Rabu, Januari 28, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Ditemukan di Tengah Sawah, Candi Batujaya Tertua di Jawa


SuaraPemerintah.ID – Kota Karawang, Jawa Barat, dikenal sebagai kota lumbung padi yang memiliki hamparan sawah yang luas. Di balik hijaunya hamparan sawah di Karawang, ternyata menyimpan peninggalan kuno yang unik, yaitu komplek candi situs Batujaya.

Komplek candi Batujaya sangat unik dan menarik untuk didatangi karena bangunannya berdiri di tengah-tengah hamparan sawah.

- Advertisement -

Situs Batujaya secara administratif terletak di dua wilayah desa, yaitu Desa Segaran, Kecamatan Batujaya dan Desa Talagajaya, Kecamatan Pakisjaya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Luas situs Batujaya ini diperkirakan sekitar lima kilometer persegi. Situs ini terletak di tengah-tengah daerah persawahan dan sebagian di dekat permukiman penduduk dan tidak berada jauh dari garis pantai utara Jawa Barat-Ujung Karawang.

- Advertisement -

Batujaya kurang lebih terletak enam kilometer dari pesisir utara dan sekitar 500 meter di utara sunga Citarum. Keberadaan sungai ini memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap keadaan situs karena tanah di daerah ini tidak pernah kering sepanjang tahun, baik pada musim kemarau ataupun pada musim hujan.

Dilansir dari laman resmi Perpustakaan Nasional, Candi Batujaya disebut sebagai candi tertua di Pulau Jawa karena usianya melebihi Candi Borobudur di Magelang. Candi Batujaya dibangun pada masa Kerajaan Tarumanegara yang telah ada sejak abad ke-5 hingga ke-6 masehi.

Awalnya, pada 1994 ditemukan komplek percandian yang berada di tengah-tengah daerah persawahan di antara dua desa dan dua kecamatan. Lalu pada 1997, setelah ditelusuri di dalam komplek percandian tersebut tersebar 24 situs candi yang diperkirakan mencapai 5 km persegi.

Salah satu yang menjadi daya tarik dari kompleks percandian ini adalah semua bangunan candi menghadap ke arah yang sama yaitu, 50 derajat dari arah utara.

Pada kawasan Candi Batujaya terdapat dua candi utama yaitu, Candi Jiwa dan Candi Blandongan. Candi Jiwa menjadi salah satu situs utama yang ada di Komplek Percandian Batujaya.

Candi Jiwa memiliki bentuk menyerupai bunga padma atau teratai, mirip juga dengan pondasi arca Buddha. Tetapi, patung Buddha tersebut sudah tidak ada.

100 meter dari Candi Jiwa terdapat Candi Blandongan. Candi ini memiliki bentuk segi empat dengan anak tangga di setiap sisinya. Susunan bangunannya sama seperti candi-candi pada umumnya, yakni terdiri dari pelipit setengah lingkaran, pelipit rata, serta pelipit bergerigi.

Yang menarik dari bangunan Candi Blendongan ini ialah, adanya struktur kayu pada jendela-jendela dan pintunya. Namun sayangnya kayu-kayu tersebut sudah punah dimakan usia, sehingga yang tersisa hanyalah lubang-lubang di sekitar candi tempat kayu itu berdiri dulunya.

Candi Jiwa dan Blandongan sama-sama berada di tengah areal persawahan. Lokasi situs peninggalan kuno tersebut sudah dikelola dengan baik sehingga menjadi salah satu destinasi wisata yang nyaman dengan  pemandangan yang eksotis dan cantik di Karawang, Jawa Barat.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru