Kamis, Februari 12, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Jangan Anggap Sepele, Yuk Ketahui Gejala Gagal Ginjal Kronis yang Mematikan!

SuaraPemerintah.ID – Gejala gagal ginjal kronis sering tak terlihat saat baru memasuki tahap awal. Namun seiringnya waktu, kondisi ini bisa memunculkan gejala-gejala yang mulai mengganggu fungsi tubuh.

Penyakit ginjal kronis (chronic kidney disease/CKD) adalah kondisi menurunnya fungsi ginjal secara bertahap. Gagal ginjal kronis disebabkan oleh kerusakan pada jaringan ginjal. Biasanya, istilah gagal ginjal kronis digunakan ketika organ ginjal sudah mengalami fungsi penurunan selama 3 bulan atau lebih.

- Advertisement -

Gagal ginjal kronis membuat ginjal tidak bisa menjalankan fungsi sebagaimana mestinya. Akibatnya, cairan, elektrolit, racun, dan kotoran yang ada di dalam tubuh menjadi menumpuk dan menimbulkan gangguan.

Gejala dapat muncul ketika fungsi ginjal semakin memburuk. Bila tidak segera ditangani, gagal ginjal kronis dapat berakibat fatal, mulai dari cuci darah permanen hingga bahkan kematian.

- Advertisement -

Dilansir dari berbagai sumber, Rabu (27/12/23), berikut sederet gejala penyakit ginjal kronis yang berbahaya, antara lain:

1. Tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi dan gagal ginjal kronis memiliki hubungan yang saling timbal balik. Tak hanya menjadi gejala gagal ginjal kronis, darah tinggi juga merupakan salah satu faktor risiko yang bisa menyebabkan gagal ginjal kronis.

Hipertensi bisa terjadi ketika pembuluh arteri yang mengalirkan darah ke ginjal mengalami penyumbatan. Akibatnya, ginjal tidak mendapatkan pasokan darah yang dibutuhkan. Untuk mengompensasinya, ginjal kemudian memproduksi lebih banyak hormon yang menyebabkan tekanan darah meningkat. Kondisi ini dikenal juga dengan istilah hipertensi renal.

2. Kelelahan dan lemas

Karena mirip dengan kondisi umum, gejala gagal ginjal kronis satu ini sering sekali terabaikan. Padahal, kelelahan yang tak kunjung hilang merupakan salah satu tanda gagal ginjal kronis sudah memasuki tahap yang sangat parah.

Lelah dan lemas pada gagal ginjal kronis disebabkan oleh menurunnya hormon eritropoetin. Eritropoetin adalah hormon yang diproduksi oleh ginjal untuk mendukung proses pembentukan sel darah merah.

Jika jumlah hormon menurun, tentu akan memengaruhi tingkat sel darah merah di dalam tubuh. Hal inilah yang kemudian membuat tubuh senantiasa merasa lelah dan lemas.

3. Bengkak di kaki

Ginjal yang mengalami penurunan fungsi akan kesulitan dalam menyaring kelebihan cairan yang ada dalam tubuh. Akibatnya, cairan yang harusnya keluar lewat urine menjadi menumpuk di dalam tubuh, dan menimbulkan pembengkakan. Biasanya, bengkak terjadi di area kaki, seperti pergelangan kaki. Kondisi ini dikenal juga dengan istilah hypervolemia.

4. Oliguria

Oliguria adalah istilah untuk kondisi urine yang sangat sedikit. Orang yang mengalami oliguria biasanya hanya mengeluarkan sekitar 400 mililiter urine per 24 jam. Jumlah ini jauh lebih sedikit dibandingkan orang normal yang bisa mengeluarkan 800-2.000 mililiter urine per 24 jam.

Oliguria dapat disebabkan berbagai macam kondisi, salah satunya adalah gagal ginjal kronis. Kondisi ini terjadi akibat kerusakan di jaringan ginjal.

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru