Beranda blog Halaman 1077

Catat! 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta untuk Jumat Ini

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali menghadirkan layanan SIM Keliling untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM). Layanan ini tersedia di lima titik strategis di Jakarta, dan beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, Jumat ini.

Informasi lokasi SIM Keliling tersebut diumumkan melalui akun resmi @tmcpoldametro di platform X (sebelumnya Twitter). Berikut daftar lokasi layanan SIM Keliling hari ini:

  • Jakarta Timur: Mall Grand Cakung

  • Jakarta Utara: LTC Glodok

  • Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata

  • Jakarta Barat: Mall Citraland

  • Jakarta Pusat: Area parkir Arion Mall, Jalan Pemuda, Rawamangun

Syarat dan Dokumen yang Harus Dibawa

Untuk melakukan perpanjangan SIM, pemohon diwajibkan membawa dokumen berikut:

  • KTP asli dan fotokopi

  • SIM lama yang masih berlaku

  • Bukti kepesertaan aktif BPJS Kesehatan atau JKN

  • Formulir permohonan perpanjangan

  • Mengikuti tes kesehatan di lokasi layanan

Perlu dicatat, layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih aktif. Jika masa berlaku SIM telah habis, maka pemohon harus melakukan proses pembuatan SIM baru di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat.

Ketentuan Masa Berlaku dan Biaya Perpanjangan SIM

Berdasarkan kebijakan terbaru, masa berlaku SIM kini dihitung lima tahun sejak tanggal penerbitan, bukan lagi mengikuti tanggal lahir pemilik SIM.

Adapun biaya perpanjangan SIM sesuai PP Nomor 76 Tahun 2020 tentang PNBP di lingkungan Polri adalah:

  • Rp80.000 untuk SIM A

  • Rp75.000 untuk SIM C

Selain itu, terdapat biaya tambahan lain yang wajib dibayar pemohon:

  • Tes psikologi: Rp60.000

  • Tes kesehatan: Rp35.000

Sanksi Bagi Pengendara yang Tidak Memiliki SIM Aktif

Pengendara yang tidak dapat menunjukkan SIM yang masih berlaku dapat dikenakan sanksi sesuai Pasal 288 Ayat 2 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Sanksi yang berlaku berupa pidana kurungan maksimal satu bulan atau denda hingga Rp250.000.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prakiraan Cuaca Jakarta 25 April: Waspadai Hujan Sore Hari

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah DKI Jakarta hari ini akan didominasi oleh kondisi berawan hingga hujan ringan, terutama pada sore hari.

Menurut laporan yang dikutip dari situs resmi BMKG, cuaca cerah berawan diperkirakan menyelimuti Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur pada pagi hari.

Hujan Ringan Melanda Jakarta Selatan dan Timur Siang Hari Ini

Pada siang hari, hujan dengan intensitas ringan diprediksi turun di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Sementara itu, Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat diperkirakan masih akan mengalami cuaca cerah berawan.

Sore Hari: Hujan Ringan di Sebagian Wilayah Jakarta

Memasuki sore hari, hujan ringan diperkirakan akan membasahi Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Sementara itu, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu diprediksi berawan, tanpa potensi hujan.

Malam Hari Berawan di Seluruh Wilayah

BMKG juga memperkirakan bahwa seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, akan mengalami cuaca berawan pada malam hari.

Suhu dan Kelembapan Udara Hari Ini

Suhu udara di Jakarta pada hari ini diperkirakan berada di kisaran 24 hingga 30 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan antara 68 hingga 96 persen.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan saat sore hari. Jangan lupa untuk membawa payung atau jas hujan guna mengantisipasi hujan ringan yang mungkin turun di beberapa wilayah.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pramono-Rano Luncurkan Rute Baru Transjabodetabek Blok M-Alam Sutera

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung didampingi Wakil Gubernur (Wagub), Rano Karno bersama Gubernur Banten, Andra Soni meluncurkan layanan Transjabodetabek rute baru Blok M-Alam Sutera atau rute S61 di Terminal Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (24/4).

Pramono menyampaikan, peluncuran rute Alam Sutera-Blok M ini merupakan yang pertama dari enam trayek baru TransJabodetabek yang akan segera dioperasikan.

“Pada hari ini kita mulai meresmikan trayek baru Alam Sutera ke Blok M yang disebut dengan S61,” jelas Pramono.

Rute sepanjang 59,7 kilometer dengan 26 halte ini diharapkan menjadi solusi mobilitas yang diminati masyarakat. Menurut Pramono, perjalanan Transjabodetabek yang ditempuh saat jam padat mencapai sekitar 95 menit dari Alam Sutera ke Blok M.

Nantinya, 24 bus akan melayani rute ini setiap harinya dengan frekuensi keberangkatan setiap 20 menit atau sekitar 60 perjalanan per hari.

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan rute Transjabodetabek lainnya yang akan segera dibuka menghubungkan Jakarta dengan Bekasi, Depok, Bogor, dan Sawangan.

“Saya sudah meminta kepada Kepala Dinas Perhubungan dan Dirut Transjakarta untuk mempersiapkan yang saya sebut dengan Trans Jabodetabek,” ujarnya.

Saat ini, kata Pramono, 91 persen wilayah Jakarta telah terkoneksi dengan fasilitas angkutan umum. Karena itu, ke depannya program JakLingko akan diperluas hingga ke wilayah penyangga Jakarta dan dilengkapi dengan fasilitas parkir untuk memudahkan masyarakat menggunakan transportasi umum.

Gubernur Banten, Andra Soni yang turut mencoba langsung rute baru tersebut mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang akan berkoordinasi dengan pengelola tol agar memperlancar perjalanan TransJabodetabek.

“Rute baru dari Transjakarta alhamdulillah hari ini melaksanakan pelayanannya dari Alam Sutra ke Blok M,” katanya.

Menurutnya, rute baru Transjabodetabek ini akan membantu mengalihkan penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum. Ia berharap, layanan transportasi umum di Jakarta yang telah terintegrasi dengan wilayah aglomerasi lainnya ini bisa mengatasi masalah kemacetan.

“Terima kasih kepada Daerah Khusus Jakarta dan tadi beliau juga menyampaikan untuk kami dapat mengusulkan rute lain yang tentu bisa sesuai dengan mobilisasi daripada bus Transjakarta ini,” lanjutnya.

Sementara itu, Efendi (57), salah satu penumpang TransJabodetabek rute Blok M-Alam Sutera mengapresiasi diluncurkannya rute baru ini. Menurut dia, layanan baru ini sangat membantu dan mempermudah masyarakat yang tinggal di sekitar Alam Sutera untuk menuju ke Blok M.

“Alhamdulillah ada rute baru yang dibuka di Alam Sutera. Ini sesuatu yang baik karena Alam Sutera juga sebagai penunjang Jakarta dan sekitarnya,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Herman Deru Dampingi Presiden Lakukan Tanam Padi Serentak Bersama Kepala Daerah Se Indonesia

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto kunjungan kerja ke Sumsel setibanya di Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang , Rabu (23/4/2025) Pagi.

Ketibaan Presiden di Bandara SMB II Palembang sekitar pukul 09.29 Wib menggunakan Pesawat Kepresidenan selain disambut oleh Gubernur Herman Deru juga hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel diantaranya Kapolda Provinsi Sumsel Irjen Pol. Andi Rian R Djajadi, SIK, MH, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A.

Adapun agenda Presiden Prabowo kunjungan kerja (Kunker) selama satu hari di Sumsel diantaranya melakukan Penanaman Padi serentak Se Indonesia yang dipusatkan di Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir. Dilanjutkan dengan launching program nasional Gerakan Indonesia Menanam (Gerina) di Kabupaten Banyuasin.

Setibanya di Palembang, rombongan Presiden Prabowo langsung menuju titik lokasi acara pertama yakni Penanaman Padi Serentak bersama Presiden Prabowo Subianto yang dipusatkan di Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir.

Dalam kesempatan itu Presiden mendapatkan penjelaskan langsung dari Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman yang menyebutkan ada 150 Bupati/Walikota, 10 Gubernur dan 5 orang Wakil Gubernur yang turut hadir secara virtual pada kegiatan Penanaman Padi Serentak Se Indonesia kali ini.

Menurut Mentan, tanam serentak yang telah dilakukan di bulan April 2025 ini sudah mencapai luasan 1,3 juta hektar. Dengan target produksi panen mencapai 7,5 juta ton.

Khusus untuk lahan yang ada di lokasi acara Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir dijelaskan Mentan dilakukan penanaman benih di atas lahan 105 ribu hektar yang merupakan bagian dari program Optimalisasi Lahan (Oplah) dari 1 kali tanam ditingkatkan menjadi 3 kali tanam dalam satu tahun.

Bahkan Oplah di Sumsel lanjut Mentan, berpotensi dikembangkan menjadi 1 juta hektar yang jika direalisasikan Sumsel akan mampu mengalahkan Jawa Timur sebagai penghasil pangan di Indonesia.

Sementara Itu Presiden Prabowo menyambut baik program cetak sawah baru dengan Oplah yang tengah digalakkan Kementan. 105 ribu hektar lahan sawah yang akan ditanami di Wilayah Kecamatan
Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir dilakukan dengan sistem modern.

“Sekarang kita tengah sawah 105 ribu hektar dengan teknik modern.
Tadi kita melihat dron menebar benih. Ternyata bisa 1 hari 25 hektar yang tadinya kalau dengan tenaga manusia atau tradisional butuh waktu 25 hari,” ucap Presiden.

Dikatakan Prabowo dirinya juga mendapatkan laporan dari Mentan, ada peningkatan produksi padi Sumsel dari 3 juta ton pertahun menjadi 4 juta ton pertahun.

“Ini luar biasa naik 25 persen dalam satu tahun. Indonesia akan jadi pemimpin revolusi hijau di dunia. Indonesia tidak hanya swasembada pangan. Indonesia akan jadi lumbung dunia,” tegas Prabowo.

Presiden mengaku bangga akan prestasi yang telah diraih oleh sejumlah daerah yang telah mampu meningkatkan produksi pangannya.

“Saya ucapkan terimakasih kepada semua unsur, Mentan, semua stakeholder. Semua unsur, semua Pemda, para Gubernur, Bupati. Pemimpin di daerah semuanya bahu membahu, meningkatkan penerimaan yang didapat petani kita,” tegasnya.

Usai melakukan penanaman padi serentak di Ogan Ilir, Presiden Prabowo dan rombongan menuju Kabupaten Banyuasin sekaligus launching program nasional Gerakan Indonesia Menanam (Gerina) yang digagas oleh Ustadz Adi Hidayat.

Turut hadir dalam rombongan Presiden para Menteri Kabinet Merah Putih diantaranya
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian saudara Andi Amran Sulaiman, Menteri Desa dan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Sekretaris Kabinet RI Teddy Indra Wijaya, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali dan pejabat penting lainnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Rumah Susu Sentul Diapresiasi, Kepala BGN Serukan Ada Susu di Menu MBG

Upaya membangun kedaulatan pangan nasional kini mendapatkan dukungan dari industri persusuan berbasis koperasi. Rumah Susu Unit Sentul di Bogor, Jawa Barat, menjadi model percontohan dalam penyerapan susu segar dari peternak lokal untuk mendukung Program Makan Bergizi (MBG) di sekolah.

Rumah Susu Sentul yang digagas oleh Muchlido Apriliast, Ketua Koperasi Kujang Sauyunan Berdikari, kini rutin menyuplai susu pasteurisasi ke sejumlah sekolah dasar yang tergabung dalam Satuan Pelayanan Program Makan Bergizi (SPPG).

“Kami antar langsung ke sekolah dan menyesuaikan penyediaan chiller dengan jumlah siswa. Anak-anak lebih menyukai susu murni tanpa rasa tambahan,” ujar Muchlido saat memberikan sambutan pada peresmian Rumah Susu Unit Sentul, Selasa (21/4/2025).

Hingga saat ini, Rumah Susu Sentul mampu melayani hingga delapan SPPG karena keterbatasan alat dan kapasitas produksi. Namun, model ini dinilai berhasil dan potensial untuk direplikasi di daerah lain.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, mengatakan bahwa konsep unit pengolahan susu yang menyerap langsung susu dari peternak lokal akan menjadi bagian penting dari cetak biru pengembangan industri susu nasional.

“Model ini akan kami replikasi ke sentra-sentra produksi sapi perah di seluruh Indonesia. Ini adalah harapan baru bagi peternak, khususnya sapi perah,” kata Agung.

Menurut data Kementerian Pertanian, populasi sapi perah nasional saat ini sekitar 560.000 ekor. Pemerintah terus mendorong peningkatan populasi melalui program investasi dan pemberdayaan peternak dan koperasi.

Koperasi Kujang Sauyunan Berdikari di Bogor menjadi salah satu contoh koperasi yang berhasil mengembangkan unit pengolahan susu sekaligus dapur MBG.

“Koperasi tidak lagi hanya sebagai penyalur susu, tapi juga sebagai pelaksana program strategis, seperti MBG,” ujar Wakil Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, yang juga menyatakan bahwa LPDB siap mendukung pengembangan unit-unit serupa.

Ia juga menyampaikan bahwa program Koperasi Merah Putih—sebuah inisiatif untuk memperkuat ekonomi desa—akan melibatkan koperasi yang memiliki unit pengolahan susu, ritel, hingga layanan kesehatan dan logistik.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menambahkan bahwa susu wajib menjadi komponen utama dalam menu MBG di wilayah yang ada peternakan sapi perahnya.

“Presiden ingin agar susu murni menjadi bagian utama dari asupan gizi anak sekolah. Kami mendukung 100 persen,” katanya. Ia bahkan menyitir Al-Qur’an surat Al-Mu’minun ayat 21 yang menggambarkan keberkahan susu sebagai salah satu sumber pangan utama dari ternak.
Susu pasteurisasi dari Rumah Susu kini telah dikemas dalam cangkir plastic (cup) yang praktis dan sesuai dengan kebutuhan siswa.

“Ini inovasi luar biasa. Susu tidak hanya mengandung gizi, tetapi menjadi simbol kebangkitan peternakan nasional,” ujar Dadan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy, menyampaikan bahwa upaya ini selaras dengan agenda pembangunan jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.

“Memberi makan anak-anak sekolah adalah investasi masa depan. Rumah susu seperti ini akan menjadi bagian penting sejarah pembangunan gizi dan ketahanan pangan nasional,” tutupnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Keamanan Pangan Asal Hewan Jadi Prioritas Kementan Bekali Peserta SPPI

Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memberikan materi keamanan pangan asal hewan kepada peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Materi ini akan menjadi bagian dari kurikulum SPPI Batch 3 yang dilaksanakan Universitas Pertahanan Republik Indonesia secara nasional.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, mengatakan bahwa keamanan pangan asal hewan menjadi aspek penting dalam mendukung keberhasilan program MBG. Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan silabus dan bahan ajar terkait pangan asal hewan yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

“Kami memastikan bahwa para peserta pelatihan SPPI dibekali dengan pengetahuan dan pemahaman yang memadai terkait jaminan keamanan pangan asal hewan dan cara memilih serta menangani pangan asal hewan” ujarnya dalam pembukaan pelatihan Master Trainer Pengajar Materi Keamanan Pangan Asal Hewan pada Pelatihan SPPI di Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian, Rabu (23/4/2025).

Sebanyak 72 master trainer dari pusat, unit pelaksana teknis, serta dinas-dinas daerah telah disiapkan untuk melatih tenaga pengajar di wilayah masing-masing. Para Master Trainer yang dilatih akan disiapkan untuk melatih kembali para Pengajar yang akan menyampaikan materi Keamanan Pangan Asal Hewan pada Pelatihan SPPI di 980 kelas di 15 titik komando latihan (Kolat) pada 18 provinsi dengan total peserta SPPI mencapai 30.037 orang yang dilaksanakan serentak pada tanggal 28 Juni 2025.

Dalam pelatihan tersebut, Kementan juga bekerja sama dengan Fleming Fund Country Grant to Indonesia (FFCGI) guna memperkuat aspek pengawasan resistensi antimikroba (AMR) dalam pangan asal hewan. Langkah ini dinilai penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.

Agung menyampaikan apresiasi kepada Universitas Pertahanan RI yang telah memasukkan materi keamanan pangan asal hewan ke dalam modul pelatihan SPPI selama empat jam pelajaran. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan mitra pembangunan internasional dalam pelaksanaan pelatihan ini.

Kolonel Inf Jefri Urbanus Panggabean dari Universitas Pertahanan RI menyampaikan bahwa program SPPI ditujukan untuk berperan aktif dalam mendukung program pemerintah yakni distribusi makanan bergizi di berbagai daerah di Indonesia. Keberhasilan pelaksanaan program SPPI Batch-1 dan Batch-2 adalah bukti nyata bahwa program strategis ini mampu menghasilkan transformasi yang signifikan bagi pelaksanaan kegiatan distribusi makanan bergizi di Indonesia.

Tenaga Ahli Bidang Sistem dan Tata Kelola, Badan Gizi Nasional, Nikendarti Gandini, mengungkapkan dalam paparannya bahwa kesiapan dari berbagai aspek pendukung merupakan faktor kunci dalam memastikan kelancaran implementasi kebijakan pangan dan gizi nasional.

“Ada empat komponen utama yang perlu menjadi perhatian serius, yaitu kesiapan infrastruktur, kesiapan sumber daya manusia (SDM), kesiapan material peralatan, serta kesiapan bahan pangan yang mencakup ketersediaan dan distribusi yang merata di seluruh daerah”, tutupnya.

Sebagai tindak lanjut kegiatan pelatihan MT, Direktur Kesmavet Nuryani Zainuddin menyampaikan bahwa Pihak Kementan akan segera melakukan Training of Trainer yang ditargetkan untuk 980 pengajar selama bulan Mei sd Juni 2025.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Indonesia Serahkan Rumah Sakit Lapangan ke Pemerintah Myanmar

Tim Kemanusiaan Darurat Medis Indonesia (The Indonesian EMT) resmi mengakhiri misi kemanusiaannya di Myanmar dengan menyerahkan seluruh fasilitas Rumah Sakit (RS) Lapangan kepada Kementerian Kesehatan Myanmar, Selasa (22/4).

RS Lapangan yang dibangun di wilayah Oattara Thiri, Naypyidaw, diserahkan oleh ketua tim TCK-EMT INDONESIA untuk Myanmar dr. Eko Medistianto, M. Epid kepada Menteri Persatuan Kesehatan Myanmar yang diwakili oleh Regional Health Director Nay Pyi Taw, dr. Swe Zib Win.

“Selama 15 hari bertugas sejak 7 April 2025, tim EMT Indonesia telah memberikan layanan kesehatan kepada total 4.874 pasien, atau rata-rata 325 orang per hari,” ujar dr. Eko.

Angka ini jauh melampaui standar WHO untuk EMT Tipe 1 Fixed, yakni 100 pasien per hari. Tim terdiri dari 35 tenaga kesehatan dari EMT Indonesia dan 5 relawan dari Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI). Mereka memberikan pelayanan setiap hari tanpa libur, dari pukul 08.30 hingga 16.30 waktu setempat.

RS Lapangan ini terdiri dari enam tenda pelayanan, masing-masing memiliki fungsi spesifik, yakni Unit Gawat Darurat, Rawat Jalan, Observasi, Farmasi, Logistik dan Komando, serta Ruang Tunggu Pasien.

Pelayanan yang diberikan mencakup penanganan gawat darurat, layanan rawat jalan, kesehatan anak, tindakan bedah minor, kebidanan, terapi nyeri, farmasi, laboratorium dasar, dan pemeriksaan X-Ray menggunakan perangkat dari rumah sakit umum setempat.

Sepuluh jenis penyakit yang paling banyak ditangani antara lain atralgia/arthritis (508 kasus), hipertensi (481), myalgia (431), osteoarthritis (401), low back pain (384), ISPA (246), cefalgia (246), gastritis (239), dermatitis (141), dan vertigo (141).

Kepala 50 Beds Oattara Thiri Township Hospital menyampaikan apresiasi mendalam kepada EMT Indonesia atas bantuan pelayanan kesehatan yang sangat membantu masyarakat pasca gempa.

Penghargaan juga diberikan oleh Pemerintah Myanmar dalam bentuk sertifikat dari National Disaster Management Committee dan Kementerian Kesehatan kepada tim medis Indonesia.

Sertifikat tersebut ditandatangani oleh pejabat tinggi Myanmar, termasuk Dr. Soe Win (Union Minister) dan Dr. Thet Khaing Win (Union Minister of Health), sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi Indonesia dalam respons medis terhadap bencana gempa bumi.

Ketua Delegasi Tim Indonesia, Brigjen Pol Ary Laksmana Wijaya, menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan dukungan dari pemerintah dan tenaga medis Myanmar selama masa pelayanan.

Ia menambahkan bahwa seluruh fasilitas tenda kesehatan, obat-obatan, alat medis habis pakai, dan beberapa peralatan pendukung akan diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah Myanmar untuk digunakan secara berkelanjutan.

“Penyerahan RS Lapangan ini menjadi simbol solidaritas kemanusiaan dan kerja sama internasional di tengah situasi darurat bencana,” ujarnya.

Pemerintah Myanmar menyambut baik kontribusi Indonesia dan berharap kerja sama kemanusiaan antar kedua negara dapat terus ditingkatkan di masa depan.

Kepulangan tim Indonesia meninggalkan kesan positif di hati masyarakat Myanmar yang merasa terbantu dan terlayani dengan baik selama masa darurat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wakil Wali Kota Gelar Silaturahmi Bersama Unsur Kewilayahan di Kecamatan Cimahi Selatan

Dalam rangka mempererat tali silaturahmi hingga tingkat kewilayahan Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira menghadiri kegiatan Halal Bihalal Tingkat Kecamatan Cimahi Selatan Tahun 2025 bertempat di Cimahi Techno Park (CTP) Rabu 23/04.

Dalam kesempatan tersebut Adhitia mengajak seluruh unsur yang berada di kewilayahan untuk ikut bersama-sama membangun kota Cimahi dengan penuh keikhlasan kejujuran dan rasa tanggung jawab.

“Mari kita sama-sama jaga kebersamaan dan persaudaraan, satukan tekad dan langkah guna membangun bersama Kota Cimahi ” Ungkap Adhitia.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa di kawasan Cimahi Selatan ke depan akan dilakukan pembenahan pada beberapa. Hal ini bertujuan untuk perbaikan dan pembangunan menuju Cimahi yang MANTAP.

“Khusus di kawasan Cimahi Selatan sendiri akan dilakukan pembenahan utamanya untuk penanggulangan banjir yang terus-menerus terjadi di kawasan ini” Tambahnya.

Selain dihadiri oleh Camat dan Lurah se-Kecamatan Cimahi Selatan kegiatan halal bihalal tahun ini juga dihadiri oleh ketua RT dan RW serta tokoh masyarakat yang ada di kecamatan Cimahi Selatan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Khofifah Umumkan Pembukaan Jalur Pacet–Cangar: Akses Mojokerto–Batu Kembali Lancar

Jalur Pacet–Cangar yang sempat tertutup akibat longsor pada awal April, resmi dibuka secara terbatas mulai hari ini, Rabu (23/4/2025). Kepastian ini disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat melakukan kunjungan kerja di Kota Ambon.

“Alhamdulillah, setelah evaluasi dan uji coba, hari ini Jalur Pacet–Cangar mulai dibuka terbatas. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk memulihkan kembali aktivitas dan perekonomian warga sekitar,” ujar Khofifah.

Jalur ini akan dibuka mulai pukul 05.00 hingga 18.00 WIB setiap hari. Namun, akan diberlakukan sistem buka-tutup apabila terjadi cuaca ekstrem seperti hujan deras atau angin kencang. Pemprov Jatim juga menyiapkan pengawasan ketat demi menjamin keselamatan pengguna jalan.

Sebelumnya, pada Selasa (22/4), telah dilakukan uji coba jalur untuk memastikan kelayakan dan keamanan bagi pengguna jalan.

Meski sudah dibuka, proses perbaikan di sekitar area bekas longsor masih terus berlangsung. Progres pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan pemasangan trap bambu untuk terasering hampir rampung, dengan progres mencapai 98–100%.

“Selain TPT, saat ini juga dilakukan pipanisasi untuk menggantikan saluran irigasi terbuka sepanjang 50 meter. Ini penting karena irigasi tersebut mengairi sekitar 50 hektare sawah di kawasan Pacet,” terang Khofifah.

Jalur ini merupakan akses penting yang menghubungkan Mojokerto dengan Kota Batu dan Kabupaten Malang, sekaligus jalur utama distribusi hasil pertanian dari Pacet dan Batu. Karena itu, pembukaannya sangat dinantikan warga.

Untuk mendukung keamanan, Dinas Perhubungan akan melengkapi jalur dengan rambu peringatan, guide drill, dan marka jalan di enam titik rawan. Tak hanya itu, penanaman tanaman vetiver, pemasangan sistem peringatan dini (EWS), serta penebalan aspal juga tengah dalam proses dan ditarget rampung dalam waktu sebulan.

Gubernur Khofifah mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan mematuhi seluruh rambu dan instruksi dari petugas.

“Kita ingin perekonomian pulih, tapi keselamatan tetap nomor satu. Mari kita jaga bersama agar jalur ini aman dan nyaman untuk semua,” tutupnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Firman Soebagyo: RUU Pemilu Perlu Dibahas dengan Metode Omnibus Law

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Firman Soebagyo mengungkapkan bahwa revisi Undang-Undang (UU) Pemilu akan dibahas dengan menggunakan metode Omnibus Law. Menurutnya, metode tersebut perlu dilakukan karena mengkompilasi seluruh undang-undang pemilu dari Pilkada dan undang undang lainnya yang terkait menjadi satu.

“Sampai sekarang kan belum ada juga (kepastian mengenai revisi UU Pemilu dibahas di Komisi II atau Baleg). Kalau kemarin Pak Doli sebagai mantan Wakil Ketua Komisi II dan kami juga di Baleg, bersepakat itu (UU Pemilu) direvisi dengan menggunakan metode Omnibus Law. Jadi ada beberapa UU yang harus disatukan, disederhanakan,” ungkap dalam keterangannya, Selasa (22/4/2025).

“Kenapa itu harus dibikin metode Omnibus Law, karena, mengkompilasi atau mengkolaborasikan seluruh undang-undang pemilu dari Pilkada dan lain sebagainya menjadi satu,” sambungnya.

Meski demikian, menurutnya ada pula gagasan-gagasan lain berkaitan dengan sifat independen lembaga penyelenggara pemilu. Sebagai contoh yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang kerap dinilai tidak lagi independen dan banyak ‘permainan’ di dalamnya.

“KPU itu diharapkan lebih independen daripada (KPU) yang dulu di tahun 1979. Ternyata sekarang kan KPU itu justru tidak independen. Ada gagasan juga dari beberapa parpol, kalau bisa KPU itu nanti ada unsur parpol di dalam. Apakah nanti sifatnya itu hanya sebagai fungsi pengawas di dalamnya atau seperti apa, nanti kita nunggu selanjutnya,” tutur Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Maka dari itu, ia menilai hal tersebut juga penting dibahas mengingat kinerja pengawas KPU dalam hal ini Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP), dinilai tidak berfungsi.

“Supaya parpol juga punya kewenangan, punya kontrol di dalam, ‘permainan’ kan di dalam. Tapi kalau ditongkrongin, kan mereka paling tidak sungkan lah, kalau sekarang kan bebas,” katanya.

Terkait adanya tarik-menarik untuk pembahasan UU Pemilu ini, Firman menyatakan sebaiknya inisiator revisi UU ini adalah dari DPR yang memang kepentingan langsung berada di parpol.

“Kalau dibuat oleh pemerintah, kan pemerintah bukan sebagai peserta pemilu. Yang membuat itu adalah yang punya kepentingan. Yang tahu celahnya, kelemahannya, kelebihan, kekurangannya dari parpol yang selama ini ikut pemilu,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News