Beranda blog Halaman 1186

Kemendagri Siap Audit Retret Kepala Daerah di Magelang Secara Transparan

Pelaksanaan retret kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang menjadi sorotan setelah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Koalisi Masyarakat Sipil. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan bahwa kegiatan tersebut sudah sesuai dengan aturan dan siap diaudit secara transparan.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, menegaskan bahwa pelaksanaan retret telah berkoordinasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan mengikuti regulasi yang berlaku.

“Pokoknya kita pastikan semua sesuai dengan aturan, karena kami berkoordinasi juga dengan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah),” kata Wamendagri Bima Arya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/3/2025).

Ia juga memastikan bahwa semua proses retret siap untuk diaudit dan dilaporkan secara transparan. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk kepentingan masyarakat dan memastikan roda pemerintahan di daerah tetap berjalan dengan baik.

“Dan kita pastikan semua siap untuk diaudit dan dilaporkan secara transparan, karena ini kan untuk kepentingan rakyat, kepentingan lebih besar dan roda pemerintahan harus berjalan di daerah makanya ada penyesuaian-penyesuaian,” lanjut Bima.

Bima Arya kembali menegaskan retret kepala daerah sudah diatur dalam undang-undang. Terkait pelaksanaannya, kata Bima, perlu menyesuaikan jumlah peserta sehingga wajar bila ada perubahan lokasi.

“Ada pergeseran tempat yang biasanya di Jakarta, kemudian bertambah karena pesertanya jadi banyak karena serentak kan, kalo dulu kan tidak (banyak), otomatis perlu tempat yang lain, otomatis bergeser ke Magelang” ujarnya.

Terkait anggaran, Bima menegaskan bahwa seluruh pendanaan retret menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), bukan APBD. “Jadi kami pastikan semua dilakukan sesuai dengan aturan dan prosesnya tentu telah secara cermat menimbang semua dan tidak ada APBD, semua dibiayai oleh APBN kita,” ujarnya.

Terkait sorotan kepemilikan PT Lembah Tidar Indonesia sebagai pelaksana retret, Bima Arya tidak menelisik lebih jauh. Menurutnya, yang terpenting dalam sebuah acara yakni koordinasi dengan tim pengelola. Sebab, seluruh persiapan hingga pelaksanaan merupakan hal yang teknis.

“Wah kita kurang paham karena kita berkoodinasi langsung dengan PT-nya tadi, mengenai kepemilikan kan analoginya ibaratnya ketika kita mau mengadakan acara di tempat manapun kan kita tidak sejauh itu menelisik latar belakangnya,” ujarnya.

“Selama ini diklat pelatihan kalau di tempat-tempat di hotel di restoran di mana, kan kita langsung saja secara teknis dengan pengelola,” lanjutnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Banjir di Beberapa Wilayah

Pemerintah terus bergerak cepat dalam penanganan bencana banjir yang melanda wilayah sekitar Jakarta dan Bekasi. Dalam keterangannya kepada awak media, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa tenaga kebencanaan telah diterjunkan ke berbagai titik terdampak.
“Semua tenaga kebencanaan sedang ada di lapangan baik di Jatiasih, di Bekasi, maupun di Bogor dan beberapa tempat di Jakarta,” ucap Mensos di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa, 4 Maret 2025.
Dalam penanganan ini, menurut Saifullah Yusuf, Kementerian Sosial (Kemensos) berfokus pada dua klaster yakni logistik dan lokasi penampungan. Bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDP) yang juga dalam koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pihaknya telah berkoordinasi dalam proses evakuasi warga terdampak.
“Semua sudah di lapangan dan tenaga-tenaga terlatih kita lihat semua juga sudah berusaha untuk mengevakuasi di tempat-tempat pengungsian yang disediakan maupun pengungsian secara mandiri,” lanjutnya.
Hingga saat ini, Kementerian Sosial bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kabupaten dan Kota Bekasi, serta Kabupaten Bogor masih melakukan pendataan terhadap korban dan dampak dari bencana banjir tersebut. Menurut Mensos, data resmi terkait jumlah korban dan tingkat kerusakan masih dalam proses finalisasi.
“Sampai sekarang memang data belum final masih terus berkembang karena memang cukup luas ya banjir ini. Mohon nanti kita akan sampaikan kalau datanya sudah cukup menggambarkan situasi dan kondisinya,” jelas Mensos.
Di sisi bantuan, Mensos menyampaikan bahwa Kemensos telah menyalurkan berbagai kebutuhan dasar bagi para pengungsi. Bantuan yang diberikan meliputi kasur, bantal, obat-obatan, pakaian untuk ibu dan anak, serta makanan siap saji. Selain itu, dapur umum juga telah didirikan untuk memenuhi kebutuhan makanan warga terdampak.
“Jadi ada dapur umum yang sekarang sudah beroperasi. Salah satunya yang sudah beroperasi itu adalah di jatiasih, kerja sama pemerintah Kota Bekasi, pemerintah Kabupaten Bekasi dan juga dengan Kementerian Sosial,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (MBKG) Dwikorita Karnawati menyampaikan bahwa pihaknya terlibat dalam fase tanggap darurat dengan melakukan modifikasi cuaca. Menurutnya, hal tersebut telah dikoordinasikan dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, serta BNPB.
“Kami tadi dikoordinasikan oleh Bapak Menko PMK bersama kepala BNPB. Dan kami BMKG akan melakukan modifikasi cuaca. Konsepnya adalah menghalangi atau apa ya, awan-awan yang harusnya bergerak, bertiup ke area yang rawan itu dijatuhkan sebelum masuk ke area rawan,” jelasnya.
Modifikasi cuaca, menurut Kepala BMKG rencananya dilakukan sampai beberapa hari ke depan untuk selanjutnya dievaluasi bersama dengan BNPB. Dwikorita pun meminta dukungan seluruh pihak agar modifikasi cuaca ini dapat mengurangi intensitas hujan khususnya di daerah Jakarta dan Jawa Barat.

“(Siaga di wilayah) Jawa Barat, Banten, DKI, Lampung, termasuk sebagian Palembang, bahkan Bengkulu kena sedikit, seperti itu. Mohon doanya agar semuanya dapat termitigasi dan tidak ada korban jiwa,” kata Kepala BMKG.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prabowo Akan Umumkan Tambahan Kuota Rumah Subsidi bagi MBR

Presiden RI Prabowo Subianto dalam waktu dekat akan mengumumkan tambahan kuota penerima hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hal ini diungkapkan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menyediakan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

Menurut Maruarar, program rumah subsidi sangat diminati masyarakat karena menawarkan kredit pajak yang rendah. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat nanti Presiden umumkan juga akan ada tambahan kuota. Karena memang rumah subsidi ini sangat diminati oleh masyarakat, banknya juga happy karena kredit pajaknya rendah,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/3).

Sejak Kabinet Merah Putih mulai bekerja pada 20 Oktober 2024 hingga 3 Maret 2025, sebanyak 110.000 unit hunian MBR telah selesai dibangun dan diserahterimakan kepada masyarakat. Pemerintah menargetkan penyediaan 220.000 unit hunian MBR pada tahun 2024 guna memastikan lebih banyak masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang layak.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian PKP menghadapi dua tantangan utama. Yang pertama adalah memastikan subsidi hunian diberikan tepat sasaran, sementara yang kedua berkaitan dengan kualitas bangunan.

Untuk mengatasi tantangan pertama, Kementerian PKP berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Badan Pusat Statistik (BPS) guna memastikan data penerima subsidi hunian MBR sesuai dengan kebutuhan.

“(Hunian) MBR itu untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Nah itu masyarakat berpenghasilan rendah itu ditentukan nanti by name by address dari BPS. Supaya tidak ada lagi yang tidak tepat sasaran. Jadi semuanya tepat sasaran,” katanya.

Sementara itu, terkait tantangan kedua, pihaknya telah membentuk tim kurator yang terdiri dari pejabat eselon I Kementerian PKP, termasuk dirinya sendiri, untuk memastikan kualitas hunian subsidi tetap terjaga.

Menurutnya, ada saja pengembang properti yang kurang teliti sehingga membuat hasil akhir hunian kurang berkualitas. “Kami diminta untuk terus memastikan, jangan nanti kuotanya (hunian MBR) meningkat tapi kualitasnya berkurang. Jadi walaupun rumah subsidi, perintah Presiden Prabowo juga harus tetap berkualitas,” ujar Menteri PKP itu.

Dalam evaluasi tim kurator, sebagian besar hunian MBR telah memenuhi standar, namun masih ditemukan beberapa kasus kualitas bangunan yang kurang baik akibat kelalaian pengembang. Salah satu contoh ditemukan di Bekasi, di mana hunian subsidi yang baru satu tahun diserahterimakan mengalami permasalahan lantai tidak rata dan bergelembung.

Ada juga temuan hunian tersebut kesulitan akses setelah diterpa hujan dan mengakibatkan hunian terendam banjir.

Menurut Ara, hal-hal seperti ini harus diantisipasi dalam pembangunan hunian MBR selanjutnya di era Presiden Prabowo Subianto, sehingga nantinya masyarakat bisa merasakan secara optimal hunian layak meski disubsidi oleh pemerintah.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, 4 Maret 2025: Cek Lokasinya

Polda Metro Jaya telah merilis jadwal layanan SIM Keliling di berbagai wilayah Jakarta pada Selasa, 4 Maret 2025. Layanan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) A dan C sebelum masa berlakunya habis.

Lokasi SIM Keliling Jakarta 4 Maret 2025

Berdasarkan informasi dari akun media sosial TMC Polda Metro Jaya, layanan SIM Keliling hari ini tersedia di lima lokasi berbeda:

  • Jakarta Timur: Mall Grand Cakung
  • Jakarta Utara: LTC Glodok
  • Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata
  • Jakarta Barat: Mall Citraland
  • Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng

Layanan ini beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Syarat dan Biaya Perpanjangan SIM

Layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan C yang masih berlaku. Jika masa berlaku SIM telah habis, pemohon harus melakukan penerbitan ulang seperti SIM baru di kantor Satpas.

Berikut adalah syarat perpanjangan SIM yang harus dipenuhi:

  1. Fotokopi KTP yang masih berlaku
  2. Fotokopi dan asli SIM lama
  3. Bukti tes kesehatan
  4. Bukti tes psikologi

Untuk biaya perpanjangan SIM mengacu pada PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP):

  • SIM A: Rp 80.000
  • SIM C: Rp 75.000

Selain itu, pemohon juga dikenakan biaya tambahan untuk pemeriksaan kesehatan sebesar Rp 25.000 dan tes psikologi sebesar Rp 27.500.

Pentingnya Memiliki SIM yang Berlaku

Setiap pengendara wajib memiliki SIM yang sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan. Jika tidak, akan dikenakan sanksi sesuai dengan Pasal 281 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Oleh karena itu, pastikan untuk memperpanjang SIM sebelum masa berlakunya habis agar tetap aman dan nyaman saat berkendara.

Dengan adanya layanan SIM Keliling ini, masyarakat Jakarta diharapkan dapat lebih mudah dalam mengurus perpanjangan SIM tanpa harus datang ke kantor Satpas. Segera kunjungi lokasi terdekat dan lengkapi persyaratan agar proses perpanjangan berjalan lancar.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Hujan dan Cuaca Ekstrem Berpotensi Guyur Mayoritas Kota di Indonesia Hari Ini

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir akan melanda mayoritas kota besar di Indonesia pada Rabu (5/3). Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi.

Prakirawan BMKG, April Akbar, dalam siaran daring yang dipantau dari Kupang, Nusa Tenggara Timur, menjelaskan bahwa hujan ringan dengan curah hujan kurang dari 2,5 mm per jam diprediksi terjadi di sejumlah kota, termasuk Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Pontianak, Tanjung Selor, Banjarmasin, Makassar, Mamuju, Palu, Gorontalo, Kendari, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, dan Jayapura.

Sementara itu, hujan disertai petir diperkirakan mengguyur Padang, Jambi, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Palangka Raya, Samarinda, Manado, Nabire, Jayawijaya, dan Merauke.

Untuk wilayah Banda Aceh, Surabaya, Denpasar, Mataram, dan Kupang, kondisi cuaca diprediksi berawan hingga berkabut sepanjang hari dengan suhu udara berkisar antara 24-31 derajat Celcius.

Prakirawan BMKG memaparkan bahwa potensi hujan yang hampir merata itu dipengaruhi oleh sejumlah dinamika atmosfer.

BMKG mengungkapkan bahwa kondisi cuaca ini dipengaruhi oleh sejumlah dinamika atmosfer, termasuk sirkulasi siklonik yang terdeteksi di Samudera Hindia, barat daya Bengkulu. Selain itu, terdapat perlambatan kecepatan angin yang terjadi dari Aceh hingga Laut Sulawesi, serta daerah pertemuan angin di Laut Andaman, Perairan Barat Sumatera, Laut Sulawesi, Laut Cina Selatan, Perairan Utara Papua, dan Halmahera Selatan.

Kondisi atmosfer ini dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan serta gelombang laut tinggi di sepanjang wilayah yang terdampak.

BMKG juga memperingatkan potensi banjir rob di kawasan pesisir Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Maluku, Papua, dan Papua Selatan.

Selain itu, para pelaku pelayaran dan nelayan diminta untuk mewaspadai gelombang laut tinggi, terutama di wilayah Samudera Pasifik sebelah timur Filipina dan Samudera Hindia barat Sumatera, yang dipengaruhi oleh peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knots.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wali Kota Bandung Ajak ASN Tetap Semangat Bekerja Selama Ramadan

Menyambut bulan suci Ramadan, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Daerah Kota Bandung untuk tetap semangat bekerja meskipun ada penyesuaian jam kerja.

Menurutnya, bulan Ramadan justru harus menjadi momen untuk meningkatkan produktivitas dan integritas dalam bekerja.

“Ramadan bukan alasan untuk mengurangi semangat kerja. Sebaliknya, ini adalah kesempatan bagi kita untuk bekerja dengan penuh keberkahan dan dedikasi yang lebih tinggi,” kata Farhan dalam apel perdananya di Balai Kota Bandung, Senin (3/3/2025).

Ia menegaskan bahwa dirinya dan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin akan bekerja bersama tanpa ada persaingan, demi mewujudkan Bandung yang lebih baik.

Baca juga: Wakil Wali Kota Bandung Pastikan Pemkot Segera Perbaiki Kirmir Pasar Ancol yang Ambruk

Menurutnya, kepemimpinan yang solid di pemerintahan akan menjadi faktor utama dalam mencapai tujuan pembangunan yang telah direncanakan.

“Kami berdua memiliki komitmen yang sama. Tidak ada kompetisi di antara kami, yang ada hanyalah kerja sama dan kolaborasi. Ini adalah pemerintahan untuk rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Selain itu, Farhan mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai agama dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara. Keberhasilan sebuah pemerintahan tidak hanya diukur dari kemajuan fisik, tetapi juga dari kualitas moral dan spiritual para pemimpinnya.

“Kita harus menjadikan agama sebagai pegangan dalam setiap keputusan yang diambil. Dengan begitu, kita bisa memastikan bahwa setiap kebijakan yang dibuat selalu mengedepankan kebaikan dan keadilan bagi semua,” ujarnya.

Farhan juga berharap agar Ramadan ini bisa menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan di antara seluruh pegawai pemerintah Kota Bandung.

Ia mengajak semua ASN untuk saling mendukung dan bekerja sama dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di kota ini.

“Semoga kebersamaan kita di bulan Ramadan ini membawa keberkahan bagi diri kita, keluarga kita, dan tentunya untuk Kota Bandung yang kita cintai,” ujarnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Perbaikan Jalan Menjadi Salah Satu Fokus Utama Wali Kota Bekasi Tri

Penanganan infrastruktur, terutama perbaikan jalan rusak menjadi fokus perhatian Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan Wakil Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe. Hal tersebut diungkapkan saat rakor bersama OPD.

Dalam rakor tersebut Tri Adhianto sangat menegaskan agar OPD terkait bisa melakukan perbaikan secepatnya.

“Perbaikan jalan terus dilakukan guna mewujudkan jalan yang ada di Kota Bekasi dapat mulus. Selain mendukung kelancaran transportasi, perbaikan jalan yang dilakukan juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan serta meningkatkan perekonomian,” jelas Tri Adhianto

Tidak hanya rehabilitasi jalan, perbaikan jalan yang dilakukan juga diikuti dengan melakukan rekonstruksi jalan yakni perubahan jalan aspal menjadi beton. Selain lebih kuat dan tahan lama, jalan yang dibeton juga mampu menahan beban kendaraan yang berat. Di samping rehabilitasi dan konstruksi jalan.

“Persoalan infrastruktur, terutama menyangkut aspek jalanan sangat dibutuhkan perbaikan. Hal itu penting dilakukan agar proses berjalannya ekonomi di Kota Bekasi tidak terhambat. Jalan-jalan kota kita banyak yang rusak pasca musim penghujan, ini harus direspon cepat,” ujar Tri Adhianto

Selanjutnya, Tri Adhianto berharap agar perbaikan jalan yang dilakukan harus konsisten karena (jalan) itu menyangkut hidup orang banyak. Tidak hanya saat pengerjaan, katanya, tetapi juga setelah jalan selesai diperbaiki harus selalu diperhatikan demi kenyamanan masyarakat ke depannya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemerintah Percepat Hilirisasi, Investasi USD40 Miliar Disepakati

Pemerintah terus mempercepat hilirisasi industri nasional guna meningkatkan ketahanan energi, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Dalam pertemuan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 3 Maret 2025, disepakati 21 proyek hilirisasi tahap pertama dengan total investasi mencapai USD40 miliar.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa proyek-proyek ini mencakup berbagai sektor strategis, termasuk minyak dan gas, pertambangan, pertanian, hingga kelautan. “Kami telah memutuskan tahap pertama hilirisasi yang ditargetkan kurang lebih sekitar USD618 miliar, untuk di tahun 2025 yang tadi kami paparkan kurang lebih sekitar 21 proyek pada tahap pertama yang total investasinya kurang lebih sekitar USD40 miliar dan tadi kita sudah melakukan pembahasan secara detail termasuk di dalamnya adalah nama-nama proyek investasi apa saja yang akan kita lakukan,” ujar Bahlil dalam keterangan pers usai pertemuan.

Salah satu proyek utama adalah pembangunan storage proyek minyak di Pulau Nipah guna meningkatkan ketahanan energi nasional. Penyimpanan minyak ini ditargetkan dapat memenuhi kebutuhan nasional selama 30 hari sesuai dengan amanat Peraturan Presiden.

Selain itu, pemerintah juga akan membangun refinery berkapasitas 500 ribu barel per hari yang akan menjadi salah satu fasilitas pengolahan minyak terbesar di Indonesia. Proyek ini bertujuan untuk memastikan pasokan energi dalam negeri lebih stabil dan mengurangi ketergantungan impor.

Di sektor gasifikasi batu bara, pemerintah menargetkan pengembangan produksi Dimethyl Ether (DME) sebagai substitusi LPG. Menurut Bahlil, proyek DME kali ini akan dijalankan dengan pendekatan berbeda, yakni mengandalkan sumber daya dalam negeri tanpa ketergantungan pada investor asing.

“Sekarang kita tidak butuh investor negara semua lewat kebijakan Bapak Presiden dengan memanfaatkan resource dalam negeri. Yang kita butuh mereka adalah teknologinya, yang kita butuh uangnya capex-nya semua dari pemerintah dan dari swasta nasional, kemudian bahan bakunya dari kita, dan off taker-nya pun dari kita,” tegasnya.

Bahlil menyebutkan bahwa proyek DME akan dikembangkan secara paralel di Sumatra Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan. Selain DME, pemerintah juga akan meningkatkan nilai tambah di sektor pertambangan, seperti tembaga, nikel, dan bauksit hingga menjadi alumina. Sektor perikanan, pertanian, dan kehutanan pun turut menjadi bagian dari prioritas hilirisasi.

Presiden Prabowo bahkan telah menetapkan 26 sektor komoditas sebagai prioritas hilirisasi nasional, mencakup mineral, minyak dan gas, perikanan, pertanian, perkebunan, serta kehutanan. Selain memperkuat ketahanan energi dan industri nasional, hilirisasi ini juga diproyeksikan menciptakan banyak lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia.

“Pasti ini akan menciptakan banyak lapangan pekerjaan. Cukup banyak angka-angkanya nanti kita akan umumkan pada kesempatan yang lain, tetapi yang jelas kita blending antara padat karya dan padat teknologi. Yang jelas, tujuan investasi itu kan dalam rangka menciptakan lapangan pekerjaan yang berkualitas, menciptakan nilai tambah dan meningkatkan pendapatan negara serta pertumbuhan ekonomi nasional kita,” kata Bahlil.

Pemerintah pun optimistis bahwa dengan perencanaan matang dan dukungan dari berbagai pihak, proyek-proyek hilirisasi ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kemdiktisaintek Luncurkan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan secara resmi meluncurkan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025. Acara peluncuran ini diselenggarakan secara daring melalui kanal YouTube Kemdiktisaintek pada Senin (3/3/2025).

Program pendanaan kompetitif ini akan dibuka mulai 10 Maret hingga 7 April 2025. Pengusulan proposal dilakukan melalui platform Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA). Kemdiktisaintek mengundang para dosen untuk mengajukan proposal berkualitas yang dapat mendorong inovasi berbasis sains dan teknologi serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Dalam program ini, Kemdiktisaintek menetapkan delapan bidang fokus riset, yaitu: pangan, energi terbarukan, kesehatan (obat), transportasi, rekayasa keteknikan, pertahanan keamanan, kemaritiman, sosial humaniora-pendidikan-seni-budaya, serta bidang riset lainnya. Fokus riset ini diharapkan mampu menghadirkan solusi inovatif guna memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan sosial.

Baca juga: Sinergi BKN dan Kemendiktisaintek Tingkatkan Kualitas SDM ASN melalui Pendidikan

Program ini selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa investasi dalam riset dan inovasi merupakan pilar penting bagi Indonesia untuk mencapai status negara maju dan makmur.

“Mewujudkan negara maju hanya dapat dicapai dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang unggul serta riset dan inovasi yang kuat dalam mendorong pertumbuhan industri di Indonesia,” ujar Menteri Brian Yuliarto dalam sambutannya.

Senada dengan itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, menambahkan bahwa riset merupakan faktor kunci dalam pembangunan SDM Indonesia secara keseluruhan dan sumber inovasi untuk pertumbuhan ekonomi.

“Setiap rupiah yang kita investasikan dalam penelitian memiliki dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara keseluruhan di dunia, peningkatan riset sebesar 10 persen dalam jangka pendek dapat mendorong pertumbuhan GDP (Gross Domestic Product) sebesar 0,2 persen, dan dalam jangka panjang dapat mencapai 0,9 persen,” jelas Wamen Stella Christie.

Peluncuran program ini turut dihadiri oleh Wamendiktisaintek Fauzan, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Fauzan Adziman, serta Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat I Ketut Adnyana. Dalam kesempatan tersebut, Fauzan Adziman memaparkan mengenai program penelitian yang terdiri dari skema penelitian dasar dan skema penelitian terapan, serta program pengabdian kepada masyarakat yang terdiri dari skema pemberdayaan berbasis masyarakat, pemberdayaan berbasis kewirausahaan, dan pemberdayaan berbasis wilayah.

Dengan adanya program ini, Kemdiktisaintek berharap dapat membangun ekosistem riset yang lebih kuat, meningkatkan daya saing nasional, serta menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wali Kota Wattimena Ungkap Persoalan yan Mesti Tuntas Dalam Waktu Dekat

Bertatap muka untuk pertama kalinya dengan ASN, Raja/Kades, Lurah, Selasa (4/3/25) di Ballroom Maluku City Mall (MCM) Wali Kota Bodewin M. Wattimena dan Wakil Wali Kota (Wawali) Ely Toisuta, menyampaikan sejumlah persoalan yang mesti dituntaskan dalam waktu dekat

Wattimena mengatakan, salah satu tantangan besar yang dihadapi adalah persoalan sampah. Olehnya itu, dirinya akan menylepkan anggaran untuk perbaikan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di seluruh kota Ambon

“Anggaran efsiensi pengadaan mobil jabatari Ro 5 Miliar akan digunakan untuk memperbaiki seluruh TPS. Kita bongkar rata dengan tanah lalu kita bangun TPS yang lebih bersih dan higienis,” ungkap Wali Kote.

Selain perbaikan TPS, Wattinena juga meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) kota Ambon untuk pengadaan armada angkutan sampah sebanyak 10 unit di tahun ini

“Dalam satu bulan kedepan kita sudah memiliki 10 truk sampah yang baru untuk pengelolaan sampah. Pemerintah Provinsi juga akan memberikan dukungan dan bantuan 5 (lime) unit, sehingga kita akan memiliki 15 unit truk sampah maka persoalan pengangkutan sampah di kota ini bisa teratasi,” bebernyn

Persoalan berikutnya, ujar Wattimena adalah kematetan di kawasan pasar dan terminal Mardika. Terhadap perssalan ini dirinya menegaskan dalam waktu dekat tidak boleh lagi pedagang menggelar lapak di hadan jalan dan di dalam terminal.

“Silahkan masing-masing OPD teknis terkait menterjemahkan seperti apa. Kalau kita sepakat, jangan ada yang berjualan di dalam terminal supaya angkot dapat menalkan dan menurunkan penumpang dengan baik,” terangnya.

Wattimena meminta semua jajaran dibawahnya untuk dapat bertindak tegas, dan berani mengambil resiko, sekiranya itu baik bagi kota dan masyarakat, termasuk persoalan kemacetan yang terjadi di Pasar Mardika yang selalu menjadi keluhan di media sosial.

Dalam kesempatan itu, Wattimena-Toisuta juga menyoroti ASN yang tidak disiplin, dan lebih banyak nongkrong di rumah kopi pada jam kerja.

Secara khusus Wettimena telah menunjuk Tonuta untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai.

“Ibu Wawali punya tanggungjawab untuk bersama dengan satpol PP lakukan pengawetan di rumah kopi pede jam kerja. Jika kedepatan ASN ada di rumah kopi maka tidak akan memperoleh TPP yang menjadi haknya,” tegasnya

Selanjutnya, opini Disclaimer BPK juga menjadi sorotan Wattimena, karena semenjak dirinya menjadi penjabat Wall Kota selama 2 (dua) tahun upaya untuk keluar dari Opini Disclaimer dilakukan namun belum membuahkan hasil.

Olehnya itu, setelah menjabat sebagai Wall Kota deřenitif, Wattimena meminta para pimpinan OPD agar dapat berkomitmen mengelola keuangan dengan baik dan tidak memperkaya diri sendiri.

“Seluruh pimpinan OPD apabila ada temuan materiil yang signifikan maka akan langsung diberhentikan supaya kita dapat memulai membangun komitmen pengeloan keuangan dengan baik,” tandasnya.

Wattimena berharap seluruh pimpinan OPD dan staf, Raja/kades, Lurah di Kota Ambon dapat bekerjasama dalam satu komando, karena dirinya bersama Toisuta sudah dipercayakan memimpin kota ini selama lima

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News