Beranda blog Halaman 1146

Sidak di Pasar Gede Solo, Mentan Amran Temukan Minyakita Masih Belum Sesuai Takaran

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, kembali turun ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan ketersediaan dan kualitas bahan pangan, terutama minyak goreng Minyakita. Kali ini, sidak dilakukan di Pasar Gede Hardjonagoro, Solo, bersama Satgas Pangan, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Wali Kota Solo, serta jajaran kepolisian dari Polresta dan TNI.

Dalam sidak tersebut, Mentan Amran menemukan bahwa harga Minyakita di pasaran sudah sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter. Namun, ada permasalahan lain yang mencuat, yakni takaran isi dalam kemasan yang masih belum sesuai.

Dua produsen berbeda kedapatan mengurangi volume minyak dalam kemasan. Minyakita produksi PT Kusuma Mukti Remaja yang seharusnya 1 liter, hanya berisi 900 mililiter, atau berkurang 100 mililiter (10 persen). Sementara Minyakita produksi PT Salim Ivomas Pratama volumenya hanya kurang 50 mililiter dari seharusnya.

Baca juga: Mentan Terharu Raih Penghargaan UNS, Teringat Didikan Ibunda

Mentan Amran menegaskan bahwa praktik pengurangan takaran ini harus dihentikan. Meskipun kondisinya lebih baik dibandingkan temuan sebelumnya, di mana pengurangan volume bisa mencapai 25 persen, hal ini tetap tidak bisa ditoleransi.

“Kesadaran memang mulai meningkat. Kemarin kita temukan ada yang kurang 25 persen, sekarang tinggal 5-10 persen. Tapi ini tetap harus diperbaiki. Satgas Pangan harus telusuri kenapa masih ada pengurangan takaran ini. Kita akan tindaklanjuti agar tidak ada lagi praktik seperti ini,” tegas Amran.

Ia juga meminta Satgas Pangan untuk menindaklanjuti kasus ini hingga ke produsen. Menurutnya, minyak goreng merupakan kebutuhan dasar masyarakat, terutama di bulan Ramadan, dan tidak boleh ada pihak yang bermain curang untuk keuntungan sendiri.

“Minyak goreng ini kebutuhan pokok. Jangan sampai ada yang mengambil kesempatan dalam situasi ini, apalagi di bulan Ramadan. Pemerintah akan terus melakukan sidak, memastikan takaran sesuai, harga stabil, dan tidak ada yang dirugikan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Mentan Amran menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengawasi ketat praktik perdagangan yang merugikan masyarakat.

“Kami tidak akan tinggal diam. Ini sudah lebih baik dari temuan sebelumnya, tapi tetap saja tidak boleh ada yang bermain-main dengan hak rakyat. Kalau HET sudah sesuai, maka takaran juga harus sesuai. Jangan sampai rakyat dirugikan dengan praktik curang seperti ini,” tegasnya.

Dalam sidak ini, Mentan Amran memastikan bahwa pengawasan terhadap distribusi minyak goreng bersubsidi akan terus diperketat. Langkah ini diambil agar masyarakat mendapatkan haknya secara penuh dan produsen tidak melakukan praktik curang yang dapat merugikan konsumen.

Dengan pengawasan ketat dari pemerintah dan kerja sama dengan Bapanas, Satgas Pangan, serta aparat keamanan, diharapkan distribusi Minyakita semakin transparan dan tepat sasaran. Pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas harga serta menjamin masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan kualitas yang sesuai standar.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Pramono Ajak Masyarakat Tunaikan Zakat untuk Bantu Sesama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bersama pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Ruang Pola, Balai Kota Jakarta, pada Kamis (20/3).

Dalam kesempatan ini, Gubernur Pramono mengajak masyarakat Jakarta yang berkecukupan untuk menunaikan ZIS demi membantu sesama. Ia mengungkapkan, banyak pihak akan bahagia dan tersenyum ketika zakat tersalurkan kepada yang berhak.

“Saya membayar zakat dari tahun ke tahun, selalu dengan tangan saya sendiri. Sebab, membayar zakat adalah bagian dari kita untuk berbagi, tersenyum, dan melakukan sesuatu yang pasti akan berguna bagi banyak orang,” ungkap Gubernur Pramono yang didampingi Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Marullah Matali, dan Ketua BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, Abubakar.

Gubernur Pramono berharap dana ZIS yang terkumpul dapat bermanfaat bagi masyarakat luas serta terus meningkat setiap tahunnya.

“Mudah-mudahan ZIS yang kita kumpulkan benar-benar bermanfaat bagi umat. Saya sungguh bergembira dan berharap dana ZIS tahun ini dari Pemerintah Jakarta serta BUMD bisa terkumpul sesuai target. Semoga amal ibadah Bapak/Ibu yang telah menunaikan ZIS diterima oleh Allah SWT dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda,” imbuhnya.

Gubernur Pramono juga mengapresiasi sejumlah program yang diinisiasi oleh BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, salah satunya pengembalian ijazah yang tertahan di sekolah. Ia menyampaikan, permasalahan ijazah yang tertahan masih kerap dikeluhkan oleh warga Jakarta.

“Saya mengapresiasi program pengembalian ijazah yang dibantu khusus oleh BAZNAS. Terima kasih sekali. Ketika sebelum menjadi gubernur, saya mendapati bahwa salah satu masalah serius di Jakarta adalah ijazah yang tertahan. Saya bersyukur permasalahan ini kini dapat diselesaikan dan semoga bisa diterima oleh siapa pun yang berhak,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, Abubakar, mengatakan, dari tahun ke tahun, hasil pengumpulan ZIS di BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta mengalami tren kenaikan. Pada 2023, terkumpul Rp247 miliar, sementara pada 2024 terkumpul Rp294 miliar.

“Target yang telah kami tetapkan sebesar Rp400 miliar. Hingga 20 Maret 2025, sudah terkumpul Rp31 miliar dan tersalurkan sebanyak Rp30 miliar. Semoga target ini tercapai pada akhir tahun nanti,” tutur Abubakar.

Ia juga memaparkan, capaian ZIS Ramadan se-Provinsi DKI Jakarta pada 2024 adalah Rp72 miliar, sedangkan total target pada Ramadan tahun ini sebesar Rp120 miliar.

“Kami juga menjalankan berbagai program selama Ramadan, seperti Hapus Tato, Pengajian Bersama Tunanetra, Posko Mudik, Mudik Bareng Disabilitas, Santunan Ramadan, Paket Hijrah Mualaf, Gerakan BAZIS Bersih Masjid, Berbagi Takjil, Pesantren Ramadan Mualaf, Duta Imam Tarawih, serta Penunaian ZIS bagi pejabat Pemprov DKI Jakarta. Alhamdulillah, program ini disambut hangat oleh pihak-pihak yang terlibat,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Jatim Resmi Melantik Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan

Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa resmi melantik KH. Kholilurrahman sebagai Bupati Pamekasan dan Sukriyanto sebagai Wakil Bupati Pamekasan masa jabatan 2025-2030 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (19/3/2025) malam.

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri RI Nomor: 100.2.1.3-1997 Tahun 2025 tanggal 17 Maret 2025 tentang perubahan kedua atas Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 100.2.1.3-221 Tahun 2025 tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah pada Kabupaten dan Kota Hasil Pemilihan Kepala Derah Serentak Tahun 2024 Masa Jabatan Tahun 2025-2030.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyampaikan pesan penting yang harus dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan adalah menyiapkan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) selambat-lambatnya dalam waktu 6 bulan. Gubernur Khofifah pun menekankan agar RPJMD yang disusun di tingkat Kabupaten Kota beseiring dengan RPJMD provinsi dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).”Jadi PR yang sangat mendesak yang harus dilakukan adalah bagaimana menyiapkan rencana awal RPJMD kabupaten Pamekasan,” ujarnya

Baca juga: Gubernur Khofifah: Jatim Jadi Barometer Pengendalian Inflasi Nasional

Gubernur Khofifah juga menyampaikan, beberapa hal di luar Asta Cita dan Quick Win yang menjadi konsen pemerintah pusat saat ini. Yakni terkait Sekolah Rakyat dan Koperasi Desa Merah Putih yang segera direalisasikan di Jatim. “Bupati/Wali Kota sudah kami undang di Gedung Negara Grahadi, mendengarkan langsung penjelasan dari Kementerian, supaya mereka paham format sekolah ini seperti apa. Berikutnya adalah koperasi desa ini seperti apa,” katanya.

Lebih lanjut, Khofifah menambahkan mengenai posisi Jawa Timur sebagai lumbung pangan nasional yang menjadikan provinsi ini berkontribusi besar terhadap terwujudnya swasembada pangan. Oleh sebab itu dalam rangka dapat memenuhi target produksi padi sebesar 12,6 juta ton, Ia meminta semua daerah untuk melakukan optimalisasi dengan memberikan perhatian khusus terhadap infrastruktur pertanian termasuk Pamekasan. “Daerah-daerah di Madura ini banyak sekali yang memang irigasinya perlu dikuatkan.  Pada posisi ini kita perlu lari kencang supaya kebutuhan atas infrastruktur khususnya irigasi tersier bisa segera terpenuhi,” ucapnya.

Hal lain yang disampaikan Gubernur Khofifah kepada Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan yaitu terkait persiapan jelang hari raya Idul Fitri, dimana para kepala daerah dituntut untuk terus memantau pergerakan harga bahan pangan dan tempat-tempat wisata di daerah masing-masing. “Bupati/Wali Kota turun ke pasar untuk memantau harga dan ke tempat-tempat wisata memastikan lokasi tersebut dalam kondisi aman,” tuturnya.

Untuk mewujudkan itu semua, Khofifah mengingatkan pentingnya kolaborasi dan sinergi semua pihak untuk bersama-sama menjaga kondisi aman dan nyaman terlebih menjelang libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. “Kesiapsiagaan kita semua tentu diharapkan bisa menjaga suasana  kondusif aman, nyaman, datang bahagia kembali bahagia,” pesannya.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan pelantikan Ketua TP PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pamekasan oleh Ketua TP PKK dan Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak yang disaksikan oleh Gubernur Jawa Timur.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Top! Kontribusi Perekonomian Jatim Terbesar Kedua di Pulau Jawa

Perekonomian Jawa Timur terus menunjukkan kinerja yang positif dengan pertumbuhan sebesar 5,03 persen pada triwulan IV tahun 2024 secara year-on-year (yoy). Dengan capaian ini, Jawa Timur berkontribusi sebesar 25,55 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Pulau Jawa, menjadikannya yang terbesar kedua setelah DKI Jakarta.

Menurut Sugeng Pamilu Karyawan, Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jawa Timur, Kamis (20/3/2025) menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi ini didukung oleh permintaan domestik yang kuat, inflasi yang terkendali, serta peningkatan penciptaan lapangan kerja baru.

“Kondisi ekonomi Jawa Timur terus stabil dengan daya beli masyarakat yang tetap terjaga. Hal ini juga sejalan dengan berbagai kebijakan fiskal dan moneter yang diterapkan pemerintah,” jelasnya.

Baca juga: Gubernur Khofifah Bangga: Jatim Catat Rekor Lolos SNBP Terbanyak di Indonesia

Di sisi lain, tingkat inflasi di Jawa Timur juga tetap terkendali. Pada Februari 2025, terjadi deflasi sebesar minus 0,03 persen (yoy). Upaya pengendalian harga pangan menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga stabilitas ini, terutama menjelang bulan Ramadhan dan Lebaran.

“Pemerintah telah menerapkan berbagai kebijakan, termasuk penurunan tarif angkutan Lebaran serta pengurangan tarif tol menjelang Lebaran. Langkah-langkah ini diperkirakan memberikan dampak besar terhadap stabilitas inflasi di Jawa Timur,” tambah Sugeng.

Selain itu, industri berbasis hilirisasi juga menjadi salah satu faktor pendorong utama pertumbuhan ekonomi, terutama di sektor manufaktur. Industri makanan dan minuman mencatat pertumbuhan sebesar 7,55 persen (yoy), diikuti oleh industri kertas sebesar 5,96 persen (yoy), serta industri kimia yang tumbuh sebesar 5,26 persen (yoy).

Dari sisi pembiayaan, penyaluran kredit program di Jawa Timur juga menunjukkan pencapaian yang signifikan. Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah disalurkan sebesar Rp 46,62 triliun kepada 909.119 penerima, sementara pembiayaan Ultra Mikro (UMi) telah mencapai Rp 1,18 triliun dengan 264.341 penerima.

“Dukungan permodalan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor usaha kecil dan menengah, serta mempercepat pemulihan ekonomi pasca pandemi,” ujar Sugeng.

Dengan tren positif ini, perekonomian Jawa Timur diharapkan terus bertumbuh secara berkelanjutan. Pemerintah daerah bersama dengan berbagai pemangku kepentingan akan terus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menkomdigi Pastikan Mudik Makin Hemat, Paket Internet Lebih Murah 50%

Pemerintah bersama penyelenggara layanan telekomunikasi seluler menghadirkan diskon tarif paket internet hingga 50% serta memastikan jaringan tetap stabil sepanjang periode mudik lebaran dan Nyepi 2025.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid bersama operator layanan seluler memastikan masyarakat tetap terhubung dengan keluarga tanpa hambatan.

“Sejalan dengan arahan Presiden untuk memastikan mudik yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi masyarakat. Kami mengapresiasi kontribusi operator seluler dalam memberikan rasa nyaman melalui layanan telekomunikasi yang optimal selama periode mudik Lebaran 2025,” jelasnya dalam pertemuan dengan penyelenggara layanan telekomunikasi seluler di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis (20/03/2025).

Meutya Hafid menyatakan Pemerintah bersama operator seluler telah bersepakat menyediakan Paket Ramadan-Lebaran dengan harga lebih terjangkau selama satu bulan penuh bagi pelanggan prabayar maupun pascabayar.

“Presiden ingin agar mudik ini bisa berjalan dengan aman, menyenangkan dan masyarakat dibantu,” jelasnya.

Menurut Meutya Hafid sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah, operator telekomuniasi seluler telah menyiapkan berbagai paket khusus yang memberikan keuntungan lebih besar dibandingkan paket reguler. Paket ini mencakup diskon besar untuk kuota data, bonus telepon, serta dukungan layanan pelanggan selama periode mudik.

Direktur Sales PT Telkomsel Adiwahyuni Basuki Sigit menyatakan Telkomsel menyediakan paket unggulan termasuk Surprise Deal Ramadan, yang memberikan diskon hingga 50% dibandingkan harga normal. Selain itu ada paket mudik yang dirancang untuk mendukung kebutuhan komunikasi pelanggan selama perjalanan mudik dan saat berlebaran di kampung halaman.

“Kami berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam memastikan kelancaran komunikasi selama periode Ramadan dan Lebaran. Melalui berbagai paket spesial yang kami sediakan, kami berharap pelanggan dapat menikmati layanan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau,” jelasnya.

Chief Legal & Regulatory Officer PT Indosat Tbk, Reski Damayanti menjelaskan pihaknya menyediakan enam paket spesial Ramadan yang menawarkan harga lebih murah hingga 50% dari median harga normal per gigabyte, serta bonus telepon hingga 5.000 menit ke sesama pelanggan IOH.

“Kami merancang paket-paket ini agar masyarakat dapat menikmati layanan internet dengan harga yang lebih terjangkau selama Ramadan dan Lebaran. Dengan kuota besar dan harga yang kompetitif, kami ingin memastikan pelanggan tetap terhubung dengan keluarga dan kerabat mereka,” jelasnya.

Dari XL Axiata telah menyiapkan paket Ramadan untuk pelanggan Prabayar, Pascabayar, dan Home Broadband dengan diskon hingga 50%. Selain itu, XL Axiata bersama operator lain juga menyiapkan posko Lebaran untuk membantu pelanggan yang membutuhkan layanan atau memiliki keluhan selama periode mudik.

“XL Axiata mendukung penuh inisiatif pemerintah dalam memastikan layanan telekomunikasi tetap optimal selama Lebaran. Selain menghadirkan paket spesial, kami juga menyiapkan posko layanan di berbagai titik strategis guna memastikan pengalaman terbaik bagi pelanggan,” ujar Yessie D. Yosetya, Direktur PT XL Axiata Tbk.

Sementara itu, Smartfren meluncurkan program bertajuk “Kuota Besar Ibadah Lancar” dengan paket kuota besar untuk memenuhi kebutuhan pelanggan selama Lebaran. Direktur Utama PT Smartfren Telecom Tbk, Merza Fachys menjelaskan Diskon khusus hingga 50% diberikan untuk beberapa pilihan kuota, memastikan akses internet yang lancar dengan harga lebih terjangkau.

“Dari pengalaman kami, kebutuhan kuota pelanggan selalu meningkat saat Idulfitri. Oleh karena itu, kami menghadirkan paket dengan kuota besar yang tetap terjangkau agar pelanggan dapat tetap terhubung dengan orang-orang terkasih tanpa khawatir kehabisan data,” ungkap

Dalam pertemuan tersebut, Menkomdigi Meutya Hafid didampingi Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria, Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo, dan Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Wayan Toni Supriyanto.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kemensos Dampingi 569 Pekerja Migran Korban Perdagangan Orang di Myanmar

Sebanyak 569 Pekerja Migran Indonesia (PMI) korban perdagangan orang dari Myanmar telah tiba di Tanah Air dalam dua gelombang pada pekan ini. Kementerian Sosial (Kemensos) berperan aktif dalam mendukung pemulangan dan rehabilitasi, memastikan para korban mendapat pendampingan psikososial serta bantuan yang diperlukan.

Kolaborasi lintas sektor dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Kementerian Luar Negeri, Polri, serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan para korban setelah kembali ke Indonesia.

Direktur Rehabilitasi Sosial Korban Bencana dan Kedaruratan Kemensos, Rachmat Koesnadi, menjelaskan para korban awalnya dijanjikan pekerjaan sebagai customer service di Thailand. Namun, mereka justru dibawa ke wilayah perbatasan Myanmar yang dikuasai kelompok bersenjata dan dipaksa bekerja dalam praktik penipuan daring (online scamming) di bawah ancaman kekerasan fisik maupun psikologis. Setelah operasi pembebasan kerja sama dengan pemerintah Thailand, Myanmar dan Tiongkok, mereka akhirnya dipulangkan ke Indonesia.

Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, para korban langsung dijemput oleh perwakilan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk Kemensos. Mereka kemudian diarahkan ke Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, untuk menjalani rehabilitasi sementara guna mendukung pemulihan.

“Layanan (rehabilitasi sosial) yang optimal dari Kemensos. Misalnya dari sisi asesmennya. Pada hari ini karena sudah hari ketiga kurang lebih 400-an orang sudah siap untuk kembali,” kata Rachmat Koesnadi.

Asesmen ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik, psikologis, dan sosial para korban. Banyak di antara mereka mengalami kekerasan yang dialami selama di Myanmar. Untuk itu, Kemensos menyediakan terapi psikososial, termasuk sesi konseling dan layanan terapi bagi mereka yang membutuhkan.

Bagi korban dengan trauma berat, Kemensos bekerja sama dengan rumah sakit memberikan perawatan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan oleh psikiater dan tenaga medis.

Setelah mendapatkan layanan di Asrama Haji, para korban akan dipulangkan ke daerah masing-masing, dengan dijemput oleh pemerintah daerah atau pulang secara mandiri. Namun, bagi mereka yang belum bisa kembali ke keluarganya, Kemensos memfasilitasi perlindungan sementara di Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) Bambu Apus.

“Karena batasnya hari ini (di Asrama Haji), kalau ada kelompok rentan, ibu hamil, atau sakit berat, serta warga yang sangat miskin yang belum ada yang menjemput atau ditangani oleh pemerintah daerahnya, kami bawa ke RPTC,” jelas Rachmat.

Sebagian besar korban berasal dari Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Utara. Untuk memastikan keberlanjutan pemulihan mereka di daerah masing-masing, Kemensos mengerahkan sentra-sentra rehabilitasi sosial guna melakukan asesmen lanjutan dan memberikan bantuan sesuai kebutuhan.

Langkah ini bertujuan agar para PMI yang telah menjadi korban perdagangan orang dapat kembali mandiri dan tidak lagi mencari pekerjaan di luar negeri dengan risiko yang sama. Skema bantuan modal usaha yang diberikan pun disesuaikan dengan hasil asesmen. “Apakah mereka (diberikan) latihan vokasional atau langsung kewirausahaan warungan, bertani, atau ternak,” tambah Rachmat Koesnadi.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa perdagangan orang masih menjadi ancaman serius bagi pekerja migran Indonesia. Modus para pelaku semakin canggih, sehingga masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap tawaran kerja di luar negeri dan jasa perjalanan luar negeri yang tidak jelas prosedurnya.

Kemensos berkomitmen terus memberikan perlindungan dan rehabilitasi bagi korban perdagangan orang. Dengan pendekatan komprehensif, diharapkan para korban dapat pulih dari trauma dan membangun kehidupan yang lebih baik di tanah air.

Di sisi lain, Kemensos juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam upaya pencegahan perdagangan orang. Peningkatan kesadaran dan edukasi menjadi kunci agar kasus serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Herman Deru Dukung Rencana Pembangunan Pusat Rehab Narkoba di OI

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru, didampingi Ketua TP PKK Sumsel, Febrita Lustia Herman Deru, melaksanakan Safari Ramadhan 1446 H/2025 M di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Kabupaten Ogan Ilir, Rabu, (19/3/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru katakan kegiatan ini bertujuan untuk mempererat ukhuwah antar sesama dan mendorong pembangunan di Kabupaten Ogan Ilir.

Herman Deru menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur jalan untuk mendukung aktivitas perekonomian masyarakat. Ia juga mengapresiasi Kabupaten Ogan Ilir sebagai kabupaten pertama di Sumsel yang mencapai Universal Health Coverage (UHC).

“Pembangunan Jalan tol di Sumsel salah satu muaranya di OI, ini kesempatan agar masyarakat dapat menyambut ini untuk berjualan UMKM ini khas Sumsel, dalam kuliner yang bisa menjadi display bagi kita agar orang tertarik,” ujar Herman Deru.

Baca juga: Herman Deru Dorong PALI Jadi Segitiga Emas, Fokus Pembangunan Infrastruktur dan SDM

Ia juga meminta Bupati Ogan Ilir untuk memperhatikan keamanan dan kenyamanan rest area tol dan non-tol, termasuk fasilitas umum seperti toilet dan masjid.

Gubernur Herman Deru juga menyoroti masalah pengendalian peredaran narkoba dan meminta Bupati Ogan Ilir untuk mencari lokasi pembangunan pusat rehabilitasi di Sumsel.

“Semoga kedepannya peredaran narkoba di Sumsel dapat dikendalikan dengan baik bahkan dihentikan. Dan peran-peran ibu-ibu untuk menjadi benteng dalam pengendalian narkoba bagi generasi muda,” katanya.

Ia juga berharap Ogan Ilir terus maju dan dapat menjadi kawasan Palembang-Ogan Ilir-Banyuasin (Paloba). Ini akan segera di-perda-kan sebagai wajah Sumsel.

Sementara itu, Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Gubernur dan rombongan.

Kesempatan tersebut juga Panca jadikan kesempatan untuk menyampaikan keluhan masyarakat terutama terkait kondisi jalan Provinsi yang berada di Kabupaten Ogan Ilir. Selain itu, Panca juga meminta dukungan pembangunan pusat rehabilitasi narkoba dan program BPJS untuk warga Ogan Ilir.

“Sumsel belum memiliki rumah rehabilitasi. Kebetulan tadi ada audiensi dengan kepala BNN, pemberantasan narkoba merupakan salah satu asta cita Presiden, mohon dukungan dibangunkan pusat rehabilitasi atas bantuan anggaran dari pak gubernur lahannya dari kami” kata Panca Wijaya Akbar.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Herman Deru juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu di Kabupaten Ogan Ilir.

Acara Safari Ramadhan ini turut dihadiri oleh Forkopimda Sumsel, Wakil Bupati Ogan Ilir, Ardani, dan Para Kepala OPD Sumsel.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemudik Lebaran Tahun Ini Diperkirakan Capai 146 Juta Orang

Polri menyebut 146,47 juta orang, atau 52% populasi masyarakat Indonesia diperkirakan melakukan mudik Lebaran 2025. Masyarakat diminta memilih waktu mudik yang pas agar tak terjadi penumpukan arus lalu lintas.

“Kami sampaikan kepada seluruh masyarakat agar bisa membagi, memanage waktu mana tempat dan waktu yang bisa ditempuh sehingga tidak terjadi penumpukan,” jelas Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko saat menyampaikan amanat Kadivhumas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho, dalam Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Satgas Humas Operasi Ketupat 2025 Humas Polri, Rabu (19/3/2025).

Karopenmas mengatakan, arus mudik akan diperkirakan mengalami puncaknya pada 27 dan 28 Maret 2025. Sedangkan arus balik mengalami puncak pada 5 dan 6 April 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Trunoyudo menyampaikan bahwa Satgas Humas melibatkan 43 personel dalam Ops Ketupat 2025. Mereka turut dibekali perlengkapan serta skema selama bertugas.

Trunoyudo juga menegaskan bahwa seluruh personel harus menjalankan tugas sesuai SOP yang telah ditentukan. Hal ini untuk memberikan kenyamanan serta rasa aman bagi pemudik.

“Kemudian juga dipersiapkan dan diperlihatkan tadi beberapa perlengkapannya, baik itu kendaraan, perlengkapan alat utama dalam melaksanakan tugas, serta operatornya siapa dan bagaimana nanti sistem skema landscape dalam kinerja menghadapi Operasi Ketupat,” kata dia.

Ditambahkan Karopenmas, Operasi Ketupat 2025 sendiri akan digelar besok (20/3/25) dengan dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Surabaya, Jawa Timur. Total 164.295 gabungan akan dilibatkan dan 2.835 posko disiapkan.

“Peran Humas diawali atau mengawali, kemudian nanti menyertai pada kegiatan-kegiatan masyarakat sampai dengan pengakhiran bersama-sama dengan teman-teman media di lapangan,” kata dia.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

RUU Perubahan UU TNI Disetujui DPR, Menhan Tegaskan Transformasi TNI

Menteri Pertahanan RI (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri Rapat Paripurna DPR RI ke-15 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024-2025, terkait Pembicaraan Tingkat II/Pengambilan Keputusan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Rapat paripurna ini berlangsung di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (20/3/2025). Dipimpin langsung oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, rapat ini bersifat terbuka untuk umum.

Dalam sidang tersebut, Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto membacakan laporan hasil pembahasan RUU Perubahan atas UU TNI, yang mencakup tiga aspek utama: pertama, legalitas formal dalam proses penyusunan undang-undang; kedua, substansi materi perubahan UU TNI; dan ketiga, pelaksanaan fungsi pengawasan anggaran Dewan.

Saat sesi pengambilan keputusan, Ketua DPR RI Puan Maharani menanyakan kepada seluruh fraksi apakah RUU tersebut dapat disetujui untuk disahkan menjadi undang-undang.

“Setuju,” jawab seluruh anggota DPR RI secara serentak.

Dalam pendapat akhir pemerintah, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa TNI harus terus dibangun dan dikembangkan secara profesional. Menhan menekankan bahwa TNI adalah tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional.

Namun, seiring dengan perkembangan geopolitik dan teknologi militer global, TNI perlu bertransformasi agar dapat menghadapi ancaman konvensional maupun non konvensional secara efektif. Geostrategi pertahanan yang realistis sangat diperlukan agar Indonesia mampu bertahan dan menjaga kelangsungan hidup Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Mengakhiri pendapat akhir pemerintah, izinkan saya, Menteri Pertahanan, mewakili pemerintah menyampaikan bahwa prinsip jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, dan tentara profesional tidak akan mengecewakan Indonesia dalam menjaga kedaulatan NKRI,” tegas Menhan Sjafrie.

Turut hadir pada rapat paripurna antara lain, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Panglima TNI, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan), Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan (Irjen Kemhan), serta pejabat Eselon I Kemhan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemerintah Siapkan 164 Ribu Personel Gabungan Amankan Mudik 2025

Sebanyak 164.298 personel gabungan dari unsur Polisi, TNI, Dishub, Pramuka dan Basarnas dan beberapa pihak diturunkan dalam Operasi Ketupat 2025. Kepala Kepolisian RI Jendral Listyo Sigit Prabowo menyatakan personel gabungan ini akan ditempatkan di 2.835 posko yang ada di seluruh Indonesia.

“Personel ini nantinya ditempatkan di Posko terdiri dari 1.738 pos pengamanan, 788 pos pelayanan, dan 309 pos terpadu,” jelasnya usai memimpin Apel Ketupat 2025 di Grahadi Surabaya, Kamis (20/03/2025).

Menurut Kapolri, petugas akan ditempatkan mulai dari masjid, kemudian lokasi sholat idul Fitri, pusat-pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelakuhan, bandara, dan obyek-obyek wisata.

“Jadi petugas gabungan ini ditempatkan pada objek vital,” tuturnya.

Petugas gabungan ini diturunkan untuk mengurai terjadinya kemacetan di beberapa titik rawan.

“Kami berupaya untuk mencegah terjadinya kepadatan, tentu kita juga akan melakukan berbagai macam rekayasa lalu lintas, mulai dari kegiatan pengaturan perjalanan untuk kendaraan zumbo 3, kemudian juga ganjil-genap, kontraflow, sampai dengan kita laksanakan one-way,” jelas Kapolri.

Kapolri juga menekankan pengamanan dan juga mempersiapkan pos di jalur arteri.

“Kita harapkan masyarakat betul-betul bisa terlayani dengan baik, baik yang ada di jalur tol maupun di jalur arteri,” ungkapnya.

Kapolri mengingatkan masyarakat yang ingin mendapatkan informasi atau mengadukan selama mudik berlangsung bisa dihubungi hotline 110.

“Kita siapkan petugas 24 jam untuk memberikan pelayanan, sehingga kita harapkan di pelayanan mudik tahun 2025 ini bisa semakin baik,” tegasnya.

Menurut Kapolri, Operasi Ketupat 2025 digelar antara 14 sampai 17 hari. Menurutnya, puncak arus mudik diprediksi akan terjadi kemungkinan di antara tanggal 28 sampai dengan 30 Maret.

“Sedangkan untuk puncak arus balik kemungkinan antara tanggal 5 dan 7 April 2025,” ujarnya..

Kementerian Perhubungan telah melakukan survei diprediksi potensi pergerakan masyarakat selama libur lebaran 2025 mencapai 52 persen.

“Jumlah ini setara dengan 146,48 juta orang yang menjalani mudik,” ungkap Sigit.

Turut hadir dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2025 yakni Mendagri Tito Karnavian, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Wamenhub Suntana, Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan yang mewakili Menko Polkam, Dirjen Sarana Kemenhub Amirullah, Kepala BNPT Komjen Eddy Hartono, Kakanwil kemenag Jatim Akhmad Sruji Bahtiar, Irjen Kemendag Putu Jayan Danu Putra, hingga Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News