Transformasi layanan Pengukuran Terjadwal yang diterapkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Sejumlah warga Kabupaten Demak mengaku puas karena proses pengukuran bidang tanah kini berlangsung lebih cepat, transparan, dan memberikan kepastian waktu penyelesaian.
Salah satu warga Demak, Yulia Hanum (34), mengaku semula memperkirakan proses pengukuran tanah akan memakan waktu cukup lama. Namun, pengalaman yang ia rasakan justru jauh lebih cepat dari perkiraannya.
Yulia menceritakan, berkas permohonan yang diajukannya diterima Kantor Pertanahan Kabupaten Demak pada 22 Juli 2026. Selanjutnya, ia memperoleh notifikasi dari Kementerian ATR/BPN mengenai jadwal Pengukuran Terjadwal pada 29 Juli. Setelah memantau perkembangan permohonannya melalui aplikasi Sentuh Tanahku, ia mengetahui bahwa Peta Bidang Tanah (PBT) telah selesai pada 3 Agustus. Sehari kemudian, pihak Kantor Pertanahan Kabupaten Demak menghubunginya untuk mengambil dokumen tersebut.
“Saya merasa senang. Ternyata yang saya kira akan lama, justru cepat. Bahkan sebelum tujuh hari setelah pengukuran, Peta Bidang Tanah sudah selesai,” ujar Yulia.
Ia pun mengapresiasi transformasi pelayanan yang dilakukan Kementerian ATR/BPN karena memberikan kepastian waktu kepada masyarakat.
“Terima kasih kepada Kantah Kabupaten Demak, Kementerian ATR/BPN, dan Bapak Menteri ATR/BPN Nusron Wahid karena layanan Pengukuran Terjadwal menjadi lebih cepat dan lebih pasti,” katanya.
Pengalaman serupa juga dirasakan Arini Damayanti (43), warga Kabupaten Demak. Menurutnya, proses Pengukuran Terjadwal berlangsung di luar ekspektasi karena penyelesaian Peta Bidang Tanah dapat dilakukan dalam waktu singkat setelah pengukuran di lapangan.
“Saya sangat senang. Pelayanannya cepat, tidak menyangka setelah dilakukan pengukuran, Peta Bidang Tanah langsung selesai,” ungkap Arini.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Menteri ATR/BPN atas inovasi pelayanan yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Untuk Bapak Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, saya mengucapkan terima kasih karena pelayanan Pengukuran Terjadwal benar-benar cepat,” ujarnya.
Transformasi layanan Pengukuran Terjadwal merupakan bagian dari upaya Kementerian ATR/BPN dalam meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan. Melalui sistem ini, masyarakat memperoleh kepastian mengenai jadwal kedatangan petugas ukur sejak permohonan diajukan.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News






