SuaraPemerintah.id – DPR RI memberi kesempatan bagi para mahasiswa untuk belajar mengenai tugas dan fungsi DPR lewat konsep ‘Merdeka Belajar‘.
“Merdeka Belajar menjadi konsep penting dalam menyiapkan mahasiswa untuk menghadapi perubahan sosial, budaya, dunia kerja dan kemajuan teknologi yang pesat,” ujar Sekjen DPR RI Indra Iskandar dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (14/6).
Menurut Indra, melalui konsep merdeka belajar mahasiswa diberi kebebasan untuk mengikuti kegiatan pembelajaran di luar kampus.
Melalui konsep ini pula, filosofi dari pendidikan akan diubah. Menurut dia, mahasiswa akan diberikan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas, sehingga mahasiswa memiliki kompetensi baru, dan lebih siap untuk menghadapi kebutuhan zaman yang berdinamika.
Dia menyebutkan, DPR RI mempunyai tiga fungsi yaitu legislasi, pengawasan dan anggaran dalam kerangka representasi rakyat serta melaksanakan fungsi diplomasi parlemen.
“Peserta magang akan belajar business process (proses bisnis) pelaksanaan ketiga fungsi DPR RI melalui keterlibatan pada rangkaian proses tersebut secara langsung.”
“Harapannya pelaksanaan magang ini akan memberikan manfaat positif baik bagi peserta magang, perguruan tinggi, Setjen maupun DPR RI,” paparnya.
Begini Perinciannya Dikatakannya, dalam program ‘Magang di Rumah Rakyat’, penting sekali untuk memberikan konteks yang tepat pada setiap mahasiswa sebagai peserta magang, terutama dalam hal pelaksanaan fungsi-fungsinya yaitu legislasi, pengawasan, dan anggaran.
Dalam kesempatan itu, Indra menjelaskan, pada saat pertama kali datang, mahasiswa akan menjalani serangkaian kuliah/ceramah dari para narasumber yang kompeten di bidangnya.
Yakni, tentang ketatanegaraan serta kerumahtanggaan DPR RI dari para pimpinan di Sekretariat Jenderal DPR RI sebagai dasar pemahaman mereka mengenai ketatanegaraan dan tata kerja di DPR RI.
Tahap berikutnya, tambah dia, mahasiswa magang akan terlibat langsung dan tidak langsung dalam setiap proses pelaksanaan tugas dan fungsi DPR RI baik pada masa sidang maupun masa reses.
“Pembelajaran untuk mahasiswa magang akan dilakukan melalui enam mekanisme pembelajaran, yakni kuliah umum, audiensi, observasi, magang, simulasi dan evaluasi,” tuturnya.
Selama satu semester, tambah dia, mahasiswa magang akan mengikuti proses dan segala macam aktivitas dalam koordinasi dan penyusunan rencana, program, dan anggaran kepada DPR RI. Proses dan aktivitas tersebut akan dipandu oleh pendamping (mentor) internal yang ada dalam unit tersebut.


.webp)















