Menindaklanjutai arahan Bupati Tabalong, H. Fani, pada Rapat Koordinasi Pemerintah Kabupaten Tabalong tanggal 27 April 2026, pemerintah Kabupaten Tabalong terus memperkuat langkah-langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok. Hal ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tabalong, Hj. Hamida Munawarah, di Aula Rapat BPKAD Tabalong, Rabu (29/04/2026).
Rapat yang dihadiri oleh seluruh anggota Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tabalong dari berbagai SKPD terkait, Kepala Bank Kalsel Cabang Tanjung, serta Plt. Direktur Operasional Perumda Tabalong Jaya Persada ini, memfokuskan perhatian pada pergerakan harga sejumlah komoditas kunci.
Respons Cepat Melalui Operasi Pasar Berdasarkan pantauan terkini, terdapat empat komoditas yang menjadi perhatian utama pemerintah daerah, yakni Beras Banjar, LPG, Minyak Goreng, dan Gula Pasir. Menanggapi dinamika harga pada komoditas tersebut, Sekda Hamida Munawarah memberikan instruksi tegas kepada jajaran TPID untuk segera melakukan langkah konkret.
“Kami menginstruksikan agar segera dilaksanakan Operasi Pasar untuk komoditas-komoditas yang saat ini menjadi perhatian. Langkah ini penting untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga dan inflasi di Tabalong tetap terkendali,” ujar Hj. Hamida Munawarah di sela-sela rapat.
Aplikasi PIRAMIDA: Sistem Peringatan Dini yang Responsif Selain aksi di lapangan, Pemkab Tabalong kini memiliki senjata baru berbasis digital dalam memantau inflasi, yaitu aplikasi PIRAMIDA (Pemantauan Inflasi dan Rekomendasi Pimpinan Daerah). Inovasi ini berfungsi sebagai Early Warning System (EWS) yang memberikan notifikasi otomatis jika harga harian komoditas di pasar melampaui ambang batas yang telah ditentukan.
Sekda menyampaikan bahwa aplikasi ini merupakan jawaban atas kebutuhan data yang akurat dan real-time. Meski baru saja dibahas secara mendalam dalam koordinasi ini, PIRAMIDA sejatinya telah diujicobakan dengan menggunakan data historis sejak tahun 2025 untuk memastikan keandalan sistemnya.
“Aplikasi PIRAMIDA ini sangat dinanti-nantikan oleh pimpinan karena sangat membantu sekali dalam proses pengambilan keputusan yang cepat dan tepat dalam rangka pengendalian inflasi di Tabalong,” tegasnya.
Dorong Inovasi Daerah di Ajang IGA Pemanfaatan PIRAMIDA diproyeksikan menjadi salah satu inovasi unggulan Kabupaten Tabalong untuk dilaporkan dalam ajang Innovative Government Award (IGA). Keunggulan utama yang ditawarkan adalah transformasi birokrasi dari model pemantauan manual menuju sistem berbasis data yang mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan secara instan.
Dengan adanya sistem peringatan dini ini, keterlambatan dalam merespons kenaikan harga dapat diminimalisir. Dampak nyata yang dirasakan adalah proses pengambilan keputusan yang jauh lebih cepat, akurat, dan terukur, sehingga gejolak harga di tingkat masyarakat dapat segera diredam sebelum meluas.
Melalui koordinasi rutin dan penguatan inovasi digital ini, TPID Kabupaten Tabalong optimis dapat terus mempertahankan tren positif pengendalian inflasi daerah di masa mendatang.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News


.webp)
















