Bupati Bogor Rudy Susmanto membuka Lintas Sentul Trail Run 2026 di Paseban Garden Hills Campground Megamendung (10/1) melibatkan 1.400 pelari nasional dan internasional untuk menggerakkan pariwisata serta pendapatan warga.
Ajang ini menghadirkan kategori Lima, Sepuluh, 21, dan 36 kilometer untuk memberi ruang partisipasi pelari pemula hingga atlet profesional.
Kegiatan tersebut menarik ribuan kunjungan ke kawasan Puncak sehingga homestay, hotel, warung makan, dan jasa transportasi lokal mencatat lonjakan transaksi sejak sehari sebelum lomba.
Rudy menyatakan kegiatan olahraga terbuka mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat tanpa harus membangun infrastruktur baru.
“Terima kasih kepada Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia, event ini membuat objek wisata ramai, ekonomi bergerak, dan semua peserta bahagia serta sehat,” ujar Rudy.
Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia Kabupaten Bogor Rieke Iskandar mencatat pendaftaran ditutup sejak November 2025 karena kapasitas lokasi hanya mampu menampung 1.400 peserta.
Antusiasme tinggi itu mendorong banyak warga sekitar membuka parkir mandiri, penyewaan kamar, serta penjualan makanan dan minuman sepanjang lintasan lomba.
Rieke menyebut data Badan Pusat Statistik tahun 2025 menunjukkan kunjungan wisata ke Kabupaten Bogor tertinggi di Jawa Barat karena daya tarik event olahraga berbasis alam.
“Hotel di Sentul, Cibinong, dan Kota Bogor penuh oleh pelari dan pendamping,” ujar Rieke.
Warga Megamendung Siti Nurhayati meraih pendapatan dua kali lipat dari biasanya setelah membuka lapak minuman dan makanan ringan di sekitar lokasi start.
“Saya biasanya dapat Rp300 ribu, sekarang lebih dari Rp600 ribu,” ujar Siti.
Rangkaian trail run ini menjadi solusi promosi wisata berbasis aktivitas sehat yang memberi manfaat langsung bagi ekonomi keluarga di kawasan Puncak dan sekitarnya.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News


.webp)
















