Beranda blog Halaman 1053

Lepas PPIH Arab Saudi, Menag: Petugas Haji Pekerjaan Suci, Layani Jemaah dengan Baik

Menteri Agama atau Menag Nasaruddin Umar melepas Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, 1446 H/ 2025 M, di Asrama Haji, Cipondoh, Tangerang.

Pelepasan petugas ditandai penyerahan pataka bendera Merah Putih oleh Menag Nasaruddin Umar kepada Kolonel Harun Alrasyid yang bertugas sebagai Kepala Bidang Pelindungan Jemaah (Linjam).

Menag Nasaruddin Umar mengucapkan selamat kepada seluruh petugas haji yang akan berangkat melayani jemaah haji.

“Ini sejarah dalam hidup. Belum tentu, teman-teman bisa melaksanakan haji tahun depan. Seluruh petugas harus bersykur. Betapa banyak orang yang ingin menjadi petugas haji, yang dipanggil hanya teman-seman semua,” kata Menag Nasaruddin Umar di Cipondoh, Kamis (7/5/2025).

“Jika Allah Swt menghendaki, banyak cara Tuhan mengundang Bapak/Ibu. Saya mohon, kita harus berhusnudzon. Bisa jadi, petugas haji ini bagian dari do’a orangtuanya,” sambung Menag Nasaruddin Umar.

Maka dari itu, lanjut Menag Nasaruddin, bagi para petugas haji yang mungkin orangtuanya belum sempat berhaji, ingat kedua orangtuanya, doakan, jangan-jangan ini berkat doa orangtuanya.

“Jadikan pekerjaan ini pekerjaan suci. Di sini ada polisi, Tentara, pimpinan pondok, pegawai, petugas kesehatan, dan wartawan. Saudara semuanya harus fokus. Gunakan kacamatakuda, niat lillahi ta’ala. Tugas kita disini, bukan berdagang, nampang, mencari peluang lain, bukan cari jodoh. Tapi, melayani jemaah dengan baik,” terang Menag Nasaruddin Umar.

Menag Nasaruddin Umar juga mengingatkan seluruh petugas harus melakukan pembersihan diri, mandi taubat. Tiba di Tanah Suci, Sholat Taubat 2 rakaat, pada sujud terakhir, serahkan diri kepada Allah Swt. Mana tau pernah melakukan dosa besar, berzina, memfitnah, durhaka kepada orangtua.

“Anggaplah ini haji terakhir, siapa tahu dijemput malaikat maut. Artinya perpisahan, sapa tau umur kita sampai disini,” kata Menag Nasaruddin Umar.

Menag Nasaruddin Umar juga mengingatkan para Petugas Haji agar jangan lupa mendoakan orang banyak, kirimkan doa kepada orangtua yang sudah almarhum. Karena, Do’a itu akan menjadi parsel bagi almarhum. Bahkan, Do’akan juga Palestina, mereka semua juga saudara kita.

“Selain itu, tersenyumlah kepada yang pernah memaki-maki anda. Bersikap ikhlas, memujui Tuhan, mensyukuri. Semua hal yang dijawab dengan senyum, itu ikhlas,” terang Menag Nasaruddin Umar.

Yang tak kalah penting, menurut Menag Nasaruddin, seluruh petugas haji harus kompak. Dalam sinergi, di situ ada energi.

“Media juga harus ramah kepada sesama petugas dan jemaah. Semuanya harus saling ramah tamah,” pesan Menag Nasaruddin Umar.

Dirjen PHU, Hilman Latief menyampaikan bahwa sampai saat ini Ditjen PHU masih terus mengawal keberangkatan jemaah haji, memformulasikan kloter jemaah dari seluruh embarkasi.

“Selamat kepada para petugas. Petugas yang akan diberangkatkan ini begitu sampai Jeddah akan langsung melaksanakan Umroh. Diharapkan agar petugas siap siaga, karena akan menerima jemaah dari Madinah ke Makkah. Mudah-mudahan diberikan kesehatan. Terimakasih atas dedikasi dari semuanya,” tandas Hilman Latief.

Tampak hadir dalam pelepasan PPIH Arab Saudi ini, Sekretaris Dirjen PHU, Arfi Hatim, Direktur Bina Haji, Musta’in Ahmad, para Pejabat eselon I, II Ditjen PHU, para Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menteri Agama.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kemenag Ingatkan Jemaah Haji Tidak Membawa Barang Terlarang dalam Penerbangan

Memasuki hari ketujuh operasional haji 1446H/2025M, Kemenag kembali mengingatkan seluruh jemaah haji Indonesia untuk mematuhi ketentuan barang bawaan dalam penerbangan.

Hal ini disampaikan Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Akhmad Fauzin, dalam konferensi pers yang digelar Rabu (7/5/2025).

Fauzin menegaskan bahwa setiap jemaah hanya diperkenankan membawa bagasi tercatat maksimal 32 kilogram dan bagasi kabin maksimal 7 kilogram. Namun, terdapat sejumlah barang yang secara tegas dilarang dibawa ke dalam pesawat.
“Barang-barang yang dilarang antara lain benda tajam seperti gunting dan pisau, cairan lebih dari 100 mililiter seperti minyak gosok dan parfum, semprotan aerosol, korek api gas, benda mudah terbakar, serta power bank berkapasitas tinggi tanpa izin,” jelas Fauzin.

Ia juga mengimbau jemaah untuk tidak membawa makanan yang mudah basi atau memiliki aroma menyengat guna menjaga kenyamanan bersama selama penerbangan. Petugas akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap barang bawaan jemaah sebelum keberangkatan.

Tiga Maskapai Layani Penerbangan Jemaah Haji

Tahun ini, tiga maskapai ditunjuk untuk melayani keberangkatan dan pemulangan jemaah haji Indonesia, yaitu Garuda Indonesia, Saudi Airlines, dan Lion Air.
Garuda Indonesia akan mengangkut lebih dari 104 ribu jemaah dan petugas dengan 13 pesawat dari embarkasi Aceh, Medan, Solo, Balikpapan, Makassar, Lombok, dan sebagian Jakarta Pondok Gede.

Saudi Airlines mengoperasikan 16 pesawat untuk jemaah dari embarkasi Batam, Palembang, Jakarta-Bekasi, Kertajati, Surabaya, dan sebagian Jakarta Pondok Gede, dengan total sekitar 102 ribu jemaah dan petugas.

Sementara itu, Lion Air melayani keberangkatan dari Padang dan Banjarmasin dengan 6 armada, membawa sekitar 11.700 jemaah dan petugas.

35 Ribu Lebih Jemaah Telah Tiba di Tanah Suci

Menurut data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) hingga Selasa, 7 Mei 2025 pukul 08.00 WIB, sebanyak 92 kloter atau 35.823 jemaah haji telah tiba di Arab Saudi. “Hari ini, dijadwalkan 23 kelompok terbang dengan total 9.034 jemaah akan diberangkatkan ke Tanah Suci,” kata Fauzin.

Kemenag berharap seluruh proses keberangkatan dan ibadah haji tahun ini berjalan lancar, serta seluruh jemaah dapat melaksanakan rangkaian ibadah dengan khusyuk dan kembali ke Tanah Air dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, 8 Mei 2025: Waspadai Hujan Petir di Sore dan Malam Hari

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta hari ini, Kamis, 8 Mei 2025. Berdasarkan informasi dari situs resmi BMKG, cuaca di Ibu Kota akan mengalami variasi mulai dari cerah berawan hingga hujan disertai petir.

Cuaca Pagi hingga Siang Hari

Pada pagi hari, cuaca berawan diprediksi terjadi di wilayah Kepulauan Seribu dan Jakarta Selatan. Sementara itu, cuaca cerah berawan akan mendominasi Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. Memasuki siang hari, Kepulauan Seribu diperkirakan cerah, sedangkan Jakarta Pusat dan Jakarta Utara berawan. Jakarta Barat akan tetap cerah berawan, sementara hujan ringan berpotensi turun di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Cuaca Sore hingga Malam Hari

Warga Jakarta diminta untuk waspada pada sore hari, terutama di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur karena diperkirakan akan terjadi hujan disertai petir. Hanya Kepulauan Seribu yang masih diprediksi cerah berawan pada periode ini.

Malam harinya, cuaca berawan akan menyelimuti Kepulauan Seribu. Namun, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat diperkirakan akan kembali diguyur hujan disertai petir. Sementara itu, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur juga diprediksi mengalami cuaca serupa.

Suhu dan Kelembapan Udara

Suhu udara di Jakarta hari ini diperkirakan berkisar antara 24 hingga 31 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara relatif tinggi, yakni berada di rentang 66 hingga 95 persen.

Dengan kondisi cuaca yang cukup dinamis ini, masyarakat Jakarta diimbau untuk selalu waspada dan mempersiapkan diri menghadapi potensi cuaca ekstrem, terutama pada sore dan malam hari.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Percepat Pendaftaran Tanah di Sumut, Menteri Nusron Serahkan 875 Sertipikat Tanah

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, menyerahkan 875 sertipikat tanah dalam kunjungannya ke Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Penyerahan ini dilangsungkan dalam acara Rapat Koordinasi Pengelolaan Pertanahan dan Tata Ruang bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Sumut, di Kantor Gubernur Sumut pada Rabu (07/05/25). Penyerahan sertipikat ini menjadi simbolisasi dari percepatan pendaftaran tanah di Provinsi Sumut.

“Hari ini kami bersama Pak Gubernur Sumut, Pak Wakil Gubernur, Pak Bupati, dan beberapa Wakil Bupati melakukan rapat koordinasi yang intinya, membahas masalah percepatan sertipikasi tanah di Sumut. Dalam waktu empat tahun mendatang, kami membuat target. Saat ini capaian baru 46%, dan target minimal selama empat tahun ke depan adalah 70% tanah di Sumut sudah terdaftar dan disertipikasi,” ucap Menteri Nusron kepada awak media.

Adapun sertipikat yang diserahkan antara lain 215 Sertipikat Aset Pemerintah Provinsi Sumut, 314 Sertipikat Barang Milik Daerah milik Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumut, 64 Sertipikat Pemerintah Desa, 18 Sertipikat Gereja, 1 Sertipikat Barang Milik Negara milik Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, dan 61 sertipikat tanah wakaf.

Apresiasi lantas disampaikan oleh Nurhayati, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara yang turut menerima sertipikat pada kesempatan ini. Menurutnya, kolaborasi dari berbagai pihak telah berhasil menyelamatkan aset kampusnya yang berada di Kabupaten Serdang Bedagai.

“Alhamdulillah, kini aset tanah kampus kami telah resmi dan sah secara hukum. Ini adalah bentuk nyata dari kerja keras dan kolaborasi semua pihak, terutama tim BPN. Kami sangat menghargai perjuangan mereka yang luar biasa,” tutur Nurhayati.

Selain penyerahan sertipikat, dalam Rapat Koordinasi ini dilaksanakan pula penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara beberapa Kantor Pertanahan di Sumut dengan Pemda-nya masing-masing.

Mendampingi Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam kesempatan ini, Plt. Direktur Jenderal (Dirjen) Tata Ruang, Reny Windyawati; Dirjen Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya; Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Harison Mocodompis; Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Sumut, Sri Pranoto; serta Tenaga Ahli Menteri Bidang Bantuan Hukum dan Litigasi, M. Robi Rismansyah. Hadir pada kegiatan ini, Gubernur Sumut, Bobby Nasution beserta kepala daerah se-Provinsi Sumut; Forkopimda Provinsi Sumut.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Kamis: Cek Lokasi dan Syarat Perpanjangan SIM A dan C

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali membuka layanan SIM Keliling Jakarta untuk memudahkan masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C, Kamis (8/5). Informasi ini disampaikan melalui akun resmi X (dulu Twitter) TMC Polda Metro Jaya.

Layanan SIM Keliling ini beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, dan tersebar di lima wilayah DKI Jakarta. Masyarakat dapat mengunjungi lokasi yang terdekat untuk mengurus perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM).

Berikut daftar lokasi SIM Keliling Jakarta hari ini:

  • Jakarta Timur: Mall Grand Cakung

  • Jakarta Utara: LTC Glodok

  • Jakarta Selatan: Parkir Arion Mall, Jalan Pemuda Rawamangun

  • Jakarta Barat: Mall Citraland

  • Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng

Untuk dapat menggunakan layanan ini, pemohon diwajibkan membawa beberapa dokumen, yakni:

  • KTP asli dan fotokopinya

  • SIM lama yang masih berlaku beserta fotokopinya

  • Mengisi formulir permohonan perpanjangan

  • Mengikuti tes kesehatan yang disediakan di lokasi SIM Keliling

Perlu diperhatikan bahwa layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih aktif. Jika masa berlaku SIM sudah habis, maka pemohon harus mengajukan permohonan SIM baru di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat.

Untuk biaya perpanjangan SIM, mengacu pada PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tarif yang dikenakan adalah:

  • Rp80.000 untuk perpanjangan SIM A

  • Rp75.000 untuk perpanjangan SIM C

Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan layanan ini tepat waktu guna menghindari denda atau proses pengurusan ulang SIM baru yang lebih kompleks.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Layanan Samsat Keliling Jadetabek: Cek Lokasi dan Jam Operasional Terbaru

Untuk mempermudah masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor (PKB), Polda Metro Jaya kembali menggelar layanan Samsat Keliling di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) pada hari Kamis. Layanan ini menjadi alternatif yang praktis bagi para wajib pajak yang ingin mengurus kewajiban tahunan tanpa harus mendatangi kantor Samsat pusat.

Dilansir dari akun resmi X (sebelumnya Twitter) milik TMC Polda Metro Jaya, berikut adalah daftar lokasi dan jadwal operasional Samsat Keliling yang tersebar di berbagai wilayah Jadetabek:

Lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jakarta:

  • Jakarta Pusat: Halaman parkir Samsat Jakarta Pusat dan Lapangan Banteng, pukul 08.00–14.00 WIB.

  • Jakarta Utara: Halaman parkir Samsat dan parkir Itali Mall Artha Gading, pukul 08.00–14.00 WIB.

  • Jakarta Barat: Mal Citraland, pukul 08.00–14.00 WIB.

  • Jakarta Selatan: Halaman parkir Samsat (08.00–15.00 WIB) dan Sarinah Cikoko Pancoran (08.00–14.00 WIB).

  • Jakarta Timur: Halaman parkir Samsat dan Pasar Induk Kramat Jati, pukul 08.00–14.00 WIB.

Lokasi Samsat Keliling di Wilayah Bodetabek:

  • Kota Tangerang: Halaman parkir Samsat, pukul 08.00–14.00 WIB.

  • Serpong: Halaman parkir Samsat (08.00–14.00 WIB) dan Mal ITC BSD (16.00–19.00 WIB).

  • Ciledug: Giant Poris Batu Ceper dan Fresh Market Green Lake City Cipondoh, pukul 09.00–12.00 WIB.

  • Ciputat: Kantor Kelurahan Pondok Betung, pukul 09.00–11.00 WIB.

  • Kelapa Dua: Pasar Modern Intermoda Cisauk dan Halaman GTown Square Gading, pukul 08.00–14.00 WIB.

  • Kota Bekasi: Halaman parkir Samsat, pukul 08.00–12.00 WIB.

  • Kabupaten Bekasi: Halaman parkir Samsat, pukul 09.00–14.00 WIB.

  • Depok: Halaman parkir Samsat, pukul 08.00–14.00 WIB.

  • Cinere: Halaman parkir Samsat, pukul 08.00–12.00 WIB.

Syarat Administratif Pembayaran Pajak Kendaraan

Wajib pajak yang ingin memanfaatkan layanan Samsat Keliling Jadetabek diharapkan membawa dokumen penting, yaitu KTP, STNK, dan BPKB asli beserta fotokopi masing-masing. Penting untuk dicatat bahwa Samsat Keliling hanya melayani pembayaran pajak tahunan, sedangkan untuk perpanjangan STNK lima tahunan dan pergantian pelat nomor, masyarakat tetap harus mengunjungi kantor Samsat terdekat.

Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Meski layanan berlangsung di ruang terbuka, Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Wajib pajak diminta mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak guna mencegah potensi penyebaran Covid-19.

Dengan adanya layanan Samsat Keliling ini, masyarakat Jadetabek dapat membayar pajak kendaraan secara lebih cepat, mudah, dan efisien. Pastikan Anda mengunjungi lokasi terdekat sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menteri Nusron dan Pemda Sumut Komitmen Tuntaskan Target 128 RDTR

Kementerian ATR/BPN bersama Pemerintah Daerah (Pemda) se-Sumatera Utara (Sumut) akan bekerja sama menuntaskan seluruh target Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di wilayah Sumut sebagai bagian dari target nasional. Komitmen itu disampaikan Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, dalam Rapat Koordinasi bersama Pemda se-Sumut pada Rabu (07/05/25).

“Target nasional adalah 2.000 RDTR tuntas pada 2028. Dari Sumut, ditargetkan 128 RDTR. Saat ini baru 14 yang rampung, jadi masih ada 114 yang harus dikejar. Karena itu, kami menyepakati skema pembiayaan kolaboratif,” ujar Menteri Nusron dalam konferensi pers usai Rapat Koordinasi yang berlangsung di Kantor Gubernur Sumut.

RDTR memegang peran penting dalam menciptakan tata ruang yang tertib, mempermudah perizinan investasi, dan menghindari konflik pemanfaatan lahan. Dokumen RDTR yang lengkap dan berkualitas akan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha sekaligus melindungi kawasan strategis dari alih fungsi yang tidak terkendali.

Untuk itu, Kementerian ATR/BPN dengan dana dari Bank Dunia, akan membantu Pemda dalam mencapai target yang sudah ditetapkan tersebut.

“Pembiayaan akan dibagi tiga, yaitu 30% dari pemerintah kabupaten/kota, 30% dari provinsi, dan sisanya dari pemerintah pusat, agar target nasional sebanyak 2.000 RDTR tercapai, dengan 128 di antaranya berasal dari Sumatera Utara,” tutur Menteri Nusron.

Kementerian ATR/BPN mendorong seluruh kepala daerah untuk segera menetapkan wilayah prioritas RDTR, serta menyampaikan usulan resmi ke pusat. Dengan kerja sama lintas sektor, diharapkan seluruh target RDTR, termasuk di Sumut dapat diselesaikan tepat waktu.

Mendampingi Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Plt. Direktur Jenderal (Dirjen) Tata Ruang, Reny Windyawati; Dirjen Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya; Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Harison Mocodompis; Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Sumatera Utara, Sri Pranoto; Tenaga Ahli Menteri Bidang Bantuan Hukum dan Litigasi, M. Robi Rismansyah. Hadir pada kegiatan ini, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution beserta kepala daerah se-Provinsi Sumatera Utara; dan Forkopimda Provinsi Sumatera Utara.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Mendes Yandri Apresiasi PABPDSI Bentuk Satgas Pengawasan Kopdes Merah Putih

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggak atau Mendes PDT Yandri Susanto diangkat menjadi Bapak BPD Indonesia oleh Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PABPDSI) dalam Dies Natalis BPD di Plaza Aspirasi, Serang, Rabu (7/5/25).

Mendes Yandri mengucapkan terima kasih atas penunjukkan dirinya sebagai Bapak BPD Indonesia.

“Saya sebagai Menteri Desa, siap bersama BPD se-Indonesia. Mari kita bersama songsong Indonesia Emas 2045 untuk Bangun Desa, Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia,” ujarnya.

Mendes Yandri apresiasi langkah PABDPSI yang mendeklarasikan Gerakan Nasional Percepatan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.

Selain itu dipimpin oleh Ketua Umum DPP PABPDSI Ferry Rahadiansyah, juga dideklarasikan Satgas PABPDSI Pengawasan Koperasi Desa Merah Putih.

Mendes Yandri apreasiasi deklarasi yang dilakukan oleh PABPDSI yang menetapkan 7 Mei sebagai Hari BPD Indonesia yang akan diperingati setiap tahunnya.

“Nanti akan dibuatkan keputusan, Insya Allah gemanya dan maknanya untuk pembangunan di segala bidang di tingkat desa,” katanya.

Mendes Yandri menyambut positif usulan yang disampaikan Ketua Umum DPP PABPDSI yang mengharapkan ada peningkatan kesejahteraan bagi anggota BPD.

“Hal ini saya setuju karena saya paham BPD, Kepala Desa dan Staf Desa sebagai ujung tombak pembangunan desa,” tuturnya.

Usulan yang dimasukkan seperti batas minimum juga bakal dikaji termasuk usulan 80 persen Siltap Desa dan Tunjangan Kepala Desa. Hal ini bakal dibahas di lintas Kementerian yaitu Kementerian Keuangan, Kemendagri, Bappenas, Kementerian Hukum dan lain sebagainya.

“Insya Allah jika niat dan tujuannya baik maka harapan Bapak Ibu bisa tercapai karena sudah berjuang untuk pembangunan desa,” kata Mantan Wakil Ketua MPR RI ini.

Ia mengatakan, Pemerintah saat ini miliki banyak program di desa, salah satunya Koperasi Desa Merah Putih.

Mendes Yandri menegaskan dalam Sidang Kabinet Paripurna bahwa yang berhak menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pembentukan Kopdes Merah Putih adalah BPD.

Namun Mendes Yandri mengharapkan BPD dan Kepala Desa untuk kolaborasi agar Desa di Indonesia Bahagia.

Turut hadir Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati, Ketua Umum Desa Bersatu Asri Anas, dan Direktur Fasilitasi Lembaga Pemdes dan BPD Kemendagri Zanaria.

Mendampingi Mendes Yandri, Kepala BPI Mulyadin Malik dan Dirjen PEID Tabrani.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Ini Terobosan Wali Kota Vinanda Dalam Bidang Pendidikan Kota Kediri

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan beberapa kebijakan pendidikan Kota Kediri. Arahan disampaikan dalam Kebijakan Pendidikan dan Kualitas SDM Kota Kediri, Selasa (06/05/2025) di Ruang Joyoboyo. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia Kota Kediri. Serta mewujudkan Kota Kediri lebih Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni (MAPAN).

Mbak Wali menyampaikan beberapa program pendidikan yang ada di Kota Kediri. Dalam Sapta Cita terdapat beberapa program yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pendidikan. Seperti dalam Cita Kedua, yakni Produktif, Kreatif, dan Inovatif.

Dalam cita kedua ini terdapat beberapa program. Pertama, BOSDA yang dilatarbelakangi adanya masukan dari masyarakat bahwa selama ini masih terdapat ijazah yang tertahan dan tarikan komite untuk melakukan aktivitas di bidang pendidikan. Adanya BOSDA diharapkan tidak ada lagi ijazah tertahan dan tarikan uang komite.

Kedua, beasiswa pada jenjang SMA, S-1, S-2, dan S-3. Beasiswa ini adalah salah satu upaya untuk menurukan angka putus sekolah di Kota Kediri. Ketiga, beasiswa bagi atlet berprestasi. Program ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap atlet yang telah mengharumkan nama Kota Kediri. Sebab masih ada atlet berprestasi namun masih sulit melanjutkan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi.

“Di Kota Kediri sendiri masih ada angka putus sekolah. Saya ingin melalui program-program pendidikan Kota Kediri tidak ada lagi angka putus sekolah. Anak-anak ini adalah generasi penerus dan calon pemimpin jadi jangan sampai putus sekolah,” ungkapnya.

Lalu, wali kota termuda ini juga kembali menegaskan mengenai Surat Edaran tentang Larangan Kegiatan Wisuda dari PAUD hingga SMP. Ada beberapa tujuan dari kebijakan ini. Seperti, meringankan beban orang tua siswa, menghindari adanya kesenjangan sosial, serta mengembalikan esensi kelulusan pada pencapaian akademik dan karakter. Kebijakan ini diambil dari banyaknya aspirasi dari masyarakat yang mengeluhkan mengenai adanya tarikan uang komite untuk wisuda.

“Kalau orang tuanya mampu tidak masalah. Tapi kasihan apabila orang tuanya tidak mampu. Sehingga pemerintah kota mengambil kebijakan ini. Acara pelepasan bisa diganti misalnya dengan doa bersama yang lebih dapat esensinya,” tegasnya.

Ini Terobosan Mbak Wali kota kediri vinanda Dalam Bidang Pendidikan Kota Kediri

Pada kesempatan ini, Mbak Wali Vinanda juga menjelaskan mengenai Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Kediri. Mbak Wali memiliki kebijakan bagi sekolah TK, SD, dan SMP Negeri di Kota Kediri untuk membuka sekolah inklusi. Di setiap TK, SD dan SMP negeri juga telah disediakan Guru Pendamping Khusus (GPK).

Hal ini dimaksudkan untuk memberikan akses dan ruang seluas-luasnya bagi disabilitas mendapat hak pendidikan yang sama. Lalu untuk SPMB Kota Kediri memiliki empat jalur. Yakni, jalur afirmasi dan inklusi, jalur mutasi, jalur prestasi, dan jalur domisili. Dalam proses SPMB ini Pemkot Kediri berkomitmen dan berupaya agar proses pendaftaran berjalan transparan dan mudah diakses.

“Kita berikan ruang seluas-luasnya untuk teman-teman disabilitas mendapat hak pendidikan yang sama. Mari kita sama-sama terus mendukung dan membimbing anak-anak kita mendapat masa depan yang lebih baik. Kita harus menjadi pendidik yang lebih ikhlas sehingga anak-anak kita ke depan bisa menjadi generasi emas sesungguhnya,” jelas Mbak Wali.

Kepala Dinas Pendidikan Anang Kurniawan menambahkan di jalur afirmasi dan inklusi ini, Mbak Wali Vinanda menekankan agar layanan pendidikan untuk anak-anak disabilitas lebih diperluas. Tentunya pemerimaan siswa inklusi ini melalui beberapa tahapan atau persyaratan bahwa anak-anak tersebut akan melalui assessment.

Dimana assessment dilakukan oleh psikolog, sehingga atas rekomendasi tim assessment anak tersebut bisa masuk sekolah inklusi. Untuk mendukung program ini, mulai awal tahun Dinas Pendidikan telah melakukan diklat bagi 125 guru dari seluruh TK, SD, dan SMP.

Untuk yang lolos telah diberikan sertifikat dan layak untuk mendampingi anak-anak di kelas inklusi. Lalu nanti Dinas Pendidikan juga akan membantu alat peraga edukasi khusus bagi kelas inklusi. “Ini terobosan luar biasa dari Mbak Wali dimana ingin memberikan ruang seluas-luasnya bagi anak-anak disabilitas. Perbedaannya tahun lalu hanya beberapa sekolah yang membuka kelas inklusi tapi di tahun ini semua TK, SD, dan SMPN Negeri membuka kuota inklusi. Mbak Wali memang fokus pada hal tersebut dan harus kita dukung,” imbuhnya.

Anang Kurniawan juga menjelaskan terkait jalur domisili dalam SPMB. Kota Kediri memiliki kuota khusus atau disebut domisili khusus. Untuk kuota domisili khusus ini 10% dari kuota domisili. Jalur ini dikhususkan untuk masyarakat sekitar sekolah. Sistemnya dihitung dari jarak.

“Kuota domisili khusus ini atas keinginan Mbak Wali agar warga sekolahnya tidak jauh-jauh dari rumahnya. Untuk jalur afirmasi dan inklusi minimal 25%, untuk jalur mutasi maksimal 5%, untuk jalur prestasi minimal 25% jalur prestasi ini hanya khusus SMP. Lalu jalur domisili minimal 40% untuk SMP untuk TK dan SD minimal 70%,” jelasnya.

Ini Terobosan Mbak Wali kota kediri vinanda Dalam Bidang Pendidikan Kota Kediri

Dalam kesempatan ini juga ada deklarasi SPMB dan penandatanganan komitmen SPMB Kota Kediri. Dimana proses SPMB berjalan secara obyektif, transparan, akuntabel, berkeadilan dan tanpa diskriminasi.

Turut hadir, Inspektur Kota Kediri Mukhlis Isnaini, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Roni Yusianto, Kepala SD dan SMP Negeri Swasta di Kota Kediri, Perwakilan Kepala Sekolah TK Negeri, Pengawas SD dan SMP, dan tamu undangan lainnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Dedikasi 33 Tahun, Herman Khaeron Dianugerahi Penghargaan Budaya Cirebon

Anggota DPR RI sekaligus Sekjen Partai Demokrat, Herman Khaeron, menerima penghargaan dedikasi budaya dari Sanggar Seni Sekar Pandan Kota Cirebon dalam sebuah acara yang sarat makna kearifan lokal dan semangat pelestarian budaya.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Herman Khaeron selama lebih dari 33 tahun dalam mendukung pelestarian budaya Cirebon. Meski tidak mendapat undangan resmi, Kang Herman — sapaan akrabnya — tetap hadir dan menerima penghargaan tersebut dengan tangan terbuka.

“Dengan dua tangan saya terima penghargaan ini. Ini adalah bagian dari perjalanan sejarah yang tidak bisa dipisahkan dari Cirebon,” ujar Kang Herman pada Sabtu malam seperti dilansir dari RRI.com (3/5/2025)

Sebagai legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Cirebon-Indramayu yang telah menjabat selama empat periode, Herman menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya luhur yang menjadi identitas bangsa. Ia aktif hadir dalam berbagai kegiatan budaya dan berharap Cirebon bisa terus menjadi kota budaya yang maju dan sejahtera, dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat.

Herman juga memberikan apresiasi kepada panitia, khususnya Kang Dedi, yang selama 33 tahun telah konsisten menjaga eksistensi seni dan tradisi di Cirebon.

“InsyaAllah sepulang dari sini saya akan berdiskusi dengan Menteri Ekonomi Kreatif, agar potensi budaya Cirebon bisa lebih dikembangkan,” katanya.

Ia menilai penghargaan tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan menjadi penyemangat untuk terus menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya lokal yang menjadi bagian penting dari jati diri bangsa Indonesia.

Pimpinan Sanggar Sekar Pandan, Elang Heri Komalahadi, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan panjang sanggar.

“Kami persembahkan acara ini untuk para pencinta seni dan budaya, dan untuk semua pihak yang telah menjadi bagian dari sejarah kami,” ucapnya.

Peringatan 33 tahun ini menegaskan peran penting Sanggar Sekar Pandan dalam membangun jembatan kebudayaan, serta menjaga api semangat seni tradisi agar terus menyala di tengah arus zaman.

Dalam acara tersebut turut hadir sejumlah tokoh penting, antara lain Sultan Kacirebonan Abdul Gani Natadiningrat, Prof. Dr. Rochmin Dahuri, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, serta berbagai budayawan dan tokoh masyarakat dari berbagai daerah.

Panggung seni malam itu juga menampilkan pertunjukan tari tradisional dari Betawi dan Jepara, yang memperkaya suasana dan menunjukkan keberagaman budaya Nusantara dalam satu panggung kebersamaan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News