Lebih lanjut, dia juga meminta pelaku UMKM di tanah air untuk lebih berinovasi agar menghasilkan produk yang berdaya saing tinggi.

Salah satunya dengan menghasilkan packaging atau kemasan produk yang lebih menarik sepertinya hal nya yang dilakukan oleh UMKM di Jepang ataupun Bali.

“Temen-temen UMKM di Jepang packaging itu betul-betul menarik. Tapi istri saya juga kemarin memuji pelaku UMKM di Bali yang membuat kopi juga dikemas menarik seperti dari bambu atau anyaman. Ini yang harus ditiru karena di Jepang itu tidak ada,” terangnya.

Selain itu, pelaku UMKM di Indonesia juga diminta untuk lebih memperhatikan aspek kebersihan produk, sehingga tidak hanya memperhatikan aspek cita rasa semata. Khususnya di masa kedaruratan kesehatan akibat Covid-19.

“UMKM juga harus bisa menghasilkan barang yang selain enak saja, tapi juga harus bersih dan aman lah. Terutama saat ini (pandemi Covid-19),” tegasnya.

Terakhir, Luhut meminta e-commerce untuk berperan aktif dalam membantu pengembangan skala usaha UMKM melalui berbagai pelatihan secara cuma-cuma.

“Dan saya titip Shopee tolong dibantu training UMKM agar semakin berkembang. Kayak pelatihan di packaging, cara marketing, dan financing itu,” tutupnya.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email suarapemerintah.id@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

HOT NEWS

10,540FansLike
419FollowersFollow
22FollowersFollow
220SubscribersSubscribe

Terpopuler

Suara Rilis

Suara Tokoh