spot_img

BERITA UNGGULAN

Utang Pemerintah Turun Tipis Tinggal Rp8.262,10 Triliun per Maret 2024

SuaraPemerintah.ID – Berita baik bagi Indonesia, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan adanya penurunan utang pemerintah hingga akhir Maret 2024. Dalam laporan terbaru, utang pemerintah tercatat turun tipis sebesar Rp57,12 triliun menjadi Rp8.262,10 triliun, dibandingkan dengan angka sebelumnya yang mencapai Rp8.319,22 triliun pada akhir Februari.

Hal ini membawa rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 38,79%, yang masih berada di bawah batas aman yang telah ditetapkan sebesar 60% dari PDB, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

- Advertisement -

“Posisi utang pemerintah yang outstanding, jumlah utang pemerintah per akhir Maret 2024 adalah sebesar Rp 8.262,10 triliun,” dikutip dari Buku APBN KiTA yang diterbitkan Kementerian Keuangan yang dilansir dari CNBC Indonesia, Selasa (7/5/2024).

Menurut Buku Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) KiTA yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan, mayoritas utang pemerintah berasal dari dalam negeri, yakni sebesar 71,52%, sementara sisanya berasal dari luar negeri. Secara rinci, sebanyak 88,05% dari utang tersebut berbentuk surat berharga negara (SBN), dengan sisanya 11,9% dalam bentuk pinjaman.

- Advertisement -

Dari jumlah utang dalam bentuk SBN, sebesar Rp 7.274,95 triliun terdiri dari SBN domestik sebesar Rp 5.947,95 triliun yang berasal dari Surat Utang Negara (SUN) Rp 4.797,16 triliun dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp 1.150,79 triliun.

Adapun, SBN valuta asing per akhir Maret 2024 tercatat sebesar Rp 1.388,92 triliun. Ini terdiri dari Surat Utang Negara Rp 1.044,37 triliun dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Rp 344,55 triliun.

Lebih lanjut, jumlah utang pemerintah dalam bentuk pinjaman mencapai Rp 987,15 triliun per Maret 2024. Nilai tersebut terdiri dari pinjaman dalam negeri sebesar Rp 35,51 triliun dan pinjaman luar negeri sebesar Rp 951,64 triliun.

Profil utang pemerintah, menurut Kemenkeu, relatif aman per akhir Maret 2024. Utang jangka menengah 2024-2027 mencapai 40% dari total utang. Kemudian average time maturity dari utang pemerintah mencapai 8 tahun.

Pemerintah juga mengklaim pengelolaan utang disiplin dan ini diakui oleh lembaga pemeringkat asing a.l. Moody’s, R&I, JCI, S&P dan Fitch.

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru