spot_img

BERITA UNGGULAN

Israel-Hamas Sepakat Gencatan Senjata untuk Bebaskan Sandera

SuaraPemerintah.ID – Israel dan Hamas menyetujui kesepakatan untuk melakukan gencatan senjata selama empat hari untuk membebaskan para tahanan dan sandera dari kedua belah pihak.

Apabila kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi oleh Qatar ini diimplementasikan — maka ini akan menjadi terobosan diplomatik terbesar dan jeda besar pertama sejak pertempuran dimulai.

Dikutip dari Axios, setelah menghabiskan lebih dari lima jam diskusi dengan para anggota kabinet kemarin, akhirnya Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengkonfirmasi persetujuan gencatan senjata tersebut.

Namun, dia menegaskan bahwa gencatan senjata itu bukan berarti perang berakhir.

Perang, kata Netanyahu, akan terus berlanjut setelah jeda gencatan senjata selesai, hingga Hamas dihancurkan, seluruh sandera Israel dibebaskan, dan tidak ada seorang pun di Gaza yang dapat mengancam Israel.

Selain itu, Netanyahu juga mengapresiasi sekutu dekatnya, Presiden Amerika Serikat Joe Biden, atas bantuannya selama beberapa hari terakhir dalam merampungkan kesepakatan tersebut.

“Kesepakatan itu telah diperbaiki sehingga mencakup lebih banyak sandera dengan biaya yang lebih rendah. Presiden Biden membantu dan saya berterima kasih kepadanya untuk itu,” pungkasnya, dilansir dari Kumparan

Adapun kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza terdiri dari dua tahap. Pada tahap pertama, Hamas diharapkan membebaskan sekitar 50 wanita dan anak-anak Israel yang disandera di Gaza.

Sebaliknya, Israel diharapkan membebaskan sekitar 150 tahanan Palestina — yang sebagian anak-anak dan wanita. Semua ini perlu dilaksanakan dalam kurun waktu jeda empat hari.

Pada tahap kedua, Hamas diperbolehkan membebaskan puluhan anak-anak, wanita, dan lansia sebagai imbalan untuk memperpanjang durasi gencatan senjata selama beberapa hari.

Terlepas dari pembebasan tahanan dan sandera, kesepakatan yang disetujui kabinet Israel juga mengizinkan masuknya sekitar 300 truk berisi bantuan kemanusiaan per hari ke Gaza melalui Mesir.

Menurut pejabat Israel, pasokan lebih banyak bahan bakar juga bakal diizinkan masuk selama empat hari jeda pertempuran itu. Meski telah disetujui, hingga berita ini dirilis belum disepakati kapan kesepakatan gencatan senjata bakal diimplementasikan.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekt@suarapemerintah.id

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru