spot_img

BERITA UNGGULAN

Ibu-ibu, Ini Cara Memilih Daging Sapi di Tengah Wabah PMK

SuaraPemerintah.ID – Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) telah menyerang sapi di beberapa wilayah di Indonesia. Virus ini telah menyebabkan jutaan hewan ternak terpapar. Namun dengan adanya kasus ini masyarakat terutama bagi ibu-ibu menjadi khawatir dalam mengonsumsi dan menyajikan daging sapi untuk keluarga tercinta.

Dalam hal ini, Ibu-ibu tak perlu khawatir secara berlebihan karena daging sapi yang segar dan sehat masih tersedia di pasaran kok dan juga sudah diperiksa kelayakan daging tersebut oleh pihak terkait. Namun bagaimana cara memilih yang segar dan bebas dari PMK?

- Advertisement -

Mari kenali bagian yang tidak boleh dikonsumsi selama wabah PMK

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sendiri telah memberikan pernyataan bahwa daging sapi yang terkena PMK masih bisa dikonsumsi. Namun, ada beberapa bagian yang sebaiknya dihindari.

- Advertisement -

Adapun beberapa bagian yang tidak boleh di konsumsi yakni, kaki, jeroan, mulut, bibir, dan lidah. Sementara itu bagian lain masih bisa dikonsumsi. Jadi, perlu memperhatikan konsumsi daging sapi di masa PMK dengan menghindari bagian-bagian yang dilarang tersebut.

Lalu bagaimana tips dan cara memilih daging yang segar?

Yuk simak cara memilih daging yang segar dan bebas dari PMK antara lain:

Perhatikan Warna Daging yang Akan Dibeli

Ada beberapa indikator lain sebaiknya diperhatikan demi mendapatkan daging sapi yang segar dan sehat. Pertama adalah memperhatikan warna daging yang akan dibeli. Produk yang berkualitas jelas memiliki warna merah segar dan tidak pucat. Hal ini jelas terlihat bedanya jika dibandingkan dengan daging yang sudah membusuk.

Tekstur dan Kondisi Daging

Selain memperhatikan warna, jangan lupa untuk cermat dalam mengamati tekstur dan kondisi daging yang akan dibeli. Daging sapi yang segar dan sehat biasanya memiliki tekstur kenyal. Saat ditekan dengan jari, daging akan kembali ke posisi semua. Jika saat ditekan amblas, hal ini menandakan kualitas daging sudah menurun. Misalnya saja jika disimpan terlalu lama.

Selain itu, kondisi daging segar dan sehat memiliki permukaan yang cenderung kering. Jika daging sudah mengeluarkan banyak air, hal tersebut menandakan bahwa daging sudah berada cukup lama di udara bebas dan rentan terpapar bakteri berbahaya.

Jangan Lupa Cium Aromanya

Daging bisa dikatakan dalam kondisi segar dan sehat jika memiliki aroma segar khas daging sapi. Perubahan aroma bisa menandakan penurunan kualitas juga, lho. Jadi, hindari membeli daging sapi yang sudah menimbulkan bau menyengat, tengik, atau asam karena bisa jadi daging sudah mengalami proses pembusukan.

Setelah berhasil memilih, jangan lupa perhatikan cara pengolahannya di rumah. Rebus daging sesegera mungkin setelah sampai di rumah, hindari untuk mencucinya terlebih dahulu. Hal ini disebabkan karena bakteri dan virus dalam daging berpotensi menyebar jika terkena air. Jadi, cara yang benar adalah segera rebus daging sebelum diolah untuk mencegah terpapar virus dan bakteri yang lebih banyak.

Dengan adanya tuntunan diatas, ibu-ibu jangan takut untuk mengkonsumsi daging ya, tetap sajikan daging sapi sebagai menu andalan untuk keluarga tercinta. Selamat mencoba ya!

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru