Jumat, Juni 25, 2021

Kamaluddin Emban Amanah Transformasikan Sistem Transportasi DKI Jakarta

SuaraPemerintah.id – Direktur Utama PT JakLingko Indonesia, Muhamad Kamaluddin merupakan seorang professional yang memiliki ragam pengalaman dengan berbagai unit bisnis yang berbeda. Sampai pada akhirnya ia kembali ke tanah air setelah bekerja cukup lama di RasGas Qatar, kurang lebih 8 tahun.

Dorongan untuk menjadi bagian dari kemajuan transportasi Kota DKI Jakarta, Kamaluddin memilih PT MRT Jakarta sebagai tempat berkarir dan bertugas sebagai Kepala Strategi dan Perencanaan Korporasi, dan dua tahun kemudian menjadi Kepala Corporate Secretary saat itu.

Karir dan pengalamannya di PT MRT Jakarta selama lebih dari 5 tahun membawanya untuk menerima amanah sebagai Direktur Utama PT Jaklingko Indonesia dari Pemprov DKI Jakarta. Amanah itu ia coba tunaikan bersama dengan timnya dalam waktu yang relatif cukup padat. Secara definitif pada Februari 2021 ia dilantik sebagai Dirut, kemudian ditugaskan segera oleh para Pemegang Saham untuk dapat mengintegrasikan pembayaran antarmoda transportasi pada Agustus 2021.

Kamaluddin menjelaskan bahwa kehadiran PT JakLingko Indonesia diharapkan dapat merubah paradigma masyarakat tentang transportasi publik yang belum maksimal terintegrasi antara satu dengan yang lainnya, misalnya terkait sistem pembayaran. Saat ini sistem pembayaran transportasi publik di DKI masih dikelola oleh masing-masing operator transportasi publik. Tarif yang dikenakan kepada pengguna juga masih bergantung pada kebijakan operator itu sendiri.

Dari persoalan tersebut, Kamaluddin mengemban Amanah mentransformasikan sistem transportasi DKI Jakarta dengan mengusung konsep integrasi pembayaran dan tarif melalui metode Elektronik Fare Collection (EFC) antarmoda transportasi. Integrasi pembayaran antar operator nantinya akan dibangun sistem yang sama dan saling berinteraksi. Dengan begitu, kebijakan sIstem tarif antar moda transportasi di DKI akan menjadi satu kesatuan yang terintegrasi.

Metode EFC memberikan kemudahan pembayaran melalui satu tiket dan tarif berdasarkan jarak. Dengan sIstem pembayaran yang tersentralisasi EFC dapat membantu operator dalam manajemen data dari para pengguna transportasi publik. Dengan sIstem Integrasi pembayaran transportasi publik JakLingko Indonesia maka ticketing dan tarif antarmoda akan saling terhubung menuju Mobility as a Service (MaaS).

Transformasi yang dibawa oleh Kamaluddin kepada perusahaan ini terbilang sangat menantang. Sebab tidak mudah mengintegrasikan antarmoda dengan karakter bisnis proses yang berbeda-beda. Namun, kebutuhan akan integrasi dinilai sangat penting untuk menunjang keberlanjutan sistem transportasi di Indonesia khususnya di Kota Jakarta, sehingga sangat diperlukan untuk menciptakan efektivitas, dan efisiensi.

Pria lulusan Jurusan Engineering ITB Bandung, School of Business dari University of Michigan dan London Business School ini mengatakan bahwa diperlukan langkah strategis bagi PT JakLingko Indonesia dalam pengembangan usaha industri transportasi publik. Satu Aplikasi sebagai perencana perjalanan masyarakat Jakarta adalah langkah pasti dalam membangun transportasi publik yang berkelanjutan. Pada prinsipnya pengembangan transportasi ini perlu adanya 4A yaitu :

  • Availability transportasi harus tersedia dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
  • Affordability terkait dengan tarif yang memiliki kesesuaian dengan masyarakat.
  • Accessibility berkaitan dengan akses bagi seluruh kalangan. Baik itu professional, disabilitas maupun komunitas lainnya
  • Awareness, terkait pengenalan fasilitas transportasi di Jakarta yang sudah sangat modern dan

 

Harapannya PT Jaklingko Indonesia akan menjadi perusahaan yang inovatif dan transformatif untuk mewujudkan mobilitas yang saling terhubung. Selain itu kompetensi suatu transportasi juga diperlukan untuk membentuk transportasi yang berkelanjutan.

Menurut Kamaluddin, Transportasi itu bukan hanya infrastruktur tetapi juga harus memberikan service kepada semua penggunanya, diharapkan dari service tersebut semua penggunanya akan mendapatkan pengalaman seru (Journey) dalam menikmati integrasi transportasi. Selain itu Inovasi pada transportasi dibidang teknologi harus terus berkembang sehingga jaringan akan terus bergerak, salah satunya adalah transformasi data pada transportasi dan akan memberikan efisiensi pada pengelolaannya.

Kedepan, dengan pengelolaan data yang dilakukan JakLingko melalui penerapan Account Based Ticketing (ABT) pada kuartal kedua tahun 2022, diharapkan dapat memberikan layanan tarif terjangkau yang berbasis data seperti tarif untuk pelajar, lansia, dan lapisan masyarakat menengah ke bawah lainnya. Hal ini sejalan dengan visi Pemerintah Pusat maupun Daerah untuk memberikan tarif antarmoda transportasi yang terjangkau di segala lapisan masyarakat.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email suarapemerintah.id@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

HOT NEWS

10,502FansSuka
419PengikutMengikuti
22PengikutMengikuti
331PelangganBerlangganan

Suara Olah Raga

Suara Loker

Terpopuler

Suara Rilis

GPR Milenial

Suara Tokoh