SuaraPemerintah.ID-Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dipimpin Erick Thohir dinilai sebagai dua instansi pemerintah dengan Sistem Merit terbaik dari Komite Aparatur Sipil Negara (KASN).
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan dicapainya posisi ini memunculkan optimisme, bahwa transformasi dilakukan berjalan dengan baik.
“Tentu kalau dua tahun lalu rankingnya belum sekarang, masih di bawah. Nah, ini juga tentu membangun optimisme kami bahwa transformasi kita lakukan di Kementerian BUMN ini berjalan sangat baik,” kata Erick Thohir, Jumat (08/10/21).
Masih kata Erick, penilaian dari KASN diberikan kepada Kementerian BUMN saat ini tidak membuat kementerian dipimpinnya terlena. Namun semakin terpacu untuk mempertahankan posisi tersebut.
“Transformasi BUMN dari segi SDM juga dinilai sangat baik dan hasilnya baik, dan ini saya tentu ingin mengucapkan terima kasih atas KASN, dan tentu para tim Kementerian BUMN, sesuai dengan core value kita yakni AKHLAK. Dan saya berharap ini terus kita jaga, dan insyaallah, akan terus kita pertahankan,” kata Bos BUMN tersebut.
Selain melakukan transformasi di internal, kementerian BUMN juga melakukan pengawasan terhadap korporasi pelat merah. Berkat dilakukan ini, BUMN masih bisa berkontribusi kepada negara mencapai Rp 375 triliun di tahun lalu.
Adapun core value saat ini diterapkan oleh Kementerian BUMN adalah AKHLAK. Ini merupakan akronim dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Sekedar informasi, sistem merit ini adalah kebijakan dan manajemen ASN berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, diberlakukan secara adil dan wajar dengan tanpa diskriminasi.
Penilaian tersebut diberikan oleh Komite Aparatur Sipil Negara (KASN). Kementerian BUMN ini menjadi salah satu dari 13 kementerian dalam penilaian tersebut. Sedangkan total kementerian dinilai berjumlah 34 kementerian.
“Dari 34 kementerian itu baru ada 13 dinilai sangat baik dan Kementerian BUMN itu adalah kementerian nilainya dua terbaik, artinya sama dengan Kementerian Keuangan. Artinya bahwa ini menjadi model bagi kementerian lain, dan tentunya bagi instansi-instansi di daerah,” jelas Ketua KASN Agus Pramusinto.
Masih kata Agus, sistem saat ini sudah dibangun di kementerian bisa menghasilkan sumber daya manusia profesional dan bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat.


.webp)















