Beranda blog Halaman 1001

Indonesia dan Singapura Siapkan Investasi USD10 Miliar untuk Energi Hijau

Pemerintah Indonesia dan Singapura menyiapkan investasi mencapai lebih dari USD10 miliar dalam mentransformasi kebijakan pengembangan energi berbasis ramah lingkungan. Dana investasi tersebut akan digunakan untuk membangun rantai pasok panel surya, mematenkan teknologi penangkapan karbon (Carbon Capture Storage/CCS) dan merintis kawasan industri hijau.

“Penandatanganan 3 MoU (Memorandum of Understanding) Indonesia dan Singapura hari ini membawa keuntungan kedua negara. Investasi yang dibutuhkan merealisasikan kerja sama tersebut diperkirakan di atas USD10 milar,” kata Bahlil usai prosesi penandatanganan MoU di kantor Kementerian ESDM, Jumat (13/6).

Besaran angka investasi tersebut, sambung Bahlil, menegaskan komitmen kedua pemerintah dalam menempatkan isu energi bersih sebagai prioritas kebijakan dan peluang bisnis di kawasan Asia Tenggara.

Skema modal hingga USD10 miliar tersebut terbagi dalam tiga langkah strategis. Pertama, pembangunan instalasi besar-besaran panel surya. Kedua, investasi pada fasilitas CCS yang menjanjikan posisi Indonesia dan Singapura sebagai pionir regional. Ketiga, pendirian kawasan industri hijau yang akan menyatukan rantai pasok manufaktur, teknologi, dan logistik dengan standar rendah emisi karbon.

Menurut Bahlil, suntikan investasi ini diproyeksikan mampu menciptakan ekosistem ekonomi baru. Puluhan ribu lapangan kerja akan tercipta, mulai dari tahap manufaktur panel dan BESS (Battery Energy Storage System), hingga operasional dan pemeliharaan. Di sisi fiskal, pemerintah memperkirakan tambahan devisa hingga USD6 miliar per tahun, serta peningkatan penerimaan negara senilai ratusan juta dolar dari sektor pajak.

Untuk menjamin realisasi investasi, Indonesia dan Singapura membentuk satuan tugas bersama, Satuan Tugas (Satgas) Energi Baru Terbarukan (EBT) Lintas Batas, yang dipimpin langsung oleh Menteri ESDM dan Menteri Perdagangan dan Industri Singapura. Nantinya, tim ini bertugas merumuskan rencana aksi, mulai detail teknis pembangunan, skema pendanaan, hingga tata kelola kawasan industri hijau yang berkelanjutan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prediksi Cuaca Jakarta Hari Ini: Hujan Ringan hingga Cerah Sepanjang Hari

Warga DKI Jakarta diimbau untuk mempersiapkan diri menghadapi variasi cuaca hari ini. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca di wilayah ibu kota akan didominasi hujan ringan hingga cerah berawan sepanjang Senin, 16 Juni 2025.

Mengutip laman resmi BMKG, hujan ringan diprediksi turun sejak pagi hari di hampir seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Memasuki siang hari, langit cerah mulai terlihat di sejumlah wilayah seperti Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan. Namun, Jakarta Timur diperkirakan masih akan diguyur hujan ringan.

Pada sore hari, hujan ringan berpotensi kembali turun di Kepulauan Seribu. Sementara wilayah lainnya—yakni Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan—diprediksi mengalami cuaca cerah. Jakarta Timur akan berada di bawah langit cerah berawan.

Menjelang malam, sebagian besar wilayah DKI Jakarta akan berawan hingga cerah berawan. Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan diprakirakan cerah berawan, sedangkan Jakarta Utara dan Jakarta Barat akan mengalami cuaca berawan. Hujan ringan masih berpeluang turun di Jakarta Timur.

BMKG juga mencatat suhu udara di Jakarta hari ini berada dalam kisaran 24 hingga 31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan antara 65% hingga 96%. Kondisi ini dinilai cukup normal untuk wilayah Jakarta pada musim peralihan.

Dengan potensi hujan ringan yang masih membayangi beberapa wilayah, warga diimbau untuk tetap membawa perlengkapan pelindung diri seperti payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar ruangan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kemenkeu Bentuk 3 Unit Strategis Baru untuk Transformasi Ekonomi

Menteri Keuangan (Menkeu) melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Kementerian Keuangan, pada Jumat (13/6), di Kantor Pusat Kementerian Keuangan. Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penguatan organisasi guna menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks.

Pelantikan ini juga menandai kehadiran tiga unit strategis baru yaitu Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF), Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK), serta Badan Teknologi Informasi dan Intelijen Keuangan (BTIIK).

“Hari ini saya melantik 139 pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II atau setara, yang tersebar di 13 unit eselon satu, unit non eselon, serta badan layanan umum di lingkungan Kementerian Keuangan,” ujar Menkeu dalam sambutannya.

DJSEF diharapkan menjadi motor utama dalam perumusan kebijakan fiskal makro yang adaptif terhadap dinamika global dan prioritas pembangunan nasional. Sementara itu, DJSPSK akan memperkuat stabilitas dan pendalaman sektor keuangan sebagai bagian dari implementasi UU P2SK.

BTIIK dibentuk untuk memperkuat kecerdasan digital dan analisis berbasis data dalam tata kelola keuangan negara. Unit ini akan memetakan risiko dan tren strategis, sekaligus mendorong inovasi kebijakan berbasis teknologi informasi.

“Seluruh tujuan baik dan cita-cita membutuhkan keuangan negara yang dikelola secara profesional, kompeten, dan berintegritas,” tegas Menkeu.

Dengan pembentukan unit-unit baru ini, Menkeu mengatakan bahwa Kemenkeu mempertegas komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang tangguh, responsif, dan siap menjawab tantangan ekonomi masa depan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

PHK Massal di Industri Media, Komdigi Tanggapi dan Siapkan Solusi

Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital Ismail, menegaskan bahwa di tengah derasnya arus transformasi digital, keberadaan media konvensional masih sangat penting dan dibutuhkan sebagai pilar demokrasi dalam menjaga kualitas informasi di ruang publik. Pemerintah tengah menyiapkan sejumlah langkah kebijakan untuk menciptakan keseimbangan yang adil antara media konvensional dan media digital.

Salah satu langkah konkret melalui revisi sejumlah regulasi yang memungkinkan terciptanya level playing field antara media digital dan konvensional. Regulasi baru ini diperlukan agar perkembangan industri media tidak timpang dan tetap dapat berjalan seimbang antara kebutuhan kuantitas di media digital dan konvensional.

“Pemerintah sedang melakukan review berbagai regulasi, bahkan sedang diwacanakan sampai ke tingkat undang-undang tujuannya agar tercipta keseimbangan antara dua ekosistem media ini. Harmonisasi kebijakan ini penting untuk memastikan kedua jenis media dapat berjalan berdampingan secara sehat,” ungkapnya dalam webinar bertajuk “Badai PHK Media Terjang Indsutri Media, Salah Siapa?” yang digelar Universitas Mercu Buana, secara virtual dari Jakarta, Sabtu (14/6/2025).

Ismail menyoroti tantangan yang dihadapi oleh para pekerja media konvensional, termasuk ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) yang kian meluas akibat ketimpangan perkembangan industri media. Pemerintah dalam hal ini menyadari persoalan tersebut dan tengah merumuskan langkah-langkah strategis guna melindungi pekerja media sekaligus menjaga keberlangsungan industri.

“Kami dari Kementerian Komdigi dan Menteri Ketenagakerjaan bersepakat untuk menemukan sebuah upaya yang konstruktif agar gelombang PHK pekerja media ini ada solusinya, ada jalan keluarnya. Tentu kita mengingatkan peraturan yang masih berlaku, industri media televisi dan lainnya mengindahkan, tidak semena-mena melakukan PHK. Kaedah di aturan terkait tenaga kerjaan ini perlu dilaksanakan dengan baik,” jelasnya.

Menurut Ismail, perubahan industri media merupakan sebuah keniscayaan dari perkembangan teknologi digital dan perubahan gaya hidup masyarakat secara global. Perubahan ini tidak hanya mengubah cara masyarakat mengakses informasi, tetapi juga mendorong penyesuaian model bisnis media serta pola konsumsi iklan.

“Dengan hadirnya teknologi digital, terjadi perubahan besar dalam perilaku masyarakat, termasuk dalam cara mereka mengakses berita. Generasi muda kini lebih banyak memanfaatkan media digital, sehingga media konvensional terutama televisi, mengalami penurunan jumlah penonton,” jelasnya

Sekjen Komdigi menegaskan bahwa media konvensional tetap memiliki peran strategis dalam memastikan kualitas dan akurasi informasi di tengah banjir konten digital yang belum tentu terverifikasi. Menurutnya, media konvensional selama ini masih memegang teguh kaidah-kaidah etika jurnalistik dan prinsip verifikasi berita yang ketat.

“Media konvensional atau media mainstream tetap menjadi rujukan kebenaran berita karena mengikuti kaidah etika jurnalistik yang benar. Ini penting, karena sekarang kita menghadapi dikotomi antara informasi yang mudah diproduksi di media digital dengan kualitas informasi yang kadang diragukan,” jelasnya.

Ismail mengajak seluruh pemangku kepentingan baik dari kalangan industri media, pekerja, maupun akademisi untuk terlibat aktif dalam perumusan kebijakan yang lebih adaptif terhadap dinamika industri media masa kini.

“Sekali lagi perubahan ini sebuah keniscayaan, yang penting adalah bagaimana kita cepat beradaptasi, meningkatkan kompetensi, dan pemerintah hadir untuk menjaga keseimbangan industri media sekaligus melindungi kepentingan demokrasi bangsa,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Layanan SIM Keliling Jakarta Kembali Hadir, Ini Lokasi dan Syaratnya

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali menghadirkan layanan SIM Keliling bagi warga Jakarta yang ingin melakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM). Layanan ini dibuka mulai hari Senin, 10 Juni 2025, dan beroperasi setiap hari kerja pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Melalui informasi resmi yang dibagikan akun X (Twitter) @TMCPoldaMetro, masyarakat kini bisa memanfaatkan layanan SIM Keliling di lima lokasi strategis yang tersebar di wilayah DKI Jakarta. Berikut lokasi SIM Keliling terbaru:

  • Jakarta Timur: Mall Grand Cakung

  • Jakarta Utara: LTC Glodok

  • Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata

  • Jakarta Barat: Mall Citraland

  • Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng

Syarat Perpanjangan SIM di Layanan SIM Keliling

Untuk melakukan perpanjangan SIM melalui layanan keliling ini, pemohon diwajibkan membawa sejumlah dokumen, yaitu:

  • KTP asli dan fotokopi

  • SIM asli dan fotokopi yang masih berlaku

  • Mengisi formulir permohonan

  • Melakukan tes kesehatan di lokasi layanan

Perlu dicatat, layanan ini hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih dalam masa berlaku. Jika masa berlaku SIM sudah habis, pemilik harus mengajukan permohonan pembuatan SIM baru di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat.

Biaya Perpanjangan SIM Sesuai Aturan

Biaya perpanjangan SIM merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), yaitu:

  • Rp80.000 untuk SIM A

  • Rp75.000 untuk SIM C

Dengan kemudahan akses lokasi dan waktu operasional yang fleksibel, layanan SIM Keliling ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat Jakarta dalam memperpanjang masa berlaku SIM mereka secara cepat dan efisien.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Jadwal Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini, Cek Lokasi dan Syaratnya

Polda Metro Jaya kembali menghadirkan layanan Samsat Keliling untuk mempermudah masyarakat di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) dalam membayar pajak kendaraan bermotor (PKB), Senin (tanggal disesuaikan).

Melalui akun X (Twitter) resmi TMC Polda Metro Jaya, diinformasikan bahwa gerai Samsat Keliling tersedia di berbagai titik strategis mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, tergantung lokasi. Berikut daftar lengkap lokasi layanan Samsat Keliling hari ini:

Jakarta:

  • Jakarta Pusat: Halaman parkir Samsat Jakarta Pusat & Lapangan Banteng (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Utara: Samsat Jakarta Utara & Masjid Al-Musyawarah Kelapa Gading (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Barat: Mal Citraland (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Selatan: Samsat Jakarta Selatan (08.00–15.00 WIB) & TMP Kalibata (09.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Timur: Samsat Jakarta Timur (08.00–15.00 WIB) & Pasar Induk Kramat Jati (08.00–14.00 WIB)

Tangerang dan Sekitarnya:

  • Kota Tangerang: Samsat Kota Tangerang (08.00–14.00 WIB)

  • Serpong: Samsat Serpong (08.00–15.00 WIB) & Mal ITC BSD (16.00–19.00 WIB)

  • Ciledug: Kantor Kecamatan Pinang & Metland Cyber Puri (09.00–14.00 WIB)

  • Ciputat: Kantor Kelurahan Pondok Betung (09.00–12.00 WIB)

  • Kelapa Dua: GTown Square Gading (08.00–14.00 WIB)

Bekasi dan Depok:

  • Kota Bekasi: Samsat Kota Bekasi (08.00–14.00 WIB)

  • Kabupaten Bekasi: Samsat Kabupaten Bekasi (09.00–14.00 WIB)

  • Depok: Samsat Depok (08.00–14.00 WIB)

  • Cinere: Samsat Cinere (08.00–12.00 WIB)

Syarat dan Ketentuan Pembayaran Pajak Kendaraan

Layanan Samsat Keliling ini hanya melayani pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor. Untuk perpanjangan STNK lima tahunan atau penggantian pelat nomor, wajib pajak harus mendatangi kantor Samsat terdekat.

Wajib pajak yang ingin memanfaatkan layanan ini diharapkan membawa dokumen berikut:

  • KTP asli dan fotokopi

  • STNK asli dan fotokopi

  • BPKB asli dan fotokopi

Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Meski pandemi sudah mereda, Polda Metro Jaya tetap mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak saat berada di lokasi Samsat Keliling.

Dengan hadirnya layanan Samsat Keliling ini, diharapkan pembayaran pajak kendaraan menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien bagi warga Jadetabek.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Bupati Lucky Hakim Dukung Langkah KLH Kurangi Emisi dan Timbulan Sampah di Indramayu

Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya dalam mendukung program-program strategis pemerintah pusat dalam menjaga kelestarian lingkungan, termasuk pengurangan timbulan sampah serta pengendalian polusi udara akibat emisi gas buang.

Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, di Kabupaten Indramayu, Jumat (13/6/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lucky Hakim menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Indramayu telah melakukan berbagai langkah konkret, di antaranya melalui program sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah dari rumah tangga, serta optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Selain itu, Pemkab juga tengah mendorong pengembangan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF), yakni pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan.

“Kami terus mengedukasi masyarakat untuk tidak membakar sampah secara sembarangan karena asap dari pembakaran terbuka sangat berkontribusi terhadap pencemaran udara,” ungkap Bupati Lucky Hakim.

Lebih lanjut, Bupati Lucky Hakim menyatakan kesiapan Pemkab Indramayu dalam mengimplementasikan seluruh program nasional yang tertuang dalam visi besar pembangunan nasional, termasuk dalam *Asta Cita* Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

“Walaupun fokus utama kami di Indramayu adalah penguatan sektor ketahanan pangan, namun aspek perlindungan lingkungan hidup tetap menjadi perhatian penting. Keduanya harus berjalan beriringan,” tegas Bupati Lucky Hakim.

Untuk menekan pencemaran udara di kawasan perkotaan, Pemkab Indramayu juga berencana menggelar program Car Free Day (CFD) secara rutin di pusat kota. Program ini diharapkan dapat menekan polusi udara, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat dan penggunaan transportasi ramah lingkungan.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menyampaikan bahwa kualitas udara di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta, menunjukkan trend penurunan yang cukup mengkhawatirkan. Hal ini disebabkan oleh tingginya emisi gas buang dari kendaraan bermotor, aktivitas industri, dan pembakaran sampah terbuka.

“Data menunjukkan bahwa salah satu sumber utama pencemaran udara berasal dari sektor industri, di mana terdapat sekitar 4.000 cerobong asap di kawasan industri yang harus kami awasi secara ketat. Pembakaran sampah secara ilegal (illegal burning) juga menyumbang sekitar 14% pencemaran udara, sementara kegiatan konstruksi berkontribusi sebesar 13%,” jelas Hanif saat melakukan peninjauan ke Pertamina RU VI Balongan, Indramayu.

Sebagai langkah konkret, Kementerian Lingkungan Hidup terus mendorong Pertamina dan penyedia bahan bakar lainnya untuk memproduksi BBM dengan kandungan sulfur rendah yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, KLH (KLH) juga meminta dukungan dari seluruh pihak, baik pemerintah daerah, sektor swasta, maupun masyarakat, untuk bersama-sama menekan laju pencemaran udara melalui kebijakan dan tindakan yang lebih ramah lingkungan.

Menteri Hanif juga menegaskan bahwa setiap pihak memiliki tanggung jawab hukum dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Kami ingatkan bahwa sesuai Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, terdapat konsekuensi hukum bagi siapa pun yang lalai atau melanggar ketentuan yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan upaya pelestarian lingkungan di Indonesia dapat berjalan optimal dan berkelanjutan demi generasi masa depan.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kemenkes Perkuat Fellowship TBC untuk Atasi Krisis Dokter Paru di Indonesia

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI memperkuat program fellowship tuberkulosis (TBC) dan infeksi mikobakterium lainnya sebagai solusi untuk mengatasi kekurangan dokter spesialis paru di Indonesia. Program ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan tenaga ahli dalam penanganan TBC, yang masih menjadi masalah serius baik di tingkat nasional maupun global.
Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dante Saksono Harbuwono, menegaskan bahwa penanganan TBC merupakan salah satu mandat prioritas dari Presiden Prabowo Subianto kepada Kementerian Kesehatan.
“Kita berupaya menurunkan angka tuberkulosis ini hingga 50 persen,” ujarnya.
TBC masih menjadi penyebab jutaan kematian setiap tahun, terutama pada kelompok usia produktif. Selain berdampak pada kesehatan, TBC juga memberikan beban besar terhadap ekonomi nasional.
Untuk itu, pemerintah menetapkan penanggulangan TBC sebagai prioritas nasional lintas sektor—mulai dari dunia pendidikan, praktisi kesehatan, hingga peran aktif masyarakat dan LSM.
Salah satu langkah strategis adalah peningkatan profesionalisme dokter melalui program fellowship.
“Program fellowship ini menjadi program penting terutama bagi masyarakat di daerah untuk menangani TBC secara paripurna,” ujar Prof. Dante.
Saat ini, tiga pusat fellowship telah berjalan di Jakarta, Surabaya, dan Medan, dengan jumlah lulusan sekitar 10–11 dokter per semester. Namun, Indonesia baru memiliki sekitar 360 dokter spesialis paru secara nasional.
“Kalau tidak dipercepat melalui fellowship ini, kita tidak bisa mengharapkan seluruh kabupaten kota di Indonesia yang berjumlah 514 memiliki dokter spesialis paru,” jelasnya.
Direktur Utama RS Persahabatan Prof. dr. Agus Dwi Susanto menyambut positif program ini. Ia mengatakan RS Persahabatan telah memiliki laboratorium mikrobiologi yang terstandar dan poliklinik terpadu untuk TBC dan non-TBC dalam satu gedung.
Ruangan ini menggunakan mekanisme tekanan negatif dan kita juga sudah mendapatkan standar akreditasi.
“Kami siap mendukung program fellowship yang bekerja sama dengan kolegium mikrobiologi klinik,” tuturnya.
Ketua Kolegium Mikrobiologi Klinik, dr. Yulia Rosa Saharman, menyatakan program ini penting untuk mempercepat pemerataan dokter spesialis mikrobiologi klinik, khususnya di luar Pulau Jawa.
“Kami menekankan pentingnya mikrobiologi klinik berjenjang mulai tingkat dasar hingga tingkat lanjut agar diagnosis cepat dan akurat dapat diakses seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Yulia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung keberlanjutan program ini.
“Kami memohon arahan dan dukungan dari Kementerian Kesehatan agar program bisa berjalan secara berkesinambungan dan menjadi bagian integral dari transformasi sistem pelayanan laboratorium klinis nasional,” katanya.
Ketua Konsil Kesehatan Indonesia (KKI), drg. Arianti Anaya, menegaskan bahwa KKI aktif menyusun standar kompetensi, profesi, serta kurikulum pelatihan terkait TBC bersama kolegium.
“Program ini dikelola oleh Kolegium Mikrobiologi di bawah KKI, bekerja sama dengan rumah sakit pendidikan seperti RS Persahabatan,” ujarnya.
Ia berharap program ini dapat terus dikembangkan hingga ke jenjang kompetensi yang lebih tinggi, sebagai solusi konkret mengisi kekosongan dokter spesialis maupun subspesialis.
“Ini adalah program besar yang dilakukan kolegium untuk menyegerakan solusi bagi kebutuhan tenaga kesehatan,” tuturnya
Ketua Kolegium Kesehatan Indonesia, dr. Supriyanto Dharmoredjo, menambahkan bahwa fellowship TBC merupakan bagian dari strategi nasional eliminasi TBC 2030. Model pengembangan SDM berbasis kebutuhan nasional terus diperluas dan diintegrasikan dengan transformasi sistem kesehatan.

“Kami percaya sinergi antar institusi adalah kunci sukses pembangunan kesehatan berbasis SDM yang kokoh dan berkelanjutan,” katanya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Indonesia-Singapura Sepakat Bangun Kawasan Industri Berkelanjutan

Pemerintah Indonesia dan Singapura menandatangani tiga Memorandum Saling Pengertian (Memorandum of Understanding/MoU) terkait pengembangan energi ramah lingkungan. Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dengan Menteri Energi dan Ilmu Pengetahuan & Teknologi Singapura Tan See Leng. Penandatanganan kerja sama ini diharapkan dapat memberikan keuntungan untuk kedua belah pihak dan dapat menjadi model bagi kerja sama regional lainnya.

“Hari ini adalah hari yang sangat bersejarah dalam proses panjang untuk menunjukkan komitmen antara Pemerintah Singapura dan Indonesia dalam melakukan kerja sama pada energi hijau, khususnya ada 3 poin, yaitu perdagangan listrik energi yang bersih, kemudian CCS (Carbon Capture Storage), dan yang ketiga adalah kita membangun kawasan industri hijau bersama di Kepri (Provinsi Kepulauan Riau),” ujar Bahlil pada seremoni penandatanganan MoU, di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (13/6).

Kerja sama pengembangan energi ramah lingkungan antar kedua negara ini dituangkan dalam 3 MoU tentang Zona Industri Berkelanjutan (Sustainable Industrial Zone/SIZ); MoU Interkoneksi dan Perdagangan Listrik Lintas Batas, Teknologi Energi Terbarukan dan Rendah Karbon, serta Efisiensi dan Konservasi Energi; dan MoU Kerja Sama Penangkapan dan Penyimpanan Karbon Lintas Batas.

Ditegaskan Bahlil, kesepakatan Indonesia dan Singapura ini mencerminkan tekad kuat, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan energi dan mencapai target iklim masing-masing negara, tetapi juga untuk mencapai kemakmuran bersama dan keberlanjutan regional. Kerja sama yang dilakukan, kata Bahlil, harus menguntungkan kedua belah pihak.

“Hubungan kerja samanya harus kita lakukan tapi win-win. Kita kirim listrik ke saudara kita di Singapura, sekarang dalam hasil negosiasi, nanti Pemerintah Singapura bersama-sama dengan Indonesia untuk membangun kawasan industri bersama, agar maju bersama-sama. Kita membangun hilirisasi di sini dan teman-teman kita di sana, saudara-saudara kita di Singapura, ya kita kirim energi baru terbarukan,” tutur Bahlil.

Salah satu kerja sama yang disoroti adalah MoU tentang Zona Industri Berkelanjutan, yang akan mendorong pengembangan kawasan industri hijau, khususnya di wilayah Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) di Provinsi Kepulauan Riau. Kawasan industri ini dibangun untuk menarik investasi energi baru dan terbarukan serta mendukung perdagangan listrik lintas batas. Sebagai langkah awal, dilakukan pembentukan SIZ Taskforce bersama, dengan Kementerian ESDM sebagai co-chair dari pihak Indonesia, yang akan memastikan realisasi ruang lingkup industri rendah karbon dan berkelanjutan, serta didukung oleh infrastruktur dan iklim investasi yang kondusif.

Adapun ruang lingkup industri di SIZ yaitu energi rendah karbon dan penyimpanan/baterai, industri berkelanjutan dan industri pendukung, logistik serta sektor yang relevan lainnya. Selain itu akan dilakukan pula upaya peningkatan iklim investasi berupa penyediaan infrastruktur pendukung, perizinan yang lebih sederhana, dukungan lintas sektor, dan keamanan dan kepercayaan aliran data lintas batas.

MoU lainnya yang ditandatangani adalah tentang Interkoneksi dan Perdagangan Listrik Lintas Batas, Teknologi Energi Terbarukan dan Rendah Karbon, serta Efisiensi dan Konservasi Energi. MoU ini adalah langkah strategis untuk memperkuat kerja sama di sektor kelistrikan. Kerja sama ini dilatarbelakangi oleh keinginan Singapura untuk mendapatkan pasokan listrik bersih dari Indonesia, yang akan mendukung industri hijau di kedua negara dan secara signifikan menurunkan emisi karbon melalui pemanfaatan energi terbarukan.

Sementara, MoU dalam Penangkapan dan Penyimpanan Karbon Lintas Batas dilakukan dengan pertimbangan Indonesia memiliki potensi penyimpanan karbon yang melimpah di formasi geologi yang telah habis masa operasinya, sementara Singapura membutuhkan opsi penyimpanan karbon lintas batas karena keterbatasan geografisnya. MoU ini akan menjadi landasan hukum dan teknis untuk penangkapan, transportasi, dan penyimpanan CO2 secara lintas batas, berdasarkan aturan akuntansi karbon internasional.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menhan RI Terima Kunjungan Menhan Pakistan dan Azerbaijan, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral

Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) dari dua menteri negara sahabat di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Kamis (12/6/2025). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kerja sama bilateral dalam bidang pertahanan, pendidikan militer, dan pengembangan sumber daya manusia.

Diawali kunjungan oleh Menteri Produksi Pertahanan Republik Islam Pakistan, H.E. Muhammad Raza Hayat Harraj. Dalam semangat memperingati 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Pakistan, kedua pihak menyampaikan komitmen untuk terus mempererat kerja sama pertahanan yang konstruktif dan strategis, guna mendorong stabilitas serta kemajuan kawasan.

Selanjutnya, Menhan RI menerima Menteri Industri Pertahanan Azerbaijan, H.E. Vugar Valeh Oglu Mustafayev. Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri membahas berbagai potensi penguatan kerja sama bilateral, khususnya di bidang industri pertahanan, pendidikan militer, dan pengembangan sumber daya manusia. Diskusi berlangsung dengan semangat saling mendukung untuk menciptakan kolaborasi yang saling menguntungkan di masa depan.

Rangkaian courtesy call ini merupakan bagian dari kegiatan Indo Defence 2025 sebagai bentuk penguatan kerja sama bidang pertahanan kedua negara.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News