spot_img

BERITA UNGGULAN

Optimalkan MotionBanking, Bank MNC Incar Dana Rights Issue Rp 4,5 Triliun

SuaraPemerintah.ID – MotionBanking, aplikasi perbankan digital dari PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) diklaim memiliki potensi luar biasa, karena kemampuan ekosistem MNC Group yang luas termasuk masyarakat yang selama ini belum tersentuh jasa keuangan perbankan.

“MotionBanking dan seluruh tentunya fintech di dalamnya. Itu upside-nya sangat luar biasa. Karena pasar yang bisa dipenetrasi itu bukan siapapun yang sudah memiliki rekening bank, tetapi juga tentunya unbanked yang belum terjamah atau tersentuh dengan dunia perbankan,” kata Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Jumat (20/8/2021).

- Advertisement -

Komisaris Utama MNC Kapital Indonesia Darma Putra menjelaskan unit bisnis PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP), yaitu BABP akan melakukan rights issue untuk menambah ekuitas perseroan. Dengan bertambahnya ekuitas, hal itu akan memberikan MNC Bank kemudahan atau fleksibilitas dari MNC bank itu akan makin besar. “Untuk menumbuhkan bisnis atau aktivitas BABP akan lebih baik lagi,” kata dia.

BABP akan melaksanakan penawaran umum terbatas VIII (PUT VIII) dengan mekanisme hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue pada 9 September 2021. BABP akan menerbitkan sebanyak 14,23 miliar saham baru atau sebesar 33,33% dari modal, ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah terlaksananya rights issue.

- Advertisement -

Setiap pemegang dua saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) Perseroan berhak atas 1 HMETD, dimana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD.

Indikasi harga satu saham rights issue ada di price range antara Rp 280–320 per saham. Dengan saham baru yang diterbitkan perseroan mencapai 14.234.614.925 saham itu, total perolehan dana yang akan diperoleh BABP dari rights issue tersebut Rp 4-4,5 triliun.

“Ini masih sangat-sangat murah ya. Di mana sebelum rights issue price to book value dari MNC Bank itu sekitar 6,7 kali, setelah rights issue itu akan turun menjadi 2,5-2,6 kali sangat-sangat murah,” kata Darma.

Jelasnya, seluruh dana hasil rights issue tersebut 100% akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan MNC Bank, memperluas kapasitas pinjaman MNC Bank dan akuisisi nasabah secara digital untuk mendukung pertumbuhan bisnis perseroan, dan untuk pengembangan MotionBanking sebagai aplikasi perbankan digital paling terintegrasi, termasuk Pengembangan Credit Scoring berbasiskan AI dan pengintegrasian MotionPay, serta kartu kredit virtual (Visa dan Mastercard), MotionWallet, MotionInsurance, MotionTrade, MotionCredit dan aplikasi fintech terkait lainnya yang dimiliki MNC Group maupun pihak eksternal.

Adapun, proyeksi pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan akan diperoleh pada 30 Agustus 2021. Periode perdagangan dari 13-24 September 2021 dan distribusi pada 1 Oktober 2021. Rencana aksi korporasi itu telah mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB yang digelar pada 9 Juni 2021.

BABP menargetkan perseroan mampu naik tingkat menjadi bank umum kegiatan usaha (BUKU) III setelah aksi penambahan modal melalui rights issue tersebut. Diketahui, Bank Buku III merupakan bank dengan modal inti Rp 5-30 triliun. Adapun, saat ini BABP berada di kategori Buku II yakni dengan permodalan inti berkisar Rp 1-5 triliun.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru