Beranda blog Halaman 1166

Bazar Murah 2025 Digelar Lagi, Ini Jadwal dan Lokasinya

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) menggelar Bazar Murah 2025 tahap kedua. Acara ini resmi dibuka pada Senin 10 Maret 2025 dengan antusiasme tinggi dari masyarakat.

Pelaksana Tugas Kepala Disdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin menyampaikan, bazar murah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang hari raya.

“Alhamdulillah, cuacanya mendukung dan warga sangat antusias. Terima kasih kepada jajaran kewilayahan yang telah membantu menyebarluaskan informasi mengenai bazar ini,” ujarnya.

Pada Senin 10 Maret 2025, bazar murah berlangsung di tiga kecamatan, yaitu Rancasari, Bandung Wetan, dan Bandung Kidul. Setiap harinya, bazar akan berpindah lokasi ke tiga kecamatan berbeda hingga batas waktu yang telah ditentukan.

“Kami menyediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok seperti beras SPHP dari Bulog, minyak goreng, daging ayam, gula, telur, cabai, bawang merah dan putih, serta berbagai sayuran dan tepung terigu. Ini juga menjadi momen sosialisasi agar masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau,” tambah Ronny.

Ronny menjelaskan, harga kebutuhan pokok di pasaran saat ini relatif stabil berdasarkan pemantauan di pasar tradisional seperti Caringin dan Gedebage.

“Ada lonjakan harga pada komoditas cabai, tetapi masih fluktuatif, bisa naik atau turun setiap harinya,” katanya. Ia memastikan bahwa stok pangan dalam kondisi aman hingga Idulfitri.

Ada pun daftar harga pada Bazar Ramadan 2025 sebagai berikut:
•⁠ ⁠Bawang Merah = Rp20.000 / 0,5 Kg
•⁠ ⁠Bawang Putih = Rp20.000 / 0,5 Kg
•⁠ ⁠Beras Premium merk Punokawan = Rp44.000 / 3 Kg
•⁠ ⁠Minyak Goreng Premium merk Rizky = Rp16.500
•⁠ ⁠Tepung Beras = Rp8.000 / Kg
•⁠ ⁠Ayam Negeri = Rp32.000 / Kg
•⁠ ⁠Nugget = Rp10.000 / Pack
•⁠ ⁠Kentang = Rp17.000 / Kg
•⁠ ⁠Cabe Rawit Merah = Rp85.000 / Kg
•⁠ ⁠Cabe Merah = Rp50.000 / Kg
•⁠ ⁠Bombay = Rp30.000 / Kg
•⁠ ⁠Cabe Kering, Tumbuk, Kemiri = Serba Rp5.000

Heni, salah satu warga yang hadir, mengaku senang dengan adanya bazar murah ini.

“Belanja jadi lebih murah dan lokasinya mudah diakses. Harapannya ke depan bisa ada lebih banyak stan dan pilihan barang, terutama saat menjelang Lebaran,” ujarnya.

Selain menjual kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, bazar ini juga menyediakan layanan konsultasi usaha, pendaftaran NIB, dan SIINAS bagi pelaku usaha yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai legalitas usaha mereka.

Bazar Murah 2025 tahap kedua berlangsung 10-14 Maret 2025 dengan lokasi sebagai berikut:

Senin, 10 Maret 2025:
•⁠ ⁠Kecamatan Rancasari – Halaman Kantor Kecamatan Rancasari, Jalan Santosa Asih No. 17 Bandung.
•⁠ ⁠Kecamatan Bandung Wetan – Kolong Jembatan Pasopati RW 15.
•⁠ ⁠Kecamatan Bandung Kidul – Kompleks Saptataruna (PU), Jalan Rana Kel. Kujangsari.

Selasa, 11 Maret 2025:
•⁠ ⁠Kecamatan Sumur Bandung – Depan Kantor Kecamatan Sumur Bandung, Jalan Lombok No. 6 Bandung.
•⁠ ⁠Kecamatan Cicendo – Lapang Parkir Alun-Alun Cicendo, Jalan Arjuna Husein Sastranegara.
•⁠ ⁠Kecamatan Sukasari – Halaman Kantor Kecamatan Sukasari, Jalan Gegerkalong Hilir, Bandung.

Rabu, 12 Maret 2025:
•⁠ ⁠Kecamatan Cibeunying Kaler – Taman Kunang-Kunang, Jalan Cikutra Baru Bandung.
•⁠ ⁠Kecamatan Cibeunying Kidul – Halaman Kantor Kecamatan Cibeunying Kidul, Jalan Sukasenang Raya No. 11 Bandung.
•⁠ ⁠Kecamatan Astana Anyar – Halaman Kantor Kecamatan Astana Anyar, Jalan Bojongloa No. 69 Bandung.

Kamis, 13 Maret 2025:
•⁠ ⁠Kecamatan Babakan Ciparay – Lapang Pasadena, Jalan Pasadena No. 7 Bandung.
•⁠ ⁠Kecamatan Panyileukan – Halaman Kantor Kelurahan Mekarmulya, Jalan Mekarmulya No. 26 Bandung.
•⁠ ⁠Kecamatan Mandalajati – Halaman Kantor Kecamatan Mandalajati, Jalan Pasir Impun No. 33 Bandung.

Jumat, 14 Maret 2025:
•⁠ ⁠Kecamatan Bojongloa Kidul – Lapang TVRI, Jalan Cibaduyut No. 269 Bandung.
•⁠ ⁠Kecamatan Regol – Taman Sawahkurung (di belakang Kelurahan Ciateul), Jalan Sawah Kurung Ciateul, Regol.
•⁠ ⁠Kecamatan Cidadap – Halaman Kantor Kecamatan Cidadap, Jalan Hegarmanah Tengah No. 1 Bandung.

Dengan adanya Bazar Murah 2025, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang bersahabat, serta menjaga stabilitas ekonomi menjelang perayaan Idulfitri.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Komdigi Luncurkan MudikPedia 2025, Panduan Mudik Lengkap dalam Genggaman

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) kembali menghadirkan MudikPedia Lebaran 2025, buku elektronik yang menjadi panduan lengkap bagi pemudik saat Lebaran 2025 atau Idulfitri 1446 Hijriah.

Buku digital ini memuat informasi terperinci, termasuk pantauan lalu lintas melalui CCTV di ruas tol yang dikelola Jasa Marga, jalan nasional, serta pelabuhan penyeberangan. Seluruh informasi dapat diakses melalui tautan https://s.id/mudikpedia.

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, menyatakan bahwa MudikPedia Lebaran 2025 dirancang untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi seputar mudik, sejalan dengan tugas Kemkomdigi dalam sosialisasi mudik Lebaran 2025.

“Selain dalam bentuk buku elektronik, MudikPedia juga menyediakan tautan ke berbagai kementerian dan lembaga yang berisi data serta informasi terkini tentang mudik Lebaran 2025,” ujar Fifi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (11/3/2025).

Fifi menambahkan, MudikPedia diharapkan dapat memberikan informasi yang lengkap dan akurat sehingga perjalanan masyarakat lebih tenang dan nyaman. “Sesuai arahan Ibu Menkomdigi, Meutya Hafid, buku elektronik ini menjadi panduan resmi bagi masyarakat agar mudik lebih lancar,” jelasnya.

Isi Buku MudikPedia 2025

MudikPedia Lebaran 2025 merupakan penyempurnaan dari edisi sebelumnya dan mencakup berbagai informasi penting, antara lain:

✅ E-Book Mudik Lebaran 2025
✅ Info Mudik Lebaran Kemenhub
✅ Info Jalur Mudik Bina Marga
✅ Mudik Sehat Kemkes
✅ Info Mudik InfoPublik
✅ Infografis Mudik Lebaran 2025
✅ Pantauan Lalu Lintas via CCTV
✅ Info Mudik Gratis
✅ Pesan Tiket KAI dan Kapal Ferry
✅ Daftar SPKLU PLN 2025
✅ Prakiraan Cuaca Mudik BMKG
✅ Info Tukar Uang Lebaran Bank Indonesia

Selain itu, berbagai tautan penting juga tersedia di MudikPedia, di antaranya:

  • https://nusantara.kemenhub.go.id/
  • https://binamarga.pu.go.id/mudik
  • https://ayosehat.kemkes.go.id/kampanye-prioritas/mudik-sehat
  • https://infopublik.id/kategori/infomudik
  • https://s.id/nomorpenting
  • https://bpjt.pu.go.id/cctv/cctv_inframe
  • http://cctv.priokport.co.id/public

Kesiapan Transportasi dan Pengamanan

Dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Angkutan Lebaran 2025 di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta, Senin (10/3/2025), Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyiapkan sarana dan prasarana transportasi untuk menghadapi puncak arus mudik.

Kesiapan tersebut mencakup:

  • 30.451 unit bus di 115 terminal
  • 772 unit kapal laut di 264 pelabuhan
  • 404 unit pesawat di 60 bandara
  • 2.550 unit lokomotif dan kereta api
  • 187 unit kapal penyeberangan di 14 lintas pelabuhan

Menurut Menhub, berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi, potensi pergerakan masyarakat selama libur Lebaran 2025 diprediksi mencapai 146,48 juta orang (52% dari total penduduk Indonesia). Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 (28 Maret 2025), sedangkan puncak arus balik pada H+5 (6 April 2025).

“Ini hanya prediksi, bisa saja lebih tinggi. Tahun 2024, prediksi awalnya 71,7 persen atau 193,6 juta orang, tetapi realisasinya mencapai 242 juta orang,” kata Menhub.

Kemenhub juga terus melakukan uji kelayakan transportasi, dengan progres per 8 Maret 2025 sebagai berikut:

  • Bus: 60,67% telah diperiksa (18.746 unit)
  • Kapal: 85,49% telah diperiksa (660 unit)
  • Pesawat: 68,47% telah diperiksa
  • Kereta dan lokomotif: 60,66% telah diperiksa (1.547 unit)
  • Kapal penyeberangan: 43% telah diperiksa (70 unit)

Di sisi pengamanan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan akan mengerahkan 164.268 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait. Mereka akan ditempatkan di 2.894 pos pengamanan serta titik-titik vital lainnya.

Dengan hadirnya MudikPedia Lebaran 2025 dan kesiapan lintas sektor, pemerintah berharap perjalanan mudik tahun ini lebih terencana, aman, dan lancar.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menkes: Investasi Kesehatan Kunci Indonesia Jadi Negara Maju

Guna mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045, Kementerian Kesehatan terus mengupayakan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Upaya ini selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045, khususnya dalam pilar Transformasi Sosial yang mengusung misi “Kesehatan untuk Semua”.

Salah satu inisiatif utama yang sedang dilakukan adalah meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pelayanan kesehatan melalui pembangunan infrastruktur yang lebih modern dan memadai. Dalam hal ini, Kementerian Kesehatan mengajukan pembangunan Gedung RSAB Harapan Kita serta penataan kawasan Rumah Sakit 3 Berlian, yang mencakup Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita, Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, dan Rumah Sakit Kanker Dharmais.

Dalam sambutannya Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa investasi di sektor kesehatan dan pendidikan merupakan langkah utama dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara berpenghasilan tinggi pada tahun 2045. Dalam pernyataannya, Menkes menyoroti pentingnya memastikan masyarakat sehat dan cerdas untuk meningkatkan daya saing dan kesejahteraan ekonomi.

Baca juga: Menkes Lakukan Groundbreaking Pembangunan RSUD Maba di Halmahera Timur

“Bagi saya sebagai Menteri Kesehatan, ini adalah pekerjaan yang sangat menantang agar masyarakat Indonesia dapat lebih sehat dan lebih pintar. Itulah mengapa, sebagai bagian dari pembangunan, jika kita berinvestasi di sektor kesehatan dan pendidikan, kita tidak akan pernah salah,” ujar Menkes Budi.

Menkes juga menekankan bahwa meskipun Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah dan infrastruktur yang terus berkembang, kemajuan ekonomi tetap bergantung pada kualitas sumber daya manusia.

Dalam kesempatan tersebut, Menkes mengungkapkan bahwa Indonesia menempati peringkat ketiga dunia dalam jumlah kelahiran bayi, setelah India dan China, dengan rata-rata 4,8 juta bayi lahir setiap tahunnya. Namun, angka kematian bayi yang masih tinggi serta prevalensi stunting sebesar 20% menjadi tantangan besar bagi pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.

“Lebih dari 30.000 bayi meninggal setiap tahun, dan angka stunting mencapai 20%. Ini berdampak pada tingkat kecerdasan yang lebih rendah. Jadi, bagaimana kita bisa menghasilkan seseorang yang cukup pintar untuk mendapatkan penghasilan 14.000 dolar AS per tahun jika mereka tidak cerdas sejak kecil,” ungkap Menkes.

Presiden Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) Mr. Jin Liqun, yang hadir untuk mengunjungi tiga rumah sakit tersebut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia, khususnya ke Kementerian Kesehatan, atas visi dan dedikasi dalam memperkuat sektor kesehatan nasional.

“Sungguh mengharukan melihat betapa besar kepedulian Anda terhadap ibu dan anak. Karena upaya Anda, masyarakat Indonesia, khususnya ibu dan anak, dapat memiliki masa depan yang lebih baik daripada yang seharusnya mereka alami. Anak-anak adalah masa depan negara ini. Mereka merupakan harapan bagi pembangunan, perdamaian, dan kesejahteraan Indonesia, kawasan Asia, dan dunia secara lebih luas,” ujar Presiden AIIB.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian Kesehatan RI.Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Halo Kemenkes melalui hotline 1500-567, SMS 081281562620, atau email kontak@kemkes.go.id.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Mentan Terharu Raih Penghargaan UNS, Teringat Didikan Ibunda

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman tak kuasa menahan haru saat memberikan orasi ilmiah setelah menerima penghargaan Parasamya Anugraha Dharma Krida Upa Bogha dalam Dies Natalis ke-49 Universitas Sebelas Maret (UNS). Dalam orasinya, Mentan Amran mengungkapkan rasa syukurnya serta mengenang peran besar sang ibunda dalam perjalanan hidupnya.

“Saya lahir dari keluarga miskin, dibesarkan dalam keterbatasan. Tapi ibu saya selalu berpesan ‘Nak, kamu nanti jadi orang besar. Kamu akan mengubah nasib kita.’ Dan pesan itu terus terngiang hingga hari ini,” ujar Mentan Amran dengan suara bergetar.

Mentan Amran mengenang perjuangan hidupnya dari seorang anak desa hingga dipercaya menjadi Menteri Pertanian RI. Ia tumbuh dalam keluarga dengan 12 bersaudara, di mana ayahnya hanya seorang TNI dengan pangkat dan gaji yang rendah. Katanya, untuk makan sehari-haripun, ia dan saudaranya rela mencari makanan di hutan.

“Bapak-bapak lahir di spring bed, saya lahir di bawah pohon kayu. Kami teringat SMP kelas 2 kami pulang dari sekolah, keringat, tapi biasa makanan tidak tersedia, tidak cukup. Jadi, kami cari jambu, cari ubi di hutan,” kenangnya.

Namun, di tengah keterbatasan, orang tuanya selalu menanamkan nilai kejujuran dan kerja keras. Salah satu pesan yang paling ia ingat adalah agar selalu berbuat kebaikan dan tidak mengambil sesuatu yang bukan haknya. ”Orang tua saya selalu mengajarkan kejujuran dan kerja keras. ‘Jangan pernah makan yang bukan hakmu’, itulah pesan yang saya pegang teguh,” kenangnya.

Mentan Amran juga mengingat bagaimana ibunya selalu menyebut bahwa suatu hari ia akan menjadi menteri. Meskipun saat itu terasa mustahil, takdir berkata lain dan harapan ibunya terwujud, Andi Amran Sulaiman menjadi Menteri Pertanian untuk beberapa periode.

“Kami masih ingat pesan ibu ’Nak, kamu nanti jadi menteri’. Dalam hati kecil saya katakan tidak mungkin, tetapi kami tidak membantah beliau. Siapa sangka. Tiba-tiba Pak Jokowi datang katanya ada yang memberi tahu ada sosok anak muda pekerja keras sehingga kami ditakdirkan masuk Kabinet 2014,” ungkapnya.

Ia juga berpesan agar siapa pun yang ingin sukses agar menjaga hati orang tua, terutama ibu. Dengan doa seorang ibu, maka perjalanan hidup akan lebih mudah.

“Itulah dashyatnya seorang ibu. Kalau mau lihat Allah tersenyum buatlah ibu tersenyum. Dan yang sangat menentukan ini perjalanan kita adalah ibu. Kalau kita pernah menggores hati ibu jangan mimpi melihat cahaya dunia. Saya tidak mungkin berdiri di sini kalau bukan karena ibu saya,” ungkapnya.

Melanjutkan orasinya, Mentan Amran mengungkapkan bahwa penghargaan yang ia terima bukan sekadar pengakuan, tetapi juga pengingat atas tanggung jawab besar yang harus ia emban untuk terus berkontribusi bagi pertanian Indonesia.

“Saya membayangkan bagaimana mempertanggungjawabkan ini di dunia dan akhirat. Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tapi untuk masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Mentan Amran memperoleh UNS Awards berdasarkan Keputusan Rektor UNS Nomor 851/UN27/HK.02/2025 tentang Pemberian Penghargaan dan Tanda Jasa Parasamya Anugraha Dharma Krida Upa Bogha.

“Beliau terpilih menerima penghargaan ini karena kami memandang beliau sebagai sosok tauladan yang memiliki integritas, prestasi, kepeloporan, dan kemajuan luar biasa dalam bidang pertanian. Selain itu, berbagai prestasi beliau torehkan selama menjabat sebagai menteri di antaranya peningkatan yang signifikan dalam indeks produksi pertanian Indonesia,” ujar Rektor UNS, Prof. Hartono.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wali Kota Ambon Sambut Kontingen Pesparawi Juara Umum Maluku 2025

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menerima kontingen Kota Ambon yang menjuarai ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Ke IX Tingkat Provinsi Maluku, Selasa (11/3/25) di pelataran Balai Kota Ambon.

Dalam sambutannya Wattimena memberikan apresiasi yang tinggi atas perjuangan kontingen yang di tahun ini telah dapat mempertahankan gelar juara umum selama 3 (tiga) kali Pesparawi berturut-turut.

“Ini menunjukan bahwa Ambon City Of Music tidak hanya membuat kita semua bangga karena diberikan sebagai Kota Kreatif Berbasis Musik, tetapi terimplementasi dalam kehidupan seluruh warga kota, termasuk kontingen Pesparawi hingga bisa menjadi juara umum,” katanya.

Menurut Wali Kota, lebih mudah merebut daripada mempertahankan gelar juara, sehingga Juara umum kali ini menjadi kado yang bermakna bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dibawah kepemimpinan dirinya dan Wakil Wali Kota (Wawali) Ely Toisuta.

“Ini hadiah yang luar biasa di awal kepemimpinan kami di Kota ini,” tukas Wattimena.

Dirinya mengingatkan, dalam Pesparawi kontingen Kota Ambon tidak hanya bernyanyi untuk mendapatkan juara namun lebih dari itu, untuk memuliakan nama Tuhan.

“Juara itu urusan kedua, tetapi apa yang ditunjukan anak-anakku (anggota kontingen) adalah membuktikan bahwa kita benar-benar memuji Tuhan,” katanya.

Wattimena dalam kesempatan itu, juga mengucapkan terima kasih kepada ketua Kontingen Kota Ambon, Maurits Tamaela, serta Lembaga Pembinaan Pesparawi Daerah (LPPD) Kota Ambon atas pembinaan yang dilakukan selama ini.

Ditandaskan, kontingen ini masih punya tanggungjawab mewakili provinsi Maluku di ajang yang sama di tingkat nasional sehingga proses pendampingan dan pembinaan dari LPPD harus dapat dilaksanakan lebih optimal.

Untuk diketahui, kegiatan penerimaan kontingen turut dihadiri, oleh Wakil Wali Kota (Wawali) Ely Toisuta, Pj. Sekretaris Kota (Sekkot) Roby Sapulette, bersama para pimpinan OPD.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Atasi Kemacetan, Wali Kota Eri Cahyadi Ingin Terapkan Tarif Progresif Parkir TJU

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menargetkan tidak ada parkir liar di tahun 2025. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Eri saat mendengarkan paparan visi-misi inovasi Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Surabaya, Tundjung Iswandaru di ruang sidang wali kota, pada (7/3/2025) lalu.

Wali Kota Eri Cahyadi mengungkapkan, masih banyak menerima laporan dari masyarakat soal adanya parkir liar di Surabaya. Ia mencontohkan, seperti di Jalan Wonokromo yang sering dibuat ngetem kendaraan umum.

“Parkir liar, kemudian soal lalu lintas, dan banyak yang parkir di tanda larangan parkir, itu masih ada. Bahkan di posisi itu, di tempat yang sama itu terjadi, seperti di Wonokromo, itu banyak yang ngetem, kemudian di Jalan Ngaglik ada yang lawan arah. Nah, ini saya ingin ada kerjasama atau inovasi, karena Dishub tidak bisa menilang,” ungkap Wali Kota Eri, Selasa, melalui siaran pers humas Pemkot Surabaya, Selasa (11/3/2025).

Baca juga: Wali Kota Eri Cahyadi Ingin Aset Idle Dimanfaatkan Sebagai Tempat Pertanian hingga Sarana Wisata

Menurut data dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, ada sekitar 1.400 titik parkir resmi yang tersebar di Kota Pahlawan. Namun, Wali Kota Eri mengungkapkan, masih menemukan banyak parkir liar di luar data 1.400 titik yang sudah ditentukan oleh Dishub Surabaya.

“Panjenengan harus berkomitmen menghilangkan titik parkir di luar 1.400 titik itu, dan tidak ada lagi orang membayar parkir selain di selain titik parkir yang ditentukan. Kalau terjadi parkir liar di titik ini, maka tegaskan akan kita ambil titik ini, kan bisa begitu. Nah selama ini tidak pernah dilakukan,” katanya.

Tidak hanya itu, Wali Kota Eri juga mengeluhkan adanya soal kemacetan yang disebabkan parkir tepi jalan umum (TJU) di Surabaya. Dirinya menyebutkan, kemacetan yang disebabkan parkir TJU itu kerap terjadi di Jalan Tunjungan, Jalam Urip Sumoharjo, hingga Jalan Basuki Rahmat.

Atasi Kemacetan, Wali Kota Eri Cahyadi Ingin Terapkan Tarif Progresif Parkir TJU
Karena, pada saat ia melintasi titik-titik tersebut, sering menemukan mobil yang terparkir seharian, sehingga ketika di jam-jam tertentu menyebabkan kemacetan. Maka dari itu, ia meminta kepada Kadishub Surabaya agar menerapkan tarif progresif di beberapa titik parkir TJU.

“Nah, Pak Tundjung sudah tahu titik itu. Berarti, ya sudah naikkan tarif progresifnya, misal satu jam Rp 5 ribu, setelah satu jam jadi Rp 10 ribu kemudian dua jam Rp 15 ribu, jadi tidak ada batasan maksimalnya. Karena ada di Jalan Urip Sumoharjo parkir di situ seharian, sampai saya capek telepon temen-temen Dishub untuk mengingatkan itu,” tuturnya.

Wali Kota Surabaya yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu menegaskan, agar permasalahan-permasalahan tersebut cepat selesai, sebaiknya dicantumkan ke dalam komitmen visi-misi dan inovasi Kadishub Surabaya. “Kalau nggak sanggup, aku mundur pak. Nah, kan apik iku (kan bagus begitu),” tegas Cak Eri.

Di samping itu Kadishub Surabaya, Tundjung Iswandaru mengatakan, masalah parkir liar memang masih permasalah di kota-kota besar seperti Surabaya. Meskipun begitu, ia mengaku, akan berusaha semaksimal mungkin untuk menegakkan parkir liar di Surabaya ke depannya.

Tundjung mengungkapkan, Dishub tidak bisa menegakkan parkir liar sendiri, menurutnya juga perlu bantuan jajaran dari kepolisian sebagai penegak hukum. “Jadi akan berusaha semaksimal mungkin, salah satunya berkoordinasi dengan instansi terkait seperti kepolisian untuk menekan itu, apapun caranya,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait tarif parkir progresif, Tundjung mengatakan, untuk merealisasikan itu membutuhkan alat ukur yang digunakan untuk memastikan durasi parkir kendaraan. “Nanti akan kita cek, dalam arti pirantinya harus ada, alat ukurnya harus ada dahulu. Misal, dia masuk jam berapa, keluar jam berapa, itu yang harus kita pastikan dahulu dan jangan sampai masyarakat tidak ada kepastian,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Hadapi Cuaca Ekstrem, Wakil Wali Kota Cimahi Minta Warga Tetap Waspada

Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira meminta masyarakat untuk tetap waspada dalam menghadapi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Dirinya mengatakan, Kota Cimahi masuk kategori rawan bencana hidrometeorologi.

“Memang Cimahi ini potensial terjadi bencana hidrometeorologi. Kita harus siap siaga menghadapi bencana. Berdasarkan arahan dari Mendagri di dampingi Kepala BNPB dan Kepala BMKG, memprediksi dalam beberapa waktu kedepan akan dilanda cuaca ekstrem,” imbuh Adhitia usai apel siaga bersama personel BPBD Kota Cimahi, Selasa (11/3/2025).

Menurut dia, ancaman bencana yang paling rawan di Kota Cimahi ketika cuaca ekstrem saat ini adalah banjir dan longsor. Adhitia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi melakukan pemetaan titik-titik potensi bencana di Kota Cimahi.

Baca juga: Wali Kota Cimahi Dukung Kebijakan Gubernur Jabar Larang Study Tour Ke Luar Daerah

“Sebuah kota yang memiliki potensi bencana yang cukup tinggi juga, khususnya banjir dan longsor. Untuk titik rawannya, tentunya ada dari Pak Kalak (BPBD), tadi juga dalam apel saya sampaikan dua hal terkait mitigasi dan edukasi,” kata Adhitia.

Dirinya juga sudah mengintruksikan personel BPBD dan stakeholder terkait lainnya di Kota Cimahi untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

“Kita cek kesiapan bagaimana sejauh ini khususnya BPBD dalam menghadapi resiko potensi bencana. Sejauh ini secara personel saya lihat cekatan, betul-betul responsif terhadap terjadinya bencana,” kata dia.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi Fitriandy Kurniawan menambahkan, berdasarkan hasil pemetaan di semua kelurahan di Kota Cimahi terdapat titik-ritik rawan bencana hidrometerologi. Khususnya ancaman banjir ketika hujan deras mengguyur.

“Jadi semua bencana hidrometeorolgi ada di Cimahi. Banjir limpasan, banjir luapan, banjir bandang, longsor. Titik kerawanan tersebar hampir semua 15 kelurahan ada,” ucap dia.

Pihaknya, kata dia, sudah menyiapkan peralatan untuk menghadapi potensi bencana di tengah cuaca ekstrem ini seperti pemeliharaan berbagai mesin senso dan sebagainya. BPBD Kota Cimahi juga segera melakukan belanja logistik kebencanaan tahun ini.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Khofifah Ajak Eratkan Persaudaraan dan Perkuat Usaha Kedua Daerah

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar forum silaturahmi dengan masyarakat kelahiran Jawa Timur di Provinsi Maluku Utara di Royal Resto Function Hall, Kota Ternate, Selasa (11/3/2025). Yang mana silaturahmi ini dilakukan dalam rangka gathering penguatan pasar antar daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Khofifah mengapresiasi masyarakat kelahiran Jawa Timur dalam membangun hubungan sosial dan ekonomi yang harmonis dengan masyarakat Maluku Utara. Karena itu melalui forum silaturahmi ini dapat mempererat persaudaraan sekaligus memperluas peluang usaha antar provinsi.

“Keterlibatan aktif panjenengan semua tidak hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga menjadi jembatan penting dalam memperluas peluang usaha dan perdagangan antara kedua daerah,” ujarnya.

Baca juga: Khofifah Optimis Koperasi Desa Merah Putih Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Turunkan Kemiskinan

Selain itu, Gubernur Khofifah juga mengajak kolaborasi para pelaku usaha Jawa Timur maupun Maluku Utara. Kolaborasi tersebut bisa dilakukan di berbagai sektor dalam kemasan Misi Dagang. “Kami ingin mendorong peluang kolaborasi yang lebih luas antara pelaku usaha Jawa Timur dan Maluku Utara di berbagai sektor, termasuk perdagangan, pertanian, perikanan, dan industri kreatif,” tutur Khofifah.

Dalam Misi Dagang ini, Khofifah menyampaikan bahwa pihaknya turut serta membawa trader dan buyer. Dari hasil pra meeting sebelumnya, cukup banyak buyer tertarik transaksi di komoditas ikan dan rempah-rempah. “Sepertinya cukup tinggi, besok kita lihat ya,” ucapnya.

Tak hanya trader dan buyer dari kedua provinsi, Khofifah mengatakan ada nilai tambah dari produk yang dimiliki daerah. Nilai tambah ini, setelah banyak proses yang dilakukan di Jatim. Namun, kalau prosesnya bisa dilakukan di Malut maka nilai tambah akan sangat baik bagi masyarakat Malut. “Bulan April nanti, Bu Sherly ke Jatim dan itu sangat baik untuk membawa pelaku UMKM dari Malut agar saling membangun komunikasi dan meningkatkan kualitas produk,” katanya.

Agar kolaborasi dan sinergi penguatan pasar antar daerah berhasil, Khofifah menegaskan perlunya kemitraan yang solid antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Semuanya, harus seiring seirama meningkatkan ekonomi, mempererat tali silaturahmi antara masyarakat Jawa Timur di Provinsi Maluku Utara.

“Saya mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan sinergi dan kerja sama, baik dalam peningkatan kapasitas SDM, akses pasar, maupun pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pemasaran produk unggulan masing-masing daerah,” jelasnya.

Khofifah berharap terjadi dialog dua arah untuk mengetahui potensi masyarakat Maluku Utara yang berasal dari Jawa Timur. Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendukung penuh pengembangan potensi perdagangan, pertanian, pendidikan, kebudayaan, maupun sektor potensial lainnya.

“Kami terus berupaya untuk mengembangkan jaringan pasar, memperkuat kerja sama antar daerah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Mari merajut kerukunan untuk memunculkan understanding, trust dan respect demi persatuan dan persaudaraan kita semua,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Khofifah yang akan mengadakan Misi Dagang perdana di Maluku Utara. Menurutnya, gelaran ini akan membantu perekonomian bagi kedua provinsi. “Maluku Utara bisa belajar banyak dari Jatim sehingga bisa di implementasikan kepada masyarakat agar lebih sejahtera,” ungkapnya.

Ketua Kerukunan Keluarga Paguyuban Jawa Timur (KKPJ) Anwar Warsono yang sehari-hari bekerja sebagai pemasok es krim walls menyampaikan usulan kepada Gubernur Khofifah agar membuka pintu kerja sama antara KKPJ dengan Pemprov Jatim.

Kerja sama yang dimaksud yakni mengembangkan sekaligus memasarkan produk-produk dari Jatim dibawa ke Maluku Utara dalam rangka membentuk ekonomi dan memajukan masyarakat Jawa Timur yang ada di Kota Ternate. “Produk bisa dipasarkan berupa sembako, ayam, telur, minyak goreng. Karena itu potensinya bagus ke Ternate dan Halmahera,” ungkapnya.

Sebagai informasi, pertemuan Khofifah dengan masyarakat Jatim di Maluku Utara dalam rangka Misi Dagang dan Investasi antar dua provinsi pada Rabu (12/3/2025) di Sahid Bela Hotel. Turut hadir, Wali Kota Ternate Tauhid Soleman, Forkopimda Maluku Utara, Kepala Perangkat Daerah Provinsi Jatim serta para asosiasi pedagang dan para direktur BUMD.

Penyerahan cinderamata oleh Ketua PPKJ Warsono kepada Gubernur Khofifah sekaligus pemberian plakat. Juga ada tali asih sebesar Rp50 juta yang diserahkan Gubernur. Khofifah kepada Ketua PPKJ Warsono.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Pramono Larang Kendaraan Dinas Dipakai untuk Mudik

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi melarang penggunaan kendaraan dinas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk keperluan mudik Lebaran. Kebijakan ini berlaku tanpa pengecualian dan bertujuan untuk memastikan aset daerah digunakan sesuai fungsinya.

Dalam keterangannya usai memimpin Apel Operasi Lintas Jaya 2025 di Plaza Selatan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (12/3), Pramono menegaskan bahwa ASN dilarang menggunakan mobil dinas untuk kepentingan pribadi, termasuk pulang kampung saat Lebaran.

“Saya dan Pak Wagub serta Pak Sekda sudah memutuskan bagi pejabat ataupun aparat yang ada di DKI Jakarta, ASN terutama, yang mudik Lebaran, maka dilarang menggunakan mobil dinas. Tidak diperbolehkan sama sekali,” ujar Pramono, usai memimpin Apel Operasi Lintas Jaya 2025 di Plaza Selatan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (12/3).

Baca juga: Gubernur Pramono Terima Bantuan Penanganan Banjir dari Chandra Asri

Larangan ini untuk memastikan penggunaan aset Pemprov DKI Jakarta sesuai dengan peruntukannya, yaitu untuk kepentingan dinas, bukan kepentingan pribadi. Apalagi, perawatan kendaraan dinas Pemprov DKI menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Pokoknya bagi siapapun ASN tidak boleh menggunakan mobil dinas untuk pulang kampung berlebaran,” kata Pramono.

Pemprov DKI Jakarta juga akan memberikan sanksi tegas bagi ASN yang melanggar larangan ini. Pramono menyebut sanksi yang akan dijatuhkan terhadap ASN yang melanggar akan segera dirumuskan.

“Kalau ada yang melakukan pasti akan diberi sanksi, sanksinya apa, nanti kami rumuskan ya,” tandas Pramono.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Mendes Yandri Laporkan Dugaan Penyimpangan Dana Desa ke Jaksa Agung

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto bersama Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria mmenemui Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kantor di Jalan Panglima Polim, Rabu (12/3/25).

Pertemuan Mendes Yandri dan Wamendes Ariza dengan Jaksa Agung berlangsung di Ruang Rapat Lantai Tujuh Gedung Kejaksaan Agung.

Usai pertemuan, Mendes Yandri menjelaskan jika kedatangan dirinya dan Wamendes Ariza untuk berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung terkait adanya temuan penyimpangan dana desa yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi.

“Kami tadi juga mendiskusikan dengan Pak Jaksa Agung dan jajaran bahwa hasil evaluasi kami beberapa tahun terakhir, terutama tahun 2024 banyak penyimpangan dana desa, di antaranya ada oknum kepala desa yang menggunakan untuk judi online,” kata Mendes Yandri.

Mendes Yandri mengatakan ada pula dana desa yang digunakan untuk kepentingan lain serta website fiktif.

Fakta-fakta inilah yang mendorong Mendes Yandri meminta Kejaksaan Agung mendalami sejumlah dugaan penyimpangan dana desa tersebut.

“Tadi juga kami bicarakan dan kami juga minta ini disupervisi atau didalami oleh pihak Kejaksaan, sehingga ada efek jera, para oknum kepala desa itu agar tidak mengulangi dan yang belum melakukan jangan sampai melakukan,” kata Mantan Wakil Ketua MPR.

Mendes Yandri menegaskaan dirinya mendapatkan data tersebut dari Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK). Dirinya telah menyerahkan sepenuhnya hal itu kepada penegak hukum untuk menindaklanjuti penanganan temuan tersebut.

“Jadi kami di pihak yang meminta untuk aparat penegak hukum, tentu sudah kami serahkan. Kami tidak akan menyampaikan secara detail nama kepala desanya siapa, berapa jumlahnya, di desa mana, bulan berapa dia melakukan perbuatan tidak benar itu, semuanya sudah kami serahkan,” kata Mendes Yandri.

Mendes Yandri juga mengucapkan terima kasih atas kesediaan Kejaksaan Agung untuk mengawal dan mengawasi dana desa agar tidak jadi bancakan oknum-oknum tertentu di desa.

Saat ini telah ada aplikasi khusus dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia yaitu aplikasi Jaga Desa, aplikasi tersebut untuk melaporkan secara langsung persoalan yang ada di desa.

“Bayangkan selama 10 tahun terakhir dana desa itu ada Rp 610 triliun. Dan tahun ini, tahun 2025 ada Rp 71 Triliun. Nah oleh karena itu kami dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal perlu melakukan kolaborasi dengan aparat penegak hukum,” kata Mendes Yandri.

“Karena bagaimanapun tangan kami tentu tidak sanggup secara sendirian untuk memastikan bahwa rupiah per rupiah dana itu benar adanya dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat,” katanya.

Merespons hal itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan Kejaksaan siap melakukan penindakan jika ditemukan adanya penyimpangan penggunaan dana desa.

“Jadi pada dasarnya pendampingan-pendampingan ini, full kita kerjakan dan baik lagi dari segi preventif maupun represif. Jadi kita lakukan bagaimana mencegah terjadinya kebocoran. Dan kalau ada kebocoran akan kita tindak, itu yang akan kita lakukan,” kata Burhanuddin.

Turut mendampingi Mendes Yandri, Sekjen Kemendes Taufik Madjid, Irjen Teguh, Dirjen PDP Nugroho Setijo Nagoro, Staf Khusus Mendes PDT Yahdil Abdi Harahap, Kepala Biro Hukum Lalu Syaifuddin dan Penasehat Mendes Juanda.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News