SuaraPemerintah.ID – Antusiasme tinggi masyarakat untuk mengikuti upacara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, tampak semakin meningkat. Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, mengungkapkan bahwa berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) berlomba-lomba mengajukan permintaan untuk turut serta dalam acara tersebut.
“Kami tuh di Setneg menerima banyak surat, permintaan untuk ikut upacara di IKN. Itu mulai surat resmi sampai surat informal,” kata Pratikno di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (5/8).
Namun, Pratikno tidak merinci ormas mana saja yang sudah mengajukan permintaan, hanya menyebutkan bahwa sebagian di antaranya merupakan ormas sosial keagamaan.
Meskipun demikian, Pratikno menyatakan bahwa pihaknya tidak dapat mengakomodasi semua permintaan tersebut karena keterbatasan tempat untuk upacara di IKN tahun ini. “Ya kan enggak semuanya enggak harus dituruti. Banyak sekali yang minat ke IKN, banyak sekali,” ujarnya.
Pemerintah telah menetapkan bahwa upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia akan digelar di dua tempat, yakni di IKN dan Jakarta. Upacara dengan tata cara militer akan diadakan di Istana Kepresidenan IKN, di mana Presiden Joko Widodo akan bertindak sebagai inspektur upacara. Diperkirakan sekitar 1.000 orang undangan akan hadir dalam upacara pengibaran bendera, dan 1.000 orang lainnya dalam upacara penurunan bendera.
Sementara itu, upacara di Istana Merdeka hanya akan mengikuti prosesi di IKN. Upacara di lokasi ini lebih banyak diisi oleh hiburan selepas upacara. Istana menyediakan 1.500 undangan untuk pagi dan 1.500 undangan untuk sorr hari.
Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Klaim Istana: Ormas Antre Minta Ikut Upacara 17 Agustus di IKN“
Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News


.webp)










